Author: Jadilaper Admin

  • 3 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dengan Benar

    3 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dengan Benar

    Sudah tidak heran lagi jika para tetangga dan sanak saudaramu memberikan banyak daging kurban saat hari Idul Adha tiba. Dari mulai daging sapi, kambing, maupun domba, semua komplit berlimpah di rumahmu.

    Kamu pasti bingung daging kurban sebanyak itu akan diolah menjadi hidangan apa, bukan? Ditambah, tidak mungkin keluargamu akan menghabiskan daging-daging kurban tersebut hanya dalam satu hari. 

    Sambil mencari-cari ide masakan, kamu tidak mungkin membiarkan daging-daging kurban tersebut begitu saja karena kamu perlu menyimpannya agar tidak cepat busuk.

    Daging merupakan bahan makanan yang mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar. Hal ini diakibatkan karena permukaan daging yang basah sangat mendukung untuk mikroorganisme berkembang biak.

    Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui agar daging kurban tetap segar di kulkas. Jangan sampai salah, berikut ini adalah cara menyimpan daging kurban yang benar. Simak sampai akhir, ya!

    Baca juga: 6 Alasan Kamu Tetap Makan Padahal Tidak Lapar

    Jangan Pernah Cuci Daging Kurban

    Untuk menghindari daging kurban yang kamu simpan mengalami Freezer Burn, jangan pernah cuci daging sebelum dimasukkan ke freezer.

    Seringkali banyak orang yang mencuci daging agar lebih bersih dan terhindar dari kuman. Padahal dengan mencucinya, kadar air dalam daging malah makin bertambah sehingga makin memperparah terjadinya Freezer Burn.

    Dilansir dari laman HelloSehat, saat mendinginkan daging di dalam freezer, molekul-molekul air di dalamnya akan berpindah ke permukaan dan berubah menjadi kristal es. Oksigen akan masuk ke dalam pori-pori daging sehingga warnanya berubah.

    Jika semula berwarna merah jambu, warna daging akan berubah menjadi lebih putih dan tulangnya akan menjadi lebih gelap. Hal ini lah yang membuat penampakan daging menjadi terlihat kurang segar.

    Simpan ke Dalam Wadah Kedap Udara

    Gunakan wadah kedap udara seperti kotak penyimpanan makanan dengan tutup atau bisa menggunakan kantong plastik dengan ziplock agar daging tidak mudah rusak. Dengan begitu, daging kurban tidak akan langsung terkena suhu freezer agar tahan lama.

    Jangan biarkan daging kurban kamu tetap utuh saat hendak dimasukkan ke dalam kulkas. Hal ini dilakukan agar daging tidak terkontaminasi dan kamu bisa menyimpan kembali sisa dagingnya di dalam kulkas.

    Dengan memotong daging kurban menjadi ukuran yang lebih kecil, kamu juga bisa dengan mudah untuk mencairkannya sehingga tidak perlu waktu lama untuk segera memasaknya.

    Jangan Cairkan Daging Kurban di Suhu Ruang

    Daging sapi, kambing, maupun ayam yang mentah sebaiknya jangan dibiarkan di suhu ruang terlalu lama. Minimal 1 jam setelah diperoleh, penting sekali untuk memasukan daging ke dalam kulkas.

    Kamu juga sangat tidak disarankan untuk mencairkannya di suhu ruang, setelah daging dikeluarkan dari dalam freezer. Ketika daging bersentuhan dengan suhu ruangan, bakteri akan berkembang biak yang akan mempengaruhi kesegaran daging kurban tersebut.

    Lebih baik, pindahkan daging yang beku ke dalam chiller dan diamkan hingga mencair tanpa kehilangan suhu dinginnya. Setelah cair, daging siap dimasak sesuai dengan keinginanmu.


    Itulah cara menyimpan daging kurban di kulkas dengan benar. Jangan sampai lewatkan salah satu poin di atas jika kamu menginginkan daging kurban tetap segar dan tahan lama, ya!

    Baca juga: 6 Teknik Memotong Sayuran Ala Koki!

  • Resep Bubble Bread, Roti Viral yang Kenyal dan Empuk!

    Resep Bubble Bread, Roti Viral yang Kenyal dan Empuk!

    Sedang viral di sosial media, Bubble Bread sangat digandrungi semua kalangan. Nama roti ini sendiri diambil dari bentuk roti yang membulat dan bertekstur kenyal layaknya gelembung. 

    Para content creator pun turut membagikan resep bubble bread ini sehingga banyak warganet berlomba-lomba membuatnya sendiri di rumah. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini JadiLaper akan berbagi resep roti yang sempat viral, yaitu resep Bubble Bread.

    Dengan bahan-bahan yang sederhana, kalian bisa membuat Bubble Bread yang nikmat nan kenyal. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, intip resep Bubble Bread berikut ini!

    Baca juga: Resep Parmesan Chicken Tenders, Super Crispy!

    Bahan-bahan

    Ilustrasi bahan-bahan membuat Bubble Bread

    • 150 ml Susu UHT full cream (hangat)
    • 1 sdt ragi instan
    • 30 gram gula pasir (sesuaikan)
    • 180 gram tepung terigu protein tinggi
    • 10 gram susu bubuk
    • 0.5 gram garam
    • 15 gram margarin/butter

    Langkah-langkah membuat Bubble Bread

    1. Aktifkan terlebih dahulu ragi instan-nya sekaligus memastikan apakah ragi instan yang kita miliki masih layak pakai atau tidak. Siapkan susu UHT full cream yang sudah dihangatkan dalam cup, dan masukkan ragi instan dan gula pasir 1 sdt.
    2. Aduk merata hingga larut, kemudian tutup cup dengan kain/plastik selama 5-8 menit. Apabila setelah 5-8 menit ragi terlihat berbuih, artinya ragi siap digunakan.
    3. Untuk membuat adonan, siapkan mangkuk besar kemudian campurkan tepung terigu dan susu bubuk. Aduk merata terlebih dahulu, kemudian campurkan ragi yang sudah kita aktifkan. Aduk adonan hingga tercampur, disarankan menggunakan spatula atau sendok.
    4. Setelah diaduk merata, masukkan garam dan margarin, aduk lagi hingga merata. Setelah itu, tutup adonan menggunakan kain/plastik dan istirahatkan adonan selama 45-60 menit agar adonan mengembang.
    5. Setelah itu, buka penutup dan pastikan adonan Bubble Bread sudah mengembang. Tusuk adonan untuk mengurangi gelembung udara yang terperangkap dalam adonan.
    6. Kemudian bagi adonan menjadi bagian-bagian kecil berbentuk bulat, yang menyerupai gelembung (bubble). Bila ingin bentuk dan ukurannya sama, timbang tiap bagian.
    7. Pindahkan ke atas loyang dengan alas baking paper. Tata adonan yang sudah dibentuk sesuai keinginan. Jangan lupa untuk memberi jarak antar adonan.
    8. Adonan sekali lagi ditutup dengan kain/plastik, istirahatkan selama 30 menit agar mengembang.
    9. Setelah 30 menit, adonan akan mengembang dan saling menempel rapat antar adonan. Oleskan susu UHT full cream ke adonan sebelum masuk oven.
    10. Panaskan oven di suhu 180°C selama 15 menit. Setelah 15 menit, masukkan loyang yang berisikan adonan Bubble Bread kedalam oven selama 25 menit dengan menjaga suhu tetap 180°C
    11. Setelah 25 menit, segera keluarkan dari oven, kemudian oleskan margarin di permukaan roti selagi suhu roti masih hangat.
    12. Bubble Bread siap dinikmati, lebih nikmat apabila ditemani dengan susu atau teh.

    Mudah bukan? Oh iya, Bubble Bread ini memiliki rasa seperti roti pada umumnya. Hanya saja, tekstur Bubble Bread ini sangat kenyal dan empuk loh!


    Itulah resep Bubble Bread ala JadiLaper yang mudah dibuat. Menggunakan bahan-bahan yang sederhana, tidak ada alasan lagi kamu malas untuk membuatnya sendiri di rumah. Yuk, ikuti resepnya dan rasakan lembutnya roti viral ini!

    Baca juga: Pumpkin Buns, Roti Olahan Labu yang Lezat!

  • 5 Menu Haka Dimsum untuk Pelipur Perut Lapar

    5 Menu Haka Dimsum untuk Pelipur Perut Lapar

    Lapar saat tengah malam tapi bingung ingin makan apa? Ganjal perutmu dengan berbagai menu Haka Dimsum yang kedainya buka 24 Jam! 

    Mempunyai banyak cabang, Haka Dimsum buka di Blok M, Kemang, dan juga BSD. Kamu bebas mengunjungi kedai terdekat dari tempat tinggalmu karena makanan di seluruh cabangnya lezat semua.

    Dari menu dimsum hingga bakmi, semuanya bisa kamu pesan jika lapar benar-benar sedang melandamu. Penasaran? Yuk, simak 5 menu Haka Dimsum berikut untuk pelipur perut lapar!

    Baca juga: Bamboo Dimsum, Restoran All You Can Eat

    Shaomai

    Shaomai dinobatkan sebagai menu Haka Dimsum yang terfavorit karena paling banyak dipesan oleh pengunjung. Penggemar dimsum pasti juga menjadikan menu ini sebagai menu wajib pesan jika berkunjung ke Haka Dimsum.

    Dibalut dengan kulit pangsit berwarna kuning, isian Shaomai Haka Dimsum sangat kaya akan rasa daging ayam dan udang. Saat digigit, kamu bisa merasakan betapa lembut dan melelehnya Shaomai di mulutmu.

    Berisi 3 buah dalam satu porsi, kamu bisa berbagi dengan temanmu atau bisa menikmatinya sendirian jika benar-benar kelaparan. Namun, dijamin 1 buah Shaomai bisa bikin kamu ketagihan dan malah mengahabiskan semuanya. 

    Hakau

    Menu Hakau Dimsum terfavorit nomor dua tentunya adalah Hakau. Dengan isian potongan udang yang berlimpah, kamu bisa merasakan betapa juicy-nya Hakau ala Haka Dimsum ini.

    Balutan kulit berwarna putih yang kenyal, menambahkan kekayaan tekstur saat menggigitnya. Kamu akan merasakan perpaduan yang luar biasa hingga gigitan terakhir.

    Sama seperti Shaomai, kamu akan mendapatkan 3 buah Hakau dalam satu porsi. Disarankan untuk memakannya saat masih hangat agar tetap nikmat saat menyantapnya.

    Stim ceker

    Ilustrasi stim ceker

    Pecinta ceker jangan sampai melewatkan hidangan yang satu ini! Stim Ceker juga merupakan Menu Haka Dimsum andalan saat orang-orang datang berkunjung. 

    Rasakan cita rasa saus pedas manisnya yang menjadi kuncian lezatnya menu satu ini. Saus dengan sentuhan aroma kayu manis dan jahenya meresap hingga ke dalam ceker bahkan sampai tulang-tulangnya.

    Ukuran cekernya yang lumayan besar membuat kamu cukup kenyang untuk menghabiskan satu porsi. Namun, kamu bisa berbagi dengan teman-temanmu jika kamu hanya ingin sekedar mencicipinya.

    Bakmi Sapi Haka Dimsum

    Siapa bilang Haka Dimsum hanya menjual menu camilan? Jika kamu kurang kenyang dengan memesan menu-menu di atas, kamu bisa pesan Bakmi Sapi Haka, lho!

    Bakmi Sapi ini lumayan berat dan cocok untuk kamu yang sangat dilanda kelaparan. Apalagi, hidangan ini dilengkapi dengan berbagai topping pelengkap.

    Semangkuk Bakmi sudah dilengkapi dengan sapi cincang, bakso ikan, bakwan ikan, kulit ayam, dan caisim. Percayalah, perut laparmu langsung terisi penuh!

    Pao telur asin khas Haka Dimsum

    Ilustrasi Pao Telur Asin Haka Dimsum

    Eits, pasti masih ada ruang untuk dessert di perutmu, kan? Sebagai hidangan penutup, kamu wajib untuk memesan Pao Telur Asin ini. Warna kuning gelap yang kontras dengan warna hitam dari Pao kukus ini, membuat tampilannya sangatlah menggugah selera.

    Lidahmu akan dimanjakan oleh sensasi lumernya saus telur asin di dalamnya. Jika kamu tidak terlalu menyukai makanan manis, kamu sangat direkomendasikan untuk memesan Pao ini.

    Rasa gurih isian saus telur asinnya lebih mendominasi ditimbang rasa manisnya. Sungguh perpaduan yang sangat istimewa!


    Nah, itulah dia 5 Menu Haka Dimsum untuk pelipur perut laparmu. Tenang saja, Haka Dimsum pasti selalu siap sedia 24 jam sehingga bisa menjadi solusi untuk pereda laparmu walaupun saat tengah malam!

    Baca juga: Resep Dimsum Ayam Udang Khas Oriental yang Lezat!

  • 3 Makanan yang Wajib Dikonsumsi, Sebelum Donor Darah

    3 Makanan yang Wajib Dikonsumsi, Sebelum Donor Darah

    Apakah kamu pernah ingin mendonorkan darah tapi ditolak? Bila pernah mengalami hal tersebut, maka artinya kondisi tubuh kamu masih belum memenuhi syarat untuk donor darah.  

    Hampir semua orang terkadang tidak sadar, bahwa sebelum melakukan donor darah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah memperhatikan asupan makanannya.

    Oleh karena itu, JadiLaper akan membahas tentang makanan dan minuman apa saja yang wajib dikonsumsi sebelum donor darah. Kira-kira, apa saja ya makanannya? Yuk, langsung kita telusuri jawabannya di bawah ini! 

    Baca juga: Resep Gulai Kambing Tanpa Santan yang Tetap Gurih

    Makanan dan minuman yang perlu dikonsumsi, sebelum donor darah

    Ilustrasi makanan yang wajib dikonsumsi sebelum donor darah

    Konsumsi zat besi

    Bagi yang ingin donor darah, sebaiknya kamu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Dengan mengonsumsi makanan tersebut, kamu dapat terhindar dari penyakit anemia atau kurang darah.

    Untuk makanannya, kamu dapat mengonsumsi daging sapi, daging domba, daging kambing, daging babi, dan daging ham. Selain daging-daging, kamu juga perlu makan telur, roti, sayuran, buah, dan aneka kacang-kacang. 

    Kandungan vitamin C

    Selain zat besi, kamu juga perlu mengonsumsi vitamin C sebelum donor darah. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, dapat membantu tubuh untuk menyerap zat besi secara baik.

    Untuk memperoleh vitamin C ini, kamu dapat mengonsumsi buah blewah, kiwi, pepaya, nanas, stroberi, semangka, dan tomat. Bukan hanya itu, kamu juga bisa minum suplemen vitamin C.

    Minum air

    Ketika mendonorkan darah, tekanan darah akan menurun karena kehilangan cairan pada proses tersebut. Akibatnya, sang pendonor darah akan mengalami pusing. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu minum dua gelas air, sebelum melakukan donor darah.

    Makanan dan minuman yang perlu dihindari saat donor darah

    Sebagai calon pendonor darah, kamu juga perlu menghindari beberapa makanan dan minuman agar kesehatan tubuhmu stabil. Berikut JadiLaper telah merangkum beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari saat ingin melakukan donor darah.

    • Alkohol

    Sebelum proses donor darah, usahakan untuk tidak minum atau mengonsumsi alkohol selama 24 jam. Sebab, minuman yang satu ini dapat mengakibatkan dehidrasi. 

    • Makanan berlemak

    Selain disarankan tidak minum alkohol, kamu juga dilarang untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Misalnya, kentang goreng dan es krim yang memiliki kandungan berlemak. Sebab, dapat memengaruhi proses mengalirnya darah ke tubuh.

    • Hidangan yang memengaruhi penyerapan zat besi  

    Seperti yang diketahui, tidak semua makanan dan minuman dapat berdampak baik bagi tubuh. Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa menghambat proses penyerapan zat besi, seperti kopi, teh, susu, keju, yoghurt, anggur merah, cokelat, dan obat aspirin.


    Itulah beberapa informasi seputar makanan dan minuman yang wajib dikonsumsi saat ingin donor darah. Dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang disarankan, pastinya kamu akan bisa melakukan donor darah.

    Baca juga: Buah Delima Menyimpan Segudang Manfaat Buat Tubuh

  • Sejarah Munculnya Cabai di Tanah Air

    Sejarah Munculnya Cabai di Tanah Air

    Bicara soal kuliner Indonesia, rasanya kurang lengkap bila tak menyebut sambal. Dengan catatan lebih dari 300 jenis, baik versi matang maupun mentah, sambal sebagai salah satu identitas kuliner lokal Tanah Air. Tentu saja, kehadirannya tidak lepas dari eksistensi cabai.

    Kira-kira, bagaimana sih sejarah munculnya cabai hingga menjadi sambal favorit masyarakat Indonesia? Penasaran? Berikut JadiLaper telah menyiapkan penjelasannya di bawah ini, yuk simak!  

    Baca juga: 7 Jenis Sambal yang Wajib Penyuka Pedas Coba!

    Awal-mula kemunculan cabai

    Menurut sejarawan Wijaya, setidaknya ada dua versi asal mula rempah ini muncul di Indonesia. Dikutip dari buku Pasar di Jawa Masa Mataram Kuno Abad VII-XIV karya Titi Surti Nastiti, menyebut bahwa cabai sudah eksis di pasar Nusantara sejak abad ke-10.

    Selain cabai Jawa, ada pula andaliman (sejenis tanaman merica) Sumatera Utara yang cukup terkenal. Meski andaliman tersebut bukan dalam bentuk cabai, namun cita rasanya yang diberikan mirip.

    Sementara dalam konteks sejarah Barat, cabai baru dibawa ke Indonesia pada abad-16 oleh para pedagang portugis. Ketua Yayasan Negeri Rempah, Dewi Kumoratih Kushardjanto menjelaskan, dalam hal ini, tempat asal tumbuhnya cabai diyakini di wilayah Amerika Selatan, termasuk Bolivia dan Meksiko.

    “Tanaman cabai tumbuh di daerah yang dilintasi garis khatulistiwa,” ujarnya.

    Ilustrasi cabai

    Sebelumnya, Kumoratih menjelaskan, jahe, lada, dan cabai jawa adalah jenis rempah yang dipakai untuk memberi rasa pedas pada olahan kuliner Nusantara. Jawa Barat, Lampung, Sumatra Barat dan Nusa Tenggara Barat dikenal sebagai wilayah penghasil cabai.

    Cabai jawa disebutnya berbeda dari cabai yang dikenal sekarang. Pasalnya, saat kolonialisme Eropa terjadi di Indonesia membawa banyak perubahan. Selain aspek sosial budaya, pengaruhnya juga lekat pada budi daya pangan.

    Ekspansi Eropa ke Nusantara ini juga dalam rangka akumulasi resources berupa komoditas pangan. Jadi, daerah koloni itu juga jadi perluasan lahan untuk budidaya berbagai komoditas yang menguntungkan.

    “Sama seperti ketika bibit rempah kita dibawa, kemudian dibudidayakan di Zanzibar atau Grenada,” imbuhnya.

    Sebab itu, tidak heran jika “cabai impor” ini kemudian populer. Pada dasarnya orang Nusantara juga sudah mengenal rasa pedas. Meskipun, pedasnya bersumber dari rempah yang berbeda.


    Itulah seputar informasi terkait dengan sejarah munculnya cabai di Indonesia. Hingga kini Indonesia memiliki ratusan jenis sambal yang khas dari berbagai daerah lho. Beberapa di antaranya yaitu sambal cabe ijo (Sumatra Barat), sambal matah (Bali), sambal dabu-dabu (Manado), dan sambal colo-colo (Maluku).

    Baca juga:10 Jenis Sambal Khas Indonesia yang Wajib Kamu Coba

  • Kisah Penjual Tokyo Sushi, Mantan Chef di Amerika

    Kisah Penjual Tokyo Sushi, Mantan Chef di Amerika

    Sudah belasan tahun bekerja di Amerika, chef ini memutuskan untuk pulang ke Tanah Air. Siapa sangka dirinya kini sukses berjualan sushi di Pasar lama Tangerang!

    Tak jarang orang memilih banting setir, setelah bertahun-tahun menjalani sebuah pekerjaan. Dengan mengandalkan keahliannya, tidak sedikit pula orang yang memilih untuk membuka usahanya sendiri.

    Kemampuan yang didapat dari pekerjaan sebelumnya menjadi landasan dasar keberhasilan beberapa pengusaha untuk merintis karirnya mulai dari nol. Tidak jarang juga dari mereka yang harus jatuh bangun, sebelum berhasil menjalankan bisnis yang sukses seperti sekarang ini.

    Baca juga: Cara Makan Sushi Ala Jepang Berdasarkan Jenisnya

    Kisah dibalik Tokyo Sushi

    Ternyata, kisah yang diceritakan di atas turut dialami oleh seorang penjual sushi di kawasan Pasar lama Tangerang. Setelah belasan tahun bekerja di Amerika Serikat, pria bernama lengkap Andy Kurniawan tersebut memilih untuk membuka usahanya sendiri.

    Sebelum membuka usaha Tokyo Sushi ini, Andy pernah bekerja selama 15 tahun di Amerika Serikat. Mulai dari tahun 1998 diri nya sudah hijrah ke negeri Paman Sam ini hingga akhirnya kembali ke Indonesia pada tahun 2013.

    Selama di Amerika Serikat dirinya pernah bekerja disebuah restoran Vietnam di kawasan Philadelphia bernama Pho Sin Hua selama 5 tahun. Usai berhenti dari restoran pertamanya, ia pindah ke sebuah restoran Jepang yang dikelola oleh seorang berkebangsaan Korea Selatan.

    Andy pun menghabiskan sisa waktunya di AS menjadi chef di restoran Jepang. Seiring berjalannya waktu, kemampuan pria berkebangsaan Indonesia ini untuk membuat masakan Jepang pun semakin meningkat.

    Di restoran tersebut, ia belajar banyak dari sosok pemilik restoran yang justru berasal dari Korea Selatan untuk menyajikan sushi. Hingga akhirnya ia memilih untuk membuka usahanya sendiri yang bernama Tokyo Sushi. Usaha Tokyo Sushi ini, ternyata tak lepas dari latar belakang profesional yang dimiliki Andy sebagai chef masakan khas Jepang. Sebab itu, dirinya telah handal menyajikan hidangan sushi dan makanan khas Jepang lainnya yang otentik.

    Berkonsep food truck

    Food truck milik Tokyo Sushi

    Berbeda dengan penjual lain yang ada di kawasan kuliner Pasar lama Tangerang, Andy Kurniawan justru memilih berjualan menggunakan mobil. Dengan memanfaatkan bagian belakang, ia menyulap mobil tersebut menjadi food truck.

    Konsep food truck ini membuat dirinya tak harus sibuk menyimpan atau mendorong-dorong gerobak. Setelah selesai berjualan, mobil bisa langsung dibawa pulang dengan peralatan yang sudah bersih dan rapi.

    Meski berkonsep food truck, Andy mampu menyajikan area makan yang cukup untuk menampung banyak pelanggan. Para pelanggan yang dating juga terlihat cukup nyaman menikmati sushi di sisi food truck

    Selain itu, adanya etalase yang tembus pandang membuat para pelanggan juga sedikit terhibur saat menyaksikan Andy membuat pesanan sushi. Mengandalkan keahliannya bekerja sekitar 8 tahun di sebuah restoran Jepang, Andy menghadirkan makanan khas Jepang berkelas restoran di pinggiran jalan Pasar lama Tangerang.

    Menggunakan bahan-bahan yang tidak sembarangan, harga makanan khas Jepang yang disajikan di sini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Menargetkan pasarnya kepada anak muda kelas menengah kebawah, harga makanan disini dijual mulai dari Rp20 ribu saja.


    Nah, itu dia kisah dari seorang chef yang pernah bekerja di Amerika Serikat dan saat ini berjualan sushi di Pasar Lama Tangerang. Jika ingin menikmati sushi buatan chef tersebut, langsung saja datang ke daerah Pasar Lama Tangerang.

    Buka mulai pukul 6 sore sushi buatan chef tersebut biasanya sudah habis di serbu oleh pembeli jam 8 malam. Yuk, coba dan rasakan kelezatannya!

    Baca juga: Burgushi, Perpaduan Burger dan Sushi yang Sempat Viral !

  • Resep Gulai Kambing Tanpa Santan yang Tetap Gurih

    Resep Gulai Kambing Tanpa Santan yang Tetap Gurih

    Ingin ikut menikmati santapan khas Idul Adha tapi sedang menghindari makanan bersantan? Tenang saja! Resep Gulai Kambing tanpa santan ini bisa jadi hidangan andalan kamu saat Idul Adha.

    Kamu tetap bisa merasakan gurihnya kuah Gulai Kambing walaupun tidak menggunakan santan sama sekali. Untuk menyiasatinya, kamu bisa kok menggunakan bahan-bahan lainnya yang bisa menggantikan santan seperti kemiri, susu UHT, susu kedelai, susu almond, ataupun kacang mete.

    Dengan begitu, kamu tidak perlu ragu dan bingung lagi untuk mengolah daging qurban menjadi hidangan nikmat. Pastinya, juga rendah lemak dan kalori. Wah, cocok sekali untuk kamu yang sedang menjalankan diet defisit kalori!

    Ingin tau bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak resep Gulai Kambing tanpa Santan ala JadiLaper!

    Baca juga: 3 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dengan Benar

    Bahan-bahan untuk gulai kambing

    Ilustrasi bahan-bahan bumbu halus

    Bahan utama

    • 500 gr daging kambing
    • 750 ml air

    Bahan bumbu Halus

    • 8 butir bawang putih
    • 15 siung bawang merah
    • 8 butir kemiri
    • 3 cm kunyit bakar
    • 2 buah kapulaga
    • 2 sendok teh ketumbar
    • 1 ruas jahe
    • 5 – 7 cabai merah, buang bijinya

    Bahan lainnya

    • 2 cm kayumanis 
    • 2 buah cengkeh 
    • 1 buah bunga lawang 
    • 1 batang serai 
    • 2 lembar daun salam 
    • 1 ruas lengkuas 
    • 4 lembar daun jeruk 
    • Garam sesuai selera
    • Gula sesuai selera

    Langkah-langkah membuat gulai kambing tanpa santan 

    1. Pertama, haluskan semua bahan-bahan bumbu halus.
    2. Lalu, tuang minyak secukupnya ke dalam wajan. Masukan bumbu halus dan bahan lainnya, tumis hingga harum.
    3. Potong daging kambing sesuai selera, kemudian masukan ke dalam wajan.
    4. Tuang 750 ml air atau sampai daging terendam. Aduk hingga rata.
    5. Masak hingga daging empuk dan bumbu meresap.
    6. Sajikan gulai kambing selagi hangat bersama nasi dan taburan bawang goreng. Tambahkan juga emping dan acar sebagai pelengkap.

    Resep di atas menggunakan lebih banyak kemiri sebagai pengganti santan agar kuah Gulai Kambingnya tetap gurih dan kental. Kamu bebas untuk menggunakan bahan alternatif lainnya seperti yang sudah disebutkan sebelumnya untuk menggantikan santan jika kamu tidak terlalu suka rasa kemiri yang kuat.


    Nah, itulah resep gulai kambing tanpa santan yang bisa kamu coba untuk dihidangkan saat Idul Adha. Jadi, kamu nggak perlu bingung lagi untuk mengolah daging qurban dan malah menyimpannya di kulkas terlalu lama. Yuk, langsung saja ikuti resepnya dan rasakan kelezatannya!

    Baca juga: Cara Agar Daging Empuk di Hari Raya

  • Tak Selalu Coklat, Aneka Ragam Warna Teh dan Manfaatnya!

    Tak Selalu Coklat, Aneka Ragam Warna Teh dan Manfaatnya!

    Teh merupakan jenis minuman dari daun, pucuk, atau tangkai tanaman teh yang dikeringkan. Kemudian, diseduh hingga menghasilkan rasa dan aroma yang menenangkan. 

    Di Indonesia, umumnya teh disajikan di rumah-rumah makan maupun dijual di pasaran ini mayoritas berwarna coklat muda sampai tua saat diseduh. Akan tetapi, kini sudah ada beberapa jenis teh yang bisa menghasilkan warna selain coklat. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

    Baca juga: Sejarah Teh, Daun Yang Tak Sengaja Ditemukan

    Teh hijau

    Pertama, ada teh hijau atau bisa disebut matcha. Teh hijau ini merupakan salah satu minuman teh yang digemari dan memiliki banyak variasi penyajian.

    Di samping itu, ternyata teh hijau ini memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Mulai dari mencegah kanker, menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyumbatan pembuluh darah, hingga mengurangi risiko penyakit pada otak.

    Teh merah

    Ilustrasi teh merah

    Selain teh hijau, ada pula teh merah. Jenis ini termasuk ke dalam golongan teh herbal yang dihasilkan oleh bunga rosella yang dikeringkan. Sebab itu, teh yang satu ini memiliki cita rasa asam segar layaknya buah berry.

    Teh merah ini juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bila mengonsumsi minuman ini, dapat membantu untuk menangkal radikal bebas. Selain itu, dapat menstabilkan tekanan darah, menjaga kesehatan hati, hingga menghancurkan lemak jahat.

    Varian warna hitam

    Teh hitam ini dihasilkan dari tanaman yang sama dengan teh hijau. Akan tetapi, proses pengeringannya berbeda dengan teh hijau. Selain itu, varian teh ini melalui proses oksidasi yang membuat warnanya menjadi hitam.

    Sementara itu, teh hitam ini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi teh ini, kamu dapat mengontrol kadar gula darah. Selain itu, juga dapat mencegah kanker, menyehatkan otak, dan menjaga kesehatan jantung. 

    Akan tetapi, teh ini memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dari teh lain. Sebab itu, tidak disarankan untuk mengonsumsinya secara berlebihan.

    Teh biru

    Ilustrasi teh biru

    Teh ini berasal dari bunga telang yang menghasilkan warna biru hingga keunguan yang nyentrik saat diseduh. Bahkan, minuman teh ini sempat viral dan disajikan sebagai menu di banyak restoran dan cafe.

    Teh biru ini juga dikenal memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Mulai dari mengurangi stress dan kecemasan, detoks tubuh, membersihkan darah, hingga menghancurkan lemak jahat. Bahkan, minuman ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan.

    Varian warna merah muda

    Selain menjadi bunga yang melambangkan cinta, mawar juga dapat diseduh dan dijadikan teh yang kaya akan manfaat. Selain itu, seduhan bunga mawar menghasilkan warna merah muda. 

    Teh ini memiliki manfaat yang tak kalah dengan teh lainnya, yaitu dapat menjaga imunitas, mengurangi nyeri akibat haid. Selain itu, minuman ini juga dapat melancarkan pencernaan, mengandung antikanker, mengurangi stress, hingga dipercaya berkhasiat untuk kecantikan.


    Beberapa teh di atas dapat menjadi pilihan minuman untuk kamu yang bosan dengan teh biasa. Pastinya, varian teh di atas ini memiliki manfaat yang tak kalah dengan teh coklat.

    Baca juga: Manfaat Teh Chamomile Yang Jarang Diketahui

  • Resep Masakan Pedas, Ayam Suwir Bali!

    Resep Masakan Pedas, Ayam Suwir Bali!

    Siapa di sini yang suka masakan pedas? Bagi kalian para penggemar makanan pedas, pastinya tahu dong soal masakan Bali? Kuliner Bali memang terkenal dengan bumbunya yang pedas. Salah satunya adalah hidangan Ayam Suwir Bali.

    Kira-kira, kalian pernah mencicipi makanan yang satu ini, tidak? Atau kalian memang gemar memakan masakan ini? Kali ini, JadiLaper akan membagikan resep untuk membuat makanan khas Bali ini. Yuk, langsung saja telusuri artikel ini untuk mengetahui resepnya!

    Baca juga: Resep Parmesan Chicken Tenders, Super Crispy!

    Bahan utama

    • 500 gram paha ayam filet
    • 1 buah serai, geprek
    • 2 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 buah jeruk limau, peras airnya
    • 1/2 sdt terasi
    • Gula dan garam secukupnya

    Bumbu halus

    • 10 buah cabe merah besar
    • 8 buah cabe merah keriting
    • 10 cabe rawit
    • 8 buah bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • 1 ruas jari kencur
    • 1/2 sdt kunyit bubuk

    Cara membuat Ayam Suwir Bali

    Ilustrasi ayam suwir
    1. Pertama, kamu cuci bersih ayam. Setelah bersih, ayamnya direbus sampai matang. 
    2. Kedua, kamu suwir-suwir ayamnya dan panggang di teflon tanpa minyak hingga kering.
    3. Selanjutnya, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan serai, daun jeruk, daun salam dan tumis hingga matang serta berubah warna.
    4. Keempat, kamu bumbui dengan garam, gula dan terasi. Setelah itu, kamu aduk hingga rata dan beri sedikit air. Lalu, kamu masukkan ayam suwir dan perasan jeruk limau.
    5. Kemudian, kamu aduk rata dan masak sampai bumbu meresap.
    6. Lalu, kamu masak ayam tersebut sampai matang. Jika sudah matang, kamu bisa langsung sajikan di atas piring.
    7. Ayam Suwir Bali siap dihidangkan. Selamat menikmati!


    Itulah resep untuk membuat Ayam Suwir Bali. Gimana? Caranya mudah, bukan? Selain itu, bahan-bahan yang dibutuhkan juga tidak sulit untuk dicari. 

    Kini, kamu nggak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mencicipi makanan yang satu ini. Dengan resep ini, kamu dapat menikmati Ayam Suwir Bali sepuasnya bersama keluarga di rumah. Selamat menikmati!

    Baca juga: Resep Lasagna, Hidangan Asal Italia yang Menggoda

  • 8 Cita Rasa Kue Bulan, Ada Varian Boba Lho!

    8 Cita Rasa Kue Bulan, Ada Varian Boba Lho!

    Kue bulan adalah sajian spesial yang hanya diproduksi setahun sekali ketika menjelang festival mooncake pada musim gugur. Biasanya, kue bulan dikudap dengan paduan teh hangat. 

    Bentuk kue bulan yang bundar melambangkan kebersamaan dan kesempurnaan. Kudapan manis ini cocok juga untuk dijadikan bingkisan hadiah kepada keluarga dan teman.

    Sekarang ini, ada berbagai macam rasa kue bulan dari yang tradisional hingga modern. Berikut JadiLaper telah rangkum 8 cita rasa kue bulan yang rasanya menggoyang lidah. Yuk, simak!

    Baca juga: 3 Resep Kue Cranberry yang Wajib Dicoba!

    Kacang merah

    Kue bulan berisi kacang merah adalah rasa klasik yang disukai banyak orang. Kombinasi pasta kacang merah yang manis dan kulit luarnya gurih membuat kue bulan menjadi rasa yang lebih kaya. Hal tersebut membuat rasa kue bulan ini menjadi paling populer.

    Kue bulan teh hijau

    Bagi para green tea lovers, kamu tidak boleh ketinggalan dengan rasa yang satu ini. Rasa teh daun alami yang segar ini dapat mengimbangi rasa lemak pada kulit kue bulan. Berbeda dengan rasa yang lainnya, rasa green tea ini tidaklah terlalu manis dan tentunya memiliki efek kesehatan tertentu.

    Pasta biji teratai

    Varian ini berasal dari Kanton sehingga menjadi isi kue bulan yang paling mewah. Terbuat dari biji teratai segar dengan aroma alami menjadi paling banyak yang diperjualbelikan.

    Kue bulan varian coklat

    Siapa sih yang tidak suka dengan coklat? Apapun yang memiliki rasa coklat pasti dijamin enak dan disukai semua kalangan. Ternyata, kue bulan juga memiliki rasa coklat yang aromanya sangat menggoyang lidah. Apalagi isi coklatnya begitu kental, pastinya bakal meleleh di mulut.

    Durian

    Ilustrasi kue bulan varian durian

    Buah tropis dari asia tenggara ini biasanya banyak orang minat lho karena rasa daging dan baunya yang begitu tebal serta manis. Jadi, tak heran kalau banyak yang menjual kue bulan dengan rasa kearifan lokal satu ini.

    Kuning telur asin

    Sesuai dengan namanya, isi dari kue bulan jenis ini adalah salted egg yolk yang padat. Rasanya yang unik membuat kue bulan ini populer. Pasta biji teratai segar atau pasta kacang merah adalah kombinasi paling umum dengan kuning telur asin.

    Es krim

    Berbeda dari kue bulan panggang lainnya, varian ini disajikan dengan sensasi dingin. Untuk varian ini, kulit luarnya terbuat dari coklat. Lalu, diisi dengan beragam aneka rasa es krim. Sebab itu, tak sedikit anak muda yang gemar menyantap kue bulan satu ini.

    Kue bulan varian boba

    Ilustrasi kue bulan varian boba

    Terakhir, ada kue bulan yang terinspirasi dari boba. Casahana, salah satu bakery asal Malaysia yang memproduksi Boba Mooncake. Tampilan kue bulan ini juga didekorasi dengan gambar dua kelinci lucu meminum boba.

    Selain tampilannya bagus, kue bulan ini terbuat dari campuran pasta teh susu dan memiliki lava gula merah yang bakal keluar meleleh dengan hanya satu gigitan. Bahkan, ada mutiara asli yang dibuat dari mochi gula merah.


    Kue bulan ini pastinya cocok buat kamu santap sebagai kudapan di rumah lho! Dari 8 rekomendasi cita rasa kue bulan yang populer tadi, mana kesukaanmu?

    Baca juga: 4 Jenis Keju di Dunia yang Populer!