Blog

  • 5 Makanan Khas Imlek di Indonesia yang Penuh Makna

    5 Makanan Khas Imlek di Indonesia yang Penuh Makna

    Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan lembaran baru bagi masyarakat Tionghoa sehingga kehadirannya sangat dinantikan.Tentu saja masyarakat Indonesia memeriahkan momen ini dengan menyajikan makanan khas imlek yang penuh makna.

    Hari raya ini selalu identik dengan warna merah yang melambangkan semangat baru untuk sambut keberuntungan. Oleh karena itu, makanan yang dihidangkan saat Imlek bukan sekedar makanan biasa.

    Setiapan hidangan yang disuguhi saat Hari Imlek tiba memiliki makna tersendiri, lho! Lalu, apa sajakah makanan khas Imlek beserta maknanya? Simak informasinya di bawah ini!

    Baca juga: Manfaat Jeruk Mandarin, Buah Pembawa Keberuntungan

    Makanan Khas Imlek: Ikan

    Hidangan ikan selalu ada di meja makan untuk disantap bersama keluarga pada saat perayaan Imlek. Dalam bahasa Mandarin, ‘ikan’ disebut dengan ‘yu’. Bunyinya mirip seperti pelafalan kosa kata lainnya, yaitu ‘surplus’ alias berlimpah rezeki. Biasanya, ikan yang digunakan untuk membuat berbagai hidangan lezat di hari imlek meliputi ikan mas dan bandeng.

    Melihat kosa kata dalam bahasa Mandarin, ikan mas disebut sebagai ‘jiyu’ yang secara bunyi hampir serupa dengan ‘jiyang’ yang artinya sukses.

    Sementara, bandeng yang disebut ‘li’  bunyinya serupa dengan kata ‘li’ yang bermakna hadiah. Dengan demikian, kedua jenis ikan ini dihidangkan sebagai makanan khas Imlek yang melambangkan harapan tahun baru yang penuh kesuksesan dan hadiah.

    Mie Panjang Umur

    Mie panjang umur atau siu mie merupakan makanan khas Imlek yang tak pernah absen di meja makan masyarakat Tionghoa. Hidangan ini adalah mie goreng yang lembarannya tidak boleh sampai putus ketika disantap.

    Hidangan ini melambangkan harapan untuk berumur panjang. Selain itu, mie ini juga dianggap sebagai lambang rezeki yang tak pernah putus di sepanjang tahun.

    Ayam utuh

    Selanjutnya, makanan yang wajib ada di Hari Imlek adalah ayam utuh. Biasanya, hidangan ini disajikan utuh tanpa dipotong-potong terlebih dahulu. 

    Ayam dianggap sebagai hewan yang setia dan penuh ketaatan. Dengan menyajikannya secara utuh, masyarakat Tionghoa berharap keluarganya akan tetap utuh dan selalu bahagia menjalani hari-hari di tahun baru.

    Dumpling atau pangsit

    Jangan salah, dumpling atau pangsit juga kerap dihidangkan saat perayaan Imlek berlangsung. Momen tahun baru ini sangat identik dengan berkumpulnya keluarga. Dengan makan dumpling, diharapkan keluarga akan selalu makmur dan harmonis sepanjang tahun.

    Kue keranjang khas Imlek

    Kue keranjang merupakan makanan khas Imlek yang tak boleh absen. Walaupun namanya kue, namun sebenarnya hidangan ini adalah dodol yang dicetak menggunakan wadah berbentuk keranjang.

    Memiliki bentuk yang bulat, kue keranjang memiliki makna kerukunan keluarga di tahun yang baru. Kue ini pun juga melambangkan kemakmuran karena biasanya disusun secara bertumpuk.


    Itulah berbagai makanan khas Imlek di Indonesia yang penuh makna. Selain rasanya yang lezat, deretan makanan di atas diharapkan dapat memeriahkan perayaan Imlek dengan dikelilingi harapan baik sepanjang tahun!

    Baca juga: Resep Gyoza Ayam Udang, Lezatnya Bikin Ketagihan!

  • Resep Lumpia Udang dan Ayam, Camilan Lezat Khas Imlek

    Resep Lumpia Udang dan Ayam, Camilan Lezat Khas Imlek

    Selain kue keranjang, ayam utuh, dan lainnya, lumpia juga menjadi salah satu menjadi salah satu hidangan Imlek yang wajib ada. Selain rebung, banyak yang menggunakan resep lumpia dengan isian ayam, dan udang.

    Tak hanya isinya saja yang membuat lumpia lezat. Kulit luarnya yang renyah menambahkan sensasi nikmat saat menyantapnya. Tentu warnanya yang coklat keemasan tak luput dari makna tersirat di baliknya.

    Dalam bahasa Mandarin, lumpia disebut sebagai ‘chun juan’ yang bermakna kekayaan dan kemakmuran. Bentuknya yang silinder serta berwarna keemasan membuatnya tampak seperti sebuah emas batangan yang melambangkan harta dan kekayaan.

    Lumpia merupakan hidangan yang mudah sekali untuk dibuat. Kamu pun hanya memerlukan bahan-bahan sederhana untuk membuatnya. Jadi, mari ikuti resep lumpia udang dan ayam berikut ini!

    Baca juga: Resep Pangsit Rebus Isi Ayam, Cocok Disantap Saat Hujan

    Resep lumpia udang dan ayam

    Ilustrasi lumpia udang dan ayam

    Sebelum mengetahui langkah-langkah membuat lumpia udang dan ayam, persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Simak daftarnya di bawah ini!

    Bahan-bahan

    • 10 lembar kulit lumpia
    • 200 gram daging ayam cincang
    • 100 gram udang cincang
    • 50 gram wortel, potong korek api
    • 3 siung bawang putih
    • 1 batang daun bawang iris
    • 2 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap asin
    • Merica dan garam secukupnya
    • Minyak goreng

    Cara membuat lumpia udang dan ayam

    1. Langkah pertama, panaskan sedikit minyak goreng di dalam wajan. Lalu, masukkan bawang putih cincang. Tumis hingga harum.
    2. Selanjutnya, masukkan daun bawang dan wortel. Masak hingga wortel layu.
    3. Kemudian, masukkan daging ayam cincang dan tumis hingga berubah warna. Setelah itu, tambahkan udang dan masak sejenak. 
    4. Jangan lupa beri saus tiram, kecap asin, garam, dan merica. Jika rasa sudah pas, angkat dan sisihkan.
    5. Panaskan minyak yang banyak di dalam wajan. Sambil menunggu panas, siapkan kulit lumpia.
    6. Isi satu lembar lumpia dengan tumisan yang telah dibuat. Lipat dengan rapi. Lakukan langkah ini hingga kulit lumpia habis.
    7. Goreng lumpia, tunggu hingga kulit berubah warna menjadi coklat keemasan.
    8. Jika sudah, angkat dan tiriskan.
    9. Lumpia ayam dan udang sudah jadi! Sajikan dengan cabai rawit atau saus sambal.


    Itulah resep lumpia ayam dan udang yang bisa kamu coba untuk dihidangkan saat perayaan Imlek tiba. Bagaimana? Resepnya cukup mudah, kan? Jadi, catat bahan-bahannya dan mulai memasak, yuk!

    Baca juga: Resep Gyoza Ayam Udang, Lezatnya Bikin Ketagihan!

  • Makna di Balik Kue Keranjang, Wajib Ada Saat Imlek

    Makna di Balik Kue Keranjang, Wajib Ada Saat Imlek

    Tahun Baru Imlek tidak lengkap tanpa adanya kehadiran kue keranjang yang memiliki makna di baliknya. Walaupun namanya kue, namun ternyata tekstur dan bentuknya mirip seperti dodol.

    Dalam bahasa Mandarin, kue keranjang disebut juga sebagai ‘Nian Gao’ atau ‘Ti Kwe’ dalam dialek Hokkien. Ti Kwe sendiri memiliki makna kue manis bertingkat yang melambangkan rezeki dan kemakmuran yang melimpah.

    Kisah awal mula munculnya kue keranjang ini cukup menarik. Melansir laman Kompas, kue ini sudah ada sejak zaman China kuno. Seperti apakah cerita kue manis khas Imlek ini?

    Baca juga: 8 Cita Rasa Kue Bulan, Ada Varian Boba Lho!

    Awal Mula

    Pada zaman China kuno, konon ada raksasa bernama Nian yang menetap di sebuah gua di gunung. Nian akan berburu ketika dirinya merasa lapar. Namun, hewan-hewan di hutan berhibernasi saat musim dingin tiba.

    Akhirnya, ia memutuskan untuk turun ke desa dan mencari mangsa untuk disantap. Masyarakat tentu ketakutan dan memutuskan untuk berdiam diri di rumahnya masing-masing.

    Akan tetapi, mereka merasa harus mencari cara agar Nian tidak menyerang mereka. Ada satu warga bernama Gao yang memiliki ide untuk membuat sejumlah kue keranjang. Kemudian, kue ini diletakkan di depan pintu rumah mereka agar dimakan oleh Nian.

    Melihat cara ini berhasil, sejak saat itu masyarakat selalu giat membuat kue keranjang setiap musim dingin tiba. Dengan demikian, mereka tidak akan diserang oleh Nian yang sedang mencari mangsa untuk jadi santapannya.

    Tak hanya kisah awal mulanya saja yang menarik. Ternyata ada makna di balik kue keranjang yang membuatnya istimewa sehingga wajib ada saat perayaan Imlek. Apakah itu?

    Makna di balik kue keranjang

    Kue keranjang dianggap sebagai hidangan yang membawa keberuntungan oleh keluarga keturunan Tionghoa. Tak hanya itu, kue ini juga melambangkan keharmonisan keluarga yang rukun.

    Rasanya yang manis melambangkan perilaku dan tutur kata yang manis agar kerukunan antar anggota keluarga tetap terjaga. Teksturnya yang lengket pun bermakna kekeluargaan yang selalu kompak dan bersatu.

    Saat lengket, kue keranjang memiliki tekstur yang kenyal saat dikunyah. Hal ini pun juga menyimpan makna mendalam, di mana sebuah keluarga harus berupaya sebisa mungkin agar tetap utuh dan tidak terpisahkan.

    Dengan demikian, kue keranjang ini kental akan simbolisasi kekeluargaan serta persahabatan. Hadirnya kue ini saat perayaan Imlek menjadi sebuah harapan agar bisa selalu menjaga keharmonisan keluarga dan sanak saudara terdekat lainnya.


    Itulah makna di balik kue keranjang, hidangan yang wajib ada saat perayaan Imlek berlangsung. Walaupun tampilannya sederhana, siapa sangka kue keranjang ternyata memiliki kisah menarik dan makna yang mendalam. 

    Apakah kamu sudah pernah mencoba makanan khas Imlek yang satu ini? Yuk, beri komentarmu di bawah!

    Baca juga: Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

  • Resep Mie Panjang Umur untuk Perayaan Tahun Baru Imlek

    Resep Mie Panjang Umur untuk Perayaan Tahun Baru Imlek

    Saat tahun baru imlek tiba, tentu banyak orang mengincar resep mie panjang umur yang wajib ada di meja makan. Hidangan mie ini yang memiliki nama lain Siu Mie melambangkan umur yang panjang. Selain itu, makanan khas imlek ini juga bermakna rezeki yang mengalir terus menerus.

    Walaupun tampilannya mirip dengan mie goreng pada umumnya, namun ada syarat tertentu untuk membuat mie panjang umur ini. Mie yang dimasak tidak boleh sampai terputus atau terpotong. Inilah hal yang paling menantang ketika memasak hidangan ini.

    Bagi yang belum tahu bagaimana cara membuatnya, berikut JadiLaper bagikan resep mie panjang umur. Dijamin, anti putus! Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!

    Baca juga: Makanan Chinese yang Diadaptasi oleh Orang Indonesia

    Resep mie panjang umur

    Sebelum mengetahui cara pembuatannya, intip bahan-bahannya berikut ini, yuk!

    Bahan-bahan

    Ilustrasi bahan-bahan mie panjang umur
    • 1 bungkus mie telur
    • 3 sdm minyak goreng
    • 4 siung bawang putih, cincang halus
    • 100 gr ayam fillet, potong
    • 5 buah bakso, potong
    • 50 gr wortel, potong korek
    • 50 gr pokcoy, potong
    • 3 batang daun bawang, iris
    • 2 sdm kecap manis
    • 2 sdm saus tiram
    • 1/2 sdt garam
    • 1/2 sdt gula pasir
    • 1/4 sdt lada bubuk

    Cara membuat mie panjang umur

    1. Pertama-tama, rebus mie telur hingga matang. Namun, jangan sampai terlalu lembek. Setelah itu, tiriskan dengan saringan dan bilas dengan air dingin.
    2. Setelah itu, panaskan minyak lalu tumis bawang putih cincang hingga harum dan coklat kekuningan. 
    3. Lalu, masukkan ayam fillet. Pastikan ayam dimasak hingga matang.
    4. Kemudian, masukkan wortel dan pokcoy. Tumis hingga setengah layu.
    5. Masukkan mie dan bakso. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
    6. Tambahkan bumbu lainnya seperti saus tiram, kecap manis, gula pasir, garam, dan lada bubuk. Aduk hingga rata. Jangan lupa koreksi rasa.
    7. Beri minyak wijen sesuai selera.
    8. Mie panjang umur siap disajikan!


    Itulah resep mie panjang umur yang wajib ada saat perayaan tahun baru imlek. Mudah sekali cara membuatnya, kan? Hidangan ini cocok untuk disantap bersama dengan keluarga di rumah. Namun, pastikan mienya tidak terputus, ya! Selamat mencoba!

    Baca juga: Resep Gyoza Ayam Udang, Lezatnya Bikin Ketagihan!

  • Jelang Tahun Baru Imlek, Aplikasi Tokobay Bagi-bagi Angpao!

    Jelang Tahun Baru Imlek, Aplikasi Tokobay Bagi-bagi Angpao!

    Tahun Baru Imlek segera tiba, aplikasi pesan makanan online Tokobay mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam event #BagibagiAngpao dengan bermain game. Kampanye ini diadakan untuk meramaikan Hari Imlek bersama pengguna aplikasinya.

    Game yang diadakan Tokobay ini merupakan permainan tebak jumlah lembar uang untuk mencapai nominal tertentu. Pengguna bisa mendapatkan hadiah senilai jutaan rupiah dengan memainkan game melalui aplikasinya.

    Nantinya, game dapat dimainkan melalui aplikasi Tokobay. Maka dari itu, syarat utama untuk ikut serta dalam permainan ini adalah wajib download aplikasinya terlebih dahulu. Dengan begitu, pengguna bisa mengakses game dengan klik banner Tokobay #BagibagiAngpao yang akan tampil di halaman utama aplikasi.

    Event ini berlangsung pada tanggal 20-22 Januari 2023. Permainan tebak jumlah angpao bersama Tokobay ini dapat diikuti oleh seluruh pengguna aplikasi yang berada di wilayah Jabodetabek saja. Pemenang bisa mendapatkan hadiah jutaan rupiah jika berhasil dalam permainan ini.

    Baca juga: Makanan Chinese yang Diadaptasi oleh Orang Indonesia

    Tentang Tokobay

    Tokobay sendiri merupakan aplikasi pesan antar makanan yang menawarkan harga makanan sama seperti di restoran. Tentu kehadirannya membawa angin segar bagi yang gemar memesan makanan secara online.

    Seperti yang diketahui, aplikasi food delivery lainnya memasang harga makanan yang lebih mahal ketimbang di restoran. Kehadiran Tokobay sebagai platform social marketplace di bidang kuliner ini mampu menjawab semua keresahan masyarakat.

    Tokobay pun tak hanya menguntungkan penggunanya saja. Merchant yang terdaftar di aplikasi dapat memasarkan produknya tanpa biaya apapun. Sementara, para merchant official akan dikenakan biaya komisi hanya sebesar 2% saja.

    Dengan demikian, masyarakat tak perlu khawatir lagi untuk mengeluarkan biaya yang lebih mahal saat pesan makanan secara online. Tak hanya itu, ada berbagai event dan promo berupa voucher yang dapat dinikmati penggunanya setiap bulan. Oleh karena itu, Tokobay bisa menjadi solusi bagi yang sedang berhemat namun enggan untuk keluar rumah.

    Tokobay juga sudah bermitra dengan ratusan merchant dari berbagai daerah Jabodetabek. Selain itu, pengguna bisa bebas pilih berbagai opsi kurir dan metode pembayaran yang tersedia di aplikasi.

    Bagi yang belum tahu, aplikasi Tokobay tersedia di Play Store atau App Store. Download aplikasinya segera untuk tahu beragam kuliner terlezat dari restoran terdekat.


    Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk bermain game bagi-bagi angpao bersama Tokobay di Tahun Baru Imlek? Cek website dan Instagram resminya untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait syarat dan ketentuan yang berlaku, ya!

    Baca juga: 5 Makanan Khas Imlek di Indonesia yang Penuh Makna

  • Manfaat Jeruk Mandarin, Buah Pembawa Keberuntungan

    Manfaat Jeruk Mandarin, Buah Pembawa Keberuntungan

    Jeruk mandarin merupakan jenis jeruk yang identik dengan perayaan Imlek. Tak hanya nama dan warnanya saja yang membawa keberuntungan, namun jeruk mandarin menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

    Berbeda dengan jenis jeruk lainnya, kulit jeruk mandarin pun cenderung lebih tipis sehingga mudah dikupas. Buahnya pun berwarna oren menyala dan rasanya sangat manis saat matang. Ukurannya juga lebih kecil dan mungil daripada jenis jeruk yang biasa dijumpai.

    Walaupun demikian, jeruk mandarin memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Lantas, apa sajakah manfaat jeruk mandarin ini? Simak informasinya di bawah ini!

    Baca juga: Ketahui 5 Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan Tubuh

    Manfaat jeruk mandarin

    Dilansir dari laman Hello Sehat, menurut FoodData Central U.S. Department of Agriculture, tersimpan berbagai kandungan nutrisi yang ada pada 100 gram jeruk mandarin. Berikut kandungannya:

    • Air: 85,17 gr
    • Kalori: 53 kkal
    • Protein: 0,81 gr
    • Lemak: 0,31 gr
    • Karbohidrat: 13,34 gr
    • Serat: 1,8 gr
    • Kalsium: 37 mg
    • Fosfor: 20 mg
    • Zat besi: 0,15 mg
    • Natrium: 2 mg
    • Kalium: 166 mg
    • Tembaga: 0,042 mg
    • Seng (Zinc): 0,07 mg
    • Beta karoten: 155 mg
    • Beta kriptoxantin: 407 mg
    • Thiamin: 0,058 mg
    • Riboflavin: 0,036 mg
    • Niacin: 0,376 mg
    • Vitamin C: 26,7 mg

    Berdasarkan deretan kandungan nutrisi di atas, tentu kamu bisa tahu jika jeruk mandarin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berbagai manfaat dan khasiat bisa kamu dapatkan jika mengonsumsinya secara rutin. Apa sajakah itu?

    Melancarkan sistem pencernaan

    Jeruk mandarin memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Serat yang terkandung pada jeruk mandarin terbagi menjadi dua, yaitu serat yang larut dalam air dan tidak larut dalam air.

    Manfaat serat yang ada pada jeruk mandarin ini membantu tubuh untuk menyerap air sehingga buang air besar jadi lebih lancar. Dengan demikian, kamu akan terhindar dari risiko sembelit dan gangguan pencernaan kronis lainnya. Selain itu, jeruk mandarin baik dikonsumsi saat diet karena dapat membantu menurunkan berat badan.

    Jeruk Mandarin Menurunkan kolesterol

    Saat hari raya tiba, pasti kamu akan melahap berbagai hidangan yang mengandung banyak minyak. Agar terhindar dari kolesterol, makan jeruk mandarin sehabis makan adalah pilihan yang tepat.

    Tingginya serat yang terkandung dalam jeruk mandarin tak hanya bermanfaat untuk pencernaan saja, namun berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Dengan mengurangi kolesterol, tentu kamu pun juga terhindar dari risiko serangan jantung dan stroke.

    Menurunkan tekanan darah tinggi

    Lagi-lagi, serat yang terdapat pada jeruk mandarin berperan penting untuk tubuh, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Oleh karena itu, buah-buahan seperti jeruk mandarin ini sangat dibutuhkan untuk konsumsi harian.

    Pola makan yang buruk menyebabkan tekanan darah naik. Selain mengonsumsi buah-buahan, kamu pun perlu mengurangi makan makanan yang mengandung sodium atau garam yang terlalu banyak. Dengan kandungan kalium yang ada pada jeruk mandarin, senyawa tersebut mampu meredakan ketegangan pada dinding pembuluh darah sehingga tekanannya menurun.

    Jeruk Mandarin Mencegah pertumbuhan sel kanker

    Tahukah kamu mengapa buah jeruk mandarin warnanya oranye menyala? Hal ini disebabkan karena adanya senyawa beta karoten dan beta kriptoxantin yang terkandung di dalamnya. Senyawa inilah yang dapat diandalkan untuk mengurangi risiko kanker.

    Kandungan antioksidan seperti beta karoten dan beta kriptoxantin ini bermanfaat untuk menangkal radikal bebas. Dengan demikian, kamu bisa terhindar dari pertumbuhan sel kanker. 

    Meningkatkan daya tahan tubuh

    Jeruk mandarin juga kaya akan vitamin C yang memiliki manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Aktivitas sehari-hari membuat tubuh bekerja keras sehingga rentan terhadap serangan virus. Dengan mengkonsumsinya, kamu akan terhindar dari berbagai penyakit.

    Selain berperan untuk menjaga daya tahan tubuh, vitamin C juga baik untuk kesehatan kulit. Jenis vitamin ini mampu merangsang produksi kolagen sehingga dapat mempercepat pemulihan bekas luka pada kulit.


    Itulah manfaat jeruk mandarin, buah yang penuh keberuntungan. Walaupun ukurannya mungil, namun ternyata nutrisi dan khasiatnya melimpah!

    Baca juga: 5 Buah yang Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

  • 5 Kuliner di Pantjoran Glodok, Cocok Diburu saat Hari Imlek

    5 Kuliner di Pantjoran Glodok, Cocok Diburu saat Hari Imlek

    Pantjoran Glodok merupakan salah satu kawasan di Jakarta Barat yang penuh dengan kuliner khas pecinan. Daerah ini selalu ramai pengunjung, apalagi saat hari imlek tiba. Setiap spotnya tak luput dari aneka tempat makan yang wajib dicicipi.

    Saat menyusuri jalan Pantjoran Glodok, bermacam-macam aroma hidangan enak mengundang perut lapar. Pasti semuanya akan membuatmu bingung ingin mencicipi kuliner yang mana terlebih dahulu.

    Daripada bingung menentukannya, kamu perlu mengetahui 5 rekomendasi kuliner di Pantjoran Glodok berikut. Simak daftarnya di bawah ini!

    Baca juga: 4 Kuliner Petak Enam Glodok Terpopuler yang Wajib Dicoba!

    Kuliner di Panjtoran Glodok: Kari Lam

    Saat berkunjung ke Pantoran Glodok, wajib hukumnya untuk cicipi Kari Lam. Hidangan ini termasuk ke dalam kuliner legendaris karena sudah ada sejak tahun 1973.

    Kari Lam sendiri terdiri dari bihun dan kentang yang dilengkapi dengan daging ayam atau daging. Selain itu, satu porsinya disajikan dengan siraman kuah santan kuning gurih yang menggugah selera. Untuk menikmatinya, kamu harus membayar mulai dari Rp45.000 saja.

    Jika penasaran ingin mencicipinya, silakan berkung ke lokasi Kari Lam di Jalan Pintu Besar Selatan II Nomor 7HI, Glodok. Kedainya buka mulai dari 09.00 – 15.30 WIB. Jadi jangan sampai terlewat, ya!

    Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung

    Selain Kari Lam, kamu juga akan menjumpai kuliner terkenal di Pantjoran Glodok bernama Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung. Makanan ini merupakan salah satu kuliner halal di Glodok yang banyak digandrungi pengunjung.

    Mie kangkung yang disajikan ini terdiri dari mie kuning yang dilengkapi dengan kangkung, tauge, udang, dan irisan ayam yang melimpah dalam satu piring. Selain itu, satu porsinya disiram kuah kental yang membuatnya istimewa. Kuliner yang satu ini cocok sekali dijadikan sebagai menu makan siang yang nikmat.

    Jika tertarik untuk mencicipinya, kamu harus merogoh kocek mulai dari Rp30.000. Lokasi Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung berada di Jalan Pintu Besar Selatan II Nomor 7F, Glodok dan buka dari pukul 09.00-16.00.

    Rujak Shanghai Encim

    Ingin menjajal kuliner segar lainnya? Mampir ke Rujak Shanghai Encim adalah pilihan yang tepat! Tempat makan ini pertama kali berdiri sejak tahun 1950.

    Berbeda dengan rujak pada umumnya, satu porsi Rujak Shanghai Encim terdiri dari kangkung, lobak, cumu, dan ubur-ubur. Tak kalah unik, kuah yang melengkapinya diracik menggunakan sambal tomat, saus, dan kecap asin sehingga warnanya merah merekah. Tidak ketinggalan pula, siraman bumbu kacang menambah kenikmatan kuliner legendaris Pantjoran Glodok yang satu ini.

    Bagi yang tertarik untuk mencicipi Rujak Shanghai Encim, datanglah ke Pancoran Chinatown Point, Lantai 2, Jalan Pancoran Nomor 42A, Glodok. Kedainya buka mulai dari pukul 09.00-20.30 WIB.

    Cempedak Goreng Spesial Cik Lina

    Jika masih belum puas, kamu bisa jajan Cempedak Goreng Spesial Cik Lina yang berada di Gang Gloria. Hidangan manis ini termasuk ke dalam kuliner Glodok legendaris yang sudah ada sejak 1990an.

    Cempedak goreng yang dijajakan memiliki tekstur yang lembut di dalam namun renyah di luar. Saat digigit, rasa manis dan gurih langsung terasa dan membuatmu ketagihan. Harga satuan Cempedak Goreng ini dihargai Rp12.500. Dengan porsi yang jumbo, kamu bisa berbagi bersama dengan keluarga atau temanmu yang lain, ya!

    Kopi Es Tak Kie Pantjoran Glodok

    Kopi Es Tak Kie cocok untuk jadi destinasi wisata kuliner di Pantjoran Glodok. Kedai kopi ini sangat terkenal, bahkan menjadi langganan para artis dan pejabat Indonesia.

    Tak hanya menjual kopi saja, namun ada pilihan menu lainnya seperti bakmi atau nasi campur jika kamu ingin mengisi perutmu yang lapar. Dengan nuansa retronya, siapapun pasti terpikat untuk berlama-lama berada di kedai kopi legendaris yang satu ini.

    Lokasi Kopi Es Tak Kie berada di Gang Gloria, Jalan Pintu Besar Selatan III Nomor 4-6, Taman Sari dan buka dari pukul 06.30-14.00 WIB. 


    Itulah 5 kuliner di Pantjoran Glodok yang cocok menjadi destinasi kuliner di Hari Imlek. Di jamin, deretan tempat makan di atas tidak akan mengecewakan lidah dan perutmu. Jadi, jangan lupa mampir ke daerah pecinan ini, ya!

    Baca juga: Jajanan Pantjoran PIK Paling Populer yang Wajib Dicoba!

  • Resep Pangsit Rebus Isi Ayam, Cocok Disantap Saat Hujan

    Resep Pangsit Rebus Isi Ayam, Cocok Disantap Saat Hujan

    Saat musim hujan tiba, paling enak menyantap pangsit rebus isi ayam yang gurih dan hangat. Lembutnya kulit pangsit dengan isian ayam yang penuh, mampu membuat lidah bergoyang. Ditambah, disajikan dengan kuah bening yang berkaldu membuatnya terasa semakin spesial.

    Resep pangsit rebus isi ayam ini bisa jadi andalanmu ketika musim hujan tiba. Apalagi, camilan hangat ini cocok sekali untuk mengisi perut lapar saat udara dingin. Benar-benar menggiurkan, bukan? 

    Daripada terbayang-bayang rasanya, langsung saja ikuti resep pangsit rebus isi ayam ini. Tanpa langkah yang rumit, mari simak cara membuatnya berikut!

    Baca juga: Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

    Resep Pangsit Rebus Isi Ayam

    Sebelum mengetahui langkah-langkah membuat pangsit rebus isi ayam, persiapkan terlebih dahulu bahan-bahannya. Inilah daftarnya:

    Bahan-bahan

    • Kulit pangsit secukupnya
    • 350 gram paha ayam fillet
    • 4 sendok tepung tapioka
    • 8 siung bawang putih
    • Tulang ayam atau ceker
    • Daun bawang
    • Bawang goreng
    • Kaldu ayam bubuk
    • Garam dan lada secukupnya

    Cara membuat pangsit rebus isi ayam

    1. Langkah pertama, iris tipis bawang putih. Setelah itu, goreng di minyak panas hingga kuning keemasan. Jangan goreng terlalu lama agar rasanya tidak terlalu pahit. Lalu, tiriskan.
    2. Haluskan bawang putih goreng menggunakan chopper atau ulekan. Bagi menjadi dua bagian.
    3. Selanjutnya, buat isian pangsit. Masukkan paha ayam fillet, tepung tapioka, bawang putih goreng, garam, dan lada ke dalam food processor. Haluskan hingga semua bahan tercampur rata.
    4. Setelah itu, siapkan kulit pangsit. Isi satu persatu, kemudian lipat dengan rapi sesuai dengan selera. Sisihkan, atau simpan ke dalam kulkas.
    5. Sementara itu, didihkan air kemudian masukkan tulang ayam atau ceker ke dalamnya. Rebus hingga mengeluarkan lemak, dan saring kemudian.
    6. Masukkan sisa bawang putih goreng ke dalam kuah, lalu masukkana pula pangsit isi ayam yang sudah disiapkan dan rebus hingga matang.
    7. Setelah pangsit mengapung, tambahkan irisan daun bawang.
    8. Matikan kompor, tuang ke dalam mangkuk.
    9. Pangsit rebus isi ayam siap disajikan!


    Bagaimana? Cara membuatnya mudah, bukan? Resep pangsit rebus isi ayam ini bisa jadi opsi hidangan hangat untuk disajikan saat hujan. Agar suasana di rumah semakin hangat, yuk ikuti resep di atas!

    Baca juga: Resep Bakso Sapi Homemade, Dijamin Kenyal dan Kres!

  • Resep Nasi Goreng Mawut Khas Malang yang Bikin Kenyang

    Resep Nasi Goreng Mawut Khas Malang yang Bikin Kenyang

    Siapa yang tak kenal dengan nasi goreng mawut? Kuliner khas Kota Malang ini sangat terkenal, bahkan kepopulerannya sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Walaupun banyak yang menjualnya, kamu bisa ikuti resep nasi goreng ini jika ingin membuatnya sendiri di rumah, lho!

    Nasi goreng mawut sendiri merupakan hidangan nasi goreng yang dicampur dengan mie atau bihun. Selain itu, ada bahan lainnya seperti sayuran, suwiran ayam, sosis, dan bakso yang menjadi pelengkapnya. Dengan semua komponen tersebut, dijamin perutmu langsung terisi penuh.

    Tak hanya membuat perut puas, namun rasa nasi goreng mawut ini pun sangat lezat. Bagi penganut sekte makan mie pakai nasi, sudah pasti hidangan ini akan jadi makanan favorit. Apalagi, menu ini jadi solusi untuk yang bingung mau pesan nasi goreng atau mie goreng.

    Hidangan ini cocok sekali untuk dijadikan menu makan pagi, siang, maupun malam. Hanya dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, kuliner khas Malang ini mudah sekali dibuat. Daripada penasaran, mari ikuti resep nasi goreng mawut berikut ini!

    Baca juga: 3 Jenis Nasi Goreng Indonesia yang Menggoyang Lidah

    Resep nasi goreng mawut

    Sebelum mulai memasak, persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Kamu bisa pilih ingin pakai mie atau bihun. Jika ingin lebih praktis, silakan pakai mie instan beserta bumbunya agar nasi goreng mawut jadi semakin gurih. Namun, jika ingin pakai mie basah atau mie telur pun juga boleh, ya.

    Berikut informasi detail bahan-bahan yang perlu disiapkan:

    Bahan-bahan

    • 1 piring nasi putih
    • ½ bungkus mie basah/telur
    • 3 buah bakso sapi, iris tipis
    • 2 buah sosis, iris tipis
    • 1 butir telur
    • Suwiran ayam rebus sesuai selera
    • 3 lembar kol, iris
    • 3 lembar sawi, iris
    • 1 batang daun bawang, iris
    • Kecap manis secukupnya
    • Garam dan lada secukupnya
    • Minyak goreng

    Bahan bumbu halus

    • 3 siung bawang putih
    • 5 butir bawang merah
    • Garam dan lada secukupnya
    • Cabai rawit (opsional)

    Cara membuat nasi goreng mawut

    1. Pertama, haluskan terlebih dahulu semua bahan-bahan bumbu halus dengan blender atau ulekan. Beri sedikit minyak goreng saat menghaluskan bahan.
    2. Setelah itu, panaskan minyak goreng di wajan secukupnya. Kemudian, tumis bumbu halus hingga wangi.
    3. Sisihkan bumbu ke pinggir penggorengan. Ceplok telur, lalu orak-arik. Masukkan pula bakso, sosis, dan sayuran. Aduk hingga rata.
    4. Setelah sayur sedikit layu, masukkan nasi dan mie. Aduk sebentar, lalu masukan kecap, garam, dan lada. Aduk kembali.
    5. Tambahkan daun bawang sambil diaduk. Jangan lupa koreksi rasa. Jika sudah pas, matikan kompor dan sajikan di atas piring.
    6. Nasi goreng mawut sudah jadi!


    Itulah resep nasi goreng mawut khas Malang yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah. Dengan bahan-bahan sederhana, menu ini bisa jadi andalan ketika lapar melanda. Jadi, yuk ikuti resep di atas!

    Baca juga: Nasi Goreng Kebuli Apjay, Opsi Makan di Panglima Polim

  • Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Awet di Dalam Kulkas

    Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Awet di Dalam Kulkas

    Cabai merupakan salah satu bumbu masak yang sering digunakan selain bawang merah dan bawang putih. Agar tidak bolak-balik ke pasar atau tukang sayur setiap pagi, cabai sering dibeli dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, perlu diketahui kalau ada tips tersendiri untuk menyimpan cabai agar tetap awet di dalam kulkas.

    Sering kali cabai menjadi busuk jika terlalu lama didiamkan di dalam kulkas. Jika hal itu terjadi, stok cabai yang kamu miliki akan terbuang sia-sia. Sangat disayangkan, bukan? Terlebih, bumbu masak yang satu ini harganya cenderung mahal.

    Maka dari itu, kamu butuh tips menyimpan cabai agar tidak cepat busuk padahal sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Langsung saja, simak informasinya berikut ini!

    Baca juga: Bagaimana Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen?

    Tips menyimpan cabai: pilih yang masih segar

    Ilustrasi cabai merah

    Saat pergi ke pasar untuk membeli cabai, pastikan yang kamu pilih masih segar. Semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin awet tersimpan di kulkas. 

    Jika kamu terlanjur membeli cabai yang ternyata kurang segar atau layu, pilah dan pisahkan cabai tersebut dari yang masih segar. Kemudian, prioritaskan yang layu untuk dimasak terlebih dahulu. Jika tidak demikian, cabai yang masih segar akan ikut layu bahkan busuk.

    Potong bagian atas tangkai cabai

    Tips selanjutnya, kamu bisa potong bagian atas tangkai cabai agar tetap awet tersimpan di dalam kulkas. Sisakan sedikit bagian tangkai yang menempel dengan cabai. Memangkas seluruh tangkai cabai malah membuat cabai cepat layu dan akhirnya busuk. Jadi, jangan pangkas tangkai seluruhnya, ya!

    Jangan dicuci

    Sebelum cabai disimpan ke dalam kulkas, sebaiknya jangan dicuci terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan cabai cepat layu dan tidak bisa bertahan lama. Dilansir dari laman Kompas, Chef Prasetyo Widodo dari  de Cuisine Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, air akan membuat cabai lembab dan membuatnya cepat membusuk.

    Agar tetap higienis, cucilah cabai pada saat ingin digunakan untuk memasak. Dengan begitu, persedian yang ada di dalam kulkas tetap akan awet 2-3 bulan lamanya.

    Simpan di wadah tertutup

    Agar cabai tidak lembab, simpanlah di dalam wadah tertutup. Cara ini dilakukan agar cabai tetap tahan lama karena tidak terkena suhu kulkas yang dapat mempercepat proses pembusukan.

    Gunakanlah toples, tempat bekal, atau wadah apapun yang kedap udara. Dijamin, cabai akan awet tersimpan di dalam kulkas.

    Pisahkan dari bahan lainnya

    Terakhir, pisahkanlah cabai dengan bahan lainnya yang berbau, seperti susu, buah, dan sayuran. Apalagi, buah seperti alpukat, pisang, dan tomat, dapat mempercepat proses pembusukan cabai jika disimpan dalam satu tempat yang berdekatan.


    Itulah tips bagaimana menyimpan cabai agar tetap awet di dalam kulkas. Dengan ikuti cara di atas, kamu tak perlu ragu lagi untuk stok persediaan cabai dalam jumlah banyak. Semoga membantu!

    Baca juga: Trik Masak Jengkol Biar Tidak Bau dan Legit!