Blog

  • Sejarah Munculnya Cabai di Tanah Air

    Sejarah Munculnya Cabai di Tanah Air

    Bicara soal kuliner Indonesia, rasanya kurang lengkap bila tak menyebut sambal. Dengan catatan lebih dari 300 jenis, baik versi matang maupun mentah, sambal sebagai salah satu identitas kuliner lokal Tanah Air. Tentu saja, kehadirannya tidak lepas dari eksistensi cabai.

    Kira-kira, bagaimana sih sejarah munculnya cabai hingga menjadi sambal favorit masyarakat Indonesia? Penasaran? Berikut JadiLaper telah menyiapkan penjelasannya di bawah ini, yuk simak!  

    Baca juga: 7 Jenis Sambal yang Wajib Penyuka Pedas Coba!

    Awal-mula kemunculan cabai

    Menurut sejarawan Wijaya, setidaknya ada dua versi asal mula rempah ini muncul di Indonesia. Dikutip dari buku Pasar di Jawa Masa Mataram Kuno Abad VII-XIV karya Titi Surti Nastiti, menyebut bahwa cabai sudah eksis di pasar Nusantara sejak abad ke-10.

    Selain cabai Jawa, ada pula andaliman (sejenis tanaman merica) Sumatera Utara yang cukup terkenal. Meski andaliman tersebut bukan dalam bentuk cabai, namun cita rasanya yang diberikan mirip.

    Sementara dalam konteks sejarah Barat, cabai baru dibawa ke Indonesia pada abad-16 oleh para pedagang portugis. Ketua Yayasan Negeri Rempah, Dewi Kumoratih Kushardjanto menjelaskan, dalam hal ini, tempat asal tumbuhnya cabai diyakini di wilayah Amerika Selatan, termasuk Bolivia dan Meksiko.

    “Tanaman cabai tumbuh di daerah yang dilintasi garis khatulistiwa,” ujarnya.

    Ilustrasi cabai

    Sebelumnya, Kumoratih menjelaskan, jahe, lada, dan cabai jawa adalah jenis rempah yang dipakai untuk memberi rasa pedas pada olahan kuliner Nusantara. Jawa Barat, Lampung, Sumatra Barat dan Nusa Tenggara Barat dikenal sebagai wilayah penghasil cabai.

    Cabai jawa disebutnya berbeda dari cabai yang dikenal sekarang. Pasalnya, saat kolonialisme Eropa terjadi di Indonesia membawa banyak perubahan. Selain aspek sosial budaya, pengaruhnya juga lekat pada budi daya pangan.

    Ekspansi Eropa ke Nusantara ini juga dalam rangka akumulasi resources berupa komoditas pangan. Jadi, daerah koloni itu juga jadi perluasan lahan untuk budidaya berbagai komoditas yang menguntungkan.

    “Sama seperti ketika bibit rempah kita dibawa, kemudian dibudidayakan di Zanzibar atau Grenada,” imbuhnya.

    Sebab itu, tidak heran jika “cabai impor” ini kemudian populer. Pada dasarnya orang Nusantara juga sudah mengenal rasa pedas. Meskipun, pedasnya bersumber dari rempah yang berbeda.


    Itulah seputar informasi terkait dengan sejarah munculnya cabai di Indonesia. Hingga kini Indonesia memiliki ratusan jenis sambal yang khas dari berbagai daerah lho. Beberapa di antaranya yaitu sambal cabe ijo (Sumatra Barat), sambal matah (Bali), sambal dabu-dabu (Manado), dan sambal colo-colo (Maluku).

    Baca juga:10 Jenis Sambal Khas Indonesia yang Wajib Kamu Coba

  • Kisah Penjual Tokyo Sushi, Mantan Chef di Amerika

    Kisah Penjual Tokyo Sushi, Mantan Chef di Amerika

    Sudah belasan tahun bekerja di Amerika, chef ini memutuskan untuk pulang ke Tanah Air. Siapa sangka dirinya kini sukses berjualan sushi di Pasar lama Tangerang!

    Tak jarang orang memilih banting setir, setelah bertahun-tahun menjalani sebuah pekerjaan. Dengan mengandalkan keahliannya, tidak sedikit pula orang yang memilih untuk membuka usahanya sendiri.

    Kemampuan yang didapat dari pekerjaan sebelumnya menjadi landasan dasar keberhasilan beberapa pengusaha untuk merintis karirnya mulai dari nol. Tidak jarang juga dari mereka yang harus jatuh bangun, sebelum berhasil menjalankan bisnis yang sukses seperti sekarang ini.

    Baca juga: Cara Makan Sushi Ala Jepang Berdasarkan Jenisnya

    Kisah dibalik Tokyo Sushi

    Ternyata, kisah yang diceritakan di atas turut dialami oleh seorang penjual sushi di kawasan Pasar lama Tangerang. Setelah belasan tahun bekerja di Amerika Serikat, pria bernama lengkap Andy Kurniawan tersebut memilih untuk membuka usahanya sendiri.

    Sebelum membuka usaha Tokyo Sushi ini, Andy pernah bekerja selama 15 tahun di Amerika Serikat. Mulai dari tahun 1998 diri nya sudah hijrah ke negeri Paman Sam ini hingga akhirnya kembali ke Indonesia pada tahun 2013.

    Selama di Amerika Serikat dirinya pernah bekerja disebuah restoran Vietnam di kawasan Philadelphia bernama Pho Sin Hua selama 5 tahun. Usai berhenti dari restoran pertamanya, ia pindah ke sebuah restoran Jepang yang dikelola oleh seorang berkebangsaan Korea Selatan.

    Andy pun menghabiskan sisa waktunya di AS menjadi chef di restoran Jepang. Seiring berjalannya waktu, kemampuan pria berkebangsaan Indonesia ini untuk membuat masakan Jepang pun semakin meningkat.

    Di restoran tersebut, ia belajar banyak dari sosok pemilik restoran yang justru berasal dari Korea Selatan untuk menyajikan sushi. Hingga akhirnya ia memilih untuk membuka usahanya sendiri yang bernama Tokyo Sushi. Usaha Tokyo Sushi ini, ternyata tak lepas dari latar belakang profesional yang dimiliki Andy sebagai chef masakan khas Jepang. Sebab itu, dirinya telah handal menyajikan hidangan sushi dan makanan khas Jepang lainnya yang otentik.

    Berkonsep food truck

    Food truck milik Tokyo Sushi

    Berbeda dengan penjual lain yang ada di kawasan kuliner Pasar lama Tangerang, Andy Kurniawan justru memilih berjualan menggunakan mobil. Dengan memanfaatkan bagian belakang, ia menyulap mobil tersebut menjadi food truck.

    Konsep food truck ini membuat dirinya tak harus sibuk menyimpan atau mendorong-dorong gerobak. Setelah selesai berjualan, mobil bisa langsung dibawa pulang dengan peralatan yang sudah bersih dan rapi.

    Meski berkonsep food truck, Andy mampu menyajikan area makan yang cukup untuk menampung banyak pelanggan. Para pelanggan yang dating juga terlihat cukup nyaman menikmati sushi di sisi food truck

    Selain itu, adanya etalase yang tembus pandang membuat para pelanggan juga sedikit terhibur saat menyaksikan Andy membuat pesanan sushi. Mengandalkan keahliannya bekerja sekitar 8 tahun di sebuah restoran Jepang, Andy menghadirkan makanan khas Jepang berkelas restoran di pinggiran jalan Pasar lama Tangerang.

    Menggunakan bahan-bahan yang tidak sembarangan, harga makanan khas Jepang yang disajikan di sini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Menargetkan pasarnya kepada anak muda kelas menengah kebawah, harga makanan disini dijual mulai dari Rp20 ribu saja.


    Nah, itu dia kisah dari seorang chef yang pernah bekerja di Amerika Serikat dan saat ini berjualan sushi di Pasar Lama Tangerang. Jika ingin menikmati sushi buatan chef tersebut, langsung saja datang ke daerah Pasar Lama Tangerang.

    Buka mulai pukul 6 sore sushi buatan chef tersebut biasanya sudah habis di serbu oleh pembeli jam 8 malam. Yuk, coba dan rasakan kelezatannya!

    Baca juga: Burgushi, Perpaduan Burger dan Sushi yang Sempat Viral !

  • Resep Gulai Kambing Tanpa Santan yang Tetap Gurih

    Resep Gulai Kambing Tanpa Santan yang Tetap Gurih

    Ingin ikut menikmati santapan khas Idul Adha tapi sedang menghindari makanan bersantan? Tenang saja! Resep Gulai Kambing tanpa santan ini bisa jadi hidangan andalan kamu saat Idul Adha.

    Kamu tetap bisa merasakan gurihnya kuah Gulai Kambing walaupun tidak menggunakan santan sama sekali. Untuk menyiasatinya, kamu bisa kok menggunakan bahan-bahan lainnya yang bisa menggantikan santan seperti kemiri, susu UHT, susu kedelai, susu almond, ataupun kacang mete.

    Dengan begitu, kamu tidak perlu ragu dan bingung lagi untuk mengolah daging qurban menjadi hidangan nikmat. Pastinya, juga rendah lemak dan kalori. Wah, cocok sekali untuk kamu yang sedang menjalankan diet defisit kalori!

    Ingin tau bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak resep Gulai Kambing tanpa Santan ala JadiLaper!

    Baca juga: 3 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dengan Benar

    Bahan-bahan untuk gulai kambing

    Ilustrasi bahan-bahan bumbu halus

    Bahan utama

    • 500 gr daging kambing
    • 750 ml air

    Bahan bumbu Halus

    • 8 butir bawang putih
    • 15 siung bawang merah
    • 8 butir kemiri
    • 3 cm kunyit bakar
    • 2 buah kapulaga
    • 2 sendok teh ketumbar
    • 1 ruas jahe
    • 5 – 7 cabai merah, buang bijinya

    Bahan lainnya

    • 2 cm kayumanis 
    • 2 buah cengkeh 
    • 1 buah bunga lawang 
    • 1 batang serai 
    • 2 lembar daun salam 
    • 1 ruas lengkuas 
    • 4 lembar daun jeruk 
    • Garam sesuai selera
    • Gula sesuai selera

    Langkah-langkah membuat gulai kambing tanpa santan 

    1. Pertama, haluskan semua bahan-bahan bumbu halus.
    2. Lalu, tuang minyak secukupnya ke dalam wajan. Masukan bumbu halus dan bahan lainnya, tumis hingga harum.
    3. Potong daging kambing sesuai selera, kemudian masukan ke dalam wajan.
    4. Tuang 750 ml air atau sampai daging terendam. Aduk hingga rata.
    5. Masak hingga daging empuk dan bumbu meresap.
    6. Sajikan gulai kambing selagi hangat bersama nasi dan taburan bawang goreng. Tambahkan juga emping dan acar sebagai pelengkap.

    Resep di atas menggunakan lebih banyak kemiri sebagai pengganti santan agar kuah Gulai Kambingnya tetap gurih dan kental. Kamu bebas untuk menggunakan bahan alternatif lainnya seperti yang sudah disebutkan sebelumnya untuk menggantikan santan jika kamu tidak terlalu suka rasa kemiri yang kuat.


    Nah, itulah resep gulai kambing tanpa santan yang bisa kamu coba untuk dihidangkan saat Idul Adha. Jadi, kamu nggak perlu bingung lagi untuk mengolah daging qurban dan malah menyimpannya di kulkas terlalu lama. Yuk, langsung saja ikuti resepnya dan rasakan kelezatannya!

    Baca juga: Cara Agar Daging Empuk di Hari Raya

  • Tak Selalu Coklat, Aneka Ragam Warna Teh dan Manfaatnya!

    Tak Selalu Coklat, Aneka Ragam Warna Teh dan Manfaatnya!

    Teh merupakan jenis minuman dari daun, pucuk, atau tangkai tanaman teh yang dikeringkan. Kemudian, diseduh hingga menghasilkan rasa dan aroma yang menenangkan. 

    Di Indonesia, umumnya teh disajikan di rumah-rumah makan maupun dijual di pasaran ini mayoritas berwarna coklat muda sampai tua saat diseduh. Akan tetapi, kini sudah ada beberapa jenis teh yang bisa menghasilkan warna selain coklat. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

    Baca juga: Sejarah Teh, Daun Yang Tak Sengaja Ditemukan

    Teh hijau

    Pertama, ada teh hijau atau bisa disebut matcha. Teh hijau ini merupakan salah satu minuman teh yang digemari dan memiliki banyak variasi penyajian.

    Di samping itu, ternyata teh hijau ini memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Mulai dari mencegah kanker, menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyumbatan pembuluh darah, hingga mengurangi risiko penyakit pada otak.

    Teh merah

    Ilustrasi teh merah

    Selain teh hijau, ada pula teh merah. Jenis ini termasuk ke dalam golongan teh herbal yang dihasilkan oleh bunga rosella yang dikeringkan. Sebab itu, teh yang satu ini memiliki cita rasa asam segar layaknya buah berry.

    Teh merah ini juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bila mengonsumsi minuman ini, dapat membantu untuk menangkal radikal bebas. Selain itu, dapat menstabilkan tekanan darah, menjaga kesehatan hati, hingga menghancurkan lemak jahat.

    Varian warna hitam

    Teh hitam ini dihasilkan dari tanaman yang sama dengan teh hijau. Akan tetapi, proses pengeringannya berbeda dengan teh hijau. Selain itu, varian teh ini melalui proses oksidasi yang membuat warnanya menjadi hitam.

    Sementara itu, teh hitam ini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi teh ini, kamu dapat mengontrol kadar gula darah. Selain itu, juga dapat mencegah kanker, menyehatkan otak, dan menjaga kesehatan jantung. 

    Akan tetapi, teh ini memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dari teh lain. Sebab itu, tidak disarankan untuk mengonsumsinya secara berlebihan.

    Teh biru

    Ilustrasi teh biru

    Teh ini berasal dari bunga telang yang menghasilkan warna biru hingga keunguan yang nyentrik saat diseduh. Bahkan, minuman teh ini sempat viral dan disajikan sebagai menu di banyak restoran dan cafe.

    Teh biru ini juga dikenal memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Mulai dari mengurangi stress dan kecemasan, detoks tubuh, membersihkan darah, hingga menghancurkan lemak jahat. Bahkan, minuman ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan.

    Varian warna merah muda

    Selain menjadi bunga yang melambangkan cinta, mawar juga dapat diseduh dan dijadikan teh yang kaya akan manfaat. Selain itu, seduhan bunga mawar menghasilkan warna merah muda. 

    Teh ini memiliki manfaat yang tak kalah dengan teh lainnya, yaitu dapat menjaga imunitas, mengurangi nyeri akibat haid. Selain itu, minuman ini juga dapat melancarkan pencernaan, mengandung antikanker, mengurangi stress, hingga dipercaya berkhasiat untuk kecantikan.


    Beberapa teh di atas dapat menjadi pilihan minuman untuk kamu yang bosan dengan teh biasa. Pastinya, varian teh di atas ini memiliki manfaat yang tak kalah dengan teh coklat.

    Baca juga: Manfaat Teh Chamomile Yang Jarang Diketahui

  • Resep Masakan Pedas, Ayam Suwir Bali!

    Resep Masakan Pedas, Ayam Suwir Bali!

    Siapa di sini yang suka masakan pedas? Bagi kalian para penggemar makanan pedas, pastinya tahu dong soal masakan Bali? Kuliner Bali memang terkenal dengan bumbunya yang pedas. Salah satunya adalah hidangan Ayam Suwir Bali.

    Kira-kira, kalian pernah mencicipi makanan yang satu ini, tidak? Atau kalian memang gemar memakan masakan ini? Kali ini, JadiLaper akan membagikan resep untuk membuat makanan khas Bali ini. Yuk, langsung saja telusuri artikel ini untuk mengetahui resepnya!

    Baca juga: Resep Parmesan Chicken Tenders, Super Crispy!

    Bahan utama

    • 500 gram paha ayam filet
    • 1 buah serai, geprek
    • 2 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 buah jeruk limau, peras airnya
    • 1/2 sdt terasi
    • Gula dan garam secukupnya

    Bumbu halus

    • 10 buah cabe merah besar
    • 8 buah cabe merah keriting
    • 10 cabe rawit
    • 8 buah bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • 1 ruas jari kencur
    • 1/2 sdt kunyit bubuk

    Cara membuat Ayam Suwir Bali

    Ilustrasi ayam suwir
    1. Pertama, kamu cuci bersih ayam. Setelah bersih, ayamnya direbus sampai matang. 
    2. Kedua, kamu suwir-suwir ayamnya dan panggang di teflon tanpa minyak hingga kering.
    3. Selanjutnya, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan serai, daun jeruk, daun salam dan tumis hingga matang serta berubah warna.
    4. Keempat, kamu bumbui dengan garam, gula dan terasi. Setelah itu, kamu aduk hingga rata dan beri sedikit air. Lalu, kamu masukkan ayam suwir dan perasan jeruk limau.
    5. Kemudian, kamu aduk rata dan masak sampai bumbu meresap.
    6. Lalu, kamu masak ayam tersebut sampai matang. Jika sudah matang, kamu bisa langsung sajikan di atas piring.
    7. Ayam Suwir Bali siap dihidangkan. Selamat menikmati!


    Itulah resep untuk membuat Ayam Suwir Bali. Gimana? Caranya mudah, bukan? Selain itu, bahan-bahan yang dibutuhkan juga tidak sulit untuk dicari. 

    Kini, kamu nggak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mencicipi makanan yang satu ini. Dengan resep ini, kamu dapat menikmati Ayam Suwir Bali sepuasnya bersama keluarga di rumah. Selamat menikmati!

    Baca juga: Resep Lasagna, Hidangan Asal Italia yang Menggoda

  • 8 Cita Rasa Kue Bulan, Ada Varian Boba Lho!

    8 Cita Rasa Kue Bulan, Ada Varian Boba Lho!

    Kue bulan adalah sajian spesial yang hanya diproduksi setahun sekali ketika menjelang festival mooncake pada musim gugur. Biasanya, kue bulan dikudap dengan paduan teh hangat. 

    Bentuk kue bulan yang bundar melambangkan kebersamaan dan kesempurnaan. Kudapan manis ini cocok juga untuk dijadikan bingkisan hadiah kepada keluarga dan teman.

    Sekarang ini, ada berbagai macam rasa kue bulan dari yang tradisional hingga modern. Berikut JadiLaper telah rangkum 8 cita rasa kue bulan yang rasanya menggoyang lidah. Yuk, simak!

    Baca juga: 3 Resep Kue Cranberry yang Wajib Dicoba!

    Kacang merah

    Kue bulan berisi kacang merah adalah rasa klasik yang disukai banyak orang. Kombinasi pasta kacang merah yang manis dan kulit luarnya gurih membuat kue bulan menjadi rasa yang lebih kaya. Hal tersebut membuat rasa kue bulan ini menjadi paling populer.

    Kue bulan teh hijau

    Bagi para green tea lovers, kamu tidak boleh ketinggalan dengan rasa yang satu ini. Rasa teh daun alami yang segar ini dapat mengimbangi rasa lemak pada kulit kue bulan. Berbeda dengan rasa yang lainnya, rasa green tea ini tidaklah terlalu manis dan tentunya memiliki efek kesehatan tertentu.

    Pasta biji teratai

    Varian ini berasal dari Kanton sehingga menjadi isi kue bulan yang paling mewah. Terbuat dari biji teratai segar dengan aroma alami menjadi paling banyak yang diperjualbelikan.

    Kue bulan varian coklat

    Siapa sih yang tidak suka dengan coklat? Apapun yang memiliki rasa coklat pasti dijamin enak dan disukai semua kalangan. Ternyata, kue bulan juga memiliki rasa coklat yang aromanya sangat menggoyang lidah. Apalagi isi coklatnya begitu kental, pastinya bakal meleleh di mulut.

    Durian

    Ilustrasi kue bulan varian durian

    Buah tropis dari asia tenggara ini biasanya banyak orang minat lho karena rasa daging dan baunya yang begitu tebal serta manis. Jadi, tak heran kalau banyak yang menjual kue bulan dengan rasa kearifan lokal satu ini.

    Kuning telur asin

    Sesuai dengan namanya, isi dari kue bulan jenis ini adalah salted egg yolk yang padat. Rasanya yang unik membuat kue bulan ini populer. Pasta biji teratai segar atau pasta kacang merah adalah kombinasi paling umum dengan kuning telur asin.

    Es krim

    Berbeda dari kue bulan panggang lainnya, varian ini disajikan dengan sensasi dingin. Untuk varian ini, kulit luarnya terbuat dari coklat. Lalu, diisi dengan beragam aneka rasa es krim. Sebab itu, tak sedikit anak muda yang gemar menyantap kue bulan satu ini.

    Kue bulan varian boba

    Ilustrasi kue bulan varian boba

    Terakhir, ada kue bulan yang terinspirasi dari boba. Casahana, salah satu bakery asal Malaysia yang memproduksi Boba Mooncake. Tampilan kue bulan ini juga didekorasi dengan gambar dua kelinci lucu meminum boba.

    Selain tampilannya bagus, kue bulan ini terbuat dari campuran pasta teh susu dan memiliki lava gula merah yang bakal keluar meleleh dengan hanya satu gigitan. Bahkan, ada mutiara asli yang dibuat dari mochi gula merah.


    Kue bulan ini pastinya cocok buat kamu santap sebagai kudapan di rumah lho! Dari 8 rekomendasi cita rasa kue bulan yang populer tadi, mana kesukaanmu?

    Baca juga: 4 Jenis Keju di Dunia yang Populer!

  • Rekomendasi Camilan Aci yang Mudah Dibuat

    Rekomendasi Camilan Aci yang Mudah Dibuat

    Saat sedang suntuk memang paling asik mengisi waktu dengan mencoba resep dari internet. Apalagi hasil dari coba-coba resep ini dapat dinikmati untuk teman mengobrol, menonton televisi, atau sajian tamu. Olahan aci belakangan ini terlihat menjadi bahan utama cemilan yang banyak diminati. Biasanya, camilan dengan tepung tapioka ini hadir dari daerah Jawa Barat. Sajian memiliki ciri khas gurih dan kenyal.

    Olahan aci sebenarnya dapat dengan mudah ditemui, biasa menjadi jajanan SD dan sangat populer di berbagai kalangan usia. Namun, belakangan sepertinya banyak orang yang lebih suka membuat sendiri.

    Aci sendiri memiliki beberapa penyebutan, seperti kanji dan tepung tapioka. Aci merupakan tepung yang dibuat dari pati singkong. Dibanding tepung lainnya, aci memiliki warna yang lebih putih dan biasanya dijual dengan harga lebih murah. 

    Di artikel kali ini, JadiLaper memiliki 2 ide olahan aci sebagai camilan yang mudah dibuat. 2 olahan ini cukup populer di media sosial sehingga banyak orang yang mencoba membuat sendiri di rumah.

    Baca juga: Resep Cirambay, Camilan Olahan Aci yang Viral di Tiktok

    Camilan aci cipak

    Cipak, olahan aci pedas asal Garut

    Bahan minyak bawang

    • 3 siung bawang putih 
    • 4 lembar daun jeruk 
    • 100 ml minyak sayur 

    Bahan aci cipak

    • 250 gr tepung sagu
    • 50 gr tepung terigu 
    • 1 sdm garam 
    • 180─200 ml air mendidih
    • 3  buah sosis yang dihaluskan

    Bumbu

    • 3 bungkus bon cabe
    • ¼ bungkus bubuk cabai halus
    • 1 bungkus kaldu ayam 
    • Kaldu ayam bubuk (royco) 1 sachet (500 gr)

    (Untuk lebih aman kalian bisa giling sendiri gunakan cabe merah besar kering, lalu di blender)

    Cara Membuat

    1. Potong tipis2 bahan minyak bawang, kemudian goreng hingga wangi dan sisihkan.
    2. Buat adonan cipak dengan mencampurkan seluruh bahan, kecuali sosis. Lumatkan adonan hingga bisa dibentuk. Kemudian, bentuk bulat dan gepengkan.
    3. Masukkan sosis diatasnya, lalu tutup dengan membentuk bulat lagi. Kemudian, gepengkan adonan aci ini. Lakukan hingga seluruh adonan aci habis.
    4. Masukkan cipak ke dalam minyak goreng. Nyalakan kompor saat seluruh cipak sudah masuk ke dalam wajan. Goreng hingga matang dan tiriskan.
    5. Tuang bumbu sesuai selera. Olahan aci Cipak siap dihidangkan.

    Camilan tahu aci

    Bahan

    • 2 buah tahu putih
    • 100 gr tepung tapioka
    • 1 sdm terigu 
    • Garam secukupnya
    • Kaldu bubuk secukupnya
    • 80 ml air panas 
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat tahu aci

    1. Campurkan seluruh bahan kecuali tahu dan minyak. Uleni hingga adonan masih agak kasar.
    2. Potong tahu menjadi sekitar 8 kotak. Kemudian, bagi dua potong diagonal.
    3. Ambil 1 potongan tahu, baluri tapioka dan tempel sedikit adonan di sisi miring.
    4. Panaskan minyak goreng. Saat sudah panas langsung masukkan seluruh tahu yang telah ditempel adonan.
    5. Goreng hingga garing, lalu tiriskan. 
    6. Sebagai pelengkap, bisa membuat sambal kecap atau saus sambal saja. Tahu Aci siap disajikan.


    Bagaimana? Mudah, bukan? Yuk, buat resep olahan aci ini dapat dikreasikan sesuai dengan seleramu, Sobat Laper! Selain olahan aci, kira-kira resep apa lagi yang ingin kamu tahu?

    Baca juga: Lazy Ass Dorilocos, Awalnya Diragukan Kini Malah Disukai

  • Resep Parmesan Chicken Tenders, Super Crispy!

    Resep Parmesan Chicken Tenders, Super Crispy!

    Makanan ini sering kita jumpai di kota-kota besar ataupun di restoran mewah dan cafe-cafe ternama. Menjadi menu favorit dari berbagai kalangan sebagai teman bersantai, Chicken Tenders sangatlah populer di negara Amerika Serikat. 

    Chicken Tenders sendiri merupakan daging filet ayam bagian dada yang dilumuri tepung. Umumnya, ayam ini digoreng atau bisa juga dipanggang dengan oven untuk yang tidak suka terlalu berminyak.

    Tekstur crispy dan daging yang juicy, dua kata yang mendeskripsikan seperti apa Chicken Tenders itu. Eits, tapi disini JadiLaper tidak akan mereview atau merekomendasikan kalian restoran yang menjual Chicken Tenders. Akan tetapi, JadiLaper akan membagikan kepada kalian resep Parmesan Chicken Tenders. Yuk, simak resepnya berikut ini!

    Baca juga: Resep Kue Cucur, Jajanan Tradisional Bercita Rasa Manis!

    Bahan utama

    • 4 sdm Minyak
    • 250 ml Yogurt
    • 600 g Chicken filet
    • 150 g Keju Parmesan, parut
    • 100 g Tepung roti
    • ½ sdt Garam
    • 1 sdt Merica hitam bubuk
    • 1 sdt Bawang putih bubuk
    • 1 sdt Daun dill, cincang
    • 1 sdt oregano bubuk

    Bahan saus celup

    • 50 ml Minyak zaitun
    • 3 siung Bawang putih, cincang halus
    • 1½ sdt Garam
    • 1 sdt Merica hitam bubuk
    • 2 sdm Gula pasir
    • 100 ml Balsamic vinegar
    • 2 sdm Air jeruk lemon

    Langkah memasak chicken tenders

    Ilustrasi chicken tenders
    1. Panaskan oven pada suhu 200° C. Olesi baking tray yang telah dialasi kertas roti dengan 1 sdm minyak zaitun. Dalam mangkuk besar, masukkan yogurt, tambahkan chicken tender, aduk sampai rata, sisihkan.
    2. Campur keju parut, tepung roti, garam, merica bubuk, bawang putih bubuk, daun dill cincang, dan oregano, aduk rata. Gulingkan chicken tender ke dalam campuran tepung, balik-balikkan hingga menempel.
    3. Taruh di atas loyang yang sudah disiapkan, jangan saling menumpuk. Percikkan sisa minyak zaitun di permukaannya. Panggang dalam oven sampai matang dan kuning kecoklatan (+-12 menit), angkat.
    4. Untuk membuat saus pencelup, campurkan minyak zaitun, bawang putih cincang, garam, gula, dan merica. Lalu, aduk semua bahan hingga merata. Setelah rata, masukkan balsamic vinegar dan air jeruk lemon.
    5. Terakhir, kamu pindahkan Chicken Tenders panggang ke atas piring saji. Lalu, hidangkan dengan saus pencelup. Selamat menikmati!


    Itulah resep untuk membuat Chicken Tenders yang populer di Amerika Serikat. Gimana? Caranya mudah sekali, bukan? Yuk, langsung saja praktikan resep Chicken Tenders di rumahmu!

    Baca juga: Onde-Onde, Jajanan Tradisional yang Mudah Dibuat!

  • Bir Pletok, Minuman Bir Tradisional Betawi Tanpa Alkohol

    Bir Pletok, Minuman Bir Tradisional Betawi Tanpa Alkohol

    Apakah kamu pernah mendengar minuman bernama Bir Pletok? Beberapa dari kamu yang pernah mendengarnya, pasti sempat mengira minuman ini mengandung alkohol. Namun, ternyata bir yang satu ini tidak akan membuat kamu mabuk walaupun dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    Bir Pletok merupakan minuman tradisional yang berasal dari Betawi. Minuman khas Betawi ini banyak digemari oleh banyak orang. Sebab, minuman ini disebut memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh. 

    Baca juga: Asinan Betawi, Kuliner Legendaris Khas Jakarta

    Asal-usul munculnya bir tradisional Betawi

    Menurut sejarahnya, bir pletok ditemukan pada zaman Belanda. Kala itu, orang-orang Belanda sangat menyukai minum bir usai bekerja untuk menghangatkan badan mereka. Orang Betawi yang melihat kebiasaan tersebut lama-kelamaan pun menjadi penasaran. Akan tetapi, mereka tidak ingin minum minuman keras tersebut karena dilarang oleh ajaran agama. Minum bir juga bukanlah adat asli Betawi. 

    Hingga akhirnya orang Betawi itu membuat sebuah minuman yang mirip seperti bir tapi tidak mengandung alkohol, yakni bir pletok. Dikutip dari laman Jakarta Tourism, nama “bir” diambil dari bahasa Arab, yakni birun atau abyar yang artinya sumber mata air. Sementara itu, kata “pletok” diambil dari cara pembuatan minuman ini yang mengeluarkan bunyi pletak-pletok.

    Racikan Bir Pletok

    Dengan adanya penemuan bir pletok ini, orang-orang Betawi berkreasi dalam membuat ramuan dari bahan-bahan alami. Dulu, mereka hanya menggunakan jahe, lada, dan kayu secang. Akan tetapi, sekarang resepnya telah diperbarui seperti ditambahkan sereh, daun jeruk, kayu manis, daun pandan, dan jahe.

    Semua bahan tersebut dimasukkan ke dalam bumbung (selongsong bambu) yang diisi es batu. Bumbung yang terkocok tersebut mengeluarkan bunyi pletak-pletok, kemudian diangkat menjadi bir pletok. Meski tak ada alkoholnya, tetapi bahan-bahan yang digunakan sama-sama dapat menghangatkan badan seperti bir.

    Simbol kuliner Betawi

    Selain menjadi tandingan bir orang Eropa, bir pletok juga berkembang menjadi salah satu simbol tradisi kuliner Betawi. Biasanya, minuman ini disajikan saat ada acara adat Betawi, seperti pernikahan atau acara khitanan. 

    Bukan hanya rasa hangat dan menyegarkan, minuman khas Betawi ini juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sebab, rempah-rempah yang terdapat di dalam bir tersebut berdampak positif untuk tubuh. Selain itu, minuman khas Betawi ini juga masuk ke dalam Pengetahuan Tradisional di dalam sepuluh objek Pemajuan Kebudayaan berkategori kuliner tradisional.


    Itulah sejarah dan penjelasan tentang bir khas Betawi. Minuman bir halal yang tidak mengandung alkohol, pasti asyik banget ya! Jangan khawatir, minuman ini mudah kok ditemukan di daerah sekitar Kota Tua Jakarta. Selain itu, pasti banyak jajanan tradisional lainnya. Yuk, hunting kuliner tradisional Jakarta lainnya!

    Baca juga: Kota Tua Jakarta, Surga Kuliner Legendaris

  • Kenali Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

    Kenali Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

    Siapa disini yang suka makanan pedas? Makanan pedas memang sangat menantang. Selain menambah selera makan, cabai atau makanan pedas juga memiliki dampak positif untuk tubuh. Eits, tapi terlalu banyak memakan makanan pedas juga memiliki dampak negatif, lho!

    Bahkan, bisa sampai menyebabkan penyakit parah yang mengharuskan anda dirawat di rumah sakit. Lalu, apa saja sih dampak negatif dari terlalu banyak memakan makanan pedas? Yuk, kenali bahaya mengonsumsi makanan pedas berikut ini!

    Baca juga: Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Terlalu banyak makan-makanan pedas berbahaya

    Pedas hampir identik dengan lezat, sehingga tidak semua orang berpikir panjang tentang dampak yang ditimbulkan sehabis makan-makanan tersebut. Adapun dampak yang terjadi ketika habis mengonsumsi makanan pedas sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang. Dampak ini sangat merugikan tubuh, bahkan bisa sampai meninggal dunia kalau tidak bisa membatasi makan makanan pedas.

    Sayangnya, sebagian orang masih kurang peduli terhadap dampak buruk yang ditimbulkan dari makanan pedas. Menurut penelitian, makanan pedas dikenal cepat memuaskan rasa lapar.

    Dampak buruk makanan pedas kadang suka diremehkan, bahkan ada beberapa orang yang tidak peduli. Anak-anak yang suka makan makanan pedas harus diperhatikan, karena efeknya bagi pencernaan mereka kelak.

    Saat ini mungkin belum terasa, namun ada kemungkinan ketika dewasa mengalami gangguan maag dan asam lambung. Penyakit tersebut dapat menjadi gangguan keseharian mereka. Berikut sejumlah dampak negatif yang bisa timbul karena makan pedas berlebihan, yaitu:

    Ilustrasi mengonsumsi makanan pedas

    Luka pada dinding lambung

    Dampak langsung yang akan terjadi setelah mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan adalah asam lambung meningkat. Biasanya, dapat mencederai atau mengiritasi dinding lambung, sehingga menimbulkan jaringan perut terasa sangat nyeri yang datang timbul tenggelam.

    Cabai tidak bisa dipisahkan dengan efek panas. Efek panasnya dapat membuat lambung menjadi luka, terkikis, berlubang dan timbul peradangan secara bertahap yang dapat menyebabkan munculnya rasa mual, nyeri, melilit, perut kembung dan berpotensi menyebabkan diare.

    Merusak dinding hati

    Zat aflatoksin pada cabai mampu merusak dinding hati dan usus besar jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahaya cabai lebih banyak terletak pada rasa panas yang bersifat menggerus dan dapat mudah menembus dinding hati dan usus besar. Sebab itu, seseorang akan terserang kesulitan buang air besar.

    Mengonsumsi Makanan Pedas Dapat Menyebabkan Tuli

    Seseorang yang keseringan memakan makanan pedas juga disebut bisa mengalami ketulian. Hal ini berkaitan dengan stimulus yang berlebihan pada saraf trigeminal, yaitu saraf pada bagian mulut dan wajah yang berhubungan dengan koklea dalam telinga. Kondisi ini terjadi karena banyaknya rasa pedas yang dikonsumsi.


    Itulah bahaya terlalu banyak memakan makanan pedas. Untuk Sobat Laper yang suka makanan pedas, kamu harus lebih berhati-hati ya! Jangan makan-makanan pedas berlebihan, tetap pada porsinya agar tak ada dampak negatif yang terjadi.

    Baca juga: Simak! Bahaya di Balik Kenikmatan Kentang Goreng