Blog

  • Viral di Tiktok! Ini Resep Roti Kopi dengan Bahan Sederhana!

    Viral di Tiktok! Ini Resep Roti Kopi dengan Bahan Sederhana!

    Pasti semua orang sudah tak asing dengan roti kopi! Yup, resep dan cara membuat roti dengan rasa kopi ini seliweran terus di FYP TikTok, lho!

    Roti kopi adalah salah satu jajanan kekinian yang sering diburu oleh berbagai kalangan. Apalagi, siapa pun bisa dengan mudah menjumpainya. Seperti yang diketahui, brand ternama yang menjual roti rasa kopi ini telah tersebar di berbagai stasiun dan bandara.

    Sesuai namanya, varian roti ini mempunyai aroma khas kopi yang semerbak. Tak heran jika orang yang berlalu-lalang tergoda dan tidak tahan untuk membelinya. Selain itu, rasanya pun juga istimewa.

    Rasa kopi yang kuat dan gurihnya krim mentega di dalamnya berpadu sempurna sehingga menciptakan kelezatan yang tiada dua. Ditambah, tekstur luarnya yang renyah namun lembut di dalam, semakin membuatmu jatuh cinta dengan roti ini.

    Siapa sangka ternyata kamu juga bisa bikin roti kopi ini sendiri di rumah? Dengan bahan-bahan sederhana, kamu bisa membuat jajanan ini tanpa harus membuat rotinya dari awal, lho

    Lalu, bagaimana cara membuatnya? Simak terus resep roti kopi di bawah ini, yuk!

    Baca juga: Resep Bubble Bread, Roti Viral yang Kenyal dan Empuk!

    Resep roti kopi

    Bahan-bahan roti kopi

    • Roti tawar
    • 2 sdm kopi bubuk tanpa ampas, boleh pakai merk Nescafe
    • 2 sdm air panas
    • 60 gr margarin
    • 50 gr gula halus
    • 1 butir telur
    • 70 gr tepung terigu
    • Keju mozarella secukupnya

    Cara membuat

    1. Pertama, campurkan kopi bubuk dan air panas. Aduk hingga rata menggunakan whisk.
    2. Kemudian, tambahkan margarin dan gula halus. Aduk kembali hingga merata.
    3. Jika sudah, tambahkan satu butir telur dan aduk hingga adonan mengembang. Lalu masukan ke dalam piping bag.
    4. Siapkan roti tawar, boleh dipotong menjadi 4 bagian.
    5. Oleskan roti dengan margarin dan tambahkan irisan keju mozarella, kemudian tutup dengan potongan roti lainnya.
    6. Setelah itu, semprotkan adonan kopi ke atas roti hingga menutupi seluruh permukaannya.
    7. Kemudian, panggang roti menggunakan oven atau air fryer dengan suhu 180 derajat selama 15-20 menit.
    8. Roti kopi siap disantap!


    Itu dia resep roti kopi yang sedang ramai diperbincangkan di TikTok! Mudah sekali bukan cara membuatnya? Apalagi, tak perlu membuat rotinya dari awal. Yuk, buruan ikuti resepnya!

    Baca juga: Baguette, Roti “French Stick” yang Cocok untuk Sarapan

  • Resep Udang Keju, Camilan Terfavorit di Mie Gacoan

    Resep Udang Keju, Camilan Terfavorit di Mie Gacoan

    Pernahkah kamu penasaran dengan resep udang keju ala resto Mie Gacoan?

    Jika berkunjung ke Mie Gacoan, kamu pasti pesan menu camilan lainnya sebagai peredam rasa pedas, bukan? Yup, salah satu menu camilan yang paling sering dipesan di restoran mie pedas ini adalah udang keju.

    Sesuai namanya, menu ini merupakan camilan yang terbuat dari adonan udang berisi keju yang meleleh di mulut. Dibalut dengan tepung roti, udang keju ini renyah di luar dan lembut di dalam. Siapa sangka ternyata camilan lezat ini mudah sekali dibuat sendiri di rumah, lho!

    Penasaran dengan resep udang keju ala mie gacoan? Yuk, buruan intip cara buatnya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Lumpia Udang Khas Mie Gacoan yang Viral!

    Resep Udang Keju ala Mie Gacoan

    Bahan-bahan

    300 g udang kupas

    300 g daging ayam cincang

    1 putih telur

    3 siung bawang putih, haluskan

    ½ sdt garam

    ½ sdt merica bubuk

    ½ sdt kaldu ayam bubuk

    1 sdm saus tiram

    50 g tepung terigu

    150 g keju mozzarella parut

    150 g tepung roti kasar

    minyak goreng

    Cara membuat udang keju

    1. Pertama, masukan udang, daging ayam, dan telur ke dalam food processor. Giling hingga halus.
    2. Setelah itu, tambahkan bawang putih dan saus. Jangan lupa pula tambahkan garam, merica, dan kaldu ayam secukupnya. Kemudian, giling kembali hingga semua bahan tercampur rata.
    3. Jika sudah halus, bentuk adonan menjadi bulat seperti bakso. Lalu, buat lubang di tengahnya dan isi dengan keju mozzarella. Tutup kembali adonan agar keju tidak bocor. Pipihkan adonan hingga berbentuk lonjong.
    4. Setelah sudah selesai di bentuk, gulingkan adonan di dalam wadah berisi tepung roti kasar. Ratakan hingga menyelimuti seluruh permukaan adonan.
    5. Panaskan minyak goreng, kemudian goreng adonan hingga coklat keemasan.
    6. Lalu, angkat dan tiriskan.
    7. Udang keju ala Mie Gacoan siap disajikan!

    Resep ini cukup untuk 6 porsi. Silakan sesuaikan bahan-bahannya jika ingin membuat porsi yang lebih banyak, ya!


    Itulah resep udang keju ala Mie Gacoan yang bisa kamu coba sendiri di rumah. Jangan lupa untuk sajikan camilan ini saat masih panas agar kejunya masih meleleh dan molor saat disantap.

    Bagaimana? Resepnya cukup mudah, kan? Yuk, buruan persiapkan bahan-bahannya dan mulai memasak!

    Baca juga: Resep Mie Gacoan, Makanan Viral yang Super Nikmat!

  • Rekomendasi Ayam Penyet Sambal Ijo di Jakarta!

    Rekomendasi Ayam Penyet Sambal Ijo di Jakarta!

    Ayam penyet merupakan hidangan kesukaan para penggemar ayam goreng pedas yang mudah ditemui di mana saja. Selain pakai sambal merah, ayam penyet sambal ijo juga tak kalah menggoda, lho! Rasa gurih ayam goreng penyet yang dilumuri sambal ijo yang pedas dan segar, tentu akan membangkitkan selera makan siapa pun.

    Biasanya, hidangan ini disajikan bersama dengan nasi putih dan lalapan. Walaupun tampilannya sederhana, ayam penyet dengan sambal cabai rawit hijau ini ternyata punya banyak penggemar. Bagi sebagian orang, rasa sambal dari cabe rawit hijau yang diulek terasa lebih istimewa dari pada sambal merah.

    Di Jakarta, ada berbagai pilihan kedai favorit yang menjual ayam penyet sambal ijo, lho. Penasaran? Simak informasinya berikut ini!

    Baca juga: Ayam Paniki, Kuliner Khas Manado yang Bikin Nambah Nasi!

    Ayam Penyet Cabe Ijo Aa Sipit

    Siapa yang tidak kenal warung kaki lima yang satu ini? Terletak di kawasan Grand Indonesia, Ayam Penyet Cabe Ijo Aa Sipit viral di berbagai media sosial. Saking ramainya, pengunjung harus mengambil nomor atrean terlebih dahulu sebelum memesan.

    Ramainya pengunjung bukanlah satu-satunya pemandangan yang membuatmu tercengang. Di warung ini, kamu akan melihat cobek jumbo yang dihiasi sambal ijo yang melimpah ruah. Tentu saja ini pemandangan yang mampu membuat air liur menetes!

    Penjual Ayam Penyet Cabe Ijo Aa Sipit ini memang membuat sambal dalam jumlah besar sekaligus. Dalam sehari, ia berhasil menghabiskan 50 kilogram cabai rawit!

    Untuk menikmati satu porsi nasi ayam penyet sambal ijo di sini, kamu cukup membayar Rp17.000. Selain ayam penyet, ada menu tambahan seperti tahu dan tempe yang dihargai Rp1.000 saja. Wah, harganya sangat pas di kantong, ya!

    Ayam Penyet 89 Pak Anwari

    Ayam Penyet 89 Pak Anwari tentu tak kalah lezatnya! Terletak di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, warung makan ini tak pernah sepi pengunjung. Letaknya yang strategis membuatnya selalu dikunjungi oleh karyawan kantoran di sekitarnya saat jam makan siang.

    Apalagi, harga untuk satu porsi nasi ayam penyet di sini cukup terjangkau. Hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp21.000, kamu sudah dapat paket komplit beserta tambahan kol goreng.

    Selain menu ayam penyet, ada menu penyet lele sambal ijo dan juga ati ampela yang sama murahnya. Mulai dari Rp16.000 sampai Rp.19.000 saja, kamu bisa isi perut laparmu sampai kekenyangan!

    Ayam Penyet Taman Puring

    Ada lagi salah satu warung ayam penyet di Jalan Gandaria III, Kebayoran Baru! Namanya adalah Ayam Penyet Taman Puring “Warung Makan Kembar”. Satu porsi nasi ayam penyet dengan samabl ijo dibanderol dengan harga yang tak kalah terjangkau.

    Hanya dengan Rp 22.500, kamu bisa menikmati kelezatan ayam penyet berlumur sambal ijo yang disajikan dengan nasi putih hangat. Selain itu, kamu bisa juga pesan menu lainnya seperti ayam bakar, bebek bumbu hitam, bebek goreng, hingga lele penyet.


    Itulah beberapa rekomendasi ayam sambal ijo di Jakarta. Dijamin, rasanya mantap betul! Yuk, buruan datang dan cicipi salah satu warung makan di atas untuk nikmati sensasi sambal ijo yang pedas menggelegar!

    Baca juga: Ayam Geprek Bu Rum yang Legendaris di Yogyakarta

  • Makanan Para Pahlawan untuk Bekal Melawan Penjajah

    Makanan Para Pahlawan untuk Bekal Melawan Penjajah

    Jika kita mengenang kembali perjuangan para pahlawan, pasti terbayang bagaimana sulitnya saat masa penjajahan. Apalagi, tak terbayang bagaimana mereka harus menempuh perjalanan jauh, bersembunyi, dan menyerang penjajah di era tanpa alat komunikasi canggih dan peralatan modern. Tentu saja para pahlawan harus mempersiapkan makanan untuk perbekalan mereka.

    Ada beberapa makanan yang selalu dibawa oleh para patriot saat masa penjajahan. Walaupun sederhana, makanan ini sangat berharga bagi mereka yang berjuang, lho. Penasaran? Simak pembahasannya berikut ini!

    Baca juga: Kisah Lomba Makan Kerupuk yang Ada Saat 17 Agustus

    Makanan Para Pahlawan: Tiwul

    Tahukah kamu dengan makanan yang satu ini? Tiwul adalah makanan yang sering dibawa para patriot untuk bekal saat masa perang. Dahulu, masyarakat Indonesia sulit sekali untuk mendapatkan beras. Maka dari itu, mereka menjadikan tiwul sebagai makanan pokok pengganti nasi.

    Tiwul sendiri terbuat dari tepung singkong yang dimasak bersama dengan gula merah. Biasanya, tiwul disajikan bersama dengan parutan kelapa yang gurih agar cita rasanya seimbang dan lebih nikmat. Apakah kalian pernah mencobanya?

    Leughok

    Selain tiwul, leughok juga merupakan makanan yang dibawa oleh para pahlawan. Makanan yang berasal dari Aceh ini, terbuat dari tepung ketan, pusang, dan sagu. Bahan dasar yang dipakai untuk membuat leughok ini kaya akan karbohidrat sehingga cocok untuk dijadikan pengganti nasi.

    Masyarakat Indonesia menjadikan daun pisang sebagai pembungkus leughok. Ini dilakukan agar leughok tetap bertahan lama sehingga awet untuk perbekalan para pahlawan. 

    Makanan Para Pahlawan: Nasi jagung

    Ada lagi salah satu makanan yang disantap para pahlawan saat masa perang berlangsung. Untuk mengganti nasi putih, nasi jagung ini menjadi makanan pokok yang sering disantap masyarakat Indonesia pada masa itu.

    Nasi jagung sendiri merupakan makanan yang populer di Jawa Tengah. Sesuai namanya, nasi ini terbuat dari jagung yang dijemur di bawah sinar matahari. Setelah kering, beras jagung kemudian dimasak dengan air layaknya beras putih. 

    Pisang rebus

    Makanan untuk bekal perang selanjutnya adalah pisang rebus. Kaya akan gizi dan nutrisi, pisang rebus ini sangat cocok untuk bekal para pahlawan pada saat masa penjajahan berlangsung.

    Selain mempunyai rasa yang manis, pisang rebus membuat perut kenyang sehingga sanget cocok dibawa untuk bekal saat perang. Ditambah, makanan ini praktis dan awet jika dijadikan bekal saat perjalanan jauh.


    Itulah daftar makanan para pahlawan yang dijadikan bekas saat perperangan berlangsung. Hingga saat ini, daftar makanan di atas masih dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana dengan kalian? Sudah pernah coba makanan di atas? Yuk, tulis di kolom komentar!

    Baca juga: Daftar Makanan Pokok di Indonesia Selain Nasi!

  • Resep Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

    Resep Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

    Warga Jakarta dan sekitarnya pasti sudah akrab dengan es selendang mayang! Minuman dingin khas Betawi ini terkenal dengan cita rasanya yang manis dan gurih. Uniknya, es selendang mayang ini mempunyai warna yang khas yaitu merah, putih, dan hijau.

    Kuliner khas Betawi ini mulai populer sejak tahun 1940-an. Rasa manis khas gula merah dan gurih dari santan membuat es selendang mayang ini jadi minuman yang bikin ketagihan! Apalagi, sensasi dingin dari es batu yang ditambahkan mampu meredakan dahaga saat siang hari.

    Namun, jika kamu malas untuk keluar rumah di siang hari yang terik, mungkin kamu bisa untuk coba membuatnya sendiri di rumah! Tenang saja, kamu tak perlu repot menyiapkan bahan-bahan untuk membuat es selendang mayang.

    Hanya memerlukan bahan sederhana, kamu bisa membuat es khas Betawi ini dengan mudah, lho! Penasaran? Makanya, simak resep es selendang mayang berikut ini, yuk!

    Baca juga: Es Setrup, Minuman Legendaris Khas Kota Malang

    Resep es selendang mayang

    Bahan-bahan

    • 400 gram tepung sagu aren 
    • 75 gram tepung Hun Kwe
    • 30 gram tepung beras 
    • 30 gram tepung tapioka 
    • 120 gula pasir 
    • 8 gram garam 
    • 1/2 sdt vanili bubuk 
    • 3 liter air 
    • Pewarna merah dan hijau
    • 500 gram gula pasir ‘
    • 3 lembar daun pandan 
    • 1,5 liter air 
    • 100 ml santan instan 
    • Garam secukupnya
    • Gula merah cair
    • Es batu

    Cara membuat es selendang mayang

    1. Pertama-tama, masukkan bahan-bahan seperti tepung, gula, dan air ke dalam panci di atas kompor menyala. Aduk perlahan hingga mendidih dan adonan berubah menjadi bening.
    2. Siapkan wadah yang telah diberi pewarna hijau. Masukkan adonan tadi ke dalamnya, lalu goyang-goyang wadah agar warna hijau merata pada permukaan bagian bawah adonan.
    3. Setelah itu, tambahkan pewarna merah di atas permukaan adonan. Goyangkan wadah kembali untuk meratakan warnanya. Lalu sisihkan.
    4. Sementara itu, persiapkan bahan-bahan untuk membuat kuah. Masukkan air beserta daun pandan ke dalam panci. Nyalakan api, masak hingga mendidih.
    5. Jika sudah, masukan gula dan aduk hingga larut. Setelah itu, masukkan santan dan garam. Aduk kembali, lalu matikan kompor.
    6. Sambil menunggu kuah sedikit dingin, potong-potong selendang mayang dan letakkan di dalam mangkuk.
    7. Siram selendang mayang dengan kuah santan. Jangan lupa tambahkan siraman gula merah cair dan es batu.
    8. Es selendang mayang siap disajikan!

    Resep ini menggunakan tepung Hun Kue yang membuat selendang mayang menjadi lembut dan kenyal. Namun, kamu juga bisa menggantinya dengan tepung maizena sebagai alternatifnya.


    Itulah resep es selendang mayang, minuman khas betawi yang menyegarkan. Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa lebih puas untuk menikmati minuman khas Betawi ini karena bisa tambah berkali-kali! 

    Tertarik untuk membuat? Yuk, bagikan pengalamanmu saat ikuti resep ini di kolom komentar!

    Baca juga: Bir Pletok, Minuman Bir Tradisional Betawi Tanpa Alkohol

  • Intip 5 Manfaat Bawang Putih, Si Kecil yang Berkhasiat!

    Intip 5 Manfaat Bawang Putih, Si Kecil yang Berkhasiat!

    Tak hanya sekedar bumbu dapur, bawang putih ternyata menyimpan berbagai manfaat yang penuh khasiat. Salah satu jenis bawang ini terbukti sebagai bahan makanan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

    Selain menurunkan kadar kolesterol, ternyata senyawa yang terkandung dalam bawang putih juga dapat membantu tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Dilansir dari laman Kontan, inilah kandungan yang terdapat dalam 100 gram bawang putih:

    • Air 71 gram  
    • Kalori 122  
    • Protein 7 gram  
    • Lemak 0,3 gram   
    • Karbohidrat 24,6 gram   
    • Kalsium 42 mg  
    • Fosfor 109 mg  
    • Besi 1,5 mg 
    • Kalium 377 mg 

    Selain itu, bawang putih juga mengandung senyawa sulfur aktif, yaitu sallyu cysteine dan daillyl disulfide. Kedua zat tersebut akan keluar saat bawang putih dikunyah sehingga terbentuklah kandungan allicin yang dipercaya berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

    Setelah melihat informasi di atas, pasti kamu penasaran dengan khasiat apa saja yang akan didapatkan jika mengonsumsi bawang putih. Oleh karena itu, mari simak bersama manfaat bawang putih berikut ini!

    Baca juga: 4 Cara Memotong Daun Bawang Sesuai Jenis Hidangan!

    Manfaat bawang putih: mengontrol kadar kolesterol

    Seperti yang telah dibahas, bawang putih baik untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi. Kandungan yang terdapat di dalamnya mampu mengontrol kadar lemak darah sehingga tingkat kolesterol dapat terjaga.

    Selain dimakan bersama dengan sebuah hidangan, bawang putih juga dapat dikonsumsi secara mentah. Dengan demikian, kandungan kolestrol baik (HDL) meningkat sehingga total kolesterol jahat dalam darah akan menurun.

    Manfaat bawang putih: melancarkan sistem pencernaan

    Tak sedikit dari kamu pasti sering jajan makanan sembarangan tanpa memedulikan kebersihannya. Padahal, kebiasaan tersebut sangat tidak dianjurkan agar kesehatan sistem pencernaanmu tetap terjaga.

    Oleh karena itu, konsumsi bawang putih mampu melindungimu dari infeksi pencernaan. Kandungan allicin di dalamnya akan berperan untuk melawan serangan virus, racun, dan cacing yang menyebabkan peradangan pada pencernaan.

    Meningkatkan kesehatan tulang

    Semakin bertambahnya umur membuat proses pembentukan tulang baru menjadi melambat. Hal ini menyebabkan kepadatan tulang berkurang sehingga rentan terhadap pengeroposan. Inilah yang ditandai sebagai indikasi osteoporosis.

    Oleh karena itu, konsumsi bawang putih dapat mencegah penyakit tulang yang satu ini. Kandungan sulfur di dalamnya berfungsi untuk meningkatkan kepadatan pada tulang. Jika mengonsumsi bawang putih secara rutin, risiko osteoporosis akan terminimalisir.

    Mengurangi risiko kanker

    Memiliki kadar antioksidan yang tinggi, bawang putih juga dapat membantu untuk mengurangi risiko kanker. Mampu menangkal racun serta memperkuat daya tahan tubuh, bawang ini akan memperbaiki DNA yang rusak akibat timbulnya sel kanker.

    Maka dari itu, konsumsi bawang putih secara rutin disarankan untuk penderita berbagai jenis kanker, seperti kanker lambung, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker lainnya.

    Mencegah rambut rontok

    Apakah kamu sedang mengalami rambut rontok? Konsumsi bawang putih adalah jawabannya! Lagi-lagi, kandungan sulfur di dalamnya dapat meminimalisir kerontokan pada rambut yang memicu terjadinya kebotakan.

    Fenomena kebotakan akibat rambut rontok seringkali dijumpai di berbagai kalangan usia. Maka dari itu, para kaula muda sangat dianjurkan untuk konsumsi bawang putih untuk menghindari rambut rontok dan kebotakan dini.


    Itulah manfaat bawang putih, bumbu dapur yang menyimpan segudang khasiat untuk menjaga tubuh dari berbagai penyakit. Maka dari itu, ayo konsumsi bawang putih secara rutin agar kesehatan tubuhmu terjamin! Selamat mencoba!

    Baca juga: Mengupas Manfaat Natto, Fermentasi Kedelai yang Viral!

  • Cicipi Balung Gajah di Warung Sop dan Sate Pak Bayu!

    Cicipi Balung Gajah di Warung Sop dan Sate Pak Bayu!

    Kamu pecinta balungan atau tulang sapi? Wajib banget mampir ke Warung Sop dan Sate Pak Bayu! Warung ini menjadi salah satu tempat makan yang sempat viral di Yogyakarta karena menyediakan menu Sop Balung Gajah.

    Sesuai namanya, menu ini berisi tulang sapi super besar sehingga disebut tulang gajah. Dengan harga yang relatif terjangkau, pantas saja warung ini mengundang banyak pengunjung.

    Selain Sop Balung Gajah, Warung Sop dan Sate Pak Bayu menyajikan banyak menu lainnya yang tak kalah menarik untuk dicicipi. Jika kamu penasaran, langsung saja cek informasi selengkapnya di bawah ini!

    Baca juga: 3 Rekomendasi Sop Buntut Legendaris di Kota Jakarta

    Menu di Warung Sop dan Sate Pak Bayu

    Sebelumnya, Pak Bayu sendiri sudah memiliki usaha soto dan Iga Bakar. Hingga akhirnya, berdirilah Warung Sop dan Sate Pak Bayu pada tahun 2010 sebagai usaha ketiga miliknya.

    Namun, Pak Bayu memberikan sentuhan yang berbeda untuk menu yang disajikan di warung makannya kali ini. Warung Sop dan Sate Pak Bayu terkenal berkat hidangannya yang mempunyai porsi raksasa.

    Memangnya, sebesar apakah porsinya? Simak pembahasannya berikut ini!

    Sop Balung Gajah di Warung Sop dan Sate Pak Bayu

    Ini dia menu pertama yang paling populer, yaitu Sop Balung Gajah. Tak seperti sop daging atau tulang biasa, hidangan ini dihiasi oleh tulang sapi raksasa! Pantas saja hidangan ini disebut sebagai Sop Balung Gajah.

    Satu porsi sop ini juga dilengkapi dengan potongan wortel dan kentang layaknya sop daging pada umumnya. Untuk mencicipi hidangan ini, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp13.000. Sangat terjangkau, bukan?

    Sop Sesengkel

    Penggemar tulang sumsum wajib untuk cicipi menu yang satu ini! Jika kamu pesan Sop Sesengkel, kamu akan mendapati mangkukmu dilengkapi oleh tulang sumsum yang besar.

    Harga yang dibanderol untuk menu sop yang satu ini yaitu sebesar Rp27.000. Tentu saja, harga tersebut sangat terjangkau untuk para sekte pemuja tulang sumsum!

    Balung Dinosaurus Bakar

    Ada lagi satu menu yang membuatmu tercengang, namanya adalah Balung Dinosaurus Bakar! Kira-kira, jenis makanan apakah itu?

    Ternyata, menu ini adalah iga bakar berukuran super jumbo! Menu ini cocok sekali untuk dinikmati bersama keluarga atau teman-temanmu. Walaupun harga yang dibanderol sebesar Rp96.000, namun porsinya pas untuk 3-4 orang.

    Sete Sugih & Sate Sultan

    Selain menu sop dan iga bakar, tentu ada menu sate di Warung Sop dan Sate Pak Bayu. Menu sate yang bisa kamu jumpai adalah Sate Sugih dan Sate Sultan. Keduanya bisa dipesan sesuai dengan selera pengunjung.

    Jika kamu suka sate yang full berisi lemak, pesanlah Sate Sugi. Sementara itu, Sate Sultan bisa jadi opsi lain jika kamu hanya suka sate dengan isian daging saja.

    Untuk pesan menu ini, kamu tak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena harga keduanya masih cukup terjangkau. Sate Sugi dihargai Rp24.000, sedangkan Sate Sultan dibanderol sebesar Rp27.000 saja.


    Itulah informasi tentang berbagai menu yang ada di Warung Sop dan Sate Pak Bayu. Mulai dari menu Sop Balung Gajah hingga aneka sate, semuanya terdengar menggiurkan, ya! Datanglah ke warung makan ini jika perutmu ingin dimanjakan dengan porsi hidangannya yang besar.

    Lokasi Warung Sop dan Sate Pak Bayu terletak di Jalan Yudistiro Nomor 2, Palgading, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bagi yang penasaran, yuk buruan datang ke sini dan serbu semua makanannya!

    Baca juga: Sate Senapelan, Hidangan Khas Riau yang Nikmat!

  • Nasi Brongkos, Makanan Khas Demak Favorit Raja Jawa!

    Nasi Brongkos, Makanan Khas Demak Favorit Raja Jawa!

    Kenalkah kamu dengan makanan khas Kabupaten Demak bernama Nasi Brongkos?  

    Nasi brongkos adalah menu sarapan yang khas di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Makanan tradisional ini terdiri dari potongan daging, telur rebus dan tahu yang dimasak bersama kacang-kacangan, kentang, buncis, dan serat nangka muda. Selain itu, satu porsi nasinya juga dilengkapi oleh kuah santan yang pekat dan kaya akan rempah.

    Menu favorit Raja Jawa ini biasanya disantap saat sarapan pagi. Sajian ini semakin nikmat jika disantap saat masih hangat dengan kuah terpisah. Apalagi, ditambah dengan tempe dan tahu bacem serta kerupuk membuat satu piring hidangan ini semakin komplit.

    Walaupun Nasi Brongkos mirip dengan Nasi Rawon, tapi rasa keluaknya tidak terlalu kuat. Selain warnanya lebih pucat, kuahnya pun lebih kental, dan rasanya lebih manis berpadu dengan rasa gurih khas santan. Bumbunya kaya akan rempah dan satu porsinya dipenuhi oleh topping yang melimpah. Biasanya, Nasi Brongkos ditambahkan cabai rawit utuh gerus saat disantap. 

    Rasa khas Nasi Brongkos tercipta berkat isi buah keluak yang terfermentasi secara alami. Aromatis, legit dan hangat. Saat dikombinasikan dengan berbagai bumbu dan santan, sungguh nikmat! 

    Baca juga: Resep Mie Gomak, Menu Sarapan Khas Batak

    Favorit Priayi dan Keluarga Raja Jawa  

    Siapa yang sangka kalau ternyata nasi brongkos ini bukanlah makanan biasa? Konon, masakan ini hanya bisa dinikmati oleh keluarga kerajaan dan kaum ningrat saja pada masa kerajaan Jawa Kuno. Hal ini disebabkan karena daging sapi yang merupakan bahan bakunya masih langka dan harganya sangat mahal.

    Seiring berjalannya waktu, hidangan ini pun menjadi lebih populer di sekitar Jawa Tengah. Menurut Serat Centhini yang ditulis pada awal abad ke-18, hidangan ini disajikan sebagai menu makan pagi, siang, dan malam di acara perkawinan. Orang-orang Belanda yang tinggal di Indonesia pun menjadikan makanan khas Demak ini sebagai bagian dari rijsttafel, jamuan mewah yang diciptakan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. 

    Dalam dunia kuliner nusantara, Nasi Brongkos dianggap sebagai salah satu hidangan Jawa Klasik. Di Yogyakarta, makanan ini bahkan menjadi hidangan istimewa di Keraton dan menjadi favorit Sultan Hamengkubuwono IX dan X. 

    Sampai hari ini, restoran Bale Raos yang berada di dalam kompleks Keraton masih menyajikannya sebagai hidangan istimewa khas kerajaan. Hidangan ini selalu disajikan pada tamu-tamu negara yang datang berkunjung. 

    Kini, Nasi Brongkos dinobatkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Memiliki sejarah yang panjang, hidangan legendaris ini memang pantas menjadi bagian budaya kuliner Indonesia. 


    Nah, itulah informasi menarik tentang Nasi Brongkos khas Demak yang menjadi favorit Raja Jawa. Bagi kalian yang belum mencoba makanan legendaris ini, yuk buruan coba! Dijamin enak dan lezat, lho!

    Baca juga: Resep Sambal Mangga ala Bebek Sinjay Khas Madura

  • Resep Pecak Ikan Nila Makanan Khas Betawi

    Resep Pecak Ikan Nila Makanan Khas Betawi

    Selain gabus pucung, pecak ikan nila juga jadi menu primadona di rumah makan Betawi. Bagi yang belum tahu, pecak sendiri merupakan jenis sambal yang berkuah. Hidangan ini mempunyai cita rasa asam pedas yang mampu membuat air liurmu menetes!

    Ternyata, kamu bisa membuat pecak ikan nila sendiri di rumah, lho! Hidangan ini pun hanya membutuhkan bahan-bahan sederhana yang mudah dicari. Jadi, kamu tak perlu lagi pergi ke warung makan Betawi untuk membeli hidangan ini.

    Ingin tahu cara buatnya? Yuk, intip resep pecak ikan nila berikut ini!

    Baca juga: Sambal Tempe Kemangi, Teman Makan Nasi yang Wangi!

    Resep pecak ikan nila

    Bahan-bahan

    • 500 gram ikan nila, bersihkan sisiknya
    • 1 sdt penyedap rasa ayam
    • ½ sdt gula pasir
    • ½ sdt merica
    • 100 ml air
    • 1 buah jeruk limau, peras
    • 1 sdm minyak goreng untuk menggoreng ikan

    Bumbu marinasi ikan nila

    • 2 siung bawang putih
    • 1 sdt ketumbar bubuk
    • 2 cm jahe, diparut
    • 1 sdm bumbu penyedap cair

    Bumbu ulek kasar untuk pecak

    • 5 siung bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 4 buah cabai merah besar
    • 5 buah cabai merah keriting
    • ½ sdt terasi, dibakar
    • 3 cm kencur
    • 3 buah kemiri yang sudah disangrai

    Cara Memasak

    1. Pertama-tama, haluskan semua bahan marinasi ikan. Lalu, lumuri ikan dengan bumbu marinasi. Diamkan selama 15 menit.
    2. Setelah itu, goreng ikan nila di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang. Tunggu hingga ikan matang dan berwarna emas kecoklakatan. Angkat dan tiriskan.
    3. Untuk membuat bumbu pecak, sangrai bumbu ulek kasar terlebih dahulu. Kemudian, tambahkan air dan masukkan merica dan gula pasir. Masak sampai mendidih dan bumbu mengeluarkan aroma harum.
    4. Tuang bumbu pecak di atas ikan nila. Beri perasan jeruk limau.
    5. Pecak Ikan Nila siap disajikan bersama nasi hangat!


    Bagaimana? Cara membuatnya mudah, bukan? Resep pecak ikan nila ini bisa jadi inspirasi olahan ikan untuk menu sehari-hari, lho! Yuk, buruan persiapkan bahan-bahannya dan coba resepnya!

    Baca juga: Resep Pepes Tahu Jamur untuk Menu Makan Siang

  • Selain Ramyeon, 5 Hidangan Mie Korea Ini Tak Kalah Nikmat!

    Selain Ramyeon, 5 Hidangan Mie Korea Ini Tak Kalah Nikmat!

    Jangan mengaku pecinta makanan Korea kalau tidak tahu ramyeon! Hidangan mie asal Korea ini kerap hadir mewarnai episode K-drama yang mebuat penonton jadi lapar. Namun, tahukan kamu ada hidangan mie Korea lainnya selain ramyeon?

    Tak hanya Tiongkok dan Jepang, Korea juga mempunyai beragam menu mie yang terkenal akan kelezatannya yang luar biasa. Walaupun banyak mendapat pengaruh dari kedua negara tersebut, hidangan mie Korea ini tetap menonjolkan keunikan cita rasa khas negeri ginseng.

    Penasaran dengan daftar jenis mie yang ada di Korea? Yuk, intip pembahasannya berikut ini!

    Baca juga: Dakgangjeong, Ayam Pedas Manis Asal Korea Selatan

    Hidangan Mie Korea: Jjampong

    Jika kamu menyukai makanan pedas, sepertinya jjampong bisa jadi hidangan mie Korea favoritmu! Jjampong sendiri adalah mie kuah pedas dengan berbagai jenis seafood dan sayuran sebagai kondimennya.

    Dilansir dari laman MyKoreanKitchen, ada sentuhan cita rasa Tiongkok dalam hidangan mie ini. Asal mula kehadiran Jjampong berawal dari imigran Cina yang membawa mie ini ke Jepang, lalu menyebar ke Korea.

    Walaupun demikian, cara penyajian jjampong Korea dan Jepang memiliki perbedaan yang sangat menonjol. Jjampong versi Korea memiliki kuah yang pedas dan berwarna merah merekah. Sementara itu, versi Jepang mempunyai cita rasa yang lebih ringan dan kuahnya cenderung bening.

    Tentu saja jjampong yang pedas lebih cocok di lidah masyarakat Korea. Tak hanya di Indonesia saja, orang Korea juga merupakan penggemar berat makanan yang pedas!

    Hidangan Mie Korea: Jjajangmyeon

    Hidangan mie Korea populer lainnya adalah jjajangmyeon. Mie ini juga mendapat pengaruh dari negara Tiongkok yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Korea. Tak seperti jjampong yang berkuah, jjajangmyeon mirip seperti mie goreng dengan cita rasa yang cenderung manis.

    Jjajangmyeon disajikan bersama siraman saus kacang hitam yang manis dan gurih. Saus kental ini dimasak bersama irisan daging babi, kentang, dan bawang bombai. Biasanya, jjajangmyeon dimakan bersama acar lobak (danmuji) untuk menambahkan rasa segar saat menyantapnya.

    Jika kamu berkunjung ke salah satu kedai jjajangmyeon, sudah pasti kamu juga akan menjumpai jjampong. Kedua hidangan mie ini sering disandingkan bersama sehingga sulit untuk memutuskan ingin memesan yang mana. Akhirnya, munculah hidangan bernama jjajjamyeon yang merupakan perpaduan antara jjampong dan jjajangmeyon.

    Janchi Guksu

    Adapula hidangan mie yang disajikan dengan kuah yang bening, yaitu janchi guksu. Hidangan ini biasanya disajikan saat perayaan pernikahan atau acara festival lainnya. Dihidangkan dengan mangkuk besar dengan kuah yang panas, janchi guksu sangat cocok disantap saat musim dingin tiba.

    Mie yang dipakai untuk janchi guksu adalah somyeon tipis yang sangat lembut saat diseruput. Berpadu dengan kuah hangat yang terbuat dari kaldu ikan teri dan rumput laut, mie ini menjadi comfort food bagi masyarakat Korea. Apalagi, tambahan topping berupa irisan telur dadar, wortel, zucchini, jamur, dan rumput laut kering yang memperkaya rasa.

    Naengmyeon

    Selain disajikan saat panas, ternyata ada berbagai hidangan mie Korea yang juga disajikan dingin. Salah satunya adalah naengmyeon, mie dingin yang sangat digandrungi saat musim panas tiba. Hidangan ini disajikan dengan es batu yang ditambahkan ke dalam kuahnya untuk menciptakan dingin menyegarkan.

    Jenis mie yang digunakan pada naengmyeon adalah mie gandum yang tipis sehingga teksturnya sangat lembut. Naengmyeon sendiri mempunyai dua macam, yaitu Mul Naengmyeon dan Bibim Naengmyeon

    Mul Naengmyeon disajikan dengan kuah kaldu sapi dan lobak yang ditambahkan dengan saus mustard dan cuka beras. Sementara itu, Bibim Naengmeyon mempunyai cita rasa yang pedas karena memakai bumbu merah dari gochujang, cuka beras, dan gula.

    Kong Guksu

    Ada satu lagi mie dingin yang disajikan saat musim panas tiba, yaitu Kong Guksu. Jika dilihat dari nama hidangannya, kata ‘kong’ sendiri artinya adalah susu kacang kedelai dan ‘guksu’ adalah mie. Maka dari itu, hidangan ini merupakan mie yang disajikan dengan kuah susu kacang kedelai sehingga warnanya putih bersih.

    Jenis mie yang dipakai adalah somyeon tipis yang terbuat dari tepung gandum. Satu porsi kong guksu dilengkapi dengan tambahan irisan timun, wortel, biji wijen, dan telur rebus.


    Itulah 5 hidangan mie Korea yang tak kalah populer dari ramyeon. Ternyata cukup banyak dan terlihat menggiurkan semua, bukan? Kalau kamu tertarik untuk coba yang mana, nih? Yuk, komen di bawah!

    Baca juga: Resep Hotteok, Jajanan Pancake Manis Versi Korea Selatan!