Ayam Paniki, Kuliner Khas Manado yang Bikin Nambah Nasi!

Ilustrasi ayam paniki khas Manado. (Sumber: Cookpad)

Daftar Isi

Jika menjelajahi daerah Manado, sudah pasti kamu akan menjumpai Ayam Paniki. Pastinya, makanan khas Sulawesi Utara ini mempunyai cita rasa pedas yang penuh rempah. 

Ayam Paniki biasanya disajikan bersama nasi tumpeng saat hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus. Tentu saja, rasanya tidak kalah dengan lezatnya ayam goreng nusantara lainnya. Ingin tahu info selengkapnya tentang ayam khas Manado yang satu ini? Yuk, simak lebih lanjut!

Baca juga: 7 Varian Moon Chicken by Hangry ini Meledak di Mulut!

Mengulik kisah Ayam Paniki

Awalnya, masyarakat Manado tidak menggunakan ayam sebagai protein untuk hidangan Paniki. Dalam bahasa Indonesia, Paniki artinya adalah kelelawar. Sebelum diolah, kelelawar dibakar terlebih dahulu baru setelah itu bulu-bulunya dibersihkan.

Makan daging kelelawar tidak lazim untuk mayoritas masyarakat Indonesia, sehingga hidangan ini termasuk ke dalam kuliner eksotis. Saking ektremnya, akhirnya bahan utama Paniki dimodifikasi jadi memakai daging yang lebih umum dipakai, yaitu daging ayam.

Umumnya, ayam yang dipakai adalah ayam kampung sehingga rasanya lebih gurih dan legit. Dengan rasa pedasnya yang nendang, Ayam Paniki cocok sekali dimakan bersama nasi putih hangat. Dijamin, satu piring nasi saja tidak cukup!

Penikmat makanan pedas pasti akan suka dengan hidangan Manado yang satu ini. Tanpa perlu ke sana, Ayam Paniki kini sudah bisa ditemukan di manapun. Bahkan, kamu bisa membuat ayam berbumbu pedas ini sendiri di rumah.

Mau tau bagaimana cara membuatnya? Cek resep Ayam Paniki berikut, yuk!

Resep Ayam Paniki

Ilustrasi Ayam Paniki

Bahan utama Ayam Paniki

  • 800 gram ayam kampung potong
  • 2 sdm air jeruk nipis + 1 sdt garam
  • 1 batang serai, iris halus
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun pandan, iris kasar
  • 1 liter santan
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan bumbu halus

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah keriting
  • 2 cm jahe
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • Garam secukupnya

Langkah-langkah membuat

  1. Sebelum mulai memasak, lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam terlebih dahulu. Diamkan selama 30 menit, lalu cuci dan tiriskan.
  2. Setelah semua bahan bumbu halus siap, panaskan 3 sdm minyak goreng.
  3. Tumis bumbu halus serta bahan-bahan yang tidak ikut dihaluskan seperti serai, daun jeruk, dan daun pandan. 
  4. Setelah harum, masukkan ayam. Aduk hingga daging ayam berubah warna.
  5. Tambahkan santan, aduk perlahan. Biarkan kuah menyusut dan ayam matang sempurna. Kemudian, sisihkan.
  6. Panaskan minyak goreng lagi, namun kali ini cukup banyak. Goreng ayam beserta bumbunya sebentar. Angkat dan hidangkan.

Metode yang dipakai pada resep Ayam Paniki adalah digoreng, namun beberapa orang ada yang memakai metode dibakar. Metode manapun rasanya sama-sama enak, jadi kamu bisa bebas memilih sesuai seleramu, ya!


Demikianlah informasi tentang Ayam Paniki. Dari asal mula hingga resepnya, semua sudah dikupas tuntas. Jadi, mau coba memasaknya sendiri di rumah? Yuk, siapkan bahan-bahannya!

Baca juga: Ayam Be Keren Khas Bali, Sajian untuk Raja Bangli

Share this post

Facebook
Twitter
WhatsApp