Makanan Para Pahlawan untuk Bekal Melawan Penjajah

Ilustrasi makanan para pahlawan saat masa penjajahan. (Sumber: Freepik)

Daftar Isi

Jika kita mengenang kembali perjuangan para pahlawan, pasti terbayang bagaimana sulitnya saat masa penjajahan. Apalagi, tak terbayang bagaimana mereka harus menempuh perjalanan jauh, bersembunyi, dan menyerang penjajah di era tanpa alat komunikasi canggih dan peralatan modern. Tentu saja para pahlawan harus mempersiapkan makanan untuk perbekalan mereka.

Ada beberapa makanan yang selalu dibawa oleh para patriot saat masa penjajahan. Walaupun sederhana, makanan ini sangat berharga bagi mereka yang berjuang, lho. Penasaran? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca juga: Kisah Lomba Makan Kerupuk yang Ada Saat 17 Agustus

Makanan Para Pahlawan: Tiwul

Tahukah kamu dengan makanan yang satu ini? Tiwul adalah makanan yang sering dibawa para patriot untuk bekal saat masa perang. Dahulu, masyarakat Indonesia sulit sekali untuk mendapatkan beras. Maka dari itu, mereka menjadikan tiwul sebagai makanan pokok pengganti nasi.

Tiwul sendiri terbuat dari tepung singkong yang dimasak bersama dengan gula merah. Biasanya, tiwul disajikan bersama dengan parutan kelapa yang gurih agar cita rasanya seimbang dan lebih nikmat. Apakah kalian pernah mencobanya?

Leughok

Selain tiwul, leughok juga merupakan makanan yang dibawa oleh para pahlawan. Makanan yang berasal dari Aceh ini, terbuat dari tepung ketan, pusang, dan sagu. Bahan dasar yang dipakai untuk membuat leughok ini kaya akan karbohidrat sehingga cocok untuk dijadikan pengganti nasi.

Masyarakat Indonesia menjadikan daun pisang sebagai pembungkus leughok. Ini dilakukan agar leughok tetap bertahan lama sehingga awet untuk perbekalan para pahlawan. 

Makanan Para Pahlawan: Nasi jagung

Ada lagi salah satu makanan yang disantap para pahlawan saat masa perang berlangsung. Untuk mengganti nasi putih, nasi jagung ini menjadi makanan pokok yang sering disantap masyarakat Indonesia pada masa itu.

Nasi jagung sendiri merupakan makanan yang populer di Jawa Tengah. Sesuai namanya, nasi ini terbuat dari jagung yang dijemur di bawah sinar matahari. Setelah kering, beras jagung kemudian dimasak dengan air layaknya beras putih. 

Pisang rebus

Makanan untuk bekal perang selanjutnya adalah pisang rebus. Kaya akan gizi dan nutrisi, pisang rebus ini sangat cocok untuk bekal para pahlawan pada saat masa penjajahan berlangsung.

Selain mempunyai rasa yang manis, pisang rebus membuat perut kenyang sehingga sanget cocok dibawa untuk bekal saat perang. Ditambah, makanan ini praktis dan awet jika dijadikan bekal saat perjalanan jauh.


Itulah daftar makanan para pahlawan yang dijadikan bekas saat perperangan berlangsung. Hingga saat ini, daftar makanan di atas masih dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana dengan kalian? Sudah pernah coba makanan di atas? Yuk, tulis di kolom komentar!

Baca juga: Daftar Makanan Pokok di Indonesia Selain Nasi!

Share this post

Facebook
Twitter
WhatsApp