Author: Jadilaper Admin

  • Resep Ayam Pop Khas Padang, Dijamin Gurih Bikin Nagih!

    Resep Ayam Pop Khas Padang, Dijamin Gurih Bikin Nagih!

    Tak hanya rendang, ayam pop juga jadi lauk primadona yang biasa dipesan pengunjung Rumah Makan Padang. Walaupun memiliki warna yang putih pucat, namun rasa dari hidangan ayam ini tak kalah gurih dengan lauk khas Padang lainnya.

    Ayam pop dimasak dengan diungkep menggunakan berbagai bumbu dan rempah. Setelah bumbu meresap, ayam digoreng menggunakan minyak kelapa sehingga aromanya wangi dan menggugah.

    Ternyata, ayam pop merupakan salah satu hidangan khas Padang yang mudah dibuat sendiri di rumah, lho! Tak perlu repot-repot karena semua bahan yang digunakan untuk membuat ayam pop mudah ditemukan di manapun.

    Ingin tahu cara membuatnya secara lengkap? Berikut JadiLaper bagikan resep ayam pop khas Padang yang mudah dibuat. Simak langkah-langkahnya dengan teliti, ya!

    Baca juga: 5 Lauk Nasi Padang Nikmat yang Tak Boleh Dilewatkan!

    Resep Ayam Pop Khas Padang

    Ilustrasi ayam untuk bahan utama ayam pop
    Ilustrasi ayam untuk bahan utama ayam pop

    Bahan-bahan utama ayam pop

    • 2 ekor ayam kampung muda, belah empat
    • 3 gelas air kelapa
    • 2 batang serai, memarkan
    • 3 lembar daun jeruk
    • 6 siung bawang putih, haluskan
    • 1 ruas jari jahe, haluskan
    • 1 sendok teh (sdt) cuka
    • Minyak goreng secukupnya
    • Garam secukupnya

    Bahan saus sambal

    • 10 buah cabai merah
    • 5 butir bawang merah
    • 2 buah tomat sayur (tomat buah)
    • 50 ml air
    • Garam secukupnya
    • Gula pasir secukupnya

    Cara membuat ayam pop

    1. Langkah pertama, buang kulit ayam terlebih dahulu sebelum diolah. 
    2. Setelah itu, lumuri ayam dengan bawang putih dan jahe yang telah dihaluskan. Diamkan selama 30 menit.
    3. Rebus ayam beserta bumbunya dengan menggunakan air kelapa. Tambahkan pula rempah aromatik lainnya seperti daun jeruk dan serai. Tambahkan garam secukupnya dan masak hingga matang, kemudian tiriskan.
    4. Saat ingin dihidangkan, goreng ayam sejenak di minyak panas. Jangan terlalu lama agar warna ayam pop tidak kecoklatan dan tetap putih.
    5. Sementara itu, siapkan saus sambal dengan merebus cabai merah, bawang merah, dan tomat hingga layu. Setelah itu, haluskan semua bahan.
    6. Tambahkan air secukupnya dan bumbu perasa seperti garam dan gula secukupnya. Lalu, rebus saus sambal hingga mendidih.
    7. Hidangkan ayam pop di atas piring beserta dengan saus sambal yang telah dibuat.
    8. Ayam pop khas Padang sudah jadi!


    Itulah resep ayam pop khas Padang yang mudah dibuat. Dijamin, rasanya gurih dan mampu membuat orang rumah ketagihan. Apalagi, dimakan bersama dengan daun singkong rebus, pasti stok nasi putih di rumah langsung ludes dalam sekejap! Yuk, buruan ikuti resepnya!

    Baca juga: Resep Rendang Jengkol Khas Padang yang Empuk dan Legit

  • Inilah Resep Nasi Minyak yang Asli dari Palembang!

    Inilah Resep Nasi Minyak yang Asli dari Palembang!

    Beredarnya video pendek yang dibagikan oleh akun Twitter @txtdrkuliner tentang nasi lemak viral di Surabaya, membuat heboh warganet. Namun, tahukah kamu bagaimana resep asli dari nasi minyak yang ternyata berasal dari Palembang?

    Nasi minyak yang ada di Surabaya ini merupakan nasi bebek yang disajikan dengan bumbu dan sambal yang disiram dengan minyak jelantah bekas menggoreng bebek. Tentu kuliner yang satu ini memunculkan banyak kontroversi karena dianggap sebagai sumber kolesterol dan darah tinggi.

    Akan tetapi, nasi minyak asli Palembang yang akan dibahas kali ini jauh berbeda dari yang sedang viral tersebut. Memang seperti apakah nasi minyak yang sebenarnya?

    Baca juga: Resep Maksuba Khas Palembang, Lembutnya Bikin Nagih 

    Kisah tentang nasi minyak

    Nasi minyak merupakan hidangan legendaris warga Palembang, bahkan sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam. Biasanya, kuliner ini disajikan saat acara penting seperti perkawinan, syukuran, ramadhan, bahkan lebaran.

    Diadaptasi dari nasi kebuli khas Timur Tengah, nasi minyak dimasak menggunakan minyak samin dan berbagai rempah lainnya, seperti ketumbar, adas manis, pala, jinten, bawang bombay, bawang putih, tomat, dan masih banyak lagi.

    Dilihat dari komposisi bumbunya, nasi minyak memang merupakan hidangan hasil asimilasi antara budaya Melayu dan pendatang Arab yang menetap di Palembang sejak zaman kesultanan. Namun, sajian ini tidak menggunakan beras basmati, melainkan beras lokal biasa.

    Oleh karena itu, nasi minyak juga bisa dibuat sendiri di rumah karena menggunakan bahan-bahan yang sering dijumpai di pasar. Jika kamu tertarik untuk memasaknya, berikut adalah resep nasi minyak khas Palembang!

    Resep nasi lemak khas Palembang

    Bahan-bahan

    • 1 kg beras
    • 3/4 gayung air
    • 1 buah nanas ukuran sedang, haluskan
    • 1 butir bawang bombay, iris
    • 8 butir bawang merah, haluskan
    • 8 butir bawang putih, haluskan
    • 500 ml susu UHT
    • 200 ml kental manis
    • 135 ml saus tomat
    • 1 bungkus bumbu kari
    • Minyak samin secukupnya
    • Mentega secukupnya
    • Garam secukupnya

    Cara membuat nasi minyak

    1. Panaskan minyak samin, kemudian tumis bawang bombay hingga harum. Lalu, masukkan bawang merah dan bawang putih yang telah dihaluskan. Tumis hingga kecoklatan.
    2. Tambahkan nanas, susu UHT, kental manis, dan mentega secukupnya ke dalam tumisan. Aduk semua bahan hingga rata.
    3. Kemudian, tambahkan saus tomat dan air. Masak kembali hingga mendidih.
    4. Selanjutnya, masukkan beras yang sudah dicuci bersih. Aduk hingga rata, lalu masak hingga air surut.
    5. Setelah itu, siapkan dan panaskan kukusan. Masukkan nasi yang dimasak tadi, lalu kukus sampai matang selama 60 menit.
    6. Nasi minyak siap disajikan!
    7. Tambahkan taburan bawang goreng dan acar timun agar nasi minyak semakin nikmat.


    Itulah resep minyak yang asli dari Palembang. Jadi, jangan salah jika ternyata makanan dengan nama ini benar-benar ada, dan terkenal sebagai hidangan legendaris Palembang. Tertarik untuk mencoba? Yuk, langsung saja ikuti resepnya!

    Baca juga: Serbu Bebek Carok, Kedai Bebek Madura Milik Tretan Muslim!

  • Penggemar Mie Bangladesh? Mari Mampir ke Warkop Ini!

    Penggemar Mie Bangladesh? Mari Mampir ke Warkop Ini!

    Mie bangladesh merupakan kuliner hits yang dipopulerkan oleh Warkop Agem Senyum di Medan. Ketenarannya membuat jajanan satu ini menjamur, bahkan muncul menjadi menu baru di berbagai warmindo.

    Bukan sekedar hidangan mie instan biasa, mie bangladesh menggunakan bumbu dan rempah yang kuat berwarna kemerahan sehingga tampilannya menggugah selera. Dengan begitu, cita rasa kuliner viral ini mirip seperti mie aceh yang penuh rempah dan sedikit pedas.

    Kepopulerannya tidak hanya berhenti di Medan dan daerah sekitarnya saja, kini mie bangladesh bisa dijumpai di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan, di warga Jakarta dan Bekasi sudah bisa menjumpainya, lho!

    Ingin tahu warkop apa saja yang menjual mie bangladesh? Langsung saja simak informasinya di bawah ini, ya!

    Baca juga: Resep Mie Bangladesh ala Warkop Agem

    Warkop Agem Batam

    Tak hanya ada di Medan, ada Warkop Agem yang juga menjual mie bangladesh di Kota Batam. Hidangan mie instan berempah ini memiliki tempat sendiri di hati para warga setempat. Tak hanya mie bangladesh, berbagai minuman khas Aceh dan Medan menjadi menu andalan warkop ini dan populer di kalangan pengunjungnya. 

    Untuk menikmati satu porsi mie banglades, pengunjung harus mengeluarkan kocek mulai dari Rp13.000 saja. Warkop Agem Batam juga menawarkan topping telur tambahan agar mie semakin creamy. Para warga Batam, pasti kamu tahu warkop yang satu ini, kan?

    Pengabdi Mie Instan

    Dari nama warkopnya saja, pasti sudah bisa tertebak jika kedai ini adalah basecamp para pecinta mie instan! Pengabdi Mie Instan juga menjadikan mie bangladesh sebagai menu andalan kedainya.

    Menggunakan bumbu kari yang kaya akan rempah, kelezatan mie banglades ala Pengabdi Mie Instan bisa diadu. Menggunakan indomie goreng sebagai bahan utamanya, manis dan gurih dari bumbu bawaannya membuat cita rasanya tak seperti olahan mie instan biasa.

    Jika ingin mencicipi mie instan naik level, datanglah ke warkop Pengabdi Mie Instan yang berlokasi di Jalan D.I Panjaitan, Ketapang, Kalimantan Barat. Cukup membayar Rp12.000 saja, pengunjung sudah bisa merasakan kenikmatan mie bangladesh yang viral ini, lho!

    Warkop Bangladesh Bang Hen

    Beralih ke ibu kota, mie bangladesh racikan Warkop Banglades Bang Hen juga tak kalah menggugah daripada yang dihidangkan di Medan. Dengan resep magisnya, Bang Hen berhasil membuat pengunjungnya ketagihan hingga membuat mereka bolak-balik mampir ke warkopnya.

    Tentu bumbu yang digunakan Bang Hen bukanlah sembarang bumbu karena ia mendatangkannya langsung dari Aceh. Pantas saja cita rasa dan kualitasnya jempolan. Cobalah sensasi menyantap mie ini dengan menambahkan puding telur atau telur rebus. Dijamin, kamu akan terlena dengan rasanya!

    Satu porsi mie bangladesh dijual dengan harga Rp18.000. Jika penasaran dengan sensasinya, kamu bisa mampir ke lokasi warkop Bangladesh Bang Hen yang terletak di aman Tenda Sunter Indah, Sunter, Jakarta Utara.

    Bangladesh Cek Wan

    Warga Bekasi merapat, yuk! Ada warkop di Bekasi yang menjual mie banglades juga, nih. Nama warkopnya adalah Bangladesh Cek Wan. Kedainya selalu ramai dan tak pernah sepi oleh pengunjung setiap harinya.

    Konon, racikan mie bangladesh di warkop Bangladesh Cek Wan lebih kuat dari yang dijual di tempat lainnya. Selain itu, ada berbagai ukuran porsi mulai dari yang kecil hingga yang besar. Jadi, kamu boleh memesan porsi yang besar jika sedang dilanda kelaparan.

    Satu porsi mie bangladesh di sini harganya mulai dari Rp15.000 saja. Tertarik untuk berkunjung? Ayo mampir ke Bangladesh Cek Wan yang lokasinya berada di Jalan Kemang Raya, Jatibening Baru, Pondok Gede, Bekasi.


    Itulah informasi mengenai warkop yang juga menjual mie bangladesh. Jika rumahmu dekat dengan salah satu warkop di atas, langsung saja datang berkunjung untuk rasakan kenikmatan mie instan yang kaya rempah!

    Baca juga: Mie Instan Terenak di Dunia, Indomie Masuk Jajarannya!

  • Teh Tanpa Kafein Ini Bermanfaat untuk Kesehatan

    Teh Tanpa Kafein Ini Bermanfaat untuk Kesehatan

    Selain kopi, teh merupakan minuman dengan kandungan kafein yang rutin dikonsumsi oleh banyak orang. Memiliki efek yang cenderung tidak baik untuk kesehatan, tak sedikit pula yang mulai beralih mengonsumsi teh tanpa kafein.

    Teh dianggap minuman yang dijadikan alternatif kopi karena mengandung kafein. Tak sedikit orang yang beralih ke teh karena lebih menyehatkan dibanding kopi. Namun, mereka tak sadar jika teh pun memiliki kandungan kafein walaupun tak sekuat kopi.

    Jika kamu memang ingin beralih ke teh untuk mengurangi konsumsi kafein, sebaiknya ketahuilah teh tanpa kafein yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tak hanya dari daun, deretan teh ini terbuat dari tanaman herbal, buah, dan bunga.

    Kira-kira, apa sajakah teh tanpa kafein tersebut? Mari simak pembahasannya di bawah ini!

    Baca juga: Tak Selalu Coklat, Aneka Ragam Warna Teh dan Manfaatnya!

    Teh Chamomile, Teh Tanpa Kafein

    Teh chamomile merupakan teh yang terbuat dari ekstrak bunga tanaman matricaria recutita. Teh ini merupakan minuman tanpa kafein yang menyimpan banyak manfaat dan terkenal sejak ribuan tahun lalu.

    Kandungan zat apigen yang terkandung di dalamnya memberikan efek menenangkan. Efek ini mampu menghilangkan kecemasan sehingga mendorong timbulnya rasa kantuk. Oleh karena itu, teh chamomile sering dikonsumsi saat malam hari agar meningkatkan kualitas tidur.

    Teh Rosehip

    Ilustrasi teh rosehip, teh tanpa kafein
    Ilustrasi teh rosehip

    Selain teh chamomile, teh rosehip juga merupakan teh herbal yang memiliki segudang manfaat. Bagi yang belum tahu, rosehip merupakan buah yang berasal dari bunga mawar. Buah ini dihasilkan dari proses pembuahan antara benang sari dan putik bunga.

    Setelah pembuahan berhasil, buah yang tumbuh berwarna merah inilah yang disebut sebagai rosehip. Sebelum dijadikan teh, rosehip dikeringkan terlebih dahulu. Setelah kering, buah ini direbus hingga menjadi ramuan minuman herbal yang berwarna merah muda.

    Tak hanya warnanya saja yang cantik dan estetik, teh rosehip membawa banyak manfaat berkat kandungan vitamin C di dalamnya. Teh rosehip ini ampuh untuk meredakan batuk dan pilek.

    Selain itu, teh ini memiliki antioksidan yang mampu melindungi sel dalam tubuh dari radikal bebas. Dengan mengonsumsinya secara rutin dapat mencegah munculnya risiko penyakit seperti diabetes dan kanker.

    Teh Peppermint

    Teh peppermint merupakan teh bebas kafein yang terkenal akan khasiatnya. Teh ini diambil dari daun peppermint yang dikeringkan sehingga mampu memberikan sensasi hangat pada tubuh. Seperti teh rosehip, teh peppermint juga baik dikonsumsi oleh penderita batuk dan pilek karena dapat membantu mengatasi hidung tersumbat.

    Dengan mengonsumsi teh peppermint, kamu bisa terhindar dari berbagai infeksi dan virus karena terdapat sifat antivirus dan antimikroba yang terkandung di dalamnya. Selain itu, ada pula kandungan potassium, kalsium, dan folat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan.

    Untuk membuatnya, kamu hanya perlu merebus daun peppermint beberapa saat hingga air berubah warna. Setelah itu, saring teh dan sajikan di dalam cangkir. Sangat mudah, bukan?

    Teh Serai

    Ilustrasi teh serai
    Ilustrasi teh serai

    Siapa sangka serai juga bisa dijadikan teh? Salah satu rempah yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa dijadikan teh herbal yang juga nikmat.

    Serai atau sereh sendiri memiliki aroma khas yang kuat sehingga menawarkan sensasi yang menenangkan. Selain itu, teh serai ini bisa jadi opsi minuman herbal untuk membantu melancarkan pencernaan.

    Teh Jahe

    Teh Jahe terkenal akan khasiatnya yang bisa membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satu jenis temu-temuan sudah digunakan sebagai obat herbal sejak dulu. 

    Bagi wanita yang sedang mengalami kram saat menstruasi, konsumsi teh jahe dapat membantu untuk mengurangi rasa sakitnya. Selain itu, teh ini juga mampu mengatur kadar gula darah sehingga mengurangi risiko diabetes.


    Itulah deretan teh tanpa kafein yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan beralih ke teh herbal di atas, kamu bisa mendapatkan kenikmatan dan khasiat sekaligus. Sudahkah kamu mencoba salah satunya?

    Baca juga: Mengupas Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Kulit

  • Old Shanghai Sedayu City, Surga Kuliner di Kelapa Gading!

    Old Shanghai Sedayu City, Surga Kuliner di Kelapa Gading!

    Selain Pantjoran PIK, Old Shanghai Sedayu City juga merupakan destinasi kuliner pecinan dengan nuansa ala China Town. Tempat ini terletak di Kelapa Gading, Jakarta Timur.

    Saat berkunjung ke sini, kamu akan disambut dengan suasana serba merah serta iringan musik mandarin yang mengalun merdu. Apalagi, banyak spot foto estetik yang bisa dijajal. 

    Menjelajahi kuliner di Old Shanghai Sedayu City rasanya merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Diramaikan oleh 80 tenant food and retail, ada beragam kuliner yang wajib kamu cicipi, mulai dari halal dan non-halal.

    Bagi sobat muslim, kamu perlu selektif memilih makanan di Old Shanghai. Namun, jangan khawatir karena ada banyak tenant  yang menjual kuliner halal. 

    Jika kamu tertarik mengunjunginya, berikut JadiLaper bagikan rekomendasi kuliner yang ada di Old Shanghai Sedayu City. Yuk, simak sampai akhir!

    Baca juga: 4 Kuliner Petak Enam Glodok Terpopuler yang Wajib Dicoba!

    Ponggol Nasi Lemak

    Restoran Ponggol Nasi Lemak merupakan salah satu restoran di Old Shanghai yang menjual makanan halal. Lokasinya terletak di pojok kiri belakang jika kamu datang dari gerbang utama. 

    Makanan yang tersedia merupakan hidangan nasi lemak yang dilengkapi dengan lauk Crispy Chicken Cutlet, Crispy Chicken Wing, Fried Kunning Fish, Ladies Fingers, Crispy Whole Prawn, Spicy Shrimp Floss, dan Housemade He Keng.

    Adapun menu paket nasi lemak yang bisa dipesan jika kamu bingung ingin pesan apa karena terlalu banyak pilihan. Satu porsinya terdiri dari nasi lemak yang dilengkapi telur, sambal, mentimun, dan lauk. Lauknya pun juga bisa dipilih sesuai dengan seleramu.

    Nasi Pedas Kampung Bali

    Nasi Pedas Kampung Bali di Old Shanghai ini menyuguhkanmu dengan aneka kuliner khas Bali, baik halal maupun non-halal. Ada berbagai macam lauk-pauk yang bisa dipilih sesuai dengan request pembelinya.

    Menu yang ditawarkan berupa paket berisi beragam lauk dan sayur. Ada paket 1 lauk 2 sayur, 2 lauk 1 sayur, 2 lauk 2 sayur, dan 3 lauk 1 sayur. Semua menu dipajang di etalase tenant. Dijamin, kamu akan ngiler dan ingin memesan semuanya!

    Xiao La Guo di Old Shanghai Sedayu City

    Saat berkunjung ke surga kuliner di Kelapa Gading ini, wajib hukumnya untuk mengunjungi Xiao La Guo. Restoran ini menyuguhkan beragam olahan laut seperti cumi, udang, oyster, kerang, scallop, dan masih banyak lagi.

    Ada pula aneka sate-satean yang terdiri dari sate jamur, sate ayam. Sate daging, hingga sate sayuran. Beragam jenis minuman juga bisa kamu temui di sini, seperti Rosella Aloe Vera, Markisa Rainbow Jelly, Oolong, Tie Guan Yin, dan Jasmine Tea.

    Duragan Old Shanghai Sedayu City

    Siapa yang bisa menebak restoran yang satu ini menjual kuliner apa? Betul sekali! Dari namanya saja pasti kamu sudah bisa tebak kalau Duragan menyediakan beragam olahan durian hingga buah durian asli.

    Menu yang tersedia meliputi Iced Boba Fresh Durian, Cendol Durian, dan Kopyor Durian. Tentu berkunjung ke sini adalah keputusan yang tepat setelah lelah berkeliling Old Shanghai Sedayu City ini.

    Jika tertarik untuk menikmati berbagai menu durian, mampirlah ke Duragan yang lokasinya berada di belakang pagoda. Tepat di dekat wilayah jembatan dan air mancur, kamu langsung bisa melihat tempatnya, deh!

    Es Goyang Kenangan

    Masih butuh kesegaran? Ayo berkunjunglah ke Es Goyang Kenangan, es krim jadul yang kini hits kembali! Di sini kamu bebas pilih topping sesuai dengan selera. Ada pula pilihan rasa varian es krim seperti ketan hitam, kacang hijau, kacang merah, nangka, stroberi, alpukat, durian, mangga, dan kelapa.

    Wah, terdengar menyegarkan bukan?


    Itulah Kuliner Old Shanghai Sedayu City yang terletak di Kelapa Gading, Jakarta Timur. Datanglah berkunjung ke lokasinya untuk mendapatkan pengalaman seru berburu kuliner di kawasan ala Chinatown ini, ya!

    Baca juga: Jajanan Pantjoran PIK Paling Populer yang Wajib Dicoba!

  • Tips Masak Tumis Bunga Pepaya, Dijamin Anti Pahit!

    Tips Masak Tumis Bunga Pepaya, Dijamin Anti Pahit!

    Siapakah di sini yang menyukai tumis bunga pepaya? Biasanya, hidangan ini kerap ditemukan di etalase menu sebuah warung makan seperti warteg. Tak sedikit orang yang gemar menjadikannya teman makan bersama sepiring nasi putih hangat.

    Seperti menu sayur lainnya, tumis bunga pepaya dimasak bersama dengan bumbu-bumbu yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, cabai, dan lainnya. Rasanya yang gurih nikmat mampu meningkatkan nafsu makan.

    Namun, ada cara khusus untuk masak tumis bunga pepaya dengan tepat. Hal ini disebabkan karena salah satu bagian dari tanaman pepaya ini rasanya pahit jika tidak diolah dengan benar.

    Oleh karena itu, kali ini JadiLaper ingin berbagi tips masak tumis bunga pepaya agar nikmat disantap tanpa ada rasa pahit. Daripada penasaran, simak informasi selengkapnya di bawah ini!

    Baca juga: Bagaimana Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen?

    Tips masak tumis bunga pepaya agar tidak pahit

    Bagi yang ingin memasak tumis bunga pepaya sendiri di rumah, lakukanlah dulu beberapa tips berikut ini:

    Siangi bunga pepaya dengan benar

    Sebelum diolah, bunga pepaya yang dijual di pasar biasanya masih menempel dengan batangnya. Jadi, kamu perlu memisahkan bunga dan batangnya sebelum dimasak. Hal ini disebabkan karena batang bunga pepaya rasanya lebih pahit.

    Jika kamu tetap ingin merasakan rasa pahit khas bunga pepaya, petiklah bagian batang yang muda. Batang ini berwarna hijau muda dan lunak sehingga mudah untuk dipetik.

    Remas menggunakan garam

    Tips mudah untuk menghilangkan pahit bunga pepaya adalah dengan cara meremas bunga pepaya dengan garam. Tuangkan garam ke dalam wadah berisi bunga pepaya yang sudah disiangi, kemudian remas hingga lemas dan mengeluarkan getah. 

    Jangan remas terlalu kuat. Agar bunga pepaya tidak hancur, remaslah dengan perlahan. Setelah itu, bunga pepaya dicuci agar bersih dari getah. Ini pun dilakukan agar saat dimasak, tumis bunga pepaya tidak keasinan karena kamu membutuhkan garam yang cukup banyak dalam proses peremasan.

    Jika masih ragu, lakukan proses ini agar rasa pahit bunga pepaya hilang sepenuhnya.Jadi, kamu harus telaten saat melakukan langkah ini, ya.

    Masak dengan bahan lainnya

    Untuk mengalahkan rasa pahitnya, kamu bisa menumis bunga pepaya dengan bahan lainnya yang juga memiliki karakter kuat. Contohnya saja, kamu bisa menggunakan cabai rawit agar rasanya gurih dan pedas.

    Selain itu, kamu pun juga boleh menambahkan tumisan dengan terasi atau ikan teri. Karakteristik keduanya mampu meredam rasa pahit yang dihasilkan dari bunga pepaya. Ada pula berbagai rempah yang bisa kamu tambahkan agar tumis bunga pepaya jadi semakin nikmat.

    Jika penasaran dengan bagaimana cara masak tumis bunga pepaya yang lezat, JadiLaper juga akan berbagi resep untukmu. Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!

    Resep tumis bunga pepaya

    Bahan-bahan

    • 250 gram bunga pepaya, cuci bersih, remas-remas bersama 1/2 sdt garam
    • 1 batang serai, memarkan
    • 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
    • 1 cm jahe, memarkan
    • 6 butir bawang merah, iris
    • 4 butir bawang putih, iris
    • 5 buah cabai merah keriting, iris
    • 3 buah cabai rawit merah, iris
    • 1 blok terasi udang
    • 1 sendok teh garam
    • 1 sendok teh gula pasir
    • Minyak secukupnya

    Cara membuat

    1. Didihkan air, lalu tambahkan bunga pepaya. Rebus hingga melunak. Angkat dan sisihkan.
    2. Panaskan minyak, kemudian tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai. Tumis hingga harum. Tambahkan terasi, hancurkan di wajan dan tumis bersama bumbu lainnya.
    3. Masukkan rempah lainnya seperti jahe, daun jeruk, dan serai. Tumis hingga semua aroma keluar.
    4. Tambahkan bunga pepaya yang sudah direbus, bumbui dengan garam dan gula secukupnya. Aduk hingga rata.
    5. Matikan kompor, tuang ke atas piring.
    6. Tumis bunga pepaya siap disajikan!


    Itulah tips masak tumis bunga pepaya yang bisa kamu coba di rumah. Dengan mengikuti cara di atas, dijamin anggota keluargamu semakin nafsu makan. Jadi, hati-hati nasi di rumahmu tiba-tiba ludes!

    Baca juga: Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Awet di Dalam Kulkas

  • Awas! Ini Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan Tubuh!

    Awas! Ini Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan Tubuh!

    Pasti kamu sering menjumpai pedagang gorengan yang menggoreng menggunakan minyak jelantah alias bekas pakai. Tak lagi jernih, minyak yang sudah digunakan selama berhari-hari akan berubah warna menjadi coklat kehitaman.

    Walaupun dari penampilannya sudah tak layak pakai, masih ada saja penjual yang bandel menggunakannya kembali untuk menggoreng dagangannya. Terlepas dari itu, pelanggan pun nampaknya tidak mempermasalahkan hal ini dan malah ketagihan akan rasanya.

    Entah mereka sadar atau tidak, ada bahaya yang mengancam nyawa jika mengonsumsi makanan yang dimasak dengan minyak jelantah. Apa sajakah risiko yang akan terjadi?

    Baca juga: 7 Minuman Jahe yang Baik untuk Kesehatan

    Bahaya minyak jelantah untuk kesehatan tubuh

    Gorengan dan aneka makanan yang digoreng memiliki rasa lezat yang sulit untuk ditolak. Pantas saja hidangan gorengan di Indonesia seperti bakwan, lumpia, tahu isi, dan lainnya digandrungi banyak orang.

    Sebenarnya, tak begitu menjadi masalah jika mengonsumsi gorengan yang menggunakan minyak bersih dan masih baru. Namun, akan sangat berbahaya jika digoreng dengan minyak jelantah yang sudah keruh akibat dipakai berkali-kali.

    Semakin sering kamu mengonsumsi gorengan yang dimasak dengan minyak jelantah, semakin besar pula bahaya yantg akan dihadapi di masa mendatang. Simak pembahasannya berikut ini yang dilansir dari laman Hello Sehat.

    Bahaya minyak jelantah: Infeksi bakteri

    Batas pemakaian ulang minyak maksimal hanya sampai tiga kali saja. Jika lebih dari itu, minyak akan menjadi sarang berkembangnya berbagai jenis bakteri. Misalnya saja Clostridium botulinum yang menyebabkan munculnya penyakit botulisme.

    Remahan sisa-sisa gorengan yang ada pada panci menjadi makanan lezat bagi bakteri-bakteri yang hidup di dalamnya. Inilah yang menyebabkan rentannya kesehatan tubuh seseorang jika ia sering mengonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak jelantah.

    Risiko kanker jadi tinggi

    Tak hanya rentan terinfeksi bakteri, namun minyak jelantah bisa menjadi sumber radikal bebas. Tanpa diketahui, radikal bebas akan terserap ke dalam makanan yang digoreng. Saat masuk ke dalam tubuh, senyawa tersebut menyerang sel-sel yang ada di dalam tubuh sehingga menyebabkan timbulnya kanker.

    Menimbulkan potensi obesitas

    Ilustrasi baha minyak jelantah menyebabkan obesitas
    Ilustrasi baha minyak jelantah menyebabkan obesitas

    Ada pun bahaya minyak jelantah yang tak disadari yaitu kalori dan lemak trans yang terus meningkat. Minyak yang terus menerus digunakan untuk menggoreng lama-lama akan menghasilkan lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. 

    Kalori dan lemak trans yang menumpuk di dalam tubuh akan memicu kelebihan berat badan bahkan obesitas. Jika hal ini terjadi, tubuh berisiko terkena komplikasi penyakit serius seperti diabetes hingga penyakit jantung koroner.


    Itulah bahaya minyak jelantah untuk kesehatan tubuh. Sungguh mengerikan, bukan? Oleh karena itu, perhatikan lagi menu makananmu demi hidup yang lebih sehat. Semoga bermanfaat!

    Baca juga: Kenali Gula Stevia, Rasa Lebih Manis dan Rendah Kalori!

  • Resep Terong Balado, Cocok Jadi Menu Vegetarian

    Resep Terong Balado, Cocok Jadi Menu Vegetarian

    Sedang cari menu makan vegetarian yang lezat? Dari sekian banyaknya resep menu vegetarian, terong balado merupakan salah satu hidangan yang sulit ditolak. Walaupun sederhana, rasanya tak kalah dengan makan dengan lauk ayam dan daging. 

    Terong merupakan salah satu sayuran yang sudah lazim menjadi lauk bagi masyarakat Indonesia. Tentu terong sangat baik dikonsumsi karena mengandung antioksidan, polifenol, vitamin A dan C, serta mineral. Oleh karena itu, terong berkhasiat untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kadar gula darah, dan meminimalisir risiko kanker.

    Selain menyimpan banyak manfaat, cita rasa terong balado mampu membuat lidah bergoyang. Lembutnya terong berpadu dengan pedas dan gurih sambal balado membuat sepiring nasi menjadi istimewa. 

    Tidak percaya? Mari ikuti resep terong balado ini dan buktikan sendiri kelezatannya! Yuk, simak langkah-langkahnya di bawah!

    Baca juga: Menikmati Unagi Bakar Vegetarian, Lewat Resep Ini!

    Resep Terong Balado

    Tak perlu bahan-bahan yang mahal untuk membuat sebuah hidangan lezat, lho! Kamu hanya memerlukan terong ungu dan bahan lainnya dengan harga terjangkau serta mudah dijumpai di mana pun.

    Bahan-bahan

    • 3 buah terong ungu
    • 3 siung bawang putih
    • 5 siung bawang merah
    • 7 buah cabai merah
    • 5 buah cabai rawit merah
    • 1 buah tomat
    • 1 lembar daun salam
    • 1 lembar daun jeruk
    • Garam dan gula secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat terong balado

    1. Langkah pertama, potong-potong terong ungu menjadi beberapa bagian. Potong sesuai dengan seleramu.
    2. Tuangkan sedikit minyak goreng ke dalam wajan. Panaskan.
    3. Setelah panas, goreng terong hingga matang dan lunak. Setelah itu, angkat dan tiriskan.
    4. Sementara itu, masukkan bahan-bahan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit merah ke dalam minyak bekas menggoreng terong. Goreng hingga setengah matang.
    5. Setelah itu, angkat bahan-bahan bumbu dan masukkan ke dalam blender. Haluskan dengan blender, namun jangan sampai terlalu halus.Jangan lupa tambahkan gula dan garam secukupnya.
    6. Kemudian, tumis kembali bumbu hingga harum. Tambahkan daun salam dan daun jeruk.
    7. Lalu, masukkan tomat yang sudah dipotong dadu. Tumis kembali hingga tomat layu dan menyatu dengan bumbu.
    8. Tambahkan terong yang sudah digoreng, lalu aduk hingga bumbu meresap.
    9. Angkat dan sajikan selagi hangat.
    10. Terong balado siap dihidangkan dengan nasi hangat!


    Itulah resep terong balado yang cocok jadi menu vegetarian. Walaupun tidak pakai dengan ayam dan daging, menu makanmu tetap terasa spesial. Yuk, ikuti resepnya dan buktikan nikmatnya terong balado!

    Baca juga: Resep Sambal Gami Khas Bontang yang Pedas Menggelegar!

  • Resep Ayam Kuluyuk, Dijamin Lezat Seperti di Restoran!

    Resep Ayam Kuluyuk, Dijamin Lezat Seperti di Restoran!

    Saat mengunjungi restoran keluarga atau chinese food, pasti kamu menjumpai menu ayam kuluyuk. Hidangan ini digandrungi banyak orang sehingga tak sedikit yang ingin tau resep ayam kuluyuk agar bisa masak sendiri di rumah.

    Hidangan ini sendiri terbuat dari ayam yang digoreng dengan tepung bumbu, kemudian disajikan dengan siraman saus kental asam manis. Dengan begitu, saus akan meresap ke dalam tepung dan ayam sehingga nikmat saat disantap.

    Cara membuat ayam kuluyuk ternyata mudah dan praktis. Apalagi, bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan dan harganya cukup terjangkau. Tentu saja masakan Tionghoa ini cocok dijadikan menu makan sehari-hari untuk keluarga di rumah.

    Lalu, bagaimanakah cara membuatnya? Yuk, intip resep ayam kuluyuk di bawah ini!

    Baca juga: Resep Lumpia Udang dan Ayam, Camilan Lezat Khas Imlek

    Resep ayam kuluyuk

    Sebelum mengetahui resep dan cara membuatnya lebih lanjut, persiapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak ayam kuluyuk. Inilah daftarnya:

    Bahan-bahan

    • 3 potong dada ayam, potong dadu
    • 1/2 sdt garam
    • 1/2 sdt merica
    • 1 sdm tepung terigu
    • 2 sdm tepung tapioka

    Bahan-bahan saus

    • 1 buah wortel, potong korek api
    • 1 buah bawang bombay, iris tipis
    • 3 siung bawang putih, iris tipis
    • 3 sdm sasu tomat
    • 2 sdm saus cabai
    • 1 sdm minyak
    • 1 sdm minyak wijen
    • 1 sdm tepung tapioka
    • gula, garam dan merica secukupnya

    Cara membuat ayam kuluyuk

    1. Pertama, siapkan ayam yang telah dipotong dadu. Kemudian, marinasi ayam dengan garam dan merica selama 15 menit.
    2. Sementara itu, campurkan tepung terigu, tepung tapioka, garam dan merica. Aduk hingga tercampur rata.
    3. Masukkan ayam ke dalam wadah berisi adonan tepung. Remas-remas ayam hingga tepung menyelimuti seluruh permukaannya.
    4. Panaskan minyak, lalu masukkan ayam yang sudah diberi tepung. Goreng hingga emas kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
    5. Selanjutnya, panaskan sedikit minyak. Lalu, tumis bawang bombay hingga layu. Kemudian, masukkan bawang putih dan tumis kembali hingga harum.
    6. Tambahkan sayuran, tumis hingga layu.
    7. Setelah itu, masukkan semua bumbu dan tambahkan sedikit air. Tunggu hingga mendidih.
    8. Sambil menunggu, larutkan tepung tapioka dengan air. Lalu, masukkan ke dalam saus. Aduk hingga mengental. Matikan api.
    9. Sajikan ayam goreng ke dalam piring. Siram saus ke atas ayam.
    10. Beri sedikit daun bawang sebagai penghias.
    11. Ayam kuluyuk siap disajikan!


    Itulah resep ayam kuluyuk yang mudah dibuat. Walaupun sederhana, dijamin rasanya tak kalah lezat seperti yang dihidangkan di restoran. Penasaran dan ingin coba juga? Yuk, ikuti resep di atas! Selamat memasak!

    Baca juga: Resep Chilli Oil Mudah dan Praktis, Tahan Hingga 1 Bulan!

  • Resep Nasi Goreng Hong Kong, Cocok Jadi Menu Sarapan!

    Resep Nasi Goreng Hong Kong, Cocok Jadi Menu Sarapan!

    Dari sekian banyaknya jenis nasi goreng di Indonesia, nasi goreng Hong Kong merupakan menu andalan untuk sarapan pagi. Selain rasanya lezat, cara membuatnya pun mudah dan praktis sehingga tidak terlalu memakan banyak waktu.

    Tak hanya itu, Nasi Goreng Hong Kong ini berwarna pucat kekuningan karena tidak menggunakan kecap. Jadi, hidangan yang satu ini cocok sekali bagi yang tidak menyukai nasi goreng bergaya Jawa yang berwarna coklat.

    Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat nasi goreng ini pun lebih simpel daripada jenis nasi goreng Indonesia lainnya. Hanya mengandalkan bawang putih, kecap asin, dan kecap ikan. Biasanya, menu ini lebih nikmat jika dimasak menggunakan mentega.

    Wah, bagaimana rasanya, ya? Jika penasaran, ayo ikuti resep nasi goreng Hong Kong ini! Simak cara membuatnya berikut!

    Baca juga: Resep Nasi Goreng Mawut Khas Malang yang Bikin Kenyang

    Resep nasi goreng Hong Kong

    Sebelum lanjut untuk membahas cara membuat nasi goreng Hong Kong yang mudah dan praktis, mari persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Berikut daftarnya:

    Bahan-bahan

    • 2 porsi nasi sesuai selera
    • 2 siung bawang putih
    • 1/4 buah bawang bombay
    • 1 batang daun bawang, iris tipis
    • 2 butir telur
    • 1/4 bonggol jagung pipil
    • 1/2 buah wortel, potong dadu, rebus sampai setengah matang
    • 1 buah labu siam kecil, potong dadu
    • 1 buah sosis
    • 2 buah bakso ikan
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdm kecap ikan
    • Gula dan merica secukupnya
    • 1 sdt penyedap
    • 3 sdm mentega

    Cara membuat Nasi Goreng Hong Kong

    1. Pertama, panaskan mentega ke dalam wajan. Jika sudah, masukan bawang putih, bawang bombay, dan daun bawang yang sudah diiris tipis. Tumis hingga harum.
    2. Setelah itu, masukkan telur. Orak-arik dan campurkan dengan bumbu.
    3. Kemudian, masukkan semua sayuran, seperti wortel, jagung, dan labu siam hingga matang.
    4. Setelah itu, masukkan sosis dan bakso ikan yang sudah dipotong dadu. Tumis bersama bahan-bahan lainnya.
    5. Tambahkan nasi putih, kecap asin, kecap ikan, dan penyedap. Aduk hingga semua bahan tercampur rata. Jangan lupa koreksi rasa.
    6. Angkat nasi goreng, dan sajikan di atas piring.
    7. Nasi goreng Hong Kong siap dihidangkan!


    Itulah resep nasi goreng Hong Kong. Mudah dan praktis, kan? Menu ini bisa jadi andalan untuk sarapan pagi karena tak perlu langkah yang sulit dan bahan seadanya. Tertarik untuk mencobanya? Yuk, ikuti resep di atas dan selamat memasak!

    Baca juga: Resep Simpel Nasi Goreng Sambel Roa Ala Rumahan!