Author: Jadilaper Admin

  • 5 Kuliner di Pantjoran Glodok, Cocok Diburu saat Hari Imlek

    5 Kuliner di Pantjoran Glodok, Cocok Diburu saat Hari Imlek

    Pantjoran Glodok merupakan salah satu kawasan di Jakarta Barat yang penuh dengan kuliner khas pecinan. Daerah ini selalu ramai pengunjung, apalagi saat hari imlek tiba. Setiap spotnya tak luput dari aneka tempat makan yang wajib dicicipi.

    Saat menyusuri jalan Pantjoran Glodok, bermacam-macam aroma hidangan enak mengundang perut lapar. Pasti semuanya akan membuatmu bingung ingin mencicipi kuliner yang mana terlebih dahulu.

    Daripada bingung menentukannya, kamu perlu mengetahui 5 rekomendasi kuliner di Pantjoran Glodok berikut. Simak daftarnya di bawah ini!

    Baca juga: 4 Kuliner Petak Enam Glodok Terpopuler yang Wajib Dicoba!

    Kuliner di Panjtoran Glodok: Kari Lam

    Saat berkunjung ke Pantoran Glodok, wajib hukumnya untuk cicipi Kari Lam. Hidangan ini termasuk ke dalam kuliner legendaris karena sudah ada sejak tahun 1973.

    Kari Lam sendiri terdiri dari bihun dan kentang yang dilengkapi dengan daging ayam atau daging. Selain itu, satu porsinya disajikan dengan siraman kuah santan kuning gurih yang menggugah selera. Untuk menikmatinya, kamu harus membayar mulai dari Rp45.000 saja.

    Jika penasaran ingin mencicipinya, silakan berkung ke lokasi Kari Lam di Jalan Pintu Besar Selatan II Nomor 7HI, Glodok. Kedainya buka mulai dari 09.00 – 15.30 WIB. Jadi jangan sampai terlewat, ya!

    Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung

    Selain Kari Lam, kamu juga akan menjumpai kuliner terkenal di Pantjoran Glodok bernama Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung. Makanan ini merupakan salah satu kuliner halal di Glodok yang banyak digandrungi pengunjung.

    Mie kangkung yang disajikan ini terdiri dari mie kuning yang dilengkapi dengan kangkung, tauge, udang, dan irisan ayam yang melimpah dalam satu piring. Selain itu, satu porsinya disiram kuah kental yang membuatnya istimewa. Kuliner yang satu ini cocok sekali dijadikan sebagai menu makan siang yang nikmat.

    Jika tertarik untuk mencicipinya, kamu harus merogoh kocek mulai dari Rp30.000. Lokasi Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung berada di Jalan Pintu Besar Selatan II Nomor 7F, Glodok dan buka dari pukul 09.00-16.00.

    Rujak Shanghai Encim

    Ingin menjajal kuliner segar lainnya? Mampir ke Rujak Shanghai Encim adalah pilihan yang tepat! Tempat makan ini pertama kali berdiri sejak tahun 1950.

    Berbeda dengan rujak pada umumnya, satu porsi Rujak Shanghai Encim terdiri dari kangkung, lobak, cumu, dan ubur-ubur. Tak kalah unik, kuah yang melengkapinya diracik menggunakan sambal tomat, saus, dan kecap asin sehingga warnanya merah merekah. Tidak ketinggalan pula, siraman bumbu kacang menambah kenikmatan kuliner legendaris Pantjoran Glodok yang satu ini.

    Bagi yang tertarik untuk mencicipi Rujak Shanghai Encim, datanglah ke Pancoran Chinatown Point, Lantai 2, Jalan Pancoran Nomor 42A, Glodok. Kedainya buka mulai dari pukul 09.00-20.30 WIB.

    Cempedak Goreng Spesial Cik Lina

    Jika masih belum puas, kamu bisa jajan Cempedak Goreng Spesial Cik Lina yang berada di Gang Gloria. Hidangan manis ini termasuk ke dalam kuliner Glodok legendaris yang sudah ada sejak 1990an.

    Cempedak goreng yang dijajakan memiliki tekstur yang lembut di dalam namun renyah di luar. Saat digigit, rasa manis dan gurih langsung terasa dan membuatmu ketagihan. Harga satuan Cempedak Goreng ini dihargai Rp12.500. Dengan porsi yang jumbo, kamu bisa berbagi bersama dengan keluarga atau temanmu yang lain, ya!

    Kopi Es Tak Kie Pantjoran Glodok

    Kopi Es Tak Kie cocok untuk jadi destinasi wisata kuliner di Pantjoran Glodok. Kedai kopi ini sangat terkenal, bahkan menjadi langganan para artis dan pejabat Indonesia.

    Tak hanya menjual kopi saja, namun ada pilihan menu lainnya seperti bakmi atau nasi campur jika kamu ingin mengisi perutmu yang lapar. Dengan nuansa retronya, siapapun pasti terpikat untuk berlama-lama berada di kedai kopi legendaris yang satu ini.

    Lokasi Kopi Es Tak Kie berada di Gang Gloria, Jalan Pintu Besar Selatan III Nomor 4-6, Taman Sari dan buka dari pukul 06.30-14.00 WIB. 


    Itulah 5 kuliner di Pantjoran Glodok yang cocok menjadi destinasi kuliner di Hari Imlek. Di jamin, deretan tempat makan di atas tidak akan mengecewakan lidah dan perutmu. Jadi, jangan lupa mampir ke daerah pecinan ini, ya!

    Baca juga: Jajanan Pantjoran PIK Paling Populer yang Wajib Dicoba!

  • Resep Pangsit Rebus Isi Ayam, Cocok Disantap Saat Hujan

    Resep Pangsit Rebus Isi Ayam, Cocok Disantap Saat Hujan

    Saat musim hujan tiba, paling enak menyantap pangsit rebus isi ayam yang gurih dan hangat. Lembutnya kulit pangsit dengan isian ayam yang penuh, mampu membuat lidah bergoyang. Ditambah, disajikan dengan kuah bening yang berkaldu membuatnya terasa semakin spesial.

    Resep pangsit rebus isi ayam ini bisa jadi andalanmu ketika musim hujan tiba. Apalagi, camilan hangat ini cocok sekali untuk mengisi perut lapar saat udara dingin. Benar-benar menggiurkan, bukan? 

    Daripada terbayang-bayang rasanya, langsung saja ikuti resep pangsit rebus isi ayam ini. Tanpa langkah yang rumit, mari simak cara membuatnya berikut!

    Baca juga: Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

    Resep Pangsit Rebus Isi Ayam

    Sebelum mengetahui langkah-langkah membuat pangsit rebus isi ayam, persiapkan terlebih dahulu bahan-bahannya. Inilah daftarnya:

    Bahan-bahan

    • Kulit pangsit secukupnya
    • 350 gram paha ayam fillet
    • 4 sendok tepung tapioka
    • 8 siung bawang putih
    • Tulang ayam atau ceker
    • Daun bawang
    • Bawang goreng
    • Kaldu ayam bubuk
    • Garam dan lada secukupnya

    Cara membuat pangsit rebus isi ayam

    1. Langkah pertama, iris tipis bawang putih. Setelah itu, goreng di minyak panas hingga kuning keemasan. Jangan goreng terlalu lama agar rasanya tidak terlalu pahit. Lalu, tiriskan.
    2. Haluskan bawang putih goreng menggunakan chopper atau ulekan. Bagi menjadi dua bagian.
    3. Selanjutnya, buat isian pangsit. Masukkan paha ayam fillet, tepung tapioka, bawang putih goreng, garam, dan lada ke dalam food processor. Haluskan hingga semua bahan tercampur rata.
    4. Setelah itu, siapkan kulit pangsit. Isi satu persatu, kemudian lipat dengan rapi sesuai dengan selera. Sisihkan, atau simpan ke dalam kulkas.
    5. Sementara itu, didihkan air kemudian masukkan tulang ayam atau ceker ke dalamnya. Rebus hingga mengeluarkan lemak, dan saring kemudian.
    6. Masukkan sisa bawang putih goreng ke dalam kuah, lalu masukkana pula pangsit isi ayam yang sudah disiapkan dan rebus hingga matang.
    7. Setelah pangsit mengapung, tambahkan irisan daun bawang.
    8. Matikan kompor, tuang ke dalam mangkuk.
    9. Pangsit rebus isi ayam siap disajikan!


    Bagaimana? Cara membuatnya mudah, bukan? Resep pangsit rebus isi ayam ini bisa jadi opsi hidangan hangat untuk disajikan saat hujan. Agar suasana di rumah semakin hangat, yuk ikuti resep di atas!

    Baca juga: Resep Bakso Sapi Homemade, Dijamin Kenyal dan Kres!

  • Resep Nasi Goreng Mawut Khas Malang yang Bikin Kenyang

    Resep Nasi Goreng Mawut Khas Malang yang Bikin Kenyang

    Siapa yang tak kenal dengan nasi goreng mawut? Kuliner khas Kota Malang ini sangat terkenal, bahkan kepopulerannya sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Walaupun banyak yang menjualnya, kamu bisa ikuti resep nasi goreng ini jika ingin membuatnya sendiri di rumah, lho!

    Nasi goreng mawut sendiri merupakan hidangan nasi goreng yang dicampur dengan mie atau bihun. Selain itu, ada bahan lainnya seperti sayuran, suwiran ayam, sosis, dan bakso yang menjadi pelengkapnya. Dengan semua komponen tersebut, dijamin perutmu langsung terisi penuh.

    Tak hanya membuat perut puas, namun rasa nasi goreng mawut ini pun sangat lezat. Bagi penganut sekte makan mie pakai nasi, sudah pasti hidangan ini akan jadi makanan favorit. Apalagi, menu ini jadi solusi untuk yang bingung mau pesan nasi goreng atau mie goreng.

    Hidangan ini cocok sekali untuk dijadikan menu makan pagi, siang, maupun malam. Hanya dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, kuliner khas Malang ini mudah sekali dibuat. Daripada penasaran, mari ikuti resep nasi goreng mawut berikut ini!

    Baca juga: 3 Jenis Nasi Goreng Indonesia yang Menggoyang Lidah

    Resep nasi goreng mawut

    Sebelum mulai memasak, persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Kamu bisa pilih ingin pakai mie atau bihun. Jika ingin lebih praktis, silakan pakai mie instan beserta bumbunya agar nasi goreng mawut jadi semakin gurih. Namun, jika ingin pakai mie basah atau mie telur pun juga boleh, ya.

    Berikut informasi detail bahan-bahan yang perlu disiapkan:

    Bahan-bahan

    • 1 piring nasi putih
    • ½ bungkus mie basah/telur
    • 3 buah bakso sapi, iris tipis
    • 2 buah sosis, iris tipis
    • 1 butir telur
    • Suwiran ayam rebus sesuai selera
    • 3 lembar kol, iris
    • 3 lembar sawi, iris
    • 1 batang daun bawang, iris
    • Kecap manis secukupnya
    • Garam dan lada secukupnya
    • Minyak goreng

    Bahan bumbu halus

    • 3 siung bawang putih
    • 5 butir bawang merah
    • Garam dan lada secukupnya
    • Cabai rawit (opsional)

    Cara membuat nasi goreng mawut

    1. Pertama, haluskan terlebih dahulu semua bahan-bahan bumbu halus dengan blender atau ulekan. Beri sedikit minyak goreng saat menghaluskan bahan.
    2. Setelah itu, panaskan minyak goreng di wajan secukupnya. Kemudian, tumis bumbu halus hingga wangi.
    3. Sisihkan bumbu ke pinggir penggorengan. Ceplok telur, lalu orak-arik. Masukkan pula bakso, sosis, dan sayuran. Aduk hingga rata.
    4. Setelah sayur sedikit layu, masukkan nasi dan mie. Aduk sebentar, lalu masukan kecap, garam, dan lada. Aduk kembali.
    5. Tambahkan daun bawang sambil diaduk. Jangan lupa koreksi rasa. Jika sudah pas, matikan kompor dan sajikan di atas piring.
    6. Nasi goreng mawut sudah jadi!


    Itulah resep nasi goreng mawut khas Malang yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah. Dengan bahan-bahan sederhana, menu ini bisa jadi andalan ketika lapar melanda. Jadi, yuk ikuti resep di atas!

    Baca juga: Nasi Goreng Kebuli Apjay, Opsi Makan di Panglima Polim

  • Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Awet di Dalam Kulkas

    Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Awet di Dalam Kulkas

    Cabai merupakan salah satu bumbu masak yang sering digunakan selain bawang merah dan bawang putih. Agar tidak bolak-balik ke pasar atau tukang sayur setiap pagi, cabai sering dibeli dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, perlu diketahui kalau ada tips tersendiri untuk menyimpan cabai agar tetap awet di dalam kulkas.

    Sering kali cabai menjadi busuk jika terlalu lama didiamkan di dalam kulkas. Jika hal itu terjadi, stok cabai yang kamu miliki akan terbuang sia-sia. Sangat disayangkan, bukan? Terlebih, bumbu masak yang satu ini harganya cenderung mahal.

    Maka dari itu, kamu butuh tips menyimpan cabai agar tidak cepat busuk padahal sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Langsung saja, simak informasinya berikut ini!

    Baca juga: Bagaimana Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen?

    Tips menyimpan cabai: pilih yang masih segar

    Ilustrasi cabai merah

    Saat pergi ke pasar untuk membeli cabai, pastikan yang kamu pilih masih segar. Semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin awet tersimpan di kulkas. 

    Jika kamu terlanjur membeli cabai yang ternyata kurang segar atau layu, pilah dan pisahkan cabai tersebut dari yang masih segar. Kemudian, prioritaskan yang layu untuk dimasak terlebih dahulu. Jika tidak demikian, cabai yang masih segar akan ikut layu bahkan busuk.

    Potong bagian atas tangkai cabai

    Tips selanjutnya, kamu bisa potong bagian atas tangkai cabai agar tetap awet tersimpan di dalam kulkas. Sisakan sedikit bagian tangkai yang menempel dengan cabai. Memangkas seluruh tangkai cabai malah membuat cabai cepat layu dan akhirnya busuk. Jadi, jangan pangkas tangkai seluruhnya, ya!

    Jangan dicuci

    Sebelum cabai disimpan ke dalam kulkas, sebaiknya jangan dicuci terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan cabai cepat layu dan tidak bisa bertahan lama. Dilansir dari laman Kompas, Chef Prasetyo Widodo dari  de Cuisine Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, air akan membuat cabai lembab dan membuatnya cepat membusuk.

    Agar tetap higienis, cucilah cabai pada saat ingin digunakan untuk memasak. Dengan begitu, persedian yang ada di dalam kulkas tetap akan awet 2-3 bulan lamanya.

    Simpan di wadah tertutup

    Agar cabai tidak lembab, simpanlah di dalam wadah tertutup. Cara ini dilakukan agar cabai tetap tahan lama karena tidak terkena suhu kulkas yang dapat mempercepat proses pembusukan.

    Gunakanlah toples, tempat bekal, atau wadah apapun yang kedap udara. Dijamin, cabai akan awet tersimpan di dalam kulkas.

    Pisahkan dari bahan lainnya

    Terakhir, pisahkanlah cabai dengan bahan lainnya yang berbau, seperti susu, buah, dan sayuran. Apalagi, buah seperti alpukat, pisang, dan tomat, dapat mempercepat proses pembusukan cabai jika disimpan dalam satu tempat yang berdekatan.


    Itulah tips bagaimana menyimpan cabai agar tetap awet di dalam kulkas. Dengan ikuti cara di atas, kamu tak perlu ragu lagi untuk stok persediaan cabai dalam jumlah banyak. Semoga membantu!

    Baca juga: Trik Masak Jengkol Biar Tidak Bau dan Legit!

  • 4 Kuliner Petak Enam Glodok Terpopuler yang Wajib Dicoba!

    4 Kuliner Petak Enam Glodok Terpopuler yang Wajib Dicoba!

    Siapa di antara kalian yang sudah sering mendengar betapa populernya kuliner di kawasan Petak Enam Glodok? Kamu pasti tidak jarang melihat salah satu temanmu atau para food vloggers di berbagai media sosial pernah datang untuk berburu kuliner di sini.

    Petak Enam di Gedung Chandra, Glodok, Jakarta Barat ini merupakan destinasi kuliner yang baru saja dibuka pada tahun 2020. Letaknya yang berada di kawasan pecinan membuat destinasi kuliner dengan konsep foodcourt ini kental sekali dengan nuansa tionghoanya. 

    Jangan khawatir untuk berburu kuliner di Petak Enam karena hampir semua kedainya menjual makanan halal. Penasaran ada kuliner apa saja di Petak Enam Glodok? Berikut daftar kuliner populer yang wajib kamu coba!

    Baca juga: Surya Kencana, Pusat Makanan Khas Bogor

    Cempedak Goreng Spesial Cik Lina

    Jika kamu mencari kuliner legendaris di Petak Enam, datanglah ke kedai Cempedak Goreng Spesial Cik Lina. Rasa cempedaknya yang manis dengan balutan adonan tepung yang renyah, membuat setiap suapannya terasa begitu nikmat ditambah dengan perpaduan rasa manis autentik dari ekstra cocolan saus gula merah. 

    Jika kamu pecinta makanan manis, rasanya sayang sekali kalau kamu melewati jajanan yang satu ini. Dibandrol dengan harga Rp 20.000 saja, kamu bisa mendapatkan satu porsi besar yang bisa kamu nikmati bersama teman-temanmu. Wah, sangat ramah di kantong, ya!

    Kuotie Shantung Petak Enam

    Setelah kamu mampir di kedai Cempedak Goreng Spesial Cik Lina, wajib hukumnya untuk mencicipi kuliner di kedai sebelahnya yaitu, Kuotie Shantung. Pengunjung Petak Enam berbondong-bondong antri untuk memesan jajanan yang satu ini.

    Kalau kamu familiar dengan Gyoza pangsit ala Jepang, Kuotie ini merupakan pangsit ala Cina dengan isi daging ayam yang penuh. Ada 2 jenis kuotie yang bisa kamu pesan sesuai keinginanmu. Jika kamu menyukai kulit pangsit yang renyah, kamu bisa pesan kuotie goreng. Namun, jika kamu ingin merasakan sensasi aroma smokey saat memakannya, pesanlah kuotie bakar.

    Kamu akan mendapatkan 8 buah kuotie untuk 1 porsi dengan merogoh kocek sebesar Rp 60.000. Tenang saja, kamu bisa saja membeli setengah porsi jika kamu hanya sekedar penasaran ingin mencicipinya.

    Wo Ai Pao di Petak Enam

    Jangan heran kalau kamu akan menemukan berbagai macam kuliner Petak Enam yang unik. Wo Ai Pao lah salah satunya! Bakpau Wo Ai Pao ini No Pork No Lard, menandakan kalau jajanan ini termasuk salah satu dari sekian banyaknya makanan halal di petak enam.

    Wo Ai Pao menyuguhkanmu dengan bakpao khas Taiwan yang sudah sangat tersohor di destinasi kuliner ini. Hal yang membuatnya berbeda daripada bakpao yang sering ditemui di Indonesia pada umumnya adalah metode memasaknya yang tidak biasa.

    Bakpao yang sering dijumpai biasanya dimasak dengan metode dikukus atau digoreng, namun bakpao dari Wo Ai Pao ini dimasak dengan metode dipanggang di sisi-sisi bagian dalam tungku berbentuk tabung yang berisi bara api dari arang yang menyala.

    Tidak hanya cara pembuatannya yang unik, namun cita rasanya pun memanglah sangat lezat. Taburan wijen yang menghiasi permukaannya dan sensasi aroma asap dari bakaran arang yang menggugah selara, bakpao lembut ini sukses membuat kamu ketagihan dan memutuskan untuk memborongnya.

    Kamu diharapkan untuk sabar mengantri karena proses pembuatan bakpao ini memakan waktu sekitar 20 menit. Dengan harga satuan Rp 22.000 untuk varian honey maupun pepper, kamu tidak akan menyesal menunggu lama untuk memborong bakpao viral ini.

    Ho Lai

    Belum lengkap rasanya jika perjalanan kulinermu di Petak Enam hanya sampai di situ saja. Setelah puas jajan sana-sini, saatnya kamu mencoba menu makanan berat yang ada di Ho Lai!

    Ho Lai merupakan restoran yang menyuguhkanmu dengan berbagai menu makanan khas peranakan. Mulai dari kwetiau sampai laksa, kamu bisa bebas memilih menu apa yang cocok untuk mengisi perutmu yang masih keroncongan. 

    Kamu sangat disarankan untuk memilih Kwetiau Gosong sebagai santapanmu jika ingin mencoba salah satu menu yang tengah populer di media sosial. Disajikan dengan pilihan daging udang, sapi, dan ayam, Kwetiau Gosong ini akan semakin istimewa dengan paduan daun kucai dan tauge sebagai pelengkapnya. Menu ini juga terbilang unik karena bentuk kwetiaunya yang lebih lebar daripada kwetiau goreng yang sering dijumpai di menu abang-abang gerobak.

    Jika kamu ingin mencicipi menu lainnya seperti berbagai macam Nasi Lemak atau Laksa Udang, kamu pun tidak akan kecewa dengan cita rasanya. Harga menu makanan dan minuman di Hao Lai dimulai dari harga Rp 13.000 sampai Rp 40.000 saja. Jangan lupa juga untuk memesan minuman andalan Ho Lai, yaitu Cap Badak yang sedang ramai diperbincangkan, lho!


    Itulah 4 kuliner Petak Enam Glodok terpopuler yang wajib kamu coba. Dari semua daftar kuliner di atas, manakah yang menarik perhatianmu? Beri komentarmu di bawah, yuk!

    Baca juga: Jajanan Pantjoran PIK Paling Populer yang Wajib Dicoba!

  • Lumpia Basah Bandung, Kuliner Jawa Barat yang Ngeunah!

    Lumpia Basah Bandung, Kuliner Jawa Barat yang Ngeunah!

    Jika mengunjungi kota Bandung, wajib hukumnya untuk mencoba lumpia basah. Kuliner populer asal Jawa Barat ini merupakan kuliner yang banyak digandrungi selain seblak.

    Berbeda dengan lumpia khas Semarang, lumpia basah yang ada di Bandung tidak memakai rebung. Isiannya terdiri dari telur, tauge, dan bengkoang. Selain itu, saus gula merah pada hidangan ini dioleskan di bagian dalam kulit lumpia, bukan dijadikan sebagai cocolan.

    Tanpa perlu ke Bandung, kamu juga bisa memasak lumpia basah sendiri di rumah, lho! Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan mudah didapat. Selain itu, kamu bisa membuatnya dalam porsi banyak sehingga orang-orang di rumah bisa menikmatinya dengan puas!

    Penasaran dengan cara membuatnya? Simak resep lumpia basah khas Bandung berikut ini, yuk!

    Baca juga: 4 Rekomendasi Seblak Bandung, Gurih dan Nikmat!

    Resep Lumpia basah 

    Selain cara membuatnya yang mudah, bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak kuliner khas Kota Kembang ini sederhana dan murah meriah. Inilah daftarnya;

    Bahan-bahan

    • Kulit lumpia
    • 2 buah bengkoang, iris korek api
    • 50 gram tauge
    • 2 butir telur
    • 3 siung bawang putih, haluskan
    • 6 buah cabai merah, haluskan
    • Penyedap secukupnya
    • Bubuk cabai (opsional)
    • Lada dan garam secukupnya
    • Minyak goreng

    Bahan saus gula merah

    • 150 gr gula merah
    • Air secukupnya
    • 3 sdm larutan tepung tapioka

    Cara membuat lumpia basah

    1. Langkah pertama, siapkan bahan untuk membuat saus gula merah terlebih dahulu.
    2. Didihkan air, kemudian masukan gula merah. Aduk hingga larut.
    3. Lalu, masukkan bengkoang dan rebus hingga layu. Jika sudah, sisihkan ke dalam wadah.
    4. Sementara itu, masukkan larutan tepung tapioka ke dalam rebusan air gula merah. Aduk perlahan hingga mengental. Sisihkan kemudian.
    5. Untuk membuat isian lumpia basah, panaskan minyak ke dalam wajan. Tumis bawang putih dan cabai merah halus hingga harum.
    6. Jika bumbu sudah wangi dan berubah warna menjadi gelap, tambahkan telur lalu orak arik. 
    7. Setelah itu, tambahkan tauge dan bengkoang yang sudah direbus tadi. Lalu, tambahkan penyedap, gula, dan garam. Jangan lupa untuk koreksi rasa. Jika suka pedas, boleh tambahkan bubuk cabai secukupnya.
    8. Sambil menunggu bumbu meresap, siapkan satu lembar kulit lumpia dan lebarkan. Lalu, olesi dengan saus gula merah yang telah dibuat.
    9. Setelah tumisan siap, tuang secukupnya ke atas kulit lumpia. Lipat lumpia hingga membentuk persegi empat.
    10. Lumpia basah siap dihidangkan!


    Bagaimana? Cara membuat lumpia basah khas Bandung sangat mudah, bukan? Tunggu apalagi, langsung saja ikuti resep di atas untuk menikmati kelezatannya!

    Baca juga: Bolu Bakar Tunggal, Opsi Oleh-oleh Bandung Yang Legit!

  • 5 Camilan Sehat Untuk Diet yang Bernutrisi

    5 Camilan Sehat Untuk Diet yang Bernutrisi

    Ingin ngemil tapi sedang jalani program penurunan berat badan? Tenang saja, ternyata ada camilan sehat yang cocok bagi yang sedang diet, lho!

    Siapa bilang tak boleh ngemil sama sekali ketika sedang menjalani diet? Kamu tetap boleh makan camilan, kok. Makan camilan diperbolehkan maksimal 2 kali dalam sehari, yaitu di sela waktu makan pagi menuju siang dan makan siang menuju malam.

    Dengan tetap konsumsi camilan, rasa lapar akan terkontrol sehingga saat jam makan utama tiba kamu tidak makan berlebihan. Selain itu, camilan yang sehat mampu memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Tentu saja, kamu tak boleh konsumsi camilan sembarangan saat sedang diet. Perhatikan pula porsinya agar tidak lebih dari 200 kalori per menunya. Dengan mengonsumsi camilan sehat, tentu program penurunan berat badan akan berjalan efektif.

    Lantas, apa sajakah camilan sehat yang cocok untuk diet? Tanpa berlama-lama, mari simak daftarnya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Steak Tempe Saus Lada Hitam untuk Menu Diet!

    Kacang almond, cocok untuk diet

    Kacang almond merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang disarankan untuk para pejuang diet. Dengan kandungannya yang terdiri dari serat dan protein yang tinggi, almond cocok untuk melancarkan pencernaan dan membentuk otot.

    Selain itu, jenis kacang ini juga memiliki kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh. Dilansir dari laman Hello Sehat, lemak jenis ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

    Kacang almond dapat dikonsumsi secara utuh atau bisa dijadikan selai untuk diolesi di atas potongan apel. Dengan demikian, kamu tetap bisa ngemil agar program diet dapat berjalan tanpa perut lapar dalam waktu yang lama.

    Oatmeal

    Selain untuk sarapan, oatmeal juga bisa jadi camilan ketika sedang diet. Makanan sehat yang satu ini pun mengandung serat tinggi yang didukung oleh nutrisi lainnya, seperti protein, magnesium, fosfor, dan vitamin B1.

    Dengan kandungan tersebut, konsumsi oatmeal sebagai camilan sehat saat diet mampu menambah energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kamu bisa menambahkan bahan-bahan lainnya, seperti kismis atau buah-buahan rendah gula untuk menu camilanmu.

    Oatmeal sendiri mudah ditemukan di mana pun, seperti di toserba, supermarket, maupun toko online. Silakan pilih varian dan merek apapun yang sesuai dengan selaramu, ya!

    Granola

    Ada pula granola yang cocok dijadikan camilan sehat yang nikmat. Salah satu makanan sehat ini mengandung lemak yang baik untuk kesehatan tubuh agar tetap kuat menjalankan diet. Selain itu, kandungan serat di dalamnya juga tinggi sehingga bagus dikonsumsi untuk kesehatan pencernaan. 

    Granola biasanya disajikan dengan susu almond, susu rendah lemak, maupun susu kedelai. Dijamin, kamu tidak akan merasa bersalah dengan menjadikannya menu camilan sehat ketika sedang diet.

    Edamame

    Saat menjalani diet, asupan protein sangat dibutuhkan untuk pembentukkan otot. Edamame merupakan jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan protein yang baik untuk para pejuang diet.

    Tak hanya itu, kacang berwarna hijau ini mengandung serat, mineral, dan vitamin yang berfungsi untuk menutrisi tubuh agar tetap sehat. Walaupun sedang diet, jangan sampai kamu lupa menjaga asupan gizi dan nutris. Inilah mengapa edamame cocok untuk dijadikan camilan sehat saat diet.

    Cokelat baik untuk diet

    Siapa bilang cokelat tak boleh dikonsumsi saat diet? Ternyata, cokelat sangat baik untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, lho!

    Selain itu, makanan favorit banyak orang ini juga mampu mengendalikan nafsu makan ketika sedang diet. Dilansir dari laman Orami, menurut penelitian dari jurnal Nutrition and Diabetes, mengonsumsi dark chocolate membuat rasa kenyang lebih lama dan lebih kenyang.


    Itulah daftar camilan sehat yang cocok untuk diet. Dengan tetap ngemil, tentu program dietmu tidak akan gagal. Malah, makan camilan sangat dianjurkan agar nafsu makan dan nutrisi tetap terjaga. Semoga dietmu berhasil, ya!

    Baca juga: 3 Pilihan Salad Buah untuk Diet yang Sehat!

  • 7 Minuman Jahe yang Baik untuk Kesehatan

    7 Minuman Jahe yang Baik untuk Kesehatan

    Jahe merupakan salah satu rempah Indonesia yang tidak hanya digunakan untuk bumbu masak saja, namun juga kerap dijadikan berbagai minuman. Tak hanya menghangatkan, salah satu temu-temuan ini memiliki berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Tumbuh subur di Indonesia yang beriklim tropis, tak sedikit masyarakat yang menyukai minuman berbahan dasar jahe ketika sedang sakit. Bukan hanya sekedar mitos, namun sudah banyak penelitian yang mengatakan kalau jahe memang banyak khasiatnya.

    Dilansir dari laman Halodoc, Jahe mengandung berbagai senyawa yang sangat berkhasiat untuk tubuh. Salah satu senyawa yang berperan penting untuk membuat tubuh menjadi bugar adalah Gingerol. 

    Gingerol ini yang menciptakan rasa hangat ketika mengonsumsi jahe. Selain itu, senyawa ini pun mampu menghentikan pertumbuhan bakteri seperti E.coli dan shigella. Namun, jahe menyimpan berbagai manfaat lainnya yang berguna bagi kesehatan, seperti:

    • Mengurangi rasa mual
    • Meredakan nyeri sendi dan otot
    • Meringankan nyeri haid
    • Menurunkan gula darah
    • Menurunkan kadar kolesterol

    Cukup banyak, bukan? Tak heran jika jahe banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan utama minuman herbal untuk kesehatan. Apa sajakah itu? Simak informasinya di bawah ini.

    Baca juga: Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

    Wedang jahe 

    Siapa yang tidak tahu minuman Yogyakarta yang satu ini? Wedang jahe merupakan minuman berbahan dasar jahe yang sering dijumpai di mana pun. Minuman ini dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh saat cuaca sedang dingin.

    Tak hanya itu, wedang jahe juga juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti asam lambung dan perut kembung. Selain itu, minuman hangat ini mampu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai virus.

    Bandrek

    Beralih ke Jawa Barat, bandrek merupakan minuman jahe khas Sunda yang sering dikonsumsi masyarakat. Saat cuaca dingin menerjang, bandrek jadi andalan untuk menghangatkan tubuh.

    Selain jahe, bandrek juga dimasak menggunakan bahan-bahan lainnya seperti serai, daun pandan, kayu manis, dan cengkeh. Dengan begitu, ada sentuhan aromatik yang kuat ketika menyeruput bandrek.

    Bajigur

    Masih berada di Jawa Barat, bajigur merupakan minuman jahe legendaris yang sudah ada sejak dulu. Tak seperti bandrek, minuman ini memakai tambahan santan kelapa dan gula aren. Selain itu, bajigur juga diberi vanili agar lebih harum.

    Bajigur sendiri dihidangkan bersama kolang-kaling yang menambahkan tekstur tersendiri. Minuman ini selalu diborong banyak orang ketika musim hujan telah tiba. Siapa yang pernah mencobanya?

    Bir pletok

    Minuman jahe kali ini berasal dari Betawi. Bir Pletok namanya. Jangan salah, karena minuman ini tidak mengandung alkohol sama sekali.

    Penamaan ini diberikan karena pada proses pembuatannya timbul suara “pletok” saat di kocok. Setelah dikocok, minuman ini mengeluarkan busa sehingga mirip seperti bir. Oleh karena itu, minuman ini dinamai “bir pletok” hingga saat ini.

    Bir pletok ini tentu saja halal untuk dikonsumsi. Apalagi, minuman ini menyimpan berbagai khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Jadi, jangan tertipu dengan namanya, ya!

    Sekoteng Jahe

    Pasti kamu sering menjumpai minuman yang satu ini, kan? Sekoteng biasanya banyak dijual di pinggir jalan atau berkeliling di sekitar perumahan. Minuman jahe yang satu ini sangat legendaris, namun masih eksis hingga hari ini.

    Sekoteng umumnya disajikan dengan berbagai komponen lainnya seperti kacang tanang, mutiara, hingga potongan roti tawar. Selain itu, air jahe diberi siraman susu kental manis sehingga rasanya semakin nikmat.

    Wedang ronde

    Kamu juga bisa menemukan penjual wedang ronde dengan mudah di mana pun. Seperti sekoteng, wedang ronde juga diberi susu kental manis. Namun, minuman ini dilengkapi oleh bola-bola lembut bernama ronde yang berisi kacang tanah. 


    Itulah minuman jahe yang baik untuk kesehatan. Hangatnya minuman di atas membuatnya cocok sekali dikonsumsi saat cuaca hujan. Apalagi, khasiat yang terkandung juga beragam. Di antara semuanya, manakah minuman jahe yang jadi andalanmu? Yuk, tulis komentarmu di bawah!

    Baca juga: Manfaat Minum Teh Lemon Jahe untuk Tubuh

  • Bagaimana Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen?

    Bagaimana Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen?

    Bagi yang sedang diet nasi putih, tahukah kamu bagaimana cara masak beras merah agar tetap pulen? Ada tips dan trik tersendiri untuk memasaknya. Hal ini disebabkan karena tekstur nasi merah cenderung lebih keras dibanding nasi putih.

    Nasi merah sendiri juga kaya akan kandungan serat, mineral, dan vitamin. Maka dari itu, tekstur dan rasanya pun agak berbeda jika dibandingkan dengan nasi putih. Walaupun demikian, nasi merah tetap menjadi sumber karbohidrat yang tepat bagi yang sedang menjalankan program diet.

    Siapa bilang nasi merah tidak bisa seenak nasi putih? Kamu bisa mengubah teksturnya menjadi lebih pulen dengan tips ini, lho. Yuk, simak cara masak beras merah agar teksturnya tetap pulen!

    Baca juga: Kenali Jenis Beras Long, Medium, dan Short Grain

    Cara Masak Beras Merah agar Tetap Pulen

    Sebenarnya, beras merah sangat baik untuk dijadikan asupan karbohidrat sehari-hari. Dengan kandungan nutrisi yang melimpah, kamu bisa membuat menu makan harianmu menjadi lebih sehat. Namun, tak bisa semudah itu masak beras merah dengan tekstur yang enak.

    Kamu harus mengikuti cara masak beras merah berikut jika ingin menu dietmu tetap terasa lezat. Berikut tipsnya:

    Gunakan air panas saat masak beras merah

    Jika kamu menggunakan air dingin biasa saat memasak nasi putih, berbeda halnya dengan beras merah. Kamu disarankan untuk menggunakan air panas untuk memasak beras sehat ini. Cara ini dilakukan agar beras merah memiliki tekstur yang pulen saat sudah matang.

    Dilansir dari laman Kompas, tips ini dibagikan oleh pemilik restoran makanan sehat Guudfood, Fernando David Lahea. Menurutnya, takaran air dan suhu sangat berpengaruh untuk memasak beras merah.

    “Airnya sudah panas, sudah direbus sampai panas banget, dimasak kurang lebih 40 menit untuk 8-12 gelas,” saran David, dilansir dari laman Kompas.

    Rendam beras merah sebelum dimasak

    Setelah menambahkan air dengan takaran dan suhu tersebut, beras jangan langsung dimasak. Agar beras merah hasilnya pulen, kamu perlu membiarkannya terendam di dalam air terlebih dahulu. 

    Rendamlah beras selama 30 menit. Proses ini dilakukan agar beras merah sudah agak mengembang sebelum nantinya ditanak. Dengan begitu, saat sudah matang nasi akan pulen dan nikmat saat dikunyah.

    Tambahkan cuka

    Sebelum menyalakan penanak nasi, kamu pun disarankan untuk menambahkan sedikit cuka. Ini dilakukan agar nasi pulen saat sudah matang. Selain cuka, silahkan tambahkan sedikit garam dan daun salam agar cita rasa nasi merah semakin nikmat saat disantap.

    Jangan buka penanak nasi setelah matang

    Ada kesalahan yang sering dilakukan ketika nasi merah sudah matang. Banyak orang langsung membuka penanak nasi, padahal hal tersebut justru harus dihindari. Kesalahan ini akan mengakibatkan uap air menjadi berkurang sehingga menyebabkan tekstur nasi menjadi keras.

    Setelah penanak nasi menandakan kalau nasi sudah matang, diamkan dulu selama 10 hingga 15 menit. Baru kemudian kamu boleh membukanya dan aduk nasi hingga bagian bawah agar nasi tetap pulen sepanjang hari.


    Itulah bagaimana cara masak beras merah agar tetap pulen. Dengan mengikuti tips di atas, nasi merah untuk menu makanmu akan terasa lebih nikmat saat disantap. Walaupun sedang diet, tapi tetap harus makan enak, kan? Jadi, selamat mencoba, ya!

    Baca juga: Sedang Diet? Kenali Jenis Beras yang Baik untuk Diet Ini!

  • Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

    Musim Hujan Tiba, Simak Resep Wedang Ronde Hangat Ini!

    Awal tahun tiba, musim hujan pun juga tiba. Saatnya mencari kehangatan saat udara dingin mulai menerjang. Menyeruput wedang ronde ditengah udara dingin sepertinya jadi pilihan yang tepat.

    Minuman jahe hangat asal Jawa Tengah ini terdiri dari kue bulat kenyal dengan isian kacang tanah. Wedang ronde biasanya banyak dijual di pinggir jalan. Apalagi, penjual minuman ini menjamur saat musim hujan tiba.

    Namun, turunnya hujan pasti menghalangimu untuk keluar rumah, kan? Eits, jangan khawatir! Kamu juga bisa membuat wedang ronde sendiri dengan resep ini, lho. Penasaran dengan cara buatnya? Simak langkah-langkahnya di bawah ini, ya!

    Baca juga: Manfaat Minum Teh Lemon Jahe untuk Tubuh

    Resep wedang ronde

    Sebelum mengikuti langkah-langkah membuat wedang ronde, ayo persiapkan dulu bahan-bahannya! 

    Ilustrasi wedang ronde

    Bahan wedang

    • 1000 ml Air
    • 200 gr Gula
    • 75 gr gula jawa
    • 200 gr Jahe merah
    • 1 buah Sereh
    • 1 helai Daun pandan
    • 3 helai Daun jeruk
    • 4 butir cengkeh
    • 1 batang kayu manis

    Bahan Ronde

    • 250 gr Tepung ketan putih
    • 300 ml Air
    • 1 sdt Air kapur sirih
    • pewarna makanan secukupnya
    • 250 gr kacang tanah kupas, sangrai
    • 50 gr gula putih
    • 25 gram gula jawa

    Cara membuat wedang ronde

    1. Langkah pertama, buatlah wedang terlebih dahulu. Campurkan semua bahan wedang kecuali gula pasir dan gula jawa ke dalam panci berisi air. Masak hingga mendidih dan rasanya menyatu.
    2. Setelah mendidih, kecilkan api lalu masukkan semua gula. Aduk hingga merata.
    3. Setelah itu, siap-siap membuat ronde dengan mencampurkan tepung ketan dan air kapur sirih. Uleni adonan hingga kalis, lalu buatlah bola-bola. Sisihkan.
    4. Sementara itu, siapkan kacang tanah sangrai dan gula jawa untuk isian ronde.
    5. Pipihkan ronde, kemudian masukkan kedua bahan isian tersebut. Bulatkan adonan kembali.
    6. Didihkan air di panci, kemudian rebus ronde hingga mengapung. Angkat dan sisihkan.
    7. Masukkan 5 buah ronde dan tuang wedang ke dalam mangkuk.
    8. Wedang ronde siap disajikan!


    Itulah resep wedang ronde yang cocok disantap saat musim hujan. Bagaimana? Caranya ternayata cukup mudah, kan? Dengan membuat wedang ronde sendiri di rumah, kamu jadi lebih puas karena bisa tambah terus!

    Baca juga: Bir Pletok, Minuman Bir Tradisional Betawi Tanpa Alkohol