Author: Jadilaper Admin

  • 5 Cara Mengolah Ikan Patin, Bisa Bantu Hilangkan Bau Amis!

    5 Cara Mengolah Ikan Patin, Bisa Bantu Hilangkan Bau Amis!

    Cara mengolah ikan patin harus dilakukan dengan benar agar hidangan terasa lezat dan tidak berbau. Ikan patin sendiri merupakan salah satu jenis ikan tawar yang sering dipilih untuk dimasak karena dagingnya lembut.

    Biasanya, ikan patin akan diolah dengan berbagai cara, yaitu digoreng, dibakar, hingga dimasak berkuah. Lalu, bagaimana tips untuk mengolah ikan patin agar tidak berbau amis saat disantap? Bagi yang ingin tahu tipsnya, berikut penjelasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Cara Bikin Ketupat dengan Daun Kelapa yang Anti Gagal!

    Cara Mengolah Ikan Patin yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Cara Mengolah Ikan Patin. (Sumber: Pixabay)

    Ikan patin memang terkenal enak tetapi tidak semua orang menyukainya. Sebab, ikan patin memiliki rasa amis dan berbau lumpur bahkan tak hilang meski sudah dimasak sehingga kurang enak saat dimakan.

    Agar rasa masakan berbahan ikan patin bisa maksimal, kamu harus mengetahui tips mudah dalam pengolahannya. Bagi para pemula, berikut cara paling tepat untuk mengolah ikan patin agar tidak amis.

    Pilih Ikan Patin yang Segar

    Salah satu cara terbaik untuk mengolah ikan patin adalah memilih daging yang segar. Rasa lezat pada suatu masakan ikan patin biasanya terpengaruh dari kualitas bahan yang dipilih karena lebih minim bau amis.

    Pemilihan ikan patin segar harus benar-benar memerhatikan beberapa bagian. Pertama, lihat sisik ikan patin terlebih dahulu dan pastikan masih melekat kuat di tubuhnya serta berwarna mengkilat.

    Apabila sisik sudah gelap dan banyak yang copot, maka dapat dipastikan ikan tersebut sudah lama atau tidak segar. Selain itu, ikan patin segar juga memiliki mata yang masih bulat dan jernih serta bagian kulitnya masih elastis.

    Hilangkan Bau Lumpur dengan Benar

    Tak berbeda dengan ikan air tawar pada umumnya, ikan patin juga memiliki bau lumpur. Namun, kamu bisa menghilangkan bau lumpur dengan cara memindahkannya ke air baru lalu biarkan ikan selama setidaknya dua jam.

    Proses perendaman ini akan membantu bau lumpur pada ikan patin menghilang. Jika membeli ikan patin yang langsung diolah, pastikan 80 persen ikan tersebut meninggalkan bau lumpur sehingga masakan terasa tidak sedap.

    Bersihkan Ikan Patin

    Untuk mengolah ikan patin, kamu harus mengetahui cara membersihkannya. Jika sudah direndam selama dua jam, langkah berikutnya adalah bersihkan ikan dengan buang terlebih dahulu sisiknya menggunakan pisau.

    Kemudian, singkirkan insang dan isi perut dari ikan patin. Setelah dibersihkan, barulah kamu bisa mencuci ikan patin di bawah air mengalir agar seluruh kotoran yang masih tersisa menghilang.

    Marinasi Ikan dengan Bumbu

    Meski termasuk ikan dari perairan tawar, ikan patin juga perlu dimarinasi agar rasa dan bau amisnya benar-benar hilang. Ikan patin yang sudah selesai dibersihkan lalu dipotong-potong sesuai keinginan.

    Agar aroma amis dan bau lumpur berkurang, kamu bisa melumuri dengan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon. Air jeruk sendiri bertujuan untuk menghilangkan bau lumpur dan membuat ikan patin terasa lebih kenyal.

    Setelah dilumuri dengan air perasan jeruk, jangan lupa juga untuk menaburi garam guna memberi rasa tambahan pada ikan. Terakhir, lakukan marinasi setidaknya selama 15 menit dan ikan patin siap dimasak.

    Goreng Dahulu Sebelum Dimasak

    Daging ikan pating memiliki tekstur yang lembut tetapi mudah pecah atau hancur ketika dimasak dalam waktu cukup lama. Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya untuk menggoreng ikan terlebih dahulu.

    Tak perlu khawatir dengan rasanya, sebab daging ikan patin tidak akan mengeras jika dimasak dua kali. Bahkan, kamu bisa merasakan tekstur daging tetap kokoh sehingga cocok diolah bersama kuah yang menyegarkan.


    Itu dia beberapa cara mengolah ikan patin yang dapat dicoba sendiri saat memasaknya di rumah. Apabila penasaran dengan tips memasak jenis ikan lainnya, cek saja artikel-artikelnya di laman jadiLaper!

    Baca juga: 5 Tips Mengolah Usus Ayam Agar Lebih Bersih dan Tak Amis

  • Ini Dia 5 Cara Memasak Lobster Segar, Penting Diketahui Pemula!

    Ini Dia 5 Cara Memasak Lobster Segar, Penting Diketahui Pemula!

    Cara memasak lobster segar menjadi hal yang penting diketahui agar tekstur dan rasa dagingnya tidak berubah. Ya, proses pengolahan lobster atau makanan laut memang terbilang gampang-gampang susah.

    Selain enak, daging lobster juga memiliki sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh jika diolah dengan benar. Lalu, bagaimana cara paling tepat untuk memasak lobster? Apabila ingin tahu langkah-langkah pengolahannya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: Tips Mudah Memasak Kikil agar Empuk dan Tidak Lengket

    Cara Memasak Lobster Segar dengan Tepat

    Ilustrasi Cara Memasak Lobster Segar. (Sumber: Pixabay)

    Bagi pemula, memasak lobster harus diperhatikan agar tetap terasa segar dan bumbu yang dipakai bisa membuatnya semakin lezat. Adapun beberapa tips untuk memasak lobster, antara lain sebagai berikut:

    Rendam Lobster Beku di Air Mendidih

    Cara pertama unauk memasak lobster adalah merendamnya di dalam air mendidih. Perlu dipahami, lobster segar harus dibekukan terlebih dahulu selama 30 sampai 60 menit guna mencegah daging terlalu matang nantinya.

    Lalu, lobster yang beku dapat langsung dimasukkan ke dalam air mendidih agar tidak banyak bergerak di dalam panci. Usahakan tidak langsung menusuk lobster sebelum direndam air mendidih sebab darahnya bisa mengalir ke dalam masakan dan menghilangkan cita rasa asli.

    Cara Memasak Lobster Segar, Potong Cangkangnya

    Setelah lobster direndam dengan air mendidih, kamu dapat memotong bagian cangkang. Hal ini dilakukan agar bisa memudahkan proses memasak dan membuat bumbu-bumbu yang dipakai mudah meresap.

    Saat memotong cangkang pada tubuh lobster, pastikan untuk memakai pisau yang tajam. Untuk memotongnya, cukup potong lurus di tengah cangkang sampai ke sirip lalu cungkil daging dengan ibu jari.

    Rebus atau Kukus Lobster

    Cara memasak lobster yang paling mudah adalah dengan merebusnya. Saat memasak, pastikan untuk memakai panci berukuran besar agar beberapa lobster bisa masuk sekaligus dan terendam di dalam air rebusan.

    Umumnya, panci berukuran delapan liter mampu menampung dua buah lobster dengan jumlah air yang memenuhi tiga per empat bagian. Lalu tambahkan garam ke dalamnya, masukkan lobster, tunggu sampai mendidih kemudian kecilkan api dan masak selama 15 hingga 20 menit.

    Tak hanya direbus, lobster juga bisa dimasak dengan cara dikukus. Ketika campuran air dan garam dalam kukusan sudah mendidih, taruh lobster dan biarkan dikukus selama 18 hingga 20 menit.

    Jangan Buang Isi Perut dan Cangkang Lobster

    Sebagian besar orang biasanya akan langsung membuang isi perut dan cangkang saat mengolah lobster. Padahal, isi perut lobster menawarkan rasa yang sangat nikmat setelah dimasak, baik dipanggang maupun dikukus.

    Sementara itu, bagian cangkangnya bisa dimanfaatkan untuk membuat kaldu. Tak heran, banyak olahan yang menggunakan cangkang dari lobster agar tercipta kuah yang gurih dan rasa alami menyegarkan.

    Gunakan Alat untuk Memotong Lobster

    Saat ingin mengekstrak seluruh daging lobster, penggunaan pisau saja tidaklah cukup. Sebab, cangkang lobster cukup keras sehingga memerlukan gunting dapur, nutcracker, atau garpu kecil agar bisa terbuka dan mendapatkan dagingnya.

    Caranya cukup mudah, pertama pisahkan kepala dari badan dan ekor dengan cara memutar bagian kepala. Setelah itu, ekstrak daging pada badan lobster dengan menggunting cangkang pada bagian perut dan patahkan capit lobster lalu pecahkan menggunakan nutcracker.


    Itu dia beberapa cara memasak lobster segar yang bisa diikuti dengan mudah, terutama bagi pemula. Jika ingin tahu berbagai tips mengenai makanan laut lainnya, cek saja artikel di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Cara Memotong Daging Sapi yang Benar, Dijamin Empuk!

  • 5 Tips Menyimpan Makanan Laut Agar Tahan Lama dan Tidak Amis

    5 Tips Menyimpan Makanan Laut Agar Tahan Lama dan Tidak Amis

    Tips menyimpan makanan laut sangat penting untuk diketahui, terutama jika gemar mengonsumsinya. Seafood atau makanan laut memang tak bisa disimpan sembarangan karena termasuk jenis bahan panganan yang memiliki kandungan air.

    Hal ini tentunya menyebabkan makanan laut mudah membusuk ketika dibiarkan di ruangan terbuka. Lalu, bagaimana cara untuk menyimpan makanan laut yang tepat? Apabila penasaran dengan tips penyimpanannya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Tips Menyimpan Daging Ayam di Kulkas, Dijamin Tahan Lama!

    Tips Menyimpan Makanan Laut yang Bisa Diterapkan

    Ilustrasi Tips Menyimpan Makanan Laut. (Sumber: Unsplash)

    Makanan laut mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh sehingga harus disimpan dengan benar agar gizinya bisa dipertahankan. Adapun beberapa cara terbaik untuk menyimpan makanan laut, antara lain sebagai berikut:

    Siapkan Wadah yang Terpisah

    Salah satu tips untuk menyimpan makanan laut yang benar adalah dengan menyiapkan wadah terpisah terlebih dahulu. Pemisahan wadah ini memiliki tujuan agar bahan tidak bercampur menjadi satu dan mengakibatkan risiko busuk lebih cepat.

    Sebab, setiap seafood punya masa simpan yang berbeda-beda. Misalnya, cumi-cumi bertinta bisa membuat seafood lain, seperti daging ikan menjadi terkena warna hitam dan kemudian membuat penampilannya kurang bagus.

    Bersihkan Seafood Sebelum Disimpan

    Langkah berikutnya agar makanan laut bisa awet adalah membersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Hal ini sangatlah diperlukan sebab seafood yang baru saja dibeli kemungkinan telah melalui sekali proses pembersihan.

    Apabila kamu langsung membelinya di nelayan, seafood terkadang tidak mengalami proses pembersihan sama sekali. Tentunya, kondisi tersebut sangat berbahaya karena beberapa jenis makanan laut hidup di area berpasir, seperti kerang.

    Dengan begitu, usahakan mencuci seafood yang ingin diolah dan dikonsumsi hingga benar-benar bersih. Bahkan, untuk jenis ikan tertentu memerlukan pembersihan proses pembersihan sebelum disimpan.

    Simpan Pada Wadah Tertutup

    Tak hanya menyimpan seafood di dalam tempat terpisah, pastikan pula taruh di wadah yang tertutup rapat. Pasalnya, menggunakan wadah yang tertutup dengan sempurna bisa membantu bau ikan tidak menyebar dalam kulkas.

    Selain itu, penggunaan wadah yang rapat juga mampu mencegah air pada seafood atau makanan laut merembes ke luar dan terkena bagian lain dari kulkas. Wadah tertutup yang bisa digunakan sangat beragam, misalnya dalam kantong plastik.

    Agar bisa menyimpan seafood dengan benar, buang udara yang masuk ke dalam kantong plastik dan tutup rapat. Usahakan agar memilih kantong plastik yang tebal agar tidak berisiko mengalami kebocoran akibat bagian tajam dari seafood.

    Taruh di Suhu Beku

    Cara untuk menyimpan seafood agar awet adalah dengan menaruhnya di suhu beku. Penyimpanan di dalam suhu beku tidak membutuhkan perlakuan khusus asalkan seafood sudah diletakkan pada wadah terpisah dan tertutup sebelum disimpan.

    Tujuan penggunaan wadah tertutup agar seafood tidak beku dan kering atau disebut dengan freeze bun. Sebab, jika terlalu kering, maka akan mengakibatkan tekstur dari daging seafood menjadi rusak dan terasa kurang lezat.

    Tambah Air Perasan Jeruk Nipis

    Cara untuk menyimpan makanan laut selanjutnya wajib diikuti, yakni menggunakan tambahkan air perasan jeruk nipis. Ya, perasan jeruk nipis diketahui dapat membantu mengurangi aroma amis pada seafood.

    Caranya pun cukup sederhana, yaitu tuangkan air perasan jeruk nipis atau irisan jeruk lemon ke dalam wadah penyimpanan seafood agar amis bisa berkurang. Dengan menggunakan bahan ini, bau amis seafood tidak akan menyebar ke seluruh bagian lemari pendingin.


    Itu dia beberapa tips menyimpan makanan laut yang dapat diikuti karena mudah dan cukup sederhana. Apabila ingin tahu berbagai tips bermanfaat lainnya, cek selalu artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Mudah Diikuti, Begini 3 Cara Mencairkan Daging Beku

  • Resep Membuat Shrimp Roll Mudah, Menu Lauk Sederhana dan Enak

    Resep Membuat Shrimp Roll Mudah, Menu Lauk Sederhana dan Enak

    Resep membuat shrimp roll menjadi salah satu hidangan yang banyak dicari karena mudah dibuat. Shrimp roll atau gorengan udang dikenal sebagai makanan yang populer di restoran Jepang.

    Tak hanya sebagai camilan, gorengan udang juga cocok disantap bersama nasi hangat. Lalu, bagaimana cara membuat shrimp roll yang praktis dengan bahan-bahan sederhana? Untuk mengetahui lebih lanjut terkait resep gorengan udang, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Gohyong Ayam Viral yang Gurih, Dijamin Ketagihan!

    Resep Membuat Shrimp Roll yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Resep Membuat Shrimp Roll. (Sumber: Unsplash)

    Shrimp roll memang menjadi makanan favorit bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pasalnya, shrimp roll tak hanya mudah dibuat tetapi juga bisa disimpan sebagai frozen food sebelum diolah.

    Jika ingin mengonsumsinya, kamu bisa menggoreng terlebih dahulu kemudian sajikan bersama nasi hangat. Adapun beberapa cara untuk membuat shrimp roll yang bisa diikuti, antara lain sebagai berikut:

    Bahan Utama Membuat Shrimp Roll

    • 200 gram tepung panir kasar.
    • 100 gram tepung terigu.
    • 200 ml air mineral.
    • 4 butir telur yang telah dikocok lepas.
    • Garam secukupnya.

    Bahan Isian Gorengan Udang

    • 200 gram ayam cincang.
    • 300 gram udang cincang.
    • 4 butir telur.
    • 4 sdm tepung tapioka.
    • 2 sdm air es.
    • 2 sdt kecap asin.
    • 1 sdt garam.
    • ½ sdt bubuk merica.
    • 2 batang daun bawang yang sudah diiris.
    • 2 siung bawang putih yang sudah dihaluskan.

    Langkah Pembuatan Shrimp Roll

    • Langkah pertama, masukkan seluruh bahan isian ke dalam food processor kemudian campurkan sampai merata.
    • Jika ingin mengecek rasanya, kamu dapat menggoreng sebagian atau mencicipi terlebih dahulu. Lalu, sisihkan adonan isian yang sudah siap.
    • Selanjutnya, tuang kocokan telur ke dalam wajan panas lalu tipiskan terlebih dahulu. Setelah itu, goreng hingga matang.
    • Tahap berikutnya, letakkan adonan di atas telur dadar, ratakan dahulu kemudian gulung dan padatkan. Bungkus dengan menggunakan plastic wrap dan sisihkan.
    • Setelah itu, kukus selama kurang lebih 25 menit hingga matang lalu dinginkan. Potong membentuk serong hingga adonan habis kemudian sisihkan.
    • Campur air, garam, serta tepung terigu di dalam wadah yang terpisah. Untuk tepung panir, taruh di dalam piring terpisah.
    • Celup potongan shrimp roll ke dalam adonan basah baru gulingkan di tepung panir yang telah disiapkan sebelumnya.
    • Terakhir, tekan-tekan sampai tepung panir menempel sempurna. Apabila sudah, goreng menggunakan api sedang hingga matang.

    Shrimp roll yang sudah matang atau berubah menjadi kecoklatan, bisa segera diangkat dan sisihkan. Agar semakin nikmat, siapkan saus sambal sebagai cocolan menyantap shrimp roll atau makan bersama nasi hangat dan salad sayur.


    Itu dia resep membuat shrimp roll yang dapat diikuti sebagai menu hidangan simpel dan enak disantap kapan saja. Apabila ingin tahu berbagai menu masakan sederhana lainnya, cek saja artikel resep di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Chicken Creamy Mushroom Simple, Bisa Jadi Menu Dinner Hemat!

  • Resep Keripik Kaca Pedas, Renyah dan Bikin Ketagihan!

    Resep Keripik Kaca Pedas, Renyah dan Bikin Ketagihan!

    Resep keripik kaca pedas mudah untuk dibuat dan bisa jadi camilan yang enak. Keripik kaca sendiri merupakan makanan unik yang terbuat dari tepung tapioka dan diolah hingga menjadi tipis, seperti kaca.

    Dengan cita rasa gurih pedas, keripik kaca banyak disukai oleh berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Lalu, bagaimana cara membuat keripik kaca yang gurih dan renyah? Untuk mengetahui resepnya, berikut penjelasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Mudah Diikuti, Begini Resep Bakso Aci Kuah Gurih dan Bikin Nagih

    Resep Keripik Kaca Pedas yang Bisa Dibuat Sendiri

    Ilustrasi Resep Keripik Kaca Pedas. (Sumber: Pixabay)

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahan utama keripik kaca adalah tepung tapioka. Tepung kemudian akan dimasak sampai berwarna transparan dan ditipiskan menggunakan roll atau botol kaca.

    Untuk membuat warna semakin transparan dan menyerupai kaca, adonan harus dijemur selama beberapa jam. Sebelum mengetahui cara pembuatan keripik kaca lebih lanjut, berikut beberapa bahan yang harus dipersiapkan.

    Bahan Utama Membuat Keripik Kaca

    • 250 gram tepung tapioka.
    • ½ sdt garam.
    • 650 ml air matang.
    • Minyak goreng secukupnya.

    Langkah Pembuatan Keripik Kaca Pedas

    • Langkah pertama, olah tepung tapioka terlebih dahulu dengan mencampurkan bersama garam dan air. Lalu, aduk sampai merata dan tepung larut atau tidak lagi bergerendil.
    • Apabila sudah tercampur rata, masak adonan tepung di atas kompor dengan menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental.
    • Ketika adonan sudah mulai mengental, kecilkan api kompor dan terus aduk sampai lentur. Selanjutnya, sisihkan adonan.
    • Setelah itu, siapkan plastik besar untuk mencetak dan menjemur adonan sesuai keinginan. Sebelum meletakkan adonan, olesi dahulu plastik dengan minyak goreng sampai merata. Cara ini penting dilakukan agar adonan tidak lengket dan mudah dibentuk.
    • Lalu, ambil adonan secukupnya kemudian letakkan di atas plastik yang sudah diolesi minyak. Tutupi adonan dengan plastik lainnya kemudian pipihkan dengan roller sampai tipis. Lakukan cara ini hingga adonannya habis.
    • Jika sudah dicetak, jemur adonan di bawah sinar matahari selama 2 jam atau sampai kering.
    • Kemudian, gunting adonan menjadi kecil atau sesuai selera. Setelah digunting, jemur kembali adonan hingga kering atau selama kurang lebih 3 jam.
    • Berbeda dengan keripik pada umumnya, keripik kaca tidak bisa digoreng dengan minyak banyak. Karena itu, siapkan 5 sdm minyak goreng di atas wajan dan tunggu hingga panas.
    • Terakhir, goreng keripik kaca dengan api kecil selama 5 sampai 10 menit sesuai ketebalan keripik.

    Semakin lama proses menggoreng, maka akan semakin renyah keripik yang dihasilkan. Lakukan penggorengan tersebut sampai semua adonan habis kemudian tiriskan minyak dan tambahkan bumbu pedas asin sesuai selera.


    Itu dia resep keripik kaca pedas yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan sederhana. Apabila ingin mencoba membuat camilan sederhana lainnya, cek artikelnya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Cireng Isi Jando, Kenyal dan Bikin Nagih!

  • 6 Tips Membuat Kulit Dimsum Anti Robek, Bisa Dicoba di Rumah!

    6 Tips Membuat Kulit Dimsum Anti Robek, Bisa Dicoba di Rumah!

    Tips membuat kulit dimsum sebenarnya cukup sederhana dan bisa dibuat dengan mudah. Ya, dimsum sendiri merupakan camilan favorit sebagian besar orang berkat teksturnya yang lembut dan mengenyangkan.

    Sekarang ini, kebanyakan orang memilih untuk membuat dimsum sendiri, mulai dari kulit hingga isiannya. Lalu. bagaimana cara agar kulit dimsum bisa kuat dan tidak mudah robek? Untuk mengetahui cara membuat kulit dimsum, berikut penjelasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Cara Menyimpan Egg Tofu Agar Bisa Tahan Lama, Yuk Simak!

    Tips Membuat Kulit Dimsum dengan Mudah

    Ilustrasi Tips Membuat Kulit Dimsum (Sumber: Pixabay)

    Pembuatan kulit dimsum umumnya cukup rumit karena melibatkan teknik penggilingan dan pemotongan lebih halus agar mendapatkan ketebalan yang diinginkan. Adapun beberapa tips yang bisa diikuti untuk membuat kulit dimsum, antara lain:

    Pastikan Takarannya Pas

    Salah satu cara untuk membuat kulit dimsum yang elastis dan tidak mudah robek adalah dengan memastikan takarannya sudah pas. Takaran yang tepat untuk membuat kulit dimsum adalah 1:1:1, yaitu 1 kg tepung sagu, 1 liter air, dan 1 kg tepung tang mien.

    Gunakan Jenis Tepung yang Tepat

    Bagi yang ingin membuat dimsum berkualitas, sebaiknya pakai gunakan tepung sagu atau tepung tang mien. Tepung tang mien adalah tepung dari pati gandum dan memiliki tekstur yang lebih halus dibandingkan tepung terigu.

    Jenis tepung satu ini juga dapat membuat tekstur dari kulit dimsum menjadi lebih kenyal. Karena itu, sebaiknya jangan sembarangan saat memilih tepung agar menghasilkan kulit dimsum yang enak.

    Tips Membuat Kulit Dimsum, Tambahkan Telur

    Jika ingin membuat dimsum rebus, ada baiknya tambahkan satu butir telur ke dalam adonan agar bertekstur lembut dan kenyal. Akan tetapi, untuk dimsum goreng, sebaiknya hindari penggunaan telur karena bisa membuat tekstur menjadi kurang renyah.

    Perhatikan Kualitas Bahannya

    Ketika ingin membuat kulit dimsum, sebaiknya kenali dan pahami terlebih dahulu jenis serta kualitas bahan yang digunakan. Untuk membuat kulit dimsum bening dan mengilap, kamu tidak bisa menggunakan tepung terigu melainkan harus memakai tepung kanji dan tepung tang mien.

    Kedua jenis tepung ini punya karakteristik yang berbeda-beda dengan tepung terigu sehingga harus diperhatikan pula kualitasnya. Tepung tang mien sendiri memilih warna yang lebih putih dan teksturnya lebih halus.

    Dalam pemilihan tepungnya, pastikan tidak yang menggumpal dan berbau tengik. Hal ini bertujuan agar dimsum yang dibuat nantinya menghadirkan cita rasa nikmat dan enak dikonsumsi meski dalam keadaan dingin.

    Pahami Teknik Pengolahan

    Setelah yakin bahwa bahan yang digunakan memiliki kualitas bagus, maka teknik pengolahan menjadi faktor penting lainnya. Dalam membuat adonan kulit dimsum, kamu harus menggunakan air yang panas.

    Hal ini bertujuan agar tepung menjadi adonan yang mudah diuleni. Apabila menggunakan air dingin, maka tepung justru tidak akan menjadi adonan melainkan berhamburan dan bergumpal sehingga sulit dibentuk.

    Dalam menguleni adonan, pastikan dilakukan hingga benar-benar kalis sebab jika tidak, maka kulit menjadi mudah robek saat diberi isian. Untuk bagian pengukusan, sebaiknya diamkan dimsum dan jangan banyak dibolak-balik.

    Tips Membuat Kulit Dimsum, Simpan dengan Benar

    Apabila kulit dimsum sudah jadi, sebaiknya segera olah dan tambahkan isian kemudian langsung dikukus. Meski tak langsung dimakan, kamu bisa menyimpannya di dalam lemari pendingin atau freezer.

    Dengan cara ini, dimsum tentu dapat bertahan dalam waktu cukup lama sehingga pastikan simpan di wadah kedap udara dan suhu beku. Ketika ingin mengonsumsinya sebagian, gunakan alat bantu, seperti sendok agar kebersihan dimsum tetap terjaga.


    Itu dia beberapa tips membuat kulit dimsum yang mudah dan dijamin awet dalam waktu lama. Jika ingin mengetahui berbagai tips olahan atau hidangan sederhana lainnya, cek saja artikel di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 5 Tips Mengolah Usus Ayam Agar Lebih Bersih dan Tak Amis

  • Resep Ikan Jambal Roti Sambal Matah, Enak dan Mudah Dibuat!

    Resep Ikan Jambal Roti Sambal Matah, Enak dan Mudah Dibuat!

    Resep ikan jambal roti kerap kali dicari, terutama jika ingin santapan yang enak dan simpel. Ikan jambal roti sendiri adalah olahan produk hasil fermentasi garam dari daerah Pangandaran, Pekalongan, Cilacap, dan Cirebon yang berbahan dasar ikan laut dari famili ariidae.

    Nama ikan ini diambil dari kata ‘jambal’ yang merupakan sebutan ikan asin oleh masyarakat setempat dan ‘roti’ berarti daging lembut dan mudah hancur saat gigitan pertama. Untuk membuat ikan jambal roti, biasanya harus melewati proses penggaraman selama beberapa hari hingga menghasilkan rasa asin.

    Kemudian, ikan dijemur hingga benar-benar kering dan memiliki tekstur khas, seperti pasir. Lalu, bagaimana cara membuat ikan jambal roti sambal matah? Untuk mengetahui resepnya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: Resep Mangut Lele Sederhana, Panganan Lezat Khas Yogyakarta

    Resep Ikan Jambal Roti Sambal Matah

    Ilustrasi Resep Ikan Jambal Roti. (Sumber: Masak Apa Hari Ini)

    Ikan asin jenis ini termasuk produk olahan yang memiliki harga lebih mahal dibandingkan daging sapi. Meski terbilang cukup mahal, tetapi ikan jambal roti tetap menjadi buruan wisatawan.

    Selain itu, dibalik tampilannya yang sederhana, ikan jambal roti menawarkan sejumlah kandungan nutrisi. Untuk membuat ikan jambal roti sambal matah, ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan, antara lain:

    Bahan Dasar Membuat Sambal Jambal Roti

    • 200 gram ikan jambal roti yang sudah dipotong-potong.
    • 5 buah cabai rawit merah yang diiris-iris tipis.
    • 5 buah cabai rawit hijau yang telah diiris tipis.
    • 5 lembar daun jeruk yang diiris tipis.
    • 5 siung bawang merah yang sudah diiris tipis.
    • 4 siung bawang putih yang diiris tipis.
    • 3 batang serai yang bagian putihnya dimemarkan dan diiris tipis.
    • 2 buah jeruk nipis yang diambil bagian airnya.
    • 1 ruas lengkuas yang dimemarkan dan diiris tipis.
    • Garam secukupnya.
    • Minyak goreng secukupnya.

    Cara Pembuatan Ikan Jambal Roti Sambal Matah

    • Langkah pertama, potong ikan jambal roti terlebih dahulu sesuai selera. Kemudian, iris tipis cabai rawit merah dan rawit hijau.
    • Setelah itu, iris tipis juga sereh, daun jeruk, bawang putih, dan bawang merah lalu taruh di wadah.
    • Jika sudah, panaskan sedikit minyak goreng ke dalam wajan. Selanjutnya, tumis bawang putih dan bawang merah hingga beraroma harum.
    • Ketika bumbu terlihat sudah matang, masukkan irisan cabai rawit merah, cabai rawit hijau, sereh, daun jeruk, dan lengkuas.
    • Lalu, tumis hingga bumbu matang dan memiliki aroma harum.
    • Apabila bumbu sudah matang, masukkan potongan jambal roti ke dalam wajan. Kemudian, aduk merata dan masak sebentar hingga ikan jambal roti agak kering.
    • Tahap berikitnya, tambahlah air jeruk nipis ke dalam wajan dan aduk. Masak jambal roti sambal matah sebentar hingga bahan benar-benar tercampur dengan baik.

    Setelah matang, siapkan ikan jambal roti sambal matah di piring dan makan bersama nasi hangat. Tak hanya enak, ikan jambal roti juga kaya akan nutrisi, mulai dari fosfor, vitamin D, protein, serta kalsium.


    Itu dia resep ikan jambal roti sambal matah yang bisa diikuti dengan mudah dan hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana. Apabila ingin tahu berbagai resep masakan simpel lainnya, cek saja artikelnya di lama JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Rujak Kuah Pindang Khas Bali, Segar dan Bikin Nagih!

  • Yuk Ikuti, Ini 3 Cara Mengolah Ikan Pindang Agar Tak Mudah Hancur

    Yuk Ikuti, Ini 3 Cara Mengolah Ikan Pindang Agar Tak Mudah Hancur

    Cara mengolah ikan pindang penting diketahui agar dagingnya tidak mudah hancur setelah dimasak. Ikan pindang memang menjadi sajian yang banyak disukai oleh orang karena cita rasanya gurih dan murah.

    Selain itu, ikan pindang juga bisa diolah dengan berbagai cara, yaitu digoreng, dimasak balado, atau ditumis. Lalu, bagaimana cara untuk mengolah ikan pindang yang bisa diterapkan? Jika ingin tahu langkah pengolahan ikannya, simak ulasan Minbay berikut!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

    Cara Mengolah Ikan Pindang yang Perlu Dipraktikkan

    Ilustrasi Cara Mengolah Ikan Pindang. (Sumber: Finna Food)

    Ikan pindang merupakan bahan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia karena mudah ditemukan di pasar tradisional. Rasa gurih dan asin pada pindang didapatkan dari pengolahannya dengan cara mengombinasikan perebusan serta penggaraman.

    Namun, sebelum mengolahnya sendiri di rumah, penting untuk mengetahui tips dalam memasak pindang Agar tak salah dalam mengolah ikan dan daging tak hancur, ada beberapa cara yang dapat diikuti, antara lain:

    Tekstur Daging Ikan Lembek

    Saat membeli ikan pindang, pastikan memilih daging yang masih dalam keadaan segar secara alami. Sedikit informasi, ikan pindang termasuk jenis ikan yang tidak bisa tahan lama dalam suhu ruang.

    Karena itu, jika mendapati ikan pindang yang tampak segar meski sudah berada di suhu ruang selama lebih dari 3 hari, maka patut diwaspadai memakai bahan pengawet. Pada dasarnya, mengetahui perbedaan antara ikan pindah segar secara alami atau dengan bahan pengawet cukup mudah.

    Caranya, yakni melihat tekstur daging di mana ikan segar cenderung lembek sedangkan yang sudah diberi tambahan pengawet akan lebih kenyal. Selain itu, aroma ikan pindang segar biasanya amis sedangkan yang diberi pengawet buatan berbau obat.

    Warna Kulit Ikan Cenderung Pucat

    Tips mengolah pindang lainnya adalah dengan melihat warna kulit pada ikan terlebih dahulu. Untuk ikan pindang yang telah diproses dengan bumbu-bumbu, seperti jahe, bawang merah, bawang putih, serta garam, warna kulitnya menjadi kuning pucat dan kusam.

    Sementara itu, ikan pindang yang telah diberi pewarna buatan biasanya berwarna kuning mencolok. Jika menemukan ikan pindang yang terlihat masih segar di suhu ruang setelah tiga hari, ada baiknya jangan dikonsumsi.

    Pasalnya, ikan pindang kemungkinan sudah diberi bahan pengawet untuk mencegah daging cepat membusuk. Karena itu, pastikan untuk melihat kesegaran dari ikan pindang yang dibeli dengan mengetahui ciri-cirinya.

    Olah Ikan Pindang dengan Tepat

    Sebagian besar ikan pindang yang dijual di pasaran sudah diberikan berbagai macam bumbu sehingga terasa gurih. Karena itu, ikan pindang bisa langsung dimasak dengan cara ditumis, digoreng, dimasak santan atau mangut, dimasak kuah, serta dibuat balado.

    Akan tetapi, sebelum ikan pindang dimasak, ada baiknya untuk digoreng terlebih dahulu hingga matang. Hal ini bertujuan untuk membuat tekstur kulit ikan pindang menjadi lebih renyah serta menghilangkan aroma amis serta langu.

    Saat menggoreng ikan pindang, dianjurkan tidak terlalu lama karena dapat membuat tekstur dagingnya terasa alot saat dimakan. Setelah digoreng setengah matang, ikan pindang siap diolah menjadi hidangan favorit.


    Ikan pindang yang disimpan di dalam kulkas sebaiknya segera dimasak sebelum 2 hari. Semetnara ikan pindang yang disimpan di dalam freezer, umumnya jauh lebih awet, yakni mencapai 1 minggu.

    Itu dia beberapa tips atau cara mengolah ikan pindang yang dapat diterapkan agar terasa lezat saat dikonsumsi. Apabila ingin mencicipi aneka olahan ikan, pesan saja lewat aplikasi Tokobay! Segera pesan makanan favorit kamu dengan unduh aplikasinya di App Store atau Play Store.

    Baca juga: Catat! 5 Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas

  • Ini Dia 6 Tips Mengolah Iga Sapi yang Perlu Diketahui

    Ini Dia 6 Tips Mengolah Iga Sapi yang Perlu Diketahui

    Tips mengolah iga sapi mudah untuk diikuti, terutama bagi yang pertama kali memasaknya. Iga sendiri merupakan bagian tulang rusuk sapi yang dapat dikonsumsi di mana terdiri dari 2 hingga 7 tulang iga.

    Biasanya, iga banyak dicari oleh pecinta kuliner karena memiliki rasa yang begitu nikmat setelah diolah. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengolah daging iga sapi? Jika ingin tahu tips pengolahannya, yuk simak pembahasan berikut!

    Baca juga: 6 Teknik Memotong Sayuran Ala Koki!

    Tips Mengolah Iga Sapi dengan Ala Chef Profesional

    Ilustrasi Tips Mengolah Iga Sapi. (Sumber: Freepik)

    Daging yang melekat pada tulang termasuk bagian paling nikmat untuk dimakan, begitu pula iga sapi. Kombinasi antara daging dan lemaknya membuat daging iga sapi terasa sempurna ketika disantap.

    Bagian daging yang ada pada iga sapi tidak sepah sehingga cocok dijadikan berbagai hidangan, khususnya dibakar atau dimasak bersama sup. Namun, ada beberapa hal yang perlu diterapkan saat ingin mengolah iga sapi, antara lain:

    Pilih Iga Sapi Terbaik

    Biasanya, iga sapi yang dijual di pasaran dikelompokkan berdasarkan kualitas di mana cara pengolahan daging pun akan berbeda. Jika iga sapi yang dibeli memiliki kualitas rendah, maka perlu membuat daging empuk terlebih dahulu dengan cara dimarinasi.

    Namun, untuk kualitas daging yang bagus hanya perlu direbus dengan api kecil agar empuk. Agar tidak repot melakukan marinasi, maka pilihlah daging iga sapi yang masih muda karena lapisan lemaknya tidak terlalu tebal dan cenderung lebih cepat empuk.

    Bersihkan Iga Sapi

    Daging sapi sebenarnya tidak perlu dicuci sebab kucuran air justru dapat mengunci jus alami daging sehingga hasil masakan menjadi kering dan tidak enak. Apabila mendapati daging iga sapi terlihat kotor, maka cukup dibersihkan menggunakan tisu dapur atau lap bersih.

    Kemudian, rebus iga sapi dengan api kecil di mana rebusan pertama berfungsi untuk membersihkan darah dan kotoran yang tersisa di sela-sela tulang. Rebus sebentar sampai kotoran terlihat mengambang di permukaan lalu buang air rebusan pertama.

    Olah Dahulu Sebelum Dimasak

    Kunci utama untuk membuat masakan iga sapi enak adalah dengan mengolahnya terlebih dahulu. Bahan-bahan yang bisa dipakai untuk mengolah iga sapi, yaitu parutan nanas atau daun pepaya.

    Parutan nanas cuk dibaluri di atas iga kemudian diamkan sekitar 15 hingga 20 menit dan bersihkan sisa-sisa nanas dengan tisu dapur. Apabila menggunakan daun pepaya, kamu bisa membungkus iga di dalam dan dan diamkan selama 30 menit.

    Rebus Iga Sapi

    Apapun masakan berbahan dasar iga, pengolahan dengan cara direbus harus tetap dilakukan. Selama proses merebus iga sapi, pastikan untuk menggunakan api kecil agar jus pada dagingnya masih terkunci dan terasa nikmat saat dimakan.

    Olah Iga Sapi Sebelum Dibakar

    Perlu dipahami, tekstur daging iga akan lebih kenyal dibandingkan daging lain jika dibakar. Sebelum dibakar, marinasi terlebih dahulu dagingnya dengan bumbu yang diinginkan dalam waktu lama agar meresap hingga ke tulang.

    Olah Iga untuk Dibuat Sup

    Apabila ingin membuat sup dengan menggunakan iga sapi sebagai bahan utamanya, pilihlah short ribs atau yang pendek. Bagian satu ini memiliki daging yang lebih sedikit tetapi tulangnya cukup banyak.

    Pemilihan bagian tulang bertujuan untuk membuat sup iga sapi menjadi lebih kaya akan rasa. Karena itu, ketika memasak sup sebaiknya membuat kaldunya terlebih dahulu dengan cara merebus iga sapi.

    Cukup rebus iga sapi dengan menggunakan api kecil hingga daging berubah menjadi lembut dan kaldunya terlihat pekat. Setelah itu, tumis bumbu sup iga di wajan terpisah, tuang bumbu ke dalam rebusan kaldu, masak sup hingga matang, lalu sajikan.


    Itu dia beberapa tips mengolah iga sapi yang dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Jika bingung dengan cara pengolahannya, kamu bisa pesan saja lewat aplikasi Tokobay! Segera pesan makanan favorit dengan mengunduh aplikasinya di App Store atau Play Store di smartphone ya.

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

  • 5 Tips Mengolah Ampela Ayam Agar Tidak Bau Saat Disajikan

    5 Tips Mengolah Ampela Ayam Agar Tidak Bau Saat Disajikan

    Tips mengolah ampela ayam penting untuk diketahui agar bau amisnya bisa berkurang. Perlu dipahami, ampela ayam memiliki tekstur alami yang sedikit keras dan berbau amis sehingga kebanyakan orang malas untuk mengolahnya.

    Dengan mengetahui tips mengolah ampela, maka dijamin akan memiliki tekstur kenyal yang lezat dan tidak berbau. Lalu, bagaimana cara untuk mengolah ampela ayam dengan tepat? Jika ingin tahu langkah-langkah pengolahannya, berikut pembahasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: 6 Teknik Memotong Sayuran Ala Koki!

    Tips Mengolah Ampela Ayam yang Dapat Diikuti

    Ampela merupakan salah satu jenis jeroan ayam yang cukup digemari karena enak dicampurkan ke dalam berbagai jenis masakan. Agar tekstur ampela kenyal dan tidak bau amis saat disajikan, ada beberapa tips untuk mengolahnya, antara lain:

    Ilustrasi Tips Mengolah Ampela Ayam. (Sumber: King Kong Meat)

    Pilihlah Ampela yang Masih Segar

    Sebelum mengolah ampela ayam, kamu harus mengetahui bagaimana cara memilih yang benar. Biasanya, ampela akan dijual secara terpisah oleh para penjual ayam di pasar dan bahkan ditempatkan pada kemasan yang berbeda dari daging.

    Meski sudah dikemas dengan rapi, kamu harus cermat dalam memilih ampela dan pastikan membeli yang masih dalam kondisi bagus atau segar. Tanda ampela ayam masih segar adalah berwarna merah muda.

    Karena itu, jangan pernah membeli ampela yang warnanya sudah berubah menjadi gelap atau merah tua. Sebab, hal tersebut menandakan bahwa ample tidak fresh dan umumnya cenderung memiliki rasa yang pahit.

    Bersihkan Ampela

    Selanjutnya, kamu bisa membersihkan ampela dengan benar agar tidak berbau amis. Caranya cukup mudah, yakni bersihkan ampela dari lemak-lemak yang menempel pada permukaan kemudian belah dan buang kotorannya di dalamnya.

    Lepaskan jantung kotoran dan pastikan ampela tidak pecah agar rasanya tidak pahit. Apabila sudah, letakkan ampela pada wadah dan tambahkan garam serta tepung sagu dengan takaran yang sama.

    Setelah itu, aduk-aduk ampela selama 1 menit dan cuci kembali hingga benar-benar bersih. Lakukan langkah tersebut sebanyak dua kali karena dapat membantu menghilangkan bau amis pada ampela.

    Rendam Pakai Santan atau Susu Cair

    Cara mengolah ampela lainnya yang bisa diterapkan, yaitu rendam dengan menggunakan santan atau susu cair. Hal ini dilakukan agar rasa alami ampela yang lumayan pahit bisa berkurang dan membuat teksturnya lebih empuk.

    Ketika ampela sudah dibersihkan, kamu bisa merendamnya dengan santan atau susu selama beberapa menit. Dengan begitu, ampela yang dimasak nantinya akan memiliki rasa lezat dan tidak alot saat dikunyah.

    Gunakan Teknik Blanching

    Blanching adalah teknik merebus makanan dengan menggunakan air dalam waktu yang cukup singkat. Teknik ini mengharuskan kamu untuk merebus ampela ayam selama sekitar 10 detik hingga muncul buih-buih pada permukaan air.

    Perebusan tersebut bertujuan untuk mengurangi aroma amis dan membuat tekstur ampela menjadi lebih kencang. Saat menerapkan teknik blanching, kamu dapat menggunakan air biasa atau dicampur dengan rempah aromatik agar bau amis ikut menghilang.

    Beri Garam dan Air Perasan Jeruk Nipis

    Selain aroma yang amis, alasan banyak orang enggan mengonsumsi ampela ayam adalah karena rasa pahitnya cukup mengganggu. Namun, tak perlu khawatir sebab rasa pahit dan aroma amis pada ampela bisa dihilangkan dengan menggunakan garam serta air perasan jeruk nipis.

    Caranya cukup mudah, yakni baluri ampela ayam dengan garam dan air perasan jeruk nipis. Pastikan untuk menggosok-gosok hingga lendir yang menempel pada ampela ayam bisa menghilang kemudian cuci di bawah air mengalir.


    Itu dia beberapa tips mengolah ampela ayam yang bisa diikuti agar masakan terasa lebih sedap. Jika ingin mengetahui berbagai tips pengolahan makanan lainnya, cek saja artikel di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!