Category: Makanan Sehat

  • Kenali Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

    Kenali Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

    Siapa disini yang suka makanan pedas? Makanan pedas memang sangat menantang. Selain menambah selera makan, cabai atau makanan pedas juga memiliki dampak positif untuk tubuh. Eits, tapi terlalu banyak memakan makanan pedas juga memiliki dampak negatif, lho!

    Bahkan, bisa sampai menyebabkan penyakit parah yang mengharuskan anda dirawat di rumah sakit. Lalu, apa saja sih dampak negatif dari terlalu banyak memakan makanan pedas? Yuk, kenali bahaya mengonsumsi makanan pedas berikut ini!

    Baca juga: Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Terlalu banyak makan-makanan pedas berbahaya

    Pedas hampir identik dengan lezat, sehingga tidak semua orang berpikir panjang tentang dampak yang ditimbulkan sehabis makan-makanan tersebut. Adapun dampak yang terjadi ketika habis mengonsumsi makanan pedas sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang. Dampak ini sangat merugikan tubuh, bahkan bisa sampai meninggal dunia kalau tidak bisa membatasi makan makanan pedas.

    Sayangnya, sebagian orang masih kurang peduli terhadap dampak buruk yang ditimbulkan dari makanan pedas. Menurut penelitian, makanan pedas dikenal cepat memuaskan rasa lapar.

    Dampak buruk makanan pedas kadang suka diremehkan, bahkan ada beberapa orang yang tidak peduli. Anak-anak yang suka makan makanan pedas harus diperhatikan, karena efeknya bagi pencernaan mereka kelak.

    Saat ini mungkin belum terasa, namun ada kemungkinan ketika dewasa mengalami gangguan maag dan asam lambung. Penyakit tersebut dapat menjadi gangguan keseharian mereka. Berikut sejumlah dampak negatif yang bisa timbul karena makan pedas berlebihan, yaitu:

    Ilustrasi mengonsumsi makanan pedas

    Luka pada dinding lambung

    Dampak langsung yang akan terjadi setelah mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan adalah asam lambung meningkat. Biasanya, dapat mencederai atau mengiritasi dinding lambung, sehingga menimbulkan jaringan perut terasa sangat nyeri yang datang timbul tenggelam.

    Cabai tidak bisa dipisahkan dengan efek panas. Efek panasnya dapat membuat lambung menjadi luka, terkikis, berlubang dan timbul peradangan secara bertahap yang dapat menyebabkan munculnya rasa mual, nyeri, melilit, perut kembung dan berpotensi menyebabkan diare.

    Merusak dinding hati

    Zat aflatoksin pada cabai mampu merusak dinding hati dan usus besar jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahaya cabai lebih banyak terletak pada rasa panas yang bersifat menggerus dan dapat mudah menembus dinding hati dan usus besar. Sebab itu, seseorang akan terserang kesulitan buang air besar.

    Mengonsumsi Makanan Pedas Dapat Menyebabkan Tuli

    Seseorang yang keseringan memakan makanan pedas juga disebut bisa mengalami ketulian. Hal ini berkaitan dengan stimulus yang berlebihan pada saraf trigeminal, yaitu saraf pada bagian mulut dan wajah yang berhubungan dengan koklea dalam telinga. Kondisi ini terjadi karena banyaknya rasa pedas yang dikonsumsi.


    Itulah bahaya terlalu banyak memakan makanan pedas. Untuk Sobat Laper yang suka makanan pedas, kamu harus lebih berhati-hati ya! Jangan makan-makanan pedas berlebihan, tetap pada porsinya agar tak ada dampak negatif yang terjadi.

    Baca juga: Simak! Bahaya di Balik Kenikmatan Kentang Goreng

  • Simak! Bahaya di Balik Kenikmatan Kentang Goreng

    Simak! Bahaya di Balik Kenikmatan Kentang Goreng

    Kentang merupakan salah satu jenis makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Sebab itu, makanan ini selalu jadi menu pendamping atau sekadar camilan favorit yang tampak ringan dan mengeyangkan. 

    Akan tetapi, tidak semua olahan kentang itu sehat, bila dikonsumsi terlalu sering. Salah satu jenis olahan kentang yang perlu diwaspadai adalah kentang goreng. Meski memiliki rasa lezat, gurih, dan renyah, ternyata kentang goreng ini bisa membahayakan kesehatan.

    Baca juga: Hati-hati Bahaya Mengancam dari Teh Kemasan!

    Rentan Mengalami Kematian

    Bagi yang hobi mengonsumsi kentang yang digoreng, maka risiko kematian lebih cepat. Menurut para ahli, kentang goreng terlalu sering dapat memperpendek usia seseorang. Pernyataan ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition. 

    Penelitian ini melibatkan sebanyak 4.400 orang yang berusia 45-79 tahun. Selama 8 tahun studi berlangsung, pola makan peserta penelitian terus dipantau. Di tahun ke-8, ada 236 peserta yang meninggal dunia. 

    Sebagian besar dari mereka punya kebiasaan mengonsumsi kentang dengan cara digoreng atau keripik kentang setiap minggunya. Sebab itu, para ahli menyimpulkan bahwa makan kentang yang digoreng setidaknya 2-3 porsi dalam satu minggu, bisa meningkatkan resiko kematian lebih cepat hingga dua kali lipat.

    Hindari Mengolah Kentang dengan Minyak

    Ilustrasi mengolah kentang

    Banyak orang mengira, bila kentang merupakan salah satu jenis sayur-sayuran. Jika ngemil kentang, sama saja dengan ngemil sayuran. Namun, faktanya kentang setara dengan makanan pokok lainnya yang mengandung karbohidrat.

    Dalam hal ini kentang sama saja nilainya seperti nasi, mie, atau bihun yang biasanya kamu makan di setiap makan besar. Jadi, kalau kamu makan kentang sebagai camilan, kamu akan kelebihan asupan karbohidrat. 

    Dengan kelebihan karbohidrat tersebut, dapat membuat berat badan kamu naik. Akhirnya, risiko tinggi terserang berbagai penyakit kronis seperti serangan jantung, gagal jantung, diabetes, hingga gangguan fungsi ginjal.

    Sebenarnya, kamu tetap bisa mengonsumsi kentang dengan cara yang lebih sehat. Salah satunya caranya dengan merebus kentang. Selain merebus, kamu juga bisa memanggang atau menumis kentang. Hal penting dalam mengonsumsi kentang adalah hindari penggunaan minyak yang terlalu banyak.


    Itulah informasi seputar bahaya mengonsumsi kentang goreng secara berlebihan. Untuk menghindari bahaya makan kentang goreng tersebut, The American Heart Association merekomendasikan agar melewatkan makanan restoran tinggi lemak.

    Alih-alih kentang goreng, pilihlah kentang panggang polos, nasi merah, atau sayuran kukus. Di rumah, pertimbangkan untuk memasak kentang goreng versi ringan menggunakan air fryer atau coba buat dengan mee panggang.

    Baca juga: Berita Buruk, Bahaya Mengintai Para Pecinta Steak

  • Burbus, Olahan Ikan Gabus untuk Cegah Penyakit Stroke

    Burbus, Olahan Ikan Gabus untuk Cegah Penyakit Stroke

    Hampir semua orang pasti tak asing dengan penyakit stroke. Salah satu penyakit tak menular ini ternyata menjadi yang paling mematikan di Indonesia maupun dunia. Melihat kondisi tersebut, akhirnya mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat sebuah inovasi makanan untuk mencegah stroke bernama Burbus.

    Tim mahasiswa tersebut terdiri dari Mariana Kristin, Budiono Ujaya Putra, Dion Kurnia Alfarobi Enda, Windy Jelita Noyasari, dan Aditya Rizqi Hafidzuddin. Lima mahasiswa itu akhirnya meluncurkan sebuah produk bernama Burbus.

    “Burbus ini merupakan bubur yang terbuat dari bahan dasar utama ikan gabus,” ujar Mariana Kristin, ketua tim, dikutip dari laman resmi IPB.

    Kira-kira, alasan apa yang membuat Tim mahasiswa IPB tersebut memilih ikan gabus menjadi bahan dasarnya? Yuk, telusuri artikel berikut ini!

    Baca juga: 5 Sayuran Hijau yang Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit

    Kandungan dan Manfaat Bagi Tubuh

    Mariana mengatakan, bahwa pemilihan bahan dasar ikan gabus tersebut karena memiliki kandungan albumin yang tinggi. Kandungan tersebut berfungsi sebagai protein untuk meningkatkan aliran darah ke otak.

    Kemudian, kandungan itu juga bisa memperbaiki edema pada otak. Lalu, dapat mencegah terjadinya malnutrisi. Dengan fungsi seperti, kelima mahasiswa tersebut menilai bahwa kandungan ikan gabus itu cocok sebagai bahan dasar produk.

    Di samping kandungan ikan gabus, ada bahan baku lainnya yang digunakan yaitu rumput laut Sargassum sp. Bahan tersebut dipilih karena mengandung senyawa fukoidan. Senyawa ini berfungsi sebagai antiinflamasi, antitrombotik, dan antioksidan. Selain itu, senyawa tersebut juga dapat menghambat degenerasi sel-sel pada neuron otak.

    “Penghambatan seperti itu dinilai sangat penting dalam pengobatan pasca stroke,” imbuhnya.

    Bukan hanya ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp., Burbus juga menggunakan bahan baku lainnya berupa minyak ikan lemuru. Bahan minyak ikan lemuru ini dipilih karena mempunyai kandungan Omega-3.

    Ikan asli Indonesia itu, ternyata dapat memperbaiki fungsi endotel. Lalu, bisa meningkatkan High Density Lipoprotein (HDL). Dengan kandungan-kandungan tersebut, kelima mahasiswa IPB pun yakin produk Burbus ini semakin bermanfaat untuk pencegahan stroke.

    Mengenal Produk Burbus

    Selanjutnya, Mariana menjelaskan, produk Burbus ini hadir dengan tiga varian rasa. Mulai dari bayam, wortel, hingga kacang polong. Dengan banyaknya varian ini, dapat memudahkan konsumen untuk memilih rasa yang diinginkan.

    “Produk kami ini pun tidak hanya dikonsumsi untuk penderita stroke saja. Namun, bisa juga dikonsumsi bagi orang yang ingin mencegah penyakit tersebut,” terangnya.

    Sementara itu, Dr. Wini Trilaksani, dosen pendamping mengatakan, Burbus bukan sekadar pangan instan biasa. Produk ini juga diformulasikan dengan penambahan zat gizi tertentu dan bahan pangan yang mengandung bio compound.

    Bio Compound yang dimaksud antara lain, albumin dari protein ikan gabus, fucoidan, mineral dari rumput laut Sargassum, dan Omega-3. Sebab itu, bubur instan ini cocok digunakan oleh para penderita stroke.

    “Daripada mereka harus menelan tablet atau kapsul suplemen albumin, fucoidan maupun soft gel omega-3,” ujarnya.


    Mariana menambahkan, kehadiran Burbus ini ditujukan untuk berkontribusi mengatasi permasalahan penyakit stroke di Indonesia. Burbus diharapkan dapat membantu masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan nutrisi, sekaligus dapat mencegah dan membantu penyembuhan penyakit stroke.

    Baca juga: Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

  • 5 Sayuran Hijau yang Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit

    5 Sayuran Hijau yang Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit

    Hampir semua orang pasti tahu bahwa buah dan sayur memiliki banyak khasiat yang memberikan dampak positif bagi tubuh kita. Selain enak untuk diolah menjadi makanan sehat atau minuman segar, sayuran hijau sendiri memiliki banyak vitamin yang ternyata dapat mempercantik kulit.

    Kira-kira, sayuran apa saja yang bermanfaat untuk mempercantik kulit? Penasaran? Yuk, intip 5 sayuran hijau di bawah ini yang wajib kamu konsumsi untuk memiliki kulit glowing!

    Baca juga: Mau Tambah Massa Otot? Coba Konsumsi Makanan Ini!

    Brokoli

    Brokoli merupakan salah satu sayuran yang kaya akan antioksidan seperti vitamin A, B kompleks, C, E, dan K. Semua kandungan tersebut berperan penting dalam meningkatkan kelenturan dan kesehatan kulit, serta meremajakan sel-sel kulit mati. 

    Asam lemak Omega 3, kalsium, dan folat di dalamnya akan membantu proses penyembuhan dan mengaktifkan sel kulit. Selain itu, brokoli dapat membentuk kolagen yang sangat diperlukan untuk peremajaan kulit tubuh dan wajah.

    Konsumsi selada air untuk kesehatan kulit

    Ilustrasi salada air

    Sayuran yang satu ini pada umumnya sering kita jumpai sebagai penghias makanan atau garnish karena bentuknya yang cantik. Akan tetapi, selada air tak sekadar bermanfaat sebagai penghias tampilan makanan. 

    Nyatanya, selada ini memiliki banyak manfaat untuk kecantikan kulit. Kandungan vitamin A dan B serta asam oleat pada selada air dapat digunakan sebagai rahasia kecantikan kulit wajah yang halus.

    Bayam

    Tak hanya baik untuk kesehatan saja, bayam juga sangat efektif dalam menjaga kesehatan kulit. Kandungan vitamin A dapat membantu meredakan inflamasi pada jerawat. Kemudian, vitamin B juga dapat memperbaiki kulit yang rusak akibat bekas jerawat. 

    Lalu, vitamin C bekerja memberi perlindungan kulit dari penyebab jerawat, yaitu radikal bebas. Terakhir, vitamin E akan membantu mencegah penyebaran bakteri, serta memastikan vitamin A bekerja dengan baik pada kulit. Selain itu, kandungan zinc dalam bayam juga dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV.

    Asparagus bermanfaat untuk kesehatan kulit

    Ilustrasi asparagus

    Keempat, kamu bisa mengonsumsi asparagus. Sayuran yang satu ini sudah dikenal sejak 2000 tahun lalu. Di sayuran ini, terdapat kandungan kadar alkali yang tinggi sehingga dapat menyeimbangkan pH kulit. 

    Saat kondisi pH seimbang, kulit akan cenderung bebas dari masalah kulit seperti jerawat, iritasi, alergi, dan flek hitam. Dengan pH seimbang, kulit akan menjadi jauh lebih lembab. Selain alkali, asparagus juga mengandung vitamin A, C, dan E, beta karoten, serta likopen.

    Mentimun

    Mentimun merupakan salah satu sayuran yang bermanfaat untuk kecantikan kulit. Sebab, kandungan mentimun kaya akan air yang dapat menghidrasi kulit dengan baik. Tak hanya itu, kandungan potassium, sulfat, vitamin A, dan C dapat mengatasi kondisi kulit akibat terbakar matahari.


    Itulah 5 sayuran hijau yang dapat kamu konsumsi untuk memperoleh kulit sehat dan cantik. Tentunya, memperoleh kulit yang sehat dan cantik tidak hanya sekedar mengkonsumsi sayur-sayuran saja. Kamu juga harus konsisten dan mengimbangi dengan olahraga, selamat mencoba!

    Baca juga: Max’s Pizza, Sajikan Vegan Pizza yang Nikmat!

  • Catat! 5 Langkah Hitung Kalori yang Benar

    Catat! 5 Langkah Hitung Kalori yang Benar

    Bagi kamu yang sedang menjalani program diet, pasti tidak asing dengan perhitungan kalori, bukan? Demi mencapai target berat badan ideal, asupan kalori yang dikonsumsi menjadi lebih sedikit.

    Kalori sendiri merupakan jumlah energi yang didapatkan dari makanan dan minuman. Tidak hanya untuk program diet, faktanya kalori ini penting diukur oleh setiap orang. Sebab, perhitungan kalori ini dapat membantu kamu untuk menjaga kesehatan tubuh.

    Untuk menghitung kalori, tidak semua orang mengetahui caranya dengan benar. Berikut adalah cara menghitung kalori makanan harian dengan benar, yaitu:

    Baca juga: Mau Tambah Massa Otot? Coba Konsumsi Makanan Ini!

    Ketahui jumlah yang disarankan

    Sebelum menghitung kalori harian, kamu perlu menyesuaikan terlebih dahulu kebutuhan harianmu. Hal tersebut terkait dengan beberapa faktor, seperti jenis kelamin, usia, berat badan, dan tingkat aktivitas. Untuk menentukan banyak kalori yang harus dikonsumsi per harinya, kamu dapat menggunakan aplikasi kalkulator penghitung jumlah kalori.

    Cara menghitung kalori harian

    Untuk menghitung kalori harian, JadiLaper telah menyiapkan beberapa langkah yang dapat kamu ikuti. Yuk, simak cara hitung kalori harian berikut ini!

    1. Pertama, kamu timbang terlebih dahulu berat badanmu dalam kilogram.

    2. Setelah itu, kamu kalikan berat badanmu dalam kilogram. Jika kamu seorang wanita, maka kalikan 0,9. Sementara bila kamu seorang pria, berat badanmu kalikan 1,0.

    3. Kemudian, kamu kalikan lagi dengan 24.

    4. Lalu, jumlah tersebut dikalikan dengan “Lean Factor” kamu dari tabel di bawah ini.

    kalori

    Tabel lean factor

    5. Terakhir, kamu kalikan dengan angka di Pengubah Aktivitas dari tabel di bawah ini.

    kalori

    Tabel pengubah aktivitas


    Itulah cara menghitung kalori makanan harian yang benar. Cara menghitung kalori makanan harian rupanya tidak sulit. Namun, kamu wajib untuk tahu persentase lemak tubuh dengan pasti. Menghitung kalori ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan menstabilkan berat badan. Oleh karena itu, pastikan jangan merekayasa tingkat aktivitas harian kamu. Hal ini ditujukan agar perhitungan kalori tidak salah.

    Gimana? Menghitung kalori harian ini mudah, bukan? Yuk, mari kita hitung kalori harian agar kesehatan tubuh terjaga!

    Baca juga: 3 Resep Kue Cranberry yang Wajib Dicoba!

  • Mau Tambah Massa Otot? Coba Konsumsi Makanan Ini!

    Mau Tambah Massa Otot? Coba Konsumsi Makanan Ini!

    Apakah kamu sedang rutin melakukan gym agar bisa membesarkan otot? Sebenarnya, membangun massa otot merupakan kerja keras dan membutuhkan pola diet yang tepat. Bukan hanya berolahraga, tetapi asupan makanannya juga perlu diperhatikan.

    Ketika ingin membangun otot, kamu perlu mengonsumsi makanan penambah massa otot yang padat nutrisi dengan perpaduan tepat antara protein, karbohidrat, dan lemak sehat.

    Kali ini, JadiLaper akan membagikan beberapa makanan penambah massa otot. Penasaran? Yuk, langsung saja kita simak artikel berikut ini!

    Baca juga: Max’s Pizza, Sajikan Vegan Pizza yang Nikmat!

    Konsumsi Telur untuk Menambah Massa Otot

    Bagi yang ingin menambah massa otot, kamu bisa mengonsumsi telur. Telur sendiri mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat dan nutrisi penting lainnya seperti vitamin B dan kolin. 

    Protein terdiri dari asam amino, dan telur mengandung leusin amino dalam jumlah besar. Hal ini tentu sangat penting sebagai makanan penambah massa otot. Selain itu, vitamin B sangat penting untuk berbagai proses dalam tubuh,  termasuk produksi energi.

    Dada Ayam

    Selain telur, kamu juga bisa mengonsumsi dada ayam. Sebab, dada ayam ini dikemas dengan protein. Jika setiap porsi 3 ons (85 gram), maka ada sekitar 26 gram protein berkualitas tinggi. 

    Dada ayam ini juga mengandung banyak vitamin B niasin dan B6 yang mungkin sangat penting bagi kamu yang aktif. Vitamin ini juga dapat membantu kamu beraktivitas fisik dan olahraga yang diperlukan untuk mendapatkan otot optimal.

    Ikan Tuna

    Selain 20 gram protein per porsi 3 ons (85 gram), tuna mengandung vitamin A dan beberapa vitamin B dalam jumlah tinggi, termasuk B12, niacin dan B6. Nutrisi ini penting untuk kesehatan, energi, dan kinerja olahraga yang optimal.

    Di samping itu, ikan tuna juga memiliki asam lemak omega-3 dalam jumlah besar yang dapat mendukung kesehatan otot. Hal tersebut mungkin sangat penting untuk orang dewasa yang lebih tua. Berdasarkan penelitian menunjukkan, bahwa  asam lemak omega-3 dapat memperlambat hilangnya massa dan kekuatan otot yang terjadi seiring bertambahnya usia.

    Konsumsi Kedelai untuk Menambah Massa Otot

    Setengah cangkir (86 gram) kedelai matang mengandung 14 gram protein, lemak tak jenuh yang sehat dan beberapa vitamin dan mineral. Kedelai adalah sumber vitamin K, zat besi dan fosfor yang sangat baik .

    Zat besi digunakan untuk menyimpan maupun mengangkut oksigen dalam darah serta otot. Lalu, kekurangan zat besi dapat merusak fungsi-fungsi tersebut. Wanita muda sangat mungkin berisiko kekurangan zat besi. Sebab, kehilangan darah selama menstruasi sehingga sebabkan anemia.


    Itulah beberapa makanan yang dapat membantu kamu untuk membuat otot lebih besar. Buat yang sedang gym tapi tidak memiliki suplemen nutrisi, kamu tidak perlu khawatir! Dengan mengonsumsi makanan-makanan di atas secara teratur, dapat membantu tumbuh kembang otot kamu.

    Baca juga: Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

  • Max’s Pizza, Sajikan Vegan Pizza yang Nikmat!

    Max’s Pizza, Sajikan Vegan Pizza yang Nikmat!

    Pizza adalah salah satu hidangan Italia yang disukai oleh kalangan manapun. Hal ini karena rasa keju leleh pada pizza yang nikmat. Lalu, dipadukan berbagai pilihan topping diatasnya menjadikan pizza sebagai favorit banyak orang.

    Pizza sendiri jenisnya cukup banyak, salah satunya yang cukup unik adalah jenis vegan. Max’s Pizza, restoran pizza yang menghadirkan konsep plant-based di Indonesia.   

    Seluruh pizza yang disajikan restoran ini dipastikan 100% plant-based. Sebab, mereka menyajikan hidangan allium-free dan gluten-free sesuai dengan standar restoran milik Burgreens lainnya. Jadi, kamu bisa menikmati vegan pizza ini tanpa harus menggagalkan diet plan kalian.

    Baca juga: Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Burgreens, pionir restoran plant-based di Jakarta

    Di Jakarta sendiri, saat ini adanya restoran plant-based bukanlah hal yang asing. Banyak sekali restoran-restoran plant-based yang ada di Jakarta. Burgreens adalah salah satu pionir di sektor ini. 

    Latar belakang lahirnya Burgreens ini sendiri berangkat dari gaya hidup minimalis yang dijalankan oleh para pendirinya. Mereka mulai sadar betapa pentingnya bahan baku dan hidup sehat bagi manusia. Apalagi ketika pandemi Covid-19 melanda, manusia semakin waspada dan peduli terhadap kesehatannya sendiri. 

    Hingga akhirnya restoran-restoran dari Burgreens menjadi pusat perhatian bagi para kaum vegan dan orang-orang yang ingin memulai hidup sehat. Mereka berhasil menyajikan makanan sehat berbasis nabati tapi rasanya tidak membosankan.

    Max’s Pizza, plant-based pizzeria

    Max’s Pizza sendiri berlokasi di di Jl. Benda No.16A, Kemang, Jakarta Selatan. Restoran pizza ini hadir dengan menyajikan comfort food namun tetap sehat, dan tentunya rasanya juga tidak membosankan. 

    Meski menyajikan hidangan yang sehat, Max’s Pizza ini menawarkan menu Meatball Pizza, Margherita Pizza, Rendang Pizza, Truffle Mushroom Pizza, dan Pesto Chik’n Pizza. Dengan nama menu seperti ini pastinya membuat kamu berpikir, apakah pizza tersebut benar-benar plant-based dan sehat. 

    Eits, jangan khawatir! Restoran pizza ini diklaim menggunakan keju vegan dan daging plant-based. Jadi, semua menu di Max’s Pizza tentunya aman untuk dikonsumsi bagi vegetarian.

    Untuk harganya, semua menu pizza tersebut dijual mulai dari Rp38.500 per slice dan Rp275.000 per loyang. Kamu juga bisa request untuk menggunakan adonan gluten-free lho


    Disamping itu semua, Max’s Pizza juga menyediakan side-menu bagi yang tidak sedang ingin menyantap pizza. Pastinya, semua menunya plant-based. Bahkan, mereka juga menyajikan kombucha dan vegan boba!

    Tertarik untuk mencoba plant-based pizza? Kamu bisa langsung mengunjungi Max’s Vegan Pizza di Jl. Benda No.16A, Kemang. Bagi yang tidak bisa datang ke tempatnya, kamu juga bisa pesan melalui aplikasi GoFood dan GrabFood.

    Baca juga: Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

  • Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Dalam masa pertumbuhan pastinya setiap anak membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap. Untuk memenuhi nutrisi tersebut, tentu orang tua perlu memperhatikan asupan buah hatinya.

    Namun, ternyata hal tersebut bukanlah persoalan yang sederhana. Apalagi bagi orang tua yang memiliki anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Sebab, anak-anak dengan ASD seringkali mengulang-ulang perilaku serta memiliki minat yang obsesif dan sempit.

    “Perilaku seperti ini dapat berpengaruh terhadap kebiasaan makan dan pemilihan jenis makanan anak-anak tersebut,” ujar Stefania Widya Setyaningtyas, S.Gz., M.PH., dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair).

    Menurut Stefania, ada beberapa permasalahan umum terkait nutrisi yang sering dialami oleh anak-anak dengan ASD. Beberapa dari mereka biasanya memiliki perilaku pilih-pilih makanan atau picky eating, alergi makanan, dan gangguan pencernaan.

    Perilaku picky eater ini terjadi karena mereka sensitif terhadap rasa, warna, bau, dan tekstur dari makanan tertentu. Dengan perilaku seperti itu, tentu akan berdampak terhadap ketidakcukupan gizi dan komposisi tubuh yang kurang.

    Baca juga: Wajib Tahu, Cara Konsumsi SKM dengan Tepat!

    Tips untuk memenuhi nutrisi pada anak-anak dengan ASD

    Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para orang tua untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya dengan memperkenalkan menu makanan baru kepada anak mereka.

    “Banyak anak-anak dengan ASD tidak suka mencoba hal-hal baru. Di sini orang tua harus melatih anak mereka untuk mencoba ragam makanan yang belum pernah mereka konsumsi sebelumnya,” terang dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat tersebut.

    Bukan hanya itu, orang tua dengan anak ASD juga mampu mengatur jadwal makan buah hatinya dengan jelas. Lebih baik mengatur waktu makan anak yang sebentar-sebentar, tetapi sering dilakukan. Bila dibandingkan waktu makan yang lama, namun jarang.

    Di samping itu, menciptakan lingkungan yang kondusif saat aktivitas makan juga dapat membantu pemenuhan nutrisi bagi anak dengan ASD. Stefania menyarankan, bahwa orang tua bisa merencanakan ruang untuk makan dengan distraksi yang minimum.

    “Kurangi stimulus-stimulus di lingkungan sekitar yang dapat mendistraksi anak dari kegiatan makan mereka,” imbuhnya.

    Setelah beberapa cara itu telah dilakukan, menambah asupan cairan dan serat perlu diperhatikan oleh para orang tua. Misalnya, memberikan asupan buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh untuk menghindari sembelit pada anak tersebut.

    “Jangan lupa untuk selalu melakukan aktivitas fisik harian serta menambah asupan prebiotik dan probiotik,” pungkasnya.


    Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua yang memiliki buah hati dengan ASD. Apakah kamu sudah mencoba langkah-langkah di atas? Yuk, berikan komentarmu di bawah ini!

    Baca juga: 5 Makanan yang Cocok Buat Ibu Menyusui

  • Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

    Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

    Kini, setiap orang sadar menjaga imunitas tubuh adalah suatu hal yang penting. Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mereka menciptakan sebuah makanan untuk meningkatkan imunitas tubuhnya. Empat mahasiswa tersebut menciptakan produk olahan dari kulit kacang tanah yang diberi nama Ociaabar. Namanya tersebut merupakan singkatan dari Prebiotik Kulit Kacang Tanah yang berbentuk Snackbar.

    “Kami terpikirkan untuk menciptakan makanan sehat dengan rendah gula yang dapat meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Anita Nurul Apriliana, perwakilan tim, dikutip dari laman resmi UNS.

    Mereka pun memilih kulit kacang untuk bahan dasar makanan sehat tersebut. Alasannya, kulit kacang tersebut seringkali dianggap sebagai sampai. Sebab itu, mereka mencoba menyulap limbah itu sebagai sesuatu yang bermanfaat.

    Baca juga: Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Kandungan kulit kacang pada Ociaabar

    Menurut Anita, kulit kacang ini ternyata memiliki manfaat bagi imunitas tubuh. Sebab, limbah itu mengandung selulosa sebesar 47,19% yang dapat digunakan untuk imunitas tubuh. Kandungan selulosa ini sebagai prebiotik.

    Prebiotik ini sendiri mampu menstimulus pertumbuhan baik dalam tubuh untuk melakukan fermentasi makanan. Dengan fermentasi makanan tersebut, dapat menghasilkan asam lemak rantai pendek.

    “Asam lemak rantai pendek ini berguna untuk mengatur sistem kekebalan tubuh dan memberikan respons terhadap peradangan.Seluruh proses ini dapat meningkatkan imunitas bagi tubuh,” imbuhnya.

    Dengan kandungan seperti itu, produk Ociaabar ini hadir untuk memberikan solusi kesehatan di tengah pandemi. Apalagi bagi kalian yang sedang menunggu giliran vaksinasi, tentu disarankan untuk tetap menjaga imunitas tubuh.

    Anita mengatakan, dengan mengonsumsi Ociaabar ini dapat menjadi salah satu langkah yang dapat diambil masyarakat. Apalagi lagi langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


    Bukan hanya efektif, namun produk dengan kemasan yang menarik ini juga terbilang murah. Produk inovasi mahasiswa UNS ini dijual dengan harga Rp15 ribu. Dengan harga tersebut, pembeli bisa memperoleh 5 buah Ociaabar dengan berat total 90 gram di tiap kemasannya.

    “Melalui produk ini, kami mengajak masyarakat untuk terus menjalankan pola hidup sehat. Selain itu, memperkenalkan bahwa bahan yang dianggap sampah ini dapat diolah jadi makanan sehat,” pungkasnya. 

    Baca juga: 6 Rekomendasi Oleh-oleh Snack Malaysia yang Murah!

  • Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Bagi sebagian orang mungkin kulit kopi hanya menjadi limbah yang tidak dapat dimanfaatkan. Beberapa dari mereka beranggapan bahwa kulit tersebut tidak bisa diolah lagi. Hingga akhirnya hanya bisa dibuang begitu saja ke tempat sampah.

    Di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Padjajaran, kulit kopi tersebut ternyata dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai. Mereka mengolah kulit kopi tersebut menjadi camilan yang enak dan sehat.

    Tim tersebut terdiri dari Adhitya Gustiana Maulidan, Muhammad Naufal Rendyanto, Rayyan Al Muddatstsir Fasa, Suyus Aira Yasmine Aldriana dan Georgina Jeanette. Mereka pun menciptakan produk camilan tersebut dengan nama Sa.co Bites.

    “Nama produknya Sa.co Bites, singkatan dari saffron dan coffee. Karena produk ini bahan bakunya mengandung dua bahan itu,” ujar Adhitya, perwakilan tim, dilansir dari laman resmi Unpad.

    Baca juga: 6 Khasiat Makan Kuaci Bagi Kesehatan Tubuh!

    Latar belakang inovasi

    Inovasi ini bermula dari keinginan tim untuk menciptakan makanan sehat, sekaligus memberikan solusi pada limbah kulit kopi. Apalagi di tengah pandemi ini, masyarakat pun perlu mengonsumsi pangan sehat dan bergizi. Tujuannya agar dapat menjaga sistem imun tubuh.

    Kemudian, Adhitya melihat, bahwa tren gaya hidup “minum kopi” yang terus populer tidak sebanding dengan pemanfaatan limbahnya. Kulit kopi saat ini biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos, pakan ternak, dan minuman cascara.

    Akan tetapi, ia melihat kulit kopi yang diolah menjadi makanan belum begitu banyak. Oleh karena itu, Adhitya dan tim merasa hal tersebut menjadi peluang bagi mereka untuk mengembangkan inovasi camilan ini.

    Manfaat Sa.co Bites bagi kesehatan

    Dengan menggunakan kulit kopi ini, tentu ada beberapa kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Adhitya mengatakan, bahwa limbah ini bermanfaat untuk mencegah sembelit, menjaga imunitas, dan mencegah sejumlah penyakit.

    Kemudian, bahan saffron kini tengah diminati masyarakat. Sebab, mempunyai manfaat dalam menangkal radikal bebas, memperbaiki suasana hari, dan mencegah kanker. Lewat kedua bahan itu, akhirnya mereka pun menyulapnya menjadi Sa.co bites.

    Menariknya, produk ini juga aman dikonsumsi oleh para pengidap celiac disease dan autisme. Jadi, produk ini bisa menyasar pada masyarakat umum maupun kalangan tertentu.

    “Awalnya produk kami menyasar target pasar orang-orang yang mengidap penyakit celiac disease dan autisme,” ungkapnya.


    Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi inovasi ini juga memberikan dampak positif bagi para petani kopi. Sebab, para petani ini bisa jadi pemasok untuk bahan baku produk Sa.co Bites. Tentunya, bisa meningkatkan ekonomi para petani kopi juga.

    Baca juga: Wajib Tahu, Cara Konsumsi SKM dengan Tepat!