Category: Makanan Sehat

  • 6 Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan Tubuh, Wajib Coba!

    6 Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan Tubuh, Wajib Coba!

    Manfaat kacang polong untuk kesehatan tubuh sangat banyak sehingga bisa dikonsumsi setiap hari. Perlu diketahui, kacang polong termasuk sayuran yang cukup populer sehingga kerap kali dimasukkan ke dalam menu harian bergizi.

    Sebagai sayuran, mengonsumsi kacang polong bisa kamu dalam memenuhi kebutuhan serat harian. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi kacang polong? Untuk mengetahui berbagai manfaat dari sayuran satu ini, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Daftar Manfaat Kacang Polong untuk Kesehatan

    Ilustrasi Manfaat Kacang Polong. (Sumber: Unsplash)

    Kacang polong termasuk ke dalam kelompok makanan yang dikenal sebagai kacang-kacangan. Ya, sayuran tersebut merupakan bagian dari famili tumbuhan, Fabaceae yang juga dikenal sebagai keluarga kacang atau famili nadi.

    Dalam satu porsi ½ cangkir kacang polong mengandung sekitar 4,4 gram serat. Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan rutin mengonsumsi kacang polong, antara lain sebagai berikut:

    Manfaa Kacang Polong Bantu Jaga Kesehatan Mata

    Manfaat pertama dari rutin mengonsumsi kacang polong adalah membantu menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan, kacang polong mengandung beberapa nutrisi, seperti karotenoid lutein dan zeaxanthin.

    Nutrisi ini akan melindungi mata dari berbagai penyakit kronis, seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia. Lutein dan zeaxanthin bertindak sebagai filter dari cahaya biru yang berbahaya dan berkontribusi pada katarak dan degenerasi makula.

    Dukung Kesehatan Pencernaan

    Kacang polong mengandung oumestrol, yaikni nutrisi yang memiliki peran dalam melindungi diri dari kanker perut. Karena itu, asupan harian kacang polong diketahui bisa menurunkan risiko kanker perut hingga 50 persen.

    Khasiat dari kacang polong lainnya adalah bisa membantu memindahkan makanan melalui usus agar pencernaan lebih mudah kandungan seratnya yang tinggi. Serat ini dapat menambah kotoran pada tinja sehingga meningkatkan keteraturan usus menjadi lebih lancar.

    Bangun Sistem Kekebalan Tubuh

    Kacang polong mengandung vitamin C tinggi yang menjadikannya sebagai salah satu makanan pembangun sistem kekebalan terbaik. Ya, satu porsi kacang polong menyediakan setengah dari kebutuhan harian.

    Kacang polong, terutama pucuknya mengandung phytoalexins yaitu antioksidan yang bisa menghambat H.pylori. Beberapa nutrisi pada kacang polong yang berperan sebagai antioksidan adalah vitamin C, vitamin E, seng, catechin, epicatechin.

    Bisa Kontrol Gula dalam Darah

    Kacang polong sarat akan serat dan protein yang bisa mengatur cara tubuh mencerna pati. Protein dan serat dalam kacang polong tersebut akan membantu memperlambat pemecahan  karbohidrat serta mengontrol gula dalam darah.

    Ya, makanan tinggi protein dapat menurunkan gula darah postprandial pada penderita diabetes tipe 2. Kacang polong sendiri memiliki indeks glikemik rendah sehingga jika mengonsumsinya tidak akan mengalami lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

    Menyehatkan Organ Jantung

    Stres dan peradangan akibat oleh radikal bebas atau oksidasi bisa berkontribusi pada pembentukan plak di sepanjang dinding darah. Namun, dengan kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang ditemukan dalam kacang polong, oksidasi dan peradangan bisa berkurang.

    Tak hanya serat, kacang polong juga tinggi lutein yaitu 1.920 IU per ½ cangkir saji. Baik serat maupun lutein dalam kacang polong dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol serta mencegah penumpukan plak di sepanjang dinding arteri.

    Manfaat Kacang Polong Bantu Memenuhi Kebutuhan Zat Besi

    Kacang polong bisa membantu memenuhi kebutuhan akan zat besi yang ada dalam tubuh. Sebagian besar zat besi dalam hemoglobin, yaitu protein yang bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

    Satu porsi ½ cangkir mengandung 1,2 miligram zat besi sehingga bila asupannya tidak memadai maka akan mengakibatkan penurunan pengiriman oksigen. Hal ini naninya membuat tubuh merasa mudah lelah, menurunkan kemampuan untuk berkonsentrasi, dan meningkatkan risiko infeksi.


    Itu dia beberapa manfaat kacang polong yang bisa diperoleh tubuh, terutama bagi yang mengonsumsinya secara rutin. Apabila ingin mendapatkan nutrisi terbaik dari kacang polong, jangan lupa masukkan bahan ini ke dalam masakan, ya!

    Baca juga: Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

  • 5 Jenis Buah Kaya Protein, Cocok untuk Menu Diet!

    5 Jenis Buah Kaya Protein, Cocok untuk Menu Diet!

    Berbagai jenis buah kaya protein wajib kamu miliki, karena menyediakan nutrisi yang penting bagi tubuh. Untuk itu, mengonsumsi buah-buahan tertentu bisa menjadi cara yang tepat untuk menambahkan dosis ekstra nutrisi ke dalam menu harian.

    Beberapa buah menyediakan protein yang cukup tinggi di mana sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja jenis buah-buahan yang tinggi protein? Apabila ingin mencoba konsumsi buah berprotein, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ragam Khasiat Buah Naga, Bagus untuk Kesehatan Tubuh!

    Jenis Buah Kaya Protein Pilihan

    Ilustrasi Jenis Buah Kaya Protein. (Sumber: Unsplash)

    Nilai harian atau persen DV untuk protein adalah sekitar 50 gram per hari. Perlu diketahui, dalam satu cangkir buah umumnya menyediakan antara 1 hingga 10 persen dari DV untuk protein.

    Kebanyakan orang mencukupi asupan protein guna mencegah kekurangan asupan dalam tubuh. Adapun beberapa jenis buah yang mengandung protein tinggi dan bisa dikonsumsi secara rutin, antara lain:

    Jambu Biji

    Jika ingin mendapatkan buah segar yang kaya nutrisi, jambu biji lebih unggul dalam hal kandungan protein. Buah jambu memang diketahui sebagai salah satu sumber serat yang sangat baik dan memiliki banyak antioksidan sebab dalam satu cangkir terdapat 4,2 gram protein. 

    Buah tropis sat ini mengandung vitamin C yang tinggi sehingga bisa dimakan langsung bersamaan dengan kulitnya seperti apel. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi jambu biji bersama sumber protein lain, seperti bubuk protein, yoghurt Yunani, atau keju cottage untuk  membuat smoothie.

    Buah Alpukat

    Alpukat mengandung protein sebesar 3 gram per satu cangkirnya. Buah alpukat juga diketahi penuh dengan lemak sehat, serat, dan kalium sehingga bisa dijadikan sebagai tambahan dalam menu harian, misalnya roti panggang.

    Nangka

    Buah nangka memiliki kandungan vitamin B6 serta nutrisi yang dibutuhkan untuk metabolisme, yakni protein. Dalam ½ cangkir porsi nangka menyediakan sekitar 1,42 gram protein dimana sangat baik untuk kesehatan tubuh. 

    Nangka sendiri digunakan sebagai pengganti daging karena teksturnya yang kenyal. Meski kandungan proteinnya jauh lebih rendah dibandingkan daging, namun nangka memiliki cukup protein yakni mengemas 2,8 gram per cangkir.

    Kiwi

    Kiwi memberikan sekitar 2 gram protein dalam satu cangkirnya. Buah dengan berbiji hijau cerah ini memberikan sedikit protein pada salad buah sehingga bisa dikonsumsi bersama kulitnya asalkan sudah dicuci bersih.

    Buah Aprikot

    Buah satu ini mengandung kalium dan vitamin A cukup tinggi, serta terdapat karotenoid yang juga memberi warna oranye pada wortel. Dalam ¼ cangkir aprikot terkandung 1,1 gram protein yang sangat bagus dikonsumsi secara rutin. 

    Aprikot bisa dikonsumsi bersama makanan lain, seperti salad karena juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Tak hanya itu, aprikot yang dikeringkan bisa pula dikonsumsi sebagai camilan yang enak.

    Kismis

    Apabila suka dengan buah-buahan kering, maka kismis adalah pilihan tepat karena mengandung protein cukup tinggi. Dalam satu ons atau sekitar 60 buah kisimis mengandung sekitar 1 gram protein.

    Tak hanya itu, jus ceri juga terbukti dapat membantu meredakan nyeri pada otot. Kismis bisa dijadikan sebagai camilan, taburan di dalam oatmeal untuk sarapan atau dimasukkan ke dalam salad untuk mendapatkan sedikit rasa manis.


    Itu dia jenis buah kaya protein yang bisa kamu pilih sebagai menu harian yang menyehatkan. Jika ingin tahu berbagai makanan dengan beragam kandungan nutrisi, cek artikelnya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 6 Jenis Buah Penambah Darah, Bisa Bantu Cegah Anemia!

  • 7 Khasiat Penting Daun Peppermint, Jaga Kesehatan Tubuh!

    7 Khasiat Penting Daun Peppermint, Jaga Kesehatan Tubuh!

    Khasiat penting daun peppermint sebenarnya cukup banyak dan wajib diketahui. Ya, daun peppermint sendiri telah menjadi salah satu ramuan terbaik yang telah digunakan sejak zaman dahulu.

    Selain untuk obat herbal, daun peppermint juga sangat berguna kerap kali dipakai untuk berbagai keperluan kuliner. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi daun peppermint? Untuk mengetahui manfaat daun satu ini, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya!

    Khasiat Penting Daun Peppermint yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Khasiat Penting Daun Peppermint. (Sumber: Unsplash)

    Daun peppermint ternyata memiliki kandungan pembunuh kuman yang biasa dipakai sebagai bahan untuk pembuatan pasta gigi serta permen karet. Jenis daun satu ini banyak ditanam di benua Asia, Eropa, serta Timur Tengah.

    Tekstur daun inilah yang banyak dijasikan sebagai bahan untuk minyak essential, seperti obat nyamuk. Jika kamu berencana untuk mengonsumsi daun peppermint, ada beberapa khasiat yang mungkin didapatkan, antara lain:

    Tingkatkan Imunitas Tubuh

    Kandungan vitamin C di dalam daun peppermint diketahui dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh. Kamu bisa mengonsumsi daun peppermint ini dengan cara mencampurkannya ke dalam makana dan konsumsilah secara rutin dan teratur.

    Khasiat Penting Daun Peppermint Bantu Melancarkan Pencernaan

    Apabila kamu memiliki gangguan pencernaan, daun peppermint dapat dijadikan sebagai obat yang ampuh. Daun satu ini berfungsi untuk membantu mengaktifkan kelenjar ludah serta enzim yang mampu merangsang pencernaan hingga kondisinya membaik.

    Untuk mengonsumsinya, cukup ambil beberapa daun peppermint segar lalu tambahkan ke segalas air dan diamkan selama 5 menit. Minumlah ramuan ini secara teratur guna membantu meredakan masalah pencernaan.

    Dapat Atasi Sakit Kepala

    Peppermint dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang bagus untuk tubuh. Karena itu, daun peppermint dapat dimanfaatkan sebagai solusi saat sakit kepala yang cukup ampuh.

    Cara untuk mengolahnya cukup mudah, yaitu ambil beberapa tetes minyak mint dan oleskan pada kening. Aroma menyegarkan yang keluar dari minyak tersebut akan membantu dalam melawan sakit kepala dan mual dengan lebih efektif.

    Baik untuk Kesehatan Mata

    Daun peppermint juga kaya akan kandungan beta karoten yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Apabila kamu mudah merasa lelah, oleslah beberapa tetes minyak peppermint di dahi karena dapat memberikan efek menenangkan pada saraf.

    Cegah Masalah Pada Pernapasan

    Masalah pernapasan umumnya bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Namun, kamu bisa memanfaatkan daun peppermint yang mengandung asam rosmarinat atau khasiat antioksidan

    Kandungan dari daun tersebut dapat membantu menetralisir radikal bebas serta menghambat zat kimia penyebab peradangan. Untuk mendapatkan khasiatnya, tambahkan daun peppermint ke dalam makanan dan konsumsi secara rutin.

    Khasiat Penting Daun Peppermint Dapat Bantu Turunkan Berat Badan

    Peppermint dikenal juga sebagai ramuan dengan kalori yang rendah tetapi kaya akan kandungan serat. Karena itu, daun peppermint dapat membantu merangsang enzim pada pencernaan untuk menyerap nutrisi makanan dengan baik, membakar lemak, dan mengubahnya menjadi energi yang dapat digunakan.

    Mampu Atasi Masalah Nyeri Otot

    Nyeri otot terkadang bisa membuat pekerjaan di dalam maupun luar ruangan menjadi terganggu. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa mengoleskan minyak peppermint ke area yang sakit karena dapat memberikan kelegaan.

    Rasa nyeri pada otot bisa dihilangkan karena daun peppermint dikenal memiliki sifat antispasmodiknya. Kandungan tersebut memang berguna untuk membantu membantu melonggarkan otot-otot pada tubuh.


    Itu dia beberapa khasiat penting daun peppermint yang bisa kamu dapatkan jika dikonsumsi dengan tepat. Apabila ingin tahu berbagai manfaat dari makanan sehat lain, cari tahu informasinya hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 6 Manfaat Pala Bagi Kesehatan Tubuh, Punya Nutrisi yang Tinggi!

  • Bisa Dikonsumsi Setiap Hari, Ini 6 Manfaat Tomat Bagi Tubuh!

    Bisa Dikonsumsi Setiap Hari, Ini 6 Manfaat Tomat Bagi Tubuh!

    Untuk mendapatkan asupan nutrisi yang tepat, manfaat tomat bagi tubuh penting diketahui dan dipahami. Tomat buah sendiri dapat disajikan sebagai makanan atau minman yang tinggi khasiatnya.

    Sebab, tomat mengandung banyak zat gizi, mulai dari vitamin hingga antioksidan. Lalu, apa saja manfaat dari tomat bagi kesehatan tubuh? Untuk memahami lebih lanjut mengenai khasiat tomat, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ketahui, Ini Daftar Jenis-jenis Tomat Terpopuler yang Bisa Dicoba

    Manfaat Tomat Bagi Tubuh yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Tomat Bagi Tubuh. (Sumber: Unsplash)

    Tomat bisa dinikmati dengan berbagai cara, seperti dibuat jus, ditambahkan pada tumisan atau salad sayur, menjadi sup, atau disantap secara langsung. Adapun beberapa manfaat dari mengonsumsi tomat, antara lain:

    Bantu Cegah Sariawan

    Salah satu manfaat dari tomat yang perlu diketahui adalah membantu mencegah timbulnya sariawan. Ya, kandungan vitamin C pada tomat bisa melindungi gusi dari masalah, termasuk sariawan.

    Untuk itu, saat mengalami sariawan, maka segera konsumsi makanan tinggi vitamin C, seperti tomat. Konsumsilah tomat sesuai takaran, baik secara langsung atau ditambahkan ke dalam menu masakan lain.

    Jaga Kesehatan Jantung

    Buah tomat mengandung likopen yang bisa membantu mengurangi risiko masalah kesehatan serius, berupa penyakit jantung. Likopen sendiri merupakan antioksidan yang melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas.

    Tak hanya itu, tomat juga termasuk buah dengan kandungan kalium tinggi. Zat gizi ini membantu menjaga kadar natrium tetap stabil sehingga membuat tekanan darah pata tubuh tetap normal.

    Manfaat Tomat Bagi Tubuh Bisa Mencegah Kanker

    Kerusakan sel yang terjadi akibat radikal bebas dapat memicu sel menjadi abnormal. Kondisi inilah yang kemudian menjadi cikal bakal kemunculan penyakit berbahaya, berupa kanker di masa mendatang.

    Karena itu, risiko kanker bisa menurun dengan meningkatkan asupan makanan kaya antiosidan, seperti tomat. Manfaat tomat dalam membantu menurunkan risiko kanker ini pun harus disempurnakan dengan tindak pencegahan lain, berupa penerapan gaya hidup sehat.

    Cocok Dikonsumsi Saat Diet

    Tomat mentah ternyata juga bermanfaat bagi kamu yang sedang menjalani program diet. Sebab, kandungan serat dan protein dalam buah tomat dapat mendukung kamu meraih berat badan yang ideal.

    Tak hanya itu, kedua nutrisi tersebut juga bisa membuat kamu kenyang lebih lama. Manfaat optimal dari buah tomat akan diperoleh berkat adanya vitamin C yang mendorong pembakaran lemak tubuh secara efektif.

    Manfaat Tomat Bagi Tubuh Bisa Lawan Radikal Bebas

    Dalam tomat, terdapat vitamin dan likopen atau antioksidan, yaitu senyawa aktif untuk melawan radikal bebas. Perlu dipahami, tubuh bisa terpapar radikal bebas dari proses metabolisme tubuh, sinar ultaviolet, populer, serta asap rokok.

    Ketika terpapar radikal bebas, maka bisa mengakibatkan stres oksidasif yang pada akhirnya merusak sel. Karena itu, konsumsi tomat akan membantu membuat tubuh bisa melawan radikal bebas.

    Baik untuk Kesehatan Kulit

    Salah satu manfaat dari mengonsumsi tomat secara rutin adalah membantu mengurangi penuaan kulit. Kesehatan kulit bisa meningkat berkat mengonsumsi tomat berkat kandungan antioksidannya.

    Tak hanya itu, tomat juga mengandung nutrisi lain yang tidak kalah penting, yaitu vitamin C. Kandungan ini bisa mendukung pemulihan kulit dari luka dengan lebih cepat, mencegah sunbrn atau peradangan, serta memicu produksi kolagen, yaitu protein yang menjaga kekenyalan kulit.


    Itu dia beberapa manfaat tomat bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Apabila ingin tahu berbagai manfaat dari makanan sehat lainnya, nantikan selalu artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Enak dan Bergizi Tinggi!

  • Ketahui, Ini Daftar Jenis-jenis Tomat Terpopuler yang Bisa Dicoba

    Ketahui, Ini Daftar Jenis-jenis Tomat Terpopuler yang Bisa Dicoba

    Jenis-jenis tomat terpopuler cukup beragam dan bisa dipilih sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan. Tomat sendiri merupakan salah satu sayuran buah yang disukai banyak orang karena dapat diolah menjadi berbagai sajian.

    Perlu diketahui, sayuran ini berbentuk bulat dengan cita rasa asam, manis, segar. Lalu, apa saja jenis tomat yang paling populer? Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis-jenis tomat terpopuler, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 5 Jenis Tahu yang Perlu Kamu Tahu!

    Berikut Jenis-jenis Tomat Terpopuler

    Ilustrasi Jenis-jenis Tomat Terpopuler. (Sumber: Unsplash)

    Berbagai jenis tomat masing-masing memiliki ciri khas dan kandungan yang menyehatkan untuk tubuh. Ada jenis tomat yang hanya dapat dijadikan salad sedangkan ada tomat yang hanya bisa diolah menjadi saus.

    Karena itu, tidak semua jenis tomat bisa diolah menjadi berbagai makanan. Adapun jenis-jenis tomat terpopuler yang harus diketahui agar bisa diolah dengan tepat, antara lain sebagai berikut:

    Tomat Ceri

    Jenis-jenis tomat terpopuler yang pertama dan bisa kamu coba adalah tomat ceri. Tomat jenis ini memiliki bentuk kecil dan bulat dengan tampilan mirip seperti ceri tetapi warna merahnya agak sedikit lebih terang.

    Meski kecil, kandungan air, vitamin, serta mineral dalam tomat ceri tergolong cukup tinggi. Karena itu, tomat ceri kerap dijadikan sebagai bahan campuran salad atau dimakan secara langsung karena rasanya yang manis.

    Tomat Hijau

    Sama seperti namanya, jenis tomat satu ini memiliki buah dengan kulit yang berwarna hijau. Tektur dari kulit tomat hijau cenderung lebih keras dari tomat biasa karena memiliki kandungan air yang sedikit.

    Meski begitu, tomat satu ini sering diolah menjadi sambal karena mengandung serta dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Bahkan, tomat hijau dengan ukuran sedang bisa membantu mencegah kanker, diabetes, serta menjaga kesehatan mata.

    Jenis-jenis Tomat Terpopuler, Tomat Anggur

    Selanjutnya, ada tomat anggur yang ukurannya sedikit lebih kecil daripada tomat ceri. Bentuk dari tomat anggur cenderung oval, mirip seperti buah anggur dengan kandungan air yang cukup rendah.

    Dengan demikian, tomat anggur kurang banyak diminati sehingga jarang yang memakannya secara langsung. Buah tomat dengan jenis ini lebih cocok dijadikan sebagai campuran salad sayur maupun salad buah.

    Tomat Sayur

    Di Indonesia sendiri, jenis-jenis tomat terpopuler adalah tomat sayur. Bentuk dari tomat sayur umumnya tidak beraturan, bisa bulat sempurna atau sedikit lonjong dengan warna kulit merah terang dan sedikit bercak kuning di bagian ujung bawah.

    Tomat sayur umumnya dipakai sebagai bahan campurna sayur sop, cap cay, atau masakan lain. Hal ini dikarenakan tekstur dari tomat sayur cenderung lembut dan memiliki kandungan asam sitrat yang bisa menjadi penyedap alami.

    Jenis-jenis Tomat Terpopuler, Tomat Pusaka

    Serupa dengan paprika, tomat pusaka memiliki sejumlah varian warna, mulai dari hijau, kuning, hingga merah keuangan. Bentuk buahnya sendiri memang tidak bulat sempurna tetapi ada beberapa bagian yang mengerut atau tampak keriput.

    Meski demikian, rasa yang ditawarkan oleh tomat pusaka jauh lebih manis dibandingkan dengan varian tomat yang lain. Untuk itu, tomat pusaka ini kerap dijadikan sebagai bahan baku pembuatan saus.

    Tomat Bistik

    Jenis selanjutnya adalah tomat bistik yang bentuknya hampir mirip seperti tomat pusaka. Namun, ukuran dari tomat bistik cenderung lebih besar dengan warna kulit merah ceras serta cita rasa manis.

    Tomat bistik juga kaya berbagai nutrisi, seperti vitamin C, serta dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Karena itu, tomat bistik cocok dipilih untuk membuat bahan saus atau isian burger dan sandwich.


    Itu dia jenis-jenis tomat terpopuler yang bisa kamu coba diolah menjadi berbagai menu sajian lezat. Apabila kamu penasaran menu makanan apa yang dapat dibuat dengan tomat, ikuti resepnya dengan melihat artikel di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Ragam Khasiat Buah Naga, Bagus untuk Kesehatan Tubuh!

  • Ragam Khasiat Buah Naga, Bagus untuk Kesehatan Tubuh!

    Ragam Khasiat Buah Naga, Bagus untuk Kesehatan Tubuh!

    Ragam khasiat buah naga bisa didapatkan jika mengonsumsinya secara rutin, loh! Ya, buah naga merupakan salah satu makanan sehat yang mengandung berbagai macam nutrisi penting bagi tubuh.

    Buah ini memiliki bentuk cukup menarik dengan kulit berwarna merah dan warna daging yang unik. Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi buah naga bagi tubuh? Jika penasaran dengan khasiatnya, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 5 Tempat Minum Jus Buah Sehat dan Enak di Jakarta!

    Ragam Khasiat Buah Naga yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Ragam Khasiat Buah Naga. (Sumber: Unsplash)

    Buah naga memiliki berbagai nutrisi yang menyehatkan tubuh, seperti serat, vitamin C, protein, serta kalsium. Berkat kandungan tersebut, banyak khasiat yang diperoleh jika dikonsumsi secara rutin, di antaranya:

    Cegah Penyakit Kronis

    Salah satu manfaat terbaik yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah naga adalah mampu mencegah munculnya penyakit kronis. Buah naga kaya akan antioksidan sehingga bisa mencegah radikal bebas, yakni molekul tak stabil yang mengakibatkan kerusakan sel.

    Terpenuhinya kebutuhan antioksidan dalam tubuh bisa menurunkan risiko penyakit kronis. Antioksidan tersebut bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas dan kerusakah sel serta peradangan pun bisa dicegah.

    Turunkan Risiko Depresi

    Manfaat dari buah naga berikutnya berkaitan dengan kesehatan mental, yaitu dapat menurunkan risiko depresi. Pasalnya, buah naga mengandung magnesium yang bagus untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan otak.

    Dengan rutin mengonsumsi buah naga, risiko depresi pun bisa berkurang. Selain mengonsumsi buah naga, kamu juga harus rutin beraktivitas fisik atau olahraga dan kunjungi psikolog agar kondisi kesehatan mental semakin baik.

    Ragam Khasiat Buah Naga Bisa Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

    Buah naga juga bisa membantu meningkatkan sistem imum dalam tubuh. Kemampuan tubuh untuk melawan infeksi memang ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk kualitas pola makan sehari-hari.

    Vitamin C serta karotenoid dalam buah naga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi dengan melindungi sel darah putih dari kerusakan. Sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh bisa menyerang dan menghancurkan berbagai zat berbahaya.

    Dengan antiksidan yang kuat, vitamin C, serta karotenoid, maka radikal bebas bisa dinetralkan dan mempertahankan sel darah putih dari bahaya. Sistem kekebalan tubuh pun menjadi semakin kuat berkat mengonsumsi buah naga secara teratur.

    Cegah Anemia Defisiensi Besi

    Buah naga termasuk salah satu buah segar dengan kandungan zat besi. Mineral satu memainkan peran penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan memecah makanan menjadi energi.

    Tak hanya itu, buah naga juga mengandung vitamin C yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi. Untuk menghindari defisiensi zat besi, jangan lupa masukkan buah naga ke dalam menu harian.

    Ragam Khasiat Buah Naga Bantu Jaga Kesehatan Usus

    Usus merupakan rumah bagi kurang lebih 100 triliun mikroorganisme yang beragam, termasuk 400 spesies bakteri. Karena itu, keseimbangan dalam usus sangatlah penting guna mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Cara paling tepat untuk menjaga kesehatan usus, yakni mengonsumsi buah naga yang mengandung prebiotik. Buah satu ini berpotensi meningkatkan keseimbangan bakteri baik yang ada di dalam usus.

    Atasi Masalah Sembelit

    Manfaat lain dari mengonsumsi buah naga adalah dapat membantu mengatasi masalah sembelit. Ya, kandungan serat dalam buah naga mampu mengurangi sembelit atau konstipasi yang sedang dialami.

    Selain itu, buah naga juga mengandung prebiotik yang merupakan sumber makanan bagi bakteri baik dalam usus, khususnya bakteri Lactobacilli dan Bifidobacteria. Kedua bakteri tersebut bermanfaat untuk membunuh virus dan bakteri penyebab munculnya penyakit.


    Itulah beberapa ragam khasiat buah naga yang bisa kamu peroleh bila dikonsumsi setiap hari. Jika ingin mengetahui manfaat dari jenis-jenis buah lainnya, cek artikel terbaru hanya di laman AwanApps ya!

    Baca juga: Resep Smoothies Bowl Mangga, Cocok Jadi Menu Diet!

  • 6 Manfaat Cabai untuk Kesehatan Tubuh, Punya Banyak Nutrisi Penting!

    6 Manfaat Cabai untuk Kesehatan Tubuh, Punya Banyak Nutrisi Penting!

    Khusus bagi para pecinta pedas, manfaat cabai untuk kesehatan ternyata cukup beragam. Pasalnya, cabai mengandung beragam senyawa yang berperan sebagai antioksidan, yakni capsaicin, karotenoid, violaxanthin, dan luthein.

    Tak hanya itu, di dalam cabai juga terkandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan kalium. Lalu, apa saja khasiat dari mengonsumsi cabai? Untuk mengetahui manfaat cabai, simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya!

    Manfaat Cabai untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Cabai untuk Kesehatan. (Sumber: Unsplash)

    Cabai merupakan bahan makanan yang masih satu keluarga dengan paprika dan tomat atau lebih tepatnya di bawah genus Capsicum. Menariknya, cabai dan tumbuhan di genus Capsicum lainnya digolongkan dalam kategori buah bukan sayuran.

    Meski pedas dan kerap menyiksa perut jika dikonsumsi berlebihan, cabai ternyata juga memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi cabai, antara lain:

    Dapat Menurunkan Berat Badan

    Salah satu manfaat dari mengonsumsi cabai, yakni dapat membantu menurunkan berat badan. Jika berencana untuk diet, jangan lupa masukkan cabai ke dalam menu harian agar semakin lezat.

    Penurunan berat badan umumnya bisa terjadi sebab zat capsaicin dalam cabai diyakini bisa membakar lemak dan energi tubuh dengan lebih cepat. Tak hanya itu, capsaicin juga mampu mengurangi nafsu makan.

    Manfaat Cabai untuk Kesehatan Dapat Menjaga Kadar Gula Darah

    Bagi kamu yang mengidap penyakit diabetes, cabai ternyata bisa memberikan manfaat, berupa menjaga kadar gula darah. Manfaat ini bisa didapatkan berkat kandungan capsaicin yang ada di dalam cabai.

    Selain itu, capsacin juga bersifat antidiabetik sehingga dipercaua mampu memberi efek positif jika dikonsumsi oleh pasien diabetes tipe 1. Untuk mendapatkan manfaatnya, pastikan konsumsi cabai sesuai dosis yang sudah ditentukan atau jangan berlebihan.

    Meredakan Rasa Nyeri

    Selain membantu menjaga kadar gula darah, senyawa capsaicin dalam cabai juga bermanfaat sebagai pereda rasa sakit. Karena itu, senyawa satu ini kerap dijadikan sebagai bahan di dalam salep atau krim pereda nyeri otot dan sendi.

    Dengan penggunaan capsaicin, maka kemungkinan kamu akan merasakan sensasi panas ketika mengoleskan salep atau krim. Akan tetapi, berkat senyawa tersebut, nyeri otot dan sendi yang dirasakan bisa berkurang.

    Bagus untuk Kesehatan Mata

    Manfaat lain yang tak kalah menarik dari cabai, yakni membantu menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan berkat kandungan lutein yang ada di dalam cabai, terutama cabai hijau atau cabai rawit.

    Lutein dalam cabai sendiri memiliki manfaat untuk mencegah kerusakan pada mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula. Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa menambahkan cabai rawit dengan menu harian, ya.

    Manfaat Cabai untuk Kesehatan Bisa Melancarkan Pernapasan

    Selanjutnya, manfaat lain dari cabai untuk kesehatan tubuh adalah dapat membantu melancarkan pernapasan. Cabai bisa membantu melebarkan saluran napas di paru-paru sehingga bermanfaat bagi kamu yang memiliki penyakit asma.

    Vitamin A pada cabai juga mampu menurunkan risiko radang paru-paru yang terjadi akibat rokok. Hal ini karena asap rokok memiliki kandungan benzopyrene yang dapat menghancurkan vitamin A dalam tubuh.

    Turunkan Risiko Kanker

    Manfaat lain dari mengonsumsi cabai, yaitu dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker. Pasalnya, cabai memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan nutrisi lain, seperti vitamin C, lutein, dan beta karoten.

    Perlu dipahami, antioksidan memang telah terbukti mampu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Salah satu pemicu penyakit kanker, yaitu paparan radikal bebas yang berlebihan.


    Itulah beberapa manfaat cabai untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui sebelum mengonsumsinya. Apabila ingin tahu berbagai manfaat dari jenis makanan lain, pastikan untuk cek artikel terbaru di laman JadiLaper, ya.

    Baca juga: Ini 6 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

  • Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya!

    Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya!

    Manfaat peterseli bagi kesehatan tidak bisa diremehkan karena bisa mencegah penyakit-penyakit berbahaya. Peterseli sendiri merupakan tumbuhan lokal yang biasa ditemukan di wilayah Mediternia.

    Tak hanya menambah cita rasa dan penampilan makanan, peterseli juga memiliki khasiat untuk kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari tanaman peterseli? Untuk mengetahui berbagai khasiat peterseli, berikut ulasan JadiLaper selengkapnya.

    Baca juga: Ini 6 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

    Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan. (Sumber: Unsplash)

    Peterseli atau biasa disebut dengan parsley seringkali digunakan sebagai ramuan atau bumbu kering dalam masakan. Tanaman ini memiliki warna hijau cerah dengan rasa yang lembut dan pahit.

    Meski hanya sebagai pelengkap masakan, peterseli bermanfaat untuk tubuh, kulit, hingga rambut, loh! Adapun beberapa manfaat dari mengonsumsi peterseli bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut.

    Cegah Radikal Bebas

    Perlu diketahui, peterseli merupakan tanaman yang kaya akan antioksida. Antioksidan sendiri berfungsi untuk mencegah radikal bebas yang bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit berbagai dalam tubuh.

    Pada daun peterseli, terdapat tiga jenis antioksidan, seperti flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Kandungan flavonoid diyakini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, seperti kanker usus besar, diabetes, dan penyakit jantung sedangkan karenoid dipercaya mampu mengurangi risiko kanker paru-paru.

    Bantu Atasi Kulit Berjerawat

    Sifat antimikroba dalam peterseli atau parsley bisa membantu memerangi bakteri dan mengurangi tumbuhnya jerawat pada wajah. Pasalnya, tanaman ini mampu menyeimbangkan kelebihan sebum.

    Jika ingin mencoba khasiatnya, coba jadikan peterseli sebagai masker wajah dengan mencampurkan sekitar enam atau tujuh tangkai, dua sendok teh cuka sari apel, dan satu sendok makan madu mentah. Saat pasta sudah jadi, oleskan pada wajah, biarkan hingga kering, kemudian bilas menggunakan air bersih.

    Manfaat Peterseli Bagi Kesehatan Bantu Memperlambat Penuaan

    Kandungan vitamin C dalam tanaman parsley juga bermanfaat untuk memperlambat penunaan, baik pada pria maupun wanita. Nutrisi tersebut bekerja dengan cara melawan radikal bebas yang mengakibatkan stres oksidatif.

    Dengan mengonsumsinya secara rutin, garis-garis halus dan kerutan pada wajah akan berkurang. Sebab, kandungannya membantu dalam perbaikan sel dan merangsang produksi kolagen sehingga kulit terlihat lebih mudah dan kenyal.

    Mengatasi Masalah Rambut Rontok

    Selanjutnya, peterseli juga dapat membantu mengatasi masalah rambut rontok. Hal ini dikarenakan, peterseli mengandung apigenin, antioksidan flavonoid yang dapat mengontrol rambut rontok.

    Untuk menggunakan tumbuhan satu ini, kamu bisa menghaluskan segenggam peterseli dan tambahkan 100 ml air sebagai toner alami. Lalu, oleskan toner tersebut pada kulit kepala dan bungkus menggunakan handuk selama kurang lebih 1 jam untuk kemudian dibilas dengan sampo.

    Bantu Cegah Berbagai Penyakit Kronis

    Peterseli ternyata juga bisa membantu mencegah berbagai jenis penyakit kronis. Hal ini dikarenakan, peterseli memiliki kandungan 3 antioksidan yang penting untuk tubuh, seperti vitamin C, flavonoid, serta karotenoid.

    Untuk vitamin C, nutrisi ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit kronis. Sementara itu, flavonoid diduga dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2, kanker usus besar, dan penyakit jantung.

    Terakhir, karotenoid diyakni bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit kanker paru. Jika dikonsumsi secara rutin, peterseli sangat bagus untuk kesehatan tubuh sehingga sangat direkomendasikan.


    Itulah beberapa manfaat peterseli bagi kesehatan yang wajib diketahui, terutama jika kamu adalah penggemar tumbuhan satu ini. Apabila ingin mengetahui lebih lengkap terkait manfaat dari berbagai makanan lain, cek artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 6 Manfaat Pala Bagi Kesehatan Tubuh, Punya Nutrisi yang Tinggi!

  • 5 Jenis Tahu yang Perlu Kamu Tahu!

    5 Jenis Tahu yang Perlu Kamu Tahu!

    Apakah kamu tahu banyak tentang tahu? Jangan salah, tahu punya banyak jenis dengan karakteristik berbeda, lho! 

    Mengenal jenis-jenis tahu, dapat membuatmu bisa memilih dan mengolah hidangan satu ini dengan lebih tepat. Apalagi, tahu memang selalu menjadi hidangan favorit di Indonesia berkat rasanya yang enak, dan variasi pengolahannya. Tahu juga kaya akan protein, zat besi, serta kalsium. 

    Penasaran, apa saja jenis tahu beserta karakteristiknya? Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai macam tahu, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ini 6 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

    Jenis Tahu dan Karakteristiknya yang Perlu Dikenali

    Ilustrasi Jenis Tahu Beserta Karakteristiknya. (Sumber: Pexels)

    Tahu menjadi salah satu makanan yang rendah sodium, kolesterol, serta kalori sehingga cocok dikonsumsi ketika melakukan program diet. Adapun beberapa jenis tahu beserta karakteristik yang perlu diketahui, antara lain:

    Tahu Putih

    Salah satu jenis tahu yang paling mudah dan sering dijumpai adalah tahu putih. Tahu putih sendiri sebenarnya berasal dari China dan bernama doufu yang hadir dalam beberapa ukuran dan dapat diinovasikan menjadi berbagai macam masakan.

    Dengan tekstur yang padat dan pori-pori besar, tahu putih memiliki kelebihan mudah menyerap bumbu. Hal ini tentu menjadi tahu putih sangat cocok dijadikan sebagai campuran tumisan, perkedel, sup, hingga pepes.

    Tahu Susu

    Tahu susu merupakan jenis tahu yang berasal dari Jepang. Meski dinamakan tahu susu, tetapi bahan dasarnya masih menggunakan kedelai. Untuk tahu satu ini memiliki tekstur yang halus dan lembut.

    Karena teksturnya yang sangat lembut, tahu susu sering pula disebut dengan tahu sutera atau silken tofu. Untuk proses pembuatannya, tahu susu diolah dengan menggunakan rendaman soda kue.

    Ada beberapa konsistensi silken tofu tergantung dari berapa jumlah protein kedelai yang digunakan. Berbagai jenis dari tahu susu dibedakan menjadi soft, medium firm, firm, serta extra-firm.

    Jenis tahu susu biasanya dimasukkan ke dalam sup sebagai tambahan protein yang sehat dan nikmat.

    Tahu Kuning

    Seperti namanya, tahu satu ini memiliki warna kuning cerah dengan bentuk mirip seperti tahu putih. Warna kuning pada tahu satu ini berasal dari kunyit yang dicampurkan ke dalam adonan kedelai.

    Tekstur dari tahu kuning juga cenderung lebih padat meski pori-porinya sedikit lebih halus daripada tahu putih. Biasanya, tahu kuning diolah dengan cara digoreng, campuran sayur tumis, serta dijadikan opor.

    Tahu Pong

    Pada dasarnya, tahu pong merupakan tahu putih yang digoreng dengan minyak dengan suhu cukup panas. Proses penggorengan tersebut akan membuat tahu dapat mengembang dengan sempurna dan terkesan kosong di bagian dalamnya.

    Sebelum digoreng, tahu pong ditambahkan dengan garam sehingga rasanya menjadi lebih gurih. Selain dikonsumsi secara langsung, tahu pong sering dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan tahu petis dan tahu gejrot.

    Jenis Tahu Beserta Karakteristiknya: Egg Tofu

    Egg Tofu termasuk salah satu tahu yang sempat viral karena memiliki bentuk cukup unik. Tampilan dari Egg Tofu memang berbeda dibandingkan tipe tahu lainnya sebab dibungkus memanjang dengan plastik dan sekilas terlihat mirip kemasan es lilin.

    Untuk tahu satu ini, umumnya dikenal dengan sebutan Tahu Jepang. Egg Tofu sendiri terbuat dari telur dan campuran dashi yang dikukus hingga padat, dingin, kemudian disajikan bersama kaldu dashi serta kecap.

    Secara tekstur, Egg Tofu dapat dikatakan sebagai tahu yang paling lembut daripada jenis lainnya Egg Tofu bisa digoreng hingga berkulit sebelum diolah dengan bahan makanan lain.


    Itu dia beberapa jenis tahu beserta karakteristiknya yang perlu diketahui. Agar lebih paham mengenai berbagai informasi seputar manfaat dari makanan lainnya, yuk simak ulasan JadiLaper lainnya!

    Baca juga: Catat! Ini 7 Manfaat Susu Kedelai yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

  • Ini 6 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

    Ini 6 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

    Tahu adalah salah satu satu bahan makanan sehat yang bisa dikonsumsi secara rutin. Tahu merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar kacang kedelai dan menjadi salah satu makanan tinggi protein.

    Berkat rasanya yang gurih, tahu banyak disukai kebanyakan orang dan sering dijadikan sebagai menu pelengkap saat makan. Lalu, apa saja manfaat kesehatan dari mengonsumsi tahu? Agar semakin paham, berikut ulasan singkat dari JadiLaper!

    Baca juga: Catat! Ini 7 Manfaat Susu Kedelai yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

    Beberapa Manfaat Tahu untuk Kesehatan

    Ilustrasi Manfaat Tahu untuk Kesehatan. (Sumber: Freepik)

    Tahu menjadi sumber protein bagi vegetarian karena dapat menggantikan kebutuhan gizi yang diperoleh dari daging. Tak hanya itu, tahu juga memiliki fitoestrogen, yakni isoflavon serta mineral magnesium, selenium, dan mangan.

    Jarang diketahui kalau tahu bertekstur padat lebih banyak kalori dan nutrisinya dibandingkan tahu dengan tekstur lembut. Apa lagi manfaat lainnya? Ayo simak!

    Bantu Kontrol Gula Darah

    Isoflavon dalam tahu berasal dari bahan baku utamanya, yakni kacang kedelai. Kandungan isoflavon tersebut diketahui mampu membantu menurunkan kadar gula darah dan menjaganya agar tetap stabil.

    Tak heran, tahu menjadi makanan yang baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Meski begitu, kaitan antara konsumsi tahu dan turunnya kadar gula dalam darah masih memerlukan penelitian lanjutan.

    Manfaat Tahu untuk Kesehatan Bisa Tingkatkan Kekuatan Tulang

    Selain mengontrol gula darah, kandungan isoflavon yang ada pada tahu juga dipercaya mampu meningkatkan kekuatan tulang. Isoflavon bisa meningkatkan kepadatan tulang sehingga membantu menurunkan risiko terkena osteoporosis.

    Tahu sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh wanita yang baru memasuki masa menopause, juga ibu hamil dan menyusui. Tak hanya itu, tahu juga kaya akan kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.

    Kurangi Risiko Penyakit Jantung

    Kandungan isoflavon pada tahu memiliki sifat antioksidan yang bisa mengurangi peradangan pembuluh darah. Tak hanya itu, kandungan serat dalam tahu mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL serta meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

    Jika seseorang rutin mengonsumsi tahu dan membantu konsumsi daging, maka risiko hipertensi serta penyakit jantung jauh lebih rendah. Ketika jantung dapat berfungsi dengan baik, maka kamu akan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan lainnya.

    Turunkan Risiko Kanker Payudara

    Banyak yang mengira kalau kandungan fitoestrogen pada tahu mirip dengan hormon estrogen, yang ditengarai terkait dengan kanker. Padahal, fitoestrogen dan estrogen pada tubuh wanita, sangat berbeda.

    Fitoestrogen di kacang kedelai dan berbagai jenis produk lainnya justru memiliki efek antiestrogen pada jaringan tubuh. Karena itu, mengonsumsi tahu justru bisa menurunkan risiko kanker payudara.

    Manfaat Tahu untuk Kesehatan Bisa Cegah Obesitas

    Salah satu manfaat lain dari rutin mengonsumsi tahu adalah dapat mencegah kelebihan berat badan atau obesitas. Tahu rebus memiliki kalori yang rendah sehingga cocok dikonsumsi saat sedang melakukan program penurunan berat badan atau diet.

    Tak hanya itu, tahu juga cukup mengenyangkan dan dapat membantu mencegah makan secara berlebihan. Dengan demikian, hal tersebut akan mencegah terjadinya obesitas serta masalah terkait berat badan.

    Lancarkan Sistem Pencernaan

    Produk yang terbuat dari kacang kedelai, termasuk tahu diketahui mengandung serat tinggi sehingga mampu melancarkan sistem pencernaan. Makanan tinggi serat memang dapat membantu mengontrol gerak usus.

    Dengan begitu, kamu akan terhindar dari penyakit pada sistem pencernaan, terutama sembelit. Selain itu, kandungan serat yang ada di dalam tahu juga berkhasiat untuk meredakan gejala sindrom iritasi usus besar atau IBS.


    Itulah beberapa manfaat tahu untuk kesehatan tubuh yang penting untuk diketahui dan dipahami. Jika ingin tahu lebih dalam mengenai tahu dan resep untuk membuat hidangan yang lezat, selalu cek artikel JadiLaper ya!

    Baca juga: Wajib Diketahui, Ini Dia 6 Manfaat Teh Hibiscus Bagi Kesehatan