Category: Makanan Sehat

  • Wajib Diketahui, Ini Dia 6 Manfaat Teh Hibiscus Bagi Kesehatan

    Wajib Diketahui, Ini Dia 6 Manfaat Teh Hibiscus Bagi Kesehatan

    Manfaat teh hibiscus cukup beragam berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Hibiscus atau kembang sepatu sendiri bisa dijadikan sebagai teh herbal dan aman dikonsumsi dalam dosis yang tidak berlebihan.

    Akan tetapi, seseorang yang mengonsumsi teh hibiscus harus memperhatikan berbagai faktor agar mendapatkan manfaat secara maksimal. Lalu, apa saja manfaat dari teh hibiscus? Agar paham dengan manfaat teh herbalnya, yuk simak ulasan JadiLaper berikut.

    Baca juga: 6 Manfaat Pala Bagi Kesehatan Tubuh, Punya Nutrisi yang Tinggi!

    Manfaat Teh Hibiscus yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Teh Hibiscus. (Sumber: Unsplash)

    Perlu diketahui, biji, bunga, daun, dan batang kembang sepatu sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisionla sejak bertahun-tahun yang lalu. Kini, kembang sepatu atau hibiscus sudah bisa dikonsumsi dalam bentuk teh dengan beragam manfaat, seperti:

    Bantu Turunkan Tekanan Darah

    Khasiat utama dari teh hibiscus adalah dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sama hal dengan kandungan dalam rosela, teh hibiscus juga kaya akan antioksidan, berupa polifenol, flavonoid, dan fenol.

    Berbagai kandungan tersebut bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Apabila teh hibiscus dikonsumsi secara rutin, maka mampu membantu mencegah risiko penyakit hipertensi dan penyakit jantung.

    Manfaat Teh Hibiscus Mampu Melawan Radikal Bebas

    Kadar antioksidan dalam teh hibiscus cukup tinggi sehingga bisa melawan radikal bebas. Antioksidan sendiri secara umum berfungsi untuk melawan radikal bebas berlebih yang ada pada tubuh.

    Ketika radikal bebas terlalu banyak, maka bisa berpotensi menyebabkan kerusakan pada sel-sel dalam tubuh. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi teh hibiscus secara rutin agar terhindar dari berbagai penyakit kronis.

    Cegah Penyakit Kanker

    Penyakit kanker dapat terjadi karena berbagai hal sehingga pencegahannya harus diketahui dengan tepat. Salah satu cara untuk mengurangi risiko terkenal penyakit kanker adalah dengan mengonsumsi teh hibiscus.

    Dengan rutin minum teh hibiscus, maka pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker dalam tubuh bisa dicegah. Sebab, teh hibiscus kaya akan antosianin, yaitu pewarna alami yang terbukti memiliki sifat anti kanker.

    Manfaat Teh Hibiscus Bisa Lawan Infeksi dan Peradangan

    Tak hanya sifat antioksidan dan anti kanker, teh hibiscus juga diketahui memiliki sifat antibakteri. Ekstrak bunga kembang sepatu diketahui mampu memerangi bakteri penyebab berbagai infeksi, mulai dari pneumonia, diare, bronkitis, serat infeksi saluran kemih.

    Sementara itu, teh hibiscus juga bisa meredakan peradangan serta mengurangi demam dan nyeri yang diakibatkan oleh peradangan. Untuk itu, kamu dianjurkan mengonsumsi teh hibiscus rutin setiap hari.

    Menurunkan Kadar Lemak dalam Darah dan Kolesterol

    Selain membantu menurunkan tekanan darah, teh hibiscus dipercaya dapat membantu menurunkan kadar lemak dalam darah. Teh herbal satu ini bisa menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

    Selain itu, teh hibiscus juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Perlu diketahui, kolesterol tinggi juga menjadi faktor penyebab dari beberapa penyakit serius, seperti serangan jantung dan stroke.

    Kontrol Kadar Gula Darah dan Turunkan Berat Badan

    Khasiat lain dari minum teh hibiscus adalah bisa membantu mengontrol kadar gula darah, terutama jika menderita diabetes tipe 2. Kandungan polifenol yang ada dalam teh hibiscus mampu merangsang produksi hormon insulin dalam tubuh sebagai pengendali gula darah.

    Tak hanya membantu mengontrol kadar gula darah, teh hibiscus juga bagus untuk kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan. Sebab, terdapat banyak dampak positif pada penurunan berat badan setelah mengonsumsi teh satu ini


    Itu dia beberapa manfaat teh hibiscus bagi kesehatan tubuh yang perlu diketahui. Bagi yang ingin tahu manfaat berbagai tanaman herbal lainnya, cek selalu artikel terbaru hanya di laman JadiLaper, ya!

    Baca juga: Manfaat Teh Daun Kelor, Ampuh Turunkan Lemak Tubuh!

  • 6 Manfaat Pala Bagi Kesehatan Tubuh, Punya Nutrisi yang Tinggi!

    6 Manfaat Pala Bagi Kesehatan Tubuh, Punya Nutrisi yang Tinggi!

    Manfaat pala bagi kesehatan sangat beragam sehingga bisa dikonsumsi rutin. Buah pala sendiri memiliki kalori yang rendah dan mengandung beberapa nutrisi, seperti vitamin C, fosfor, kalsium, hingga protein.

    Tak hanya itu, buah pala juga tersimpan antioksidan, antibakteri, dan antikanker yang bermanfaat untuk tubuh. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi buah pala? Untuk mengetahui khasiatnya, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia Daftar 5 Manfaat Kencur Bagi Kesehatan

    Manfaat Pala Bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Pala Bagi Kesehatan. (Sumber: Mongabay)

    Pala termasuk tanaman rempah yang memiliki berbagai kegunaan, terutama bagian dagingnya. Karena itu, daging buah pala bisa diolah menjadi beberapa jenis makanan, seperti manisan, asinan, selai, hingga sirup.

    Tak hanya itu, biji pala juga dapat menghasilkan mentega dan minyak atsiri yang bagus untuk kesehatan. Adapun beberapa manfaat lain dari buah pala yang penting untuk diketahui, antara lain sebagai berikut.

    Cegah Infeksi Bakteri

    Buah pala mengandung sifat antibakteri yang bisa mengatasi beberapa jenis bakteri pemicu penyakit pada tubuh, seperti Streptococcus mutan dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Kedua bakteri ini umumnya penyebab gangguan pada kesehatan mulut dan gigi.

    Tingkatkan Gairah Seksual

    Manfaat lain dari buah pala adalah mampu meningkatkan gairah seksual dan mengatasi berbagai masalah reproduksi. Cara kerja dari buah pala untuk masalah seksual dibuktikan dengan sebuah penelitian pada tikus jantan.

    Tikus tersebut diberikan ekstrak pala dengan dosis tinggi dan mengalami peningkatkan aktivitas seksual serta waktu kinerja seksualnya leih signfikan. Meski demikian, penelitian lanjutan masih harus dilakukan.

    Manfaat Pala Bagi Kesehatan Dapat Kontrol Kadar Gula Darah

    Bagi para pengidap diabetes, diharuskan untuk tetap waspada terhadap berbagai jenis makanan. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk mencoba mengonsumsi buah pala atau memasukkan tanaman herbal satu ini ke dalam masakan.

    Dengan mengonsumsi buah pala, maka kadar gula darah menjadi lebih terkontrol. Perlu diketahui, manfaat ini bisa dirasakan dengan didukung oleh gaya hidup sehat bagi pengidap diabetes lainnya.

    Lindungi Tubuh dari Peradangan

    Buah pala berpotensi sebagai antiradang berkat kandungan myristicin yang ada di dalamnya. Perlu dipahami, myristicin bisa menghambat produksi prostaglandin, yakni salah satu senyawa dalam proses peradangan.

    Tak hanya itu, pala juga kaya akan senyawa antiinflamasi yang mirip dengan mentol. Yaitu monoterpen di mana dapat meredakan rasa sakit. Dengan menambahkan buah pala ke dalam masakan, rasa sakit yang berkaitan dengan luka, pembengkakan, dan peradangan kronis akan berkurang. 

    Mampu Hambat Pertumbuhan Sel Kanker

    Kandungan myristicin yang terdapat pada buah pala diduga memiliki efek antikanker. Buah pala sendiri juga mengandung kalsium yang dipercaya bermanfaat untuk melindungi tubuh dari kanker apabila dikonsumsi bersama dengan vitamin D.

    Selain itu, myristicin ternyata juga punya efek antikejang dan antikovulsan. Jika ingin memastikan konsumsi buah pala cukup aman untuk tubuh, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

    Manfaat Pala Bagi Kesehatan Sebagai Antidepresan

    Minyak atsiri yang dihasilkan dari daging buah pala diketahui mengandung myristicin dan monoterpen. Myristicin sendiri memang bermanfaat sebagai antidepresan atau obat yang dapat menangani depresi.

    Sementara itu, monoterpen umumnya akan berinteraksi dengan reseptor serotonin, yakni hormon yang bisa mengatur suasana hati. Ketika serotonin berada pada tingkat normal, kamu akan merasa lebih bahagia dan tenang.


    Itulah beberapa manfaat manfaat pala bagi kesehatan yang bisa diperoleh jika rutin dikonsumsi. Apabila ingin tahu beragam khasiat dari tanaman rempah lainnya, selalu cek artikel JadiLaper yang terbaru, ya.

    Baca juga: 6 Manfaat Asam Jawa Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cerahkan Kulit!

  • Catat, Ini 5 Manfaat dari Kuning Telur Bagi Kesehatan

    Catat, Ini 5 Manfaat dari Kuning Telur Bagi Kesehatan

    Manfaat dari kuning telur bagi tubuh bisa diperoleh, jika dikonsumsi dengan tepat. Tak hanya bagian putih saja, ternyata kuning telur juga memiliki banyak manfaat berkat berbagai nutrisi di dalamnya.

    Meski bagian kuning telur mengandung kadar kolesterol yang tinggi, namun menyimpan berbagai nutrisi di dalamnya. Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari kuning telur? Agar lebih paham, berikut penjelasan JadiLaper selengkapnya!

    Baca juga: Fakta Telur Pitan, Telur Berumur 1.000 Tahun Asal Cina

    Apa Saja Manfaat dari Kuning Telur Bagi Tubuh?

    Ilustrasi Manfaat dari Kuning Telur. (Sumber: Unsplash)

    Kuning pada telur mengandung beberapa mineral penting dalam kuning telur, seperti kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, sodium, dan seng. Untuk itu, terdapat sejumlah manfaat yang bisa didapatkan jika mengonsumsi kuning telur, di antaranya:

    Bantu Jaga Kesehatan Mata

    Salah satu gejala dari penuaan adalah kualitas penglihatan yang memburuk. Untuk membantu melawan proses degeneratif yang akan memengaruhi mata, kamu memerlukan beberapa nutrisi, seperti lutein dan zeaxanthin.

    Kedua nutrisi tersebut merupakan antioksidan yang menumpuk pada bagian retina mata di mana juga terdapat pada kuning telur dengan jumlah cukup besar. Untuk itu, mengonsumsi makanan dengan kandungan lutein dan zeaxanthin dipercaya dapat menurunkan risiko katarak dan degenerasi makula.

    Bahkan, kuning telur juga bermanfaat karena kandungan vitamin A yang juga tinggi. Dengan mengonsumsi 1,3 kuning telur per hari selama 4,5 minggu, diyakini mampu meningkatkan kadar lutein dan zeaxanthin.

    Bisa Kurangi Peradangan dan Risiko Penyakit Berbahaya

    Meski banyak tersimpan lemak di bagian kuningnya, tetapi ternyata merupakan lemak sehat omega-3. Karena itu, pastikan untuk memilih telur dengan label omega-3 karena baik bagi kinerja otak dan memori.

    Tak hanya membantu kinerja otak, kuning pada telur juga dapat mengatasi berbagai penyakit lain. Omega 3 yang terkandung dalam kuning telur diketahui mampu mengurangi peradangan dalam tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, radang sendi, hingga kanker.

    Manfaat dari Kuning Telur Lawan Kerusakan Pada Rambut

    Sudah sejak lama kuning telur dikenal sebagai bahan alami yang bisa membantu meningkatkan kesehatan rambut dan kulit kepala. Nutrisi yang secara alami terkandung dalam kuning telur tersebut akan membuat rambut lebih sehat dan berkilau.

    Manfaat kuning telur juga berperan pada akar kepala yang akan menjaganya tetap kuat sehingga rambut tidak mudah rontok. Bahkan, rambut baru akan tumbuh lebih kuat, tidak mudah patah, serta terhindar dari kerusakan.

    Kurang Risiko Cacat Tabung Saraf

    Bagian kuning pada telur mengandung kolin dan folat yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut memiliki peran penting, yaitu turunkan risiko cacat tabung saraf pada janin serta memastikan otak janin bisa berkembang dengan baik.

    Kolin dan folat pun disebut-sebut bisa membantu mengurangi kekambuhan asma. Untuk itu, ada baiknya untuk mengonsumsi kuning telur sebelum merencanakan kehamilan atau selama masa hamil berlangsung untuk membantu menjaga kesehatan janin.

    Mampu Perbaiki Tekstur Kulit

    Manfaat lain dari mengonsumsi kuning telur yang dapat diperoleh adalah memperbaiki tekstur pada kulit. Pasalnya, kuning telur kaya akan asam lemak yang bisa memberikan kelembapan pada kulit tubuh.

    Agar manfaatnya lebih maksimal, kamu dapat mencampurkan kuning telur dengan beberapa bahan alami lain, seperti yoghurt, minyak almond, lemon, atau madu. Campuran seluruh bahan-bahan alami tersebut untuk dijadikan sebagai masker wajah.

    Selanjutnya, aplikasikan masker pada kulit dan diamkan dalam beberapa menit. Meski lengket dan merasa tidak nyaman, namun penggunaan masker alami satu ini dapat membantu memberantas jerawat.


    Itulah beberapa manfaat dari kuning telur yang bisa diperoleh jika rutin dikonsumsi dengan dosis tepat. Apabila ingin tahu manfaat dari berbagai makanan sehat lainnya, cek terus artikel terbaru JadiLaper, ya!

    Baca juga: 5 Tips Merebus Telur Puyuh Agar Lebih Mudah Dikupas

  • Catat! Ini 7 Manfaat Susu Kedelai yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

    Catat! Ini 7 Manfaat Susu Kedelai yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

    Manfaat susu kedelai bagi kesehatan cukup banyak beragam, terutama jika dikonsumsi secara teratur. Sebab, susu kedelai diketahui mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk diminum saat sedang diet atau bagi yang menderita penyakit tertentu.

    Bahkan, susu kedelai sendiri juga memiliki manfaat yang cukup efektif untuk masalah kecantikan. Lalu, apa saja manfaat yang akan diperoleh dari rutin mengonsumsi susu kedelai? Untuk mengetahui khasiat dari susu kedelai, simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia Daftar 5 Manfaat Kencur Bagi Kesehatan

    Manfaat Susu Kedelai yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Susu Kedelai. (Sumber: Unsplash)

    Susu kedelai dapat memberikan manfaat kesehatan yang penting karena mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan. Kepadatan gizi yang terkandung di dalam susu kedelai akan membantu mencegah dari berbagai penyakit dan memelihara kesehatan tubuh. 

    Tak hanya itu, susu kedelai juga diketahui baik dikonsumsi oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga ibu hamil. Beberapa manfaat yang diperoleh tubuh dari rutin mengonsumsi susu kedelai, di antaranya:

    Bisa Memperkuat Daya Tahan Tubuh

    Rutin mengonsumsi susu kedelai sangat bagus karena dapat memperkuat daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh bisa kuat karena kandungan protein, vitamin, dan mineral dalam susu kedelai di mana dapat mendukung kinerja sel darah putih dan menghasilkan antibodi.

    Selain itu, susu kedelai juga dikenal sebagai sumber antioksidan yang cukup baik. Antioksidan sendiri dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan bakteri maupun virus penyebab penyakit.

    Manfaat Susu Kedelai Bantu Turunkan Kolesterol

    Khasiat dari susu kedelai juga bisa cegah timbulnya penyakit kronis melalui peran kandungan protein yang terbuat dari asam amino. Asam amino dan isoflavon dalam susu kedelai memiliki fungsi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol pada darah.

    Kedelai sendiri termasuk salah satu makanan yang memiliki kolesterol cukup rendah. Untuk itu, konsumsi kedelai bisa membantu tubuh terhindar dari berbagai penyakit kardiovaskuler, seperti penyakit jantung dan stroke.

    Bagus untuk Diet

    Susu kedelai menjadi salah satu minuman sehat yang sangat bagus untuk diet karena bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, susu kedelai mengandung lebih sedikit gula dibandingkan jenis susu pada umumnya.

    Perlu dipahami, dalam satu cangkir susu sapi terdapat 12 gram gula sementara susu kedelai hanya terdapat 7 gram gula per cangkir. Ditambah lagi, kedelai juga kaya akan serat sehingga bisa membuat rasa kenyang lebih lama.

    Jaga Kesehatan Gigi dan Tulang

    Tak hanya serat, susu kedelai mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Berkat adanya phylloquinone atau vitamin K, susu kedelai bisa meningkatkan kepadatan tulang serta mencegah risiko fraktur atau patah tulang.

    Manfaat Susu Kedelai Dapat Tingkatkan Kesuburan

    Konsumsi berbagai produk dari kedelai dipercaya dapat meningkatkan kesuburan wanita. Hal ini menyebabkan wanita disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai sebelum menikah atau saat sedang menjalani program hamil.

    Dijadikan Sebagai Antidepresan

    Susu kedelai yang  dikonsumsi secara rutin dapat meningkatkan mood atau suasana hati. Perubahan mood ini dikarenakan adanya kandungan vitamin B6 dan vitamin B kompleks dalam susu kedelai.

    Tak hanya itu, susu kedelai juga kaya akan magnesium yang akan melepaskan hormon serotonin dalam tubuh. Kandungan beberapa vitamin tersebut berfungsi sebagai antidepresan untuk pikiran.

    Sumber Antioksidan

    Selain dijadikan susu, segala bentuk kacang kedelai mengandung senyawa alami isoflavon. Isoflavon sendiri merupakan antioksidan kuat dan membantu meminimalkan kerusakan, yaitu stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

    Stres oksidatif juga terlibat dalam penuaan serta memicu penyakit kronis. Bahkan, kacang kedelai sangat kaya akan isoflavon serta menyediakan senyawa tanaman aktif lainnya, termasuk saponin.


    Itu dia beberapa manfaat susu kedelai yang bisa diperoleh jika rutin mengonsumsinya setiap hari. Jika ingin tahu beberapa manfaat dari makanan sehat lain, selalu cek postingan terbaru JadiLaper, ya!

    Baca juga: 6 Jenis Buah Penambah Darah, Bisa Bantu Cegah Anemia!

  • Ketahui, Ini Dia Daftar 5 Manfaat Kencur Bagi Kesehatan

    Ketahui, Ini Dia Daftar 5 Manfaat Kencur Bagi Kesehatan

    Sebagian orang tentu belum mengetahui secara pasti manfaat kencur bagi kesehatan. Ya, kencur merupakan salah satu bumbu dapur yang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat herbal karena dapat mengobati berbagai jenis penyakit.

    Kencur sendiri termasuk tanaman yang tumbuh subur di wilayah Asia dengan iklim tropis dan subtropis, seperti China, India, serta Indonesia. Lalu, bagaimana efek dari mengonsumsi kencur? Untuk lebih jelasnya, berikut  beberapa manfaat dari kencur.

    Baca juga: 6 Manfaat Bayam Merah Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Kulit!

    Manfaat Kencur Bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Kencur Bagi Kesehatan. (Sumber: Unsplash)

    Kencur diketahui kaya akan antioksidan sehingga bermanfaat untuk membantu melawan penyakit dan melindungi sel dari radikal bebas. Di Indonesia, kencur kerap kali dimanfaatkan sebagai ramuan obat hingga minuman.

    Aroma kencur juga sangat khas sehingga cocok ditambahkan sebagai bumbu masakan. Tak hanya itu, kencur pun hadir dengan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut:

    Dapat Meningkatkan Nafsu Makan

    Dalam kencur terkandung protein, serat, mineral, serta berbagai jenis vitamin yang bagus untuk kesehatan tubuh. Untuk itu, banyak anak-anak Indonesia yang diberikan minuman jamu beras kencur karena mampu meningkatkan nafsu makan. 

    Selain diolah menjadi minuman, kencur pun dapat ditambahkan sebagai pelengkap setiap olahan masakan untuk anak, baik dengan cara ditumbuk, diparut, atau dipotong tipis memanjang. Dengan cara ini, kencur akan membuat aroma pada makanan menjadi lebih khas.

    Bantu Jaga Kesehatan Jantung

    Manfaat kencur untuk kesehatan lainnya adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Tanaman herbal satu ini memang terbukti membantu meningkatkan sirkulasi jantung menjadi lebih baik, mampu menurunkan kolesterol, serta sebagai anti-inflamasi.

    Tubuh yang rutin mengonsumsi serat makanan akan terhindar dari risiko penyakit jantung. Seperti yang sudah diketahui, kencur memiliki jumlah serat yang baik sehingga bisa menjadi senjata alami dalam memerangi penyakit jantung.

    Mencegah Penuaan Dini

    Penuaan dini ternyata dapat dicegah dengan mengonsumsi kencur secara rutin. Selain membantu menangkal penuaan dini, kekuatan anti-radang pada kencur juga mampu menenangkan peradangan di seluruh tubuh.

    Antiradang ini berperan penting sebagai penghambat sintesis prostaglandin yang dipercaya dapat mencegah rematik. Tak heran, tanaman herbal kencur bisa mencegah permasalahan pada tulang, peradangan kulit, hingga penyakit lambung.

    Mampu Redakan Sakit Maag

    Saat sedang penyakit maag sedang kambuh, kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi kencur. Hal ini dikarenakan, kencur memiliki kandungan yang dapat menurunkan asam lambung di dalam perut secara langsung.

    Untuk meredakan sakit maag yang sedang kambuh, tubuh memang memerlukan asam lambung yang normal. Karena itu, kandungan yang dimiliki oleh kencur bisa membantu menurunkan asam lambung yang tinggi dan membuat rasa sakit akibat maag menjadi mereda.

    Manfaat Kencur Bagi Kesehatan Sebagai Obat Batuk Alami

    Manfaat kencur lainnya yang cukup populer adalah dijadikan sebagai obat batuk dan flu. Tanaman yang hadir dengan bentuk pendek dan memiliki warna coklat kekuningan ini harus dikonsumsi saat gejala awal mulai dirasakan. 

    Cara membuat obat batuk dari kencur pun cukup mudah, yakni cuci akar tanaman herbal satu ini terlebih dahulu, kupas, dan parut. Jika sudah, letakkan kencur yang sudah diparut di atas kain bersih kemudian peras untuk mendapatkan sarinya.

    Apabila ingin menambahkan bahan lain, kamu dapat menggunakan jeruk nipis dan madu secukupnya. Untuk membantu meredakan batuk dengan cepat, pastikan untuk mengonsumsi ramuan kencur sebanyak 3 kali dalam sehari.


    Itulah beberapa manfaat kencur bagi kesehatan yang penting untuk diketahui. Untuk mengetahui berbagai manfaat dari jenis makanan lain, jangan lupa selalu cek postingan JadiLaper yang terbaru, ya!

    Baca juga: 6 Jenis Buah Penambah Darah, Bisa Bantu Cegah Anemia!

  • 6 Jenis Buah Penambah Darah, Bisa Bantu Cegah Anemia!

    6 Jenis Buah Penambah Darah, Bisa Bantu Cegah Anemia!

    Dalam mencegah penyakit anemia, banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya mengonsumsi beberapa jenis buah penambah darah. Anemia sendiri adalah kondisi tubuh kekurangan yang darah atau lebih tepatnya sel darah merah.

    Penyebab anemia bisa sangat beragam tetapi yang paling umum adalah kurangnya nutrisi untuk menambah darah. Lalu, apa saja jenis-jenis buah yang bisa membantu menambah darah? Yuk simak informasinya bersama JadiLaper berikut!

    Baca juga: 6 Manfaat Bayam Merah Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Kulit!

    Jenis Buah Penambah Darah yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Jenis Buah Penambah Darah. (Sumber: Unsplash)

    Perlu dipahami, jumlah sel darah merah yang lebih sedikit artinya tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Hal ini tentunya bisa mengakibatkan disfungsi atau permasalahn dalam beberapa organ tubuh lainnya.

    Nutrisi dari makanan memang sangat dibutuhkan untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Karana itu, pemenuhan nutrisi guna meningkatkan sel darah merah dalam tubuh harus dilakukan dengan jenis buah tertentu, seperti:

    Alpukat

    Alpukat merupakan salah satu jenis buah yang bermanfaat untuk menambah darah dalam tubuh. Meski dikenal sebagai buah dengan rasa yang kurang enak, alpukat ternyata mengandung asam folat.

    Asam folat memang memiliki peran yang penting dalam tubuh, salah satunya membentuk sel-sel darah merah. Jika kadar asam folat tidak cukup, maka produksi sel darah merah pun akan berkurang.

    Jenis Buah Penambah Darah Beetroot

    Makanan penambah darah yang bisa dicoba adalah beetroot atau dikenal dengan nama buah bit. Buah bit merupakan tanaman yang tergolong ke dalam jenis umbi-umbian berwarna merah gelap dan hidup di dalam tanah.

    Beetroot juga disebut-sebut bisa meningkatkan produksi sel darah merah karena adanya kandungan zat antioksidan yang bersifat antianemia. Meski berkhasiat tinggi, beetroot hanya boleh dikonsumsi antara 1 sampai 3 buah saja per harinya sebab bisa menurunkan jumlah kalsium dan mengganggu fungsi ginjal jika berlebihan.

    Apel

    Rutin makan buah apel dapat membuat kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik. Akan tetapi, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya ternyata dinilai mampu mencegah penyebab anemia.

    Manfaat satu ini dikarenakan buah apel mengandung nutrisi penting, yaitu zat besi. Tak hanya zat besi, buah apel juga mengandung antioksidan, flavonoid, hingga serat yang cukup tinggi sehingga baik untuk tubuh.

    Dengan demikian, ketika buah apel dikonsumsi secara rutin, maka kamu akan mendapatkan berbagai manfaat berupa menjaga kesehatan otak, jantung, serta membantu menurunkan berat badan.

    Leci

    Sebagai buah yang manis dan segar, leci bermanfaat untuk tubuh karena bisa membantu memproduksi sel darah merah sehingga cocok dikonsumsi para penderita anemia. Buah leci mengandung vitamin C yang cukup tinggi, dimana berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah di tubuh.

    Jenis Buah Penambah Darah Delima

    Delima merupakan buah penambah darah karena mengandung zat asam karbonat yang mampu meningkatkan zat besi di tubuh. Selain mencegah anemia, buah delima juga bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit pada persendian.

    Pisang

    Pisang termasuk salah satu buah yang banyak disukai karena mudah diperoleh dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Hal ini disebabkan, buah pisang dikenal memiliki kandungan karbohidrat, kalium, dan magnesium yang tinggi.

    Tak hanya itu, pisang ternyata juga kaya akan zat besi dan mengandung banyak vitamin. Zat besi dan vitamin tersebut dinilai bisa membantu mencegah penyakit anemia serta memengaruhi produksi sel darah merah di dalam tubuh.


    Itulah beberapa jenis buah penambah darah yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk mencegah anemia. Apabila ingin mengetahui manfaat dari buah-buahan lainnya, jangan sampai ketinggalan informasinya di JadiLaper, ya!

    Baca juga: Aman Dikonsumsi, Berikut 6 Buah untuk Asam Lambung

  • 6 Manfaat Bayam Merah Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Kulit!

    6 Manfaat Bayam Merah Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Kulit!

    Manfaat bayam merah memang belum diketahui kebanyakan orang sehingga sangat jarang dikonsumsi. Padahal, bayam merah mengandung nutrisi yang melimpah dimana sangat bagus untuk tubuh jika rutin dikonsumsi.

    Bayam merah ternyata juga memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit. Lantas, apa saja manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi bayam merah? Untuk mengetahui manfaatnya lebih lanjut, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Enak dan Bergizi Tinggi!

    Manfaat Bayam Merah Bagi Tubuh Jika Rutin Dikonsumsi

    Ilustrasi Manfaat Bayam Merah. (Sumber: Indiamart.com)

    Bayam merah mengandung kalsium dan niasin yang cocok untuk dimasukkan ke dalam menu makanan setiap hari, termasuk jika sedang melakukan diet. Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari bayam merah, di antaranya:

    Dapat Tingkatkan Kesehatan Pencernaan

    Kandungan serat yang ada di dalam bayam merah sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan. Serat sendiri bisa membantu mengatur pergerakan usus dengan membersihkannya. Karena itu, mengonsumsi bayam merah akan meningkatkan proses pencernaan dan kesehatan usus besar.

    Selai itu, bayam merah juga bisa meredakan sembelit, mencegah kanker usus besar, diabetes, serta kolesterol. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, disarankan untuk memakan batang bayam merah beserta daunnya secara rutin.

    Manfaat Bayam Merah Bantu Turunkan Berat Badan

    Kandungan protein pada sayuran bayam merah bisa membantu mengurangi kadar insulin di dalam darah. Protein akan melepaskan hormon yang bertindak sebagai penghenti rasa lapar sehingga menurunkan keinginan untuk makan secara konstan.

    Serat yang terkandung di dalam bayam merah juga dapat membantu menjaga rasa lapar. Serat makanan dalam jumlah tinggi tersebut akan meningkatkan laju metabolisme sehingga membantu menurunkan berat badan.

    Dapat Mengobati Anemia

    Bayam merah diketahui memiliki kandungan zat besi yang tinggi sehingga bermanfaat untuk perkembangan aliran darah di dalam tubuh. Konsumsi bayam merah secara rakan rutin setiap hari akan membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan membersihkan darah.

    Jika ingin dijadikan sebagai minuman untuk mengobati anemuia, caranya sangatlah mudag, Pertama, ambil 2 genggam daun bayam merah dan cuci bersih dengan menggunakan air mengalir.

    Kemudian, hancurkan sampai memeroleh pasta yang halus lalu tambahkan 1 sendok makan jus lemon, 1 sendok makan madu, serta telur kemudian saring cairannya. Minum sekali sehari secara rutin agar mendapatkan hasil optimal.

    Manfaat Bayam Merah Dapat Meningkatkan Fungsi Ginjal

    Bayam merah juga memiliki manfaat lain, yakni dapat meningkatkan fungsi ginjal, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi. Simpul pada daun bayam merah dikatakan memiliki banyak manfaat untuk ginjal karena dapat membantu membuang racun dari sistem.

    Untuk meningkatkan fungsi dan membersihkan ginjal, bayam merah perlu dikonsumsi bersamaan dengan batangnya. Hal ini juga berlaku bagi wanita yang baru saja melahirkan anak dan ingin membersihkan organ dengan dalam tubuh dengan baik.

    Membantu Memperkuat Akar Rambut

    Salah satu manfaat lain dari mengonsumsi bayam jenis ini secara rutin adalah meningkatkan kualitas rambut. Sebab, bayam merah dapat membantu mengatasi rambut rontok dengan cara memperkuat akarnya.

    Untuk mencapai tujuan tersebut konsumsilah pasta bayam merah yang dicampur dengan garam lalu saring. Dengan cara ini, jus ini bisa diminum 2 hingga 3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil terbaik pada rambut serta akarnya karena tingkat mineral dan vitamin yang tinggi.

    Bisa Jaga Kesehatan Kulit

    Bayam merah dapat mengembangkan kolagen yang kemudian bertindak sebagai antioksidan. Kandungan vitamin C di dalam bayam merah pun mampu membantu meningkatkan kualitas kulit dengan memperbaiki sel kulit mati dan mengembangkan sel baru.

    Pigmen untuk memunculkan warna merah pada daun diketahui dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan stres oksidati. Dengan hal ini, bayam merah dapatmendorong pertumbuhan sel baru untuk menampilkan kulit yang lebih muda dan segar.


    Itu dia beberapa manfaat bayam merah yang dapat diperoleh jika rutin dikonsumsi sejak dini. Apabila ingin melihat berbagai menu makanan nusantara favorite, selalu cek postingan di JadiLaper, ya!

    Baca juga: 5 Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan, Bantu Mencegah Kanker!

  • Aman Dikonsumsi, Berikut 6 Buah untuk Asam Lambung

    Aman Dikonsumsi, Berikut 6 Buah untuk Asam Lambung

    Daftar buah untuk asam lambung harus diketahui agar terhindar agar tidak mengalami kekambuhan penyakit. Perlu diketahui, penderita asam lambung memang harus selektif saat memilih makanan, terutama buah-buahan.

    Sebab, asam di lambung bisa dipengaruhi berbagai faktor, salah satu makanan yang dikonsumsi. Lalu, apa saja jenis buah yang aman dikonsumsi untuk penderita asam lambung? Untuk info selengkapnya, berikut penjelasan JadiLaper yang bisa jadi referensi!

    Baca juga: Ketahui Ini 6 Manfaat Buah Nanas, Bantu Cegah Peradangan!

    Apa Saja Jenis Buah untuk Asam Lambung?

    Ilustrasi Buah untuk Asam Lambung. (Sumber: Unsplash)

    Asam lambung adalah cairan pencernaan yang mengandung asam klorida atau HCL dan enzim pencernaan. Dengan adanya kandungan tersebut, asam lambung akan memecah makanan dan membunuh bakteri berbahaya.

    Meski memiliki banyak manfaat, asam lambung juga berisiko menyebabkan penyakit karena beberapa faktor penyebab, seperti pola makanan tidak teratur. Untuk menghindari hal tersebut, terdapat jenis buah-buahan yang bisa dikonsumsi oleh penderita asam lambung, antara lain:

    Buah Pisang

    Pisang merupakan jenis buah yang aman dikonsumsi oleh para penderita asam lambung. Sebab, buah kandungan asam yang ada di buah pisang cukup rendah sehingga mampu menghindari risiko kekambuhan penyakit dengan cara melapisi iritasi lapisan esofagus.

    Tak hanya itu, kandungan serat pada buah pisang juga cukup tinggi di mana akan membantu memperkuat sistem pencernaan dalam tubuh. Semakin sehat sistem pencernaan, maka semakin rendah pula risiko terkena penyakit asam lambung.

    Buah Melon

    Sama halnya seperti pisang, melon juga aman unkuk dikonsumsi penderita refluks asam karena tingkat kadar asam dalam buah sangat rendah. Buah yang memiliki warna hijau atau jingga ini juga mengandung kalium yang baik untuk kesehatan jantung.

    Buah Semangka

    Semangka adalah salah satu jenis buah yang mengandung banyak air dan memiliki pH cukup tinggi, yaitu sekitar 5,2 sampai 6,7. Dengan demikian, semangka dianggap aman dikonsumsi oleh penderita penyakit asam lambung.

    Selain itu, buah semangka juga menjadi sumber likopen, yakni senyawa antioksidan yang berperan untuk mencegah kerusakan sel tubuh. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa langsung makan buah semangat atau dijadikan smoothies atau jus buah.

    Buah Apel

    Buah apel cukup aman untuk dikonsumsi oleh para penderita asam lambung. Sebab, apel merupakan buah yang kaya akan serat sehingga membuat perut menjadi kenyang dalam waktu cukup lama.

    Tak hanya itu, apel juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah kenaikan gula darah. Apabila ingin mengonsumsinya, kamu bisa memakan apel bersamaan dengan kulit atau dijadikan sebagai jus buah.

    Kelapa

    Kelapa merupakan jenis buah paling tidak asam yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Untuk itu, buah kelapa kerap dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan fungsi otak serta melindungi diri dari penyakit jantung dan stroke.

    Bagi yang sedang menjalankan program diet, kelapa bisa menjadi buah terbaik untuk membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, kelapa mengandung asam lemak yang dapat membakar kalori dan lemak di tubuh.

    Alpukat

    Buah alpukat aman oleh penderita refluks asam atau GERD karena pH yang dimiliki cukup tinggi serta dapat ditoleransi organ lambung. Tak hanya diolah menjadi jus, alpukat juga dapat dijadikan sebagai isian roti lapis.

    Sebagai makanan yang tepat bagi penderita asam lambung, buah alpukat bisa dimasukkan ke dalam menu harian untuk meningkatkan pola hidup sehat. Selain makan alpukat, ada beberapa cara mengatur pola hidup di antaranya, mempertahankan berat badan ideal, makan dalam porsi sewajarnya, dan hentikan kebiasaan merokok.


    Itu dia beberapa jenis buah untuk asam lambung yang bisa dikonsumsi dengan aman dan tidak menimbulkan risiko berbahaya pada kesehatan. Apabila ingin tahu manfaat dari jenis buah lain, cari informasi terbarunya hanya di JadiLaper, ya!

    Baca juga: 7 Buah Penurun Kolesterol yang Ampuh Basmi Lemak Jahat!

  • Ketahui Ini 6 Manfaat Buah Nanas, Bantu Cegah Peradangan!

    Ketahui Ini 6 Manfaat Buah Nanas, Bantu Cegah Peradangan!

    Manfaat buah nanas cukup beragam karena memiliki banyak kandungan nutrisi. Ya, nanas sendiri dikenal sebagai buah yang mewah dan eksotis di mana dapat dinikmati dalam langsung atau dibuat menjadi jus.

    Tak hanya rasanya yang manis, nanas juga sudah digunakan berabad-abad sebagai obat alami. Lalu, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi nanas? Agar lebih paham, berikut penjelasan JadiLaper mengenai manfaat dari buah nanas!

    Baca juga: 5 Manfaat Buah Lontar, Makanan Manis yang Menyehatkan Tubuh!

    Manfaat Buah Nanas yang Penting Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Buah Nanas. (Sumber: Unsplash)

    Nanas termasuk buah rendah kalori yang memiliki profil nutrisi cukup mengesankan. Dalam satu cangkir nanas atau sekitar 165 gram, terdapat 82,5 kalori, 1,7 gram lemak, 1 gram protein, 21,6 karbohidrat, serta 2,3 gram serat.

    Vitamin C sendiri sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, sistem kekebalan tubuh, dan membantu penyerapan zat besi dari makanan. Dengan rutin mengonsumsi buah nanas, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan, yaitu:

    Bantu Memerangi Penyakit Kronis

    Tidak hanya kaya akan nutrisi, nanas juga sarat dengan antioksidan yang sehat. Antioksidan pada buah nanas adalah molekul yang dapat membantu tubuh dalam melawan stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi ketika ada terlalu banyak radikal bebas di dalam tubuh.

    Radikal bebas umumnya akan berinteraksi dengan sel-sel tubuh sehingga mengakibatkan kerusakan atau peradangan kronis, sistem kekebalan yang melemah, serta penyakit berbahaya. Nanas diketahui kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai flavonoid dan asam fenolik di mana akan membantu memerangi penyakit kronis.

    Bisa Mempermudah Pencernaan

    Dalam nanas, terkandung sekelompok enzim perncernaan yang disebut dengan bromelain. Enzim satu ini memiliki fungsi sebagai protease yang akan membantu memecah molekul protein menjadi asam amino dan peptida. 

    Setelah molekul protein dipecah, maka usus kecil menjadi lebih mudah untuk melakukan penyerapan. Selain itu, orang-orang yang memiliki masalah pada pankreas menjadi sangat terbantu.

    Bantu Mengurangi Risiko Kanker

    Kanker adalah salah satu jenis penyakit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel tak terkendali. Perkembangan sel ini umumnya terkait dengan stres oksidatif dan peradangan kronis sehingga dipercaya mampu membantu mengurangi risiko kanker.

    Salah satu senyawa dalam nanas yang disebut dengan bromelain termasuk ke dalam kelompok enzim pencernaan. Bromelain sendiri diketahui dapat membantu melawan faktor-faktor penyebab kanker.

    Tingkatkan Kekebalan Tubuh dan Cegah Peradangan

    Nanas telah menjadi obat yang dapat meningkatkan kekebalan dan mencegah peradangan karena mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan enzim seperti bromelain. Karena itu, buah nanas bisa diberikan kepada anak-anak untuk melihat efek untuk sistem kekebalan tubuhnya.

    Dengan mengonsumsinya, anak-anak memiliki isiko rendah untuk terkena infeksi virus dan bakteri. Bahkan, sifat anti inflamasi dalam nanas dipercaya dapat membantu sistem kekebalan tubuh.

    Dapat Meringankan Gejala Arthritis

    Arthritis atau peradangan pada sendi termasuk jenis penyakit yang mudah menyerang orang dewasa. Kandungan bromelain dalam buah nanas beserta sifat anti inflamasinya dipercaya bisa membantu meredakan rasa sakit akibat peradangan pada sendi.

    Percepat Pemulihan Pasca Operasi

    Perlu diketahui, buah nanas memberikan jumlah yang sama seperti obat anti inflamasi biasa. Tak hanya operasi, olahraga berat yang bisa merusak jaringan otot dan menyebabkan peradangan mampu dipulihkan dengan bromelain.

    Protease seperti bromelain diyakini mampu mempercepat pemulihan pada kerusakan akibat olahraga berat. Cara yang dilakukan bromelain adalah mengurangi peradangan di sekitar jaringan otot yang rusak.


    Itu dia beberapa manfaat buah nanas jika dikonsumsi secara rutin, baik secara langsung maupun dibuat menjadi jus terlebih dahulu. Dengan mengonsumsi buah nanas, tubuh akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya!

    Baca juga: 10 Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan Ibu Hamil

  • 7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Enak dan Bergizi Tinggi!

    7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Enak dan Bergizi Tinggi!

    Manfaat terong untuk kesehatan cukup banyak sehingga sering dijadikan sebagai sajian di meja makan. Terong sendiri merupakan jenis buah yang dimakan sebagai lalapan, tumisan, hingga sayuran bersantan.

    Selain rasanya yang enak, terong juga memiliki kandungan nutrisi yang sangat beragam. Lalu, apa saja manfaat dari terong bagi kesehatan tubuh? Untuk penjelasan lengkapnya, yuk simak bersama JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Terong Raos Bandung Rumahan, Cita Rasa Pedas Gurih!

    Manfaat Terong untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Terong untuk Kesehatan. (Sumber: Unsplash)

    Terong memiliki jenis dan warna yang beragam, yakni hijau, hitam, putih, dan jingga. Akan tetapi, terong yang paling banyak dikenal dan dikonsumsi adalah terong berbentuk lonjong dan berwarna ungu.

    Meski sedikit pahit, tekstur daging dari terong cenderung lembut sehingga cocok dijadikan lauk nasi panas. Adapun beberapa manfaat dari rutin mengonsumsi terong yang perlu diketahui, di antaranya:

    Dapat Turunkan Tekanan Darah

    Salah satu manfaat terong adalah mampu membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Perlu diketahui, faktor penyebab penyakit jantung adalah hipertensi sebab tekanan darah yang tinggi akan memperberat kerja organ tubuh satu ini.

    Terong memiliki kandungan kalium yang bertugas untuk menstabilkan tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Karena itu, konsumsi terong dan makanan yang tinggi akan kalium dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal.

    Manfaat Terong untuk Kesehatan Mampu Cegah Penyakit Kanker

    Kandungan polifenol dalam terong terbukti memiliki efek antikanker. Selain itu, terong juga mengandung antosianin dan asam klorogenik yang dapat melindungi sel dari kerusakan sekaligus mencegah pertumbuhan tumor serta penyebaran sel kanker.

    Manfaat dari antosianin pada terong ungu adalah mencegah pembuluh darah baru terbentuk di tumor, menghindari peradangan, dan memblokir enzim penyebab sel kanker. Melalui mekanisme tersebut, terong akan membantu mencegah penyakit kanker.

    Lawan Radikal Bebas

    Radikal bebas diketahui dapat mengakibatkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan serangan jantung. Beruntungnya, kerusakan yang terjadi pada sel tubuh akibat radikal bebas bisa dilawan dengan antioksidan.

    Perlu diketahui, terong mengandung antioksidan sehingga bisa membantu melawan radikal bebas. Jika ingin mendapatkan manfaat tersebut, pastikan untuk mengonsumsi terong secara rutin.

    Bantu Stabilkan Kadar Gula Darah

    Konsumsi terong setiap hari sangat dianjurkan, terutama untuk pengidap penyakit diabetes. Pasalnya, serta yang ada di dalamnya bisa membantu menurunkan kadar gula darah dengan memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula.

    Ketika penyerapan yang terjadi melambat, maka akan menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan serta penurunan dalam waktu cepat. Tak hanya itu, polifenol pada terong juga dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin.

    Bisa Jaga Sistem Pencernaan

    Apabila sedang mengalami gangguan pencernaan lainnya, maka bisa konsumsi terong. Sebab, serat pada terong bisa merangsang gerakan peristaltik, yakni kontraksi otot polos yang memindahkan gizi makanan ke seluruh tubuh.

    Dengan begitu, serat akan menjadi makanan bagi bakteri baik yang ada di dalam usus. Seluruh manfaat tersebut membuat sistem pencernaan berfungsi secara optimal dan menjaga kesehatannya.

    Manfaat Terong untuk Kesehatan Bisa Turunkan Kadar Kolesterol

    Pada dasarnya, tubuh membutuhkan kolesterol tetapi hanya dalam jumlah yang kecil. Apabila kadarnya berlebihan, kadar kolesterol yang tinggi dapat membentuk plak dan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh dasar.

    Kolesterol yang tinggi juga harus diwaspadai karena terkadang tidak menimbulkan gejala pasti. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa mengonsumsi terong karena bisa mengelola kadar kolesterol dengan baik.

    Kurangi Risiko Penyakit Jantung

    Kulit terong yang memiliki warna ungu diketahui mengandung zat antioksidan bernama nasunin. Karena itu, salah satu manfaat dari mengonsumsi terong adalah menekan risiko terjadinya penyakit jantung.

    Tak hanya itu, antioksidan dalam terong juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat yang ada di dalam darah. Dengan begitu, risiko untuk terkena gangguan jantung pun akan semakin rendah.


    Itu dia beberapa manfaat terong untuk kesehatan yang penting untuk diketahui sebelum mengonsumsinya. Jika ingin mengetahui informasi lain mengenai khasiat dari makanan yang biasa dikonsumsi, selalu cek postingan JadiLaper, ya!

    Baca juga: Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?