Category: Makanan Sehat

  • 6 Manfaat Asam Jawa Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cerahkan Kulit!

    6 Manfaat Asam Jawa Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cerahkan Kulit!

    Manfaat asam jawa untuk kesehatan memang sangat beragam sehingga sering dipakai dalam pengobatan kuno. Untuk makanan dan minuman sendiri, asam jawa seringkali dimanfaatkan sebagai penyedap rasa karena memiliki rasa manis yang tajam.

    Nutrisi yang dimiliki asam jawa sangat baik untuk tubuh, seperti magnesium, zat besi, hingga vitamin. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi asam jawa? Untuk mengetahui manfaatnya, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 5 Manfaat Buah Lontar, Makanan Manis yang Menyehatkan Tubuh!

    Manfaat Asam Jawa yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Asam Jawa. (Sumber: BukaReview)

    Asam jawa merupakan pohon kayu keras yang menghasilkan polong seperti kacang. Daging buah muda dari pohon ini akan berwarna hijau dan asam sedangkan jika sudah matang berubah menjadi berair atau mirip pasta serta lebih asam manis.

    Ekstrak buah asam jawa sudah banyak digunakan dalam pengobatan kuno, seperti mengatasi gigitan ular, malaria, diabetes, hingga sembelit. Adapun beberapa manfaat dari mengonsumsi asam jawa yang perlu diketahui,yakni:

    Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Manfaat dari asam jawa yang pertama adalah dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung karena kandungan antioksidan di dalamnya. Perlu diketahui, polifenol yang terkandung dalam asam jawa mampu membantu mengatur kadar kolesterol. 

    Selain itu, antioksidan dalam buah ini dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif pada kolesterol LDL yang merupakan pendorong utama penyakit jantung. Jika dikonsumsi dengan tepat, maka kesehatan jantung akan meningkat.

    Turunkan Tekanan dalam Darah

    Asam jawa mengandung magnesium yang tinggi di mana bermanfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk tekanan darah. Dalam satu ons atau sekitar 28 gram, yaitu kurang dari ¼ cangkir akan menghasilkan 6 persen.

    Magnesium sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan berperan dalam lebih dari 600 fungsi tubuh. Untuk itu, rutin mengonsumsi asam jawa bisa membantu menurunkan tekanan darah dan memiliki efek antiinflamasi serta antidiabetes.

    Manfaat Asam Jawa Bisa Cegah penyakit Malaria

    Asam jawa sudah sering dimanfaatkan sebagai obat penurun panas atau obat pengontrol demam dalam pengobatan tradisional. Pada suku Afrika di Ghana, daun asam digunakan untuk membantu mengobati penyakit malaria. 

    Bagian dariu tanaman ini sudah digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria. Selain itu, demam serupa yang disebabkan infeksi bakteri juga mampu ditangani dengan mengonsumsi ekstrak asam jawa.

    Punya Efek Antiviral, Antijamur, dan Antibakteri

    Ekstrak asam jawa memiliki kandungan senyawa alami dengan efek antimikroba. Faktanya, tanaman satu ini mungkin memiliki aktivitas antijamur, antivirus, dan antibakteri sehingga sering digunakan dalam pengobatan tradisional.

    Senyawa yang disebut dengan lupeol diketahui mampu memberikan efek antibakteri. Karena resistensi antibiotik semakin meningkat, asam jawa secara khusus digunakan untuk melawan bakteri.

    Manfaat Asam Jawa Bantu Mencerahkan Kulit

    Manfaat konsumsi asam jawa selanjutnya adalah membantu mencerahkan kulit. Sebab, kandungan dalam asam jawa bisa membuat kulit lebih halus dan cerah karena adanya asam alfa-hidroksi atau AHA.

    AHA bersama dengan pektin dan gula terbalik mampu melembabkan kulit dan memiliki sifat mencerahkan kulit tubuh. Senyawa dalam asam jawa dapat menghilangkan radikal bebas dalam tubuh yang secara tak langsung mengurangi kandungan melanin di kulit.

    Redakan Sakit Perut dan Sembelit

    Asam jawa juga memiliki fungsi sebagai obat pencahar karena memiliki kandungan asam malat dan tartrat yang tinggi. Selain itu, asam jawa diketahui mengandung kalium bitartrat yang bersama dengan bahan aktif lain bisa membantu meredakan masalan perut, seperti sembelit.

    Sembelit dan diare seringkali menyebabkan sakit pada bagian perut. Dengan mengonsumsi ekstrak kulit batang dan akar asam jawa, maka dipastikan dapat menyembuhkan sakit perut dan sembelit.


    Itulah beberapa manfaat asam jawa yang bisa diperoleh tubuh jika rutin dikonsumsi. Jika ingin mendapatkan manfaat yang lebih banyak, kamu dapat menambahkannya pada makanan atau minuman, ya.

    Baca juga: 5 Manfaat Ginseng, Rempah Korea yang Baik untuk Kesehatan

  • 5 Manfaat Buah Lontar, Makanan Manis yang Menyehatkan Tubuh!

    5 Manfaat Buah Lontar, Makanan Manis yang Menyehatkan Tubuh!

    Manfaat buah lontar untuk tubuh cukup banyak sebab nutrisi yang terkandung di dalamnya sangat beragam. Tak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi, tetapi hampir setiap bagian dari pohon lontar memiliki manfaat.

    Ya, daun dari pohon lontar sudah dimanfaatkan sejak dulu sebagai pengganti kertas. Penasaran dengan beragam manfaat yang bisa didapatkan dari buah lontar? Simak penjelasannya bersama JadiLaper berikut!

    Baca juga: Yuk Intip, Berikut Manfaat Makan Salad Buah Bagi Kesehatan

    Manfaat Buah Lontar Bagi Kesehatan

    Ilustrasi Manfaat Buah Lontar. (Sumber: iStockphoto)

    Lontar yang memiliki nama lain Palmyra palm disebut sebagai pohon kehidupan karena memiliki berbagai kegunaan. Buah lontar berasal dari pohon bertangkai tunggal yang tinggi dan dapat tumbuh sekitar 20 hingga 30 meter.

    Sementara itu, batang pohon lontar terbilang cukup kuat, silindris, berwarna hitam, dan memiliki kelilingi sekitar 1,5 sampai 2,5 meter pada bagian pangkal. Jika dikonsumsi, buah lontar berkhasiat untuk tubuh, di antaranya:

    Sebagai Pemanis Bagi Penderita Penyakit Diabetes

    Lontar termasuk tumbuhan obat yang berperan penting bagi kesehatan tubuh. Secara tradisional, berbagai bagian dari tanaman, mulai dari akar, daun, buah, dan bijinya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan kesehatan.

    Buah lontar mengandung mineral dan vitamin sehingga banyak dipilih oleh seseorang yang sedang melakukan diet atau menderita diabetes. Selain itu, buah lontar juga menjadi sumber vitamin B, vitamin C, seng zat besi, kalium, kalsium, fosfor, tiamin, dan riboflavin.

    Daging buah tanaman lontar pun sudah digunakan dalam masakan tradisional dan getahnya dimanfaatkan sebagai pemanis bagi penderita diabetes. Dengan begitu, penderita diabetes bisa menikmati makanan tanpa takut mengalami kekambuhan gejala.

    Dapat Meringankan Masalah Pencernaan

    Manfaat dari buah lontar lainnya, yaitu sebagai obat alami untuk beberapa penyakit perut dan masalah pencernaan. Pasalnya, buah lontar bias membantu meredakan sembelit dan meningkatkan pergerakan usus secara normal.

    Tak hanya itu, buah lontar yang dikonsumsi dengan takaran tepat juga dapat membantu mencegah keasaman dan sakit maag. Agar semakin nikmat, kamu bisa menambahkan lontar pada smoothies atau ke dalam jus buah.

    Mengatasi Masalah yang Berhubungan dengan Kulit

    Buah lontar merupakan obat yang baik untuk mengatasi berbagai permasalan kulit umum secara umum, seperti ruam panas dan biang keringat. Caranya, aplikasikan daging buah lontar pada area yang memiliki masalah

    Sifat antiinflamasi dalam buah lontar mampu memberikan efek menenangkan dan mengobati kemerahan pada kulit. Selain itu, buah lontar juga terbukti efektif mengobati penyakit dermatitis sehingga aman digunakan pada bayi.

    Manfaat Buah Lontar Bisa Cegah Terjadinya Dehidrasi

    Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan asupan air putih. Untuk itu, biasanya cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi adalah memperbanyak konsumsi air mineral, yakni sekitar 2 liter dalam sehari.

    Tak hanya minum air putih, dehidrasi juga bisa diatasi dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin. Hal ini dikarenakan, buah palmyra atau lontar memiliki kandungan air yang  cukup banyak sehingga mampu membantu mencegah dehidrasi.

    Membantu Kurangi Berat Badan

    Buah lontar dikenal dengan kandungan kalori yang rendah sehingga berguna dalam membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, buah lontar memiliki kandungan air yang tinggi di mana akan membuat perut merasa kenyang dalam waktu lama.

    Rasa lapar akan ditunda dengan rutin mengonsumsi buah lontar. Dalam hal ini, kamu akan kehilangan keinginan untuk memakan camilan sehingga berat badan yang sehat pun bisa diperoleh.


    Itulah beberapa manfaat buah lontar bagi kesehatan tubuh yang perlu diketahui. Apabila ingin mendapatkan beragam khasiat, jangan lupa untuk mengonsumsinya secara rutin sesuai dosis yang dianjurkan, ya.

    Baca juga: 7 Buah Penurun Kolesterol yang Ampuh Basmi Lemak Jahat!

  • Yuk Intip, Berikut Manfaat Makan Salad Buah Bagi Kesehatan

    Yuk Intip, Berikut Manfaat Makan Salad Buah Bagi Kesehatan

    Manfaat makan salad buah cukup banyak, baik untuk kesehatan tubuh maupun kecantikan. Penyajian yang mudah serta memiliki rasa lezat menjadikan salad buah sebagai salah satu pilihan menu diet paling tepat.

    Untuk itu, kamu dianjurkan untuk mulai membiasakan mengonsumsi salad buah secara rutin setiap hari. Lalu, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dengan memakan salad buah? Yuk simak penjelasan selengkapnya bersama JadiLaper!

    Baca juga: 5 Jenis Jus untuk Diet, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan!

    Manfaat Makan Salad Buah yang Perlu Diketahui

    Beberapa manfaat dari mengonsumsi salad buah didapatkan dari berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya. Nutrisi yang dimaksud, seperti serat, kabohidrat kompleks, vitamin, dan mineral.

    Jika dikonsumsi secara teratur dan sesuai porsinya, maka nutrisi tersebut akan membuat sel tubuh berfungsi dengan baik. Adapun beberapa manfaat lain dari salad buah, di antaranya sebagai berikut.

    Cegah Berbagai Penyakit

    Salad buah yang dikonsumsi sesuai jumlah asupan harian bisa memperkuat kekebalan dan fungsi organ pada tubuh. Manfaat ini akan diperoleh berkat adanya kandungan antioksidan yang ada di dalam buah-buahan.

    Beberapa buah bahkan dikemas dengan vitamin dan mineral yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan. Serat yang ada di dalam buah-buahan juga mampu menurunkan kadar kolesterol sehingga risiko penyakit jantung bisa berkurang.

    Turunkan Berat Badan

    Manfaat lain dari rutin mengonsumsi salad buah, yakni menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, buah terdiri dari air dan serat di mana dapat memastikan asupan rendah kalori dan tingkat energi tinggi yang akan membantu mencapai berat badan ideal.

    Salah satu buah yang bisa dikonsumsi adalah kiwi karena tinggi serat dan berkalori rendah. Kiwi yang berukuran sedang umumnya mengandung sekitar 50 kalori dan kandungan serat dalam buah tersebut juga bisa menimbulkan rasa kenyang lebih lama pada perut.

    Manfaat Makan Salad Buah Bantu Sistem Pencernaan Lebih Baik

    Ilustrasi Manfaat Makan Salad Buah. (Sumber: Unsplash)

    Penting dipahami, salad buah mengandung serat dosis tinggi yang dapat membantu sistem pencernaan menjadi lebih baik. Salah satu buah yang direkomendasikan adalah kiwi karena memiliki enzim proteolitik.

    Enzim satu ini disebut dengan actinidin yang memiliki fungsi untuk membantu memecah protein. Serat dalam buah-buahan juga diketahui mampu memperbaiki masalah sembelit sebab dianggap sebagai pencahar alami.

    Selain kiwi, kamu juga bisa memilih buah lain, seperti jeruk dan pisang yang mengandung lebih sedikit fruktusa. Pasalnya, kedua buah ini lebih mudah ditoleransi dan tidak menimbulkan kembung serta mengandung insulin.

    Kulit Menjadi Lebih Bercahaya

    Beberapa buah-buahan memiliki kandungan vitamin C dan asam salisilat yang melimpah. Dengan adanya nutrisi tersebut, maka dapat membantu menjaga kulit tetap bersih, tidak kusam, dan nampak bercahaya.

    Tak hanya itu, asam ellagic juga memberikan manfaat berupa pencegahan terhadap kerusakan kolagen. Jenis buah yang dianggap baik untuk membuat kulit lebih bercahaya, yaitu alpukat, jeruk, lemon, delima, stroberi, pepaya, serta apel.

    Tingkatkan Kesehatan Mental

    Rutin mengonsumsi salad buah diketahui dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental seseorang. Hal ini disebabkan kandungan karbohidrat kompleks dan polifenol pada buah-buahan.

    Kandungan tersebut bisa meningkatkan suasana hati, stamina, serta konsentrasi. Seluruh kandungan yang ada di buah-buahan pada akhirnya akan mendukung produktivitas dan kesehatan mental.

    Manfaat Makan Salad Buah Bisa Menyehatkan Mata

    Salad buah memiliki manfaat lain, yakni dapat menyehatkan mata. Sebab, beberapa buah mengandung nutrisi yang baik untuk mata, seperti antioksidan, vitamin A, vitamin E, vitamin C, karotenoid, dan beta karoten.

    Buah yang dimaksud, antara lain pisang, mangga, aprikot, jeruk, dan pepaya. Agar kesehatan mata bisa terjaga dan terlindungi dengan baik, kamu juga harus melakukan olahraga teratur dan diet seimbang.


    Itulah beberapa manfaat makan salad buah bagi kesehatan tubuh yang penting untuk diketahui. Agar mendapatkan khasiat lebih maksimal, pastikan untuk mengonsumsinya secara rutin dengan takaran yang sesuai, ya.

    Baca juga: 7 Manfaat Ubi Ungu Bagi Kesehatan, Aman untuk Diet!

  • 5 Jenis Jus untuk Diet, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan!

    5 Jenis Jus untuk Diet, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan!

    Jenis jus untuk diet cukup banyak dan bisa membantu masalah obesitas jika dikonsumsi sesuai takaran yang tepat. Tak hanya olahraga teratur, berat badan yang berlebih juga bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan atau minuman sehat.

    Salah satu minuman sehat yang dianjurkan adalah jus buah karena dipercaya ampuh melunturkan lemak-lemak di tubuh. Ingin tahu apa saja jenis jus yang bisa masuk ke dalam menu diet? Simak infonya bersama JadiLaper berikut!

    Baca juga: 5 Tempat Minum Jus Buah Sehat dan Enak di Jakarta!

    Jenis Jus untuk Diet yang Direkomendasikan

    Ilustrasi Jenis Jus untuk Diet. (Sumber: Unsplash)

    Jus merupakan jenis minuman yang baik untuk kesehatan dan diketahui mampu membantu mencukupi asupan nutrisi untuk tubuh. Beberapa nutrisi yang ada pada jus, misalnya mineral, vitamin, dan antioksidan.

    Dengan demikian, kamu tidak akan mudah merasa lapar dan terhindar dari sejumlah penyakit berbahaya jika rutin mengonsumsi jus. Adapun jenis-jenis jus yang cocok dijadikan sebagai menu diet, antara lain:

    Jus Bit

    Jenis buah yang cocok untuk diet adalah bit karena memang dikenal memiliki kandungan tinggi serat. Tak hanya itu, buah bit juga memiliki kalori yang cukup rendah, yakni sekitar 43 kkal per 100 gram porsi.

    Untuk membuat jus satu ini, kamu hanya memerlukan satu buah bit, 1 buah tomat, 5 sendok makan yogurt kental, dan 200 ml air mineral. Pertama, cuci terlebih dahulu buah bit dan potong-potong menjadi ukuran kecil.

    Jika sudah, rendah buah tomat di dalam air panas dan potong-potong. Setelah itu, masukkan seluruh bahan ke dalam blender dan haluskan hingga lembut. Saring jus buah yang sudah diblender sebelum disajikan.

    Jus Pisang

    Pisang termasuk salah satu buah dengan kandungan pati resisten yang cukup tinggi. Dengan demikian, buah pisang dapat membantu mengurangi penumpukan lemak dalam perut dan membuat cepat keyang.

    Jika ingin membuat jus pisang, ada baiknya memilih buah yang berwarna hijau atau belum masak. Sebab, pisang mentah memiliki kadar pati resisten lebih tinggi dibandingkan yang sudah matang.

    Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, yaitu satu buah pisang mentah, 3 sendok makan yogurt, air mineral, dan es batu. Untuk pembuatannya, masukkan pisang, yogurt, dan air ke dalam blender dan haluskan hingga lembut.

    Jus Jeruk

    Saat diet, kamu bisa mengonsumsi jus jeruk karena buah satu ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Di sisi lain, kadar kalori dalam jeruk juga relatif rendah, yakni sekitar 53 kkal per 100 gram.

    Resep untuk membuat jus jeruk yang menyehatkan sangat mudah, yaitu siapkan 1 buah jeruk, 1 sedok makan madu, dan es batu secukupnya. Selanjutnya, masukkan buah jeruk yang sudah bersih dari biji, madu, dan es batu ke dalam blender.

    Haluskan hingga lembut dan saring jus jeruk ke dalam gelas sebelum disajikan. Agar manfaat bisa diperoleh secara maksimal, jangan tambahan gula dan konsumsi rutin sesuai yang dianjurkan, ya.

    Jus Apel

    Pilihan buah lain yang cocok dijadikan sebagai jus diet adalah apel. Pasalnya, apel mengandung serat yang tinggi dan rendah kalori, yaitu sekitar 16 gram per buahnya. Dengan begitu, apel bermanfaat untuk mengendalikan nafsu makan dan membuat perut kenyang dalam waktu lama.

    Bahan yang diperlukan untuk membuat jus sehat dari buah satu ini, yakni buah apel 100 gram, akar bit 50 gram, air mineral secukupnya, dan es batu. Pertama, cuci buah apel dan akar bit hingga bersih kemudian potong-potong hingga kecil.

    Apabila sudah, masukkan buah apel, akar bit, dan air mineral ke dalam blender untuk dihaluskan. Campuran yang lembut ini kemudian bisa dituang ke dalam gelas dan tambahkan es batu sesuai selera.

    Jus Delima

    Buah delima memiliki sejumlah kandungan yang baik untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh, seperti asam linoleat, antioksidan, dan polifenol. Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin A dan C yang cukup tinggi sehingga dapat membantu menekan nafsu makan.

    Cara membuat jus dilema untuk diet adalah dengan mempersiapkan bahannya terlebih dahulu, seperti buah delima 100 gram, buah naga 100 gram yang sudah dipotong, air mineral, dan es batu.

    Kemudian, masukkan potongan buah naga, dilemma, dan air mineral untuk dihaluskan di dalam belender. Jika sudah halus, saring jus terlebih dahulu lalu tuangkan ke dalam gelas dan tambahkan es batu sesuai selera.


    Itulah beberapa jenis jus untuk diet yang bisa dicoba sendiri di rumah. Jika ingin mendapatkan manfaat maksimal dari jus buah, pastikan untuk mengonsumsinya secara teratur sesuai takarannya, ya.

    Baca juga: Mulai Hidup Sehat dengan Campuran Jus Buah dan Sayur Ini!

  • 7 Manfaat Ubi Ungu Bagi Kesehatan, Aman untuk Diet!

    7 Manfaat Ubi Ungu Bagi Kesehatan, Aman untuk Diet!

    Siapa yang tidak tahu dengan ubi ungu? Ya, ubi ungu merupakan jenis makanan yang banyak dijumpai dalam bentuk roti atau kue. Selain enak, makanan satu ini ternyata juga menyehatkan untuk tubuh.

    Pasalnya, ubi ungu mengandung beta karoten dan pigmen antisianin yang bertindak sebagai antioksidan alami. Ingin tahu lebih lengkap mengenai manfaat dari ubi ungu? Simak penjelasannya bersama JadiLaper yuk!

    Baca juga: Inilah 4 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan, Jangan Diabaikan!

    Manfaat Ubi Ungu yang Perlu Diketahui

    Ubi ungu masuk ke dalam keluarga kentang yang kaya akan serat, protein, kalium, fosfor, serta biotin. Tak hanya itu, ubi ungu juga memiliki sekitar tiga kali lebih banyak antosianin dibandingkan blueberry.

    Di Indonesia sendiri, ubi ungu dikenali sebagai makanan tradisional dengan cita rasa nikmat dan gizi yang berlimpah. Adapun beberapa manfaat dari ubi ungu bagi tubuh, antara lain sebagai berikut.

    Tingkatkan Kekebalan Tubuh

    Ubi ungu mengandung vitamin A atau beta karoten dan vitamin C merupakan dua jenis vitamin antioksidan terkuat. Pada dasarnya, semua jenis ubi mengandung vitamin A tetapi kandungan pada ubi ungu jauh lebih banyak.

    Sementara itu, vitamin C dalam ubi ungu dapat memperkuat pertahanan badan dari infeksi dan penyakit. Kandungan zat besi dan beta karoten pada ubi ungu pun berperan untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

    Manfaat Ubi Ungu Mampu Cegah Asam Urat

    Manfaat ubi ungu lainnya adalah bisa menurunkan asam urat karena kandungan antosianinnya. Perlu diketahui, ekstrak ubi ungu secara signifikan bisa menghambat enzim yang kemudian memengaruhi kadar asam urat.

    Turunkan Berat Badan

    Ilustrasi Manfaat Ubi Ungu

    Bagi yang sedang berusaha menurunkan berat badan, ubi ungu bisa menjadi pilihan menu diet menyehatkan. Sebab, kandungan serat ubi yang tinggi bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    Hal ini tentunya akan membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebih. Bahkan, suplemen yang mengandung ubi ungu bisa mencegah penambahan berart badan dan penumpukan lemak.

    Jaga Kesehatan Jantung

    Ubi ungu mengandung serat, vitamin B6, serta kalium yang berperan mempertahankan kesehatan jantung. Serat akan mengurangi kolesterol jahat pada darah sedangkan kalium dapat membantu mengatur tekanan darah.

    Di sisi lain, vitamin B6 mampu mengurangi dampak negatif dari penyakit kardiovaskuler, seperti stroke dan jantung. Karena itu, kamu bisa rutin mengonsumsi ubi ungu agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, seperti jantung.

    Manfaat Ubi Ungu Bisa Turunkan Risiko Diabetes

    Konsumsi ubi ungu secara teratur sesuai dengan takaran ternyata bisa membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Pasalnya, serat dalam ubi ungu akan mengatur kadar gula darah sehingga lonjakan gula yang berbahaya bisa dicegah.

    Tak hanya itu, ubi ungu juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari beberapa jenis makanan lainnya. Dengan demikian, sangat aman bagi penderita diabetes untuk mengonsumsi ubi ungu.

    Pencernaan Lebih Sehat

    Bagian dari pati di dalam ubi ungu merupakan jenis serat yang disebut sebagai pati resisten. Bakteri yang ada pada usus besar memfermentasi pati resisten di mana selama proses tersebut, senyawa asam lemak rantai pendek diproduksi.

    Senyawa satu ini berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan usus serta mampu memperlancar pencernaan. Untuk mendapatkannya, pati resisten diproduksi paling tinggi saat ubi ungu dimasak kemudian didinginkan dan dan tidak dipanaskan kembali.

    Memiliki Sifat Antikanker

    Beberapa senyawa yang ada di dalam ubi ungu, termasuk antioksidan membantu mencegah atau melawan kanker. Sel kanker yang diobati menggunakan ekstrak ubi ungu akan mengalami perlambatan masa pertumbuhan.

    Kanker memang menjadi penyakit yang kompleks dan tak ada penyembuhan alami melalui makanan. Akan tetapi, mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksiden bisa mengurangi risiko kanker tertentu.


    Itulah manfaat ubi ungu untuk kesehatan tubuh yang bisa menjadi pertimbangan jika ingin hidup sehat. Beberapa manfaat ini bisa diperoleh bagi yang mengonsumsi ubi ungu secara rutin dan tidak berlebihan.

    Baca juga: 5 Manfaat Ginseng, Rempah Korea yang Baik untuk Kesehatan

  • Merasa Ngantuk Habis Sarapan? Simak 5 Penyebab Utamanya!

    Merasa Ngantuk Habis Sarapan? Simak 5 Penyebab Utamanya!

    Sering merasa ngantuk ketika habis sarapan? Jika iya, kamu harus mengetahui penyebab rasa kantuk datang setelah menyantap sarapan. 

    Sarapan sendiri merupakan salah satu rangkaian pola makan yang penting dilakukan. Jika tidak sarapan, maka asupan nutrisi pada tubuh akan berkurang sehingga mengurangi tingkat konsentrasi dan kognitif pada seseorang.

    Akan tetapi, beberapa orang sering merasa ngantuk setelah sarapan. Hal inilah yang menyebabkan mereka sengaja melewati sarapan agar tetap terjaga saat menjalani aktivitas di pagi hari.

    Namun, jangan salah paham dan menyimpulkannya secara gamblang. Sarapan tetap harus dilakukan asalkan kamu harus memperhatikan beberapa hal agar tidak mudah mengantuk. Untuk lebih jelasnya, berikut JadiLaper bagikan penyebab utama mengapa kamu sering merasa ngantuk habis menyantap sarapan.

    Baca juga: Inilah 4 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan, Jangan Diabaikan!

    Penurunan Kadar Gula secara Tiba-tiba

    Ilustrasi Penyebab Ngantuk Habis Sarapan

    Salah satu faktor yang menyebabkan rasa kantuk datang sehabis sarapan adalah akibat dari reaksi makanan terhadap kadar gula darah. Ketika mengonsumsi karbohidrat di pagi hari, seperti nasi, mi, pasta, roti, atau makanan yang tinggi gula, zat tersebut akan diubah menjadi glukosa yang akan disalurkan ke pembuluh darah.

    Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah sehingga menimbulkan lonjakan insulin. Masalah akan muncul ketika respon insulin berlebihan sehingga menyebabkan kadar gula darah menurun dengan cepat.

    Penurunan kadar gula darah drastis secara tiba-tiba menyebabkan seseorang jadi merasa lelah dan lesu. Inilah yang kerap disebut sebagai ‘sugar crush’. Maka dari itu, kamu disarankan untuk mengganti nasi dengan karbohidrat lainnya seperti biji-bijian dan gandum yang lebih kaya serat.

    Serat dari asupan makanan akan memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Dengan demikian, glukosa akan tercadangkan sehingga kamu tetap berenergi menjalankan aktivitas di pagi hari tanpa rasa kantuk.

    Kekurangan Protein

    Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, kamu juga disarankan untuk membuat menu sarapan dengan makanan yang tinggi protein. Apabila seseorang kekurangan protein, maka akan menyebabkan tubuhnya lemas dan kurang energi. Dari sinilah timbul rasa kantuk yang hebat.1

    Menurut penelitian, protein dapat memperlambat penyerapan karbohidrat utuh sehingga kadar gula darah tersebar secara merata. Protein pun berperan penting untuk pertumbuhan massa otot pada anggota tubuh.

    Oleh karena itu, sertakan hidangan seperti telur rebus, dada ayam, yogurt, dan makanan lainnya yang  tinggi protein. Dengan begitu, aktivitasmu akan lebih berenergi dan terhindar dari rasa kantuk.

    Penyebab Ngantuk Habis Sarapan Akibat Porsi Makan

    Selain memilih menu, porsi makan untuk sarapan juga perlu diperhatikan. Jika porsi makan untuk sarapan terlalu banyak, bisa jadi inilah salah satu faktor mengapa rasa kantuk jadi muncul.

    Walaupun mengonsumsi makanan sehat sekalipun, kamu akan merasa mudah mengantuk apabila porsinya terlalu berlebihan. Hal ini terjadi karena aliran darah ke sistem pencernaan membuat seseorang bisa mengantuk saat tubuh sedang memproses makanan di dalamnya.


    Itulah 5 penyebab utama yang membuatmu merasa ngantuk ketika habis sarapan. Setelah mengetahui informasi di atas, kini kamu jadi tahu apa saja yang perlu diperhatikan jika ingin tetap beraktivitas dengan penuh energi. Semoga bermanfaat!

    Baca juga: 5 Ide Sarapan Sehat untuk Wajah Bebas Jerawat

  • 5 Manfaat Ginseng, Rempah Korea yang Baik untuk Kesehatan

    5 Manfaat Ginseng, Rempah Korea yang Baik untuk Kesehatan

    Selain terkenal dengan dunia hiburan dan kuliner, Korea memiliki ginseng yang digunakan sebagai obat tradisional Cina sejak dahulu kala. Rempah ini dipercaya berkhasiat untuk melancarkan sirkulasi serta memberikan efek hangat untuk tubuh.

    Ginseng Korea sendiri merupakan rempah yang tumbuh di daerah pegunungan Korea, Cina, dan Rusia. Adapun dua jenis ginseng yang dapat dijumpai, yaitu ginseng merah dan ginseng putih.

    Sebelum siap dikonsumsi, ginseng merah melewati proses pengukusan sehingga mengandung kandungan antiradang yang tinggi. Sementara, ginseng putih yang tidak perlu dikukus memiliki rasa manis dan pahit sekaligus saat dikonsumsi.

    Banyak yang percaya jika ginseng Korea ini berkhasiat untuk kejantanan pria dalam kegiatan reproduksi. Akan tetapi, manfaat ginseng Korea tidak hanya sebatas itu saja. Bagi yang penasaran, mari bahas informasi selengkapnya di bawah ini!

    Baca juga: Ganjang Gejang, Kepiting Mentah Segar Khas Korea

    Ginseng Korea Mengatasi Disfungsi Ereksi

    Ilustrasi Manfaat Ginseng Korea

    Ginseng Korea dikenal sebagai obat tradisional untuk mengatasi disfungsi ereksi, atau dalam kata lain sulit untuk mendapatkan ereksi. Menurut penelitian, disebutkan bahwa ginseng Korea ini menjadi obat alternatif yang ampuh untuk mengobati disfungsi ereksi pada pria.

    Tentu khasiatnya akan dirasakan jika dikonsumsi secara rutin. Kandungan di dalamnya pun dinyatakan relatif aman untuk digunakan sebagai penanganan disfungsi ereksi.

    Mampu Meningkatkan Hasrat Seksual

    Tidak hanya berkhasiat untuk menangani disfungsi ereksi pada pria, ginseng Korea juga mampu meningkatkan hasrat pada wanita khususnya yang sedang dalam masa post menopause.

    Biasanya, ginseng merah Korea dikonsumsi dalam bentuk bubuk. Bagi para wanita yang mengalami masalah serupa, rempah ini aman untuk dikonsumsi secara rutin.

    Manfaat Ginseng Bisa Meningkatkan Kemampuan Mengingat

    Bagi yang ingin meningkatkan kemampuan memori jangka panjang, konsumsi ginseng Korea adalah solusinya. Biasanya, para lansia mengkonsumsinya untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya yang lambat laun menurun.

    Dengan mengkonsumsinya secara rutin selama 12 minggu, kemampuan kognitif akan meningkat sehingga baik untuk peningkatan daya ingat para penderita Alzheimer.

    Bantu Menjaga Kadar Gula Darah

    Selanjutnya, ginseng Korea juga mampu membantu untuk menjaga kadar gula darah. Mengkonsumsi rempah yang satu ini sangat baik bagi para penderita diabetes. 

    Ginseng Korea mengandung senyawa ginsenoside yang memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Dengan senyawa ini, baik yang ingin terhindar dari risiko diabetes bahkan penderitanya disarankan untuk mengonsumsi ginseng secara rutin.

    Mengatasi Masalah Kulit

    Memiliki kandungan antioksidan dan antiradang yang tinggi, ginseng Korea juga ampuh untuk mengatasi masalah kulit seperti eksim. Terdapat pula kandungan enzim yang dipercaya mampu menurunkan stres oksidatif. 


    Itulah beberapa manfaat ginseng Korea untuk berbagai masalah kesehatan pada tubuh. Walaupun banyak yang mempercayainya sebagai obat alternatif, namun disarankan untuk mengkonsultasikan pemakaiannya terlebih dahulu kepada dokter yang ahli, ya!

    Baca juga: Intip 5 Kuliner Korea yang Sering Muncul di Drama!

  • 7 Manfaat Toge untuk Pria, Bisa Bantu Tingkatkan Kesuburan

    7 Manfaat Toge untuk Pria, Bisa Bantu Tingkatkan Kesuburan

    Toge merupakan salah satu jenis sayur yang tumbuh dari kacang-kacangan. Sayuran ini mudah ditemukan dalam berbagai hidangan Indonesia, seperti gado-gado, ketoprak, pecel, bahkan tumisan.

    Tak hanya rasanya saja yang lezat, hidangan ini juga memiliki banyak manfaat, terutama untuk pria. Selain mampu bantu tingkatkan kesuburan, ada berbagai khasiat toge yang baik untuk kesehatan.

    Mulai dari direbus, ditumis, atau dimakan mentah, toge menyimpan segudang manfaat yang perlu diketahui. Kira-kira, apa sajakah itu? Mari simak manfaatnya bersama JadiLaper!

    Baca juga: 5 Macam Diet Sehat Agar Memiliki Tubuh Ideal

    Toge Meningkatkan Kualitas Sperma

    Tahukah kamu kalau toge mampu membantu untuk meningkatkan kualitas sperma pada pria? Dengan kandungan antioksidan yang melimpah, konsumsi sayuran yang satu ini bisa meningkatkan kesuburan pria, lho!

    Berkat khasiatnya yang luar biasa, toge sering dijadikan menu makan sehat yang mampu membantu proses reproduksi. Oleh karena itu, mengonsumsi toge dengan jumlah yang cukup baik dilakukan bagi pasangan yang sedang menjalankan program kehamilan.

    Toge Bantu Menyeimbangkan Hormon

    Selain meningkatkan kualitas sperma, toge juga memiliki manfaat untuk menyeimbangkan hormon pada pria. Kadar testosteron mampu ditingkatkan sekaligus menurunkan kadar estrogen dalam tubuh.

    Peningkatan kadar testosteron sendiri dapat membantu memperoleh kembali massa otot dan menurunkan berat badan. Dengan demikian, tubuh jadi terasa lebih energik dan gairah seks pun ikut meningkat.

    Mengontrol Gula Darah

    Selain memiliki manfaat yang berkaitan dengan kesuburan pria, sayur toge juga berkhasiat untuk mengontrol gula dalam darah. Seperti yang telah dibahas, kandungan antioksidan pada toge cukup tinggi.

    Senyawa inilah yang membantu untuk mengontrol kadar insulin pada tubuh. Jadi, tetap masukkan toge sebagai sayuran dalam menumu agar terhindar dari risiko diabetes.

    Melancarkan Pencernaan

    Tak hanya mengandung antioksidan yang tinggi, toge juga memiliki enzim yang baik untuk melancarkan proses pencernaan. Dengan demikian, penyerapan nutrisi juga ikut meningkat sehingga tubuh mendapatkan asupan yang baik dari makanan yang dikonsumsi.

    Di dalam toge juga terkandung serat yang tinggi. Serat juga terkenal sebagai zat yang efektif membantu melancarkan pencernaan. Oleh karena itu, jangan ragukan khasiat dari sayuran mungil ini, ya!

    Melancarkan Sirkulasi Darah

    Belum sampai di situ saja, toge juga baik dikonsumsi untuk melancarkan sirkulasi darah. Mengandung vitamin K di dalamnya, konsumsi toge mampu mendukung pembekuan darah saat terjadi pendarahan.

    Dengan kandungan ini, tak hanya sirkulasi darah saja yang terjaga dengan baik. Pertumbuhan rambut yang kuat dan tebal juga bisa didukung jika kamu konsumsi toge secara rutin, lho!

    Toge Atasi Anemia

    Selain vitamin K, adapun kandungan vitamin C dalam toge yang membantu untuk cegah dan atasi anemia. Vitamin ini mampu membantu penyerapan zat besi dan membuat zat besi dalam tubuh berfungsi dengan baik.

    Bagi yang mengalami anemia, konsumsilah toge yang kaya vitamin C ini secara rutin. Jika kamu kurang menyukai sayuran, cobalah untuk kreasikan sayuran ini menjadi hidangan yang menarik sesuai dengan seleramu.

    Baik untuk Kesehatan Mata

    Siapa sangka ternyata toge juga baik untuk kesehatan mata? Selain wortel, sayuran ini mengandung vitamin A yang cukup untuk mendukung daya penglihatan, lho!

    Kandungan antioksidan di dalamnya juga melindungi sel-sel mata dari radikal bebas. Selain itu, terdapat senyawa lutein dan zeaxanthin dalam toge yang mampu menurunkan risiko degenerasi mata seiring berjalannnya usia.


    Itulah manfaat toge untuk pria, salah satunya bisa bantu tingkatkan kesuburan. Jadi, jangan lupa konsumsi toge secara rutin dengan mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat, ya. Semoga bermanfaat!

    Baca juga: Resep Bakwan Sayur Gurih dan Renyah

  • Inilah 4 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan, Jangan Diabaikan!

    Inilah 4 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan, Jangan Diabaikan!

    Sarapan pagi merupakan salah satu rangkaian makan harian yang kerap dilewatkan karena terlambat pergi ke kantor atau ke sekolah, tak ada waktu untuk menyiapkan makanan, atau sedang menjalani program diet.

    Tak jarang pula beberapa mahasiswa yang tinggal di kos merangkap sarapan dan makan siang demi irit pengeluaran. Padahal, melewati sarapan tidak dianjurkan karena akan mengganggu metabolisme dalam tubuh.

    Selain itu, akan timbul masalah kesehatan lainnya seperti sindrom metabolik, kolesterol jahat yang meningkat, jam biologis tubuh jadi terganggu, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, sebaiknya janganlah melewatkan sarapan karena terdapat manfaat yang wajib kamu ketahui. Berikut informasi selengkapnya!

    Baca juga: Tempat Sarapan Enak di Semarang, Jangan Lupa Mampir!

    Sarapan Memberi Nutrisi untuk Tubuh

    Melewatkan sarapan terlalu sering akan menimbulkan masalah kesehatan, misalnya saja dapat mengurangi asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ketika seseorang terbiasa sarapan, maka pola makan yang mereka miliki dapat dikatakan sehat secara keseluruhan.

    Jika sudah menjadikan sarapan sebagai kebiasaan setiap hari, asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh akan terpenuhi. Akan tetapi, perlu diingat untuk memilih makanan yang terlalu berat untuk menu sarapan, seperti roti, bubur, telur rebus, susu, keju, dan makanan ringan lainnya, ya!

    Melindungi Tubuh dari Serangan Penyakit

    Seseorang yang terbiasa melewatkan sarapan biasanya memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi. Mengapa hal tersebut terjadi? Hal ini dapat disebabkan karena asupan serat dari menu sarapan sangat dibutuhkan oleh tubuh.

    Makanan yang mengandung serat tinggi baik dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat agar terhindar dari penumpukan plak pada arteri. Menu sarapan kaya serat yang bagus dikonsumsi antara lain seperti roti gandum, sereal gandum, serta biji-bijian.

    Menjaga Berat Badan

    Bagi yang sedang menjalani program diet, sebaiknya kamu tetap harus sarapan di pagi hari. Jika dilihat dari maknanya, diet sendiri adalah mengatur pola makan menjadi lebih sehat. Jadi, bukanlah mengurangi salah satu jadwal makan dalam sehari.

    Walaupun demikian, kamu bisa saja membuat menu sarapan diet versi kamu sendiri dengan membuat kreasi oatmeal, roti gandum, dan biji-bijian. Dengan demikian, asupan nutrisi tetap terjaga tanpa harus menghapus jadwal makan dari pola makan harianmu, ya!

    Sarapan Meningkatkan Kemampuan Kognitif Otak

    Ilustrasi kemampuan kognitif otak

    Meningkatkan konsentrasi otak sangat diperlukan bagi yang memulai pagi harinya untuk bekerja dan sekolah. Oleh karena itu, sarapan di pagi hari penting dilakukan untuk tetap menjaga kemampuan kognitifmu.

    Saat sarapan, ada nutrisi yang masuk ke dalam otak, seperti glukosa dan glikogen. Setelah mendapatkan nutrisi, otak akan mendapatkan sinyal sehingga tubuh siap untuk menjalankan aktivitas. Jika glukosa terpenuhi, maka konsentrasimu akan meningkat.


    Itulah 4 manfaat sarapan untuk kesehatan yang wajib kamu tahu. Setelah mengetahui informasi di atas, jangan abaikan sarapan agar tubuhmu tetap sehat, ya!

    Baca juga: 5 Ide Sarapan Sehat untuk Wajah Bebas Jerawat

  • 5 Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan, Bantu Mencegah Kanker!

    5 Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan, Bantu Mencegah Kanker!

    Siapa di antara kalian yang belum familiar dengan kucai? Kucai merupakan tanaman yang termasuk ke dalam keluarga bawang (alium). Pantas saja, penampakannya sekilas mirip dengan daun bawang.

    Biasanya, kucai digunakan sebagai bahan pelengkap untuk masakan untuk menambahkan tekstur dan aroma. Masakan yang menggunakan kucai biasanya memiliki tekstur yang kaya serta aroma yang harum semerbak.

    Namun, tahukah kamu ternyata kucai memiliki beragam manfaat untuk kesehatan? Tak hanya sedap, jenis tanaman herbal ini menyimpan berbagai nutrisi yang baik untuk jadi konsumsi harian.

    Kira-kira, apakah manfaat daun kucai yang baik untuk kesehatan? Mulai dari mencegah kanker hingga menurunkan kolesterol, simak khasiat selengkapnya di bawah ini!

    Baca juga: Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

    Kandungan Nutrisi yang Ada Pada Daun Kucai

    Daun kucai sendiri memiliki nama latin Allium Tuberosum. Selain digunakan sebagai pelengkap atau garnish pada masakan, ada berbagai manfaat dalam daun kucai yang perlu kamu ketahui.

    Hal ini disebabkan karena daun kucai memiliki berbagai kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Dilansir dari keterangan Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram daun kucai terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

    • Air: 86.3 ml
    • Energi: 45 Kalori
    • Protein: 2.2 gram
    • Lemak: 0.3 gram
    • Karbohidrat: 10.3 gram
    • Serat: 4.8 gram
    • Kalsium: 52 miligram
    • Fosfor: 50 milligram
    • Zat besi: 1.1 miligram
    • Natrium: 21 miligram
    • Kalium: 439.5 miligram
    • Zinc: 0.5 milligram
    • Beta karoten: 2,685 mcg
    • Niacin: 1.8 miligram
    • Vitamin C: 17 miligram

    Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan

    Dengan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan seperti yang dijabarkan di atas, tak heran jika daun kucai memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Apa sajakah itu? Simak informasi di bawah ini!

    Kucai Mencegah Kanker

    Menurut berbagai penelitian, diteliti bahwa sayuran yang termasuk ke dalam keluarga allium disebutkan memiliki sifat antikanker, termasuk juga dengan kucai. Hal tersebut disebabkan karena kucai memiliki kandungan kandungan quercetin, flavonoid, dan ajoene yang terkenal dengan sifat antikankernya.

    Dilansir dari Penelitian Cancer Prevention Research, dilaporkan bahwa kucai memiliki manfaat untuk mencegah risiko kanker gastrointestinal atau saluran pencernaan. Kandungan sulfur dan efek antimikroba di dalam kucailah yang berperan penting untuk memperlancar proses pencernaan.

    Menjaga Kesehatan Otak

    Selain itu, kucai juga mampu menjaga kesehatan otak berkat kandungan kolin yang terkandung di dalamnya. Senyawa ini merupakan salah satu nutrisi penting untuk meningkatkan daya pikir dan ingatan seseorang.

    Hasil penelitian dari The American Journal of Clinical Nutrition (2011) pun mendukung keterangan tersebut. Dalam laporannya disebutkan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi kolin mampu meningkatkan fungsi kognitif otak sehingga dapat meningkatkan penyimpanan memori verbal dan visual.

    Kucai Meningkatkan Kemampuan Penglihatan

    Dalam penelitian yang dilakukan oleh Nutrients, dibuktikan bahwa kucai juga memiliki manfaat untuk meningkatkan daya lihat seseorang. Hal ini disebabkan karena kandungan karoten lutein dan zeaxanthin yang ada pada kucai.

    Kedua senyawa tersebut diyakini mampu membantu untuk mengurangi stres oksidatif yang dialami mata serta memperlambat terjadinya risiko katarak. Dengan begitu, konsumsi daun kucai untuk menu makan harian dianjurkan karena baik untuk kesehatan mata.

    Mampu Meredakan Stres

    Kucai merupakan salah satu makanan yang mengandung folat sehingga mampu meredakan depresi. Senyawa ini mampu mencegah pembentukan homosistein berlebihan yang ada pada tubuh.

    Kadar homosistein yang berlebih ini juga memicu terjadinya penyakit lain seperti serangan jantung, stroke, dan penggumpalan darah. 

    Selain itu, kadar homosistein juga dapat mempengaruhi suasana hati seseorang. Tak hanya itu, keinginan untuk tidur dan meningkatkan nafsu makan juga bisa dipengaruhi oleh senyawa dari kucai yang satu itu.

    Kucai Menurunkan Kolesterol

    Menurut riset yang dilakukan oleh Phytotherapy Research, ternyata kucai juga mampu menjadi penurun kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Peneliti menemukan kandungan allicin di dalamnya yang mampu membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

    Allicin terkenal sebagai senyawa yang mampu mengurangi kekakuan pada pembuluh darah serta menurunkan tekanan darah. Adapun senyawa lainnya seperti quercetin, yaitu senyawa yang dapat mengurangi risiko penumpukan plak pada arteri.


    Itulah manfaat daun kucai untuk kesehatan, mulai dari mencegah pertumbuhan kanker hingga menurunkan kolesterol. Walaupun bentuk daunnya berupa lembaran tipis, namun di dalamnya menyimpan berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan. Jadi, jangan lagi meremehkan daun herbal yang satu ini, ya!

    Baca juga: Bantu Redakan Flu, Inilah Khasiat Jeruk Nipis yang Dahsyat!