Category: Makanan Sehat

  • Yuk Ikuti, Ini Dia 7 Cara Menghindari Gagal Diet dengan Mudah

    Yuk Ikuti, Ini Dia 7 Cara Menghindari Gagal Diet dengan Mudah

    Cara menghindari gagal diet perlu diterapkan untuk mencapai tujuan kesehatan atau penurunan berat badan. Namun, banyak orang mengalami kegagalan saat menjalani diet karena berbagai alasan.

    Alasannya, mulai dari kurangnya motivasi hingga strategi yang tidak tepat. Lalu, adakah cara untuk menghindari proses diet yang berhenti di tengah jalan alias gagal? Jika penasaran dengan tips mudah menghindarinya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Camilan Sehat Untuk Diet yang Bernutrisi

    Cara Menghindari Gagal Diet yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Cara Menghindari Gagal Diet. (Sumber: Unsplash)

    Perlu diketahui, terdapat beberapa langkah untuk menghindari kegagalan diet agar bisa mencapai tujuan dengan sukses. Adapun cara-cara mudah yang dapat diikuti untuk mencegah proses diet gagal, antara lain:

    Tetapkan Tujuan yang Realistis

    Alasan utama proses diet sering gagal adalah karena tujuan yang ditetapkan tidak realistis. Untuk itu, penting agar selalu menetapkan tujuan yang dapat dicapai dan sesuaikan dengan kondisi tubuh

    Cobalah untuk mulai menetapkan tujuan kecil dan bertahap. Misalnya, dibandingkan harus berfokus untuk menurunkan 10 kg dalam sebulan, lebih baik menargetkan penurunan berat badan 1-2 kg per minggu.

    Bangun Kebiasaan Makan Sehat

    Diet yang berhasil tak hanya hanya dengan mengurangi asupan kalori tetapi juga mengenai membangun kebiasaan makan sehat yang berkelanjutan. Jika ingin menghindari gagal diet, maka fokuslah pada konsumsi makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.

    Hindari pula untuk mengonsumsi hidangan olahan dan tinggi gula yang dapat merusak diet. Dengan membangun kebiasaan makan yang sehat, maka kamu akan merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk makan camilan tidak sehat.

    Tips Menghindari Gagal Diet, Buat Rencana Makan

    Perencanaan makan yang baik bisa membantu kamu tetap berada di jalur diet. Untuk itu, buatlah rencana makan mingguan yang sudah mencakup sarapan, makan siang, makan malam, serta camilan.

    Dengan merencanakan makanan sebelumnya, maka kamu dapat menghindari makan impulsif dan memastikan agar mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Selain itu, persiapkan pula makanan kamu sendiri sebanyak mungkin untuk mengontrol bahan dan porsi yang dikonsumsi.

    Tetap Aktif dan Berolahraga

    Aktivitas fisik merupakan salah satu alasan penting dalam setiap program diet yang berhasil. Tak hanya membantu membakar kalori, olahraga juga dapat meningkatkan suasana hati dan energi pada tubuh.

    Karena itu, carilah jenis olahraga yang bisa kamu nikmati, mulai dari berjalan, berlari, bersepeda, hingga berenang. Kemudian jadwalkan waktu untuk berolahraga secara teratur dan kombinasikan latihan kardiovaskular dengan latihan kekuatan agar hasilnya optimal.

    Kelola Stres dengan Baik

    Stres kerap kali menjadi pemicu makan berlebihan atau makan emosional yang dapat merusak diet. Penting untuk mengembangkan strategi manajemen stres yang efektif, seperti meditasi, yoga, maupun kegiatan hobi yang biasa dinikmati. 

    Hindari Konsumsi Camilan Tidak Sehat

    Salah satu cara untuk menghindari gagal diet adalah dengan mengurangi godaan. Usahakan agar menyimpan camilan yang tak sehat di rumah atau di tempat kerja dan ganti dengan camilan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, serta yogurt rendah lemak. 

    Tips Menghindari Gagal Diet, Atur Pola Tidur yang Baik

    Tidur yang cukup dan berkualitas termasuk faktor penting dalam keberhasilan program diet. Sebab, kurang tidur dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan membuat kamu lebih cenderung makan berlebihan.

    Untuk itu, usahakan agar tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam dan menciptakan rutinitas tidur yang konsisten. Dengan tidur yang cukup, kamu akan memiliki lebih banyak energi dan kontrol diri yang lebih baik terhadap kebiasaan makan.


    Itu dia beberapa cara menghindari gagal diet yang bisa kamu coba. Dengan menerapkan tips-tips di atas, maka kamu dapat menghindari gagal diet dan mencapai tujuan kesehatan atau penurunan berat badan menjadi lebih efektif. 

    Baca juga: Apa itu Diet Keto? Yuk, Pelajari Dulu Sebelum Melakukannya!

  • Simak, Ini 5 Manfaat Konsumsi Rumput Laut Bagi Kesehatan

    Simak, Ini 5 Manfaat Konsumsi Rumput Laut Bagi Kesehatan

    Manfaat konsumsi rumput laut untuk kesehatan tubuh sangat beragam sehingga banyak dipakai di berbagai hidangan. Rumput laut sendiri sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan Cina.

    Karena itu, rumput laut dipercaya sebagai bahan obat-obatan, industri, serta makanan berkat kandungan gizinya. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi rumput laut? Jika penasaran dengan berbagai khasiat dari rumput laut, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    Manfaat Konsumsi Rumput Laut yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Rumput Laut. (Sumber: Freepik)

    Rumput laut menjadi bagian dari keluarga ganggang multi sel yang mencakup ganggang merah, ganggang hijau, serta ganggang cokelat. Kandungan nutrisi rumput laut cukup beragam, mulai dari karbohidrat, serat, protein, kalsium, hingga magnesium.

    Selain itu, rumput laut pun kaya akan senyawa tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai antioksidan alami. Berkat kandungan tersebut, ada beberapa manfaat dari rutin mengonsumsi rumput laut, di antaranya:

    Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Salah satu khasiat yang bisa diperoleh tubuh ketika rutin mengonsumsi rumput laut adalah bisa meningkatkan kesehatan jantung. Rumput laut merupakan sumber serat larut air yang baik, mengandung asam lemak omega-3, kalium, serta antioksidan.

    Kandungan gizi yang ada pada rumput laut mampu menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, serta mengurangi kolesterol jahat atau LDL dan kolesterol total. Karena itu, kamu bisa mencoba memasukkan rumput laut ke dalam menu harian.

    Tingkatkan Fungsi Tiroid

    Kelenjar tiroid akan melepaskan hormon untuk membantu reproduksi, perbaikan sel-sel rusak dalam tubuh, serta produksi energi. Dalam menjalankan fungsinya, kelenjar tiroid membutuhkan asupan yodium untuk membuat hormon.

    Jika yodium yang disediakan tidak cukup, maka tubuh bisa mengalami perubahan berat badan, muncul pembengkakan pada leher, serta sering merasa lelah. Salah satu cara agar asupan yodium tercukupi adalah mengonsumsi rumput laut.

    Beberapa jenis rumput laut yang mengandung yodium cukup tinggi, yaitu nori, wakame, dan kombu. Karena itu, pastikan untuk menambahkan rumput laut untuk masakan yang dibuat agar bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

    Turunkan Risiko Terkena Kanker Tertentu

    Konsumsi rumput laut secara rutin bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker payudara dan kanker tiroid. Tak hanya itu, rumput laut juga memberikan perlindungan untuk melawan sejumlah penyakit serius, seperti sindrom metabolik, kerusakan kulit, maupun penyakit radang sendi.

    Manfaat Konsumsi Rumput Laut, Jaga Asupan Air dalam Tubuh

    Rutin mengonsumsi rumput laut juga diketahui mampu menjaga asupan air dalam tubuh. Ya, budidaya rumput laut yang dilakukan di perairan laut membuat kandungan garam dalam tanaman tersebut cukup tinggi.

    Kandungan garam yang ada pada rumput laut bisa membantu menjaga asupan air dalam tubuh. Meski bisa terhindar dari dehidrasi karena mengonsumsi rumput laut, tetapi jangan lupa untuk rutin minum air putih secukupnya.

    Bantu Turunkan Berat Badan

    Manfaat lain dari rutin mengonsumsi rumput laut adalah membantu menurunkan berat badan berkat kandungan fucoidan serta serat di dalamnya. Fucoidan sendiri diketahui dapat meningkatkan pemecahan lemak dan mencegah pembentukan lemak di dalam tubuh.

    Sementara serat dalam rumput laut, bisa mengurangi rasa lapar dan membuat tubuh merasa kenyang dalam waktu lebih lama. Selain itu, rumput laut juga termasuk makanan rendah kalori karena mengandung glutamat yang memberikan rasa gurih alami.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi rumput laut bagi kesehatan tubuh yang bisa diperoleh. Jika penasaran dengan berbagai manfaat makanan sehat lainnya, cek saja artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

  • Begini 5 Manfaat Konsumsi Beras Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Begini 5 Manfaat Konsumsi Beras Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi beras merah untuk tubuh cukup beragam sehingga kerap dipilih sebagai makanan pokok. Ya, nasi merah sendiri memang lebih sehat dibandingkan dengan nasi putih yang biasa dikonsumsi masyarakat.

    Pasalnya, dalam beras merah terkandung serat, mineral, dan vitamin berlimpah yang dibutuhkan oleh tubuh. Lalu. apa saja manfaat dari mengonsumsi beras merah? Jika penasaran dengan berbagai manfaatnya, berikut penjelasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    Manfaat Konsumsi Beras Merah yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Beras Merah. (Sumber: Freepik)

    Beras merah merupakan olahan beras yang menggunakan gandum utuh sebagai pewarna merahnya. Jenis beras merah cukup banyak, tetapi terdapat dua yang paling umum dikonsumsi, yaitu beras merah Himalaya dan beras merah Thailand.

    Manfaat beras merah umumnya didapatkan berkat kandungan nutrisi di alamnya, yakni energi 149 kalori, protein 2,8 gram, karbohidrat 32,5 gram, lemak 0,4 gram, serat 0,3 gram, hingga kalsium 6 mg. Adapun berbagai manfaat dari rutin mengonsumsi beras merah, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Turunkan Kolesterol

    Salah satu manfaat dari mengonsumsi beras merah adalah membantu menurunkan kolesterol. Serat yang ada pada beras merah diketahui mampu mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah.

    Untuk menggunakannya sebagai obat penurun kolesterol secara alami, kamu perlu memakai ragi dari beras merah yang sudah diekstraksi. Setelah diekstraksi, beras merah akan mengandung monacolin K, isoflavon, sterol, dan asam lemak tak jenuh yang dapat membantu tubuh menurunkan kolesterol.

    Manfaat Konsumsi Beras Merah, Cegah Penyakit Jantung

    Manfaat dari beras merah lainnya, yaitu dapat membantu mencegah penyakit jantung yang diakibatkan oleh kadar kolesterol tinggi dalam darah. Efek dari mengonsumsi beras merah setiap hari bisa mencegah timbulnya timbunan plak akibat kolesterol jahat.

    Hal ini tentunya dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit berat, salah satunya penyakit jantung. Pasalnya, timbunan plak tersebut akan membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu dan menyebabkan penurunan fungsi jantung.

    Dapat Turunkan Berat Badan

    Bagi yang memiliki masalah berat badan, mengganti nasi putih dengan nasi merah bisa menjadi pilihan paling tepat. Pasalnya, kadar lemak yang ada pada nasi merah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan nasi putih.

    Bahkan, kandungan serat pada beras merah juga tinggi sehingga bisa membuat kamu merasa kenyang dalam waktu lama. Karena itu, proses pengurangan kalori dalam proses penurunan berat badan atau diet akan lebih mudah dilakukan dengan rutin mengonsumsi nasi merah.

    Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Tak hanya membantu menurunkan berat badan, konsumsi nasi dari beras merah juga dapat menjaga kesehatan pencernaan. Hal tersebut dikarenakan beras merah mengandung serat yang dikenal mampu mencegah dan meringankan sembelit, serta meningkatkan fungsi usus.

    Manfaat Konsumsi Beras Merah, Tingkatkan Kesehatan Kulit

    Beras merah ternyata memiliki sifat antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan kulit. Antioksidan sendiri mampu mengurangi risiko munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan dan garis-garis halus.

    Tak hanya itu, sejumlah kandungan mineral di dalam beras merah juga bisa menutrisi kulit serta mengatasi kerusakan kulit akibat sinar UV. Meski bermanfaat, pastikan untuk tidak mengonsumsinya terlalu banyak agar terhindar dari obesitas.

    Bisa Menjaga Kesehatan Tulang

    Konsumsi beras merah secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan, beras merah mengandung sejumlah nutrisi penting untuk tulang, yaitu kalsium dan magnesium.

    Jenis mineral ini memang dapat mendukung kesehatan tulang dan mencegah risiko terjadinya osteoporosis, radang sendi, serta gangguan tulang lainnya. Karena itu, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi beras merah sesuai anjuran.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi beras merah yang perlu kamu ketahui, terutama ketika sedang menjalani program diet. Berbagai manfaat bisa diperoleh karena beras merah mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

  • 5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    Manfaat kentang bagi tubuh sangat banyak berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Kentang sendiri merupakan salah satu karbohidrat yang biasa dijadikan sebagai pengganti nasi selain ubi jalar, singkong, maupun jagung.

    Tak hanya kandungan karbohidrat, kentang juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi kentang? Untuk mengetahui sederet manfaatnya, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh yang Bisa Diperoleh

    Ilustrasi Manfaat Kentang Bagi Tubuh. (Sumber: Unsplash)

    Kentang termasuk jenis umbi-umbian yang umumnya tumbuh di kawasan dataran tinggi dengan iklim sejuk. Bahan makanan satu ini mengandung sejumlah nutrisi, mulai dari kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, tembaga, dan seng.

    Berkat berbagai kandungan gizi tersebut, kamu bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan. Adapun beberapa manfaat dari rutin mengonsumsi kentang bagi tubuh , di antaranya sebagai berikut:

    Bantu Kontrol Gula Darah

    Salah satu manfaat mengonsumsi kentang yang pertama adalah dapat membantu mengontrol gula darah. Kentang sendiri mengandung tipe pati yang tergolong spesial, yaitu pati resisten di mana tidak bisa dicerna dan dicerna sepenuhnya oleh tubuh.

    Alih-alih dicerna, pati yang terkandung dalam kentang tersebut justru bergerak menuju usus besar. Nantinya, pati akan menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik yang ada pada usus dalam tubuh.

    Tipe pati dalam kentang juga bisa diandalkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaat yang ditimbulkannya, yakni mengurangi resistensi insulin sehingga dapat mengontrol gula dalam darah.

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Manfaat kentang selanjutnya, yaitu membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pati pada kentang akan berakhir di usus besar lalu menjadi makanan bagi bakteri baik.

    Ketika bakteri baik mencerna pati, maka dapat dipastikan akan berubah menjadi asam lemak rantai pendek atau short-chain fatty acids. Asam lemak ini berfungsi untuk membantu meredakan peradangan di kolon, meningkatkan pertahanan kolon, serta mengurangi risiko kanker kolorektal.

    Bisa Pelihara Kesehatan Jantung

    Kentang disebut-sebut sebagai makanan yang bersahabat dengan jantung karena kaya akan serat, potassium, vitamin C, dan vitamin B6. Bahkan, kentang juga tidak mengandung kolesterol sehingga risiko penyakit jantung bisa berkurang.

    Cara kerja nutrisi dalam kentang untuk memelihara kesehatan jantung, salah satunya berkat seratnya. Serat yang dikonsumsi akan menurunkan kadar kolesterol berlebih dalam darah sehingga pemicu munculnya jantung koroner bisa dihindari.

    Tingkatkan Kesehatan Otak

    Selanjutnya, manfaat kentang yang bisa diperoleh tubuh adalah mampu tingkatkan kesehatan otak. Kentang diketahui memiliki kandungan, berupa asam alfa-lipoat atau alpha-lipoic acid yang merupakan sebuah koenzim dan berkontribusi bagi kesehatan otak.

    Dalam hal ini, peran kentang tentunya meningkatkan kesehatan otak yang bisa dilihat dari efek bagi penderita depresi. Konsumsi kentang dengan tepat akan memberi efek bagus bagi neurotransmitter di otak yang bertanggung jawab untuk mengontrol level mood. 

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Turunkan Tekanan Darah

    Manfaat lain dari mengonsumsi kentang secara rutin adalah dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Hal ini disebabkan kentang merupakan sumber kalium di mana bekerja dengan merangsang pembuluh darah untuk melebarkan ukurannya.

    Tak hanya itu, kentang juga mengandung kalsium dan magnesium yang memiliki peranan penting dalam mengendalikan tekanan darah normal. Bahkan, kukoamines pada kentang efeknya berhubungan dengan penurunan tekanan darah.


    Itu dia beberapa manfaat kentang bagi tubuh yang perlu diketahui, terutama jika sedang menjalani program diet. Pastikan untuk mengonsumsi kentang dengan porsi yang tepat agar bisa membantu penurunan berat badan, ya.

    Baca juga: Pahami, Ini 6 Manfaat Kecombrang Bagi Kesehatan Tubuh

  • 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi makanan laut bagi kesehatan sangat beragam berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Tak dapat dipungkiri, makanan laut atau seafood semakin banyak diminati dan menjadi menu populer di beberapa restoran.

    Untuk itu, banyak pula orang-orang yang memilih makanan laut sebagai menu sarapan atau makan malam bersama keluarga. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi makanan laut? Untuk mengetahui berbagai manfaatnya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga:

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Makanan Laut. (Sumber: Unsplash)

    Beberapa makanan laut atau seafood bisa dikonsumsi langsung dalam keadaan mentah atau dimasak terlebih dahulu dengan bumbu-bumbu khusus. Baik dimakan langsung atau diolah terlebih dahulu, banyak manfaat yang tetap bisa dirasakan tubuh, antara lain:

    Dapat Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

    Salah satu manfaat dari rutin mengonsumsi makanan laut, yaitu dapat menjaga kesehatan tulang dan sendi. Asam lemak omega-3 mampu membuat sendi bergerak dengan mudah dan mengurangi kekakuan sendi akibat arthritis rheumatoid atau peradangan kronis pada sendi.

    Bahkan, kandungan vitamin D yang ada pada beberapa ikan, seperti ikan salmon dan tuna juga dapat mendukung pertumbuhan tulang. Dengan begitu, penyerapan kalsium akan maksimal sehingga kesehatan tulang terjamin.

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut, Bantu Menyehatkan Jantung

    Makanan laut umumnya banyak mengandung asam lemak omega-3. Kandungan satu inilah yang dapat membantu menyehatkan jantung, termasuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti stroke, serangan jantung, dan aritmia jantung.

    Bahkan, konsumsi ikan secara rutin diketahui mampu menurunkan kadar lemak darah sehingga membuat risiko penyakit jantung bisa berkurang. Karena itu, pastikan dapatkan asupan nutrisi yang cukup dari makanan laut.

    Menjaga Kesehatan Mental

    Selain menyehatkan organ jantung, makanan laut juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental. Ya, makanan laut diketahui mampu mengurangi risiko stres seseorang yang mengonsumsi secara rutin dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    Pasalnya, makanan laut mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi hormon dopamin dan serotonin dalam otak. Kedua jenis hormon ini berperan dalam menciptakan suasana bahagia serta mencegah depresi.

    Mencegah dan Mengobati Depresi

    Depresi merupakan salah satu kondisi mental yang ditandai dengan suasana hati rendah, kesedihan, penurunan energi dan kehilangan minat dalam menjalani kehidupan. Penting diketahui, kandungan asam lemak omega-3 bisa membantu melawan depresi.

    Tak hanya itu, makanan laut juga secara signifikan mampu meningkatkan keefektifan obat antidepresan. Ikan serta asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi risiko memburuknya kondisi mental, seperti gangguan bipolar.

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut, Mengurangi Risiko Autoimun

    Selanjutnya, manfaat lain dari mengonsumsi makanan laut secara rutin adalah dapat mengurangi risiko autoimun. Asupan omega-3 atau minyak ikan memang berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak serta bentuk diabetes autoimun pada orang dewasa.

    Bisa Jaga Kesehatan Mata

    Makanan laut, seperti ikan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Ya, degenerasi makula atau bagian tengah mata terkait usia cenderung akan berkurang pada orang yang rutin mengonsumsi makanan laut.

    Tak hanya itu, mengonsumsi minyak ikan juga bisa membuat mata tetap sehat dan cerah. Dengan mengonsumsi makanan laut sesuai porsi yang dianjurkan, masalah terkait dengan kesehatan mata dapat berkurang.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi makanan laut bagi tubuh yang perlu diketahui. Apabila ingin mencoba berbagai makanan laut, kamu bisa mengonsumsinya langsung namun harus fresh atau mengolahnya terlebih dahulu.

    Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

  • Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

    Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

    Manfaat konsumsi jeroan sapi sebenarnya cukup banyak tetapi belum banyak diketahui oleh orang. Ya, jeroan memang kerap dianggap remeh sebab bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

    Padahal, jeroan sapi juga memberikan manfaat bagi tubuh, terutama jika diolah dengan cara yang tepat. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi jeroan sapi? Jika penasaran dengan berbagai manfaatnya, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga:

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi. (Sumber: Unsplash)

    Saat menyantap ragam hidangan khas Indonesia, tentu terasa kurang tanpa adanya jerian. Tak hanya di Indonesia, jeroan umumnya juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat mancanegara dalam berbagai jenis olahan.

    Sama halnya seperti daging, jeroan ternyata mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tetapi harus sesuai porsinya. Adapun beberapa manfaat dari mengonsumsi jeroan sapi, antara lain:

    Bantu Menjaga Kesehatan Tulang

    Dalam babat dan usus sapi, terkandung banyak kalsium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Kalsium yang terkandung dalam babat dan usus adalah sebanyak 52 miligram per 100 gram dan mengandung protein setidaknya 10,6 gram, 49 kalori, serta 0,75 gram lemak.

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi, Sebagai Sumber Protein

    Jeroan dikenal mengandung protein hewani meski tidak sebanyak di dalam daging. Perlu diingat, sumber protein hewani pada dasarnya lebih baik ketimbang protein nabati sehingga bisa dikonsumsi sesuai porsi.

    Protein hewani sendiri mengandung jenis asam amino esensial yang lebih lengkap dan bermanfaat bagi tubuh. Beberapa contoh jeroan yang mengandung banyak protein, yaitu lidah dan hati.

    Bantu Menangkal Radikal Bebas

    Tak hanya protein, jeroan juga mengandung Co-enzyme Q10 atau disingkat dengan Co-Q10 di mana memiliki fungsi untuk tubuh. Co-Q10 sendiri merupakan salah satu antioksidan yang bermanfaat untuk membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh.

    Selain itu, kandungan ini juga bisa mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh kadar zat oksidan berlebih dalam tubuh. Beberapa penyakit yang dimaksud, seperti kanker, penyakit jantung, dan pembuluh darah.

    Bisa Mencegah Anemia

    Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada jeroan, terutama hati diketahui sangat penting bagi tubuh sebab bisa membantu mencegah anemia. Perlu dipahami, kekurangan zat besi merupakan penyebab utama anemia yang paling sering ditemui di masyarakat.

    Karena itu, konsumsi jeroan bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit anemia akibat kekurangan zat besi. Bahkan, manfaat jeroan juga bisa dirasakan oleh anak-anak karena dapat membantu perkembangan otak.

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi, Menyehatkan Kehamilan

    Manfaat lain dari mengonsumsi jeroan sapi adalah dapat menyehatkan kehamilan. Pasalnya, kandungan vitamin B6 dalam jeroan bisa membantu mencegah rasa mual pada saat kehamilan awal.

    Tak hanya itu, kandungan B12 dan zat juga mampu mencegah anemia pada wanita yang sedang mengandung. Bagi pria, jeroan sapi diketahui dapat mengurangi risiko terjadinya disfungsi ereksi.

    Tingkatkan Kadar Hemoglobin

    Jeroan sapi, yaitu hati umumnya tinggi protein, asam folat, zat besi, vitamin B12, dan vitamin A. Karena itu, mengonsumsi hati bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kadar hemoglobin dalam tubuh.

    Pada hati sapi, terkandung lemak sebesar 14,4 gram, 264 kalori, serta protein 33,4 gram. Menariknya, kandungan zat besi yang ada di dalam hati ternyata lebih tinggi dibandingkan sayur bayam.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi jeroan sapi yang bisa diperoleh, terutama jika sesuai dengan porsinya. Meski menyehatkan, atur juga pola makan dengan gizi seimbang dan perbanyak olahraga, ya!

    Baca juga: Kaya Akan Nutrisi, Ini 5 Manfaat Ayam untuk Kesehatan Tubuh

  • Pahami, Ini Dia 4 Manfaat Konsumsi Daun Saga untuk Kesehatan Tubuh

    Pahami, Ini Dia 4 Manfaat Konsumsi Daun Saga untuk Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi daun saga bagi kesehatan terbukti bermanfaat sebab memiliki kandungan nutrisi yang beragam. Penting untuk diketahui, saga termasuk tanaman merambat dengan segudang manfaat yang dimiliki.

    Tak heran, daun saga sudah kerap dijadikan sebagai tanaman herbal yang ampuh menyembuhkan berbagai kondisi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari daun saga? Untuk mengetahui khasiat daun saga bagi kesehatan tubuh, simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Manfaat Konsumsi Daun Saga Bagi Tubuh

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Daun Saga. (Sumber: Plants of The World Online)

    Saga rambat yang memiliki nama ilmiah Abrus precatorius merupakan tanaman melilit dengan daun berbulu panjang dan menyirip. Tanaman satu ini hadir dengan bunga berwarna ungu yang tumbuh di ujung tangkai.

    Selain itu, tanaman ini juga menghasilkan buah yakni polong pendek berisi biji keras, mengkilap, serta berwarna merah dan hitam. Daun saga berasal dari Indonesia sehingga banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis di dunia. 

    Bagian akar, daun, dan buah dari tanaman saga memang sudah digunakan sebagai obat-obatan. Adapun berbagai manfaat dari rutin mengonsumsi daun saga bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Cegah Diabetes dan Kanker

    Manfaat daun saga yang bisa kamu dapatkan adalah mampu membantu cegah penyakit diabetes dan kanker. Ya, daun saga mengandung antioksidan sehingga mampu menangkal radikal bebas penyebab utama penyakit kanker.

    Penting diingat, konsumsi daun saga bersamaan dengan obat diabetes harus diawasi dengan baik. Pasalnya, daun saga yang dikonsumsi bersama dengan obat diabetes bisa menyebabkan gula darah menjadi terlalu rendah.

    Karena itu, kamu mungkin harus mengubah dosis obat diabetes bila diperlukan. Pastikan pula agar selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi daun saga, terutama jika menderita penyakit diabetes.

    Manfaat Konsumsi Daun Saga, Sebagai Obat Batuk dan Flu

    Selain penangkal kanker, daun tanaman saga juga bertindak sebagai antitusif yang dapat menenangkan tenggorokan. Karena itu, daun saga telah kerap dimanfaat dalam pengobatan batuk dan flu.

    Cara paling tepat untuk mengonsumsi daun saga, yakni dengan membuatnya menjadi teh. Teh daun saga bisa diminum secara teratur guna membantu meringankan masalah demam, batuk, serta pilek atau flu.

    Dapat Atasi Penyakit Herpes Zoster

    Herpes zoster terjadi akibat serangan dari virus yang sama dengan cacar air. Virus penyebab cacar air umumnya dapat bergerak ke jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak sehingga tak jarang akan aktif kembali sehingga mengakibatkan herpes zoster.

    Untuk penanganannya kamu dapat memanfaatkan obat herbal tradisional, salah satunya daun saga. Pasta yang terbuat dari daun saga bisa diaplikasikan sebagai obat luar untuk penyakit herpes zoster tersebut.

    Dosis pemakaian daun saga sendiri tergantung pada beberapa faktor, mulai dari usia pengguna, kesehatan, maupun kondisi lainnya. Namun, hingga kini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis tepat dalam pemakaian daun saga sebagai obat herbal.

    Mampu Obati Tetanus dan Cegah Rabies

    Manfaat dari daun saga lainnya, yaitu mengobati penyakit tetanus dan mencegah rabies semakin parah. Tanaman ini banyak digunakan dalam beberapa pengobatan tradisional guna mengatasi goresan atau luka yang diakibatkan oleh anjing, kucing, maupun tikus.

    Tetanus dan rabies bisa diobati dengan daun saga berkat kandungan senyawa di dalamnya. Senyawa yang dimaksud, meliputi abrine, trigonelline, abrus lactone, hemophilia, choline, hypaphorine, montanyl alkohol, inositol, dan pinitol.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi daun saga yang penting diketahui agar bisa dirasakan secara maksimal. Apabila merasa ragu ketika ingin mengonsumsinya, pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan atau konsultasikan dengan dokter profesional, ya.

    Baca juga: Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

  • 5 Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Punya Nutrisi yang Melimpah!

    5 Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Punya Nutrisi yang Melimpah!

    Manfaat brotowali bagi tubuh cukup beragam sehingga bisa dikonsumsi secara rutin. Brotowali atau yang memiliki nama lain Tinospora cordifolia ini adalah tanaman merambat dengan daun berbentuk hati dan terdapat tonjolan-tonjolan kecil pada bagian batang.

    Pada umumnya, batang dari brotowali digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi brotowali? Untuk mengetahui manfaat brotowali, yuk simak ulasan JadiLaper selengkapnya berikut.

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Sederet Manfaat Brotowali Bagi Tubuh

    Ilustrasi Manfaat Brotowali Bagi Tubuh. (Sumber: LindungiHutan)

    Brotowali memiliki kandungan senyawa fitokimia yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit berbahaya. Senyawa yang dimaksud, seperti alkaloid, flavonoid, sterol, lignantriterpenoid, flavon glikosida, fosfiterpen, glikosida diterpene, serta nukleosida.

    Tak hanya itu, brotowali juga mengandung beberapa nutrisi, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin C, kalsium, mangan, lemak, kalium, zat besi, hingga tembaga. Adapun berbagai manfaat yang mungkin diperoleh dengan rutin mengonsumsi brotowali, di antaranya:

    Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

    Manfaat brotowali yang utama, yaitu membantu menurunkan kadar gula darah. Tanaman brotowali sendiri diketahui mampu merangsang produksi insulin yang berasal dari sel beta di pankreas.

    Obat tradisional satu ini juga bisa membantu meningkatkan penyerapan gula oleh otot sehingga akan mencegah risiko terjadinya diabetes, baik pada wanita maupun pria. Brotowali dikatakan dapat memperbaiki kinerja hormon insulin dan menghindari resistensi insulin sehingga berdampak pada stabilnya kadar gula darah.

    Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Cegah Kekambuhan Gejala Alergi

    Manfaat brotowali lainnya yang perlu diketahui, yakni mencegah kekambuhan gejala alergi, terutama rhinitis alergi dan eksim. Beberapa gejala yang dimaksud adalah bersin, gatal-gatal, pilek, serta bentol pada kulit.

    Sejauh ini, penyakit alergi belum bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun, alergi dapat dicegah dengan menghindari faktor pemicunya agar tidak sering kambuh, salah satunya mencoba pengobatan tradisional menggunakan brotowali.

    Tingkatkan Imun Pada Tubuh

    Dalam brotowali, terkandung berbagai nutrisi, seperti antioksidan, vitamin C, serta lainnya yang mampu membuat daya tahan pada tubuh meningkat. Antioksidan sendiri dapat membantu melawan radikal bebas, menjaga sel-sel tubuh tetap sehat, dan menyingkirkan penyakit.

    Ketika rutin mengonsumsi brotowali, maka beberapa manfaat akan diperoleh, seperti menghilangkan racun, membersihkan darah, melawan bakteri penyebab penyakit, memerangi penyakit liver, hingga mencegah infeksi saluran kemih.

    Meski demikian, kamu juga perlu menyelinginya dengan pola hidup sehat. Gaya hidup yang dimaksud, antara lain olahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, cukup istirahat, dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat.

    Mampu Pelihara Kesehatan Tulang

    Brotowali memiliki kandungan kalsium serta fosfor yang baik sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tulang maupun sendi. Selain itu, tanaman herbal tradisional juga mengandung berbagai zat antioksidan yang baik untuk mencegah penyakit osteoporosis serta osteoarthritis.

    Akan tetapi, saat mengonsumsi brotowali kamu harus menyeimbangi dengan konsumsi makanan tinggi kalsium dan mencukupi asupan vitamin D. Hal ini bertujuan agar kesehatan tulang dan sendi lebih terjaga.

    Dukung Kesehatan dan Fungsi Organ Hati

    Manfaat tanaman brotowali lainnya adalah berguna dalam memelihara kesehatan dan fungsi organ hati. Berkat adanya kandungan zat antioksidan dan anti radang, kesehatan tubuh pun menjadi terjaga dengan baik..

    Perlu diingat bahwa manfaat brotowali ini hanya dapat dirasakan pada orang yang sehat. Pasalnya, orang dengan penyakit hati atau gangguan pada fungsi hati justru berisiko mengakibatkan keparahan gejala bila mengonsumsi brotowali.


    Itu dia beberapa manfaat brotowali bagi tubuh yang perlu diketahui agar bisa merasakan manfaatnya secara maksimal. Meski termasuk obat herbal, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi brotowali, ya.

    Baca juga: Pahami, Ini 6 Manfaat Kecombrang Bagi Kesehatan Tubuh

  • Tak Banyak yang Tahu, Ini 6 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan Tubuh

    Tak Banyak yang Tahu, Ini 6 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat asparagus bagi kesehatan belum banyak diketahui sehingga jarang dikonsumsi. Padahal, asparagus memiliki sederet nutrisi yang tak kalah hebat dibandingkan jenis sayuran lain dalam hal membantu menjaga tubuh dari serangan penyakit.

    Sayuran satu ini umumnya berwarna hijau dan putih yang bisa dikonsumsi langsung atau diolah terlebih dahulu dengan cara ditumis, direbus, atau dipanggang. Jika penasaran dengan khasiat dari asparagus, berikut penjelasan singkat dari JadiLaper!

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan. (Sumber: Unsplash)

    Asparagus termasuk sejenis sayuran terpopuler yang memiliki batang panjang ramping dengan ujung lembut dan kuncup masih rapat. Biasanya, bagian asparagus yang dikonsumsi kebanyakan orang adalah batang.

    Kandungan nutrisi asparagus sangat beragam, yaitu serat, protein, karbohidrat, vitamin E, vitamin K, serta antioksidan, seperti flavonoid, glutathione, kolin, dan polifenol. Karena itu, asparagus memberikan banyak manfaat, di antaranya:

    Sebagai Antiradang

    Asparagus baik dikonsumsi karena mengandung antioksidan, yakni senyawa yang membantu melindungi sel-sel dari efek berbahaya akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Stres oksidatif sendiri berkontribusi terhadap penuaan, peradangan kronis, serta kanker.

    Antioksidan yang ada ada asparagus, yakni vitamin E, vitamin C, glutathione, berbagai flavonoid, dan polifenol. Zat tersebut diketahui memiliki efek penurunan tekanan darah, antiinflamasi, antivirus, dan antikanker.

    Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan Bantu Turunkan Berat Badan

    Manfaat lain dari rutin mengonsumsi asparagus membantu menurunkan berat badan. Sayur dengan tekstur renyah satu ini tergolong kaya akan serat, rendah kalori, dan cepat memberikan sensasi kenyang setelah dimakan.

    Berbagai nutrisi dalam asparagus tersebut merupakan kombinasi yang tepat untuk menjaga berat badan agar tetap ideal. Untuk mengolahnya pun cukup praktis, yaitu bisa dengan direbus terlebih dahulu atau ditumis bersama sayuran lain.

    Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil

    Dalam 90 gram asparagus, terkadang 1,8 gram serat di mana jumlah ini terbilang cukup membantu tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang tepat. Ya, mengonsumsi makanan yang mengandung serat bisa menurunkan risiko hipertensi.

    Asparagus juga mengandung asam amino asparagin yang berperan sebagai diuretik alami. Zat tersebut dipercaya mampu merangsang tubuh untuk menghilangkan kelebihan garam, air, dan zat beracun melalui urine.

    Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan, Cegah Penyakit Kronis

    Dalam asparagus, terkandung antioksidan yang baik untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas. Paparan radikal bebas yang terus menerus bisa memicu kerusakan sel tubuh dan meningkatkan risiko menderita penyakit kronis, seperti penyakit ginjal dan diabetes.

    Tingkatkan Kesehatan Reproduksi

    Khasiat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi asparagus, yaitu membantu meningkatkan sistem reproduksi. Asparagus hijau mengandung saponin protodioscin yang tinggi sehingga dapat mendukung kesehatan reproduksi.

    Beberapa manfaatnya termasuk meningkatkan libido pasca menopause, menjaga kesehatan ovarium, serta melawan sel kanker ovarium. Tak hanya reproduksi wanita, asparagus juga baik untuk pria sebab bisa memulihkan fungsi ereksi, meningkatkan produksi testosteron, dan meningkatkan libido.

    Kesehatan Pencernaan Terjaga

    Serat pada makanan memiliki peran yang cukup penting, terutama dalam menjaga kesehatan pencernaan optimal. Menariknya, kamu bisa mendapatkan asupan serat jika mengonsumsi asparagus.

    Perlu diketahui, serat ini juga dapat membantu menjaga pergerakan usus tetap lancar. Bahkan, serta berkaitan dengan peningkatan jumlah bakteri baik dalam tubuh, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menghasilkan nutrisi penting, seperti vitamin B12.


    Itu dia beberapa manfaat asparagus bagi kesehatan di mana ternyata baik untuk dikonsumsi secara rutin. Apabila ingin tahu berbagai khasiat dari makanan sehat lainnya, cek selalu artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Bisa Dikonsumsi Setiap Hari, Ini 6 Manfaat Tomat Bagi Tubuh!

  • Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi bawang merah untuk kesehatan tubuh, termasuk melawan berbagai serangan penyakit berbahaya. Bawang merah sendiri umumnya dijadikan sebagai bumbu masak untuk menguatkan rasa suatu hidangan.

    Dibalik manfaatnya untuk masakan, jenis umbi-umbian satu ini ternyata juga memiliki khasiat merawat kesehatan tubuh. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi bawang merah? Jika penasaran dengan berbagai manfaatnya, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 5 Manfaat dari Bawang Putih untuk Tubuh dan Dosis Konsumsinya

    Manfaat Konsumsi Bawang Merah yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Bawang Merah. (Sumber: Unsplash)

    Bawang merah mengandung anthocyanin yang bekerja untuk melindungi tubuh dari penyakit jantung, berbagai jenis kanker, dan penyakit gula. Adapun beberapa manfaat dari makan bawang merah secara rutin, di antaranya sebagai berikut.

    Kurangi Risiko Obesitas

    Salah satu manfaat dari rutin memakan bawang merah dalam berbagai bentuk hidangan adalah membantu mengurangi risiko obesitas. Bawang merah sendiri merupakan sumber serat larut di mana menjadi makanan prebiotik yang kuat.

    Perlu dipahami, bawang merah atau Allium cepa L mampu membersihkan usus yang ada di dalam tubuh. Dengan begitu, bawang merah akan membantu menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak perut.

    Bermanfaat untuk Kulit

    Bawang merah diketahui bisa melawan radikal bebas berkat kandungan antioksidannya. Radikal bebas sendiri merupakan senyawa yang dapat merusak sel kulit sehingga memicu terjadinya penuaan lebih cepat.

    Selain itu, bawang merah juga bermanfaat untuk mengencangkan kulit dan memperbaiki warna kulit. Dalam hal kesehatan kulit, bawang merah mampu mengobati jerawat sebab mengandung sifat antimikroba dan antiinflamasi.

    Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bisa Melawan Penyakit Jantung

    Manfaat selanjutnya dari mengonsumsi bawang merah adalah dapat melawan penyakit jantung karena memiliki senyawa kuat alil sulfida. Selain itu, vitamin C juga terkandung dalam bawang merah di mana berfungsi sebagai antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

    Dalam bumbu masakan ini, flavonoid quercetin bisa membantu menurunkan tekanan darah serta mengurangi peradangan. Apabila ingin menjaga kesehatan tubuh, terutama jantung, usahakan agar rutin mengonsumsi bawang merah.

    Cegah Kanker

    Dalam bawang merah, terdapat kandungan alil sulfida yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker. Tak hanya itu, bawang merah juga memiliki zat kuersetin di mana merupakan agen antikanker yang baik.

    Senyawa satu ini bisa membantu menghambat sel kanker pada payudara, usus besar, endometrium, paru-paru, serta prostat. Komponen tersebut juga mampu menghentikan kanker dengan beberapa mekanisme, seperti menginduksi apoptosis atau kematian sel kanker, menjaga siklus sel, dan lain sebagainya.

    Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bantu Hilangkan Alergi Musiman

    Bawang merah mengandung quercetin yang bisa membantu memerangi alergi musiman. Quercetin pada bawang merah memang bekerja untuk menghambat produksi histamin dan senyawa peradangan.

    Tak hanya itu, senyawa tersebut juga dapat membantu mengurangi gejala alergi, seperti bensin, pilek, dan mata berair. Karena itu, bawang merah wajib kamu masukkan ke dalam obat herbal untuk mengatasi permsalahan alergi, ya.

    Suburkan Rambut

    Manfaat lain dari mengonsumsi bawang merah adalah meningkatkan pertumbuhan rambut. Hal ini didukung berkat konsentrasi belerang yang tinggi pada bawang merah diketahui mampu membantu mendorong pertumbuhan folikel rambut dan sirkulasi darah ke kulit kepala juga meningkat.

    Nantinya, hal ini tentu akan mencegah kerontokan rambut dan kondisi kulit kepala, seperti ketombe. Untuk memperoleh manfaat tersebut, kamu dapat memasukkan bawang merah pada makanan, membuat jus, atau mengoleskannya ke kulit kelapa.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi bawang merah yang penting untuk diketahui sehingga bisa dicoba. Apabila ingin memahami lebih lanjut mengenai manfaat dari jenis umbi-umbian lainnya, nantikan artikel terbarunya di laman JadiLaper.

    Baca juga: 5 Tips Menyimpan Bawang Merah Agar Awet dan Tetap Segar