Category: Makanan Sehat

  • Rekomendasi Makanan Penurun Kolesterol Tinggi yang Enak dan Bergizi

    Rekomendasi Makanan Penurun Kolesterol Tinggi yang Enak dan Bergizi

    Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang umum dihadapi banyak orang dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya. 

    Untungnya, ada banyak jenis makanan yang tidak hanya enak tetapi juga efektif dalam menurunkan kolesterol tinggi. Lalu, apa saja daftar makanan yang bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi? Jika penasaran dengan makanannya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: 6 Manfaat Rutin Konsumsi Timun untuk Kesehatan Tubuh, Yuk Cobain!

    Makanan Penurun Kolesterol Tinggi yang Wajib Diketahui

    Ilustrasi Makanan Penurun Kolesterol Tinggi. (Sumber: Unsplash)

    Mengintegrasikan makanan-makanan ini ke dalam diet sehari-hari dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat dan mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa rekomendasi makanan yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol tinggi.

    Oatmeal

    Oatmeal adalah salah satu pilihan sarapan yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Oat mengandung serat larut yang dikenal sebagai beta-glukan, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Serat ini bekerja dengan cara mengikat asam empedu dalam usus, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh. Dengan mengonsumsi oatmeal secara rutin, Anda dapat menikmati manfaat kesehatan jantung yang signifikan.

    Almond dan Kacang-Kacangan

    Almond dan kacang-kacangan lainnya seperti walnut dan pistachio adalah camilan sehat yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Kacang-kacangan kaya akan lemak tak jenuh tunggal, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).

    Ikan Berlemak

    Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3, yang memiliki efek positif pada kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah dan mengurangi peradangan, yang pada gilirannya dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Mengonsumsi ikan berlemak dua hingga tiga kali seminggu dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

    Buah-Buahan Beri

    Buah-buahan beri seperti blueberry, stroberi, dan raspberry adalah pilihan camilan yang lezat dan sehat untuk menurunkan kolesterol. Buah-buahan ini kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung. Serat larut dalam beri dapat membantu menurunkan kolesterol LDL, sedangkan antioksidan membantu melawan peradangan dan oksidasi kolesterol.

    Avokado

    Avokado adalah buah yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal, yang dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL. Selain itu, avokado mengandung serat dan berbagai nutrisi penting seperti kalium dan vitamin E. Menambahkan potongan avokado ke dalam salad, sandwich, atau smoothie adalah cara yang enak untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.

    Sayuran Hijau

    Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli adalah sumber serat yang sangat baik dan kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Sayuran ini membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mengikat asam empedu dalam usus dan mengeluarkannya dari tubuh. Konsumsi sayuran hijau secara teratur dapat mendukung kesehatan jantung dan membantu mengatur kadar kolesterol.

    Legum

    Legum seperti lentil, kacang hitam, dan chickpea (kacang arab) adalah sumber protein nabati yang sehat dan kaya serat. Serat dalam legum membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Legum juga rendah lemak jenuh, menjadikannya pilihan yang baik untuk diet jantung sehat.

    Minyak Zaitun

    Minyak zaitun extra virgin adalah pilihan lemak sehat yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan yang memiliki efek anti-inflamasi. Menggunakan minyak zaitun dalam salad atau sebagai bahan memasak dapat memberikan manfaat kesehatan jantung yang penting.

    Teh Hijau

    Teh hijau mengandung katekin, yaitu antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau secara teratur dapat membantu menurunkan kolesterol total dan trigliserida. Menikmati secangkir teh hijau setiap hari dapat memberikan manfaat tambahan untuk kesehatan jantung.

    Biji Chia

    Biji chia adalah sumber serat, asam lemak omega-3, dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Serat dalam biji chia membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, sedangkan asam lemak omega-3 mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Menambahkan biji chia ke dalam yogurt, smoothie, atau oatmeal adalah cara yang enak untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.

    Mengintegrasikan makanan-makanan yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol ke dalam diet sehari-hari dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan dan mendukung kesehatan jantung. 

    Dari oatmeal dan kacang-kacangan hingga ikan berlemak dan sayuran hijau, ada banyak pilihan makanan enak yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat. 


    Itu dia Dengan memilih makanan yang tepat dan menerapkan pola makan sehat, Anda dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

    Baca juga: 10 Jenis-Jenis Makanan Olahan dari Brokoli, Yuk Hidup Sehat!

  • Makanan Penambah Imunitas Serta Resep untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

    Makanan Penambah Imunitas Serta Resep untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

    Dalam menjaga kesehatan, terutama di masa pandemi, mengonsumsi makanan penambah imunitas atau sistem kekebalan tubuh menjadi sangat penting. 

    Makanan tertentu kaya akan nutrisi yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita. Penasaran dengan daftar makanan yang bisa meningkatkan imun tubuh? Jika penasaran dengan daftar makanannya, simak info lengkap bersama JadiLaper berikut!

    Baca juga: Daftar 6 Makanan Kaya Akan Kalium Terbaik, Yuk Konsumsi Secara Rutin!

    Makanan Penambah Imunitas yang Dapat Dicoba

    Ilustrasi Makanan Penambah Imunitas. (Sumber: Unsplash)

    Artikel ini akan membahas beberapa makanan yang bermanfaat untuk imunitas dan memberikan resep-resep yang bisa Anda coba di rumah.

    Makanan Penambah Imunitas

    Buah Jeruk

    Kaya akan vitamin C, yang dikenal membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang penting untuk melawan infeksi.

    Bawang Putih

    Mengandung allicin yang memiliki sifat antibakteri dan antivirus.

    Jahe

    Dikenal karena kemampuannya mengurangi peradangan dan membantu pencernaan.

    Yogurt

    Mengandung probiotik yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan imunitas.

    Bayam

    Kaya akan vitamin C, beta karoten, dan antioksidan yang membantu meningkatkan kemampuan melawan infeksi.

    Kacang Almond

    Sumber vitamin E, yang penting untuk menjaga kekebalan tubuh.

    Resep Makanan Penambah Imunitas

    Sup Ayam dengan Jahe dan Bawang Putih

    Bahan-bahan:

    • 500 gram ayam, potong kecil
    • 2 siung bawang putih, cincang
    • 1 ruas jahe, iris tipis
    • 2 wortel, iris tipis
    • 1 kentang, potong dadu
    • 1 batang seledri, iris
    • 1 liter air kaldu ayam
    • Garam dan merica secukupnya
    • Daun bawang untuk taburan

    Cara Membuat:

    1. Panaskan sedikit minyak dalam panci besar, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
    2. Tambahkan ayam dan masak hingga ayam berubah warna.
    3. Masukkan wortel, kentang, dan seledri. Aduk rata.
    4. Tuangkan kaldu ayam dan masak hingga semua bahan matang.
    5. Bumbui dengan garam dan merica. Sajikan dengan taburan daun bawang.

    Smoothie Jeruk dan Bayam

    Bahan-bahan:

    • 1 buah jeruk, kupas dan potong
    • 1 cangkir bayam segar
    • 1 buah pisang
    • 1/2 cangkir yogurt
    • 1 sdm madu
    • 1/2 cangkir air atau susu almond

    Cara Membuat:

    1. Masukkan semua bahan ke dalam blender.
    2. Blender hingga halus dan tercampur rata.
    3. Sajikan segera sebagai minuman segar yang kaya akan nutrisi.

    Tips untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Konsumsi Makanan Bergizi

    Pastikan diet Anda seimbang dan kaya akan buah-buahan, sayuran, protein, dan lemak sehat.

    Minum Cukup Air

    Hidrasi yang cukup penting untuk menjaga fungsi tubuh yang optimal.

    Istirahat yang Cukup

    Tidur yang cukup penting untuk regenerasi sel dan menjaga sistem imun yang kuat.

    Rutin Berolahraga

    Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat sistem kekebalan.

    Meningkatkan daya tahan tubuh melalui makanan adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. 


    Cobalah resep-resep di atas dan jadikan bagian dari rutinitas harian Anda untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Selamat mencoba dan semoga tetap sehat!

    Baca juga: 7 Makanan Tinggi Asam Folat, Bisa Bantu Jaga Kesehatan Tubuh

  • 10 Jenis-Jenis Makanan Olahan dari Brokoli, Yuk Hidup Sehat!

    10 Jenis-Jenis Makanan Olahan dari Brokoli, Yuk Hidup Sehat!

    Makanan olahan dari brokoli memiliki manfaat yang penting bagi tubuh. Ya, brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya akan nutrisi, seperti vitamin C, vitamin K, serat, dan antioksidan.

    Selain sehat, brokoli juga dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan yang lezat. Lalu, apa saja makanan yang terbuat dari bahan dasar brokoli? Jika penasaran dengan daftar makanannya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: 6 Manfaat Rutin Konsumsi Timun untuk Kesehatan Tubuh, Yuk Cobain!

    Makanan Olahan dari Brokoli yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Makanan Olahan dari Brokoli. (Sumber: Unsplash)

    Brokoli termasuk bahan dasar makanan yang kaya manfaat dan juga lezat. Berikut adalah beberapa jenis makanan olahan dari brokoli yang bisa menjadi inspirasi untuk menu harian menyehatkan

    .

    Sup Brokoli

    Sup brokoli adalah salah satu olahan yang paling populer. Untuk membuat sup brokoli, Anda bisa mencampurkan brokoli dengan kaldu ayam atau sayuran, bawang putih, bawang bombay, dan kentang untuk menambah tekstur. Sup ini dapat disajikan sebagai hidangan pembuka atau makanan utama yang sehat dan bergizi. Tambahkan krim atau keju untuk rasa yang lebih kaya.

    Brokoli Tumis

    Brokoli tumis adalah cara yang cepat dan mudah untuk menikmati brokoli. Anda hanya perlu menumis brokoli dengan bawang putih, bawang bombay, dan sedikit minyak zaitun. Tambahkan sedikit saus tiram atau kecap asin untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Brokoli tumis dapat disajikan sebagai lauk pendamping nasi atau mie.

    Salad Brokoli

    Salad brokoli adalah pilihan yang segar dan sehat. Brokoli yang telah direbus atau dikukus dapat dicampur dengan berbagai sayuran segar seperti wortel, tomat, dan paprika. Tambahkan dressing yang terbuat dari campuran yoghurt, mustard, dan madu untuk memberikan rasa yang unik. Salad brokoli cocok disajikan sebagai menu diet atau makanan ringan.

    Brokoli Panggang

    Brokoli panggang memberikan rasa yang khas dan tekstur yang renyah. Potong brokoli menjadi kuntum-kuntum kecil, campurkan dengan minyak zaitun, garam, dan lada, lalu panggang dalam oven hingga kecoklatan. Brokoli panggang bisa disajikan sebagai camilan sehat atau sebagai lauk pendamping daging panggang atau ikan.

    Brokoli Gratin

    Brokoli gratin adalah hidangan yang lezat dan kaya akan keju. Brokoli yang telah direbus dicampur dengan saus béchamel dan keju parut, kemudian dipanggang hingga berwarna kecoklatan dan keju meleleh. Hidangan ini cocok disajikan sebagai lauk utama atau hidangan pendamping yang memanjakan lidah.

    Nasi Goreng Brokoli

    Nasi goreng brokoli adalah variasi sehat dari nasi goreng biasa. Tambahkan brokoli yang telah dicincang ke dalam nasi goreng bersama dengan bawang putih, bawang bombay, wortel, dan kacang polong. Tambahkan sedikit kecap manis dan telur untuk memberikan rasa yang lebih kaya dan tekstur yang lebih lezat.

    Brokoli Frittata

    Frittata adalah hidangan telur panggang yang bisa diisi dengan berbagai jenis sayuran, termasuk brokoli. Untuk membuat brokoli frittata, campurkan brokoli yang telah dikukus dengan telur, keju, dan bumbu-bumbu, lalu panggang hingga matang. Frittata ini bisa disajikan sebagai sarapan, makan siang, atau makan malam.

    Smoothie Brokoli

    Brokoli juga bisa dijadikan smoothie yang sehat dan menyegarkan. Campurkan brokoli dengan buah-buahan seperti pisang, apel, atau nanas, dan tambahkan yoghurt atau susu almond. Blender hingga halus dan tambahkan madu atau pemanis alami lainnya sesuai selera. Smoothie brokoli adalah cara yang mudah untuk mengonsumsi sayuran dalam bentuk minuman.

    Pizza Brokoli

    Pizza brokoli adalah pilihan yang unik dan sehat. Tambahkan brokoli yang telah dikukus atau dipanggang di atas adonan pizza, lalu tambahkan saus tomat, keju, dan topping lainnya seperti jamur, paprika, atau ayam. Panggang hingga matang dan sajikan sebagai alternatif pizza yang lebih bergizi.

    Brokoli dengan Saus Keju

    Brokoli dengan saus keju adalah hidangan yang sederhana namun sangat lezat. Brokoli yang telah direbus disiram dengan saus keju yang terbuat dari campuran keju cheddar, susu, dan sedikit tepung. Hidangan ini cocok untuk anak-anak yang kurang suka sayuran, karena saus keju memberikan rasa yang lebih menggoda.

    Brokoli adalah sayuran yang sangat serbaguna dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan yang lezat dan sehat. Dari sup, tumisan, salad, hingga hidangan panggang dan frittata, brokoli dapat memberikan variasi dalam menu harian Anda. 


    Itu dia beberapa jenis makanan olahan dari brokoli kaya akan nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jadi, jangan ragu untuk mencoba berbagai resep olahan brokoli dan nikmati manfaat kesehatannya dalam setiap hidangan.

    Baca juga: 6 Manfaat Rutin Konsumsi Wortel Bagi Kesehatan, Cocok Jadi Menu Diet!

  • Yuk Ketahui, Ini Dia 6 Manfaat Konsumsi Ikan Laut untuk Kesehatan

    Yuk Ketahui, Ini Dia 6 Manfaat Konsumsi Ikan Laut untuk Kesehatan

    Manfaat konsumsi ikan laut sangat beragam berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Ya, seafood, seperti ikan, cumi, udang, maupun kerang tak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.

    Dalam ikan-ikan laut, terdapat sejumlah nutrisi, seperti mineral, protein, vitamin, dan asam lemak omega-3. Lalu, apa saja manfaat yang bisa diperoleh jika mengonsumsi makanan laut? Bagi yang ingin tahu manfaatnya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Manfaat Konsumsi Makanan Berprotein Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Konsumsi Ikan Laut yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Ikan Laut. (Sumber: Exporters India)

    Makanan laut sebenarnya bisa dikonsumsi langsung secara mentah-mentah serta diolah dengan cara digoreng, dipanggang, hingga dibakar. Meski cara pengolahannya berbeda, manfaat yang didapatkan tetap sama, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Jaga Kesehatan Tulang dan Sendi

    Salah satu manfaat dari rutin mengonsumsi makanan laut atau seafood, yakni mencegah radang sendi dan osteoporosis. Manfaat tersebut bisa diperoleh berkat kandungan protein, asam omega-3, vitamin D, serta kalsium.

    Beberapa nutrisi tersebut mampu memperbaiki dan meregenerasi jaringan tulang serta sendi yang rusak. Jika ingin mengonsumsinya, makanan laut bisa disajikan untuk sarapan atau makan siang untuk menemani semangkuk nasi hangat.

    Bisa Menyehatkan Jantung

    Tak hanya membantu menjaga kesehatan tulang dan sendi, makanan laut juga bisa menyehatkan organ jantung. Sebab, makanan laut memiliki jumlah protein yang tidak kalah tinggi dibandingkan dengan daging merah.

    Kandungan omega-3 dan protein tersebut diketahui mampu menurunkan tekanan darah serta mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Dengan begitu, ikan laut yang dikonsumsi secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke.

    Tingkatkan Kemampuan Otak

    Asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam makanan laut diketahui mampu meningkatkan kemampuan otak. Hal ini dikarenakan, makanan laut bisa kadar asam eicosapentaenoic atau EPA dan docosahexanoic atau DHA meningkat.

    Jika kadar kedua asam tersebut meningkat, maka bisa mendukung pertumbuhan otak, terutama bagi bayi dan anak-anak. Bahkan, rutin mengonsumsi makanan laut bisa membantu mengatur emosi dan daya ingat menjadi lebih baik.

    Jaga Kesehatan Mental

    Manfaat lain dari rutin mengonsumsi makanan laut adalah mencegah depresi dan membantu mengatasinya. Hal ini dikarenakan, makanan laut banyak mengandung asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan produksi hormon dopamin dan serotonin dalam otak.

    Kedua hormon ini diketahui berperan dalam menciptakan suasana bahagia sehingga baik dikonsumsi untuk mengurangi masalah depresi. Namun, pastikan takarannya sesuai agar tidak berlebihan dan berdampak buruk bagi tubuh.

    Cegah Penyakit Tiroid

    Ketika kamu rutin mengonsumsi makanan laut, maka bisa membantu mencegah penyakit tiroid. Salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit tiroid, yaitu kurangnya asupan yodium dan selenium.

    Untuk memelihara fungsi serta mencegah kerusakan pada kelenjar tiroid, maka kamu dianjurkan mengonsumsi berbagai jenis ikan laut. Pasalnya, di dalam ikan laut terkandung dua jenis mineral tersebut.

    Mampu Meningkatkan Kualitas Tidur

    Bagi kamu yang memiliki masalah tidur, konsumsi makanan laut ternyata bisa memperbaiki kualitas tidur, loh! Ya, kualitas tidur dapat ditingkatkan dengan rutin mengonsumsi makanan kaya vitamin D, seperti ikan laut.

    Nutrisi satu ini berperan dalam pembentukan melatonin, yakni hormon yang membantu mengatur siklus tidur sehingga kamu mudah untuk terlelap. Tak hanya itu, nutrisi dalam makanan laut juga bisa meningkatkan fungsi bagian otak yang mengatur siklus tidur.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi ikan laut yang bisa kamu dapatkan. Bagi yang ingin mengonsumsi makanan laut, pastikan terlebih dahulu kondisinya masih segar agar manfaat bisa diperoleh secara maksimal.

    Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

  • Daftar 6 Makanan Kaya Akan Kalium Terbaik, Yuk Konsumsi Secara Rutin!

    Daftar 6 Makanan Kaya Akan Kalium Terbaik, Yuk Konsumsi Secara Rutin!

    Makanan kaya akan kalium memberikan banyak manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam takaran yang tepat. Ya, kalium sendiri merupakan salah satu jenis elektrolit yang berperan penting bagi kesehatan tubuh.

    Fungsinya, yaitu untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh serta memastikan fungsi otak, saraf, otot, dan jantung bekerja secara normal. Bagi yang ingin tahu manfaat dari kalium secara lengkap, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 7 Makanan Tinggi Asam Folat, Bisa Bantu Jaga Kesehatan Tubuh

    Makanan Kaya Akan Kalium yang Baik untuk Tubuh

    Ilustrasi Makanan Kaya Akan Kalium. (Sumber: Unsplash)

    Perlu diketahui, orang dewasa disarankan untuk mengonsmsi kalium sebanyak 4.700 mg per hari. Karena itu, ada beberapa rekomendasi makanan dengan kandungan kalium tinggi, antara lain sebagai berikut:

    Kentang

    Salah satu makanan yang mengandung tinggi kalium, yaitu kentang. Dalam satu buah kentang, terkandung 600 miligram kalium dan menyediakan berbagai nutrisi lain, termasuk vitamin B6, vitamin C, karbohidrat, serat, dan zat besi.

    Meski begitu, perhatikan pula cara penyajian dari kentang, salah satunya adalah dipanggang. Saat mengolah kentang, hindari menambahkan bahan-bahan lain, seperti saus, garam, atau keju secara berlebihan.

    Tomat

    Selain kentang, makanan dengan tinggi kalium lainnya adalah tomat segar. Akan tetapi, tomat yang sudah diolah menjadi saus atau tomat yang dikeringkan mengandung lebih banyak kalium di dalamnya.

    Dalam semangkuk tomat kering, terdapat kandungan kalium sebesar 1.800 miligram. Tak hanya tinggi kalium, tomat kering juga kaya akan nutrisi lain, seperti protein, serat, likopen, dan vitamin C yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Makanan Laut

    Penting diketahui, sebagian besar makanan laut atau biasa disebut seafood mengandung kalium yang tinggi, terutama ikan tuna, salmon, kerang, dan tenggiri. Tak hanya itu, ikan laut juga kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin D.

    Saat mengonsumsi ikan, kamu harus berhati-hati agar tidak mengonsumsi makanan laut dengan kandungan tinggi merkuri. Selain itu, jangan mengolah ikan dengan cara menggoreng karena akan mengurangi nutrisi di dalamnya.

    Produk Olahan Susu

    Dalam satu gelas susu, terkandung sekitar 300 miligram kalium sedangkan susu bebas lemak bisa mencapai 400 miligram kalium. Semakin tinggi kandungan lemak di dalam susu, maka semakin rendah pula kandungan kaliumnya.

    Untuk alternatif lainnya, kamu bisa mengonsumsi produk olahan susu, seperti yoghurt. Pasalnya, satu cangkir yoghurt mengandung sekitar 300 hingga 500 miligram kalium serta terdapat probiotik yang baik untuk pencernaan.

    Pisang

    Selanjutnya, makanan yang tinggi akan kalium adalah buah pisang. Dalam satu buah pisang, terkandung sekitar 420 miligram kalium, karbohidrat kompleks, serta serat yang membuat perut terasa kenyang lebih lama.

    Dengan mengonsumsi buah pisang, maka juga akan membantu meningkatkan energi tubuh. Tak hanya itu, pisang mengandung nutrisi penting lainnya, mulai dari antioksidan, vitamin B6, serta vitamin C.

    Ubi

    Ubi diketahui sebagai bahan makanan yang mengandung kalium lebih tinggi dibandingkan dengan pisang. Untuk satu buah ubi dengan ukuran sedang diketahui mengandung sekitar 500 miligram kalium.

    Bahkan, kalori dalam ubi tergolong lebih rendah dan dilengkapi dengan serat, karbohidrat, vitamin C, dan beta karoten. Tak heran, banyak yang memasukkan ubi dalam menu harian menyehatkan.


    Itu dia beberapa rekomendasi makanan kaya akan kalium yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa untuk menambahkan beberapa bahan makanan ini agar kondisi kesehatan tubuh bisa terjaga dengan baik.

    Baca juga: Penting Diketahui, Ini 6 Manfaat Rutin Konsumsi Gandum Bagi Kesehatan Tubuh

  • 6 Manfaat Rutin Konsumsi Wortel Bagi Kesehatan, Cocok Jadi Menu Diet!

    6 Manfaat Rutin Konsumsi Wortel Bagi Kesehatan, Cocok Jadi Menu Diet!

    Manfaat rutin konsumsi wortel sangat melimpah berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Wortel sendiri masuk ke dalam kelompok umbi-umbian yang termasuk bahan makanan paling populer.

    Wortel yang umum ada di Indonesia berwarna oranye, tetapi ternyata terdapat jenis lain dengan warna kuning, putih, ungu, hingga hitam. Lantas, apa saja khasiat dari rutin mengonsumsi wortel? Jika penasaran dengan khasiat dari wortel, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Tomat Mentah untuk Tubuh, Bantu Cegah Jerawat!

    Manfaat Rutin Konsumsi Wortel yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Rutin Konsumsi Wortel. (Sumber: Unsplash)

    Jika ingin mendapatkan manfaatnya, wortel bisa dikonsumsi langsung maupun diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang. Beberapa nutrisi yang didapatkan dari mengonsumsi wortel, seperti karbohidrat, serat, protein, kalium, kalsium, fosfor, folat, vitamin A, serta vitamin K.

    Selain itu, di dalam wortel juga terkandung banyak senyawa fitokimia, yaitu beta karoten, antosianin, lutein, polifenol, likopen, dan zeaxanthin. Berkat kandungan tersebut, wortel memiliki sejumlah manfaat, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Jaga Kesehatan Mata

    Salah satu manfaat utama dari mengonsumsi wortel, yaitu bisa membantu menjaga kesehatan mata berkat kandungan vitamin A, lutein, serta zeaxanthin. Selain itu, wortel juga kaya akan antioksidan yang mampu merawat mata dengan baik.

    Dengan rutin mengonsumsi wortel, maka berisiko lebih rendah untuk terkena berbagai jenis penyakit mata. Beberapa penyakit yang dimaksud, mulai dari rabun senja atau buta pada malam hari, katarak, dan degenerasi makula.

    Kontrol Tekanan Darah

    Selanjutnya, manfaat dari rutin konsumsi wortel adalah membantu mengontrol tekanan darah. Untuk manfaat ini, berasal dari kandungan kalium yang mampu mengontrol tekanan darah dengan cara membuang natrium atau garam berlebih lewat urine.

    Nantinya, kamu pun akan terhindar dari penyakit hipertensi yang membahayakan tubuh. Karena itu, pastikan agar memasukkan wortel ke dalam menu harian, terutama bagi kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

    Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

    Manfaat lain dari mengonsumsi wortel, yakni bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Penyakit jantung bisa terhindar berkat kandungan kalium, polifenol, dan serat yang ada di dalam wortel.

    Kalium pada wortel sendiri diketahui dapat menjaga tekanan darah normal sedangkan kandungan polifenol dan serat baik untuk mengontrol kolesterol jahat atau LDL. Dengan demikian, penyumbatan pembuluh darah di jantung tidak akan terjadi.

    Mampu Mencegah Obesitas

    Bagi yang sedang berusaha untuk mengontrol berat badan, maka tak ada salahnya untuk memperbanyak konsumsi wortel. Hal ini dikarenakan, wortel mengandung sedikit kalori tetapi pada nutrisi, seperti protein, vitamin, air, serta mineral.

    Tak hanya itu, kandungan serat pada wortel dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, nafsu makan akan lebih mudah terkontrol dan bisa mengatur pola makan agar tidak mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

    Kurang Risiko Kanker

    Konsumsi wortel secara rutin diketahui bisa menurunkan risiko terkena kanker, baik kanker prostat, kanker usus besar, kanker paru, serta kanker payudara. Hal ini dikarenakan, wortel memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk tubuh, seperti asam fenolik, karoten, vitamin A, vitamin C, dan antosianin.

    Jaga Kadar Gula Darah Tetap Normal

    Wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang baik dikonsumsi untuk membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil, baik pada orang sehat maupun penderita diabetes. Ketika gula darah terkontrol, maka pasien diabetes berisiko lebih rendah untuk mengalami komplikasi, seperti kerusakan saraf dan gangguan ginjal.

    Tak hanya, wortel juga bermanfaat untuk mencegah resistensi insulin dan melonjaknya kadar gula darah yang menjadi penyebab diabetes. Manfaat tersebut didapatkan berkat kandungan serat dan beta karoten yang tinggi tetapi memiliki nilai indeks glikemik rendah.


    Itulah beberapa manfaat rutin konsumsi wortel yang patut kamu ketahui agar bisa segera memasukkannya ke dalam menu harian. Apabila ingin tahu berbagai manfaat dari makanan sehat lainnya, jangan lupa cek juga artikel-artikel terbaru hanya di laman JadiLaper, ya!

    Baca juga: 6 Makanan Tinggi Vitamin D yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tulang

  • 6 Manfaat Rutin Konsumsi Timun untuk Kesehatan Tubuh, Yuk Cobain!

    6 Manfaat Rutin Konsumsi Timun untuk Kesehatan Tubuh, Yuk Cobain!

    Manfaat rutin konsumsi timun sangat beragam sehingga wajib ditambahkan ke dalam menu harian. Perlu diketahui, timun merupakan salah satu sayuran yang sering ditemui dalam berbagai hidangan, baik sebagai lalapan, salad, hingga acar.

    Sayuran dengan nama ilmiah Cucumis sativus ini terkenal akan kandungan airnya yang tinggi, menyegarkan, serta kaya akan berbagai nutrisi penting. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi timun bagi kesehatan? Jika ingin tahu berbagai manfaatnya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Manfaat Konsumsi Makanan Berprotein Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Rutin Konsumsi Timun yang Wajib Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Rutin Konsumsi Timun. (Sumber: Freepik)

    Tak hanya sekadar pelengkap hidangan, timun ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan yang dapat dirasakan apabila dikonsumsi secara rutin. Adapun beberapa manfaat penting dari rutin mengonsumsi timun, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Menjaga Hidrasi Tubuh

    Salah satu khasiat utama dari timun, yaitu mampu menghidrasi tubuh berkat kandungan airnya yang sangat tinggi. Timun terdiri dari sekitar 95 persen air sehingga menjadikannya makanan yang ideal untuk membantu menjaga hidrasi tubuh.

    Jika mengonsumsi timun secara rutin, maka dapat membantu seseorang yang sulit minum air dalam jumlah cukup. Hidrasi yang baik sangat penting untuk menjaga fungsi organ tubuh, mendukung metabolisme, serta mempertahankan keseimbangan elektrolit.

    Dukung Kesehatan Kulit

    Timun juga dikenal memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan kulit. Kandungan air yang tinggi ternyata bisa membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam, mencegah kulit kering dan kusam.

    Tak hanya itu, timun juga mengandung berbagai antioksidan seperti vitamin C dan beta karoten yang dapat melawan radikal bebas penyebab penuaan dini. Konsumsi timun secara rutin dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, elastis, dan bercahaya.

    Bantu Menurunkan Berat Badan

    Bagi kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan, timun bisa menjadi pilihan camilan yang sehat dan rendah kalori. Timun hampir tidak mengandung lemak dan memiliki kalori yang sangat rendah sehingga memberikan rasa kenyang karena kandungan seratnya.

    Serat dalam timun juga membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit. Dengan mengonsumsi timun sebagai camilan, kamu dapat mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih tanpa merasa lapar.

    Menjaga Kesehatan Mata

    Timun mengandung vitamin A dan beta-karoten yang penting untuk kesehatan mata. Selain itu, antioksidan dalam timun juga berperan dalam melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan degenerasi makula dan katarak.

    Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Selain menurunkan berat badan, timun juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Kandungan kalium dalam timun membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh.

    Ya, tekanan darah yang terkontrol dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, dan stroke. Selain itu, timun mengandung serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah.

    Menjaga Kesehatan Tulang

    Timun memiliki kandungan vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah serta mampu penyerapan kalsium yang diperlukan untuk menjaga kepadatan tulang.

    Dengan asupan vitamin K yang cukup, risiko osteoporosis dan patah tulang dapat diminimalkan. Untuk itu, menambahkan timun dalam diet harian dapat memberikan manfaat jangka panjang untuk kesehatan tulang.

    Bantu Detoksifikasi Tubuh

    Kandungan air dan serat dalam timun berkontribusi pada proses detoksifikasi tubuh. Jika mengonsumsi timun secara rutin, maka dapat membantu memperlancar proses pembuangan racun dari tubuh melalui urin dan feses.

    Dengan begitu, tubuh dapat terhindar dari penumpukan racun yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Bahkan, timun juga mengandung zat yang disebut cucurbitacins yang memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mendukung fungsi hati dalam detoksifikasi.


    Itu dia beberapa manfaat rutin konsumsi timun yang bisa kamu peroleh. Dengan mengonsumsi timun secara rutin, maka kamu dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan ini dan menjaga kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.

    Baca juga: Catat, Ini 6 Manfaat Konsumsi Makanan Berprotein Bagi Kesehatan Tubuh

  • 6 Manfaat Konsumsi Tomat Mentah untuk Tubuh, Bantu Cegah Jerawat!

    6 Manfaat Konsumsi Tomat Mentah untuk Tubuh, Bantu Cegah Jerawat!

    Manfaat konsumsi tomat mentah sebenarnya sangatlah banyak, terutama untuk kesehatan tubuh. Pasalnya, tomat mengandung sejumlah nutrisi yang baik, seperti lemak, protein, kalori, karbohidrat, hingga berbagai jenis vitamin.

    Jika dikonsumsi secara rutin, tentu tomat mentah akan memberikan banyak keuntungan. Lalu, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi tomat mentah? Jika penasaran dengan berbagai keuntungannya, simak pembahasan lengkap JadiLaper berikut!

    Baca juga: Catat, Ini 7 Manfaat Konsumsi Asam Folat Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Konsumsi Tomat Mentah yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Tomat Mentah. (Sumber: Unsplash)

    Tomat biasanya mudah ditemukan di pasar tradisional dan dapat dikonsumsi dalam kondisi mentah atau diolah terlebih dahulu. Adapun beberapa manfaat yang mungkin bisa didapatkan jika rutin mengonsumsi tomat mentah, antara lain sebagai berikut:

    Bisa Mencegah Penyakit Jantung

    Manfaat dari rutin mengonsumsi tomat yang pertama adalah mampu membantu mencegah penyakit jantung. Perlu diketahui, risiko serangan jantung bisa terjadi akibat rendahnya kadar likopen serta beta karoten dalam darah.

    Jika konsumsi tomat mentah setiap hari, maka dapat menurunkan kolesterol jahat, melawan peradangan, dan stres oksidatif. Tak hanya itu, lapisan dalam pembuluh darah juga akan mendapatkan perlindungan sehingga membuat risiko pembekuan darah menurun.

    Tingkatkan Kesehatan Mata

    Tomat termasuk buah yang kaya akan kandungan lutein, beta karoten, serta likopen. Ketiga nutrisi tersebut merupakan antioksidan yang kuat di mana terbukti bisa melindungi mata dari kerusakan akibat cahya, degenerasi makula terkait usia atau AMD, dan perkembangan katarak.

    Seseorang yang mengonsumsi tomat dengan kandungan karotenoid lutein dan zeaxanthin tinggi diketahui mengalami penurunan risiko AMD neovaskular sebesar 35 persen. Jika ingin menjaga kesehatan mata, jangan lupa menambahkan tomat ke dalam menu harian, ya.

    Jaga Tekanan Darah

    Manfaat lain yang bisa didapatkan jika rajin mengonsumsi tomat mentah, yaitu bantu jaga tekanan darah. Hal ini dikarenakan, tomat memiliki natrium yang rendah sehingga bisa membuat tekanan darah tetap sehat.

    Tak hanya itu, asupan kalium yang tinggi juga dapat membantu menurunkan risiko kematian sebesar 20 persen. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa menjadikan tomat sebagai lalapan segar atau diolah menjadi jus.

    Cegah Jerawat Pada Kulit Wajah

    Bagi wanita, tomat ternyata bisa membantu menjaga kesehatan kulit wajah, loh! Ya, konsumsi tomat setiap hari bermanfaat untuk menyamarkan pori-pori wajah serta mencegah timbulnya jerawat, terutama jika memiliki kulit yang berminyak.

    Ukuran dari pori-pori yang ada di wajah memang sulit untuk diubah tetapi bisa disamarkan dengan cara rutin mengonsumsi tomat mentah. Selain dikonsumsi, kamu juga dapat menggunakan masker tomat untuk membersihkan wajah dari kotoran serta minyak yang menyumbat.

    Kurangi Risiko Luka Bakar Akibat Radiasi UV

    Apabila kamu sering beraktivitas di luar ruangan, maka wajib untuk konsumsi tomat mentah setiap hari. Sebab, rutin konsumsi tomat mentah bisa membantu mengurangi risiko luka bakar akibat paparan sinar matahari.

    Dengan begitu, kamu akan lebih jarang terkena paparan radiasi UV yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, pastikan agar tetap menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau yang lebih tinggi guna meningkatkan perlindungan terhadap kulit.

    Bantu Melancarkan Pencernaan

    Biasanya, berat badan bisa bertambah akibat beberapa hal, seperti sulit mencerna makanan atau disebut dengan sembelit. Jika ingin masalah pencernaan bisa terselesaikan, kamu wajib konsumsi tomat mentah secara rutin.

    Hal ini dikarenakan kandungan serat dalam tomat akan mendukung bakteri baik di dalam usus. Selain itu, kamu juga bisa merasa kenyang lebih lama sehingga mendukung program diet berjalan dengan sukses.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi tomat mentah yang baik untuk kesehatan tubuh. Apabila ingin tahu manfaat dari berbagai jenis makanan sehat lainnya, cek saja artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Manfaat Konsumsi Makanan Berprotein Bagi Kesehatan Tubuh

  • 5 Rekomendasi Mie untuk Diet, Cocok Dimakan Saat Malam Hari!

    5 Rekomendasi Mie untuk Diet, Cocok Dimakan Saat Malam Hari!

    Rekomendasi mie untuk diet banyak dicari, terutama bagi yang sedang memiliki keinginan mengonsumsi mie. Ya, saat ini kebanyakan orang sangat suka dengan mie instan terlebih jika sedang dalam proses penurunan berat badan.

    Tak hanya cara pembuatannya yang mudah, makanan satu ini memang bikin siapa saja ketagihan. Lalu, apa saja daftar mie yang bisa dicoba saat proses penurunan berat badan? Jika penasaran dengan rekomendasi mie yang cocok untuk diet, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Manfaat Konsumsi Makanan Berprotein Bagi Kesehatan Tubuh

    Rekomendasi Mie untuk Diet yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Rekomendasi Mie untuk Diet. (Sumber: detikFood)

    Perlu diketahui, terlalu sering mengonsumsi mie ternyata bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Karena itu, banyak yang berusaha untuk membuat mie sendiri dari bahan-bahan alami karena lebih menyehatkan.

    Untuk seseorang yang sedang menjalani diet, tak perlu khawatir sebab saat ini terdapat berbagai jenis mie sehat. Adapun beberapa jenis mie dari bahan-bahan alami dan wajib dicoba, antara lain sebagai berikut:

    Mie Konjac

    Jenis mie pertama yang sangat bagus untuk diet, yaitu mie konjac. Mie satu ini dibuat dari umbi yang bernama konjac di mana biasanya dijadikan tepung terlebih dahulu sebelum diolah menjadi makanan.

    Konjac diketahui mengandung 40 persen hingga 60 persen glucomannan yang bisa membantu menurunkan berat badan serta menjaga kolesterol dan gula darah agar tetap stabil. Bahkan, dalam satu porsi mie konjac terkandung 10 sampai 15 kalori, 4 gram karbohidrat, dan 4 gram serat.

    Labu Madu

    Salah satu jenis mie yang cocok dikonsumsi ketika sedang menjalani program diet adalah labu madu. Seperti namanya, mie jenis ini terbuat dari labu madu yang sering juga disebut juga dengan butternut squash.

    Labu madu sendiri sangat menyehatkan karena memiliki banyak kandungan nutrisi, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Untuk pembuatannya, labu cukup dipanggang atau dikukus kemudian diserut dengan garpu agar menghasilkan tekstur mirip mie.

    Mie Soba

    Selanjutnya, ada mie soba yang berasal dari Jepang dan tergolong sebagai mie sehat. Hal ini dikarenakan mie soba memiliki kalori yang terbilang rendah, bernutrisi tinggi, serta bebas dari kolesterol.

    Menariknya lagi, mie soba juga dikenal sebagai panganan bebas gluten sehingga cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet bebas gluten. Tak heran, banyak yang memilih mie soba untuk dimasukkan ke dalam menu sehat yang mengenyangkan.

    Rekomendasi Mie untuk Diet, Kelp Noodle

    Kelp noodle merupakan mie yang terbuat dari rumput laut. Seperti yang diketahui bersama, rumput laut merupakan bahan makanan yang menyehatkan karena mengandung sejumlah nutrisi penting bagi tubuh.

    Dalam rumput laut, terdapat kandungan kalori yang cukup rendah sehingga baik untuk siapa saja yang ingin melakukan diet. Tak hanya itu, tekstur kelp noodle juga kenyal seperti jeli sehingga tidak seperti mengonsumsi mie pada umumnya.

    Zoodles

    Jenis mie lainnya yang menyehatkan adalah zoodles karena terbuat dari zucchini. Zucchini atau disebut juga timun dari Italia ini mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, terutama jika dikonsumsi secara rutin.

    Lebih dari sepertiga vitamin C harian terkandung dalam zucchini dan juga mineral tambahan. Apabila ingin membuatnya, pastikan agar memiliki spiralizer terlebih dahulu agar bentuk dari mie yang dihasilkan terlihat bagus.


    Itu dia beberapa rekomendasi mie untuk diet yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah. Apabila ingin tahu berbagai menu diet yang menyehatkan lainnya, cek saja artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini 6 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan Tubuh

  • 6 Makanan Tinggi Vitamin D yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tulang

    6 Makanan Tinggi Vitamin D yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tulang

    Makanan tinggi vitamin D dikenal memiliki manfaat yang sangat beragam untuk tubuh. Vitamin D sendiri merupakan salah satu nutrisi esensial yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.

    Ya, vitamin satu ini bisa membantu tubuh menyerap kalsium, yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Lalu, apa saja rekomendasi makanan yang tinggi akan vitamin D? Jika penasaran dengan daftarnya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Daftar 6 Makanan Tinggi Protein Terbaik, Bisa Jadi Pilihan Menu Diet!

    Makanan Tinggi Vitamin D yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Makanan Tinggi Vitamin D. (Sumber: Unsplash)

    Perlu dipahami, vitamin D berperan dalam mengatur sistem kekebalan tubuh, fungsi otot, dan inflamasi. Jika kekurangan vitamin D, maka dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk osteomalasia pada orang dewasa dan rakhitis pada anak-anak.

    Karena itu, kamu bisa mengonsumsinya secara rutin agar tubuh mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Adapun beberapa makanan tinggi vitamin D yang akan membantu memenuhi kebutuhan harian, antara lain sebagai berikut:

    Ikan Berlemak

    Ikan berlemak merupakan salah satu sumber terbaik vitamin D. Beberapa jenis ikan yang tinggi vitamin D, yaitu salmon, sarden, dan tuna. Salmon memang menjadi salah satu ikan yang paling populer dan kaya akan vitamin D.

    Dalam satu porsi salmon, terdapat sekitar 100 gram dan menyediakan sekitar 447 International Units atau IU vitamin D. Apabila ditambahkan ke dalam masakan, maka sudah memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

    Untuk sarden, ikan kecil ini mengandung sekitar 193 IU vitamin D. Sementara tuna kalengan dalam satu porsinya terdapat sekitar 100 gram mengandung sekitar 268 IU vitamin D yang baik bagi tubuh.

    Jus Jeruk

    Selanjutnya, jus jeruk juga diperkaya dengan vitamin D. Untuk ukuran satu jus jeruk yang sudah diolah atau sekitar 237 ml, terkandung 100 IU vitamin D dan sanggup memenuhi kebutuhan nutrisi harian hingga 12 persen.

    Makanan Tinggi Vitamin D, Jamur

    Jamur merupakan sumber vitamin D satu-satunya yang berasal dari tanaman. Beberapa jenis jamur yang kaya akan vitamin D, yaitu jamur maitake dan jamur shiitake. Sama seperti manusia, jamur bisa mensintesis vitamin D saat terkena sinar UV.

    Akan tetapi, jamur hanya akan menghasilkan vitamin D berbeda dengan hewan yang menghasilkan vitamin D3. Meski begitu, beberapa varietas mengemas vitamin D sampai 2.300 IU per porsi 3,5 ons atau hampir tiga kali lipat dari kebutuhan harian orang dewasa.

    Untuk jamur maitake yang dibudidayakan, biasanya terkandung vitamin D cukup tinggi. Jamur maitake dengan berat 50 gram dapat mencukupi hingga 94 persen kebutuhan harian vitamin D seseorang.

    Kuning Telur

    Telur, khususnya kuning telur, mengandung sejumlah vitamin D yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam satu butir kuning telur, mengandung sekitar 37 IU vitamin D atau mencukup kebutuhan vitamin D hingga 5 persen.

    Untuk mendapatkan lebih banyak vitamin D, pilihlah telur dari ayam yang dibesarkan di luar ruangan atau yang diberi makanan yang diperkaya vitamin D. Telur ayam yang diberi pakan bisa menghasilkan vitamin D hingga 6.000 IU.

    Susu Kedelai

    Vitamin D memang lebih banyak ditemukan dalam produk makanan hewani sehingga vegetarian berisiko mengalami kekurangan asupan nutrisi ini. Untuk itu, terdapat penggantinya, yakni susu kedelai yang diperkaya dengan nutrisi atau vitamin dan mineral.

    Dalam satu cangkir susu kedelai yang sudah diolah, yaitu sekitar 237 ml, terkandung 107 hingga 117 IU vitamin D. Jumlah asupan nutrisi tersebut diketahui sudah mencukupi kebutuhan vitamin D harian sebesar 13 hingga 15 persen.


    Itu dia beberapa makanan tinggi vitamin D yang bisa kamu konsumsi secara rutin. Jika kamu merasa kesulitan mendapatkan cukup vitamin D dari makanan, maka segera konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mempertimbangkan konsumsi suplemen.

    Baca juga: 6 Rekomendasi Makanan Tinggi Serat yang Bermanfaat untuk Tubuh