Category: Info Kuliner

  • Ayam Blenger PSP Sajikan Croffle Geprek Yang Sedap!

    Ayam Blenger PSP Sajikan Croffle Geprek Yang Sedap!

    Siapa yang tidak kenal dengan croffle? Kuliner yang terbuat dari adonan croissant ini sangat dicari dan disukai oleh masyarakat. Croffle adalah akronim croissant waffle, sebuah kuliner yang tercipta dari gabungan keduanya.

    Untuk cara membuatnya sangat simpel, cukup press adonan di alat cetakan waffle. Banyak warganet yang membagikan resep mudah membuat croffle tanpa membuat adonan croissant terlebih dahulu, yakni dengan pastry sheet.

    Meski cara membuatnya cukup mudah, sebagian masyarakat lebih memilih untuk membeli croffle. Jelas, penjual menawarkan beragam varian croffle yang menarik dan unik. Siapa yang tidak tergiur?

    Restoran ayam geprek yang terkenal memiliki level kepedasan mencapai 10 atau setara 100 cabai yakni Ayam Blenger PSP, turut serta menawarkan variancroffle unik. Tanpa menghilangkan ciri khasnya, Ayam Blenger PSP menyajikan tujuh varian croffle. Berikut review lengkapnya.

    Baca juga: Bikin Nagih! Ini 5 Ayam Geprek di Jakarta yang Enak

    7 varian croissant waffle

    1. Croffle Egg Mayo PSP
    2. Croffle Geprek PSP – Takoyaki Sauce
    3. Croffle Geprek PSP – Honey Mustard Sauce
    4. Croffle Geprek PSP – Mushroom Sauce
    5. Croffle Mar’Bax PSP
    6. Croffle NutBerry PSP
    7. Croffle Cheese Lovers PSP

    Croffle geprek honey sustard

    Croffle Geprek PSP Honey Mustard. (sumber: Dok. Imroatus Sholehah/Jadilaper)

    Varian croffle biasanya terasa manis, tetapi kali ini Jadilaper akan coba rasa yang berbeda untuk memberikan rekomendasi dan review jujur kepada Sobat Laper. Jadi, baca review ini sampai selesai, ya!

    Oleh karena identik dengan ayam geprek pedasnya, maka wajib untuk coba varian ayam geprek. Pilihan Jadi Laper jatuh kepada croffle Geprek honey mustard. Varian ini berisikan 2 buah croffle, ayam geprek, keju mozarella, scrambled egg, potongan tomat, selada, mayones, saus cabai, dan tentunya saus honey mustard.

    Croffle menjadi bahan teratas dan terbawah layaknya roti di burger, sedangkan bahan lainnya menjadi isi. Isian croffle tebal, karena ayam geprek yang dijadikan isian tidaklah tipis. Jika Sobat Laper menyukai pedas, bisa meminta kepedasan dari level 0—5.

    Jadi Laper mencoba pedas level 1 atau setara 10 cabai di pesanan croffle. Rasa pedas sudah dirasa cukup dan tidak begitu mendominasi. Sehingga, Sobat Laper akan tetap merasakan cita rasa lainnya. 

    Tekstur dari croffle-nya sendiri empuk, mudah untuk dipotong ataupun digigit. Namun, ketika croffle sudah terlalu lama terkena saus, maka harus menggunakan pemotong seperti pisau atau langsung saja digigit. 

    Varian croffle Geprek honey mustard ini dirasa cocok bagi siapa pun. Mengingat, banyaknya varian saus yang digunakan sehingga amat kaya rasa. Selera masyarakat Indonesia sekali, bukan? Croffle ini bisa didapat seharga Rp33 ribu sudah termasuk pajak jika membeli langsung di outlet Ayam Blenger PSP.


    Sekian review dari Jadi Laper mengenai menu croffle dari Ayam Blenger PSP. Untuk selanjutnya, Sobat Laper mau kami review soal kuliner apa lagi? Yuk, tulis di kolom komentar!

  • Selain Pempek, 5 Makanan Khas Palembang Ini Wajib Dicicipi

    Selain Pempek, 5 Makanan Khas Palembang Ini Wajib Dicicipi

    Terletak di bagian selatan Pulau Sumatra, Kota Palembang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia. Lebih tepatnya, keberadaan Palembang sudah dikenal sejak dulu kala, yakni saat Kerajaan Sriwijaya masih berkuasa.

    Akan tetapi, kota yang pernah mendapat predikat adipura itu masih eksis hingga sekarang, lho. Bukan hanya Jembatan Amperanya saja, kuliner di Palembang juga banyak yang menarik perhatian para pelancong.

    Gak cuma pempek, ada beraneka macam kuliner lainnya yang bisa kamu cicipi. Penasaran? Berikut Jadilaper sajikan informasi tentang lima makanan khas Palembang, selain pempek yang wajib kamu cicipi.

    Baca juga: Bikin Ngiler, Yuk Pesan Online Pempek Palembang di Sini

    Mie celor dari Palembang

    Ilustrasi mie celor khas Palembang

    Kuliner khas Palembang pertama adalah mie celor. Disebut begitu karena mienya dicelup-celupkan ke air mendidih terlebih dahulu sebelum dituangkan kuah kental ke atasnya. Tujuannya adalah untuk melembutkan mi.

    Masyarakat Palembang biasanya menyantap hidangan ini ketika sarapan. Pastinya, sajian mie bersama telur, tauge, daging ikan, dan kucai ditambah dengan kuah kaldu santannya akan memberikanmu energi untuk menjalani hari.

    Soal rasa, gak perlu diragukan lagi, deh. Rasanya yang gurih menjadi semakin nikmat karena tambahan udang. Apalagi mie celor juga bergizi, yakni mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin. 

    Burgo

    makanan khas palembang

    Ilustrasi burgo khas Palembang

    Selain pempek dan mie celor, burgo juga cocok menjadi menu sarapan, lho, Sobat Laper. Sekilas, tampilannya mirip kwetiau. Teksturnya juga kenyal karena burgo terbuat dari tepung beras dan sagu.

    Makanan khas Palembang ini biasanya diberi kuah santan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menambahkan suwiran daging ikan dan perasan jeruk nipis supaya rasanya makin endes. Tertarik mencoba? 

    Martabak har khas Palembang

    Ilustrasi martabak har dari Palembang

    Martabak Har sebenarnya adalah menu masakan di sebuah rumah makan di Palembang, yakni Rumah Makan Haji Abdul Rojak (HAR). Hidangan ini juga tak jauh beda dengan martabak telur pada umumnya.

    Namun, bedanya bagian telur dibalut dalam kulit martabak har. Selain itu, kuliner tersebut sering dihidangkan bersama kuah kari yang kaya akan rempah-rempah.

    Kerupuk kemplang

    makanan khas palembang

    Aneka jenis kerupuk kemplang khas Palembang

    Kemplang atau ‘kerupuk Palembang’ menjadi salah satu makanan khas Palembang yang wajib kamu cicipi. Sebab, rasa ikannya yang gurih dan tekstur renyahnya bakal buat kamu mau lagi dan lagi.

    Kerupuk yang satu ini terbuat dari campuran ikan tenggiri giling dan tepung tapioka. Kemudian, adonannya harus dikemplang, atau ‘dipukul’, sebelum dimasak. Proses tersebut jugalah yang menjadi cikal bakal penamaannya.

    Selain itu, ada banyak jenis kemplang yang bisa kamu coba, Sobat Laper. Misalnya, ada kemplang tunu yang dibakar ataupun kemplang getas yang berbentuk bundar. Cocok juga untuk oleh-oleh keluarga, nih. 

    Es kacang merah

    Ilustrasi es kacang merah dari Palembang

    Terakhir, ada es kacang merah yang menjadi makanan khas Palembang. Beberapa daerah di Indonesia mungkin juga memilikinya, tetapi Palembang punya ciri khasnya tersendiri.

    Untuk membuatnya, kacang merah dicampur dengan serutan es dan kuah santan. Tak lupa juga dengan sirup cocopandan untuk menambah rasa manisnya. Kombinasi bahan-bahan tadi bisa banget membuatmu ketagihan. 

    Jadi, setelah penat berpelesir seharian di Palembang, jangan lupa sempatkan untuk mencicipi es kacang merah, ya Sobat Laper. 


    Kota Palembang memang dikenal sebagai tempat pempek berasal. Akan tetapi, ada kuliner lainnya yang juga gak boleh dilewatkan, seperti mie celor hingga es kacang merah. Semoga informasi tadi bermanfaat, ya, Sobat Laper!

  • 5 Oleh-Oleh Khas Pematang Siantar Yang Ikonik!

    5 Oleh-Oleh Khas Pematang Siantar Yang Ikonik!

    Horas, kamu pasti sudah pernah dengar kata tersebut, kan? Ungkapan tersebut sangat identik dengan suku Batak. Berbicara soal orang Batak, kamu mungkin langsung teringat Medan. Eits, tapi ada lagi tempat di Sumatera Utara yang gak kalah ikonik nih! Namanya adalah Kota Pematang Siantar atau biasa disebut Siantar. 

    Daerah ini terletak 128 km dari Medan. Disebut ikonik karena Siantar merupakan tempat kelahiran Wakil Presiden Indonesia ketiga, H. Adam Malik Batubara. Tidak hanya itu, kamu juga cuma bisa menjumpai patung Dewi Kwan Im tertinggi se-Asia Tenggara di kota ini, Sobat.

    Namun, belum lengkap kalau gak icip-icip di Pematang Siantar, kan? Nah, ada sejumlah makanan khas yang wajib kamu cicipi dan jadikan sebagai oleh-oleh, lho.

    Kalau penasaran, langsung saja simak informasi 5 oleh-oleh khas Pematang Siantar berikut ini!

    Baca juga: Bolu Bakar Tunggal, Opsi Oleh-oleh Bandung Yang Legit!

    Roti ganda

    Roti srikaya dan meses Ganda

    Kalau membahas soal kuliner khas Pematang Siantar, roti Ganda gak boleh kelewatan, Sobat Laper. Julukan roti legendaris yang satu ini diambil dari nama tokonya, toko Ganda, yang sudah ada sejak tahun 1979.

    Sebagai toko roti, Ganda memang menjajakan berbagai varian kue dan roti. Namun, yang paling digemari adalah selai srikayanya. Rasanya sangat khas, begitu manis dan kaya. Tak jarang banyak yang sengaja membeli paket roti tawar plus selai srikaya.

    Karena populer, pastinya roti srikaya mudah ludes dibeli pelanggan. Namun, gak perlu khawatir. Kamu juga bisa beli jenis lainnya untuk oleh-oleh, seperti roti meses, kue apem, kue tart, dan lainnya.

    Roti ketawa khas Pematang Siantar

    oleh-oleh khas Siantar

    Tampilan roti ketawa dengan taburan wijen gurihnya

    Oleh-oleh khas Pematang Siantar berikutnya adalah roti ketawa. Disebut sedemikian karena rekahan di bagian atasnya yang kelihatan seperti orang tertawa. Jadi, makan roti ini gak bikin ketawa, ya, Guys.

    Bukan hanya rekahannya saja, makanan ini juga identik dengan taburan biji wijennya. Alhasil, rasanya begitu gurih. Akan tetapi, memakannya butuh perjuangan karena terkadang tekstur roti ketawa bisa begitu keras.

    Meskipun begitu, dijamin kamu bakal ketagihan, deh. Maka dari itu, jangan lupa beli untuk orang rumah, ya, Sobat Laper!

    Roti kaya Siantar

    oleh-oleh khas Siantar

    Ilustrasi roti kaya Siantar

    Kehabisan roti srikaya Ganda? Tenang, Sobat Laper. Soalnya, ada juga roti kaya Siantar yang wajib kamu jajal. Kudapan yang satu ini sangat unik lantaran menggunakan roti kukus.

    Kelembutan rotinya dibarengi dengan selai srikaya yang manis dan lezat. Dijamin, cita rasanya bikin nagih. Dan pastinya, cocok untuk dibawa sebagai buah tangan untuk orang rumah.

    Kalau tertarik merasakan kenikmatan dan kelembutan roti kaya khas Siantar, langsung saja datangi tokonya yang berlokasi di Jl. Gereja Bundaran Simpang Empat samping Aneka Guna. Awas kalap, ya, Guys! 

    Teng-teng A1 Asli Siantar

    Permen kacang tumbuk teng-teng dari toko A1 Asli

    Bukan cuma aneka roti saja buah tangan khas Pematang Siantar, ada juga teng-teng atau enting-enting, nih, Sobat Laper. Buat kamu yang gak tamu, makanan ini merupakan sejenis permen kacang tumbuk dengan paduan rasa gurih dan manisnya.

    Nah, oleh-oleh permen kacang tumbuk ini merupakan andalan dari toko A1 Asli yang berada di Jl. Merdeka No. 85/87. Namun, bukan hanya itu, sempatkan juga untuk membeli produk lainnya, seperti pang-pang (krispies wijen hitam), ping-ping (krispies wijen putih), emping balado, dodol wijen, dan lainnya.

    Kopi Kok Tong khas Pematang Siantar

    oleh-oleh khas Siantar

    Ilustrasi Kopi massa Kok Tong yang legendaris

    Oleh-oleh khas Siantar yang ke-5 ini adalah kopi Kok Tong. Namun, ini bukan sembarang kopi, Sobat Laper. Baik tempat maupun produk yang dijajakan sangatlah legendaris.

    Adalah Café Massa Kok Tong, didirikan oleh Lim Tee Kee dan sudah ada sejak tahun 1925. Yang membuat kopi Kok Tong masih eksis hingga sekarang adalah cita rasa yang begitu khas. Hal ini dikarenakan biji kopi robusta yang digunakan berasal dari dataran tinggi Simalungun.

    Di samping itu, kedai kopi tersebut juga masih mempertahankan teknik pembuatan kopi tradisionalnya. Jadi, meskipun tidak menggunakan mesin modern, kopi yang dihasilkan begitu pekat, wangi, kental, dan tidak memiliki ampas.

    Nah, buat kamu yang mau coba langsung, bisa mendatangi kafenya di Jl. Cipto No. 115. Kalau pun gak punya waktu, kamu bisa take away atau beli bubuk kopinya sebagai oleh-oleh.


    Kamu sudah baca informasi tentang 5 oleh-oleh khas Pematang Siantar. Jangan lupa dibeli, ya, Sobat Laper. Nanti nyesel gak bisa mencicipi kelezatan roti Ganda plus kopi Kok Tong khas Pematang Siantar ini, lho.

  • 4 Makanan Khas Cappadocia Yang Menggoyang Lidah

    4 Makanan Khas Cappadocia Yang Menggoyang Lidah

    Beberapa waktu belakangan ini, destinasi wisata Cappadocia, Turki tengah jadi perbincangan publik. Tempat wisata yang menyajikan balon udara ini menjadi viral karena salah satu film series Indonesia, yakni Layangan Putus.

    Bukan hanya terkenal dengan destinasi wisata balon udara, ternyata Cappadocia juga memiliki hidangan kuliner yang tak kalah populer. Deretan kuliner khas Cappadocia ini, pastinya akan menggoyang lidah para pengunjung.

    Penasaran dengan beragam kulinernya? Yuk, langsung saja kita simak 4 makanan khas Cappadocia di bawah ini!

    Baca juga: Wajib Dijajal! 7 Jajanan Kaki Lima Khas Taiwan

    Pottery Kebab khas Cappadocia

    Bila mengunjungi Turki, kamu wajib mencicipi Pottery Kebab khas Cappadocia. Berbeda dari kebab lainnya di negara tersebut, hidangan khas Cappadocia ini dinilai sebagai kebab terbaik yang sayang untuk dilewatkan.

    Pottery kebab ini berisi daging kambing atau sapi. Kemudian, dicampurkan dengan tomat, bawang putih, paprika hijau, garam, lada hitam, dan berbagai bahan-bahan lainnya. Lalu, disajikan dengan wadah tanah liat yang menutup campuran bahan-bahan tersebut.

    Bukan hanya lezat, hidangan pun memiliki cara mencicipi yang menarik. Untuk menikmati pottery kebab ini, kamu harus menghancurkan bagian leher wadahnya terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu baru bisa memakan isian kebab di dalamnya.

    Aside

    Selain pottery kebab, kamu juga wajib mencicipi aside di Cappadocia. Aside merupakan hidangan penutup yang memiliki rasa manis.

    Makanan khas Turki ini berbahan dasar tepung, lalu dicampurkan air dan gula yang berasal dari anggur. Kemudian, dimasak secara perlahan di wajan.

    Sementara itu, aside bisa dinikmati saat panas maupun dingin. Bila mengikuti cara tradisional khas Turki, menikmati aside harus dalam keadaan panas.

    Hal ini karena cara tersebut paling terpat untuk mendapatkan kelezatan dan rasa manis yang khas. Di kota Cappadocia ini, ada salah satu restoran kecil bernama Goreme yang dikenal sebagai penyaji aside terbaik.

    Koftur

    Ketiga, ada camilan koftur yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Cappadocia. Koftur merupakan sejenis permen kunyah yang legit khas Turki.

    Permen ini terbuat dari olahan anggur yang khas di negara tersebut. Gula dari buah anggur itu diolah dengan cara dipress. Hingga berbentuk menyerupai cokelat atau permen jelly.

    Dengan tampilan dan rasa manis layaknya cokelat itu, camilan ini pun bisa dinikmati oleh berbagai kalangan dan usia di Turki. Biasanya, koftur dinikmati sebagai camilan untuk menemani perjalanan yang panjang.

    Turkish Raviolli di Cappadocia

    Selanjutnya, ada turkish raviolli yang perlu dicoba saat datang ke negara ini. Berbeda dari hidangan sebelumnya, turkish ravioli ini dipengaruhi oleh budaya kuliner Eropa.

    Berbeda dengan ravioli khas Italia, di Turki hidangan ini memiliki bentuk yang lebih kecil. Menariknya, ravioli Turki ini tidak disajikan dengan saus.

    Namun, hidangan tersebut disajikan dengan yogurt dan mentega. Bila kamu ingin menikmati secara tradisional, biasanya akan ditambahkan dengan irisan bawang putih.

    Di Cappadocia ini sendiri, turkish raviolli tersebut mudah ditemukan. Buat kamu yang sedang atau ingin ke daerah tersebut, wajib banget mencicipi hidangan lezat ini.


    Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa Cappadocia bukan hanya sebagai tempat wisata balon udara saja. Akan tetapi, daerah ini juga memiliki banyak kuliner yang wajib dicicipi. Jadi, gimana kamu tertarik mencicipi 4 makanan khas Cappadocia tersebut? Yuk, berikan komentarnya!

  • 5 Jenis Sandwich dari Berbagai Negara, Bikin Ngiler!

    5 Jenis Sandwich dari Berbagai Negara, Bikin Ngiler!

    Kamu pasti pernah coba sandwich, kan? Umumnya, makanan tersebut terdiri atas dua potong roti dengan isian sayur, keju, lembaran daging, dan saus. Namun, sandwich tidak selamanya begitu, Sobat Laper.

    Faktanya, roti isi sendiri berbeda di setiap negara. Mereka memiliki ciri khas dan keunikannya sendiri. Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah punya sandwich yang bentuknya bundar, lho.

    Unik, bukan? Kalau penasaran, langsung saja simak informasi tentang 5 jenis sandwich lezat dari berbagai dunia. Awas ngiler, ya, Guys.

    Baca juga: 7 Jenis Pisang Yang Dapat Diolah Jadi Camilan

    Gyro, sandwich asal Yunani

    Tampilan Gyro, sandwich khas Yunani

    Mengawali list ini, ada sebuah hidangan dari Yunani bernama gyro (baca: yiro). Istilah tersebut berasal dari bahasa Yunani, gheereezo, yang berarti membalikkan.

    Sekilas, jenis sandwich yang satu ini mirip sekali dengan döner kebab dari Turki dan shawarma dari Timur Tengah. Hal ini karena isian daging untuk gyro juga ditumpuk-tumpuk pada sebuah batang besi berputar. Dan tentunya, dipanggang secara vertikal.

    Namun, yang membuatnya berbeda adalah roti yang digunakan, yakni roti pita. Roti tersebut nantinya akan dilipat seperti taco. Lalu, dilengkapi dengan daging (kambing ataupun babi), tomat, bawang bombay, kentang goreng, dan baluran saus tzatziki.

    Smørrebrød dan olesan mentega lezatnya

    jenis sandwich

    Ilustrasi Smørrebrød dari Denmark

    Selanjutnya, ada Denmark yang memiliki sandwich bernama smørrebrød. Roti isi ini terbuat dari gandum hitam dengan topping, berupa potongan daging dingin, bakso, caviar (telur ikan), sayuran, maupun salad.

    Seperti namanya yang bermakna ‘roti mentega’, smørrebrød belum lengkap kalau gak diberi olesan mentega, sour cream, atau saus lobak pedas. Roti isi yang sudah ada sejak abad ke-19 ini, sering disantap orang lokal sebagai makanan pembuka, utama, dan bahkan pencuci mulut, lho. Selain itu, kalau biasanya sandwich butuh dua lembar roti, smørrebrød hanya terdiri atas satu saja di bawah dengan bahan-bahan lain di atasnya.

    Tea sandwich, teman minum teh

    Tampilan Tea sandwich untuk menemani minum teh

    Sandwich dicampur dengan daun teh? Eits, bukan begitu, ya, Sobat Laper. Jenis sandwich yang berasal dari Inggris ini dinamakan begitu karena biasanya disantap saat minum teh di sore hari.

    Sama halnya dengan smørrebrød, tea sandwich otentik khas Inggris merupakan open-face yang hanya terdiri atas satu lembar roti saja. Namun, roti isi terbilang unik karena ukuran mini dan topping-nya.

    Roti putih yang digunakan harus dipotong kecil. Begitu juga dengan pinggirannya yang perlu dibuang. Untuk topping-nya sendiri, sebenarnya bebas. Namun, versi klasiknya disajikan bersama irisan tipis mentimun, irisan salmon asap ataupun salad telur, dan baluran mentega hambar.

    Jadi, kamu tinggal langsung hap, deh.

    Bánh mì dan baguette-nya

    jenis sandwich

    Bánh mì yang disajikan dengan roti baguette

    Jenis sandwich berikutnya berasal dari Vietnam, yaitu bánh mì. Kedengaran seperti bakmi di Indonesia, tapi hidangan ini berbentuk roti isi, ya, Guys.

    Kalau dilihat-lihat, roti yang digunakan mirip seperti baguette dari Perancis. Memang benar. Hal ini karena Perancis dulu sempat menjajah Vietnam. Alhasil, kulinernya pun sedikit terpengaruh.

    Meskipun begitu, kamu hanya bisa menjumpai bánh mì di Vietnam saja. Disajikan dengan daging panggang, sayuran, mayones, berserta cabai, mentimun, dan daun ketumbar, pastinya roti isi bikin kamu nagih, deh.

    Falafel, sandwich ala Timur Tengah

    jenis sandwich

    Ilustrasi Falafel, si Bundar dari Timur Tengah

    Last but not least, ada falafel. Meskipun, sedikit lucu disebut sandwich karena bentuk bundarnya. Namun, makanan yang satu ini menjadi primadona di Timur Tengah.

    Untuk membuatnya, kacang arab ditumbuk bersama bawang, beberapa rempah, dan peterseli. Setelah itu, adonannya dibentuk bulat dan digoreng hingga keemasan.

    Biasanya, falafel dikonsumsi bersama roti pita atau laffa. Tidak lupa juga, bahan-bahan lain ditambahkan dalam hidangan tersebut. Mulai dari tomat, mentimun, cabai hijau, acar, hingga saus harissa ataupun hummus. Tertarik untuk coba?


    Itulah tadi 5 jenis sandwich dari berbagai dunia. Kalau misalnya jalan-jalan ke luar negeri, jangan lupa coba salah satu dari ke-5 jenis roti isi di atas, ya!

  • Sering Dianggap Serupa, Ini Perbedaan Udon dan Ramen

    Sering Dianggap Serupa, Ini Perbedaan Udon dan Ramen

    Halo Sobat Kuliner! Siapa yang suka kuliner Jepang? Untuk kalian yang suka pasti sudah tidak asing dengan yang namanya ramen dan udon. Kedua makanan ini adalah mie khas Jepang yang paling populer. Bahkan, ramen dan udon ini sering dianggap serupa loh.

    Namun, ternyata kedua hidangan ini berbeda loh. Meskipun, tampilannya mirip sekali. Kira-kira, kalian sudah tahu belum perbedaan ramen dan udon ini? Ingin tahu apa saja perbedaannya? Yuk, langsung saja telusuri artikel ini!

    Baca juga: Sering Dianggap Serupa, Ini Bedanya Sushi dan Kimbab!

    Asal-Usul

    Meski sekarang lebih dikenal sebagai sajian mie asal Jepang, sebenarnya ramen merupakan makanan yang berasal dari China. Sajian ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 oleh warga asli Negeri Tirai Bambu yang menetap di Jepang. Kata ramen sendiri berasal dari bahasa China yakni ‘la mian’ yang memiliki arti mi buatan tangan. 

    Sama-sama berasal dari China, udon telah dikenal oleh orang Jepang sejak era Nara, tepatnya pada awal tahun 700-an Masehi. Awalnya, udon lebih dikenal dengan nama kirimugi. Ketika memasuki zaman Edo (1603 – 1868), muncul istilah udon untuk menyebut jenis kirimugi yang disajikan dengan kuah kaldu hangat maupun dingin. 

    Ciri khas ramen dan udon

    Sama-sama terbuat dari adonan tepung terigu yang dibentuk memanjang, ramen dan udon memiliki tampilan yang agak berbeda. Ramen umumnya mempunyai beberapa bentuk yang sering kita jumpai di berbagai restoran. Misalnya, bentuk lurus memanjang, keriting, dan tipis layaknya rambut. Karena bentuknya yang tak terlalu besar, ramen memiliki tekstur lebih lembut. Namun, rentan hancur bila dimasak terlalu lama. 

    Berbeda dengan ramen, ciri khas menonjol dari udon adalah bentuknya yang cenderung tebal dan lebar dibanding jenis mi lainnya. Sekilas tampilan udon terlihat seperti tali sepatu berwarna putih bersih. Selain bentuk, teksturnya pun lebih kenyal dan terkesan licin saat disantap. Di beberapa daerah di Jepang, ada juga jenis udon yang bertekstur lembut dan lunak.

    Jenis

    Tak hanya terbuat dari terigu, tepung gandum juga sering digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat ramen. Ramen dari tepung gandum memiliki warna yang lebih gelap dan kusam, serta tekstur yang lebih kenyal dibandingkan ramen biasa. Meski begitu, ramen tepung gandum ini dipercaya sebagai jenis mie paling sehat di Jepang. 

    Udon juga mempunyai beberapa jenis yang bisa dibedakan dari bentuk dan teksturnya. Di Jepang, ada tiga jenis udon yang populer dan bisa kamu jumpai di berbagai kedai yang ada di sana. Misalnya, futo udon berbentuk tebal dan kenyal. Lalu, ada juga hoso udo yang berbentuk pipih. Kemudian, himokawa udon yang menyerupai lembaran-lembaran tipis dan lembut.


    Itu dia Sobat Kuliner, perbedaan dari ramen dan udon! Meski sering dianggap serupa oleh banyak orang, namun kalian jangan sampai tertukar lagi ya antara kedua makanan ini. Kalau Sobat Kuliner lebih suka yang mana nih antara ramen dan udon?

  • Wajib Dijajal! 7 Jajanan Kaki Lima Khas Taiwan

    Wajib Dijajal! 7 Jajanan Kaki Lima Khas Taiwan

    Berbicara soal Taiwan, pasti gak lepas dari pembicaraan tentang kuliner. Yup, bisa dibilang jiran China ini merupakan surga bagi kamu yang hobi jajan. Ada banyak sekali ragam makanan yang bisa kamu coba ketika bertandang ke negara ini.

    Bila biasanya Taiwan identik dengan minuman bubble tea ataupun xiao long bao-nya, kali ini kita akan bahas kuliner khas lainnya yang gak kalah menggoyang lidah. Ada apa saja, ya?

    Yuk, simak informasi mengenai 7 makanan kaki lima khas Taiwan yang wajib dijajal!

    Baca juga: Wajib Dijajal, 4 Resep Coffee Mocktail!

    Ba Wan khas Taiwan

    makanan kaki lima khas Taiwan

    Ilustrasi Ba Wan khas Taiwan

    Kuliner khas Taiwan yang pertama adalah Ba Wan. Kalau dilihat-lihat, namanya mirip bakwan di Indonesia, ya? Tapi, jajanan yang satu ini cukup berbeda, ya, Sobat Laper.

    Ba Wan sendiri merupakan sejenis dumpling (pangsit) raksasa yang terbuat dari campuran tepung beras, tepung jagung, dan tepung ubi jalar. Karena merupakan pangsit, biasanya makanan kaki lima yang satu ini memiliki isian berupa daging babi, jamur, sayuran, dan telur.

    Kalau biasanya bakwan digoreng, Ba Wan lebih sering dikukus. Selain itu, kudapan yang telah dianggap sebagai makanan nasional Taiwan ini juga sering disantap dengan siraman kaldu ataupun saus pedas-manis.

    Ji Pai khas Taiwan

    Ilustrasi Ji Pai

    Kamu suka katsu ayam goreng? Taiwan juga punya, nih. Namanya Ji Pai. Bisa dibilang, jalan-jalan ke Taiwan belum lengkap kalau gak coba makanan kaki lima yang satu ini. Tapi, ada yang unik dari Ji Pai, Sobat Laper, yaitu ukuran potongan dagingnya yang sangat besar.

    Sensasi rasa Ji Pai didominasi oleh baluran rasa asin dan pedasnya lada. Namun, kalau suka pedas, kamu bisa banget minta dibubuhi bubuk cabai. Awas kalap dengan kelezatan dan tekstur crispy Ji Pai, ya!

    Dan Huang Su

    makanan kaki lima khas Taiwan

    Ilustrasi Dan Huang Su

    Dari Ji Pai yang renyah, kuliner khas Taiwan berikutnya adalah Dan Huang Su. Visualnya mirip banget pia di Indonesia, ya? Namun, yang berbeda adalah isiannya.

    Dan Huang Su sendiri adalah sejenis kue-kuean dengan isian seperti mooncake, yaitu kuning telur bebek yang diasinkan beserta pasta kacang merah. Atau, bisa dibilang makanan kaki lima ini adalah kue bulan versi pia.

    Makanan yang sering dikonsumsi saat festival Mid-Autumn (pertengahan musim gugur) ini memiliki rasa manis-asin, kombinasi dari kuning telur dan isian pastanya. Tidak hanya itu, kuenya yang flaky dijamin bakal bikin kamu ketagihan, deh.

    Ice cream burrito

    Ilustrasi ice cream burrito

    Pernah kepikiran makan burrito sama es krim? Nah, Taiwan punya inovasi yang cukup unik, nih, Sobat Laper. Adalah run bing atau ice cream burrito, salah satu makanan kaki lima khas Taiwan yang wajib kamu jajal.

    Bagaimana tidak? Kuliner ini menggabungkan es krim (rasa nanas, taro, atau kacang) dengan remahan kacang tanah, daging, kubis, dan daun ketumbar. Tidak lupa bahan-bahan tadi ditaruh di atas kulit lumpia, lalu dilipat layaknya burrito.

    Kombinasi isiannya tentu memberikan sensasi makan yang unik, yaitu manis, gurih, kenyal, dan creamy. Yum!

    Tahu busuk

    makanan kaki lima khas Taiwan

    Ilustrasi stinky tofu

    Berbeda dengan kuliner khas Taiwan lainnya, hanya orang pemberani saja mau mencoba makanan ini. Seperti julukannya, chou doufu alias stinky tofu (tahu busuk) memiliki bau yang kurang sedap. Ada yang bilang mirip bau sampah busuk atau kaus kaki lama.

    Tahu fermentasi ini memang tidak dimakan secara langsung. Biasanya, stinky tofu digoreng, dikukus, ataupun di-stew sebelum disantap. Meskipun sudah diolah, rasa “tanah” dan bau tajamnya terkadang tidak hilang. Berani coba, Sobat Laper?

    Gua Bao khas Taiwan

    Ilustrasi Gua Bao yang wajib dijajal

    Makanan kaki lima berikutnya adalah hamburger ala Taiwan, nih, Sobat Laper. Orang lokal menyebutnya gua bao. Tentu, jajanan ini juga memiliki keunikannya tersendiri.

    Kalau biasanya hamburger memakai roti wijennya, kuliner khas Taiwan ini menggunakan roti kukus. Kemudian, ditambahkan sejumlah filling, meliputi daging rebus, acar kubis, dan bubuk kacang.

    Di setiap gigitan, perpaduan rasa asin, manis, dan asamnya lumer di mulut. Hmm, kayaknya enak, ya?

    Taro balls

    makanan kaki lima khas Taiwan

    Ilustrasi Taro Balls khas Taiwan

    Kalau melipir ke Taiwan, gak boleh ngelewatin jajanan yang satu ini, Sobat Laper. Adalah taro balls (芋圓), makanan kaki lima yang wajib kamu jajal.

    Dari namanya, kamu pasti tahu kalau makanan ini terdiri atas bola-bola kenyal yang terbuat dari taro. Namun, kamu juga bisa menambahkan topping lain, seperti cincau, kacang merah, boba, ataupun kembang tahu.

    Kamu bisa menikmatinya dengan kuah jahe hangat ataupun serutan es yang dingin. Jangan lupa beri siraman susu kental manis supaya kelezatannya makin pol abis, ya!


    Taiwan memanglah surga kuliner. Ada banyak jajanan yang wajib dijajal saat mengunjungi tempat tersebut. Nah, dari ketujuh makanan kaki lima khas Taiwan tadi, mana yang paling ingin kamu coba?

  • 3 Camilan Lezat Berbahan Dasar Ubi, Mana Favoritmu?

    3 Camilan Lezat Berbahan Dasar Ubi, Mana Favoritmu?

    Ubi merupakan salah satu bahan makanan yang dapat diolah menjadi berbagai olahan hidangan lezat dan nikmat. Ubi dapat diolah dengan cara digoreng, dikukus, direbus, maupun dipanggang. Bisa juga dicampurkan dalam olahan kue dan puding. Tidak salah jika ubi menjadi favorit masyarakat.

    Selain enak dan mudah diolah, ubi juga memiliki banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh. Ubi juga dipercaya memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang lebih rendah dibanding kentang. Jadi banyak yang mengkonsumsi ubi sebagai pengganti kentang.

    Diketahui bahwa ubi memenuhi hampir 100% kebutuhan vitamin A harian manusia. Selain vitamin A, ubi juga kaya akan vitamin C dan B6. Perlu diketahui bahwa vitamin tersebut penting bagi kesehatan otak dan sistem saraf manusia.

    Ada beragam makanan atau camilan yang berbahan dasar ubi. Penasaran apa saja? Yuk, simak 3 rekomendasi camilan berbahan dasar ubi di bawah ini!

    Baca juga: 3 Makanan Korea Selatan yang Hype di Indonesia

    Bola-bola ubi coklat lumer

    Cocok buat Camilan, Bikin Bola Ubi Coklat Lumer Yuk : Okezone Lifestyle

    Ilustrasi bola ubi coklat lumer

    Camilan berbahan dasar ubi yang pertama adalah bola-bola ubi coklat lumer. Makan ringan ini cukup populer karena rasanya yang enak dan cara pembuatannya yang mudah. Bola-bola ubi lumer ini sangat cocok dinikmati sebagai pendamping kopi atau teh sore. Bahan yang diperlukan juga tidak terlalu banyak serta mudah ditemukan. Cukup mencampurkan tepung dengan ubi yang telah dihaluskan lalu dibentuk dan diisi dengan coklat.

    Camilan donat

    Resep Donat Ubi Ungu (1x profing, tanpa telur) yang Sempurna | Resep  MasakanKu

    Ilustrasi donat ubi

    Ubi juga bisa dikreasikan menjadi camilan seperti donat lho. Tak hanya kentang yang bisa diolah menjadi donat, namun ubi juga bisa diolah menjadi kentang. Bukan hanya enak, donat ubi juga menarik perhatian anak-anak. Apalagi jika donat ubi menggunakan ubi ungu yang memiliki warna ungu. Donat ubi bisa menjadi solusi anak-anak yang tidak suka makan ubi.

    Ubi goreng

    Membuat Potato Wedges Nan Lezat? Buat Sendiri Yuk, Ini Resepnya!

    Ilustrasi ubi goreng

    Camilan paling sederhana yang berbahan dasar ubi adalah ubi goreng. Ubi goreng biasanya menjadi alternatif pengganti kentang goreng. Cukup memotong ubi sesuai selera lalu taburi dengan tepung dan goreng. Bisa juga dengan dipanggang atau digoreng menggunakan air fryer. Jadi, lebih cocok untuk kalian yang sedang diet tapi tetap ingin makan enak.


    Itu dia 3 camilan berbahan dasar ubi yang bisa kalian coba. Perlu diingat, bahwa ubi memiliki kandungan karbohidrat dan glukosa yang lebih rendah daripada kentang. Jadi, cocok untuk kalian yang sedang diet. Jangan lupa coba dirumah!

  • Menu Unik Chatime, Minuman Rasa Bubuk Cabai dan Santan

    Menu Unik Chatime, Minuman Rasa Bubuk Cabai dan Santan

    Pernah terpikir enggak sih, minum milk tea dan cokelat dengan campuran bubuk cabai dan santan? Ternyata, menu seperti ini pernah ditawarkan oleh Chatime yang kala itu berkolaborasi dengan Sasa. Menu kolaborasi ini dirilis pada Juni 2021 lalu, namun sayangnya kini sudah tidak dapat dipesan lagi.

    Kebetulan, saat itu Jadi Laper sempat mencoba kedua menu unik ini. Jadi, untuk Sobat Laper yang penasaran dengan rasanya, baca artikel ini sampai selesai, ya! Supaya rasa penasaranmu dapat terjawab lewat untaian kata di bawah ini.

    Seperti yang sama-sama kita ketahui, Chatime adalah brand penyedia minuman brewed tea asal Taiwan yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 2011. Sedangkan Sasa adalah perusahaan yang dikenal sebagai produsen bumbu dan makanan. 

    Kalau dipikirkan secara sekilas, mana mungkin dua perusahaan ini bisa berkolaborasi? Mengingat, perbedaan produk yang dipasarkan. Namun, Chatime dan Sasa berhasil menghancurkan spekulasi tersebut lewat dua menu unik kolaborasi ini yang akan kita bahas lebih lanjut.

    Baca juga: Purple Star Series, Menu Kolaborasi Chatime & BT21!

    Chatime Flamin’ Hot Milk Tea

    Dari namanya saja, sudah terlihat adanya keunikan di sana. Brand minuman mana yang pernah membuat menu rasa milk tea tapi pedas? Menu ini, adalah perpaduan dari milk tea khas Chatime dan bon tabur dari Sasa. Padahal, biasanya bubuk cabai kita tambahkan sebagai pelengkap di makanan. Namun, pada edisi kolaborasi ini bubuk cabai menjadi pelengkap minuman.

    Pada sedotan pertama, rasanya agak aneh karena terbilang sangat baru di lidah. Butuh beberapa kali sedotan untuk dapat menikmati minuman ini. Bon tabur Sasa yang digunakan tidak dihaluskan lagi, bentuknya agak besar-besar dan tidak larut, sehingga rasa pedas yang muncul terasa lambat. Dengan kata lain, rasa milk tea dan bon tabur terpisah. Kamu akan merasakan milk tea terlebih dahulu, setelah itu baru muncul rasa pedas.

    Sebagai penyuka pedas, minuman ini lumayan berterima. Namun, bagi yang tidak suka pedas akan lebih menyukai menu choco conut.

    Choco Conut

    Selain menambahkan bon tabur pada minuman, produk Sasa berikutnya yang juga hadir dalam kolaborasi ini adalah santan kelapa. Air perahan kelapa yang telah melewati beragam proses ini ditambahkan ke minuman rasa cokelat. Untuk rasanya sendiri, cukup familiar seperti makan agar-agar cokelat berlapis santan. 

    Oleh karena bentuk santan yang cair, rasa santan dan cokelat cukup menyatu. Dibanding menu Flamin’ Hot Milk Tea, Choco Conut lebih nyaman untuk diminum. Belum lagi, santannya yang kental membuat sensasi minum cokelat terasa baru berkat rasa santan yang tidak terlalu mendominasi. Ketika mencoba, pesan dengan kadar kemanisan normal telah terasa cukup. Choco Conut sangat cocok diminum saat cuaca lagi panas-panasnya.


    Menu kolaborasi Chatime ini terbilang sangat unik berkat inovasi yang berbeda dari rasa minuman pada umumnya. Meski kini tidak lagi dapat dipesan, mungkin menu kolaborasi ini bisa diadaptasi ke dalam usahamu atau coba dikreasikan kembali untuk dinikmati saat siang hari.

  • Purple Star Series, Menu Kolaborasi Chatime & BT21!

    Purple Star Series, Menu Kolaborasi Chatime & BT21!

    Bagi para Army atau fans BTS pasti tidak asing lagi dengan karakter animasi bernama BT21. Karakter ini sendiri diciptakan oleh anggota grup Kpop kenamaan, yakni Bangtan Sonyeondan atau BTS. Keberadaan karakter Koya, Rj, Shooky, Mang, Chimmy, Tata, Cooky, dan Van ini ternyata menyita perhatian para Army. Hingga akhirnya satu brand minuman, Chatime dan BT21 pun membuat project kolaborasi untuk para army dengan meluncurkan sebuah menu terbaru.

    Terinspirasi dari BT21, pada 13 Desember 2021 Chatime Indonesia secara resmi merilis menu edisi khusus bernama Purple Star Series. Kabar Chatime BT21 tentu disambut dengan antusias oleh Army. Terbukti, pada hari pertama menu kolaborasi Chatime dan BT21 ini dirilis, stok di sejumlah toko langsung habis dalam waktu singkat.

    Baca juga: 5 Menu Chatime Enak Yang Cocok Nemenin Me Time

    Menu edisi kolaborasi Chatime BT21

    Pada Purple Star Series, Chatime menawarkan dua menu kolaborasi, yaitu Purple Star Tea dan Purple Star Milk Tea. Kedua menu tersebut telah tersedia di seluruh gerai Chatime Indonesia. Jika Army penasaran dengan menu kolaborasi ini, dapat memesan langsung ke gerai atau melalui aplikasi pesan makan online.

    Menu Purple Star Tea dijual mulai dari harga Rp32 ribu. Salah satu menu kolaborasi Chatime x BT21 dari edisi Purple Star Series ini merupakan perpaduan dari Jasmine Green Tea dengan tambahan rasa anggur dan topping grape jelly.

    Sedangkan Purple Star Milk Tea, menu khas Chatime milk tea yang sangat populer dan begitu disukai pelanggan. Namun, ada yang berbeda yaitu tambahan rasa anggur dan topping grape jelly. Satu porsi Purple Star Milk Tea dijual dengan harga mulai dari Rp32 ribuan.

    Desain kemasan spesial edisi Chatime BT21

    Selain menawarkan menu kolaborasi spesial yang terinspirasi dari animasi BT21, Chatime menggunakan kemasan berdesain khusus. Pembeli akan mendapatkan tote bag gratis berdesain finger heart yang identik dengan Korea Selatan. Baik Chatime dan juga BTS sama-sama identik dengan warna sama, sehingga pada kolaborasi ini serba ungu.

    Tidak hanya kemasan berdesain animasi BT21, Chatime menawarkan menu paket yaitu minuman dan BT21 magnet. Menu paket ini dijual dengan harga Rp42 ribu melalui aplikasi pesan makan online. Army yang memesan Purple Star Series ini akan mendapatkan 1 buah magnet karakter animasi secara acak.


    Bagaimana Army, sudah coba edisi khusus Chatime BT21 dalam Purple Star Series? Kalau belum, segera kunjungi gerai Chatime terdekat, ya!