Sudah hal biasa bagi pencinta drama korea, tidak hanya jadi jatuh cinta dengan para pemainnya tetapi juga dengan makanannya. Salah satu drama korea yang berjudul “Start Up” berhasil membuat kita ingin merasakan corndog seperti buatan nenek dari Sol Dal Mi dan bisa membayangkan makan bersama Han Ji Pyeong atau Nam Do San.
Corndog adalah salah satu manakan dari negeri para oppa, Korea Selatan dan sedang diburu oleh pencinta drama korea. Corndog merupakan sate sosis dan kezu mozarella yang dibalur dengan tepung roti. Rasa dan bentuk unik yang dihasilkan oleh makanan ini memiliki daya tarik sendiri. Tak lupa juga dengan harga yang sangat terjangkau membuat siapa aja ingin mencobanya.
Oppa Corndog Tebet
Tebet lagi tebet lagi, iyaa ini daerah emg surganya para pencinta makanan. Banyak sekali tempat makan yang berdiri di sini. Salah satunya makanan korea “Oppa Corndog” yang berada di Jl. Tebet Utara Dalam No.2a, RT.9/RW.1, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan.
Tempat yang didominasi dengan warna pink membuat toko ini memiliki kesan lucu dan unik. Oppa Corndog merupakan tempat makanyang tidak terlalu luas dengan hanya beberapa bangku dan meja saja. Namun tentu saja tidak mengurangi kelezatan corndog di toko ini. Dengan harga setiap corndognya mulai Rp. 12.000 – 18.000 saja, kalian bisa merasakan suasana Korea.
Di tempat ini banyak sekali menu corndog yang bisa kamu coba. Corndog dari rasa asin dan manis tersedia di sini. Varian corndog rasa asin yang disediakan oleh tempat ini terdiri corndog ori mozza, corndog mie mozza, corndog sosis mozza, dan lain-lain. Tidak lupa dilengkapi dengan saus mayonnaise juga saus sambal sesuai selera kalian. Sedangkan untuk varian rasa manis Oppa Corndog menyediakan rasa taro, strawberry, chocolate, chocomaltine, tiramisu, dan masih banyak lagi. Dimana untuk setiap rasa yang kalian pilih memiliki warna yang berbeda.
Selain itu, keju mozzarella yang biasa kita kenal berwarna putih, Oppa Corndog menyediakan beragam warna dan rasa. Seperti keju mozzarella strawberry yang ketika digigit lelehan keju mozzarelanya memiliki warna pink. Dan banyak lagi macamnya. Tentunya pilihan warna ini membuatmood naik.
Jadi gimana nih? Para pecinta kuliner jangan lupa untuk berkuliner ala korea dengan cobain corndog di Oppa Corndog, ya!
Jika Anda berkunjung ke Jawa Barat, ada baiknya singgah sebentar untuk menikmati sate maranggi Haji Yetty di daerah Cibungur, Purwakarta. Sebab sate maranggi pada rumah makan ini memiliki ciri khas rasa yang berbeda dari sate pada umumnya.
Salah satu sate yang paling digemari masyarakat adalah Sate Maranggi. Sate ini berbeda dengan sate pada umumnya. Biasanya sate marangga terdiri dari 3 potong daging sapi ukuran besar. Hidangan ini juga tidak menggunakan bumbu kacang, melainkan menggunakan bumbu kecap yang diberi dengan banyak tambahan seperti potongan tomat dan cabai.
Lokasi Sate Maranggi Haji Yetty
Lokasi warung sate Haji Yetty terdapat di Jalan Raya Cibungur Purwakarta, Cibungur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kamu dapat melihat di pinggir jalan menuju tol Cikampek. Warung ini ditandai dengan banyaknya tungku pembakaran sate dan meja kursi yang sudah terisi penuh disetiap sudutnya.
Tungku pembakaran yang mengarah kejalan, membuat asap dan aroma sate yang sedang dibakar akan langsung menuju ke jalanan. Hal ini yang membuat para pengedara yang lewat menjadi penasaran terhadap rasa dari sate yang sedang dibakar didepan mata mereka. Yang pasti, aromanya yang menggoda membuat para pengendara terpaksa menepi untuk mencoba beberapa tusuk sate dari warung ini.
Warung sate maranggi Haji Yetty juga sudah sangat sering didatangi oleh orang-orang terkenal. Terlihat dari banyaknya foto artis hingga politikus yang terpajang di tembok warung ini. Jadi sudah tidak diragukan lagi bukan rasa dari sate maranggi yang ada di warung ini seperti apa.
Sejak berdiri pada tahun 1990, warung ini tidak pernah sepi pengujung. Setiap harinya pengunjung selalu berdatangan dari berbagai daerah. Bahkan warung ini dapat menghabiskan 2 ton daging sate dalam kurun waktu 1 hari saja. Bila kamu langsung mendatangi warung ini, harga 1 tusuk sate di warung sate maranggi Haji Yetty sekitar Rp 5.000 pertusuknya. Namun jika kamu memesannya lewat aplikasi pesan antar, harga per satu tusuknya bisa mencapai Rp 6.000.
Warung sate Haji Yetty bukan hanya menghidangkan sate maranggi saja. Warung ini juga menghidangkan menu lain yang tidak kalah enak seperti, ayam bakakak, ikan gurame bakar, dan sebagainya. Untuk ayam bakakak persatu ekornya kamu cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 120.000 saja. Sedangkan untuk ikan gurame bakar kamu cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 130.000 setiap satu ekornya.
Selain itu di dalam warung ini juga terdapat beberapa seperti warung kecil. Warung-warung ini menjual makanan ringan seperti gorengan dan ubi. Disini juga terdapat depot yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas purwakarta dan sekitarnya.
Ramainya Warung Haji Yetty
Area parkir di warung sate Haji Yetty juga terbilang sangat luas. Hal ini untuk mengantisipasi kapasitas kursi yang cukup banyak dimiliki oleh warung ini. Jika kursi yang disediakan sudah terlalu penuh, beberapa pengujung akan meminta tikar dan makan di parkiran dekat dengan mobil mereka masing-masing.
Jika kalian tertarik untuk mencoba sate maranggi Haji Yetty, disarankan untuk tidak datang di jam makan siang atau hari libur. Hal ini karena kursi dan parkiran akan penuh dengan para pengunjung dari berbagai daerah.
Rasanya yang enak dan pelayanannya yang ramah membuat warung sate Haji Yetty ini tidak pernah sepi pengunjung. Walaupun pada awalnya warung ini ramai hanya karena berada di jalan menuju Bandung. Dimana banyak orang memprediksi jika tol menuju Bandung sudah beroperasi maka warung ini akan menjadi sepi pembeli. Namun prediksi tersebut tentu saja tidak benar, bukan? terbukti dengan semakin ramai dan berkembangnya warung sate Haji Yetty ini sekarang. Nah untuk kalian yang sedang kebetulan lewat di area Purwakarta, tidak ada salahnya untuk mencoba Sate Maranggi Haji Yetty, Sate Legendaris Asal Purwakarta.
Jajanan pasar memang sangat cocok dinikmati untuk mengganjal rasa lapar. Selain rasanya yang lezat, jajanan juga memiliki harga yang relatif murah sehingga dapat dibeli oleh masyarakat dari golongan ekonomi menengah ke atas maupun ke bawah.
Di Kota Bogor, terdapat beberapa kudapan tradisional yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat setempat. Jajanan Bogor ini biasanya dijual di pasar, pedagang kaki lima, maupun toko kecil. Beberapa dari jajanan tersebut merupakan kudapan manis dan asin. Di bawah ini, penulis telah merangkum nama-nama jajanan enak di Bogor yang patut kamu coba.
Kue Cubit Mang Enjang, Jajanan Bogor yang Legendaris
Panganan Khas Penggugah Selera | Photo by Enjang Sm from Google Maps
Kue cubit merupakan penganan yang terbuat dari susu dan tepung terigu. Biasanya, kue ini ditaburi dengan butiran cokelat di atasnya. Seiring berjalannya waktu, kue cubit telah mengalami inovasi sehingga taburan dan bahan pelengkapnya sangat bervariasi. Selaras dengan namanya, kue ini memang cocok dimakan dengan cara dicubit.
Salah satu pedagang kue cubit yang terkenal di Kota Bogor yaitu Kue Cubit Mang Enjang. Mang Enjang berlokasi di Jalan Mandala Nomor 5-13, Sukaraja, Bogor Utara. Beberapa varian kue cubit yang ada di sini, yaitu original, green tea, red velvet, cokelat, vanilla, bubble gum, oreo, dan taro.
Selain Mang Enjang, kamu juga dapat menemukan jajanan enak Bogor ini di berbagai pasar, seperti Pasar Bogor dan Pasar Anyar. Ada juga yang berjualan di Suryakencana, Taman Sempur, dan di depan sekolah-sekolah.
Jajanan Bogor yang Istimewa, Kue Pukis
Pukis | Oleh Serenity – Karya sendiri, CC BY-SA 3.0
Kue pukis adalah kue yang dibuat dari campuran tepung terigu, telur, santan, dan ragi. Campuran adonan tersebut dituangkan ke dalam cetakan, biasanya ditaburi juga dengan butiran cokelat. Sama seperti kue cubit, kue pukis juga telah mengalami berbagai inovasi. Saat ini, telah tersedia beragam varian yang unik dari kue pukis. Taburan di atasnya bukan hanya cokelat, melainkan ada keju, selai, kacang, dan sebagainya.
Salah satu pedagang yang menjual kue pukis di Kota Bogor, yaitu Kue Pukis Pak Mumuh. Pak Mumuh bertempat di Jalan Suryakencana, tepatnya di perempatan Gang Aut. Dilansir dari Instagram @visitbogor, kue pukis di sini memiliki beragam varian rasa, yaitu keju, cokelat, nanas, stroberi, dan butiran cokelat. Harganya juga sangat murah, yaitu 2 ribu rupiah untuk menikmati jajanan enak dari Bogor ini.
Raffles Bogor | Photo by Arismuda Ritonga from Google Maps
Cakwe merupakan makanan tradisional yang berasal dari Tionghoa. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras yang dibuat memanjang, kemudian digoreng sampai mengering. Di Jawa Barat—termasuk Bogor—cakwe biasanya dihidangkan dengan sambal kacang cair.
Cakwe Raffles merupakan salah satu kedai cakwe di Bogor yang mendapatkan rating tinggi di Google. Kedai ini berlokasi di Mal Bogor Junction, Jalan Jenderal Sudirman, Pabaton, Bogor Tengah. Cakwe di sini memiliki ukuran yang besar dengan panjang seperti lengan manusia. Selain itu, Cakwe yang disediakan oleh Raffles juga disajikan dengan bumbu kacang.
Selain bumbu kacang, terdapat menu lainnya, seperti cakwe jumbo saos cuka seharga 13 ribu rupiah, cakwe jumbo 2 bumbu seharga 16 ribu rupiah, dan cakwe special seharga 16 ribu rupiah.
Lumpia Basah Suryakencana
Lumpia Basah Suryakencana | Photo by Rizal from Google Maps
Kudapan khas Bogor ini merupakan makanan yang berisi taoge, telur orak-arik, dan tambahan lainnya yang ditumis bersamaan. Isi yang telah ditumis ini dibungkus dengan kulit lumpia. Kulit lumpia sebelumnya dioles dengan gula merah yang sudah dilelehkan. Dinamakan lumpia basah karena kulit lumpianya tidak mengalami proses penggorengan dan terasa basah dari tumisan yang ada di dalamnya.
Salah satu pedagang lumpia basah yang terkenal di Bogor, yaitu lumpia basah yang berada di Jalan Suryakencana Nomor 89, Babakan Pasar, Bogor Tengah. Lumpia basah di sini berisi bengkuang dan bahan-bahan lumpia basah pada umumnya. Harga lumpia basah per porsinya, yaitu 13 ribu rupiah, untuk dobel telur per porsinya seharga 16 ribu rupiah, sedangkan untuk dobel telur dan dobel kulit per porsinya seharga 18 ribu rupiah.
Klausa merupakan kue berisi pisang dan selai cokelat yang dibungkus dengan kulit berwarna cokelat seperti dadar gulung. Makanan ini pertama kali diproduksi oleh mahasiswa IPB. Toko Klausa yang terkenal berada di Jalan Babakan Tengah, Dramaga, Bogor Barat.
Kudapan ini lebih lezat dinikmati setelah dimasukkan ke dalam kulkas. Ketika digigit, selai cokelat dari kue ini akan melumer di dalam mulut. Pisangnya lembut dan manisnya pas. Potongan keju di atasnya juga memberikan sedikit rasa asin sehingga kue ini tidak kelebihan rasa manis.
Harga dari klausa cake adalah 2.500 rupiah per buah. Selain cokelat, terdapat varian rasa lainnya, seperti durian, mangga, dan stroberi bisa kamu nikmati jajanan Bogor ini.
Demikian kelima contoh jajanan pasar yang ada di Kota Bogor. Kudapan mana yang menurutmu terlihat enak?
Kamu sedang berada di Semarang? Tidak lengkap rasanya kalau kamu melewati pagi hari tanpa merasakan makanan khas kota ini. Dengan segala keistimewaanya, wisata kuliner di Semarang merupakan agenda wajib yang tidak boleh kamu lewatkan begitu saja.
Buat kamu yang tinggal atau pernah bekerja di kota Semarang tentu setuju bahwa kota ini sangat indah dan sedih untuk ditinggal. Bagaimana tidak, kota dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Begitu banyak peninggalan budaya masih dijaga baik hingga sekarang, jalanan asri dan penuh dengan pepohonan serta makanan khas Semarang yang sangat beragam dan tentu saja lezat membuat kota ini patut untuk dirindukan.
Kota dengan kekayaan jenis makanan ini meninggalkan banyak kesan dan kenangan manis apabila diingat kembali. Buat kamu yang ingin berkuliah, Semarang adalah kota pendidikan yang bagus buat kamu tuju. Dengan biaya hidup yang murah, banyaknya tempat hiburan yang sesuai kantong mahasiswa dan makanan-makanan yang murah, sangat direkomendasikan untuk melanjutkan pendidikan atau merantau di kota ini.
Kekayaan wisata kulinernya sangatlah banyak, walaupun mayoritas bukanya pada malam hari karena Semarang apabila jam 10 keatas panasnya sangat luar biasa. Tetapi bukan berarti tidak ada wisata kuliner di pagi hari lho di Semarang. Mau tau wisata kuliner yang cocok dinikmati pagi hari di Semarang? Simak ulasan berikut:
Wisata Kuliner ala Semarang di Nasi ayam Kemuning Mbak Jum
Di kota Semarang, masih banyak sekali pedagang yang menjual keliling di wilayah perumahan dan masuk-masuk ke kos, seperti nasi ayam kemuning. Nasi ayam kemuning ini biasanya dibawa oleh mbok-mbok dengan bakul yang digendong dengan tenggok (keranjang bambu). Makanan khas Semarang ini terdiri dari nasi, opor ayam,labu siam, santan kental dan sambal goreng krecek. Kamu juga bisa mengganti nasi menjadi lontong.
Untukmu yang merasa sulit untuk menemukan pedagang keliling nasi kemuning, tidak perlu khawatir. Kamu dapat menemukan pedagang nasi ayam kemuning yang menggelar lapaknya sendiri. Salah satunya adalah Nasi ayam Kemuning Mbak Jum. Lapak mbak Jum bisa kamu temukan di jalan Puri Anjasmoro Raya Blok B1 No. 23, Tawangmas, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah . Perlu dicatat nasi ayam kemuning mbak Jum memiliki jam buka dari jam 6 pagi hingga jam 11 malam.
Selanjutnya ada Nasi Pindang Gajah Mada yang berlokasi di jalan Gajah Mada Kembangsari, Semarang. Walaupun bukan makanan asli khas Semarang, tetapi kita dapat menemukan banyak sekali nasi pindang di kota Semarang. Hal ini karena banyaknya pendatang dari kota Kudus, kota asli penghasil nasi pindang yang menjajakan dagangannya di kota Semarang.
Dengan nasi, daging sapi dan kuah rawon ala Jawa Timur ditambah daun melinjo, nasi pindang siap untuk membuat segar pagi harimu. Menu ini juga tidak kalah sedapnya saat dipadukan dengan berbagai lauk tambahan lain seperti paru dan empal.
Tertarik mencoba? Wisata kuliner Semarang dengan sarapan yang menyegarkan ini bisa kamu temui di Gang Buntu, Jl. Gajahmada No. 98B Kembangsari, Semarang, Jawa Tengah. Untuk waktu buka sampai tutupnya mulai dari jam 06.00 – 22.00 WIB.
Nah buat kamu yang menyukai makanan dengan olahan mie, kamu bisa mencoba Mie Kopyok Semarang. Rasanya yang menggugah selera layak dijadikan obat rindu untuk kamu pendatang luar kota Semarang. Tidak hanya dari cita rasa, namun cara para penjual dalam menjajakan makanan khas Semarang ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya penjualnya berkeliling menggunakan gerobak dan memukul piring sambil berteriak sebagai penanda kedatangan mereka.
Dengan olahan mie yang ditambah irisan lontong, dan tahu goreng cukup membuatmu kenyang dalam menyantapnya. Apalagi saat semua isian dipadukan dengan kuah panas dan campuran kecap manis, gerusan bawang putih dan cabe rawit yang menambah kelezatan makanan ini.
Buat kamu yang ingin mencoba Mie Kopyok Semarang, kamu bisa mencoba Mie Kopyok Pak Dhuwur yang terkenal di kota Semarang. Mie kopyok Pak Dhuwur terletak di daerah Stasiun Poncol Semarang. di Jl. Tanjung No. 18A, Pandansari, Kec. Semarang Tengah. Buka pada pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Kali ini menu kebanggaan mahasiswa Semarang nih, Omlet Warung Bu Nur. Dengan porsi banyak dan murah ini sangat menguntungkan bagi kamu yang datang dan dengan perut benar-benar keroncongan, ditambah buat kamu yang memang terbiasa makan berat di pagi hari.
Warung Bu Nur ini sebenarnya menyediakan beraneka ragam makanan penyetan, salah satunya penyetan telur seperti omlet. Kamu bisa menikmati Omlet bakar di Warung Bu Nur, selain itu kamu juga bisa menikmati lontong sayur, ayam penyet, ayam geprek dll. Letaknya yaitu di Jalan Mulawarman Utara Dalam II, Tembalang, Semarang.
Martabak memang memiliki rasa enak dan cocok banget menemani kita di malam hari. Tak heran kalau kudapan ini menjadi favorit banyak orang, hingga berlomba-lomba mencari martabak yang enak, khususnya di daerah Jakarta. Martabak sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu martabak telor atau asin dan martabak manis. Saking cintanya masyarakat dengan martabak, sekarang ini kita menjumpai beberapa toko yang menawarkan topping yang unik dan berbagai ragam. Seperti martabak manis Nutella, Ovomaltine, hingga martabak telor dengan topping keju yang melimpah. Akibat adanya varian baru ini, mulai muncul berbagai istilah seperti team martabak klasik atau modern. Kamu termasuk timmana? Saya sih tetep martabak keju klasik hehe.
Untuk kamu yang ingin bereksplorasi martabak enak di Jakarta Selatan, simak terus, ya!
Martabak Enak dari Martabak Bandung Raya
Kalau kamu tinggal di Jakarta Selatan seengaknya pernah dengar nih martabak yang satu ini. Martabak Bandung Raya berlokasi di Jalan Raya Fatmawati dan buka dari pagi sampai malam hari. Tidak seperti toko martabak pada umumnya yang mulai buka pada malam hari.
Martabak Bandung Raya di Jalan Fatmawati
Hal yang menurut saya cukup membuat martabak ini berbeda adalah adonannya yang cukup tebal dan teksturnya yang lembut di mulut. Ditambah lagi, mereka juga menawarkan banyak sekali varian topping baru seperti durian, nangka, kismis, kitkat greentea, ovomaltine, toblerone, dan Nutella. Menurut saya sih menu andalan Martabak Bandung Raya adalah Martabak Keju dan Jagung Keju.
Selain martabak, mereka juga menjual beberapa makanan lainnya seperti nasi goreng, kwetiau, siomay, dan beberapa hidangan laut. Kalau kamu mungkin belum kenyang makan martabak bisa tuh coba menu yang lainnya, siapa tahu malah ketagihan.
Martabak dengan Rasa yang Pas, Martabak Top Bandung Gendut
Penjual martabak yang satu ini kelihatannya tidak begitu terkenal dibandingkan dengan martabak – martabak lainnya. Namun kalau rasa, jangan ditanya. Saya merekomendasikan martabak ini karena rasanya yang tidak membuat kita begah seperti martabak pada umumnya. Selain itu ukuran martabak yang dimiliki tergolong cukup besar yang membuatkamu semakin puas menikmati martabak manis ini.
Martabak Top Bandung Gendut di Jakarta Selatan
Bagi kamu yang tim #MartabakModern, mereka juga menyediakan berbagai macam varian yang bisa kamu nikmati. Terdapat beberapa varian yang ditawarkan seperti Nutella, Kitkat, Nangka, dan sebagainya. Bahkan jika sedang musim durian, kamu bisa meminta mereka tuh untuk membuatkan martabak durian. Martabak Top Bandung Gendut juga menyediakan varian modern untuk martabak telor seperti rendang, jamur, sosis, dan masih banyak lagi.
Kalau kalian tertarik untuk mencoba bisa langsung kunjungi di Jalan Wolter Monginsidi yang terletak tidak begitu jauh dari kawasan Senopati. Martabak Top Bandung Gendut buka dari pukul 4 sore hingga 12 malam. Kalian juga bisa memesannya melalui nomer telfon yang ada ataupun melalui delivery lewat aplikasi delivery online.
Pelopor Topping Kekinian, Martabak Boss
Kalau yang satu ini menurut saya sih pencetus martabak yang menciptakan topping modern. Martabak boss memiliki banyak outlet, salah satunya di Panglima Polim. Tempat ini buka sejak pukul 1 siang hingga 11 malam. Jika kamu malas untuk keluar rumah bisa menggunakan fitur delivery yang ada pada aplikasi pemesanan.
Martabak Boss yang Terkenal
Harus diakui memang Martabak Boss cukup inovatif merancang ide uniknya dalam topping martabak. Seperti menciptakan martabak asin yang berisi salmon dan keju, yang saya sendiri bahkan tidak pernah terpikir untuk membuat hal tersebut. Ada banyak menu andalan yang harus kamu coba dari tempat ini. Diantaranya adalah martabak tipis kering isi durian keju, black martabak dengan isi lava dark chocolate, serta martabak taro.
Kali ini kita akan membahas spesialis di bidang martabak asin nih yaitu Martabak Kubang. Martabak ini bisa dibilang salah satu yang legendaris di Jakarta karena telah berdiri lebih dari 10 tahun yang lalu . Tempat ini dikenal dengan martabak karinya yang berisi daging cincang yang tebal.
Martabak Kubang di Setiabudi
Jika kamu tertarik ingin mencoba bisa langsung kunjungi tokonya yang terletak di Jalan Dr. Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan. Selain martabak, mereka juga memiliki menu andalan lainnya seperti Roti Cane yang berisi Kari Ayam. Oiya martabak ini buka dari jam 11: 00 WIB sampai 00: 00 WIB.
Itulah 4 rekomendasi martabak enak yang bisa kamu coba di Jakarta Selatan, duh jadi ngiler ya? Mana nih yang pengen banget kamu coba?