Category: Info Kuliner

  • Ini Dia Tren Kuliner di tahun 2021 Menurut para Pakar!

    Ini Dia Tren Kuliner di tahun 2021 Menurut para Pakar!

    Dilansir dari New York Times, para pakar memprediksi beberapa tren kuliner yang akan mendominasi 2021. Cus, langsung kita cek!

    Vegetarian food

    Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan sistem imun akan tetap tinggi. Sehingga, besar kemungkinan tren kuliner dengan sayur-sayuran akan semakin diminati.  Dilansir dari Kumparan, salah satu chef di tanah air, Chef Dea Annisa, juga berpendapat demikian.

    Tren Kuliner Bumbu dan Rempah

    Laurentia Romaniuk, seorang pakar tren dari Instacart, memprediksi kalau 2021 akan penuh dengan rasa. Karena adanya pandemi dan pembatasan sosial, masyarakat kembali aktif di dapur. Selain itu, banyak orang juga akan membuat stok bumbunya sendiri yang akan digunakan sewaktu-waktu.

    Baca Juga Tren Kuliner Lainnya: Varian Es Krim yang Jadi Tren di Indonesia

    Tren Kuliner Meningkatkan Kualitas Tidur

    Tren ini meningkat karena adanya kepedulian dengan kesehatan mental akibat gaya hidup selama pandemi. Hal ini membuat berbagai aplikasi dan produsen makanan membuat produk untuk mengatasinya.  Salah satunya adalah Driftwell dari Pepsico yang mengandung magnesium dan asam amino untuk menenangkan pikiran.

    Produk-produk yang dibuat kebanyakan berfungsi terbalik dengan minuman berenergi. Hal ini dikarenakan orang-orang merasa cemas  dan stress akibat pandemi. Sehingga, dibandingkan menjaga tubuh untuk bangun selama 24 jam, orang-orang cenderung mencari cara agar tidurnya berkualitas.

    Comfort food

    Dilansir dari Delish, comfort food akan menjadi tren lagi di 2021. GoFood, dilansir dari Kumparan, juga menyatakan kalau Dessert Box akan menjadi tren di 2021. Tahun penuh karbo! Gimana menurut kamu?

    Baca Juga Artikel Kuliner Lainnya: Wisata Kuliner di Indonesia yang Wajib Kamu Kunjungi

    Tren Kuliner Lokal

    Kesadaran sosial manusia selama pandemi juga meningkat. Akan ada banyak orang yang membeli makanan lokal. Hal ini dikarenakan adanya rasa ingin membantu untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang sempat terganggu akibat pandemi.

    Setelah melihat tren kuliner yang sudah diprediksi para ahli, kamu setuju gak dengan pendapat mereka?

  • Yuk Cobain Makanan Khas Malang Legendaris Ini!

    Yuk Cobain Makanan Khas Malang Legendaris Ini!

    Siapa saja disini yang memiliki hobi berjalan-jalan mengelilingi kota di Indonesia? Tentunya kalian juga harus mencoba makanan khas dari daerah yang kalian kunjungi. Kali ini kita akan membahas “Makanan Khas Malang” yang tentunya tidak boleh ketinggalan.

    Kota Malang seperti yang kita ketahui dikenal dengan kesejukan dan juga keindahan alamnya, selain itu kulinernya juga unik dan enak. Jadi kalian bisa banget nih coba makanan khas Malang, Jawa Timur. Bahkan dari pilihan makanan berikut, ada yang sudah berusia 100 tahun sejak pertama kali dibuka.

    Lalu kira – kira apa saja makanan legendaris khas Malang yang wajib dicoba ketika datang kesini? Yuk kita simak informasi dibawah ini.

    Rawon

    Makanan khas Malang ini sudah ada sejak sebelum Indonesia mencapai kemerdekaan. Rawon merupakan makanan berkuah yang memiliki warna kuah hitam pekat. Warna hitam pekat pada kuah rawon berasal dari bahan dasarnya yaitu kluwek.

    Kluwek atau kluwak merupakan bahan utama rawon yang menyerupai kacang namun berbentuk besar. Setelah kulitnya dipecah, bagian dalam kluwek yang berwarna hitam akan diambil untuk dicampurkan kedalam kuah rawon. Itulah mengapa kuah rawon memiliki warna hitam pekat. Rawon akan sangat nikmat jika dinimati dengan nasi hangat dan juga berbagai macam lauk seperti mendol dan paru.

    Baca Juga Rekomendasi Lainnya: Makanan Khas Semarang Pagi hari yang Wajib dicoba

    Bakwan Malang

    Makanan khas Malang selanjutnya ialah Bakwan Malang, seperti namanya bakwan ini tentunya berasal dari kota Malang. Bakwan disini bukan seperti bakwan jagung atau sayur pada umumnya ya, melainkan semacam hidangan seperti bakso. Makanan ini berisikan berbagai gorengan, bakso kecil dan urat, bakso goreng, dan mi yang lalu disiramkan kuah kaldu.

    Bakwan malang akan lebih nikmat dimakan selagi masih panas dan cuaca sedang dingin. Kalian juga bisa meracik kuah sesuai dengan selera kalian. Bakwan malang ini bisa kalian dapatkan dengan harga yang cukup terjangkau.

    Sate Gebug

    Makanan selanjutnya ada Sate Gebug khas Malang, sate gebug ini berbeda dengan sata buntel yang biasanya kita dengar. Sate gebug menggunakan daging bagian lulur yang mana merupakan daging sapi bagian tulang belakang yang lembut. Karena terbuat dari bahan yang cenderung mahal, sate gebug ini dijual dengan harga 25.000 sampai 30.000 per tusuknya.

    Sebelum diolah daging sapi akan digebug dan dibumbui lalu barulah dimasak dengan cara dibakar. Sate gebug memiliki rasa yang manis, sedikit pedas, dan juga daging yang juicy. Sate gebug di kota Malang ini sudah berdiri selama 100 tahun dan membuat makanan ini menjadi makanan legendaris kota Malang.

    Baca Juga Rekomendasi Lainnya: Sate Maranggi Haji Yetty, Sate Legendaris Asal Purwakarta

    Makanan Khas Malang, Ronde

    Panganan ini merupakan makanan penutup yang menjadi salah satu makanan legendaris kota Malang. Ronde terbuat dari tepung yang berisikan kacang tanah yang gurih. Salah satu ronde yang terkenal di kota Malang adalah Ronde Titoni. Ronde Titoni menyediakan dua jenis, ronde yang pertama adalah ronde basah dan yang kedua adalah ronde kering.

    Untuk ronde basah, ronde akan disajikan bersamaan dengan kuah jahe yang hangat. Sementara ronde kering akan disajikan dengan cara rdibalur lagi dengan baluran kacang tanah yang manis dan gurih. Unik, bukan?

    Puthu, Makanan Khas Malang

    Lalu makanan legendaris terakhir ialah kue puthu, kue puthu di kota Malang umumnya berwarna putih. Pembuatannya sama seperti kua puthu umumnya yaitu dengan cara dikukus diatas besi panas. Kue puthu ini menggunakan gula asli yang kental sehingga saat dimasak gulanya tidak akan mencair. Lalu kue puthu ini juga lebih pulen dan tidak mudah hancur seperti kue puthu biasanya. Harganya pun juga sangat terjangkau dan cocok dimakan sebagai camilan malam saat dingin.

    Baca Juga Rekomendasi Lainnya: Tempat Makan Murah di Jakarta Selatan

    Itu tadi merupakan 5 rekomendasi makanan legendaris khas Malang yang wajib kamu coba. Tidak hanya memiliki berbagai wahana wisata yang mengagumkan, makanan khasnya pun juga harus kamu coba. Selain itu makanan – makanan ini harganya sangat terjangkau bukan, jadi kamu bisa mencoba banyak makanan namun dengan harga yang murah.

  • Makanan Lebaran yang Tidak Boleh Terlewat

    Makanan Lebaran yang Tidak Boleh Terlewat

    Walaupun hari idul fitri masih lama, umat muslim sudah tidak sabar lagi untuk merayakan hari lebaran. Salah satu ciri khas orang Indonesia dalam merayakan hari kemenangan adalah menyantap makanan khas Lebaran.

    Namun, karena terkendala pandemi covid yang secara paksa menyuruh kita untuk menjaga jarak serta protokol kesehatan lainnya. Walaupun suasananya berbeda, namun setidaknya kita bisa merayakan hari indah ini bersama dengan keluarga ataupun orang terdekat kita. Ada banyak cara untuk merayakan hari raya ini, salah satunya adalah membagikan makanan kepada orang tersayang.

    Setiap daerah memiliki makanan khasnya sendiri saat merayakan idul fitri. Namun berikut kami rangkum, beberapa makanan yang biasa ada saat lebaran tiba.

    Ketupat, Makanan Pokok Saat Lebaran

    Makanan pengganti nasi saat lebaran. Hampir semua rumah membuah makanan ini saat lebaran tiba. Cara membuatnya cukup mudah, masukkan nasi ¼ dari ukuran ketupat lalu rebus kurang lebih selama 3 jam.

    Seperti yang telah kita tahu, bungkus dari ketupat menggunakan daun kelapa yang muda lalu di anyam membentuk seperti persegi. Makanan ini sering disajikan sebagai pengganti nasi, jadi wajar jika ketupat sering disandingkan dengan lauk maupun sayur.

    Baca Juga Info Kuliner Lainnya: 13 Macam Gorengan yang Biasa Kamu Temui di Kaki Lima

    Opor Ayam, Makanan khas Lebaran

    Makanan yang berisi potongan ayam yang diberi santan berwarna kuning ini, sangat nikmat jika dimakan bersama dengan ketupat. Suku melayu sering menyajikan makanan berat kepada para tamu yang berkunjung, dan salah satu lauknya adalah opor ayam.

    Walaupun pandemi, kamu tetap bisa menikmatinya bersama orang rumah,

    Makanan Lebaran, Rendang

    Walaupun sering dijual diluar hari raya, namun makanan ini tetap menjadi salah satu makanan yang dicari setiap kita bertamu. Cara pengolahan rendang adalah potongan daging disiram dengan santan dan bumbu merah dimasak hingga airnya mengering. Proses pengeringan ini memakan banyak waktu, hal ini lah yang membuat makanan ini sangat gurih dan kaya akan rasa.

    Makanan yang termasuk dalam salah satu makanan terlezat didunia ini, sangat digemari  oleh semua kalangan.

    Baca Juga Artikel Kuliner Lainnya: Work From Home Bakal Lebih Asyik Ditemani 3 Cemilan Ini!

    Kue Kering Saat Lebaran

    Setiap lebaran, para ibu dirumah berusaha untuk membuat beraneka macam makanan yang nantinya akan disajikan kepada tamu yang ingin bersilahturahmi.  Banyak sekali jenis makanan yang dibuat, seperti makanan berat, cemilan kue kering, dan kue basah.

    Berikut makanan dan cemilan yang biasa disajikan diruang tamu untuk menyambut saudara yang berkunjung, yaitu :

    Nastar

    Siapa yang belum pernah memakan jajanan ini? Rasanya yang manis dan asam bercampur menjadi satu membuat makanan ini menjadi primadona saat menyambut lebaran.

    Nastar merupakan jenis kue kering yang didalamnya terdapat selai nanas yang dibuat sendiri, dan adonan kuenya sangat gurih. Bentuk dari nastar pun bermacam – macam. Namun yang paling sering kita temui adalah nastar berbentuk bulat.

    Putri Salju

    Walaupun dinamai sebagai putrid salju, namun Nampaknya tidak berbentuk seperti putrid salju yang ada seperti dikartun. Dinamakan kue putri salju karena adonan kue setelah masak akan ditaburi dengan gula putih halus yang mirip seperti salju.

    Tekstur dari adonan putrid salju lebih lembut disbanding dengan nastar, karena putrid salju lebih banyak memakai mentega dalam adonannya. Biasanya kue putrid salju berbentuk seperti bulan sabit yang indah.

    Baca Juga Artikel Kuliner Lainnya: Enak! Ini 11 Resep Snack Sehat ala Tiktok yang Mudah Dibuat

    Kue Kacang

    Hampir tidak pernah absen disetiap hari raya idul fitri, kue ini berbahan dasar kacang tanah yang dipanggang dan dihancurkan.

    Awalnya kita harus menyangrai atau juga bisa menggoreng kacang sampai berwarna kecoklatan. Kemudian hancurkan kacang tadi, jangan sampai halus sekali. Kemudian siapkan adonan dan campur dengan kacang yang sudah dihancurkan tadi.

    Setelah itu, cetak dan panggang kue kacang sampai matang. Harum kacang sangat tercium saat kamu membuka ovennya. Rasa manis dari adonan dan kacang yang gurih sangat nikmat untuk disajikan kepada para tamu yang hadir.

    Lebaran pada tahun ini memang berbeda dari sebelumya, namun bukan berarti kita tidak bisa merayakannya. Kita bisa berkumpul bersama keluarga dirumah sambil memakanan makanan khas lebaran bersama.

    Setidaknya, kita masih bisa mengambil hikmah dari apa yang telah terjadi ini. Selamat lebaran ya!

  • 13 Macam Gorengan yang Biasa Kamu Temui di Kaki Lima

    13 Macam Gorengan yang Biasa Kamu Temui di Kaki Lima

    Makanan apa lagi yang cocok untuk dimakan kapanpun, selain gorengan. Makanan favorit masyarakat Indonesia ini menjadi sering sekali menjadi camilan saat sedang kumpul-kumpul atau kalau sedang tidak ada makanan di rumah.

    Selain karena harganya yang murah dan sangat bisa mengganjal perut, gorengan memiliki berbagai macam variasi. Ada yang asin dan ada juga yang manis. Kadang-kadang pasti kita suka bingung sendiri dengan jenis yang ingin kita pesan. Alhasil, sebutin ke abangnya hanya dengan tunjuk gorengannya atau bilang, “Itu, bang.” Tenang saja, kita sudah siapin buat kamu nama-nama dari gorengan.

    Gorengan Bakwan

    Yang pertama adalah menu wajib yang pasti ada di tukang jualan gorengan, yaitu bakwan. Bakwan atau yang juga dikenal sebagai bala-bala ini merupakan kudapan yang terbuat dari tepung terigu dan berbagai macam sayuran, seperti kol, wortel, daun bawang, dan tauge.

    Baca Juga Artikel Jajanan Lainnya: Jajanan Khas Bogor yang Selalu Membuat Candu

    Risol

    Selanjutnya adalah risol. Risol ini terbuat dari kulit tepung yang isinya bermacam-macam. Ada yang isinya bihun, sayuran, serta ragout. Nah, tipe risol ini ada dua, ada yang lembut dan yang krispi. Biasanya, di penjual gorengan kaki lima, hanya ada satu macam dari kedua itu.

    Tempe Goreng

    Next adalah tempe. Nah, tapi berbeda dengan tempe yang biasanya kita makan sebagai lauk. Tempe yang dijual sebagai menu ini mempunyai ciri khas sendiri, yaitu bentuknya yang lebih besar dan tipis daripada tempe pada umumnya serta teksturnya yang krispi.

    Gorengan Tahu Pong dan Tahu Isi

    Di kedai gorengan kaki lima, biasanya dijual dua jenis tahu, yaitu tahu pong dan tahu isi. Tahu pong adalah tahu yang digoreng biasa dan seperti namanya, tahu ini dalamnya kopong. Sedangkan tahu isi berisi tumisan sayuran, seperti wortel, kol, daun bawang, dan tauge, sehingga bentuknya lebih padat.

    Baca Juga Artikel Jajanan Lainnya: Awalnya Kue Odading Tidak Memiliki Nama, Lho!

    Cireng

    Selanjutnya adalah gorengan yang terbuat dari aci atau tepung kanji, yaitu cireng. Diantara menu aci lainnya, cirenglah yang masuk ke dalam menu gorengan karena namanya sendiri yang diambil dari singkatan aci digoreng. Cireng ini wananya paling beda dari yang lainnya, yaitu berwarna putih dengan tekstur yang kenyal.

    Singkong

    Selanjutnya adalah umbi-umbian goreng, yaitu singkong. Nah, singkong goreng ini biasanya hanya dipotong kecil-kecil lalu digoreng. Memang bukan favorit semua orang, tapi kalau gak ada pilihan singkong, gorenganmu belum lengkap.

    Combro

    Selanjutnya adalah combro. Kudapan satu ini memang tidak selalu ada di tukang gorengan pada umumnya karena biasanya mereka dijual terpisah di tukang jualan combro. Combro ini terbuat dari kelapa yang berisi combro yang pedas-pedas nagih.

    Misro

    Kalau sudah ada combro, biasanya ada misro. Combro versi manis ini juga terbuat dari kelapa yang berisi gula merah yang kalau masih hangat dari panci, gulanya meleleh dimulut. Seperti combro, tidak semua tukang jualan gorengan menyediakan ini karena biasanya misro ini terjual terpisah bersama combro.

    Pisang Goreng

    Masuk ke gorengan yang manis lagi, ada salah satu menu wajib, yaitu pisang goreng. Mayoritas gorengan yang dijual kaki lima bercita rasa asin sehingga pisang goreng menjadi pilihan manisnya. Selain murah dan mudah didapat, pisang goreng ini tidak perlu pemanis tambahan sehingga hanya perlu dilumuri adonan tepung dan digoreng. Pisang goreng ini bertekstur krispi di luar dan lembut di dalam.

    Molen

    Masih menu pisang, tapi yang satu ini berbeda dengan sebelumnya. Molen ini merupakan pisang yang dibungkus kulit yang terbuat dari tepung. Nah, biasanya kalau di tempat jualan gorengan tidak ada pisang goreng, molen bisa menjadi penggantinya.

    Piscok

    Lagi-lagi masih dari menu pisang, yaiitu piscok atau singkatan dari pisang cokelat. Piscok merupakan pisang dan selai atau batangan cokelat yang dibungkus dengan kulit pangsit. Sehingga saat dimakan, cokelatnya akan meleleh dimulut.

    Ubi Goreng

    Yang terakhir dari kategori manis, yaitu ubi goreng. Umumnya, ubi goreng ini berukuran kurang lebih sama dengan tempe goreng yang dijual di tempat gorengan. Bedanya adalah ubi goreng dijual lebih tebal. Ubi yang biasanya digunakan untuk membuat ubi goreng ini adalah ubi jalar.

    Nah, sekarang teman-teman sudah pada tahu macam-macam gorengan, kan? Jadi, nanti kalau mau beli gorengan tinggal sebut namanya, deh.

  • Makanan Organik, Mengapa Berharga Lebih Mahal?

    Makanan Organik, Mengapa Berharga Lebih Mahal?

    Makanan organik sendiri terbuat dari bahan-bahan yang proses pertumbuhannya terbebas dari bahan kimia, pestisida, dan rekayasa lainnya. Tentu saja tidak terbatas pada tumbuhan saja, melainkan juga pada hewan yang kita konsumsi. Tidak ada proses rekayasa dalam proses ternak, baik berupa rekayasa genetika untuk pertumbuhannya dan makanannya pun terjaga.

    Mungkin ungkapan “ Sehat Mahal Harganya” itulah salah satu kalimat yang terlintas dalam benak kita, ketika melihat harga makanan organik. Namun apa ya alasan harganya lebih mahal daripada makanan biasa? Sebelum menjelaskan mengenai mengapa harganya yang lebih mahal, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai proses pembuatannya.

    1. Pemilihan Bibit pada Makanan Organik

    Dalam proses pembibitan untuk makanan organik, pemilihan bibit dilakukan secara alami, maksudnya adalah proses pengambilan atau penyortiran bibit dilakukan secara manual. Artinya kita benar harus menunggu biji atau bibit asli dari tanaman organik sebelumnya. Berbeda dengan Sayur Biasa yang bisa kita dapatkan dengan hasil rekayasa bibit menggunakan bahan kimia lainnya.

    2. Pupuk yang digunakan

    Pupuk yang dipakai pada makanan organik pun menggunakan pupuk kompos hasil buatan petani sendiri atau pupuk kandang. Berbeda dengan sayur non organik, pupuk yang diberikan ke sayuran biasanya pupuk kimia yang dapat kita peroleh dari toko pertanian.

    3. Pengendalian Hama

    Untuk mengendalikan hama yang merusak pertumbuhan, sayur pada makanan organik menggunakan teknik atau olahan alami untuk meminimalisir hama yang menyerang tanaman. Berbeda dengan sayuran non organik yang menggunakan bahan kimia seperti pestisida untuk membunuh hama yang menyerang tanaman.

    Setelah mengetahui perbedaan dasar mengenai sayuran organik dan non organik, lalu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harganya lebih mahal? Berikut ulasannya.

    Baca Juga Artikel Makanan Sehat lainnya: Tambahkan 6 Bahan Ini Sebagai Penambah Imunitas Tubuh

    Makanan Organik Bebas Dari Bahan Kimia

    Tidak dipungkiri bahwa proses pembibitan sampai panen pun menggunakan bahan alami. Dengan proses yang terbilang lama membuat sayuran organik juga membutuhkan perhatian yang lebih special daripada sayuran non organik.

    Salah satu contohnya adalah dalam mengendalikan hama, sayuran organik yang menggunakan bahan alami tanpa kimia membuat sayuran tersebut sangat rentan terhadap hama karena bahan alami hanya meminimalisir bukan membunuh seperti bahan kimia pada umumnya.

    Makanan Organik Lebih Banyak Mengandung Nutrisi

    Selain terbebas dari bahan kimia, Sayur yang dihasilkan akan lebih mengandung banyak nutrisi. Dibuktikan dengan  The Journal of Alternative and Complementary Medicine  yang menyebutkan bahwa Makanan Organik lebih memiliki nutrisi yang lebih banyak daripada yang lainnya.

    Baca Juga Artikel Makanan Sehat lainnya: Hipertensi? Hindari Penyakitnya dengan Buah Ini!

    Mengurangi Polusi dan Pemanasan Global pada Bumi

    Apakah kamu mengetahui bahwa Sektor Pertanian dan Peternakan sangat berpengaruh terhadap evolusi bumi? Diketahui jika kita memberi makan binatang peliharaan menggunakan zat kimia maka kotoran dari binatang itu akan mengeluarkan gas yang merupakan salah satu penyebab pemanasan global.

    Beralih ke tanaman, jika kita menggunakan pupuk non organik atau kimia maka tanah yang ditanami sayur tadi akan mengganggu ekosistem tanah. Makanya para petani desa biasanya setelah memanen hasilnya akan memberikan pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang untuk menyuburkan lagi tanah yang telah dipanen, sehingga ekosistem tanah baik lagi,

    Harus Memiliki Sertifikat Organik

    Seperti layaknya sertifikat halal yang harus diurus untuk mendapatkan label halal. Begitu pula dengan Makanan Organik, mereka para petani harus mengurusnya untuk mendapatkan label dan mengurus sertifikat bukanlah hal yang mudah dan murah.

    Itulah tadi beberapa alasan mengapa makanan organik memiliki harga yang lebih mahal. Untuk kamu yang penasaran, ada beberapa makanan organic yang dapat dengan mudah kamu dapatkan diberbagai swalayan daerah tempatmu. Seperti Telur, daging ayam, beras, beras merah, sayuran, susu, daging sapi, dan masih banyak lagi.

    Seperti yang telah dibahas diatas, hendaknya kita harus mengedukasi masyarakat mengenai makanan organik supaya kita memiliki pola hidup yang lebih sehat, terlebih saat pandemic yang menyerang saat ini.

  • Tahu Gejrot, Jajanan yang Bikin Merem Melek

    Tahu Gejrot, Jajanan yang Bikin Merem Melek

    Tahu gejrot, siapa sih yang nggak kenal dengan kudapan yang satu ini? Rasanya khas, harganya yang ramah di kantong, dan banyaknya pedagang yang menjualnya, menjadikan makanan ini dikenal hingga jauh dari kota asalnya. Jajanan ini memang sudah merajalela ke segala penjuru, seperti sekolah, warung, bahkan hingga restoran, kita bisa temukan si asam pedas manis ini ada di jajaran daftar menu. Konon, karena dibuat dari tahu goreng yang dimemarkan atau istilahnya digejrot dengan bumbu-bumbu dan kuah air asam jawa, maka kuliner tersebut dinamakan tahu gejrot.

    Makanan ini memang sangat familiar di telinga kita. Begitu familiarnya makanan khas kota Cirebon ini, bahkan daerah-daerah lain pun punya cita rasa dan resep yang sedikit dimodifikasi, menyesuaikan dengan selera masyarakatnya. Cara makannya juga unik, yaitu dengan menggunakan lidi kecil untuk menusuk tahu yang sudah dipotong kecil-kecil.

    Sejarah Tahu Gejrot

    Selain itu, tahu gejrot juga punya sejarahnya sendiri, lho. Pasalnya, makanan ini pertama kali dibuat di dapur pabrik khusus yang lokasinya berada di Desa Jatiseeng, Cirebon. Pembuatan kudapan ini terjadi sejak sebelum kemerdekaan RI. Pabrik tersebut merupakan milik keturunan Tionghoa yang tinggal di Indonesia dan para pekerjanya adalah penduduk asli Cirebon. Keterampilan masyarakat Cirebon dalam membuat kudapan satu ini bisa dibilang lebih ahli dari pada pemilik pabrik. Akan tetapi, pada akhirnya para pekerja pabrik tersebut berhenti bekerja untuk mencoba mendirikan usaha tahu gejrot sendiri. Sejak itulah tahu gejrot dikenal sebagai makanan khas Cirebon.

    Penjual tahu gejrot di Cirebon sangat mudah ditemukan, hampir di setiap sudut Kota Cirebon terdapat penjual kudapan ini. Jika pada zaman dulu tahu gejrot dijual dengan cara dipikul, sekarang jajanan ini dijual dengan gerobak. Saat ini pun tahu gejrot tidak hanya ada di Cirebon, melainkan bisa juga ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

    Sebenarnya, nggak perlu jauh-jauh pergi ke restoran atau harap-harap cemas menunggu abang penjualnya lewat. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan dan cara memasaknya juga sangat mudah. Simak resep ini ya.

    Baca Juga Artikel Jajanan Lainnya: Jajanan Khas Bogor yang Selalu Membuat Candu

    Bahan:

    • 10 buah tahu pong cokelat
    • 2 siung bawang putih
    • 2 siung bawang merah
    • 6 buah cabai rawit hijau (boleh ditambahkan atau dikurangi sesuai selera)
    • 40 ml kecap manis
    • 2 sdm gula merah
    • Garam secukupnya
    • 10 ml asam jawa
    • 200 ml air
    • 500 ml minyak goreng

    Cara Membuat:

    1. Tuang minyak ke dalam wajan, panaskan dengan api yang besar.
    2. Goreng tahu pong hingga matang, kemudian tiriskan. Setelah tiris, gunting tahu menjadi kotak-kotak kecil.
    3. Rebus air hingga mendidih di dalam panci, kemudian masukkan gula merah dan asam jawa. Tunggu hingga mendidih kembali sambal diaduk, lalu saring dan sisihkan.
    4. Masukkan cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, dan garam ke dalam ulek. Ulek kasar, kemudian siram dengan air gula merah dan asam jawa.
    5. Tata tahu goreng dalam wadah atau piring kecil, lalu siram dengan racikan bumbu yang sudah dibuat di atas.

    Gimana? Gampang bukan? Selain menjamin kehigienisan bahan baku dan proses pembuatannya, kamu juga bisa memodifikasi resep sesuai selera kamu sendiri. Para penyuka pedas bisa menambahkan cabe rawit sesuai level kepedasan yang diinginkan. Penggemar manis bisa membubuhkan lebih banyak gula merah dan kecap manis. Pecinta saus kacang pun bisa lho menambahkan saus kacang ke dalam resep ini.

    Baca Juga Artikel Jajanan Lainnya: Jajanan Bogor Enak dengan Harga Murah

    Di samping itu, ada banyak sekali varian tahu gejrot lainnya. Seperti tahu gejrot sosis, mie, dan tempura. Apalagi semenjak resep masakan bertebaran di media sosial seperti YouTube, kamu bisa temukan berbagai resep unik lainnya dari makanan satu ini.

    Bagi yang punya jiwa wirausaha, bisa juga menjadikan kuliner ini menjadi salah satu ide untuk menu berjualan. Meski hanya jajanan pinggir jalan, tahu gejrot punya potensi tinggi untuk meraup kesuksesan, asalkan kamu mampu menciptakan inovasi-inovasi yang digemari oleh masyarakat sekarang ini. Banyaknya orang yang bermedia sosial juga bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan menu baru hasil kreasi kamu. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

  • Lokma, Kudapan Imut khas Timur Tengah

    Lokma, Kudapan Imut khas Timur Tengah

    Mungkin kalian mengenal lokma sebagai bola-bola donat yang diberi berbagai macam topping yang meleleh dimulut. Nah, tapi sebenarnya lokma itu apa sih? Lokma merupakan cemilan khas Timur Tengah dan Eropa, tepatnya di Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yunani.

    Kudapan ini terbuat dari adonan tepung dan ragi yang merupakan bahan utama pembuatan donat. Berbeda dari donat pada umumnya yang memiliki bolongan di tengahnya, lokma berbentuk seperti bola-bola kecil yang dapat dimakan dalam sekali gigit. Sehingga sering juga disebut sebagai donut hole atau bolongan donat.

    Lokma dari Waktu ke Waktu

    Di tempat asalnya, cemilan ini juga disebut loukoumades. Cara pembuatannya dengan menggoreng adonan hingga coklat keemasan, kemudian disiram sirup atau madu sebagai tambahan. Dalam keadaan hangat, cemilan ini cocok banget sebagai jajanan sore teman ngopi.

    Baca Juga Artikel Cemilan Lainnya: 5 Cemilan Sunda Online Ini Cocok Jadi Teman Gabutmu

    Nah, di zaman sekarang sudah mulai banyak negara-negara yang menjual dengan versi “masa kini”. Mulai dari bahannya yang diganti menggunakan greek yogurt. Selain rasanya yang lebih ringan, penggunaan greek yogurt akan membuat cemilanmu lebih sehat. Tak hanya itu, si kecil ini juga bisa diberi topping yang lebih bervariasi. Mulai dari cokelat, kacang, tiramisu, green tea, dan masih banyak lagi lainnya.

    Kemunculan di Indonesia

    Di negara kita, kudapan manis ini mulai dikenal sejak tahun 2020-an dengan munculnya salah satu anak cabang ternama dari Australia, yaitu Loukoumades. Dengan cara baru untuk menikmati donat yang unik ini, Lukumades menarik perhatian masyarakat, khususnya warga net atau warga internet. Mulai dengan posting-an dari Lukumades dan pelanggan yang memperlihatkan betapa melimpahnya topping dengan berbagai macam varian, membuat nama Lukumades semakin naik dan makin ramai pula pelanggannya.

    Mulai dari situ, semakin banyak toko di Indonesia yang menambah kudapan ini sebagai tambahan menunya. Beberapa kedai makanan yang menjual cemilan ini dengan topping yang bermacam-macam, seperti Amazeballs Lukumades di Jakarta Utara, Greek Donat (LUKUMADES) dan Susu Kurma di Surabaya, hingga salah satu kedai donat franschise milik artis papan atas Indonesia, Baim Wong dan Paula Verhouven, Donuthing.

    Belum ada yang menjual lokma di daerahmu? Kamu bisa jadi pelopor di daerah sendiri. Bahan dan cara pembuatan kudapan ini pun tergolong terjangkau dan mudah. Apalagi di masa pandemi seperti ini, lokma bisa menjadi peluang usaha kamu dengan popularitasnya yang sedang naik dengan digandrunginya oleh masyarakat.

    Baca Juga Artikel Makanan Lainnya: 7 Ide Dessert yang Bisa Dibuat di Rumah

    Nah, sekarang teman-teman sudah tahu nih, lokma itu apa. Kira-kira teman-teman sudah ada yang tertarik untuk cobain belum?

  • Awalnya Kue Odading Tidak Memiliki Nama, Lho!

    Awalnya Kue Odading Tidak Memiliki Nama, Lho!

    Pada masa pandemi 2020, media sosial dibanjiri dengan berbagai tren makanan dan minuman yang mencuri perhatian. Salah satunya, yaitu kue odading. Odading adalah roti goreng yang menyerupai donat, dibuat dengan bahan dasar tepung terigu. Saat ini, hampir semua orang kenal dengan roti goreng ini. Teksturnya yang lembut dengan roti yang tebal membuat makanan viral ini disukai banyak orang. Apalagi semenjak jajanan ini viral di platform YouTube. Karena ketenarannya, makanan ini telah menyebar di semua daerah. Biasanya, kue odading dijual dengan gerobak bersamaan dengan cakwe.

    Meskipun telah dikenal di berbagai daerah, makanan ini memiliki banyak sebutan, lho. Misalnya, di Jawa Tengah, makanan ini disebut kue bolang-baling. Sedangkan di sekitar Yogyakarta dan Banyumas, kue ini disebut galondeng. Sementara itu, kudapan ini juga dikenal dengan nama gembukan (onde-onde ketawa) di daerah Solo. Kemudian, di Malang, kue ini disebut roti goreng. Sedangkan di Jakarta dan sekitarnya, gorengan ini lebih dikenal sebagai kue bantal.

    Baca Juga Artikel Tentang Kue Odading Lainnya: Cerita Dibalik Odading, Kudapan Manis yang Sempat Viral

    Kemunculan Kue Bantal Odading

    Kudapan ini viral di tahun 2020 dan selalu menjadi bahan pembicaraan warganet. Bahkan, tak jarang dari anak-anak yang membicarakan tentang makanan ini. Viral-nya kue odading bermula dari video seorang youtuber dengan username Ade Londok yang me-review kue odading yang ada di Bandung. Kue odading ini dijual oleh teman Ade, yaitu Agus Rusman. Karena cara promosinya yang lucu dan unik, video ini akhirnya menyebar di berbagai media dan membuat banyak orang tertarik untuk mencobanya.

    Saat ini, pedagang odading sangat gampang ditemukan. Hampir di setiap sudut kota mana pun, roti goreng empuk ini dijual. Kebanyakan dari pedagang kue odading menjualnya dengan gerobak. Karena bahannya sama dengan bahan pembuatan cakwe, odading pun selalu dijual berbarengan dengan cakwe.

    Meskipun telah meraih ketenaran, masih banyak orang yang belum tahu tentang sejarah kue odading. Ternyata, nama dari makanan ini muncul sejak zaman penjajahan Belanda. Konon, dulu ada seorang anak Belanda yang tinggal di Indonesia (dulu masih bernama Nusantara) yang ingin mencoba jajanan yang dijual oleh pedagang. Kemudian, sang anak meminta kepada ibunya untuk membelinya. Namun, dia tidak tahu nama jajanan tersebut. Akhirnya, saat sang ibu melihat makanan yang ditunjuk oleh anaknya, dia pun berkata, “Oh, dat ding.” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Oh, benda itu” Akhirnya, mulai dari kejadian itu, nama kue odading pun muncul untuk menyebut roti goreng ini.

    Bagi kamu yang malas keluar rumah atau ingin membuat odading sendiri, kamu bisa lho membuatnya dengan bahan yang sederhana. Yuk, simak langkah-langkahnya.

    Baca Juga Artikel Resep Kue Indonesia Lainnya: 3 Kue Indonesia Ini Menggunakan Gula Merah, Lho!

    Bahan-bahan:

    • 250 gr tepung terigu protein tinggi
    • 100 gr mentega
    • 40 gr susu kental manis putih (atau 1 sachet)
    • 2 sendok makan gula pasir (atau sesuai selera)
    • 1 kuning telur
    • 1 sendok teh ragi instan
    • Setengah gelas air hangat
    • Garam secukupnya

    Langkah-langkah:

    1. Pertama, aktifkan ragi dengan diseduh air hangat dan dicampur dengan gula.
    2. Setelah itu, siapkan tepung terigu dan telur ke dalam wadah.
    3. Tuangkan sedikit demi sedikit ragi yang telah aktif. Aduklah adonan terigu hingga kalis.
    4. Jika sudah kalis, tutuplah adonan dengan plastik atau kain hingga adonan mengembang dua kali lipat.
    5. Setelah mengembang, gilas adonan dengan rolling pin atau gelas tapi jangan sampai terlalu tipis.
    6. Potonglah adonan sesuai keinginan, taburkan gula di atas adonan yang dioles dengan air. Tutuplah adonan untuk kedua kali agar sedikit mengembang.
    7. Terakhir, gorenglah adonan dengan minyak panas sampai berwarna kuning kecokelatan.
    8. Kue odading pun siap disajikan.

                    Bagaimana? Cukup mudah bukan? Ternyata dengan bahan yang sangat sederhana, makanan ini bisa terasa lezat, ya. Kamu bisa menambahkan biji wijen untuk menambah tekstur. Bahkan, kue bantal ini juga bisa menjadi ide bisnis di tahun 2021. Selain modalnya yang murah, makanan ini masih diminati banyak masyarakat. Apakah kamu tertarik untuk mencoba mendirikan usaha kue odading? Atau hanya ingin menjadi penikmat saja? Coba komentar di bawah, ya.

  • Kopi Luwak Mahal, Apa sih Perbedaannya?

    Kopi Luwak Mahal, Apa sih Perbedaannya?

    Kopi Luwak memiliki harga yang terbilang mahal karena merupakan kopi yang dihasilkan dari fermentasi buah kopi yang telah dimakan oleh hewan Luwak dan dikeluarkan dalam bentuk kotoran luwak. Dalam kotoran luwak tersebut terdapat biji kopi yang telah dimakan tadi. Itulah yang dinamakan Kopi Luwak.

    Sejarah

    Awalnya, kopi luwak sangat erat dengan sejarah penjajahan Belanda ke Indonesia. Saat itu, bibit kopi didatangkan dari Yaman. Pada era tanam paksa, Belanda membuka perkebunan kopi dan melarang pribumi untuk memetik dan mengonsumsi biji buah kopi tersebut. Warga pribumi sangat ingin mencicipi rasa kopi luwak.

    Hingga pada akhirnya, pekerja pribumi menemukan ada seekor hewan yang sejenis musang memakan buah kopi namun biji kopi tersebut masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran tersebut akhirnya dibersihkan, disangrai dan ditumbuk dan diseduh dengan air panas, hingga terciptalah kopi luwak.

    Mendengar kabar tersebut, koloni Belanda akhirnya juga meminum kopi ini hingga akhirnya menjadi kopi yang dinikmati oleh orang bangsawan pada zaman tersebut. Sampai sekarang, kopi luwak tak pernah hilang dari kepopulerannya.

    Baca Juga Rekomendasi Cafe Kopi: Pesenkopi, Rasa Mewah dengan Harga Murah

    Pengolahan oleh Luwak

    Dengan kepopulerannya, wajar jika banyak pebisnis kopi yang mencoba untuk memasarkan secara masal. Adapun tahapan yang diperlukan untuk mengolah biji kopi menjadi kopi luwak yaitu :

    • Mencari dan Menentukan Biji Kopi yang akan diolah Luwak

    Memilih dan menentukan biji kopi untuk luwak bukanlah hal yang mudah, karena Luwak hanya akan memakan biji kopi yang sangat masak dengan kualitas yang bagus. Kopi dengan kualitas bagus dapat dicek dengan cara memasukkan biji kopi ke dalam air. Kopi yang baik akan tenggelam kedalam air, sebaliknya kopi yang berkualitas buruk akan terambang di rendaman air.

    • Memberi Makan Luwak

    Setelah disortir, maka saatnya memberi makan luwak. Luwak memiliki indera penciuman yang tajam, maka secara tidak langsung luwak akan memilih biji kopi yang layak untuk diolah menjadi kopi luwak.

    • Panen dari Kotoran Luwak

    Selanjutnya, luwak akan mengeluarkan kotorannya. Saat panen berlangsung, kotoran luwak akan dikumpulkan kemudian dibersihkan. Proses pembersihan pun tentunya dilakukan berkali-kali sampai tidak ada lagi ampas yang tersisa dalam biji kopi dikotoran tersebut. Setelah dibersihkan kemudian biji kopi luwak dijemur sampai kering.

    • Penggilingan Biji Kopi Luwak

    Setelah biji kopi kering, kemudian biji kopi tersebut kembali disortir untuk memilih biji kopi mana yang masih utuh atau sudah rusak. Selanjutnya proses menyangrai biji kopi. Dalam tahap ini biji kopi harus sangat kering dengan kandungan air yang hanya 10%-11% saja. Lanjut ke proses penggilingan atau langsung Packaging. Dimana ini merupakan tahap terakhir dalam proses pembuatan biji kopi luwak.

    Baca Juga Rekomendasi Tempat Makan: Tempat Nongkrong Hits Murah di Jakarta

    Alasan Kopi Luwak Mahal

    Setelah mengetahui proses pembuatan kopi luwak. Berikut alasan mengapa kopi luwak merupakan kopi mahal.

    •  Segi Pembuatan

    Dari proses pembuatan yang sudah dijabarkan, tak heran jika kopi luwak merupakan kopi yang mahal. Karena proses pembuatan yang cukup rumit tak seperti kopi lainnya. Pemilihan biji kopi oleh luwak pun hanya sedikit karena luwak hanya akan memakan kopi yang memiliki tingkat kematangan baik. Wajar jika hasil panen yang didapatkan dari kopi luwak hanya sedikit dari total panen buah kopi.

    • Cita Rasa

    Jika berbicara mengenai cita rasa agak sulit rasanya, karena kita mengetahui bahwa tiap individu memiliki cita rasanya sendiri. Namun, jika kita beralih ke aroma-nya, maka sudah dipastikan bahwa kopi luwak memiliki aroma kopi yang kuat dan nikmat. Kadar protein di dalam perut luwak memfermentasi biji kopi yang telah dimakan merupakan alasan mengapa biji kopi luwak memiliki aroma yang tajam.

    Selain itu, kadar asam dan kafein yang rendah pada kopi luwak. Yaitu sekitar 0,5% sedangkan kopi biasa sebanyak 2%. Ini menunjukkan bahwa kopi luwak aman untuk dikonsumsi untuk penderita penyakit diabetes, maag, bahkan jantung. Yang mana alasan ini lah yang menjadikan harga kopi luwak tergolong mahal.

    • Keunikan

    Tak dapat dipungkiri, di jaman sekarang ini manusia dituntut untuk selalu kreatif dan unik. Kopi luwak yang terbilang unik ini menjadi salah satu faktor mengapa harganya cukup mahal.

    Selain itu, faktor finansial juga memengaruhi harga. Berdasarkan hukum ekonomi, “Produk yang sedikit dan dibutuhkan akan menjadi incaran konsumen” inilah yang membuat kopi luwak mahal. Produk yang sedikit menjadi incaran para pecinta kopi. Bagi mereka, terkadang harga bukan menjadi masalah kalau kopi yang mereka inginkan sesuai dengan ekspetasi yang mereka harapkan.

    Itulah beberapa faktormengenai mengapa harga kopi luwak mahal. Nah bagaimana, tertarik untuk mencobanya?

  • Gak Cuma Ramen, Yuk Kenalan dengan Mie Khas Jepang Lainnya!

    Gak Cuma Ramen, Yuk Kenalan dengan Mie Khas Jepang Lainnya!

    Makanan Jepang merupakan salah satu makanan yang sangat terkenal dan mudah sekali ditemukan di berbagai macam negara, salah satunya Indonesia. Kita dapat menemukan masakan ala Jepang di berbagai kota, mulai dari restoran di shopping mall hingga jajanan kaki lima.

    Menu makanan ala Jepang sangat beragam, mulai dari yang berbasis nasi, camilan, hingga aneka mie. Beberapa hidangan Jepang yang terkenal diantaranya adalah Sushi, Chicken Teriyaki, Ramen, Udon, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dua nama makanan terakhir sangat populer di kalangan anak muda karena variannya yang banyak, mudah ditemui, serta harganya yang terjangkau. 

    Baca Juga Artikel Makanan Jepang Lainnya: Makanan Jepang ini bisa Dinikmati oleh Lidah Indonesia, lho!

    Perlu kamu ketahui bahwa varian menu mie Jepang ternyata banyak sekali lho, tidak hanya Ramen dan Udon saja. Berikut beberapa jenis mie Jepang yang bisa kamu temukan di restoran Jepang, sudah penasaran? Yuk simak di bawah ini!

    Makanan Jepang, Ramen

    Varian mie khas Jepang ini merupakan yang makanan Jepang yang paling populer diantara yang lainnya. Hal ini karena biasanya sering ditampilkan dalam adegan anime, film Jepang, komik, dan sebagainya. Salah satu contoh anime yang memberikan gambaran mengenai ramen adalah Naruto, dikisahkan bahwa Naruto memiliki restoran ramen langganan yang selalu ia kunjungi bersama gurunya. Restoran ramen langganan Naruto bernama Ichiraku Ramen yang menyediakan ramendengan topping asli Jepang yang bisa dipilih sesuka hati.

    Biasanya kita dapat menemukan restoran ramen di shopping mall, kedai ramen di pinggir jalan, bahkan terdapat juga ramen instan yang bisa kamu beli di mini market. Topping ramen yang biasanya dijual di restoran menggunakan fishcake, beef, chicken, jamur, dan aneka sayuran. Tak hanya toppingnya yang bermacam – macam, terdapat juga beberapa pilihan kuah yang bisa kamu pesan seperti Shoyu yang rasanya asin gurih, Miso yang rasanya manis gurih, serta Kari dengan kuahnya yang kental dan rasa rempah yang kuat.

    Ramen umumnya disajikan dengan kuah hangat yang cocok banget untuk dinikmati saat malam hari. Di Indonesia, kamu akan sering menemukan varian ramen dengan tingkat kepedasan yang bisa kamu pilih sesuai selera. Sementara di negara asalnya, ramen jarang disajikan dengan pilihan rasa pedas karena masyarakat Jepang kurang menyukai makanan pedas. Tekstur mie ramen biasanya agak keriting dan tidak terlalu tebal sehingga mudah dimakan menggunakan sumpit.

    Baca Juga Artikel Tentang Ramen: Ramen Terlezat yang Bisa Kamu Nikmati di Jakarta

    Udon, Olahan Mie Jepang

    Sebagai makanan khas jepang, udon tidak kalah populer dengan ramen. Olahan mie Jepang ini banyak sekali disediakan di restoran terkenal. Tidak jauh berbeda dengan ramen, biasanya udon memiliki varian kuah seperti Shoyu, Miso, Curry, dan lainnya. Sementara topping udon umumnya dilengkapi dengan beef, jamur, sayur – sayuran, daging ayam, telur, dan sebagainya. Udon juga cocok kamu pesan bersama dengan tempura, chicken katsu, ataupun chicken karaage.  

    Hal yang cukup terlihat untuk membedakan ramen dan udon adalah terdapat pada teksturnya. Tekstur mie jepang udon biasanya lebih tebal dan lebar dibandingkan dengan ramen sehingga lebih terasa chewy di mulut. Porsinya hampir sama dengan ramen. Meskipun mie yang dimiliki udon lebih pendek, tetapi tekstur yang dimiliki udon lebih tebal serta kenyal, udon lebih mengenyangkan dan cocok banget kamu pesan jika kamu bosan makan nasi. Tak hanya disajikan dengan kuah, kamu bisa juga menemukan udon yang disajikan dengan cara digoreng ataupun kering.

    Baca Juga Artikel Tentang Makanan Jepang Lainnya: Makanan Korea dan Jepang, Serupa Namun Tak Sama

    Soba

    soba olahan mie jepang oleh jadilaper.com
    Soba, Salah Satu Mie khas Jepang

    Mie khas Jepang yang satu ini sebenernya sangat populer di negara asalnya, namun di Indonesia sepertinya belum banyak yang telah mencobanya. Soba terbuat dari gandum hitam sehingga warnanya akan terlihat lebih gelap dibandingkan dengan warna mie dari udon dan ramen. Tak hanya itu, soba memiliki rasa dan aroma mie yang lebih kuat dibandingkan dengan mie Jepang yang lainnya.

    Terdapat beberapa macam cara penyajian soba yang bisa kamu temukan, mulai dari soba yang menggunakan kuah kaldu yang gurih ataupun disajikan tanpa kuah secara dingin. Jika kamu tertarik mencoba soba dingin, nantinya kamu akan diberikan saus celup yang terpisah dengan mienya. Sehingga kamu akan mendapatkan satu mangkuk soba dengan satu mangkuk kuah atau saus yang memiliki beberapa varian rasa. Untuk cara memakannya, kamu hanya perlu mencapit mie soba lalu kamu celupkan kedalam mangkuk kuah yang telah diberikan.

    Itulah beberapa varian mie Jepang yang cukup populer dan bisa kamu temukan di berbagai restoran Jepang di Jakarta. Bagaimana nih tanggapan kamu tentang mie Jepang diatas? Mana yang ingin kamu coba? Atau kamu punya rekomendasi mie Jepang lainnya yang gak kalah enak? Komen di bawah ya jenis mie yang kamu suka!