Blog

  • Begini Cara Terbaik Memasak Rebung, Dijamin Tidak Bau dan Tetap Segar

    Begini Cara Terbaik Memasak Rebung, Dijamin Tidak Bau dan Tetap Segar

    Cara terbaik memasak rebung perlu diketahui agar hidangan tidak bau dan pahit saat dimakan. Rebung atau tunas bambu muda ini memang dapat dijadikan sebagai olahan lezat yang diminati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

    Namun, terkadang rebung yang sudah diolah masih mengeluarkan aroma tidak sedap sehingga merusak kenikmatan sajian. Lalu, bagaimana cara memasak rebung agar tak berbau? Untuk mengetahui tips memasaknya, simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Tips Jitu Memasak Pare Agar Tak Pahit Saat Dimakan

    Cara Terbaik Memasak Rebung yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Cara Terbaik Memasak Rebung. (Sumber: Pixabay)

    Tips mengolah rebung harus dipraktikkan dengan benar, terutama oleh pemula sebab jika salah bisa membuatnya mengeluarkan aroma tak sedap. Adapun beberapa cara yang dapat diikuti untuk memasak rebung, di antaranya:

    Pilihlah Rebung yang Berkualitas

    Cara untuk mengolah rebung dan menghindari rasa bau, yakni dengan memerhatikannya sejak dibeli. Ketika membeli rebung, usahakan untuk memilih yang masih segar sebab teksturnya lebih renyah.

    Karena itu, kamu dianjurkan untuk membeli rebung yang masih dalam keadaan mentah. Setelah membeli rebung, potong-potong sesuai selera, baik memanjang atau bulat lebar tergantung jenis hidangan yang ingin dibuat.

    Rebus dengan Air Kelapa

    Selanjutnya, kamu bisa merebus rebung dengan menggunakan air kelapa agar tak bau dan pahit. Perlu diketahui, rebung yang sudah disimpan terlalu lama biasanya memunculkan bau lebih pekat.

    Apabila direbus dengan air biasa atau dikukus, baunya tak kunjung menghilang sehingga dibutuhkan air kelapa. Caranya cukup mudah, yakni siapkan air kelapa secukupnya lalu gunakan sebagai air rebusan.

    Biasanya, cita rasa rebung yang direbus menggunakan air kelapa akan sedikit berubah. Namun, rasa inilah yang membuat rebung memberikan sensasi berbeda dan cocok diolah menjadi sajian lezat.

    Rebus Sampai Empuk dan Buang Airnya

    Tips mengolah rebung lain yang wajib dicoba adalah dengan merebus hingga tekstur berubah empuk kemudian buang airnya. Tiriskan rebung terlebih dahulu kemudian cuci kembali sampai bersih.

    Gunakan Bagian Tunasnya

    Sudah banyak irisan rebung yang sudah direbus terlebih dahulu kemudian dijual di pasaran. Meski demikian, kamu tetap harus memilih untuk membeli rebung yang masih dalam kondisi utuh jika ingin membuat olahan nikmat.

    Setelah itu, kamu bisa menggunakan bagian tunasnya sebab memiliki rasa dan tekstur yang enak saat diolah menjadi aneka jenis masakan. Apabila ingin menikmati sajian rebung, jangan lupa pilih bagian tunasnya, ya.

    Rendam Pakai Larutan Air Kapur Sirih

    Salah satu tips untuk mengolah rebung agar tidak berbau dan pahit saat dikonsumsi adalah merendamnya dengan larutan air kapur sirih. Hal ini perlu dilakukan jika kamu ingin tekstur rebungnya tetap terjaga.

    Untuk langkahnya, siapkan rebung yang sudah diiris kemudian rendam di dalam air kapur sirih selama beberapa menit. Selanjutnya, barulah cuci dan bilas sampai bersih sebelum diolah sesuai keinginan.

    Kukus Rebung

    Cara lain yang bisa kamu terapkan saat mengolah rebung adalah dengan mengukusnya. Proses pengukusan tersebut diketahui mampu membuat rebung menjadi tidak bau dan pahit setelah dimasak.

    Apabila kamu tidak ini rebung yang terlalu berair ketika diolah, maka kukus terlebih dahulu. Namun, pertama-tama kamu harus mencuci rebung kemudian kukus hingga cukup empuk agar bau tidak sedap dan rasa pahitnya bisa menghilang.


    Itu dia beberapa cara terbaik memasak rebung guna menghindari rasa pahit dan bau tak sedap. Jika ingin tahu berbagai tips masakan lainnya, cek selalu artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Catat, Ini 5 Tips Memilih Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Keluarga

  • Catat, Ini 6 Tips Jitu Memasak Pare Agar Tak Pahit Saat Dimakan

    Catat, Ini 6 Tips Jitu Memasak Pare Agar Tak Pahit Saat Dimakan

    Tips jitu memasak pare perlu diketahui guna menghilangkan rasa pahit dan tetap nikmat saat dikonsumsi. Pare sendiri merupakan salah satu jenis sayuran yang mudah ditemukan di pasar sehingga kerap dijadikan sebagai menu keluarga.

    Sayuran satu ini memiliki karakteristik yang cukup menonjol, yaitu rasanya yang pahit. Lalu, apa saja cara memasak pare agar tidak terasa pahit? Untuk mengetahui tips lengkapnya, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Catat, Ini 5 Tips Memilih Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Keluarga

    Tips Jitu Memasak Pare yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Tips Jitu Memasak Pare. (Sumber: Pixabay)

    Meski pahit, sayuran hijau dengan kulit kasar ini merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh. Agar pare bisa dinikmati, ada beberapa tips memasak yang tepat agar tidak pahit, di antaranya:

    Pilihlah Pare yang Berkualitas

    Cara agar pare yang dimasak tidak terasa pahit adalah dengan memilih pare berkualitas dan berukuran kecil sedang atau sedang saja. Pasalnya, semakin besar ukuran pare yang dipilih, maka semakin pahit pula rasanya.

    Lalu, kamu juga bisa memilih pare yang berwarna hijau tua karena biasanya tidak terlalu pahit setelah dimasak. Perlu diketahui, pare dengan warna cenderung muda umumnya sudah hampir matang atau tua dan bercita rasa lebih getir.

    Remas Pare dengan Garam

    Tips agar pare yang dimasak tidak terlalu pahit selanjutnya, yakni dengan meremas-remas menggunakan garam. Langkah pertama, belah pare menjadi dua bagian kemudian buang bijinya berikut selaput putih yang menempel pada daging buah.

    Jika sudah memisahkan biji dan selaput putihnya, remas-remas irisan pare hingga layu. Setelah itu, kamu bisa membilas pare dengan menggunakan air mengalir, tiriskan, dan masak sesuai selera masing-masing.

    Potong Pare Tipis-tipis

    Cara terbaik untuk membuat pare tidak terasa pahit adalah memotongnya dengan ukuran kecil dan tipis-tipis. Dengan mengiris pare menjadi tipis-tipis, maka rasa pahitnya bisa semakin terminimalisir.

    Selain itu, pare yang diiris tipis ini juga sangat cocok diolah atau dimasak dengan cara ditumis bersama bumbu-bumbu. Pasalnya, sari-sari yang ada di dalam pare akan keluar dan ikut termasak dengan sempurna.

    Rebus dengan Tanah Liat

    Selanjutnya, kamu bisa merebus pare dengan menggunakan tanah liat guna mengurangi rasa pahit. Langkah pertama, cukup ambil sedikit saja tanah liat, kemudian rebus bersama pare yang sudah dibuang biji dan selaputnya.

    Setelah 3 menit, tiriskan pare dari air rebusan dan cuci menggunakan air mengalir kemudian tiriskan kembali. Jika sudah melewati tahapan ini, pare pun siap diolah menjadi masakan favorit kamu.

    Bersihkan dengan Benar

    Tips lain yang bisa dilakukan agar pare tidak terlalu pahit, yaitu membersihkannya dengan benar. Untuk membuang kulit bagian luar hingga permukaannya halus, kamu bisa menggunakan peeler maupun pisau biasa.

    Rebus Bersama Daun Jambu Biji

    Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan rasa pahit pada pare adalah dengan merebusnya bersama daun jambu biji. Ya, sepat pada daun jambu biji akan membantu menetralisir rasa pahit pare.

    Caranya cukup mudah, yakni rebus pare yang sudah dibuang biji dan selaput putihnya dengan beberapa lembar daun jambu biji selama 5 menit. Jika waktu perebusan telah selesai, tiriskan pare dari air rebusan, bilas dengan air mengalir, kemudian tiriskan kembali.


    Itu dia beberapa tips jitu memasak pare yang bisa kamu ikuti rasa pahitnya bisa menghilang. Apabila ingin tahu berbagai tips memasak lainnya, cek selalu artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Memasak Pete Anti Bau dan Pahit, Pasti Maknyus!

  • 6 Rekomendasi Restoran Terbaik di Garut, Dijamin Bikin Nagih!

    6 Rekomendasi Restoran Terbaik di Garut, Dijamin Bikin Nagih!

    Restoran terbaik di Garut menyajikan berbagai menu yang enak dan wajib dicicipi. Tak hanya harga yang terjangkau, beberapa restoran dengan menu khas Garut juga menghadirkan tempat makan bernuansa homey.

    Karena itu, banyak yang berkunjung ke restoran tersebut untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti family gathering, company gathering, hingga makan bersama sahabat. Lalu, apa saja pilihan restoran khas Garut yang wajib dicoba? Bagi yang penasaran dengan daftar restorannya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Jenis Wisata Kuliner BSD Tangerang, Cocok Didatangi Bareng Keluarga!

    Deretan Restoran Terbaik di Garut yang Wajib Dikunjungi

    Ilustrasi Restoran Terbaik di Garut. (Sumber: Tripadvisor)

    Garut adalah salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki ragam kuliner enak dan bisa memuaskan selera. Adapun beberapa tempat makan atau restoran terbaik yang ada di Garut, antara lain sebagai berikut:

    Nasi Liwet Asep Strawberry Garut

    Salah satu restoran yang populer dan menjadi primadona adalah nasi liwet Asep Strawberry. Nasi liwet satu ini menyajikan menu khas dengan aroma rempah yang harum dan dilengkapi dengan kastrol.

    Dalam satu paket menu, kamu bisa mendapatkan nasi liwet dengan berbagai jenis lauk, mulai dari ikan asin, ayam, ikan goreng, ayam, tahu, tempe, sambal, hingga lalapan. Selain makanan yang enak, kamu juga akan dimanjakan dengan pemandangan sawah khas pedesaan.

    Restoran Terbaik di Garut, Rumah Makan Khas Sunda Cibiuk

    Selanjutnya, ada restoran khas Sunda Cibiuk yang bergaya campuran antara tradisional dan modern. Rumah makan khas Sunda satu ini terkenal dengan olahan sambalnya yang dimakan bersama nasi timbel, ayam, bebek goreng, sup ikan gurame, serta lalapan segar.

    Apabila ingin berkunjung, rumah makan khas Sunda Cibiuk buka sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB. Selain makanan yang lezat, kamu bisa memilih tempat duduk kursi atau lesehan saat datang bersama teman atau keluarga.

    Graha Sindang Reret

    Graha Sindang Reret menyajikan kuliner khas Sunda, yakni aneka sup dan olahan daging. Tempat makan satu ini menawarkan bangunan yang cukup luas untuk menampung banyak orang dalam sekali kunjungan.

    Karena itu, kamu bisa melakukan reservasi terlebih dahulu ketika berkunjung dengan membawa rombongan besar. Buka sejak pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, Graha Sindang Reret menawarkan panorama indah khas pedesaan.

    Restoran Terbaik di Garut, Rumah Makan Sari Cobek

    Menu utama dari rumah makan Sari Cobek adalah nasi liwet dan gurame cobek. Buka dari pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB, tempat makan ini menyediakan tempat duduk lesehan, meja makan biasa, atau gazebo yang bisa dipilih sesuai keinginan.

    Pujasega Family Restaurant Garut

    Pujasega merupakan restoran keluarga yang menghadirkan vibes seolah berada di sebuah desa. Para pengunjung dapat memesan berbagai aneka menu, mulai dari karedok leunca, sup gurame, serta ayam kampung.

    Untuk minumannya, menu yang disajikan, mulai dari jus, es alpukat, hingga aneka kopi. Jika ingin berkunjung, Pujasega Family Restaurant Garut berada di Jalan Otto Iskandardinata Nomor 64, Kelurahan Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    Rumah Makan Kampung Muara Sunda

    Tempat makan Kampung Muara Sunda berada di lokasi yang strategis dan menawarkan wisata kuliner, berupa restoran apung. Suasana yang dihadirkan pada tempat makan ini sangat nyaman dengan bentangan sawah.

    Apabila ingin berkunjung, Rumah Makan Muara Sunda buka, mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Untuk menunya juga cukup beragam, yakni berbagai macam olahan seafood, ayam, hingga sayur-sayuran.


    Itu dia beberapa rekomendasi restoran terbaik di Garut yang patut dicoba bersama teman atau keluarga. Dengan berkunjung ke beberapa tempat ini, kamu bisa mencicipi wisata kuliner yang terkenal sekaligus merasakan keindahan alam di Garut.

    Baca juga: Yuk Cobain, Ini 5 Wisata Kuliner Jakarta Legendaris dengan Cita Rasa Nikmat

  • Resep Mangut Lele Sederhana, Panganan Lezat Khas Yogyakarta

    Resep Mangut Lele Sederhana, Panganan Lezat Khas Yogyakarta

    Resep mangut lele sederhana sudah banyak dicari karena cita rasanya yang lezat dan bikin nagih. Mangut lele sendiri merupakan makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang dimasak dengan santan.

    Cara memasak mangut lele cukup simpel, yakni ikan lele digoreng terlebih dahulu kemudian diberi kuah santan dan tambahan beberapa sayur-sayuran. Lalu, apa saja bahan yang harus dipersiapkan? Jika penasaran dengan cara membuat mangut lele, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Gohyong Ayam Viral yang Gurih, Dijamin Ketagihan!

    Resep Mangut Lele Sederhana yang Wajib Dicoba

    Ilustrasi Resep Mangut Lele Sederhana. (Sumber: Unsplash)

    Lele termasuk jenis ikan yang murah tetapi memiliki banyak kandungan gizi sehingga baik dikonsumsi tubuh secara rutin. Dalam 100 gram ikan lele, terkandung beberapa protein 17 gram, lemak 4,5 gram, zat besi 1,6 mg, kalsium 20 mg, vitamin A 150 gram, hingga vitamin B 0,05 mg.

    Selain rasa dagingnya yang gurih, ikan satu ini juga mudah diolah menjadi mangut lele cukup dengan menambahkan beberapa bumbu rempah-rempah. Sebelum mengetahui cara pembuatannya, berikut bahan utama yang diperlukan.

    Bahan Utama Membuat Mangut Ikan Lele

    • 5 ekor ikan lele yang sudah dibersihkan.
    • 2 lembar daun jeruk.
    • 1 batang serai yang sudah dimemarkan.
    • 1 ruas jari jahe yang telah dimemarkan.
    • 1 ruas jari lengkuas yang dimemarkan.
    • 1 buah tomat yang dibelah menjadi empat bagian.
    • 350 ml santan kelapa kental yang didapat dari 1 buah kelapa.
    • Segenggam daun kemangi.
    • Bawang merah goreng secukupnya.

    Bumbu Halus yang Harus Disiapkan

    • 6 siung bawang merah.
    • 3 siung bawang putih.
    • 2 butir kemiri.
    • 1 ruas jari kunyit.
    • 2 butir kencur.
    • 10 buah cabai rawit.
    • ½ sdt gula pasir.
    • 1 sdt garam.
    • ½ sdt penyedap masakan rasa ayam.
    • Lada bubuk secukupnya.
    • Ketumbar bubuk secukupnya.
    • Micin secukupnya.

    Langkah Pembuatan Mangut Ikan Lele

    • Langkah pertama, marinasi lele terlebih dahulu selama 15 menit dengan air jeruk nipis dan garam.
    • Jika sudah, tuang minyak ke dalam wajan dan goreng ikan lele menggunakan api sedang.
    • Kemudian, tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum dengan menggunakan api kecil. Jika sudah, tambahkan daun jeruk, batang serai, lengkuas, dan jahe.
    • Aduk seluruh bumbu sampai tercampur rata lalu tuang santan kelapa. Masak sampai kuah mendidih.
    • Setelah itu, masukkan ikan lele yang sudah digoreng kering sebelumnya ke dalam kuah santan dan bumbu-bumbu.
    • Jangan lupa untuk menambahkan irisan tomat, daun kemangi, serta taburan bawang merah goreng ke dalam kuah santan.
    • Aduk-aduk hingga seluruh bahan merata dan lakukan koreksi rasa. Apabila dirasa masih kurang pedas, kamu bisa menambahkan beberapa buah cabai rawit.
    • Terakhir, masak mangut ikan lele sampai airnya berkurang cukup banyak.

    Angkat mangut ikan lele yang sudah matang untuk disajikan bersama nasi putih hangat. Mangut lele termasuk menu makanan yang mudah dibuat sendiri di rumah sehingga cocok disajikan saat acara keluarga.


    Itu dia resep mangut lele sederhana yang bisa kamu coba buat untuk menu sarapan atau makan malam. Jika ingin tahu berbagai resep olahan ikan lainnya, jangan lupa untuk cek artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Rolade Ayam Sayur, Menu Favorit Keluarga yang Mudah Dibuat!

  • Pahami, Ini Dia 4 Manfaat Konsumsi Daun Saga untuk Kesehatan Tubuh

    Pahami, Ini Dia 4 Manfaat Konsumsi Daun Saga untuk Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi daun saga bagi kesehatan terbukti bermanfaat sebab memiliki kandungan nutrisi yang beragam. Penting untuk diketahui, saga termasuk tanaman merambat dengan segudang manfaat yang dimiliki.

    Tak heran, daun saga sudah kerap dijadikan sebagai tanaman herbal yang ampuh menyembuhkan berbagai kondisi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari daun saga? Untuk mengetahui khasiat daun saga bagi kesehatan tubuh, simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Manfaat Konsumsi Daun Saga Bagi Tubuh

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Daun Saga. (Sumber: Plants of The World Online)

    Saga rambat yang memiliki nama ilmiah Abrus precatorius merupakan tanaman melilit dengan daun berbulu panjang dan menyirip. Tanaman satu ini hadir dengan bunga berwarna ungu yang tumbuh di ujung tangkai.

    Selain itu, tanaman ini juga menghasilkan buah yakni polong pendek berisi biji keras, mengkilap, serta berwarna merah dan hitam. Daun saga berasal dari Indonesia sehingga banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis di dunia. 

    Bagian akar, daun, dan buah dari tanaman saga memang sudah digunakan sebagai obat-obatan. Adapun berbagai manfaat dari rutin mengonsumsi daun saga bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Cegah Diabetes dan Kanker

    Manfaat daun saga yang bisa kamu dapatkan adalah mampu membantu cegah penyakit diabetes dan kanker. Ya, daun saga mengandung antioksidan sehingga mampu menangkal radikal bebas penyebab utama penyakit kanker.

    Penting diingat, konsumsi daun saga bersamaan dengan obat diabetes harus diawasi dengan baik. Pasalnya, daun saga yang dikonsumsi bersama dengan obat diabetes bisa menyebabkan gula darah menjadi terlalu rendah.

    Karena itu, kamu mungkin harus mengubah dosis obat diabetes bila diperlukan. Pastikan pula agar selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi daun saga, terutama jika menderita penyakit diabetes.

    Manfaat Konsumsi Daun Saga, Sebagai Obat Batuk dan Flu

    Selain penangkal kanker, daun tanaman saga juga bertindak sebagai antitusif yang dapat menenangkan tenggorokan. Karena itu, daun saga telah kerap dimanfaat dalam pengobatan batuk dan flu.

    Cara paling tepat untuk mengonsumsi daun saga, yakni dengan membuatnya menjadi teh. Teh daun saga bisa diminum secara teratur guna membantu meringankan masalah demam, batuk, serta pilek atau flu.

    Dapat Atasi Penyakit Herpes Zoster

    Herpes zoster terjadi akibat serangan dari virus yang sama dengan cacar air. Virus penyebab cacar air umumnya dapat bergerak ke jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak sehingga tak jarang akan aktif kembali sehingga mengakibatkan herpes zoster.

    Untuk penanganannya kamu dapat memanfaatkan obat herbal tradisional, salah satunya daun saga. Pasta yang terbuat dari daun saga bisa diaplikasikan sebagai obat luar untuk penyakit herpes zoster tersebut.

    Dosis pemakaian daun saga sendiri tergantung pada beberapa faktor, mulai dari usia pengguna, kesehatan, maupun kondisi lainnya. Namun, hingga kini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis tepat dalam pemakaian daun saga sebagai obat herbal.

    Mampu Obati Tetanus dan Cegah Rabies

    Manfaat dari daun saga lainnya, yaitu mengobati penyakit tetanus dan mencegah rabies semakin parah. Tanaman ini banyak digunakan dalam beberapa pengobatan tradisional guna mengatasi goresan atau luka yang diakibatkan oleh anjing, kucing, maupun tikus.

    Tetanus dan rabies bisa diobati dengan daun saga berkat kandungan senyawa di dalamnya. Senyawa yang dimaksud, meliputi abrine, trigonelline, abrus lactone, hemophilia, choline, hypaphorine, montanyl alkohol, inositol, dan pinitol.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi daun saga yang penting diketahui agar bisa dirasakan secara maksimal. Apabila merasa ragu ketika ingin mengonsumsinya, pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan atau konsultasikan dengan dokter profesional, ya.

    Baca juga: Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

  • 5 Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Punya Nutrisi yang Melimpah!

    5 Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Punya Nutrisi yang Melimpah!

    Manfaat brotowali bagi tubuh cukup beragam sehingga bisa dikonsumsi secara rutin. Brotowali atau yang memiliki nama lain Tinospora cordifolia ini adalah tanaman merambat dengan daun berbentuk hati dan terdapat tonjolan-tonjolan kecil pada bagian batang.

    Pada umumnya, batang dari brotowali digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi brotowali? Untuk mengetahui manfaat brotowali, yuk simak ulasan JadiLaper selengkapnya berikut.

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Sederet Manfaat Brotowali Bagi Tubuh

    Ilustrasi Manfaat Brotowali Bagi Tubuh. (Sumber: LindungiHutan)

    Brotowali memiliki kandungan senyawa fitokimia yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit berbahaya. Senyawa yang dimaksud, seperti alkaloid, flavonoid, sterol, lignantriterpenoid, flavon glikosida, fosfiterpen, glikosida diterpene, serta nukleosida.

    Tak hanya itu, brotowali juga mengandung beberapa nutrisi, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin C, kalsium, mangan, lemak, kalium, zat besi, hingga tembaga. Adapun berbagai manfaat yang mungkin diperoleh dengan rutin mengonsumsi brotowali, di antaranya:

    Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

    Manfaat brotowali yang utama, yaitu membantu menurunkan kadar gula darah. Tanaman brotowali sendiri diketahui mampu merangsang produksi insulin yang berasal dari sel beta di pankreas.

    Obat tradisional satu ini juga bisa membantu meningkatkan penyerapan gula oleh otot sehingga akan mencegah risiko terjadinya diabetes, baik pada wanita maupun pria. Brotowali dikatakan dapat memperbaiki kinerja hormon insulin dan menghindari resistensi insulin sehingga berdampak pada stabilnya kadar gula darah.

    Manfaat Brotowali Bagi Tubuh, Cegah Kekambuhan Gejala Alergi

    Manfaat brotowali lainnya yang perlu diketahui, yakni mencegah kekambuhan gejala alergi, terutama rhinitis alergi dan eksim. Beberapa gejala yang dimaksud adalah bersin, gatal-gatal, pilek, serta bentol pada kulit.

    Sejauh ini, penyakit alergi belum bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun, alergi dapat dicegah dengan menghindari faktor pemicunya agar tidak sering kambuh, salah satunya mencoba pengobatan tradisional menggunakan brotowali.

    Tingkatkan Imun Pada Tubuh

    Dalam brotowali, terkandung berbagai nutrisi, seperti antioksidan, vitamin C, serta lainnya yang mampu membuat daya tahan pada tubuh meningkat. Antioksidan sendiri dapat membantu melawan radikal bebas, menjaga sel-sel tubuh tetap sehat, dan menyingkirkan penyakit.

    Ketika rutin mengonsumsi brotowali, maka beberapa manfaat akan diperoleh, seperti menghilangkan racun, membersihkan darah, melawan bakteri penyebab penyakit, memerangi penyakit liver, hingga mencegah infeksi saluran kemih.

    Meski demikian, kamu juga perlu menyelinginya dengan pola hidup sehat. Gaya hidup yang dimaksud, antara lain olahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, cukup istirahat, dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat.

    Mampu Pelihara Kesehatan Tulang

    Brotowali memiliki kandungan kalsium serta fosfor yang baik sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tulang maupun sendi. Selain itu, tanaman herbal tradisional juga mengandung berbagai zat antioksidan yang baik untuk mencegah penyakit osteoporosis serta osteoarthritis.

    Akan tetapi, saat mengonsumsi brotowali kamu harus menyeimbangi dengan konsumsi makanan tinggi kalsium dan mencukupi asupan vitamin D. Hal ini bertujuan agar kesehatan tulang dan sendi lebih terjaga.

    Dukung Kesehatan dan Fungsi Organ Hati

    Manfaat tanaman brotowali lainnya adalah berguna dalam memelihara kesehatan dan fungsi organ hati. Berkat adanya kandungan zat antioksidan dan anti radang, kesehatan tubuh pun menjadi terjaga dengan baik..

    Perlu diingat bahwa manfaat brotowali ini hanya dapat dirasakan pada orang yang sehat. Pasalnya, orang dengan penyakit hati atau gangguan pada fungsi hati justru berisiko mengakibatkan keparahan gejala bila mengonsumsi brotowali.


    Itu dia beberapa manfaat brotowali bagi tubuh yang perlu diketahui agar bisa merasakan manfaatnya secara maksimal. Meski termasuk obat herbal, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi brotowali, ya.

    Baca juga: Pahami, Ini 6 Manfaat Kecombrang Bagi Kesehatan Tubuh

  • Catat, Begini Cara Mengiris Daging Babi Agar Lembut dan Cita Rasanya Keluar

    Catat, Begini Cara Mengiris Daging Babi Agar Lembut dan Cita Rasanya Keluar

    Cara mengiris daging babi penting untuk diketahui agar masakan yang dihasilkan empuk dan mengeluarkan cita rasa nikmat. Biasanya, kesalahan dalam teknik memotong kerap kali dilakukan sehingga mengakibatkan daging terasa keras saat dimakan.

    Tahap memotong daging memang termasuk proses dasar yang paling sederhana sehingga harus dilakukan dengan benar. Lalu, apa saja tips mengiris daging babi yang bisa diikuti? Untuk mengetahui cara mengirisnya, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Mudah Diikuti, Begini 3 Cara Mencairkan Daging Beku

    Cara Mengiris Daging Babi yang Tepat

    Ilustrasi Cara Mengiris Daging Babi. (Sumber: Unsplash)

    Memotong daging merupakan tahap awal dalam proses pengolahan di mana biasanya membutuhkan keterampilan dan pengamatan presisi. Karena itu, ada yang bisa diikuti ketika ingin mengiris daging babi, antara lain:

    Cara Mengiris Daging Babi, Cincang

    Ketika ingin mendapatkan cita rasa daging babi yang lebih keluar, pastikan memotongnya dengan cara dicincang. Untuk tekniknya sendiri, potong daging babi dalam bentuk dadu kecil dan kemudian cincang halus.

    Perhatikan bahwa tekstur daging babi hingga membentuk seperti korek api. Biasanya, olahan daging babi cincang bisa dibuat dengan cara ditumis menggunakan beberapa sayuran segar agar membuat masakan terasa semakin nikmat.

    Cara Mengiris Daging Babi, Potong Dadu

    Teknik mengiris daging babi yang bisa diikuti selanjutnya, yakni dengan dipotong dadu atau cube. Biasanya, daging babi yang diolah dalam bentuk dadu cocok disajikan untuk makanan berkuah, seperti soto maupun sop.

    Iris atau Slice

    Cara untuk mengiris daging babi selanjutnya, yaitu dengan mengiris atau di-slice. Untuk cara ini, biasanya diterapkan saat menginginkan daging dengan tekstur halus sehingga membuat bumbu semakin meresap dan terasa pekat.

    Jika ingin merasakan cita rasa daging lebih lezat, maka bagian lemaknya bisa dibuang. Beberapa masakan yang bisa dibuat dengan daging iris atau slice adalah steak maupun olahan dengan cara digoreng.

    Perbedaan Antara Daging Babi dan Sapi

    Bagi yang sudah sudah sering mengonsumsi daging babi, tentu mudah untuk membedakannya dengan daging sapi. Agar lebih paham, ada beberapa perbedaan antara daging sapi dan daging babi yang perlu diketahui, di antaranya sebagai berikut:

    Serat Daging

    Serat antara daging babi dan sapi memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Untuk daging sapi, umumnya punya serat yang cenderung lebih kasar serta padat dan garis seratnya juga lebih jelas terlihat, terutama ketika diraba.

    Sementara itu, daging babi memiliki serat yang lebih halus dan dapat merenggang. Jika diperhatikan, garis serat daging babi juga samar dan lebih lembek ketika diraba sehingga mudah dibedakan menggunakan mata telanjang.

    Perbedaan Warna

    Perbedaan antara daging babi dan sapi yang bisa terlihat dengan jelas adalah dari warnanya. Pada umumnya, daging sapi memiliki warna yang merah tua dan terlihat segar sedangkan daging babi cenderung berwarna merah lebih pucat.

    Keberadaan Lemak

    Tips membedakan daging babi dan sapi lainnya, yaitu melihat keberadaan lemaknya. Daging sapi biasanya memiliki lemak lebih tebal, kaki, serta cenderung berbentuk sedangkan daging babi punya lemak yang lebih elastis dan terasa lunak.

    Tekstur Daging

    Terakhir, perbedaan daging sapi dan daging babi bisa dilihat dari teksturnya. Daging sapi akan hadir dengan tekstur yang lebih padat dan solid sehingga tidak mudah direnggangkan atau cenderung kaku.

    Sementara daging babi, tekstur yang dimiliki cenderung lebih lunak, kenyal, serta mudah direnggangkan. Untuk itu, bila daging terasa elastis, maka dapat dipastikan bahwa daging tersebut bukanlah daging sapi.


    Itu dia beberapa cara mengiris daging babi yang bisa kamu ikuti dengan babi dan perbedaannya dengan daging sapi. Agar sajian yang dibuat terasa enak, pastikan untuk menerapkan tips-tips tersebut, ya!

    Baca juga: 5 Tips Menyimpan Daging Ayam di Kulkas, Dijamin Tahan Lama!

  • Resep Krengsengan Babi Simpel dengan Bumbu Sederhana, Mau Coba?

    Resep Krengsengan Babi Simpel dengan Bumbu Sederhana, Mau Coba?

    Resep krengsengan babi simpel bisa diikuti dengan mudah dan hanya menggunakan bahan-bahan sederhana. Krengsengan sendiri termasuk olahan daging berbumbu manis yang berasal dari Jawa Timur.

    Krengsengan umumnya dimasak dengan menggunakan bumbu-bumbu khas hingga meresap dan daging terasa empuk. Tak heran, daging yang diolah krengsengan akan memiliki rasa gurih dan cenderung manis. 

    Tak hanya daging sapi, krengsengan juga bisa dimasak dengan variasi daging lain, salah satunya babi. Lalu, bagaimana cara membuat menu krengsengan menggunakan daging babi. Jika penasaran dengan resep krengsengan dengan daging babi,  yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Babi Rica Manado, Dijamin Mudah dan Praktis!

    Resep Krengsengan Babi Simpel yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Resep Krengsengan Babi Simpel. (Sumber: Unsplash)

    Resep krengsengan babi manis dan gurih hanya membutuhkan waktu masak yang singkat, terutaman jika bahan serta bumbu-bumbunya sudah disiapkan. Adapun beberapa bahan dan bumbu dasar untuk membuat masakan krengsengan, di antaranya:

    Bahan yang Diperlukan

    • 300 gram daging babi yang telah dipotong dadu.
    • 1 buah tomat yang iris kasar.
    • 1 buah cabe merah besar yang diiris serong.
    • 2 sdm petis udang.
    • 250 ml air matang.
    • 150 ml kecap manis.
    • Bawang merah yang sudah diiris kemudian digoreng.

    Bumbu yang Dihaluskan:

    • 3 siung bawang putih.
    • 3 siung bawang merah.
    • ½ sendok teh merica butiran.
    • 3 butir kemiri.
    • 2 sendok teh garam.

    Cara Membuat Krengsengan Babi

    • Langkah pertama, iris tipis atau potong daging dengan ukuran sedang terlebih dahulu. Jika sudah, panaskan minyak dan tumis bumbu hingga tercium harum.
    • Selanjutnya, haluskan bawang putih, bawang merah, merica butiran, kemiri, dan garam. Tumis seluruh bumbu sampai tercium aroma harum.
    • Setelah itu, masukkan cabe merah dan aduk hingga berubah menjadi layu. Kemudian , tambahkan irisan daging babi, aduk-aduk hingga warna pucat dan kaku.
    • Lalu, tambahkan kecap, petis, dan air. Masaklah daging babi dan bumbu dengan api kecil sampai kuah mengental.
    • Terakhir, matikan api jika daging sudah matang. Siapkan piring saji dan taruh seporsi nasi hangat untuk kemudian disiram dengan kuah krengsengan yang lezat.

    Untuk daging babi yang belum empuk atau masih terlihat keras, kamu bisa menambahkan air panas secukupnya. Ketika kuah sudah kental berminyak dan daging terasa empuk, matikan api, dan sajikan krengsengan dengan taburan bawang goreng.

    Daging babi diketahui sebagai sumber protein yang disebut-sebut memiliki nutrisi sama seperti daging sapi. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika mengonsumsi daging babi adalah sebagai sumber zat besi, dapat membentuk sel darah merah, dan mampu melindungi massa otot.


    Itu dia resep krengsengan babi simpel yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah dan hanya membutuhkan beberapa bumbu sederhana. Apabila ingin mendapatkan nutrisi dalam daging babi, pastikan untuk mengolahnya dengan benar, ya!

    Baca juga: Resep Rolade Ayam Sayur, Menu Favorit Keluarga yang Mudah Dibuat!

  • Resep Babi Rica Manado, Dijamin Mudah dan Praktis!

    Resep Babi Rica Manado, Dijamin Mudah dan Praktis!

    Resep babi rica Manado yang enak sudah banyak tersedia di internet dan mudah untuk diikuti. Masakan dengan olahan daging babi sendiri umumnya memiliki rasa gurih, pedas, manis berkat ditambah bumbu yang melimpah.

    Dengan cita rasa yang menggugah ini, tak jarang membuat babi rica-rica sebagai menu andalan keluarga. Lalu, bagaimana cara membuat babi rica-rica yang mudah dan enak? Untuk mengetahui resep babi rica, yuk simak pembahasan JadiLaper selengkapnya berikut!

    Baca juga: Resep Babi Guling Khas Bali, Mudah Hanya Pakai Oven!

    Bahan dan Bumbu untuk Resep Babi Rica Manado

    Ilustrasi Resep Babi Rica Manado. (Sumber: Unsplash)

    Daging babi termasuk salah satu hidangan lezat yang bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan, seperti babi rica khas Manado dengan tambahan daun kemangi segar. Adapun langkah-langkah mudah untuk membuat daging babi rica-rica, di antaranya:

    Bahan untuk Membuat Babi Rica

    • ⅕ kg daging babi yang sudah dipotong kecil atau sesuai selera.
    • 3 lembar daun salam.
    • 4 batang serai bagian putihnya yang sudah digeprek.
    • 1 ruas lengkuas yang diiris sedikit tipis atau digeprek.
    • ½ buah jeruk lemon yang sudah diperas.
    • 2 batang daun bawang yang diambil bagian putihnya saja dan potong agak besar.
    • 50 gram daun kemangi segar.

    Bumbu yang Perlu Dihaluskan

    • 6 siung bawang putih ukuran sedang.
    • 8 siung bawang merah ukuran sedang.
    • 10 buah cabe keriting.
    • 10 buah cabe rawit atau lebih bila suka pedas.
    • 2 cm kunyit.
    • 1 ruas jahe.
    • 1 sendok teh merica.

    Cara Mudah Membuat Babi Rica

    • Pertama-tama, rebus daging babi terlebih dahulu bersama satu batang serai, satu lembar daun salam, dan beberapa potong lengkuas.
    • Jika sudah, daging babi harus direbus hingga mendidih lalu angkat kemudian tiriskan.
    • selanjutnya, blender seluruh bahan dan usahakan agar tidak terlalu halus atau agak kasar sedikit supaya bertekstur.
    • Setelah itu, siapkan wajan untuk memanaskan minyak dan tumis bumbu halus hingga harum.
    • Tumis serai, lengkuas, serta daun salam sisa ke dalam minyak panas sampai mengeluarkan harum.
    • Tahap berikutnya, masukkan daging babi yang sudah direbus dan aduk dengan bumbu hingga merata.
    • Diamkan selama beberapa menit sampai bumbu meresap. Kemudian, tambahkan air mineral secukupnya dan aduk kembali.
    • Biarkan hidangan sampai air dan bumbu benar-benar meresap serta daging matang.
    • Terakhir, masukkan batang daun bawang dan aduk hingga berubah layu. Selain itu, masukkan juga daun kemangi, aduk sebentar, dan babi rica siap dihidangkan.

    Daging babi rica dengan cita rasa gurih, pedas, dan berempah tentu akan lebih nikmat bila dimakan bersama nasi putih hangat. Bahkan, resep babi rica ini sangat direkomendasikan saat cuaca sedang dingin.

    Perlu diingat, pastikan seluruh bahan yang akan digunakan masih dalam keadaan segar, terutama daging babi. Pasalnya, hal ini nantinya akan mempengaruhi kepada rasa makanan setelah diolah atau dimasak.


    Itu dia resep babi rica Manado yang bisa dibuat sendiri di rumah dengan mengikuti langkah-langkahnya dengan tepat. Jika ingin membuat menu sajian lainnya, cek artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Gohyong Ayam Viral yang Gurih, Dijamin Ketagihan!

  • Resep Tamago Sando Jepang, Praktis dan Cocok untuk Menu Sarapan!

    Resep Tamago Sando Jepang, Praktis dan Cocok untuk Menu Sarapan!

    Resep tamago sando Jepang sebenarnya mudah untuk diikuti karena hanya menggunakan bahan-bahan sederhana. Dalam bahasa Jepang, tamago sendiri berarti telur dan sando artinya sandwich.

    Sandwich atau roti lapis dengan berbagai isian memang bukanlah hal yang asing di Jepang dan bahkan kerap dijadikan sebagai hidangan saat sarapan. Lalu, bagaimana cara membuat tamago sando khas Jepang? Untuk mengetahui lebih lanjut terkait resep tamago sando, yuk ulik bersama Minbay berikut!

    Baca juga: 4 Kreasi Resep Roti Gandum, Cocok Dijadikan Sebagai Sarapan!

    Resep Tamago Sando Jepang yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Resep Tamago Sando Jepang. (Sumber: Unsplash)

    Bagi orang yang cukup sibuk di pagi hari, menu sajian berupa sandwich biasanya banyak dipilih. Ya, sarapan merupakan salah satu cara mendapatkan energi dan tak boleh terlewatkan agar tidak lemas saat menjalani aktivitas.

    Tak perlu sarapan dengan resep ribet, kamu bisa membuat menu simple yang bisa mengganjal perut, salah satunya tamago sando. Sebelum mengetahui cara pembuatannya, berikut beberapa bahan utama untuk tamago sando yang perlu dipersiapkan.

    Bahan Utama Membuat Tamago Sando

    • 2 butir telur rebus.
    • Roti tawar yang sudah dihilangkan bagian pinggirnya.
    • Susu atau kental manis sebagai tambahan.
    • Lada hitam bubuk secukupnya.
    • Gula secukupnya.
    • Garam secukupnya.
    • Mayones sesuai selera.
    • Margarin atau mentega.

    Langkah Pembuatan Tamago Sando Jepang

    • Untuk membuat tamago sando, pertama-tama pisahkan terlebih dahulu bagian putih dan kuning pada telur.
    • Setelah itu, cincang putih telur menjadi potongan-potongan kecil dan campurkan bagian putih telur tersebut dengan garam, mayones, gula, lada hitam, dan susu sesuai selera.
    • Jangan lupa untuk melakukan tes rasa agar seluruh perpaduan bahan bisa menyatu sempurna.
    • Kemudian, hancurkan kuning telur menggunakan sendok dan campurkan dengan putih telur yang telah diolah sebelumnya.
    • Jika sudah, oles margarin atau mentega ke roti tawar. Apabila sudah merata, oleskan olahan telur secara merata ke atas roti.
    • Terakhir, tumpuk satu roti dengan roti tawar lainnya dan belah menjadi bentuk segitiga atau lurus.

    Saat merebus telur untuk sajian tamago sando, tips merebusnya adalah cukup letakkan ke dalam panci lalu hidupkan kompor. Biasanya, perbedaan waktu dalam merebus telur bisa memberikan hasil yang berbeda-beda.

    Jika ingin mendapatkan hasil kuning telur yang lembut dan masih lunak, rebus selama 4 hingga 6 menit. Akan tetapi, untuk dapat hasil kuning telur yang matang padat, rebus selama 8 sampai 12 menit.

    Agar semakin nikmat, kamu bisa menggunakan produk mayones yang berasal dari Jepang dengan membelinya di supermarket khusus Asia atau e-commerce. Apabila tidak sempat, kamu tetap bisa memakai mayones dari merek apa saja.


    Itu dia resep tamago sando Jepang yang bisa dicoba sendiri di rumah dengan menggunakan bahan-bahan sederhana. Tamago sando termasuk hidangan klasik asal Jepang yang disukai semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

    Umumnya, orang dewasa di Jepang kerap menyantap makanan karena praktis sekaligus bernostalgia akan masa kecilnya. Namun, sebelum membuat tamago sando, pastikan untuk memakai bahan-bahan yang segar agar rasa sandwich semakin nikmat.

    Baca juga: Resep Nasi Telur Hongkong yang Super Lembut, Praktis dan Bikin Nagih!