Blog

  • 5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    Manfaat kentang bagi tubuh sangat banyak berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Kentang sendiri merupakan salah satu karbohidrat yang biasa dijadikan sebagai pengganti nasi selain ubi jalar, singkong, maupun jagung.

    Tak hanya kandungan karbohidrat, kentang juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi kentang? Untuk mengetahui sederet manfaatnya, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh yang Bisa Diperoleh

    Ilustrasi Manfaat Kentang Bagi Tubuh. (Sumber: Unsplash)

    Kentang termasuk jenis umbi-umbian yang umumnya tumbuh di kawasan dataran tinggi dengan iklim sejuk. Bahan makanan satu ini mengandung sejumlah nutrisi, mulai dari kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, tembaga, dan seng.

    Berkat berbagai kandungan gizi tersebut, kamu bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan. Adapun beberapa manfaat dari rutin mengonsumsi kentang bagi tubuh , di antaranya sebagai berikut:

    Bantu Kontrol Gula Darah

    Salah satu manfaat mengonsumsi kentang yang pertama adalah dapat membantu mengontrol gula darah. Kentang sendiri mengandung tipe pati yang tergolong spesial, yaitu pati resisten di mana tidak bisa dicerna dan dicerna sepenuhnya oleh tubuh.

    Alih-alih dicerna, pati yang terkandung dalam kentang tersebut justru bergerak menuju usus besar. Nantinya, pati akan menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik yang ada pada usus dalam tubuh.

    Tipe pati dalam kentang juga bisa diandalkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaat yang ditimbulkannya, yakni mengurangi resistensi insulin sehingga dapat mengontrol gula dalam darah.

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Manfaat kentang selanjutnya, yaitu membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pati pada kentang akan berakhir di usus besar lalu menjadi makanan bagi bakteri baik.

    Ketika bakteri baik mencerna pati, maka dapat dipastikan akan berubah menjadi asam lemak rantai pendek atau short-chain fatty acids. Asam lemak ini berfungsi untuk membantu meredakan peradangan di kolon, meningkatkan pertahanan kolon, serta mengurangi risiko kanker kolorektal.

    Bisa Pelihara Kesehatan Jantung

    Kentang disebut-sebut sebagai makanan yang bersahabat dengan jantung karena kaya akan serat, potassium, vitamin C, dan vitamin B6. Bahkan, kentang juga tidak mengandung kolesterol sehingga risiko penyakit jantung bisa berkurang.

    Cara kerja nutrisi dalam kentang untuk memelihara kesehatan jantung, salah satunya berkat seratnya. Serat yang dikonsumsi akan menurunkan kadar kolesterol berlebih dalam darah sehingga pemicu munculnya jantung koroner bisa dihindari.

    Tingkatkan Kesehatan Otak

    Selanjutnya, manfaat kentang yang bisa diperoleh tubuh adalah mampu tingkatkan kesehatan otak. Kentang diketahui memiliki kandungan, berupa asam alfa-lipoat atau alpha-lipoic acid yang merupakan sebuah koenzim dan berkontribusi bagi kesehatan otak.

    Dalam hal ini, peran kentang tentunya meningkatkan kesehatan otak yang bisa dilihat dari efek bagi penderita depresi. Konsumsi kentang dengan tepat akan memberi efek bagus bagi neurotransmitter di otak yang bertanggung jawab untuk mengontrol level mood. 

    Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Turunkan Tekanan Darah

    Manfaat lain dari mengonsumsi kentang secara rutin adalah dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Hal ini disebabkan kentang merupakan sumber kalium di mana bekerja dengan merangsang pembuluh darah untuk melebarkan ukurannya.

    Tak hanya itu, kentang juga mengandung kalsium dan magnesium yang memiliki peranan penting dalam mengendalikan tekanan darah normal. Bahkan, kukoamines pada kentang efeknya berhubungan dengan penurunan tekanan darah.


    Itu dia beberapa manfaat kentang bagi tubuh yang perlu diketahui, terutama jika sedang menjalani program diet. Pastikan untuk mengonsumsi kentang dengan porsi yang tepat agar bisa membantu penurunan berat badan, ya.

    Baca juga: Pahami, Ini 6 Manfaat Kecombrang Bagi Kesehatan Tubuh

  • 6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    6 Manfaat Konsumsi Makanan Laut Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi makanan laut bagi kesehatan sangat beragam berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Tak dapat dipungkiri, makanan laut atau seafood semakin banyak diminati dan menjadi menu populer di beberapa restoran.

    Untuk itu, banyak pula orang-orang yang memilih makanan laut sebagai menu sarapan atau makan malam bersama keluarga. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi makanan laut? Untuk mengetahui berbagai manfaatnya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga:

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Makanan Laut. (Sumber: Unsplash)

    Beberapa makanan laut atau seafood bisa dikonsumsi langsung dalam keadaan mentah atau dimasak terlebih dahulu dengan bumbu-bumbu khusus. Baik dimakan langsung atau diolah terlebih dahulu, banyak manfaat yang tetap bisa dirasakan tubuh, antara lain:

    Dapat Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

    Salah satu manfaat dari rutin mengonsumsi makanan laut, yaitu dapat menjaga kesehatan tulang dan sendi. Asam lemak omega-3 mampu membuat sendi bergerak dengan mudah dan mengurangi kekakuan sendi akibat arthritis rheumatoid atau peradangan kronis pada sendi.

    Bahkan, kandungan vitamin D yang ada pada beberapa ikan, seperti ikan salmon dan tuna juga dapat mendukung pertumbuhan tulang. Dengan begitu, penyerapan kalsium akan maksimal sehingga kesehatan tulang terjamin.

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut, Bantu Menyehatkan Jantung

    Makanan laut umumnya banyak mengandung asam lemak omega-3. Kandungan satu inilah yang dapat membantu menyehatkan jantung, termasuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti stroke, serangan jantung, dan aritmia jantung.

    Bahkan, konsumsi ikan secara rutin diketahui mampu menurunkan kadar lemak darah sehingga membuat risiko penyakit jantung bisa berkurang. Karena itu, pastikan dapatkan asupan nutrisi yang cukup dari makanan laut.

    Menjaga Kesehatan Mental

    Selain menyehatkan organ jantung, makanan laut juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental. Ya, makanan laut diketahui mampu mengurangi risiko stres seseorang yang mengonsumsi secara rutin dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    Pasalnya, makanan laut mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi hormon dopamin dan serotonin dalam otak. Kedua jenis hormon ini berperan dalam menciptakan suasana bahagia serta mencegah depresi.

    Mencegah dan Mengobati Depresi

    Depresi merupakan salah satu kondisi mental yang ditandai dengan suasana hati rendah, kesedihan, penurunan energi dan kehilangan minat dalam menjalani kehidupan. Penting diketahui, kandungan asam lemak omega-3 bisa membantu melawan depresi.

    Tak hanya itu, makanan laut juga secara signifikan mampu meningkatkan keefektifan obat antidepresan. Ikan serta asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi risiko memburuknya kondisi mental, seperti gangguan bipolar.

    Manfaat Konsumsi Makanan Laut, Mengurangi Risiko Autoimun

    Selanjutnya, manfaat lain dari mengonsumsi makanan laut secara rutin adalah dapat mengurangi risiko autoimun. Asupan omega-3 atau minyak ikan memang berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak serta bentuk diabetes autoimun pada orang dewasa.

    Bisa Jaga Kesehatan Mata

    Makanan laut, seperti ikan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Ya, degenerasi makula atau bagian tengah mata terkait usia cenderung akan berkurang pada orang yang rutin mengonsumsi makanan laut.

    Tak hanya itu, mengonsumsi minyak ikan juga bisa membuat mata tetap sehat dan cerah. Dengan mengonsumsi makanan laut sesuai porsi yang dianjurkan, masalah terkait dengan kesehatan mata dapat berkurang.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi makanan laut bagi tubuh yang perlu diketahui. Apabila ingin mencoba berbagai makanan laut, kamu bisa mengonsumsinya langsung namun harus fresh atau mengolahnya terlebih dahulu.

    Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

  • Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

    Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi Bagi Kesehatan

    Manfaat konsumsi jeroan sapi sebenarnya cukup banyak tetapi belum banyak diketahui oleh orang. Ya, jeroan memang kerap dianggap remeh sebab bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

    Padahal, jeroan sapi juga memberikan manfaat bagi tubuh, terutama jika diolah dengan cara yang tepat. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi jeroan sapi? Jika penasaran dengan berbagai manfaatnya, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga:

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi. (Sumber: Unsplash)

    Saat menyantap ragam hidangan khas Indonesia, tentu terasa kurang tanpa adanya jerian. Tak hanya di Indonesia, jeroan umumnya juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat mancanegara dalam berbagai jenis olahan.

    Sama halnya seperti daging, jeroan ternyata mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tetapi harus sesuai porsinya. Adapun beberapa manfaat dari mengonsumsi jeroan sapi, antara lain:

    Bantu Menjaga Kesehatan Tulang

    Dalam babat dan usus sapi, terkandung banyak kalsium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Kalsium yang terkandung dalam babat dan usus adalah sebanyak 52 miligram per 100 gram dan mengandung protein setidaknya 10,6 gram, 49 kalori, serta 0,75 gram lemak.

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi, Sebagai Sumber Protein

    Jeroan dikenal mengandung protein hewani meski tidak sebanyak di dalam daging. Perlu diingat, sumber protein hewani pada dasarnya lebih baik ketimbang protein nabati sehingga bisa dikonsumsi sesuai porsi.

    Protein hewani sendiri mengandung jenis asam amino esensial yang lebih lengkap dan bermanfaat bagi tubuh. Beberapa contoh jeroan yang mengandung banyak protein, yaitu lidah dan hati.

    Bantu Menangkal Radikal Bebas

    Tak hanya protein, jeroan juga mengandung Co-enzyme Q10 atau disingkat dengan Co-Q10 di mana memiliki fungsi untuk tubuh. Co-Q10 sendiri merupakan salah satu antioksidan yang bermanfaat untuk membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh.

    Selain itu, kandungan ini juga bisa mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh kadar zat oksidan berlebih dalam tubuh. Beberapa penyakit yang dimaksud, seperti kanker, penyakit jantung, dan pembuluh darah.

    Bisa Mencegah Anemia

    Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada jeroan, terutama hati diketahui sangat penting bagi tubuh sebab bisa membantu mencegah anemia. Perlu dipahami, kekurangan zat besi merupakan penyebab utama anemia yang paling sering ditemui di masyarakat.

    Karena itu, konsumsi jeroan bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit anemia akibat kekurangan zat besi. Bahkan, manfaat jeroan juga bisa dirasakan oleh anak-anak karena dapat membantu perkembangan otak.

    Manfaat Konsumsi Jeroan Sapi, Menyehatkan Kehamilan

    Manfaat lain dari mengonsumsi jeroan sapi adalah dapat menyehatkan kehamilan. Pasalnya, kandungan vitamin B6 dalam jeroan bisa membantu mencegah rasa mual pada saat kehamilan awal.

    Tak hanya itu, kandungan B12 dan zat juga mampu mencegah anemia pada wanita yang sedang mengandung. Bagi pria, jeroan sapi diketahui dapat mengurangi risiko terjadinya disfungsi ereksi.

    Tingkatkan Kadar Hemoglobin

    Jeroan sapi, yaitu hati umumnya tinggi protein, asam folat, zat besi, vitamin B12, dan vitamin A. Karena itu, mengonsumsi hati bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kadar hemoglobin dalam tubuh.

    Pada hati sapi, terkandung lemak sebesar 14,4 gram, 264 kalori, serta protein 33,4 gram. Menariknya, kandungan zat besi yang ada di dalam hati ternyata lebih tinggi dibandingkan sayur bayam.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi jeroan sapi yang bisa diperoleh, terutama jika sesuai dengan porsinya. Meski menyehatkan, atur juga pola makan dengan gizi seimbang dan perbanyak olahraga, ya!

    Baca juga: Kaya Akan Nutrisi, Ini 5 Manfaat Ayam untuk Kesehatan Tubuh

  • Cara Membuat Telur Asin Rumahan, Bisa Pakai Abu Gosok!

    Cara Membuat Telur Asin Rumahan, Bisa Pakai Abu Gosok!

    Cara membuat telur asin sangatlah mudah karena hanya membutuhkan bahan-bahan sederhana. Biasanya, proses pembuatan telur asin memakan waktu sekitar 2 hingga 4 minggu tergantung tingkat keasinan yang diharapkan.

    Salah satu cara tradisional untuk membuat telur asin sendiri adalah dengan menggunakan abu gosok. Lalu, bagaimana langkah pembuatan telur asin dengan cara tersebut? Untuk mengetahui lebih lanjut terkait cara pembuatan telurnya, yuk simak penjelasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Resep Membuat Kroket Singkong yang Gurih dan Empuk, Dijamin Anti Gagal!

    Cara Membuat Telur Asin yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Cara Membuat Telur Asin. (Sumber: Kuluban)

    Saat berencana membuat telur asin sendiri di rumah, kamu harus mempersiapkan bahan-bahan dasarnya terlebih dahulu. Kemudian, barulah mengikuti langkah-langkah sederhana, seperti berikut:

    Bahan Utama Membuat Telur Asin

    • 10 butir telur ayam atau telur bebek segar.
    • 175 gram garam beryodium.
    • 500 gram abu gosok bakar dari kayu yang tidak beracun, seperti kayu jati.
    • Air secukupnya.

    Langkah Pembuatan yang Bisa Diikuti

    • Untuk membuat telur asin, ambillah telur ayam segar dengan hati-hati dan pastikan tidak ada retakan pada bagian cangkangnya.
    • Selanjutnya, cuci bersih telur dengan menggunakan air mengalir agar kotoran atau debu yang menempel di kulit bisa menghilang.
    • Jika sudah, letakkan telur ke dalam wadah yang bersih dan isi dengan garam beryodium.
    • Lalu, tuangkan air secukupnya ke dalam wadah berisi garam dan aduk hingga teksturnya kental mirip seperti pasta.
    • Setelah itu, taburkan abu gosok bakar yang sudah disiapkan sebelumnya secara merata ke permukaan telur ayam atau telur bebek.
    • Tutuplah wadah dengan rapat menggunakan penutup atau plastik wrap. Kemudian, simpan wadah tersebut di tempat gelap dan terhindar dari sinar matahari langsung.
    • Biarkan telur-telur tersebut meresap ke dalam abu gosok selama minimal 2 minggu. Hal ini bertujuan agar telur mencapai tingkat keasinan yang diinginkan.
    • Apabila ingin rasa telur yang lebih asin, maka biarkan proses pengasinan berlangsung selama 3 hingga 4 minggu.
    • Setelah proses pengasinan selesai dilakukan, cucilah telur dengan menggunakan air mengalir untuk menghilangkan abu gosok yang masih menempel.
    • Terakhir, keringkan telur dengan perlahan dan lembut memakai kain bersih.

    Untuk mencegah kelembapan masuk sehingga memengaruhi tingkat keasinan, simpanlah telur asin di dalam wadah bersih dan rapat. Agar semakin nikmat, kamu bisa mengonsumsi bersama nasi hangat.

    Saat akan mengonsumsinya, pastikan makan telur asin dalam porsi yang tepat. Pasalnya, konsumsi telur asin bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh melebihi batasan jumlah harian, yakni 300 mg.

    Dalam sebutir telur asin saja, bisa mengandung 300 hingga 600 gram kolesterol tergantung pada proses pembuatannya. Karena itu, hindari konsumsi telur asin terlalu banyak karena bisa memicu berbagai keluhan kesehatan.


    Itu dia beberapa cara membuat telur asin rumahan yang simpel dan hanya memerlukan bahan-bahan sederhana saja. Apabila ingin tahu berbagai resep sederhana yang bisa dibuat di rumah, pastikan selalu cek artikel JadiLaper, ya!

    Baca juga: Resep Tamago Sando Jepang, Praktis dan Cocok untuk Menu Sarapan!

  • Resep Manisan Kolang-Kaling, Segar dan Bikin Nagih!

    Resep Manisan Kolang-Kaling, Segar dan Bikin Nagih!

    Resep manisan kolang-kaling biasanya banyak dibuat saat bulan Ramadhan sebagai menu buka puasa yang menyegarkan. Kolang-kaling sendiri terbuat dari biji pohon aren yang berbentuk pipih serta bergetah.

    Untuk membuat kolang-kaling, cara yang bisa dilakukan adalah membakar buah aren hingga halus kemudian dikupas dan diambil bijinya. Setelah itu, biji tersebut dapat diolah menjadi berbagai panganan, salah satunya manisan.

    Tak hanya enak, manisans satu ini juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh, loh! Lalu, bagaimana langkah tepat untuk membuat manisan kolang-kaling? Jika penasaran dengan cara pembuatan manisan, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Es Buah Segar, Menu Paling Cocok untuk Buka Puasa!

    Resep Manisan Kolang-kaling yang Dapat Dicoba

    Ilustrasi Resep Manisan Kolang-kaling. (Sumber: Grid.id)

    Kolang-kaling umumnya menjadi bahan utama dalam minuman khas Nusantara, sepeti wedang ronde, es buah, kolak, hingga es blewah. Selain itu, manisan kolang-kaling juga bisa dikonsumsi sebagai camilan menyegarkan yang awet disimpan di dalam kulkas selama berminggu-minggu.

    Berkat teksturnya yang kenyal dan cita rasa segar, manisan kolang-kaling banyak digemari, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tak heran, banyak yang memanfaatkan kolang-kaling sebagai ide berjualan.

    Sebelum mengetahui cara membuat manisan kolang-kaling, kamu harus mempersiapkan beberapa bahan. Adapun bahan-bahan dasar yang diperlukan untuk membuat manisan berbahan dasar kolang-kaling,  antara lain:

    Bahan untuk Membuat Manisan Kolang-kaling

    • 1 kg kolang-kaling.
    • 2 lembar daun pandan.
    • 5 lembar daun jeruk.
    • 200 ml sirup cocopandan.
    • Garam secukupnya.
    • Pewarna makanan.

    Langkah Pembuatan yang Bisa Diikuti

    • Untuk membuat manisan, cuci bersih terlebih dahulu kolang-kaling. Kolang-kaling tersebut boleh direndam dalam air cucian beras selama 2 hingga 3 jam atau direbus berkali-kali.
    • Setelah itu, didihkan air secukupnya dengan sirup, gula pasir, serta gula. Jika sudah, tambahkan pewarna makanan sedikit agar memiliki tampilan yang cantik.
    • Jika sudah mendidih, masukkan kolang-kaling dan tunggu sampai air mendidih kembali. Selanjutnya, kecilkan api kemudian biarkan hingga air menyusut.
    • Apabila air telah menyusut, angkat dan dinginkan di suhu ruang. Agar semakin nikmat saat mengonsumsi manisan kolang-kaling, jangan lupa untuk menyimpannya di kulkas.

    Meski jarang diketahui, bahan minuman favorit sebagian besar masyarakat Indonesia ini memiliki sejumlah manfaat. Ya, kolang-kaling sendiri mengandung kalsium yang sangat tinggi sehingga bisa membantu pertumbuhan tulang.

    Tak hanya itu, kolang-kaling juga mengandung serat yang baik bagi kesehatan tubuh. Berkat kandungan karbohidrat, berupa galaktomanan, kolang-kaling kerap digunakan sebagai bahan alami untuk mengobati masalah kesehatan, salah satunya radang sendi.

    Bahkan, kandungan galaktomanan tersebut juga berfungsi meredakan dan mengurangi rasa sakit akibat radang sendi. Dengan demikian, kamu bisa mengonsumsi kolang-kaling secara teratur sesuai dengan porsi sehatnya.


    Itu dia resep manisan kolang-kaling yang bisa kamu buat sendiri di rumah dan tentunya sangat mudah. Apabila ingin tahu berbagai resep manisan sehat lainnya, kamu bisa cek artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Ce Hun Tiau yang Manis dan Segar, Wajib Coba!

  • Resep Batagor Tanpa Ikan, Dijamin Enak dan Anti Ribet!

    Resep Batagor Tanpa Ikan, Dijamin Enak dan Anti Ribet!

    Resep batagor tanpa ikan banyak dipilih orang karena cepat dan mudah untuk dibuat. Ya, batagor atau akronim dari bakso tahu goreng merupakan jajanan khas Bandung yang mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia.

    Camilan yang mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia ini umumnya terbuat dari ikan tenggiri. Lalu, bisakah membuat batagor tanpa menggunakan ikan? Bagi yang penasaran dengan cara membuat batagor tanpa ikan, yuk simak penjelasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Bumbu Kari Ayam Ala Rumahan, Mudah dan Praktis Dibuat Sendiri!

    Resep Batagor Tanpa Ikan yang Dapat Diikuti

    Ilustrasi Resep Batagor Tanpa Ikan. (Sumber: Smart Bintaro)

    Kreasi batagor tanpa menggunakan ikan sebenarnya tak kalah lezat, terutama jika sudah ditambahkan bumbu kacang. Untuk membuat batagor tanpa ikan, ada beberapa bahan yang harus disiapkan, antara lain:

    Bahan Utama untuk Membuat Batagor Tanpa Ikan

    • 10 lembar kulit pangsit yang per lembarnya dibagi menjadi 4.
    • 250 gram tepung tapioka.
    • 150 gram atau 2 potong tahu putih.
    • 3 sdm rebon kering yang sudah dicuci dan dihaluskan.
    • 3 siung bawang putih yang telah dihaluskan.
    • 1 butir telur ayam.
    • 1 batang daun bawang yang sudah dipotong-potong halus.
    • 200 ml air hangat.
    • ½ sdt baking powder.
    • 1 sdt garam.
    • 1 sdt kaldu ayam bubuk.
    • ½ sdt lada bubuk.

    Bahan Dasar Bumbu Kacang

    • 100 gram kacang tanah goreng.
    • 2 siung bawang putih yang digoreng sebentar.
    • 3 lembar daun jeruk yang sudah disobek-sobek.
    • 3 sdm kecap manis.
    • 4 siung bawang merah yang digoreng sebentar.
    • 25 gram gula merah yang diserut halus.
    • ½ sdt kaldu ayam bubuk.
    • 1 sdt garam.
    • 400 ml air mineral.

    Cara Membuat Batagor Tanpa Ikan

    • Pertama-tama, larutkan baking powder, rebon halus, bawang putih, lada bubuk, garam, dan kaldu bubuk dengan air hangat di dalam wadah.
    • Selanjutnya, haluskan tahu di dalam wadah dan campurkan dengan telur, tepung terigu, daun bawang, serta tepung tapioka.
    • Jika sudah, tuangkan larutan bumbu yang sudah dibuat sebelumnya ke wadah berisi campuran tahu dan tepung.
    • Kemudian, aduk hingga semua bahan tercampur rata. Langkah berikutnya, cukup diamkan selama 15 menit.
    • Setelah itu, siapkan kulit pangsit dan ambil adonan yang sudah tercampur dengan menggunakan sendok. Isi adonan pada selembar kulit pangsit yang dibagi 4.
    • Isi seluruh kulit pangsit dengan satu sendokan adonan hingga benar-benar habis.
    • Lalu, panaskan wajan di atas kompor dan goreng batagor hingga matang atau berwarna kecoklatan. Apabila sudah, angkat kemudian tiriskan.
    • Untuk membuat bumbu kacang, haluskan terlebih dahulu kacang tanah, bawang merah, dan bawang putih.
    • Berikutnya, siapkan wajan atau panci di atas kompor lalu nyalakan kompor dengan api yang sedang.
    • Taruh seluruh bahan bumbu kacang dan aduk sampai bumbu mengental, meletup, serta mengeluarkan sedikit minyak.
    • Terakhir, cicipi sedikit bumbu kacang untuk koreksi rasa. Jika dirasa sudah pas, angkat bumbu kacang dan pindahkan ke dalam mangkuk.

    Itulah resep batagor tanpa ikan yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah sebagai camilan keluarga. Apabila ingin tahu berbagai resep camilan sederhana lainnya, cek selalu artikel JadiLaper, ya!

    Baca juga: Resep Tamago Sando Jepang, Praktis dan Cocok untuk Menu Sarapan!

  • Resep Ayam Goreng Serundeng Kelapa yang Lezat dan Gurih

    Resep Ayam Goreng Serundeng Kelapa yang Lezat dan Gurih

    Resep ayam goreng serundeng kelapa kerap menjadi menu utama untuk sarapan bersama keluarga. Ya, ayam serundeng sendiri merupakan sajian khas Indonesia yang enak disantap bersama nasi hangat dan sambal.

    Menu makanan satu ini terbuat dari potongan ayam dengan taburan parutan kelapa dan lengkuas yang digoreng. Lalu, bagaimana cara untuk membuat ayam goreng serundeng kelapa yang gurih? Jika penasaran dengan resepnya, berikut penjelasan singkat JadiLaper!

    Baca juga: Resep Ayam Hainan Singapore, Mudah Dibuat dan Cita Rasanya Lezat!

    Resep Ayam Goreng Serundeng Kelapa Anti Gagal

    Ilustrasi Resep Ayam Goreng Serundeng. (Sumber: Baking World Media)

    Cara untuk membuat ayam serundeng sebenarnya cukup mudah, yaitu hampir sama seperti ayam ungkep. Bahkan, kamu bisa menggunakan bumbu instan yang sudah tersedia di pasangan jika ingin lebih praktis.

    Namun, jika ingin membuat ayam goreng serundeng rumahan dengan cita rasa enak dan gurih, maka harus menyiapkan bahan-bahan dasarnya. Adapun beberapa bahan yang diperlukan untuk membuat ayam goreng serundeng kelapa, antara lain:

    Bahan Utama Membuat Ayam Goreng Serundeng Kelapa

    • 500 gram daging ayam yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian.
    • 1 batang serai yang digeprek.
    • 150 gram kelapa yang telah diparut.
    • 3 lembar daun salam yang disobek-sobek.
    • Air mineral secukupnya.
    • Garam secukupnya.
    • Gula secukupnya.
    • Minyak goreng secukupnya.

    Bahan Dasar untuk Bumbu Halus Ayam Goreng

    • 1 sdt merica butiran.
    • 1 sdm ketumbar butiran.
    • ½ ruas jari lengkuas.
    • ½ ruas jari kunyit.
    • 4 butir kemiri.
    • 2 cm jahe.
    • 4 siung bawang putih.
    • 6 siung bawang merah.

    Langkah Pembuatan Ayam Goreng Serundeng

    • Untuk membuat ayam goreng serundeng, tumis terlebih dahulu bumbu halus, serai, daun salam, serta daun jeruk. Selanjutnya, aduk merata sampai bumbu matang.
    • Kemudian, masukkan daging ayam yang sudah dipotong sebelumnya dan aduk sebentar lalu tambahkan air secukupnya hingga terendam.
    • Langkah berikutnya, ungkep ayam sampai bumbu benar-benar meresap dengan sempurna.
    • Apabila air sudah setengah menyusut, tambahkan gula dan garam secukupnya. Jangan lupa, sisakan air ungkepan sedikit untuk kelapanya.
    • Setelah ayam selesai diungkep, goreng sampai warnanya berubah menjadi kecoklatan. Tahap selanjutnya, tiriskan dan taruh ayam goreng pada wadah yang berbeda.
    • Lalu, campur kelapa yang sudah diparut ke dalam air ungkepan ayam. Aduklah hingga merata dan goreng dengan sedikit minyak. Pastikan untuk menggoreng serundeng sampai kecoklatan dan matang.
    • Terakhir, goreng ayam bersama serundeng kelapa menggunakan api kecil agar bumbu-bumbu terasa semakin nikmat.

    Apabila ingin rasa ayam serundeng manis, kamu cukup menambahkan gula merah pada bagian bumbu halusnya. Bahan yang perlu dipersiapkan adalah gula merah secukupnya atau sesuai selera.

    Rasa manis dari serundeng akan membuat sajian ini disukai oleh anggota keluarga, terutama anak-anak. Jika ingin perpaduan rasa yang lebih lezat, kamu bisa memakan ayam goreng serundeng bersama sambal ijo.


    Itu dia resep ayam goreng serundeng yang dapat kamu buat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Apabila ingin coba santapan nusantara yang tak kalah lezat, lihat saja berbagai resep mudah dan praktis hanya di laman JadiLaper, ya!

    Baca juga: Resep Ayam Nanking Simpel, Hadirkan Cita Rasa Otentik

  • Resep Membuat Kroket Singkong yang Gurih dan Empuk, Dijamin Anti Gagal!

    Resep Membuat Kroket Singkong yang Gurih dan Empuk, Dijamin Anti Gagal!

    Resep membuat kroket singkong mudah untuk dibuat, terutama jika menginginkan ide camilan saat di rumah. Kroket sendiri merupakan sajian yang bisa disantap saat pagi hari sebagai teman minum teh atau kopi maupun sore hari.

    Cara membuat kroket sangat mudah di mana hanya menggunakan bahan dasar, berupa singkong, daging, serta bihun. Tak hanya itu, kroket juga dapat dikreasikan dengan berbagai isian sayur atau sosis sesuai selera.

    Karena berbahan dasar singkong, kroket termasuk makanan menyehatkan dengan kandungan karbohidrat. Lalu, bagaimana cara membuat kroket singkong yang lezat? Jika penasaran dengan cara pembuatan kroket, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Ayam Hainan Singapore, Mudah Dibuat dan Cita Rasanya Lezat!

    Resep Membuat Kroket Singkong yang Mudah

    Ilustrasi Resep Membuat Kroket Singkong. (Sumber: Unsplash)

    Untuk membuat kroket, pilihlah singkong yang bagus agar mudah saat dilembutkan. Agar tidak mudah ambyar atau rusak, kamu bisa tepuk permukaan singkong tumbuk dengan terigu kemudian padatkan.

    Selanjutnya, kroket dapat segera digoreng di dalam wajan berisi minyak panas hingga matang atau berubah menjadi kecoklatan. Sebelum mengetahui langkah membuat kroket lebih lengkap, berikut beberapa bahan yang perlu dipersiapkan.

    Bahan untuk Bagian Kulit

    • 2 kg singkong dengan kualitas bagus.
    • 1 sdm bawang putih bubuk.
    • 2 butir kuning telur.
    • 2 sdt garam.
    • 2 sdm margarin.

    Bahan Utama Isian Kroket Singkong

    • 500 gram daging sapi yang sudah dicincang sebelumnya.
    • 500 gram tauge.
    • 3 buah wortel yang telah diiris dadu kecil.
    • 1 batang daun bawang yang diiris halus.
    • 3 batang seledri yang telah diiris halus.
    • Garam secukupnya.
    • Kaldu bubuk secukupnya.

    Bumbu Dasar Kroket Singkong

    • 4 siung bawang putih yang sudah dipotong-potong halus.
    • 5 siung bawang merah yang dicincang hingga halus.
    • 1 sdt lada bubuk.
    • Garam secukupnya.

    Langkah Pembuatan yang Bisa Diikuti

    • Untuk membuat kroket, pertama-tama kukus terlebih dahulu singkong hingga menjadi lembut kemudian haluskan. Singkong dapat dihaluskan dengan cara ditumbuk.
    • Selanjutnya, campurkan dengan kuning telur, margarin, bawang putih bubuk, serta garam. Aduk seluruh bahan hingga merata dengan tangan atau sendok kayu.
    • Kemudian, tambahkan sedikit terigu jika diperlukan dan sisihkan. Jika sudah, tumis bumbu halus sampai beraroma wangi, masukkan daging, wortel, dan aduk rata.
    • Setelah kedua daging dan wortel matang, tambah tauge, daun bawang, dan seledri ke dalam masakan.
    • Agar bercita rasa lezat, tambahkan pula garam, gula, dan lakukan koreksi rasa. Jika dirasa sudah pas, angkat dan dinginkan.
    • Tahap berikutnya, ambil satu genggam kecil adonan singkong lalu pipihkan dengan tangan. Beri sekitar 1 sdm isian dan rapatkan adonan kembali sembari menambahkan terigu di tangan.
    • Terakhir, goreng adonan singkong di minyak yang banyak dan sudah dipanaskan sebelumnya. Goreng adonan kroket hingga berwarna kecoklatan.

    Setelah matang, angkat kroket dan tiriskan untuk disajikan bersama sambal atau cabai rawit segar. Selain sebagai camilan, kroket singkong juga cocok dijadikan sebagai lauk pendamping nasi hangat.


    Itu dia resep membuat kroket singkong yang mudah dan hanya memerlukan bahan-bahan sederhana. Bagi yang ingin membuat camilan sederhana, jangan lupa untuk mengikuti resep kroket singkong ini, ya!

    Baca juga: Resep Mangut Lele Sederhana, Panganan Lezat Khas Yogyakarta

  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bisa Disantap Selama Diet

    5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bisa Disantap Selama Diet

    Menu buka puasa sehat dan simpel banyak dicari, terutama jika sedang menjalani program penurunan berat badan. Perlu diketahui, jenis makanan yang baik dikosnusmi saat berbuka puasa adalah makanan tinggi serat dan rendah lema.

    Karena itu, setelah berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat memberikan keseimbangan nutrisi. Lantas, apa saja menu buka puasa yang menyehatkan tubuh? Untuk mengetahui daftar menu buka puasanya, simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Bukan Roti Biasa, Inilah 5 Manfaat Sourdough untuk Tubuh!

    Menu Buka Puasa Sehat dan Bergizi Seimbang

    Ilustrasi Menu Buka Puasa Sehat. (Sumber: Unsplash)

    Ketika berbuka puasa, kamu harus bisa memilih menu yang dikonsumsi, yakni rendah lemak, kaya akan cairan, serta mengandung gula alami. Adapun beberapa menu buka puasa yang direkomendasikan karena terkandung banyak nutrisi di dalamnya, antara lain:

    Kurma

    Kurma merupakan salah satu hidangan yang wajib ada saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Rasa manis dari kurma sangat memanjakan lidah dan nutrisi yang terkandung dapat menghilangkan rasa lapar setelah berpuasa seharian.

    Beberapa nutrisi yang ada pada kurma memang lengkap, mulai dari protein, vitamin, serat, hingga mineral. Tak hanya itu, buah kurma juga memiliki kandungan polifenol yang cukup tinggi.

    Polifenol sendiri, yaitu jenis antioksidan yang bisa membantu tubuh mencegah berbagai penyakit berbahaya, termasuk kanker. Bahkan, kandungan polifenol dalam kurma lebih tinggi dibandingkan buah lainnya.

    Menu Buka Puasa Sehat, Ikan Tuna

    Apabila ingin membuat lauk sehat dan bergizi saat berbuka puasa, maka bisa memasak ikan tuna. Pasalnya, ikan tuna mengandung berbagai nutrisi,seperti vitamin B, sumber protein tanpa lemak, serta asam lemak omega-3.

    Asam lemak sendiri memiliki beragam manfaat kesehatan, seperti mencegah penurunan kognitif, dapat menangkal depresi, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Karena itu, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi ikan kaya asam lemak omega-3 sebanyak dua porsi dalam seminggu.

    Salad Sayur

    Salad sayur termasuk menu buka puasa yang menyehatkan karena mengandung segudang nutrisi penting untuk tubuh. Untuk saus salad, kamu bisa menyiapkan mayonaise dan keju parut agar terasa semakin lezat.

    Sebelum mengonsumsi sayur, pastikan untuk mencuci atau mengukusnya terlebih dahulu hingga matang, kecuali selada. Setelah itu, campurkan seluruh bahan dalam satu wadah dan taruh di dalam kulkas.

    Mashed Potato

    Kentang tumbuh atau disebut dengan mashed potato merupakan alternatif terbaik untuk mendapatkan asupan karbohidrat. Bahkan, kentang juga kaya akan serat yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Manfaat dari makanan tinggi serat satu ini, seperti mencegah penyakit jantung, Menjaga kadar gula dalam darah, serta menjaga keseimbangan kadar kolesterol. Selain mengandung banyak nutrisi, kentang diketahui mampu membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    Dengan begitu, kamu bisa menghindari perilaku makan berlebihan saat berbuka puasa. Jika ingin proses penurunan berat badan berjalan dengan baik, usahakan memasukan kentang ke dalam menu buka puasa.

    Menu Buka Puasa Sehat, Sup Sayur

    Sup sayur merupakan salah satu menu makanan yang menjadi sumber nutrisi, vitamin, serta serat. Tak hanya itu, sayur sup ternyata juga bisa membantu meningkatkan hidrasi pada tubuh setelah berpuasa seharian.

    Dengan mengonsumsi sup sayur, maka tak hanya menyehatkan dan mengenyangkan, tetapi juga mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh. Di samping itu, ada pula efek rasa kenyang lebih lama sehingga dapat menjaga berat badan serta menghindari makan secara berlebihan.


    Itu dia beberapa menu buka puasa sehat yang bisa kamu coba konsumsi saat bulan Ramadhan. Agar berat badan tetap seimbang saat berpuasa, jangan lupa untuk pilih beberapa menu yang sudah disebutkan di atas, ya!

    Baca juga: 7 Buah Penurun Kolesterol yang Ampuh Basmi Lemak Jahat!

  • 7 Tempat Bukber di Jaksel, Cocok Dikunjungi Bareng Sahabat!

    7 Tempat Bukber di Jaksel, Cocok Dikunjungi Bareng Sahabat!

    Tempat bukber di Jaksel selalu menawarkan menu makanan terbaik sehingga cukup dikenal, terutama oleh anak muda. Jakarta Selatan sendiri memiliki beberapa kawasan populer, seperti Kemang, Tebet, Jagakarsa, serta Fatmawati.

    Tak heran, wilayah Jakarta Selatan kerap dipilih sebagai tempat untuk berbuka puasa bersama teman atau sahabat. Lalu, apa saja rekomendasi tempat bukber yang ada di daerah Jakarta Selatan? Jika ingin tahu tempatnya, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Rekomendasi 5 Restoran Enak di Cikini, Cocok Didatangi Bareng Teman!

    Tempat Bukber di Jaksel yang Wajib Dikunjungi

    Ilustrasi Tempat Bukber di Jaksel. (Sumber: Unsplash)

    Beberapa tempat makan atau restoran di Jaksel menawarkan berbagai jenis menu, mulai dari kekinian hingga tradisional. Adapun beberapa daftar tempat untuk berbuka puasa yang berada di Jakarta Selatan, antara lain:

    Warung MJS

    Warung MSJ merupakan singkatan dari Mbah Jingkrak Setiabudi yang menawarkan ambience vintage. Pasalnya, rumah makan satu ini didukung dengan furnitur serta hiasan jaman dulu, seperti keris, wayang, hingga sepeda bekas.

    Konsep dari makanan di Warung MJS adalah prasmanan tetapi tersedia pula menu a la carte. Untuk alamatnya, Warung MJS berada di Jalan Setia Budi Tengah No.11, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Tempat Bukber di Jaksel, Kedai Haji Asari

    Kedai Haji Asari menjadi salah satu tempat makan khas Betawi yang cocok untuk acara buka puasa bersama. Sebab, lokasi dari Kedai Haji Asari cukup strategis, nyaman, dan menghadirkan pilihan menu yang variatif.

    Beberapa menu andalan dari restoran ini, yaitu ayam kampung asap, olahan pecak, nasi goreng, hingga aneka sambal. Alamat dari Kedai Haji Asari berada di Jalan Jeruk Raya No. 68, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Seeng Nini

    Selanjutnya, ada Seeng Nini yang merupakan tempat makan dengan masakan khas Sunda. Restoran satu ini menghadirkan berbagai menu Sunda yang beragam dan otentik dengan harga terjangkau, mulai dari Rp10.000 saja.

    Apabila ingin datang untuk berbuka puasa, Seeng Nini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB sampai 22.00 WIB. Alamatnya sendiri terletak di Jalan Tebet Timur Dalam Raya Nomor 61, Tebet Timur, Kec.Tebet, Kota Jakarta Selatan.

    Gubug Makan Mang Engking

    Gubug Makan Mang Engking memang sudah menjadi pilihan restoran yang cukup populer. Pasalnya, pengunjung dapat memilih area makan di lesehan atau saung dengan suasana yang sejuk khas pedesaan.

    Untuk rekomendasi menunya, ada udang bakar madu, kepiting saus padang, gurame bakar kecap, serta olahan kangkung. Jika berada di wilayah Jakarta Selatan, kamu bisa datang ke Kampus UI Jalan Danau Salam, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

    Tempat Bukber di Jaksel, Rumah Pohon Jagakarsa

    Rumah Pohon Jakarta memang menjadi pilihan tempat makan yang cocok untuk buka bersama teman maupun sahabat. Hal ini dikarenakan, Rumah Pohon Jagakarsa menawarkan area semi outdoor berkonsep food court yang nyaman.

    Menu yang dihadirkan juga beragam, mulai dari sup, gado-gado, ikan bakar, hingga sayur kangkung. Jika ingin memesan tempat, datang saja ke Jalan Raya Jagakarsa RT.13/RW.5, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan.

    Abunawas Restaurant

    Bagi yang mencari tempat makan untuk berbuka puasa dengan konsep unik, Abunawas Restaurant bisa jadi pilihan paling tepat. Sesuai namanya, restoran satu ini menyajikan aneka menu otentik Arab dan Timur Tengah dengan interior yang khas.

    Beberapa menu yang dihadirkan, mulai dari lamb kebab, zurbiyan rice, ausal lamb, ausal chicken, tandoor bread, hingga riyash lamb. Apabila ingin berkunjung, Abunawas Restaurant berada di Jalan Kemang Utara No. 15, RT.7/RW.1, Kec. Mampang Prapatan, Jaksel.


    Itu dia rekomendasi tempat bukber di Jaksel yang bisa kamu kunjungi bersama teman atau keluarga di akhir pekan. Agar bisa mendapatkan tempat, pastikan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu dengan pihak restoran, ya!