Blog

  • Yuk Ikuti, Ini 3 Cara Mengolah Ikan Pindang Agar Tak Mudah Hancur

    Yuk Ikuti, Ini 3 Cara Mengolah Ikan Pindang Agar Tak Mudah Hancur

    Cara mengolah ikan pindang penting diketahui agar dagingnya tidak mudah hancur setelah dimasak. Ikan pindang memang menjadi sajian yang banyak disukai oleh orang karena cita rasanya gurih dan murah.

    Selain itu, ikan pindang juga bisa diolah dengan berbagai cara, yaitu digoreng, dimasak balado, atau ditumis. Lalu, bagaimana cara untuk mengolah ikan pindang yang bisa diterapkan? Jika ingin tahu langkah pengolahan ikannya, simak ulasan Minbay berikut!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

    Cara Mengolah Ikan Pindang yang Perlu Dipraktikkan

    Ilustrasi Cara Mengolah Ikan Pindang. (Sumber: Finna Food)

    Ikan pindang merupakan bahan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia karena mudah ditemukan di pasar tradisional. Rasa gurih dan asin pada pindang didapatkan dari pengolahannya dengan cara mengombinasikan perebusan serta penggaraman.

    Namun, sebelum mengolahnya sendiri di rumah, penting untuk mengetahui tips dalam memasak pindang Agar tak salah dalam mengolah ikan dan daging tak hancur, ada beberapa cara yang dapat diikuti, antara lain:

    Tekstur Daging Ikan Lembek

    Saat membeli ikan pindang, pastikan memilih daging yang masih dalam keadaan segar secara alami. Sedikit informasi, ikan pindang termasuk jenis ikan yang tidak bisa tahan lama dalam suhu ruang.

    Karena itu, jika mendapati ikan pindang yang tampak segar meski sudah berada di suhu ruang selama lebih dari 3 hari, maka patut diwaspadai memakai bahan pengawet. Pada dasarnya, mengetahui perbedaan antara ikan pindah segar secara alami atau dengan bahan pengawet cukup mudah.

    Caranya, yakni melihat tekstur daging di mana ikan segar cenderung lembek sedangkan yang sudah diberi tambahan pengawet akan lebih kenyal. Selain itu, aroma ikan pindang segar biasanya amis sedangkan yang diberi pengawet buatan berbau obat.

    Warna Kulit Ikan Cenderung Pucat

    Tips mengolah pindang lainnya adalah dengan melihat warna kulit pada ikan terlebih dahulu. Untuk ikan pindang yang telah diproses dengan bumbu-bumbu, seperti jahe, bawang merah, bawang putih, serta garam, warna kulitnya menjadi kuning pucat dan kusam.

    Sementara itu, ikan pindang yang telah diberi pewarna buatan biasanya berwarna kuning mencolok. Jika menemukan ikan pindang yang terlihat masih segar di suhu ruang setelah tiga hari, ada baiknya jangan dikonsumsi.

    Pasalnya, ikan pindang kemungkinan sudah diberi bahan pengawet untuk mencegah daging cepat membusuk. Karena itu, pastikan untuk melihat kesegaran dari ikan pindang yang dibeli dengan mengetahui ciri-cirinya.

    Olah Ikan Pindang dengan Tepat

    Sebagian besar ikan pindang yang dijual di pasaran sudah diberikan berbagai macam bumbu sehingga terasa gurih. Karena itu, ikan pindang bisa langsung dimasak dengan cara ditumis, digoreng, dimasak santan atau mangut, dimasak kuah, serta dibuat balado.

    Akan tetapi, sebelum ikan pindang dimasak, ada baiknya untuk digoreng terlebih dahulu hingga matang. Hal ini bertujuan untuk membuat tekstur kulit ikan pindang menjadi lebih renyah serta menghilangkan aroma amis serta langu.

    Saat menggoreng ikan pindang, dianjurkan tidak terlalu lama karena dapat membuat tekstur dagingnya terasa alot saat dimakan. Setelah digoreng setengah matang, ikan pindang siap diolah menjadi hidangan favorit.


    Ikan pindang yang disimpan di dalam kulkas sebaiknya segera dimasak sebelum 2 hari. Semetnara ikan pindang yang disimpan di dalam freezer, umumnya jauh lebih awet, yakni mencapai 1 minggu.

    Itu dia beberapa tips atau cara mengolah ikan pindang yang dapat diterapkan agar terasa lezat saat dikonsumsi. Apabila ingin mencicipi aneka olahan ikan, pesan saja lewat aplikasi Tokobay! Segera pesan makanan favorit kamu dengan unduh aplikasinya di App Store atau Play Store.

    Baca juga: Catat! 5 Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas

  • Ini Dia 6 Tips Mengolah Iga Sapi yang Perlu Diketahui

    Ini Dia 6 Tips Mengolah Iga Sapi yang Perlu Diketahui

    Tips mengolah iga sapi mudah untuk diikuti, terutama bagi yang pertama kali memasaknya. Iga sendiri merupakan bagian tulang rusuk sapi yang dapat dikonsumsi di mana terdiri dari 2 hingga 7 tulang iga.

    Biasanya, iga banyak dicari oleh pecinta kuliner karena memiliki rasa yang begitu nikmat setelah diolah. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengolah daging iga sapi? Jika ingin tahu tips pengolahannya, yuk simak pembahasan berikut!

    Baca juga: 6 Teknik Memotong Sayuran Ala Koki!

    Tips Mengolah Iga Sapi dengan Ala Chef Profesional

    Ilustrasi Tips Mengolah Iga Sapi. (Sumber: Freepik)

    Daging yang melekat pada tulang termasuk bagian paling nikmat untuk dimakan, begitu pula iga sapi. Kombinasi antara daging dan lemaknya membuat daging iga sapi terasa sempurna ketika disantap.

    Bagian daging yang ada pada iga sapi tidak sepah sehingga cocok dijadikan berbagai hidangan, khususnya dibakar atau dimasak bersama sup. Namun, ada beberapa hal yang perlu diterapkan saat ingin mengolah iga sapi, antara lain:

    Pilih Iga Sapi Terbaik

    Biasanya, iga sapi yang dijual di pasaran dikelompokkan berdasarkan kualitas di mana cara pengolahan daging pun akan berbeda. Jika iga sapi yang dibeli memiliki kualitas rendah, maka perlu membuat daging empuk terlebih dahulu dengan cara dimarinasi.

    Namun, untuk kualitas daging yang bagus hanya perlu direbus dengan api kecil agar empuk. Agar tidak repot melakukan marinasi, maka pilihlah daging iga sapi yang masih muda karena lapisan lemaknya tidak terlalu tebal dan cenderung lebih cepat empuk.

    Bersihkan Iga Sapi

    Daging sapi sebenarnya tidak perlu dicuci sebab kucuran air justru dapat mengunci jus alami daging sehingga hasil masakan menjadi kering dan tidak enak. Apabila mendapati daging iga sapi terlihat kotor, maka cukup dibersihkan menggunakan tisu dapur atau lap bersih.

    Kemudian, rebus iga sapi dengan api kecil di mana rebusan pertama berfungsi untuk membersihkan darah dan kotoran yang tersisa di sela-sela tulang. Rebus sebentar sampai kotoran terlihat mengambang di permukaan lalu buang air rebusan pertama.

    Olah Dahulu Sebelum Dimasak

    Kunci utama untuk membuat masakan iga sapi enak adalah dengan mengolahnya terlebih dahulu. Bahan-bahan yang bisa dipakai untuk mengolah iga sapi, yaitu parutan nanas atau daun pepaya.

    Parutan nanas cuk dibaluri di atas iga kemudian diamkan sekitar 15 hingga 20 menit dan bersihkan sisa-sisa nanas dengan tisu dapur. Apabila menggunakan daun pepaya, kamu bisa membungkus iga di dalam dan dan diamkan selama 30 menit.

    Rebus Iga Sapi

    Apapun masakan berbahan dasar iga, pengolahan dengan cara direbus harus tetap dilakukan. Selama proses merebus iga sapi, pastikan untuk menggunakan api kecil agar jus pada dagingnya masih terkunci dan terasa nikmat saat dimakan.

    Olah Iga Sapi Sebelum Dibakar

    Perlu dipahami, tekstur daging iga akan lebih kenyal dibandingkan daging lain jika dibakar. Sebelum dibakar, marinasi terlebih dahulu dagingnya dengan bumbu yang diinginkan dalam waktu lama agar meresap hingga ke tulang.

    Olah Iga untuk Dibuat Sup

    Apabila ingin membuat sup dengan menggunakan iga sapi sebagai bahan utamanya, pilihlah short ribs atau yang pendek. Bagian satu ini memiliki daging yang lebih sedikit tetapi tulangnya cukup banyak.

    Pemilihan bagian tulang bertujuan untuk membuat sup iga sapi menjadi lebih kaya akan rasa. Karena itu, ketika memasak sup sebaiknya membuat kaldunya terlebih dahulu dengan cara merebus iga sapi.

    Cukup rebus iga sapi dengan menggunakan api kecil hingga daging berubah menjadi lembut dan kaldunya terlihat pekat. Setelah itu, tumis bumbu sup iga di wajan terpisah, tuang bumbu ke dalam rebusan kaldu, masak sup hingga matang, lalu sajikan.


    Itu dia beberapa tips mengolah iga sapi yang dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Jika bingung dengan cara pengolahannya, kamu bisa pesan saja lewat aplikasi Tokobay! Segera pesan makanan favorit dengan mengunduh aplikasinya di App Store atau Play Store di smartphone ya.

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

  • 5 Tips Mengolah Ampela Ayam Agar Tidak Bau Saat Disajikan

    5 Tips Mengolah Ampela Ayam Agar Tidak Bau Saat Disajikan

    Tips mengolah ampela ayam penting untuk diketahui agar bau amisnya bisa berkurang. Perlu dipahami, ampela ayam memiliki tekstur alami yang sedikit keras dan berbau amis sehingga kebanyakan orang malas untuk mengolahnya.

    Dengan mengetahui tips mengolah ampela, maka dijamin akan memiliki tekstur kenyal yang lezat dan tidak berbau. Lalu, bagaimana cara untuk mengolah ampela ayam dengan tepat? Jika ingin tahu langkah-langkah pengolahannya, berikut pembahasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: 6 Teknik Memotong Sayuran Ala Koki!

    Tips Mengolah Ampela Ayam yang Dapat Diikuti

    Ampela merupakan salah satu jenis jeroan ayam yang cukup digemari karena enak dicampurkan ke dalam berbagai jenis masakan. Agar tekstur ampela kenyal dan tidak bau amis saat disajikan, ada beberapa tips untuk mengolahnya, antara lain:

    Ilustrasi Tips Mengolah Ampela Ayam. (Sumber: King Kong Meat)

    Pilihlah Ampela yang Masih Segar

    Sebelum mengolah ampela ayam, kamu harus mengetahui bagaimana cara memilih yang benar. Biasanya, ampela akan dijual secara terpisah oleh para penjual ayam di pasar dan bahkan ditempatkan pada kemasan yang berbeda dari daging.

    Meski sudah dikemas dengan rapi, kamu harus cermat dalam memilih ampela dan pastikan membeli yang masih dalam kondisi bagus atau segar. Tanda ampela ayam masih segar adalah berwarna merah muda.

    Karena itu, jangan pernah membeli ampela yang warnanya sudah berubah menjadi gelap atau merah tua. Sebab, hal tersebut menandakan bahwa ample tidak fresh dan umumnya cenderung memiliki rasa yang pahit.

    Bersihkan Ampela

    Selanjutnya, kamu bisa membersihkan ampela dengan benar agar tidak berbau amis. Caranya cukup mudah, yakni bersihkan ampela dari lemak-lemak yang menempel pada permukaan kemudian belah dan buang kotorannya di dalamnya.

    Lepaskan jantung kotoran dan pastikan ampela tidak pecah agar rasanya tidak pahit. Apabila sudah, letakkan ampela pada wadah dan tambahkan garam serta tepung sagu dengan takaran yang sama.

    Setelah itu, aduk-aduk ampela selama 1 menit dan cuci kembali hingga benar-benar bersih. Lakukan langkah tersebut sebanyak dua kali karena dapat membantu menghilangkan bau amis pada ampela.

    Rendam Pakai Santan atau Susu Cair

    Cara mengolah ampela lainnya yang bisa diterapkan, yaitu rendam dengan menggunakan santan atau susu cair. Hal ini dilakukan agar rasa alami ampela yang lumayan pahit bisa berkurang dan membuat teksturnya lebih empuk.

    Ketika ampela sudah dibersihkan, kamu bisa merendamnya dengan santan atau susu selama beberapa menit. Dengan begitu, ampela yang dimasak nantinya akan memiliki rasa lezat dan tidak alot saat dikunyah.

    Gunakan Teknik Blanching

    Blanching adalah teknik merebus makanan dengan menggunakan air dalam waktu yang cukup singkat. Teknik ini mengharuskan kamu untuk merebus ampela ayam selama sekitar 10 detik hingga muncul buih-buih pada permukaan air.

    Perebusan tersebut bertujuan untuk mengurangi aroma amis dan membuat tekstur ampela menjadi lebih kencang. Saat menerapkan teknik blanching, kamu dapat menggunakan air biasa atau dicampur dengan rempah aromatik agar bau amis ikut menghilang.

    Beri Garam dan Air Perasan Jeruk Nipis

    Selain aroma yang amis, alasan banyak orang enggan mengonsumsi ampela ayam adalah karena rasa pahitnya cukup mengganggu. Namun, tak perlu khawatir sebab rasa pahit dan aroma amis pada ampela bisa dihilangkan dengan menggunakan garam serta air perasan jeruk nipis.

    Caranya cukup mudah, yakni baluri ampela ayam dengan garam dan air perasan jeruk nipis. Pastikan untuk menggosok-gosok hingga lendir yang menempel pada ampela ayam bisa menghilang kemudian cuci di bawah air mengalir.


    Itu dia beberapa tips mengolah ampela ayam yang bisa diikuti agar masakan terasa lebih sedap. Jika ingin mengetahui berbagai tips pengolahan makanan lainnya, cek saja artikel di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

  • Hindari Bau Amis, Begini 6 Cara Merebus Dada Ayam Anti Ribet

    Hindari Bau Amis, Begini 6 Cara Merebus Dada Ayam Anti Ribet

    Cara merebus dada ayam memang tak diketahui semua orang sehingga terkadang salah dalam hal pengolahannya. Dada ayam sendiri merupakan bagian yang sangat juicy jika dimasak dengan tepat.

    Akan tetapi, ketika diolah dengan cara yang salah, maka aromanya bisa amis dan mengganggu selera makan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk merebus dada ayam? Jika ingin tahu langkah termudah merebus dada ayam, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Tips Mengolah Ikan, Tidak Bau Lumpur!

    Cara Merebus Dada Ayam dengan Mudah dan Simpel

    Ilustrasi Cara Merebus Dada Ayam. (Sumber: Unsplash)

    Ada ayam banyak dipilih oleh orang yang rutin berolahraga karena mengandung tinggi protein. Jika ingin memasaknya sendiri di rumah, ada beberapa cara untuk merebus dada ayam dengan mudah, antara lain:

    Pilih Ayam yang Segar

    Langkah pertama saat ingin merebus dada ayam adalah memilih daging yang segar. Perlu diketahui, daging ayam segar cenderung punya aroma yang lebih netral dan tidak amis dibandingkan ayam yang sudah disimpan lama.

    Saat memilih dan membeli daging ayam di pasar, perhatikan pula teksturnya. Jika tekstur dari daging ayam mentah terlalu lembek dan agak berlendir, maka lebih banyak jangan dibeli karena sudah tidak segar.

    Bersihkan Dada Ayam dan Tambahkan Bumbu

    Sebelum merebusnya, pastikan untuk membersihkan dada ayam terlebih dahulu dengan air bersih yang mengalir. Hal ini dilakukan agar kotoran yang menempel pada permukaan dada ayam bisa menghilang.

    Bersihkan pula bagian dalam maupun luar daging ayam dengan teliti dan lihat baik-baik apakah ada kotoran yang tertinggal atau tidak. Jika sudah, rebus ayam dan tambahkan bumbu-bumbu, seperti jahe, bawang bombay, bawang putih, daun salam, atau serai agar rasanya semakin nikmat.

    Jangan Pakai Air yang Sudah Digunakan

    Tips berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan air bersih untuk merebus dada ayam. Jangan pernah memakai air yang sudah digunakan sebelumnya karena kemungkinan mengandung residu sehingga memengaruhi rasa pada ayam.

    Hindari Merebus Terlalu Lama

    Perebusan dada ayam sebenarnya tidak memerlukan waktu lama karena dapat membuat tekstur dagingnya lebih keras dan terasa kurang sedap. Apabila air sudah mendidih, kecilkan api dan masak ayam sampai mendidih dengan waktu yang cukup.

    Tambah Jeruk Nipis

    Ketika merebus dada ayam, kamu perlu menambahkan sedikit perasan jeruk nipis. Hal ini dikarenakan, perasan jeruk nipis yang asam dan beraroma kat akan membantu menghilangkan bau amis pada ayam.

    Tak hanya itu, rasa ayam yang direbus bersama perasan jeruk nipis dapat memberi rasa segar. Jika tidak memiliki jeruk nipis, kamu juga bisa menambahkan cuka ke dalam air rebusan dada ayam.

    Sama halnya dengan jeruk nipis, cuka mengandung zat asam yang bisa membantu mengikat jaringan di dalam daging. Dengan demikian, dada ayam bisa menjadi lebih empuk serta tidak mudah hancur saat direbus dalam waktu lama.

    Perhatikan Waktu Merebus Ayam

    Selanjutnya, selalu perhatikan waktu merebus sesuai dengan bagian ayam yang dipilih, yakni jangan terlalu sebentar ata terlalu lama. Untuk bagian dada tanpa tulang dengan tulang memiliki waktu memasak yang berbeda.

    Biasanya, dada ayam tanpa tulang hanya membutuhkan waktu memasak sekitar 15 hingga 20 menit. Sementara itu, dada ayam dengan tulang akan memerlukan waktu lebih lama, yaitu sekitar 30 menit.


    Itu dia beberapa cara merebus dada ayam yang bisa diikuti agar tidak berbau amis dan terasa juicy saat dimakan. Apabila ingin coba membuat berbagai hidangan berbahan dasar ayam, cek saja resepnya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Menyimpan dan Memanaskan Makanan Sisa

  • Tak Sulit, Begini 5 Tips Mudah Mengolah Cumi Agar Tak Alot!

    Tak Sulit, Begini 5 Tips Mudah Mengolah Cumi Agar Tak Alot!

    Tips mudah mengolah cumi cukup penting untuk diperhatikan, terutama jika suka dengan makanan laut satu ini. Ya, cumi memiliki daging yang lembut dan cita rasanya khas sehingga banyak digemari oleh masyarakat.

    Akan tetapi, masih banyak yang merasa kesulitan untuk mengolah cumi dan bahkan hasil dagingnya menjadi alot setelah dimasak. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengolah cumi-cumi? Bagi yang ingin tahu tips-tipsnya, simak pembahasan lengkap JadiLaper berikut!

    Baca juga: Tips Membuka Cangkang Tiram dengan Benar

    Tips Mudah Mengolah Cumi yang Bisa Diterapkan

    Ilustrasi Tips Mudah Mengolah Cumi. (Sumber: Unsplash)

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memasak cumi, seperti dibakar, digoreng, hingga ditumis bersama sayuran lainnya. Agar cumi memiliki tekstur yang kenyal dan enak disantap, ada beberapa cara untuk mengolahnya, antara lain:

    Jangan Masak Terlalu Lama

    Salah satu tips untuk mengolah cumi dengan benar adalah jangan memasaknya terlalu lama. Perlu diketahui, cumi termasuk bahan makanan laut bertekstur kenyal yang lezat ketika dimasak dengan tepat.

    Akan tetapi, bila cumi dimasak terlalu lama, maka teksturnya dapat berubah dari kenyal menjadi alot sehingga kurat enak untuk dinikmati. Karena itu, penting untuk memerhatikan durasi lamanya cumi dimasak.

    Pada dasarnya, cumi cukup cepat matang atau hanya dalam waktu hitungan menit. Apabila cumi dimasak terlalu lama, biasanya akan menghilangkan kelembutan dan tekstur kenyal tidak bisa didapatkan.

    Rendam Menggunakan Air Jeruk Nipis

    Selain memerhatikan durasi memasak, kamu juga bisa merendam cumi dengan air perasan jeruk nipis untuk menambah kelezatan. Ya, air jeruk nipis diketahui bisa memberikan aroma segar yang khas pada cumi dan menghilangkan bau amis.

    Proses merendam cumi dalam air perasan jeruk nipis sebelum dimasak sangat sederhana. Caranya, cuci cumi terlebih dahulu kemudian rendam dalam air jeruk nipis segar selama 15 hingga 20 menit.

    Marinasi Cumi Terlebih Dahulu

    Marinasi merupakan proses merendam cumi ke dalam campuran bumbu dan bahan lain untuk memberikan rasa serta tekstur yang lebih baik sebelum dimasak. Ketika melakukan marinasi, kamu bisa menggunakan bumbu-bumbu dasar, seperti air lemon, bawang putih, kecap, garam, serta merica.

    Cumi perlu dimarinasi dalam campuran bumbu tersebut selama 15 hingga 30 menit. Hal ini tentunya memiliki manfaat, yakni melunakkan serat pada cumi sehingga saat dimasak akan menjadi lebih sedap dan tidak alot.

    Hindari Banyak Mengaduk

    Tips lain yang bisa dilakukan saat mengolah cumi adalah jangan terlalu banyak mengaduk. Sebab, hal tersebut justru akan membuat cumi kehilangan tekstur kenyalnya dan menjadi alot ketika dikunyah.

    Karena itu, penting untuk memberi cumi cukup waktu untuk matang tanpa terlalu banyak diaduk. Aduk cumi satu atau dua kali saja selama proses memasak agar bumbu serta kematangannya bisa merata.

    Potong Cumi Jadi Bagian Lebih Kecil

    Memotong cumi menjadi bagian yang lebih kecil memungkinkan waktu memasak lebih merata dan bagian tengah tidak alot dan tetap kenyal. Saat memasak cumi utuh atau dalam ukuran yang besar, bagian luarnya terlihat sudah matang tetapi bagian tengah kemungkinan masih mentah.

    Dengan memotongnya kecil-kecil, maka waktu memasak pun akan jauh lebih efisien dan merata. Agar daging tetap kenyal dan bumbu atau saus tambahan bisa meresap, pastikan untuk memotong cumi dengan ukuran yang seragam.


    Itu dia beberapa tips mudah mengolah cumi yang dapat diikuti agar menghasilkan makanan enak dan lezat. Jika ingin mencoba sajian berbahan dasar cumi, buat saja melalui resep yang ada di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

  • 5 Cara Memasak Hati Ayam, Dijamin Empuk dan Tak Amis!

    5 Cara Memasak Hati Ayam, Dijamin Empuk dan Tak Amis!

    Cara memasak hati ayam harus diperhatikan dengan baik agar hasil masakannya empuk dan tidak berbau amis. Ya, hati ayam memang menjadi salah satu hidangan yang banyak ditemukan di Asia, termasuk Indonesia.

    Pasalnya, hati ayam bisa dimasak dengan berbagai cara, baik ditumis maupun digoreng. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk memasak hati ayam agar tetap terasa enak? Jika ingin tahu cara pengolahannya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Hati-hati! Inilah 5 Penyebab Ayam Goreng Tidak Matang!

    Cara Memasak Hati Ayam dengan Tepat

    Ilustrasi Cara Memasak Hati Ayam. (Sumber: Kanya.ID)

    Untuk memasak hati ayam agar memiliki tekstur empuk dan tidak amis biasanya membutuhkan teknik khusus. Adapun beberapa tips memasak hati ayam yang dapat diikuti, antara lain sebagai berikut:

    Gunakan Teknik Blanching

    Blanching merupakan teknik merebus makanan di dalam air dalam waktu yang cukup singkat. Caranya, yakni rebus hati ayam sebentar sekitar 10 detik saja hingga muncul buih pada permukaan air.

    Saat perebusan, kamu dapat menggunakan air biasa atau dicampur dengan rempah aromatik, seperti daun jeruk, serai, daun salam, atau lengkuas. Selanjutnya, buang air rebusan dan cuci jeroan dengan air mengalir sampai bersih.

    Teknik blanching sendiri mampu membantu mengurangi bau amis dan membuat kencang tekstur jeroan. Tak hanya blanching, kamu juga dapat membersihkan hati ayam dengan mengolesinya menggunakan garam dan air perasan jeruk, diamkan beberapa menit, lalu bilas dengan air mengalir.

    Olesi dengan Bumbu Siap Saji

    Tips mudah untuk memasak hati ayam selanjutnya adalah dengan mengolesi bumbu siap saji untuk mengempukkan teksturnya. Caranya pun sangat mudah, yakni lumuri hati ayam dengan tepung siap saji.

    Setelah itu, remas-remas secara perlahan hati ayam agar tepung bisa semakin meresap. Jika sudah, kamu bisa menggoreng hati ayam hingga matang dan sajikan bersama nasi hangat atau lauk lainnya.

    Masak Hati Ayam

    Apabila hati ayam sudah dicuci bersih dan direbus sebentar atau blanching, kamu bisa segera mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat. Biasanya, jeroan ayam satu ini dimasak menjadi sambal goreng.

    Tak jarang pula yang memasukkan hati ayam setelah tumisan bumbu matang dan mengeluarkan aroma harum. Ciri-ciri hati ayam yang sudah matang cukup sederhana, yaitu warnanya berubah menjadi lebih pekat dan bertekstur padat.

    Rebus atau Ungkep Hati

    Agar hati ayam tidak terasa amis dan lezat saat dimakan, kamu bisa merebus atau diungkep terlebih dahulu. Jika ingin membuat balado, rebus hati ayam sampai empuk lalu berikan bumbu dan masak hingga matang.

    Akan tetapi, ada beberapa masakan yang mengharuskan hati ayam untuk dimasak bersama bumbu agar rasanya lebih lezat. Untuk hati yang sudah diungkep dengan bumbu-bumbu, kamu bisa menggorengnya.

    Durasi saat mengungkep hati ayam harus diperhatikan, yakni 20 hingga 30 menit. Dengan mengikuti cara tersebut, maka tekstur hati bisa menjadi lebih empuk dan bau amis pun akan menghilang.

    Simpan dalam Kulkas

    Setelah hati ayam matang, kamu bisa menyimpannya di dalam kulkas atau freezer. Ketika ingin menyimpan di lemari pendingin atau kulkas, pastikan bahwa hati ayam tersebut sudah benar-benar dingin.

    Taruh hati ayam di zip lock atau wadah kedap udara dan simpan dalam kulkas selama 3 hingga 4 hari. Agar hati ayam lebih awet atau tahan sampai 4 bulan, tempatkan pada plastik vakum dan simpan di freezer.


    Itu dia beberapa cara memasak hati ayam yang dapat kamu ikuti karena cukup mudah. Bagi yang ingin mencoba sajian berbahan dasar hati ayam, coba resep lainnya dengan cek artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 3 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dengan Benar

  • 6 Rekomendasi Restoran di Dago yang Punya View Menawan

    6 Rekomendasi Restoran di Dago yang Punya View Menawan

    Rekomendasi restoran di Dago wajib dicoba karena akan memberikan pengalaman makan malam yang istimewa. Ya, kawasan utara Kota Bandung alias Dago atas memang memiliki sejumlah restoran yang menawarkan hidangan lezat.

    Tak hanya itu, beberapa restoran juga memiliki pemandangan dari ketinggian yang begitu menawan. Lalu. apa saja daftar restoran yang ada di daerah Dago? Untuk mengetahui restoran terbaik di Dago, simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: 6 Rekomendasi Restoran Terbaik di Garut, Dijamin Bikin Nagih!

    Rekomendasi Restoran di Dago yang Wajib Dikunjungi

    Ilustrasi Rekomendasi Restoran di Dago. (Sumber: Unsplash)

    Ketika sedang berlibur di Bandung, tak ada salahnya mampir ke Jalan Dago yang terletak di pelataran tinggi Kota Bandung. Wilayah ini menyediakan berbagai tempat makan yang cukup populer dan terkenal kelezatannya, antara lain:

    Lawangwangi Creative Space

    Salah satu restoran yang berada di Dago dan wajib dikunjungi, yaitu Lawangwangi Creative Space. Selain menyajikan makanan lezat, tempat satu ini juga berfungsi sebagai galeri seni yang menampilkan berbagai karya kontemporer dari seniman lokal.

    Karena itu, para pelanggan bisa menikmati makanan sambil berkeliling dan melihat berbagai karya seni yang dipajang. Konsep inilah yang akan memberikan suasana berbeda dan menjadikan pengalaman makan malam bersama orang terkasih menjadi lebih berkesan.

    Skyline Resto

    Sama seperti namanya, Skyline Resto menawarkan pemandangan lanskap Kota Bandung yang menakjubkan. Restoran satu ini menyajikan berbagai hidangan barat dan Indonesia yang lezat, mulai dari steak hingga nasi goreng dengan cita rasa autentik.

    Warung Taru

    Warung Taru merupakan tempat makan hits di daerah Dago yang memiliki kualitas makanan dan pelayanan terbaik. Tak hanya makanan berat, seperti nasi campur dan nasi kuning, Warung Taru juga menyediakan menu gorengan.

    Beberapa jenis menu gorengan yang bisa dicicipi, yaitu otak-otak, mendoan, dan pisang goreng. Bagi yang tertarik berkunjung, Warung Taru berada di Jalan Ir. H, Juanda No. 437, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

    Rekomendasi Restoran di Dago, Sierra Cafe

    Selanjutnya, ada Sierra Cafe yang dikenal sebagai salah satu tempat hangout terpopuler di Dago atas. Restoran satu ini memang menawarkan pemandangan luas Kota Bandung lewat jendela-jendela besar yang mengelilingi ruangan.

    Berkat interior yang modern dan elegan, pengunjung bisa merasakan suasana nyaman dan santai saat menyantap makanan. Sierra Cafe sendiri menyediakan berbagai jenis hidangan, mulai dari makanan Indonesia, Asia, hingga makanan barat.

    Beberapa hidangan yang disajikan memiliki presentasi terbaik dengan rasa luar biasa memuaskan. Para pengunjung akan merasa ketagihan, baik karena pasta, nasi goreng, maupun burger yang disajikan.

    Vitamin Sea Cafe

    Berbeda dengan restoran lainnya, Vitamin Sea Cafe menawarkan sensasi kelezatan hidangan seafood. Sesuai dengan namanya, para pengunjung bisa menikmati berbagai menu seafood, mulai dari kepiting, kerang, dan ikan laut.

    Tempat makan dari restoran ini berada di atas rooftop sehingga kamu dapat melihat gemerlap lampu kota dan pemandangan Dago yang indah dengan leluasa. Jika penasaran, datang saja ke Jalan Golf Raya No. 1, Kav Ruko Rooftop Cigadung, Dago Pakar, Kota Bandung.

    Rekomendasi Restoran di Dago, Takigawa Meat Bar in The Sky

    Takigawa merupakan tempat makan yang wajib dikunjungi oleh para pecinta daging. Restoran satu ini memiliki konsep open kitchen sehingga pengunjung bisa melihat secara langsung cara koki profesional menyiapkan dan memasak daging premium.

    Daging yang disajikan juga memiliki kualitas terbaik di mana terdapat berbagai sajian mulai dari steak hingga daging panggang dengan kematangan sempurna. Selain daging, Takigawa menawarkan berbagai jenis sushi dan sajian laut lainnya.


    Itu dia rekomendasi restoran di Dago menghadirkan pemandangan menakjubkan, terutama saat malam hari. Apabila tertarik berkunjung ke daerah Dago, jangan lupa untuk mengajak serta teman atau keluarga, ya!

    Baca juga: 5 Pilihan Rumah Makan Sunda Terenak, Sajian Menu Beragam!

  • 5 Restoran Vegetarian Terbaik Jakarta, Menu Variatif dan Ramah di Kantong!

    5 Restoran Vegetarian Terbaik Jakarta, Menu Variatif dan Ramah di Kantong!

    Restoran vegetarian terbaik Jakarta sudah semakin menjamur sehingga mudah ditemukan. Perlu diketahui, vegetarian sendiri merupakan salah satu gaya hidup yang mengontrol pola makan dengan tidak mengonsumsi daging dan unggah tetapi lebih mengandalkan olahan sayur.

    Karena pilihan yang khusus ini, para vegetarian biasanya cukup selektif dalam memilih tempat makanan. Namun, tak perlu khawatir lagi sebab sekarang sudah banyak restoran vegetarian dengan rasa yang enak. Penasaran dengan restorannya? Yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia Daftar 6 Aplikasi Cek Restoran Terbaik

    Rekomendasi Restoran Vegetarian Terbaik Jakarta

    Ilustrasi Restoran Vegetarian Terbaik Jakarta. (Sumber: Pixabay)

    Restoran untuk vegetarian menghadirkan berbagai inovasi baru dengan bahan utama sayuran, kacang-kacangan, umbi, serta produk non hewani lainnya. Adapun beberapa tempat makan khusus vegetarian di daerah Jakarta, antara lain:

    Dharma Kitchen

    Dharma Kitchen termasuk salah satu restoran vegetarian yang berlokasi di Pluit, Jakarta Utara. Restoran satu ini menghadirkan berbagai menu makanan untuk vegetarian, mulai dari hidangan khas Indonesia, China, hingga barat.

    Beberapa menu yang tersedia, seperti brokoli jamur hitam, hot plate kangkung, tempe penyet, bunga pepaya, broccoli cream soup, ayam tim, spaghetti aglio olio, hingga cheong fun cakwe. Apabila ingin mencicipi menu tersebut, kamu hanya perlu membayar harga mulai dari Rp48.000 saja.

    Bahkan, Dharma Kitchen juga menyediakan frozen food vegetarian, yaitu ayam suwir, ampela balado, bebek panggang, ikan sauce xo, mala xiang guo, maupun suikiaw. Jika penasaran, segera datang ke Jalan Pluit Kencana Raya No. 124, Jakarta Utara.

    Namy House Vegetarian

    Namy House Vegetarian merupakan restoran yang menyediakan menu masakan padang khusus vegetarian dengan harga terjangkau. Beberapa menu yang tersedia, yaitu nasi ampela balado, nasi ayam kalio spesial, nasi ikan asam padeh, nasi jengkol rendang, hingga sate padang.

    Apabila ingin mencicipi masakan padang yang ramah vegetarian, datang saja ke Jalan Nusantara Timur 10 Nomor 34, Sunter Agung, Tanjong Priok, Jakarta Utara. Untuk jam operasionalnya, Namy House Vegetarian buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.

    HerBox

    Selanjutnya, ada HerBox yang menghadirkan berbagai masakan khas Indonesia dan beberapa menu Asia. Selain itu, HerBox juga menyediakan menu vegetarian dalam bentuk rice box dan lauk secara terpisah.

    Beberapa menu rice box yang bisa dipilih, seperti Rica Rica, Santan Pedas, Kung Pao, Cabe Ijo, serta Katsu Vegan. Terdapat pula aneka hamburger vegetarian di HerBox, yakni Vegan Original Burger, Fish Burger Vegan Vegetarian, dan Katsu Burger Vegan.

    Jika memesan satu porsi menu vegetarian di HerBox, harga yang ditawarkan mulai dari Rp30.000-an. Untuk mendapatkan menu-menu tersebut, Herbox berada di Jalan Mangga Raya No.4, Green Ville, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

    Kinkitsuya

    Ketika sudah merasa bosan dengan makanan vegetarian, kamu bisa segera datang sekarang. Kinkitsuya menghadirkan beberapa menu unggulan, seperti Vegan Arancini, Vegan Agedhasi Tofu, Vegan Somen Curry, serta Vega Daigaku Imo.

    Harga kisaran menu adalah sekitar Rp30.000 hingga Rp60.000 saja untuk porsi makanan vegetarian. Jika ingin mencoba menunya, datang saja ke Ruko Cordoba, Pantai Indah Kapuk St, Jalan Marina Raya N. 26, Pengaringan, Jakarta Utara.

    Le Mint Saffron

    Le Mint Saffron merupakan restoran yang tak hanya menyajikan menu vegetarian khas Indonesia, Jepang, China, tetapi juga India. Beberapa menu vegetarian India yang disajikan, antara lain Paneer Frankie, Curry Noodle, Punjabi Samosa, Veg Manchurian, Veg Le Mint Masala, serta Veg Spring Roll.

    Untuk satu porsi menu vegetarian khas India, dijual dengan harga mulai dari Rp20.000 saja. Apabila ingin berkunjung, Le Min Saffron berada di Jalan Sunter Garden, Blok D8 Nomor 11, Tanjong Priok, Kota Jakarta Utara.


    Itu dia beberapa restoran vegetarian terbaik Jakarta yang bisa kamu kunjungi untuk mencicipi berbagai menunya. Tak perlu khawatir akan menguras kantong sebab menu yang dihadirkan dibanderol dengan harga sangat terjangkau.

    Baca juga: Yuk Cobain, Ini 5 Wisata Kuliner Jakarta Legendaris dengan Cita Rasa Nikmat

  • Begini 5 Manfaat Konsumsi Beras Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Begini 5 Manfaat Konsumsi Beras Merah Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat konsumsi beras merah untuk tubuh cukup beragam sehingga kerap dipilih sebagai makanan pokok. Ya, nasi merah sendiri memang lebih sehat dibandingkan dengan nasi putih yang biasa dikonsumsi masyarakat.

    Pasalnya, dalam beras merah terkandung serat, mineral, dan vitamin berlimpah yang dibutuhkan oleh tubuh. Lalu. apa saja manfaat dari mengonsumsi beras merah? Jika penasaran dengan berbagai manfaatnya, berikut penjelasan JadiLaper!

    Baca juga: 5 Manfaat Kentang Bagi Tubuh, Cocok Dijadikan Menu Diet!

    Manfaat Konsumsi Beras Merah yang Perlu Diketahui

    Ilustrasi Manfaat Konsumsi Beras Merah. (Sumber: Freepik)

    Beras merah merupakan olahan beras yang menggunakan gandum utuh sebagai pewarna merahnya. Jenis beras merah cukup banyak, tetapi terdapat dua yang paling umum dikonsumsi, yaitu beras merah Himalaya dan beras merah Thailand.

    Manfaat beras merah umumnya didapatkan berkat kandungan nutrisi di alamnya, yakni energi 149 kalori, protein 2,8 gram, karbohidrat 32,5 gram, lemak 0,4 gram, serat 0,3 gram, hingga kalsium 6 mg. Adapun berbagai manfaat dari rutin mengonsumsi beras merah, antara lain sebagai berikut:

    Bantu Turunkan Kolesterol

    Salah satu manfaat dari mengonsumsi beras merah adalah membantu menurunkan kolesterol. Serat yang ada pada beras merah diketahui mampu mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah.

    Untuk menggunakannya sebagai obat penurun kolesterol secara alami, kamu perlu memakai ragi dari beras merah yang sudah diekstraksi. Setelah diekstraksi, beras merah akan mengandung monacolin K, isoflavon, sterol, dan asam lemak tak jenuh yang dapat membantu tubuh menurunkan kolesterol.

    Manfaat Konsumsi Beras Merah, Cegah Penyakit Jantung

    Manfaat dari beras merah lainnya, yaitu dapat membantu mencegah penyakit jantung yang diakibatkan oleh kadar kolesterol tinggi dalam darah. Efek dari mengonsumsi beras merah setiap hari bisa mencegah timbulnya timbunan plak akibat kolesterol jahat.

    Hal ini tentunya dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit berat, salah satunya penyakit jantung. Pasalnya, timbunan plak tersebut akan membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu dan menyebabkan penurunan fungsi jantung.

    Dapat Turunkan Berat Badan

    Bagi yang memiliki masalah berat badan, mengganti nasi putih dengan nasi merah bisa menjadi pilihan paling tepat. Pasalnya, kadar lemak yang ada pada nasi merah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan nasi putih.

    Bahkan, kandungan serat pada beras merah juga tinggi sehingga bisa membuat kamu merasa kenyang dalam waktu lama. Karena itu, proses pengurangan kalori dalam proses penurunan berat badan atau diet akan lebih mudah dilakukan dengan rutin mengonsumsi nasi merah.

    Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Tak hanya membantu menurunkan berat badan, konsumsi nasi dari beras merah juga dapat menjaga kesehatan pencernaan. Hal tersebut dikarenakan beras merah mengandung serat yang dikenal mampu mencegah dan meringankan sembelit, serta meningkatkan fungsi usus.

    Manfaat Konsumsi Beras Merah, Tingkatkan Kesehatan Kulit

    Beras merah ternyata memiliki sifat antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan kulit. Antioksidan sendiri mampu mengurangi risiko munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan dan garis-garis halus.

    Tak hanya itu, sejumlah kandungan mineral di dalam beras merah juga bisa menutrisi kulit serta mengatasi kerusakan kulit akibat sinar UV. Meski bermanfaat, pastikan untuk tidak mengonsumsinya terlalu banyak agar terhindar dari obesitas.

    Bisa Menjaga Kesehatan Tulang

    Konsumsi beras merah secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan, beras merah mengandung sejumlah nutrisi penting untuk tulang, yaitu kalsium dan magnesium.

    Jenis mineral ini memang dapat mendukung kesehatan tulang dan mencegah risiko terjadinya osteoporosis, radang sendi, serta gangguan tulang lainnya. Karena itu, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi beras merah sesuai anjuran.


    Itu dia beberapa manfaat konsumsi beras merah yang perlu kamu ketahui, terutama ketika sedang menjalani program diet. Berbagai manfaat bisa diperoleh karena beras merah mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Baca juga: Ketahui, Ini Dia 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

  • Yuk Simak, Ini 6 Manfaat Pakai Baking Powder untuk Mengolah Makanan

    Yuk Simak, Ini 6 Manfaat Pakai Baking Powder untuk Mengolah Makanan

    Manfaat pakai baking powder tentu tak bisa disepelekan, terutama di dunia kuliner. Ya, baking powder merupakan salah satu bahan dasar paling penting yang memiliki peran dalam pembuatan berbagai hidangan lezat.

    Tanpa menggunakan baking powder, maka sajian tidak akan memiliki tekstur dan rasa yang sama. Lalu, apa saja manfaat dari pemakaian baking powder dalam proses pengolahan makanan? Untuk mengetahui sederet manfaatnya, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Jangan Sampai Salah, Berikut 6 Perbedaan Margarin dan Mentega

    Manfaat Pakai Baking Powder yang Perlu Diketahui

    Manfaat Pakai Baking Powder. (Sumber: Unsplash)

    Baking powder merupakan baking soda yang telah ditambah dengan bubuk tartar dan zat pengering. Karena itu, bahan ini bisa memberikan efek lebih besar ketika digunakan untuk memanggang kue.

    Karena itu, baking powder sangat cocok untuk adonan kue yang tidak mengandung bahan asam. Adapun beberapa manfaat lain dari menggunakan baking powder saat mengolah makanan, antara lain:

    Membuat Adonan Lebih Empuk

    Salah satu manfaat dari menggunakan baking powder adalah membuat roti dan pancake menjadi empuk. Ketika digunakan pada adonan roti, baking powder akan membantu roti mengembang dan memiliki tekstur yang lebih lembat.

    Sementara itu, pancake yang dibuat dengan menambahkan baking powder bisa lebih mengembang dan berongga. Tak hanya itu, adonan pancake pun bisa menghasilkan tekstur yang lembut dan berpori sempurna.

    Manfaat Pakai Baking Powder, Bantu Meningkatkan Adonan Goreng

    Baking powder memang memiliki banyak manfaat lain, yaitu membantu meningkatkan adonan makanan yang digoreng. Saat kamu menggoreng makanan, seperti ayam, maka renyahnya kulit bisa diperoleh dari hasil reaksi baking powder dengan panas minyak.

    Hal ini menciptakan lapisan garing dan berpori pada makanan yang diolah dengan cara digoreng. Bahkan, penambahan baking powder pada makanan goreng bisa membuat rasanya jauh lebih enak.

    Bisa Perpanjang Umur Simpan Produk Roti

    Dalam industri makanan, baking powder dapat digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk roti. Baking powder akan membantu mencegah produk roti menjadi terlalu keras dan tetap lembut lebih lama.

    Tingkatkan Kekembangan Kue

    Baking powder memiliki manfaat untuk meningkatkan kekembangan kue atau roti. Seperti yang sudah dijelaskan, baking powder adalah campuran dari zat asam atau krim tartar dan zat tartar atau baking soda yang bekerja bersama-sama untuk melepaskan gas karbon dioksida saat terpapar panas.

    Gas satu ini dapat membantu kue mengembang, menjadi lebih ringan, serta berongga. Tanpa menggunakan baking powder, hasil dari kue-kue atau roti yang dibuat akan lebih padat dan terasa keras.

    Mengurangi Kebutuhan Bahan Pengembang Alami

    Manfaat lain dari menggunakan baking powder adalah kemampuannya untuk mengurangi kebutuhan bahan pengembang alami, seperti ragi. Untuk beberapa resep roti dan kue, baking powder memang bisa digunakan sebagai pengganti atau tambahan bahan pengembang lain.

    Hal ini memungkinkan kamu untuk membuat adonan lebih cepat tanpa perlu menunggu proses fermentasi panjang yang biasa diperlukan oleh ragi. Selain mengurangi kebutuhan bahan pengembang, baking powder juga akan membuat adonan mengembang lebih cepat berkat pelepasan gas karbon dioksida.

    Manfaat Pakai Baking Powder, Camilan Jadi Lebih Enak

    Tidak hanya kue dan roti, baking powder juga biasa dipakai dalam pembuatan camilan, seperti adonan donat, wafel, dan kue pie. Baking powder sendiri dapat membantu camilan tersebut memiliki adonan yang mengembang.

    Selain itu, tekstur dari hasil camilan yang menggunakan baking powder juga jauh lebih sempurna. Hal inilah yang membuat baking powder banyak dipilih untuk membuat makanan enak dengan satu bahan saja.


    Itulah beberapa manfaat pakai baking powder saat proses membuat makanan ringan, seperti camilan. Apabila digunakan dengan tepat, maka makanan yang dihasilkan pun lebih enak dan memiliki tampilan menggugah selera.

    Baca juga: Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh