Blog

  • Yuk Mengenal Asal-Usul Sambal Matah serta Cara Membuatnya

    Yuk Mengenal Asal-Usul Sambal Matah serta Cara Membuatnya

    Sambal Matah adalah salah satu kuliner khas Bali yang terkenal dengan rasa segarnya yang unik dan menggugah selera. 

    Sambal ini menjadi favorit banyak orang karena keunikan bumbu-bumbunya yang disajikan mentah, memberikan rasa dan aroma yang khas. 

    Berikut adalah ulasan lengkap mengenai Sambal Matah, mulai dari asal-usul, bahan-bahan, cara membuat, hingga tips penyajiannya.

    Baca juga: Resep Sambal Terong Bulat, Hanya Pakai Bahan Simpel!

    Asal-Usul Sambal Matah

    Ilustrasi Asal-usul Sambal Matah. (Sumber: Unsplash)

    Sambal Matah berasal dari Bali, sebuah pulau di Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya serta kekayaan budayanya. 

    “Matah” dalam bahasa Bali berarti mentah, yang mengacu pada cara penyajian sambal ini yang tidak dimasak. 

    Sambal Matah merupakan salah satu dari banyak jenis sambal yang ada di Indonesia, namun memiliki ciri khas tersendiri dengan bumbu-bumbu yang segar dan mentah.

    Bahan-Bahan Sambal Matah

    Salah satu keistimewaan Sambal Matah adalah penggunaan bahan-bahan segar yang sederhana namun memberikan rasa yang kompleks. Berikut adalah bahan-bahan utama untuk membuat Sambal Matah:

    • 10 butir bawang merah, iris tipis
    • 5 siung bawang putih, iris tipis
    • 15 buah cabai rawit merah, iris tipis
    • 3 batang serai, ambil bagian putihnya, iris tipis
    • 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya, iris halus
    • 2 sendok makan minyak kelapa atau minyak sayur
    • 1 sendok teh terasi bakar
    • 1 buah jeruk limau, ambil airnya
    • Garam secukupnya

    Cara Membuat Sambal Matah

    Membuat Sambal Matah cukup mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuatnya:

    1. Persiapan Bahan: Iris tipis semua bahan seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, serai, dan daun jeruk. Pastikan semua bahan diiris tipis agar cita rasa sambal merata.
    2. Campurkan Bahan: Campurkan semua bahan yang telah diiris dalam sebuah mangkuk besar.
    3. Tambahkan Terasi: Hancurkan terasi bakar dan tambahkan ke dalam campuran bahan. Aduk hingga tercampur rata.
    4. Tambahkan Minyak: Panaskan minyak kelapa atau minyak sayur hingga hangat, kemudian tuangkan ke dalam campuran sambal. Minyak yang hangat akan membantu mengeluarkan aroma dan rasa dari bahan-bahan sambal.
    5. Berikan Perasan Jeruk Limau: Tambahkan air perasan jeruk limau untuk memberikan rasa asam yang segar. Aduk rata.
    6. Tambahkan Garam: Tambahkan garam secukupnya untuk menyesuaikan rasa. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur sempurna.

    Tips Penyajian Sambal

    Sambal Matah biasanya disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan utama, terutama hidangan laut dan ayam. Berikut beberapa tips penyajian Sambal Matah:

    • Hidangan Laut: Sambal Matah sangat cocok disajikan dengan hidangan laut seperti ikan bakar, udang, atau cumi. Rasa segar dari sambal akan menyeimbangkan rasa gurih dari hidangan laut.
    • Ayam Betutu: Salah satu hidangan khas Bali yang sering disajikan dengan Sambal Matah adalah Ayam Betutu. Kombinasi ayam yang berbumbu kaya dengan sambal segar ini sangat menggugah selera.
    • Nasi Campur Bali: Nasi Campur Bali sering kali disajikan dengan berbagai macam lauk pauk dan sambal, termasuk Sambal Matah. Rasa pedas dan segar dari sambal ini akan menambah kelezatan nasi campur.

    Sambal Matah adalah salah satu warisan kuliner Bali yang sangat unik dan menyegarkan. 

    Dengan bahan-bahan sederhana namun segar, sambal ini mampu memberikan cita rasa yang kompleks dan khas. 

    Proses pembuatannya yang mudah dan cepat menjadikan Sambal Matah sebagai pilihan sempurna untuk menambah kelezatan hidangan sehari-hari. 

    Tidak heran jika sambal ini menjadi favorit banyak orang, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Selamat mencoba dan menikmati kesegaran Sambal Matah!

    Baca juga: Resep Rujak Kuah Pindang Khas Bali, Segar dan Bikin Nagih!

  • Simak! Ini 5 Cara Mengolah Daun Singkong Agar Bertekstur Empuk

    Simak! Ini 5 Cara Mengolah Daun Singkong Agar Bertekstur Empuk

    Cara mengolah daun singkong masih belum diketahui oleh kebanyakan orang. Padahal, mengonsumsi daun singkong secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan untuk jangka panjang, loh!

    Perlu diketahui, daun singkong memiliki tekstur sedikit keras dan rasanya getir sehingga pengolahannya harus benar. Lalu, bagaimana tips untuk mengolah daun singkong? Bagi yang ingin mencoba mengolahnya, berikut penjelasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Simak, Begini 6 Tips Mengolah Daun Pepaya Agar Tidak Pahit

    Cara Mengolah Daun Singkong yang Benar

    Ilustrasi Cara Mengolah Daun Singkong. (Sumber: Detik.com)

    Daun singkong bisa diolah dengan cara direbus sebagai menu pendamping nasi hangat. Rasa daun singkong yang direbus adalah sedikit manis dan gurih sehingga memberikan kenikmatan saat mengonsumsinya.

    Tidak cukup direbus saja, daun singkong perlu diolah dengan tepat agar memiliki tekstur yang empuk. Adapun beberapa tips yang bisa diikuti saat ingin mengolah daun singkong, antara lain sebagai berikut:

    Pilihlah Daun Singkong yang Tepat

    Tips pertama yang bisa dilakukan saat mengolah daun singkong adalah memilih daun singkong. Pilihlah daun singkong yang masih muda karena teksturnya tidak keras dibandingkan daun singkong tua.

    Penting untuk dipahami, daun singkong muda merupakan daun singkong yang tumbuh di bagian pucuk pohon. Biasanya, warna daun singkong muda lebih muda, yakni hijau kemerahan dengan sentuhan warna merah dan berukuran lebih kecil.

    Jika ingin mencari di pasar, daun singkong dijual dalam bentuk ikatan dan bisa terlihat mana daun yang masih muda. Selain itu, kamu juga perlu memerhatikan daunnya jangan sampai ada ulat-ulat yang menempel.

    Pisahkan Bagian Tangkai dan Daunnya

    Setelah membeli daun singkong dengan kualitas bagus, pisahkan bagian tangkai dan daunnya agar bisa segera diolah. Pastikan agar tangkai yang paling dengan daun tidak dibuang karena sulit empuk meski sudah direbus.

    Tak hanya itu, batang yang tersisa juga bisa menciptakan rasa getir dan memengaruhi cita rasa masakan. Untuk memisahkan bagian tangkai dengan daun singkong, gunakanlah pisau yang tajam kemudian cuci bersih di bawah air mengalir.

    Rebus Daun Singkong Saat Air Sudah Mendidih

    Cara untuk mengolah daun singkong selanjutnya, yaitu rebus daun ketika air sudah mendidih. Jika ingin dijadikan sebagai lalapan sekalipun, daun singkong tetap harus direbus terlebih dahulu.

    Karena itu, siapkan air dalam panci berukuran sedang dan masukkan daun yang akan direbus. Setelah itu, air direbus hingga betul-betul mendidih kemudian baru tambahkan dan singkong ke dalamnya.

    Air yang mendidih ini diketahui bisa mempercepat proses pengempukkan ada daun singkong. Bahkan, air mendidih juga bisa menghilangkan bau dan mempertahankan warna hijau pada daun singkong sehingga terlihat tetap segar saat dikonsumsi.

    Tambahkan Baking Powder

    Ketika merebus daun singkong, kamu bisa tambahkan 1 sendok teh baking powder untuk ukuran air 1.000 ml. Penambahan baking powder saat merebus daun singkong berguna untuk mengempukkan tekstur dan mempertahankan warna hijau pada daun.

    Jangan menambahkan baking powder terlalu banyak karena dapat menghancurkan tekstur daun singkong dan membuat rasanya menjadi asam. Sebelum dipakai, pastikan baking powder masih segar dengan menuang satu sendok teh ke dalam air dan lihat apakah berbusa atau tidak.

    Peras Daun Sebelum Disajikan

    Setelah selesai dimasak, daun singkong harus dicuci terlebih dahulu di bawah air mengalir yang dingin. Kemudian, barulah peras menggunakan tangan agar air yang berada di dalam daun bisa benar-benar keluar.

    Ya, air yang terkadang di dalam daun singkong bisa menambah rasa pahit sehingga tidak terasa sedap saat dikonsumsi. Untuk itu, pastikan airnya diperas sampai tidak tersisa di dalam daun singkong.


    Itu dia beberapa cara mengolah daun singkong yang bisa diikuti agar masakan terasa lezat. Apabila ingin tahu berbagai tips pengolahan bahan masakan lainnya, cek saja artikelnya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Catat, Ini 6 Tips Jitu Memasak Pare Agar Tak Pahit Saat Dimakan

  • Simak, Begini 6 Tips Mengolah Daun Pepaya Agar Tidak Pahit

    Simak, Begini 6 Tips Mengolah Daun Pepaya Agar Tidak Pahit

    Tips mengolah daun pepaya penting untuk diketahui agar lebih nikmat saat mengonsumsinya. Ya, daun pepaya memang dikenal memiliki rasa yang pahit sehingga cenderung tidak disukai atau bahkan dibenci oleh beberapa orang.

    Padahal, daun pepaya mengandung enzim papain yang bersifat antikanker, mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh, serta dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Lalu, bagaimana cara agar daun pepaya tidak terasa pahit? Bagi yang ingin tahu tips mengolahnya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: Trik Masak Jengkol Biar Tidak Bau dan Legit!

    Tips Mengolah Daun Pepaya yang Mudah Diikuti

    Ilustrasi Tips Mengolah Daun Pepaya. (Sumber: Onlymyhealth)

    Meski daun pepaya terasa pahit, tetapi berbagai sajian lezat bisa dibuat jika paham cara mengolahnya. Adapun beberapa tips untuk mengolah daun pepaya agar rasanya semakin nikmat, antara lain sebagai berikut:

    Rebus dengan Tanah Liat

    Salah satu cara untuk mengolah daun pepaya adalah dengan merebusnya bersama tanah liat. Meski jarang digunakan, tetapi merebus daun pepaya dengan tanah liat atau tanah lempung yang bersih bisa memengaruhi cita rasanya.

    Prosesnya pun cukup mudah, yakni rebus bersama tanah liat hingga empuk kemudian tiriskan dan bilas menggunakan air bersih. Saat membilas, pastikan tidak ada tanah liat yang masih menempel pada daun pepaya.

    Rebus Bersama Daun Jambu

    Cara agar daun pepaya tidak terasa pahit setelah menjadi hidangan, yakni dengan merebusnya bersama daun jambu. Rebuslah kedua daun ini secara bersamaan hingga layu dan memiliki tekstur yang empuk.

    Apabila sudah, angkat dan tiriskan lalu pisahkan daun pepaya dan daun jambu. Setelah ditiriskan dan dipisahkan, daun pepaya pun siap untuk diolah menjadi berbagai jenis masakan yang disukai.

    Rebus dengan Daun Singkong

    Agar menjadi sajian yang nikmat, daun pepaya perlu direbus dengan daun singkong. Hal ini dikarenakan, daun singkong diketahui dapat membantu menghilangkan rasa pahit alami yang ada pada daun pepaya.

    Cukup rebus daun pepaya dan daun singkong secara bersamaan hingga empuk kemudian tiriskan kedua bahan tersebut. Setelah dipisahkan, daun pepaya sudah siap untuk diolah menjadi hidangan yang diinginkan.

    Rendam di Air Garam

    Daun pepaya juga bisa direndam di dalam air garam untuk menghilangkan cita rasa pahitnya. Tak hanya direndam, kamu juga perlu meremas-remas daun pepaya dengan garam utuh sampai layu.

    Lakukan pemerasan pada daun dengan tepat kemudian cuci bersih dan rebus daun hingga matang atau bertekstur empuk. Jika sudah direbus, kamu dapat mencucinya kembali dan peras airnya guna menghilangkan rasa pahit.

    Rebus dengan Asam Jawa

    Rasa pahit yang ada pada daun pepaya bisa berkurang dengan merebusnya bersama asam jawa. Gunakanlah sedikit asam jawa saat perebusan agar rasa dari daun pepaya tidak berubah menjadi asam.

    Setelah daun pepaya matang dan bertekstur empuk, cuci bersih menggunakan air kemudian peras. Langkah berikutnya, kamu sudah bisa mengolah  daun pepaya menjadi menu makanan favorit.

    Campur dengan Bahan Lain Saat Memasak

    Selanjutnya, rasa pahit pada daun pepaya bisa berkurang dengan masak bersama bahan lain. Daun pepaya biasa dimasak bersama beberapa bahan, mulai dari telur, ikan teri, maupun udang atau makanan laut lainnya.

    Berbagai bahan tersebut diketahui akan memberi rasa yang berbeda sehingga pahitnya semakin berkurang. Karena itu, pastikan untuk memvariasikan bahan tambahan sesuai selera ketika memasak daun pepaya.


    Itu dia beberapa tips mengolah daun pepaya yang bisa diterapkan guna meminimalisir rasa pahit. Apabila ingin mencoba tips-tips bermanfaat seputar makanan lainnya, cek saja artikel terbaru hanya di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Tips Masak Tumis Bunga Pepaya, Dijamin Anti Pahit!

  • Yuk Ikuti Resep Mochi Khas Jepang, Kenyal dan Bikin Nagih!

    Yuk Ikuti Resep Mochi Khas Jepang, Kenyal dan Bikin Nagih!

    Resep mochi khas Jepang banyak dicari karena menghasilkan tekstur yang kenyal dan lezat dalam setiap gigitannya. Mochi Jepang sendiri biasanya berukuran sedang dan diberi isian yang unik, mulai dari buah-buahan, pasta kacang, serta selai berbagai rasa.

    Jika ingin menyantap mochi satu ini, kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang sebab bisa membuatnya sendiri di rumah. Penasaran dengan resep membuat mochi Jepang yang mudah dan sederhana? Jika ingin tahu cara pembuatan mochinya, berikut ulasan JadiLaper!

    Baca juga: Ini Dia Resep Brownies Labu Kuning, Teksturnya Lembut!

    Resep Mochi Khas Jepang yang Wajib Diikuti

    Ilustrasi Resep Mochi Khas Jepang. (Sumber: Unsplash)

    Mochi merupakan salah satu camilan manis yang digemari banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Untuk menikmati camilan satu ini, beberapa rela mengeluarkan uang cukup banyak agar bisa membeli berbagai varian rasa.

    Padahal, kamu bisa membuat mochi ala Jepang sendiri dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan, loh! Adapun resep untuk membuat mochi khas Jepang yang dapat diikuti, antara lain sebagai berikut:

    Bahan Dasar untuk Membuat Mochi

    • 100 gram tepung tapioka yang sudah disangrai.
    • 300 gram tepung ketan.
    • 50 gram minyak.
    • 40 gram tepung terigu.
    • 30 gram mentega.
    • 115 gram compound milk chocolate yang telah dicincang.
    • 20 gram cokelat bubuk.
    • 250 gram air.
    • 140 gram kental manis putih.
    • 140 gram susu.
    • 140 gram air.
    • 100 gram kental manis putih.
    • ½ sdt garam.
    • 3 gram persia tutti frutti
    • 2 gram vanili bubuk atau ekstrak vanila.
    • 2 gram garam.
    • Daun pandan secukupnya.

    Langkah Pembuatan Mochi Jepang

    • Langkah pertama, buatlah isian cokelatnya terlebih dahulu dengan menyiapkan wajan lalu masukkan mentega dan terigu. 
    • Aduk-aduk hingga matang kemudian tambahkan air, susu, garam, kental manis serta cokelat bubuk. Pastikan untuk mengaduknya sampai rata dan halus.
    • Matikan kompor lalu masukkan compound milk chocolate dan aduk rata hingga tidak ada gumpalan.
    • Pindahkan adonan tersebut ke dalam mangkuk dan tunggu hingga tidak terlalu panas. Adonan bisa ditutup dengan plastik dan diamkan di kulkas selama kurang lebih satu jam.
    • Setelah itu, buat adonan mochi dengan menyiapkan mangkuk dan masukkan tepung ketan, garam, perisa tutti frutti, vanilla bubuk, kental manis, minyak, serta air.
    • Aduk-aduk seluruh bahan secara merata atau tidak terdapat gumpalan.
    • Selanjutnya, pindahkan ke dalam wadah tahan panas dan tutup menggunakan aluminium foil. Kukus adonan yang sudah dicampur tersebut selama 35 hingga 40 ment.
    • Untuk membuat tepung pelapisnya, cukup sangrai tepung tapioka dengan pandan sampai wangi.
    • Jika sudah, ambil isian cokelat yang sudah dibuat sebelumnya kemudian bentuk menjadi bulat dan balurkan tepung pelapis.
    • Ketika mochi sudah matang, angkat dari kukusan lalu uleni adonan dan beri sedikit tepung tapioka sangrai agar tidak lengket di tangan.
    • Bentuk adonan memanjang dan bagi menjadi 13 bagian.
    • Terakhir, pipihkan mochi kemudian beri isian cokelat untuk dibentuk bulat kembali. Baluri sedikit tepung tapioka sangrai ke seluruh bagian permukaan mochi.

    Itu dia resep mochi khas Jepang yang bisa kamu ikuti saat ingin menikmati camilan ringan di sore hari. Apabila ingin mencoba berbagai masakan lain, cek saja resep-resepnya di laman website JadiLaper ya!

    Baca juga: Resep Membuat Donat Kampung, Dijamin Empuk dan Mengembang

  • Yuk Pahami, Begini 3 Tips Membersihkan Kulit Sapi dengan Mudah

    Yuk Pahami, Begini 3 Tips Membersihkan Kulit Sapi dengan Mudah

    Tips membersihkan kulit sapi cukup mudah untuk diikuti, terutama jika baru pertama kali mengolahnya. Perlu diketahui, sebelum mengolah bagian kulit sapi ada baiknya untuk menyingkirkan seluruh bulu yang ada.

    Hal ini bertujuan agar kulit sapi siap untuk diolah menjadi berbagai sajian yang sedap. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk membersihkan kulit sapi? Jika ingin tahu tips membersihkan bagian dari sapi ini, simak pembahasan Minbay berikut!

    Baca juga: 5 Tips Mengolah Usus Ayam Agar Lebih Bersih dan Tak Amis

    Tips Membersihkan Kulit Sapi yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Tips Membersihkan Kulit Sapi. (Sumber: oDara Foods)

    Kulit sapi termasuk salah satu bagian yang enak untuk diolah menjadi berbagai hidangan. Akan tetapi, kebanyakan orang mungkin merasa kesulitan dan memilih untuk membeli yang sudah dibersihkan.

    Padahal, ada cara mudah untuk membersihkan kulit sapi menggunakan bahan atau metode tertentu. Adapun beberapa tips yang bisa dilakukan agar kulit sapi bersih dari kotoran dan bulu, antara lain:

    Bersihkan Kulit dengan Kapur Sirih

    Kapur sirih termasuk salah satu bahan yang biasa dipakai untuk membantu membersihkan kulit sapi. Beberapa bahan yang perlu dipersiapkan sangat sederhana, yaitu air secukupnya dan kapur sirih.

    Cara pun cukup mudah, yang pertama adalah merebus air hingga mendidih kemudian siapkan kulit sapinya. Jika perlu, potong kulit yang masih berbulu menjadi bagian-bagian penting untuk proses pembersihan.

    Setelah mendidih, matikan air dan masukkan kapur sirih untuk kemudian diaduk hingga tercampur rata. Lalu, letakkan kulit yang sudah dipotong ke atas talenan kayu, siram menggunakan air panas, dan campurkan kapur sirih sedikit demi sedikit.

    Kerok bagian luar kulit sapi dengan pisau sampai semua bulu halusnya bersih atau habis. Saat ingin mengolahnya menjadi menu masakan, kamu bisa menyiram kulit sapi dengan air bersih dan direbus.

    Bersihkan Kulit Sapi dengan Cara Dibakar

    Tak hanya menggunakan kapur sirih, kamu juga bisa membersihkan kulit sapi dengan cara dibakar. Langkah pertama, letakkan bagian kulit sapi di atas alat pemanggang untuk memulai proses pembakaran.

    Pastikan membakar kulit sapi hingga bulu yang menempel benar-benar rontok dan bersih. Apabila masih terdapat sejumlah bulu pada kulit sapi, maka kamu bisa menghilangkannya dengan cara dikerok.

    Perhatikan sisa-sisa bulu hingga ke bagian lain yang mungkin terlewat dan masih menempel pada kulitnya. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan dengan membilas kulit sapi menggunakan air mengalir atau rebus hingga memiliki tekstur yang empuk.

    Bersihkan Kulit Sapi dengan Direbus

    Cara paling mudah untuk membersihkan kulit sapi dari kotoran dan bulu-bulu halus adalah dengan merebusnya. Bahan-bahan yang diperlukan hanya dua, yakni kulit sapi dan air secukupnya.

    Untuk langkah pertama, kamu bisa panaskan air terlebih dahulu tetapi jangan sampai mendidih kemudian masukkan kulit sapi yang masih mentah. Lalu, diamkan selama lima menit hingga kulit terlihat mulai menyusut.

    Setelah itu, angkat kulit sapi dan letakkan di atas talenan kayu untuk dikerok bulunya. Kemudian, rebus kembali kulit sapi yang masih memiliki sisa bulu ke dalam air rebusan sebelumnya.

    Angkat kulit sapi dan kerok menggunakan sendok atau pisau tajam agar bulu halus benar-benar menghilang. Terakhir, bakar kulit sapi di atas kompor tanpa memakai alas untuk membuat sisa-sisa bulu di bagian pinggir ikut rontok.


    Itu dia beberapa tips membersihkan kulit sapi dari bulu dan kotoran yang mungkin berbahaya jika tidak menghilang sepenuhnya. Apabila ingin mengetahui berbagai tips mengolah sajian lainnya, cek artikel terbaru di laman Tokobay! Lakukan juga pemesanan makanan yang lebih simpel dengan unduh aplikasinya di App Store atau Play Store.

    Baca juga: 5 Cara Mengolah Ikan Patin, Bisa Bantu Hilangkan Bau Amis!

  • Ini Dia Resep Brownies Labu Kuning, Teksturnya Lembut!

    Ini Dia Resep Brownies Labu Kuning, Teksturnya Lembut!

    Resep brownies labu kuning bisa dicoba karena mudah untuk membuatnya sendiri di rumah. Perlu diketahui, labu kuning biasanya diolah menjadi sayur atau dimasukkan sebagai campuran dalam sup.

    Selain itu, berkat rasanya yang gurih dan lembut, labu kuning juga bisa dijadikan tambahan saat membuat brownies. Lalu, bagaimana cara untuk membuat brownies labu kuning yang nikmat? Jika penasaran dengan resep brownies ini, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Membuat Sapo Tahu, Rasanya Seenak Buatan Restoran!

    Resep Brownies Labu Kuning yang Bisa Dicoba

    Ilustrasi Resep Brownies Labu Kuning. (Sumber: Unsplash)

    Labu kuning atau biasa disebut dengan waluh merupakan salah satu tanaman yang kerap diolah dengan cara dikukus. Akan tetapi, saat ini labu kuning sudah bisa dijadikan bahan utama dari sajian brownies.

    Bahkan, proses pembuatannya sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana yang mudah didapatkan di rumah. Adapun beberapa langkah pembuatan brownies labu kuning yang dapat diikuti, antara lain:

    Bahan Utama yang Diperlukan

    • 1 buah labu kuning yang berukuran kecil.
    • 2 butir telur ayam.
    • 200 gram tepung terigu.
    • 150 gram gula pasir.
    • 5 sdm minyak goreng.
    • ½ sdt soda kue.
    • ½ sdt garam.
    • Vanili bubuk secukupnya.
    • Mentega untuk olesan secukupnya

    Cara Membuat Brownies Labu Kuning

    • Pertama-tama, ambil labu kuning kemudian belah menjadi beberapa bagian atau porong kecil-kecil.
    • Jika sudah, kupas kulit dari semua potongan labu kuning untuk selanjutnya direndam dan dicuci menggunakan air sampai bersih.
    • Lalu, panaskan kukusan dan taruh labu kuning yang sudah dicuci sebelumnya untuk dikukus selama kurang lebih 10 menit atau hingga matang,
    • Setelah matang, keluarkan labu dan hancurkan sampai halus. Untuk menghancurkan labu, kamu bisa memakai sendok atau garpu dan sisihkan.
    • Tahap berikutnya, masukkan telur yang sudah dikocok, gula pasir, garam, serta vanili bubuk ke dalam wadah atau bowl. 
    • Kemudian, aduk-aduk agar seluruh bahan bisa tercampur dengan merata.
    • Jangan lupa untuk tambahkan minyak goreng dan tepung terigu yang sudah diayak sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil terus diaduk.
    • Apabila sudah tercampur rata, masukkan labu yang telah dihaluskan dan aduk sampai benar-benar merata.
    • Siapkan cetakan atau loyang yang sudah diolesi dengan margarin lalu tuangkan adonan ke dalam loyang tersebut. Hentakkan loyang beberapa kali agar adonannya rata.
    • Terakhir, masukkan adonan ke dalam oven yang sudah dipanaskan dan kukus selama kurang lebih 15 hingga 25 menit.

    Jika ingin mengecek hasilnya, ambil sebatang lidi atau sumpit dan tusukkan ke bagian tengah kue. Ketika lidi atau sumpit tersebut dicabut dan tidak ada adonan kue yang menempel, maka artinya adonan sudah matang.

    Dengan begitu, kamu bisa segera mengeluarkan brownies dan taruh di atas piring lalu potong-potong menjadi beberapa bagian. Brownies labu kuning pun siap disajikan sebagai teman minum teh hangat.


    Itu dia resep brownies labu kuning yang bisa kamu buat dengan mudah, Apabila ingin tahu berbagai resep sajian sederhana lainnya, kamu bisa segera cek saja artikel terbaru di laman JadiLaper ya.

    Baca juga: Resep Membuat Shrimp Roll Mudah, Menu Lauk Sederhana dan Enak

  • Yuk Coba, Ini 5 Cara Menghilangkan Bau Prengus Pada Daging Kambing

    Yuk Coba, Ini 5 Cara Menghilangkan Bau Prengus Pada Daging Kambing

    Cara menghilangkan bau prengus daging kambing banyak dicari, terutama jika baru pertama kali mencoba untuk mengolahnya. Ya, bau prengus yang berasal dari daging kambing terkadang membuat masakan terasa tidak sedap.

    Karena itu, berbagai cara dilakukan agar bau prengus dari daging kambing bisa menghilang. Lalu, bagaimana tips terbaik untuk membuat prengus pada kambing tidak ada? Jika penasaran dengan cara-caranya, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: 5 Tips Menyimpan Makanan Laut Agar Tahan Lama dan Tidak Amis

    Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing

    Ilustrasi Cara Menghilangkan Bau Prengus. (Sumber: Unsplash)

    Kambing merupakan salah satu hewan yang umum dikonsumsi, termasuk ketika menjelang hari raya Idul Adha. Setelah pemotongan hewan kurban, biasanya, orang-orang sekitar akan mendapatkan sedikit jatah dari daging kambing.

    Akan tetapi, sayangnya kambing kerap kali meninggalkan bau tak enak saat diolah. Adapun beberapa cara untuk menghilangkan bau prengus yang ada pada daging kambing, antara lain sebagai berikut:

    Lumuri Daging dengan Garam

    Tips paling mudah untuk membuat daging kambing tidak berbau prengus, yaitu dengan melumuri menggunakan garam. Penggaraman pada daging ini diketahui mampu menghilangkan sebagian darah yang mungkin masih tersisa.

    Caranya cukup mudah, yakni lumuri garam pada setiap sisi daging kambing. Jika sudah, diamkan daging kambing selama sekitar satu jam kemudian barulah dimasak sesuai menu yang diinginkan.

    Pastikan untuk tidak mencuci daging sebelum dimasak karena dianggap bisa menghilangkan bau prengus khas kambing. Padahal, dengan mencuci daging, maka bisa membuat teksturnya menjadi lebih alot.

    Rendam Pakai Air Jeruk Nipis, Cuka, atau Susu

    Daging kambing yang berbau tak sedap atau prengus juga bisa dihilangkan dengan merendam dalam air jeruk nipis, cuka, atau susu. Caranya sangat mudah, yakni rendam daging kambing selama beberapa jam atau semalaman di dalam cairan asam, seperti cuka atau jeruk nipis.

    Cairan asam ini diketahui mampu bekerja dengan baik untuk menghilangkan bau sekaligus menambah sedikit rasa pada daging. Tak hanya cairan asam, daging kambing ada baiknya direndam dalam susu.

    Perendaman menggunakan susu berfungsi untuk menghilangkan bau prengus dan membuat daging lebih empuk. Dengan begitu, daging kambing terasa semakin sedap, terutama jika sudah ditambahkan berbagai bumbu masakan.

    Rebus Daging dengan Bumbu Rempah

    Bau prengus pada daging kambing dapat dihilangkan dengan cara direbus menggunakan bumbu rempah. Perlu diketahui, daging bisa direbus tanpa campuran bumbu apapun atau memakai tambahan rempah-rempah

    Ya, daging kambing perlu direbus atau di-blanching satu hingga dua kali. Saat merebus daging kambing dalam bumbu rempah, kamu bisa tambahkan sedikit garam agar tidak terasa terlalu hambar.

    Marinasi Menggunakan Nanas

    Cara jitu agar bau prengus di daging kambing mentah bisa menghilang, yaitu dengan memarinasi menggunakan nanas. Caranya, potong-potong nanas menjadi bagian yang lebih kecil atau dapat pula diparut agar memiliki tekstur lebih halus.

    Lalu, lumuri setiap sisi daging dengan nanas parut dan diamkan selama beberapa saat, mulai dari 10 hingga 30 menit. Perlu diingat, proses marinasi pada daging kambing ini tak boleh terlalu lama sebab bisa menyebabkan teksturnya menjadi mudah hancur.

    Lumuri dengan Bumbu Rempah

    Selanjutnya, cara untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing adalah melumuri dengan bumbu rempah-rempah. Caranya cukup sederhana, yakni olesi daging kambing menggunakan bumbu.

    Pemakaian bumbu tersebut tentunya jenis bumbu yang akan dipakai untuk olahan daging kambing. Akan tetapi, umumnya dicampur dengan berbagai rempah, seperti jahe, kayu manis, cengkeh, bubuk kari, atau lada.


    Itu dia beberapa cara menghilangkan bau prengus dari daging kambing yang dapat diikuti. Apabila ingin tahu berbagai tips memasak lainnya yang mudah dan sederhana, cek saja artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: 5 Tips Menyimpan Daging Ayam di Kulkas, Dijamin Tahan Lama!

  • Catat, Ini Dia 4 Tips Mengolah Jeroan Kambing Agar Tidak Bau

    Catat, Ini Dia 4 Tips Mengolah Jeroan Kambing Agar Tidak Bau

    Tips mengolah jeroan kambing menjadi hal yang wajib untuk diketahui. Ya, bagian favorit dari kambing salah satunya adalah jeroan, mulai dari babat, otak, ginjal, paru-paru, lidah, limpa, hingga perut.

    Namun, memasak jeroan harus benar-benar tepat agar bau tidak sedap bisa menghilang dan hidangan terasa sedap. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengolah jeroan kambing? Jika penasaran dengan tips pengolahan jeroan, yuk simak ulasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Yuk Coba, Ini 5 Cara Menghilangkan Bau Prengus Pada Daging Kambing

    Tips Mengolah Jeroan Kambing yang Perlu Diikuti

    Ilustrasi Tips Mengolah Jeroan Sapi. (Sumber: Fimela)

    Ketika ingin membeli jeroan kambing segar, ada beberapa ciri yang harus diperhatikan. Ciri-ciri yang dimaksud, seperti warnanya tetap sama saat dipotong pertama kali, beraroma segar, terasa lembap, serta permukaannya tidak berlumpur.

    Meski dibumbui selezat apapun jika jeroannya bau tentu rasa makanan menjadi tidak lezat. Adapun beberapa tips yang bisa diikuti untuk mengolah jeroan kambing, antara lain sebagai berikut:

    Bersihkan Jeroan Terlebih Dahulu

    Salah satu tips yang dapat diikuti saat ingin mengolah jeroan kambing adalah melakukan pembersihan terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan agar lendir dan sisa darah yang menjadi sumber bau amis bisa ikut menghilang.

    Untuk jeroan kambing yang kerap berbau prengus, bisa menggunakan air mendidih saat membersihkannya. Pastikan agar mencuci jeroan kambing sebanyak satu hingga dua kali dan periksa bagian dalamnya dengan cermat.

    Bersihkan secara tuntas seluruh bagian jeroan dan usahakan agar tidak terdapat endapan atau kotoran lain sebelum memasaknya. Dengan begitu, masakan berbahan utama jeroan pun bisa terasa nikmat dan dijamin bikin nagih.

    Rendam dalam Air Kapur Sirih

    Cara terbaik untuk mengolah jeroan kambing, yaitu dengan merendamnya di dalam air kapur sirih. Proses perendamannya cukup dengan memasukkan jeroan ke dalam campuran 10 gram kapur sirih dan 1 liter air selama beberapa saat.

    Khusus bagian babat, kamu dapat membalurinya dengan kapur sirih guna merontokkan lapisan hitamnya. Jika perendaman sudah selesai, kamu bisa mencuci kembali jeroan dengan menggunakan air mengalir agar kotoran di dalamnya luruh.

    Rebus Jeroan Minimal Dua Kali

    Kebanyakan orang enggan memasak jeroan karena terlalu repot dan membutuhkan usaha ekstra untuk menghilangkan bau amis. Karena itu, cara yang bisa dilakukan saat mengolah jeroan kambing dimulai dari proses perebusan.

    Beberapa lapisan kotoran yang ada di dalam jeroan memang tidak bisa langsung menghilang setelah dicuci. Akan tetapi, proses perebusan tersebut mampu membantu menghilangkan lapisan pada jeroan sekaligus bau tak sedap yang menempel.

    Proses perebusannya sendiri berlangsung sebanyak minimal dua kali selama 20 hingga 25 menit. Air rebusan jeroan yang pertama biasanya akan meluruhkan sisa kotoran dan mengubah aroma serta warna sehingga harus dibuang.

    Untuk rebusan kedua, pastikan memakai air bersih alias air suhu ruang dan tambahan rempah beraroma kuat, seperti daun jeruk dan daun salam. Lama waktu perebusan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Masak Sesuai Selera

    Selanjutnya, jeroan yang sudah direbus bisa ditiriskan dan tunggu hingga dingin untuk kemudian dimasak sesuai selera. Beberapa hidangan lezat yang dapat dibuat dengan bahan utama jeroan, misalnya, soto, gulai, hingga tongseng.

    Perlu diketahui, setelah melalui perebusan yang kedua kalinya, proses memasak menjadi jauh lebih cepat. Ketika ingin dimasak atau diolah bersama bahan lain, perhatikan beberapa jeroan yang harus direbus kembali.

    Sebagai contoh, jeroan yang ingin dimasak adalah hati di mana memerlukan waktu perebusan sedikit lebih lama. Hal ini perlu dilakukan agar tekstur dari jeroan hati lebih lembut saat dimakan.


    Itu dia beberapa tips mengolah jeroan kambing yang bisa diikuti agar masakan terasa semakin sedap. Apabila ingin tahu berbagai tips dan trik memasak lainnya, kamu bisa cek artikel terbaru di laman JadiLaper ya!

    Baca juga: Catat, Begini Cara Mengiris Daging Babi Agar Lembut dan Cita Rasanya Keluar

  • Yuk Simak, Ini Dia Resep Membuat Banana Bread Tanpa Mixer!

    Yuk Simak, Ini Dia Resep Membuat Banana Bread Tanpa Mixer!

    Resep membuat banana bread wajib diketahui para pecinta roti. Pasalnya, cara pembuatan roti satu ini menggunakan bahan-bahan yang cukup sederhana serta mudah didapatkan dan bahkan tanpa perlu mixer.

    Ya, mixer memang menjadi peralatan yang cukup penting saat ingin membuat kue atau roti. Lalu, bagaimana cara untuk membuat banana bread meski tak memiliki mixer? Apabila penasaran dengan resep roti satu ini, berikut ulasan lengkap JadiLaper!

    Baca juga: Resep Membuat Donat Kampung, Dijamin Empuk dan Mengembang

    Resep Membuat Banana Bread yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Resep Membuat Banana Bread. (Sumber: Unsplash)

    Banana bread terbilang mudah untuk dibuat sehingga sangat digandrungi oleh masyarakat, terutama anak-anak muda. Selain proses pembuatannya yang simpel, rasa dari banana bread juga tak kalah dengan roti lain.

    Bagi kamu yang gemar mengonsumsi pisang, maka resep satu ini bisa dicoba sendiri di rumah. Sebelum membuat banana bread, ada beberapa bahan dasar yang harus dipersiapkan, antara lain sebagai berikut:

    Bahan untuk Membuat Banana Bread

    • 4 buah pisang yang telah matang.
    • 2 butir telur.
    • 330 gram tepung terigu.
    • 120 gram margarin cair.
    • 70 gram brown sugar.
    • 50 gram gula pasir.
    • 1 sdt baking soda.
    • ½ sdt garam.
    • ½ sdt baking powder.
    • Choco chips sebagai taburan.
    • Es krim (optional)

    Langkah Pembuatan Banana Bread

    • Pertama-tama, cara untuk membuat banana bread adalah dengan mengupas pisang kemudian hancurkan sampai halus menggunakan garpu.
    • Jika sudah, masukkan pisang yang telah hancur, tambahkan telur, gula, serta margarin telur. Aduk-aduk seluruh bahan tersebut hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, siapkan bahan kering ke dalam adonan basah sambil diayak agar tak ada adonan yang menggumpal.
    • Langkah berikutnya, taburkan choco chips di bagian atas adonan lalu aduk hingga semua bahan tercampur secara merata.
    • Kemudian, lapisi loyang yang ingin dipakai dengan baking paper.
    • Tuangkan adonan ke dalam loyang dan panggang dengan suhu di bawah 180 derajat selama 55 hingga 60 menit.
    • Apabila sudah matang, segera keluarkan banana bread dari dalam oven untuk didinginkan di suhu ruang.

    Agar tampilan banana bread terlihat menggugah selera, kamu bisa menambahkan topping es krim. Pilihlah es krim dengan rasa vanila atau coklat atau rasa lain sesuai dengan preferensi masing-masing.

    Pembuatan banana bread memang cukup sederhana tetapi harus benar-benar memperhatikan langkahnya dengan tepat. Hal ini dilakukan agar banana bread yang dibuat tidak bantat atau kurang lezat saat disantap.


    Itu dia resep membuat banana bread yang mudah untuk diikuti, terutama bagi para pemula. Berbagai sajian nikmat lainnya juga bisa kamu buat dengan melihat resep di laman JadiLaper. Selamat memasak!

    Baca juga: Resep Manisan Kolang-Kaling, Segar dan Bikin Nagih!

  • Resep Membuat Sapo Tahu, Rasanya Seenak Buatan Restoran!

    Resep Membuat Sapo Tahu, Rasanya Seenak Buatan Restoran!

    Resep membuat sapo tahu banyak dicari, terutama jika ingin menyantap hidangan berkuah yang simpel. Sapo tahu sendiri merupakan hidangan khas Chinese yang cukup populer dan digemari oleh banyak orang.

    Rasa yang ditawarkan semangkuk sapo tahu sangat menggiurkan berkat perpaduan antara kelembutan tofu dan gurihnya udang serta cumi. Lalu, bisakah membuat sapo tahu hanya dengan memakai bahan-bahan yang tersedia di rumah? Jika ingin tahu resep sapo tahu lebih detail, yuk simak pembahasan JadiLaper berikut!

    Baca juga: Resep Capcay Goreng Chinese, Menu Lezat yang Super Gurih!

    Resep Membuat Sapo Tahu yang Bisa Diikuti

    Ilustrasi Resep Membuat Sapo Tahu. (Sumber: Freepik)

    Memasak hidangan khas restoran China, sapo tahu memang sama seperti membuat sajian sup-sup lainnya. Meski demikian, tetap ada resep dan tips memasak sapo tahu tersendiri yang bisa diikuti, antara lain:

    Bahan Dasar Sapo Tahu Seafood

    • 1 buah egg tof.
    • 100 gram udang segar.
    • 100 gram cumi yang sudah dicuci bersih.
    • 2 buah jamur kuping.
    • 1 buah wortel.
    • 2 siung bawang putih yang telah dicincang.
    • ½ bawang bombay yang dicincang kasar.
    • ½ cm jahe yang diiris tipis.
    • 30 gram brokoli.
    • 1 batang daun bawang yang diiris menyerong.
    • 250 ml air mineral.
    • 1 sdt tepung maizena yang dilarutkan dengan sedikit air.
    • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng tahu.

    Bumbu untuk Membuat Saus

    • 2 sdm kecap shoyu.
    • 1 sdm kecap manis.
    • 3 sdm saus tiram.
    • ½ sdt merica bubuk.
    • 1 sdt garam.
    • 1 sdt minyak wijen.

    Cara Membuat Sapo Tahu

    • Langkah pertama yang diperlukan, yaitu potong-potong egg tofu menjadi kecil-kecil atau melintang sekitar 1 cm.
    • Selanjutnya, bersihkan udang dan kupas bagian kulitnya. Pisahkan pula kaki serta kepalanya jika tidak suka dengan bagian ini lalu sisihkan tahu dan udang.
    • Jika sudah, bersihkan cumi-cumi dengan membuang kotorannya. Kemudian, bilas hingga bersih menggunakan air mengalir dan potong cumi menjadi kecil-kecil.
    • Untuk sayurannya, mulai dari wortel, jamur kuping, dan brokoli cukup dipotong kecil-kecil atau diiris tipis saja.
    • Setelah bahan-bahan siap, ambil wajah lalu tuangkan minyak secukupnya dan goreng egg tofu hingga bagian luarnya berubah warna menjadi kecoklatan. Angkat dan tiriskan tahu.
    • Tahap berikutnya, kurangi minyak bekas menggoreng tahu dan sisakan sedikit untuk menumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe sampai wangi atau layu.
    • Lalu, masukkan udang dan cumi-cumi sambil terus diaduk hingga berubah warna dan bumbunya tercampur rata.
    • Masukkan pula jamur kuping, brokoli, dan wortel secara bersamaan. Kemudian, tambahkan irisan daun bawang agar terasa semakin nikmat.
    • Terakhir, masukkan egg tofu yang telah digoreng sebelmnya. Jangan lupa untuk menuangkan saus dan aduk kembali sampai bumbu tercampur rata.

    Pada tahap ini, kamu bisa menunggu dengan menutup wajan hingga masakan matang dan bumbu meresap. Lakukan koreksi rasa dan jika ingin mendapatkan rasa gurih yang pas, maka bisa tuangkan larutan maizena.


    Itu dia resep membuat sapo tahu yang bisa diikut dengan mudah sebagai menu sederhana bagi keluarga. Apabila ingin mencicipi berbagai hidangan lezat tanpa perlu repot memasak, pesan saja lewat aplikasi Tokobay dengan segera unduh aplikasinya di App Store atau Play Store.

    Baca juga: Resep Ayam Hainan Singapore, Mudah Dibuat dan Cita Rasanya Lezat!