Category: Info Kuliner

  • Feel Matcha Bekasi, Cafe Matcha di BCBD Summarecon!

    Feel Matcha Bekasi, Cafe Matcha di BCBD Summarecon!

    Pecinta matcha merapat! Kini ada sebuah kafe yang menyediakan menu serba matcha yang ada berlokasi di Bekasi Central Building District Summarecon, lho!

    Kafe ini bisa menjadi spot nongkrong cantik baru di bekasi dengan ditemani berbagai minuman dan makanan dengan bahan utama matcha khas Jepang. Dengan nuansa asri di pinggir danau, kamu pasti betah untuk berlama-lama menghabiskan waktu di sini.

    Tentunya para pecinta hidangan matcha akan dimanjakan dengan menu yang disediakan di sini. Sebagai informasi, Feel Matcha menjadi pelopor kafe serba matcha pertama di Jakarta. Hingga kini, cabangnya sudah tersebar di berbagai kota besar seperti Bekasi, Bandung, hingga surabaya.

    Kira-kira, bagaimana bisa kehadirannya menarik perhatian warga Bekasi, ya? Mulai dari suasana hingga daftar menunya, berikut JadiLaper bagikan ulasan selengkapnya dari Feel Matcha Bekasi!

    Baca juga: Tampak Serupa, Inilah Perbedaan Green Tea dan Matcha

    Suasana Feel Matcha, Kafe Baru di BCBD Summarecon Bekasi

    Terletak di daerah strategis, Feel Matcha hadir di antara deretan destinasi kuliner yang juga ramai pengunjung. Tak heran jika tempat ini sering dijadikan tempat nongkrong yang asik bagi para kawula muda Bekasi dan sekitarnya.

    Hal pertama yang menjadi daya tarik Feel Matcha adalah suasananya yang sejuk dan asri, mengingat letaknya berada di pinggir danau yang tenang. Ditambah, bangunannya yang dirancang dengan konsep minimalis modern terlihat mewakili jiwa muda yang kekinian.

    Feel Matcha Bekasi menyediakan 2 pilihan tempat untuk pengunjungnya, yaitu area indoor dan outdoor. Untuk area indoor dikhususkan bagi para pengunjung yang berniat untuk nongkrong estetik di dalam kafe. Area ini pun cocok dijadikan tempat untuk WFC.

    Namun, area outdoornya pun tak kalah nyaman karena suasananya nyaman untuk berbincang bersama teman-teman. Menikmati berbagai menu dengan tema matcha ditemani angin sepoi-sepoi membuatmu enggan untuk beranjak pulang.

    Apalagi, kini tempat nongkrong kekinian di Summarecon Bekasi ini sudah dihiasi oleh tanaman hijau yang membuat suasananya lebih asri dan menyejukkan. Bahkan, banyak yang menyebutnya sebagai tempat healing anak Bekasi.

    Harga Menu

    Tak hanya tempatnya saja, menu yang disediakan juga menarik untuk dicicipi satu persatu. Apalagi, harganya pun masih ramah di kantong. Bagi yang penasaran, berikut adalah daftar menu signature Feel Matcha Bekasi beserta harganya!

    • Signature Matcha Latte/25k
    • Matcha Biscoff Lotus/ 38k
    • Matchachiato/27k
    • Matcha Millie Crepe /28k
    • Croffle/ Start 15k
    • Croissant/ Start 21k


    Itulah informasi seputar Feel Matcha yang ada di BCBD Summarecon Bekasi. Tak hanya menunya saja, kamu pun akan dimanjakan dengan suasana kafenya yang super nyaman. Sudahkah kamu ke sini? Yuk, beri komentar di bawah!

    Baca juga: Mille Crepe Cake, Kue Ulang Tahun Lapis Tanpa Oven

  • Kenali Andaliman, Merica Khas Batak Toba yang Eksotis

    Kenali Andaliman, Merica Khas Batak Toba yang Eksotis

    Pernahkan kamu mendengar rempah nusantara bernama andaliman? Menjadi salah satu rempah eksotis di Indonesia, andaliman merupakan merica khas Batak Toba yang cukup eksotis. Bukan sekedar merica biasa, rasa pedasnya cukup kuat dan membuat lidah sedikit kebas.

    Andaliman tak hanya sekedar dijadikan bumbu untuk berbagai masakan saja. Memiliki kandungan vitamin C dan E yang tinggi, andaliman juga memiliki beragam khasiat untuk tubuh.

    Ingin tahu serba-serba andaliman, si merica khas Batak ini? Nah, kali ini JadiLaper akan mengajak kamu untuk kenali andaliman lebih lanjut. Mari simak informasinya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Sambal Andaliman Khas Batak yang Pedas dan Unik

    Asal-usul Andaliman

    Dilansir dari laman National Geographic, andaliman merupakan rempah yang tumbuh liar di tanah Sumatra Utara pada ketinggian 1.100 sampai 1.500 meter. Wujud buahnya berbentuk butiran kecil yang tumbuh bergerombol seperti tanaman lada. Namun, rempah ini memiliki aroma yang harum seperti jeruk.

    Rempah ini menjadi bintang di dunia kuliner sebab memiliki karakteristik rasa yang unik. Saat digigit, rasa pertama yang terasa mirip seperti jeruk kemudian rasa pedasnya menyusul di akhir. Rasa pedasnya ini menimbulkan sensasi getir pada lidah, mirip seperti mala (lada khas Cina).

    Penggunaan andaliman pada masakan perlu diperhatikan karena memiliki aroma dan rasa yang kuat. Oleh karena itu, dibutuhkan takaran yang tepat agar rasanya tidak terlalu mendominasi. 

    Manfaat untuk Tubuh

    Seperti yang sudah disebutkan, terdapat kandungan vitamin C dan E yang ada pada andaliman ini. Kandungan tersebut dipercaya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah manfaat andaliman yang dilansir dari laman Hello Sehat:

    • Menghilangkan nyeri
    • Meredakan peradangan
    • Meningkatkan daya tahan tubuh
    • Melancarkan pencernaan
    • Memperkuat tulang
    • Mencegah penyakit kronis

    Andaliman sebagai Kunci pada Masakan Batak

    Andaliman sendiri dianggap sebagai kunci untuk berbagai masakan khas Batak. Masakan yang menggunakan andaliman sebagai bumbunya antara lain seperti ikan arsik kuning, naniura, saksang, mi gomak dan masih banyak lagi.

    Jika andaliman absen dari bumbu pada deretan masak tersebut, pasti rasanya ada yang kurang. Dengan menambahkan rempah yang masih satu keluarga dengan jeruk ini penting hadir di setiap masakan khas Batak untuk memberikan rasa pedas dan segar.

    Kepopuleran andaliman pun kini sudah sampai ke pulau jawa. Buktinya, sudah banyak restoran yang menghadirkan menu yang menggunakan andaliman pada menu sambalnnya. Tentu penggunaannya membuat cita rasa yang khas dibanding sambal nusantara lainnya.


    Itulah fakta menarik tentang andaliman, rempah lada khas Batak yang eksotis. Setelah kenali andaliman, siapakah yang sudah tertarik untuk mencobanya? Yuk, bagikan opinimu di kolom komentar!

    Baca juga: Resep Mie Gomak, Menu Sarapan Khas Batak

  • Fakta Telur Pitan, Telur Berumur 1.000 Tahun Asal Cina

    Fakta Telur Pitan, Telur Berumur 1.000 Tahun Asal Cina

    Masakan Cina tidak lengkap tanpa kehadiran telur pitan. Telur pitan sendiri adalah sajian telur yang unik dan berbeda dari telur pada umumnya. Permukaannya yang seluruhnya berwarna hitam ini biasanya disajikan bersama dengan bubur atau salad khas Chinese food.

    Tak hanya tampilannya saja yang unik, namun telur ini memiliki berbagai sebutan yang cukup menarik. Ada yang menyebutnya sebagai telur seabad, telur millenium, hingga telur 1.000 tahun!

    Tentu penamaannya bukanlah karena proses pembuatannya yang memakan waktu hingga 1.000 tahun, ya. Meskipun benar adanya kalau telur pitan diproses dalam waktu yang lama, namun telur ini dibuat selama beberapa minggu hingga bulan saja, kok.

    Selain informasi tersebut, ada beberapa fakta telur pitan lainnya yang wajib kamu ketahui. Kira-kira, apa sajakah itu? Mari simak pembahasannya selanjutnya di bawah ini

    Baca juga: Restoran Pangsit Lao Yang, Asli Buatan Tangan Tradisional

    Dapat Dikonsumsi Tanpa Dimasak

    Biasanya, telur dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan, entah itu digoreng, direbus, atau dikukus. Namun, kamu bisa langsung memakan telur pitan tanpa dimasak terlebih dahulu, lho!

    Setelah diperam selama beberapa minggu hingga bulan, warna telur akan berubah menjadi abu-abu atau hijau tua. Bagian putih telurnya menjadi seperti jeli transparan sehingga bagian kuning telurnya dapat terlihat dari luar.

    Aromanya pun juga berubah menjadi bau ammonia dan belerang yang begitu tajam. Jika ditanya soal rasanya, telur pitan ternyata terasa asin layaknya telur asin yang juga melewati proses pembuatan yang mirip.

    Cara membuat telur pitan

    Memangnya, bagaimana cara membuat telur pitan? Tentunya proses pembuatannya tak mudah karena membutuhkan waktu yang cukup panjang. Jadi, butuh kesabaran untuk membuat telur hitam ini, ya.

    Proses pembuatannya melibatkan cara tradisional, yaitu mengawetkan telur ayam atau bebek dengan campuran garam, kapur, dan abu. Setelah itu, telur dibungkus dengan sekam padi selama beberapa minggu.

    Selama proses pengeraman, pH telur meningkat sehingga memecah protein dan lemak menjadi ukuran yang lebih kecil dan lebih kompleks. Inilah sebabnya kuning telur berubah jadi berwarna hijau tua dan teksturnya seperti krim. Sementara, bagian putihnya berubah menjadi tembus pandang seperti agar-agar.

    Manfaat telur pitan

    Walaupun tampilannya cukup unik, namun rasa telur pitan juga tak kalah enak. Apalagi, telur ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

    Berdasarkan ilmu kedokteran Cina, konsumsi telur pitan dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, telur ini juga baik untuk menyembuhkan sakit mata, sakit gigi, hingga vertigo.

    Memiliki rasa manis dan asin yang tajam, telur pitan juga dipercaya untuk meredakan pengar, menyembuhkan diare, dan penyakit pencernaan lainnya. Makanya, telur ini cocok disantap bersama dengan bubur atau nasi tim yang mudah untuk dicerna.


    Itulah fakta telur pitan, sajian asal Cina yang dijuluki sebagai telur berumur 1.000 tahun. Sudahkah kamu mencoba telur unik ini? Yuk, berikan komentarmu di bawah!

    Baca juga: Bosan Makan Daging? Kunjungi Restoran Enak di Jakarta Ini!

  • Minyak Kelapa vs Minyak Sawit, Mana yang Lebih Sehat?

    Minyak Kelapa vs Minyak Sawit, Mana yang Lebih Sehat?

    Minyak goreng juga merupakan salah satu bahan pokok yang penting bagi masyarakat Indonesia. Bisa dilihat betapa banyaknya pedagang yang menggunakan minyak goreng untuk memasak, seperti penjual gorengan, ayam goreng, nasi goreng, dan masih banyak lagi.

    Jenis minyak yang kerap digunakan untuk memasak berbagai hidangan adalah minyak kelapa dan minyak sawit. Tak sedikit orang menganggap keduanya adalah jenis yang sama. Padahal, ada perbedaan yang belum banyak disadari orang.

    Meskipun minyak sawit paling banyak digunakan, ternyata jenis ini dianggap lebih berbahaya untuk kesehatan dibanding minyak kelapa. Tentu poin ini menjadi perbedaan utama antara minyak kelapa dan minyak sawit.

    Namun, apakah fakta tersebut benar adanya? Untuk mengetahui perbedaan antara minyak kelapa dan minyak sawit lebih lanjut, ketahuilah faktanya berikut ini!

    Baca juga: Inilah Resep Nasi Minyak yang Asli dari Palembang!

    Perbedaan Minyak Kelapa & Minyak Sawit

    Ilustrasi minyak kelapa

    Jika ditelusuri asal-usulnya, minyak sawit merupakan minyak nabati yang berasal dari pohon kelapa sawit. Minyak ini memiliki kadar lemak jenuh yang cenderung tinggi. Terdapat 7 gram lemak jenuh dan 5 gram lemak tak jenuh dalam setiap satu sendoknya.

    Untuk nutrisinya, minyak sawit memiliki vitamin E dan vitamin A yang baik untuk kesehatan kulit dan mata. Selain itu, terdapat pula asam lemak esensial (oleat, linoleat, linolenat) yang berperan sebagai antioksidan untuk menangkal pertumbuhan sel kanker.

    Sementara itu, minyak kelapa dihasilkan dari buah kelapa asli. Minyak jenis ini memiliki lemak jenuh yang lebih tinggi, yaitu 12 gram per sendoknya. Sedangkan, lemak tak jenuhnya jauh lebih tinggi dibanding minyak sawit, yaitu 0,84 gram setiap sendoknya.

    Mana yang sehat, Minyak Kelapa atau Minyak Sawit?

    Setelah melihat kandungannya gizinya, kamu sudah mengetahui perbedaan antara minyak kelapa dan minyak sawit. Dari situ, kamu langsung bisa menyimpulkan manakah yang lebih sehat untuk dikonsumsi.

    Berdasarkan pembahasan di atas, minyak kelapa yang lebih banyak mengandung lemak jenuh ini akan lebih stabil saat berada di suhu tinggi. Selain itu, minyak ini tidak mudah untuk teroksidasi sehingga tidak mudah menghitam saat digunakan untuk menggoreng.

    Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tingginya lemak jenuh ini juga berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak. Mengonsumsi makanan yang dimasak dengan minyak kelapa terlalu banyak akan menimbulkan risiko penumpukan lemak dalam tubuh.

    Hal ini tentu akan meningkatkan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) yang membawa kolesterol ke pembuluh darah koroner. Akibatnya, pembuluh darah koroner akan menyempit sehingga dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

    Di lain sisi, minyak sawit pun sering mendapat julukan minyak yang berbahaya bagi kesehatan. Faktanya, justru minyak sawit memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Apalagi terdapat kandungan vitamin A dan E yang bagus untuk mata dan kulit.

    Kandungan lemak jenuh dan tak jenuhnya pun hampir seimbang, bahkan lemak tak jenuhnya lebih tinggi dibanding minyak kelapa. Meskipun demikian, penggunaan minyak sawit juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi terlalu banyak.

    Jika berlebihan, akan terjadi penumpukan lemak yang bisa menyebabkan risiko obesitas dan kardiovaskular. Kandungan lemak tak jenuh yang terkandung juga menyebabkan oksidasi lebih banyak jika digunakan terus menerus dengan suhu yang tinggi. 

    Hal ini akan membuat lemak pada minyak menjadi gliserol dan asam lemak bebas. Senyawa ini akan membentuk akrolein yang menyebabkan iritasi. Jadi, jangan heran jika tenggorokan akan mengalami radang akibat makan gorengan terlalu banyak, ya.


    Itulah fakta mengenai perbedaan minyak kelapa dan minyak sawit. Setelah mengetahui informasi di atas, kini kamu bisa menyimpulkan manakah minyak yang lebih sehat untuk digunakan, kan?

    Baca juga: Awas! Ini Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan Tubuh!

  • Ganjang Gejang, Kepiting Mentah Segar Khas Korea

    Ganjang Gejang, Kepiting Mentah Segar Khas Korea

    Kuliner khas Korea selalu mengundang perhatian karena tampilannya yang menggugah selera. Tak hanya tampilannya, rasanya pun nikmat hingga banyak penggemarnya dari berbagai penghujung dunia. Seperti Ganjang Gejang, hidangan kepiting mentah yang segar ini.

    Ganjang Gejang, atau sering disebut gejeot,  merupakan hidangan tradisional Korea berupa kepiting mentah yang diasinkan dan difermentasi. Proses fermentasi menggunakan kecap asin khas Korea sebagai bumbu marinasi.

    Kepiting mentah ini sedang populer di Korea dan sudah banyak restoran yang menyajikan sajian ini di menu. Sayangnya, hidangan ini masih agak langka ditemukan di Indonesia. 

    Bagi kamu yang penasaran dengan hidangan ini, kamu bisa mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah, lho. Tanpa bersusah payah mencarinya di Indonesia, atau harus terbang dahulu ke negeri gingseng, berikut JadiLaper bagikan resep Ganjang Gejang. Yuk, simak!

    Baca juga: Intip 5 Kuliner Korea yang Sering Muncul di Drama!

    Resep Ganjang Gejang

    Ilustrasi kepiting untuk ganjang gejang

    Sebelum mulai memasak, berikut ini adalah daftar bahan-bahan yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu. Semua bahan-bahannya bisa kamu temui di Indonesia, kok. Berikut daftarnya:

    Bahan utama

    • 1 kg kepiting segar, cuci bersih
    • 10 siung bawang putih
    • 3 buah cabai hijau besar, iris besar
    • 2 buah cabai merah besar, iris besar
    • 1 genggam tangan daun bawang kecil, iris besar
    • 1 buah lemon, potong jadi empat bagian

    Bahan saus

    • 1,5 liter air
    • 400 ml kecap asin
    • 180 gram gula pasir
    • 10 siung bawang putih, iris jadi dua bagian
    • 1/2 buah apel, potong-potong
    • 1/2 buah bawang bombay⁣, iris memanjang
    • 1 batang daun bawang, cuci bersih lalu potong jadi empat bagian

    Cara membuat Ganjang Gejang

    1. Bekukan kepiting hidup di dalam freezer selama 2 jam.
    2. Sementara itu, buat rendaman dengan mencampurkan kecap, air, cabai kering, apel, jahe, rumput laut, bawang putih, bawang bombay, daun bawang, dan gula pasir. Gunakan panci besar dan didihkan selama 20 menit.
    3. Setelah itu, kecilkan api dan masak kembali hingga satu jam. Angkat dan dinginkan.
    4. Pastikan bumbu marinasi benar-benar dingin.
    5. Setelah dibekukan di dalam freezer, keluarkan kepiting. Ambil satu kepiting dan buang bagian keras pada bagian bawah perut dengan memelintirnya.
    6. Belah kepiting dan potong bagian yang berserabut, seperti mata & antena.
    7. Sikat kepiting dengan air mengalir hingga permukaannya bersih. Apabila ada telurnya, biarkan saja dan jangan dibuang.
    8. Masukkan kepiting dan bumbu marinasi ke dalam wadah yang bisa ditutup. Letakkan benda di atasnya agar benar-benar tertutup rapat. Dinginkan selama 24 jam.
    9. Keesokan harinya, sajikan dengan daun bawang iris, cabai merah iris, dan taburan biji wijen.


    Itulah informasi seputar ganjang gejang, hidangan kepiting mentah khas Korea yang segar. Jangan khawatir, semua bahannya bisa ditemukan di Indonesia. Jadi, siapkan waktu untuk mulai membuat hidangan yang satu ini, yuk!

    Baca juga: Restoran Korea di Indonesia yang Punya Menu Daechang

  • 3 Sekte Baru Makan Indomie, Bisa Dicampur Ketoprak?

    3 Sekte Baru Makan Indomie, Bisa Dicampur Ketoprak?

    Siapa sih yang bisa menolak kelezatan Indomie? Selain bisa dinikmati begitu saja, kini banyak sekte baru penikmat Indomie yang memadukannya bersama dengan aneka hidangan Nusantara, seperti ketoprak hingga sate padang!

    Mungkin perpaduannya akan terdengar aneh di telinga. Namun jangan salah, karena ternyata peminatnya pun tidak bisa dihitung oleh jari. Menurut mereka, kreasi ini merupakan cara baru menikmati Indomie.

    Varian Indomie yang paling diminati untuk dipadukan yaitu mie goreng original. Rasanya yang klasik membuatnya cocok dikombinasikan dengan makanan apapun. Apalagi, aroma dari varian yang satu ini sungguh semerbak dan begitu menggoda.

    Walaupun rasanya sudah super lezat tanpa dicampur apapun, namun tak sedikit yang menikmatinya bersamaan dengan aneka kuliner Indonesia lainnya. Apa sajakah itu? Mari intip sekte baru makan Indomie di bawah ini!

    Baca juga: Resep Okonomiyaki Pakai Indomie Takoyaki, Enak Banget!

    Indomie Goreng Batagor

    Batagor merupakan kuliner khas Bandung yang begitu populer. Seperti yang banyak diketahui, komponen yang membuat batagor lezat terletak pada bumbu kacangnya. Biasanya, bumbu kacang yang sedap teksturnya tidak encer sehingga rasa kacangnya pun masih terasa kuat.

    Sama seperti Indomie goreng, batagor umumnya juga dimakan begitu saja tanpa campuran apapun. Namun, apa jadinya jika batagor dan Indomie goreng disatukan?

    Saat keduanya dipadukan, kamu akan merasakan perpaduan yang unik dari campuran rasa bumbu kacang yang kuat dan rasa Indomie goreng yang gurih. Menariknya, batagor yang kriuk juga memperkaya tekstur sehingga menciptakan sensasi yang berbeda.

    Indomie Goreng Ketoprak

    Tak kalah terkenal, ketoprak juga merupakan jajanan yang sering diserbu. Berasal dari Kota Cirebon, Jawa Barat, kuliner ini menjadi incaran banyak orang terutama saat malam hari.

    Ketoprak juga disajikan dengan bumbu kacang, namun rasanya lebih khas berkat bawang putih mentah untuk campurannya. Satu porsinya terdiri dari bihun, tauge, ketimun, dan lontong. Tentu kamu akan kenyang jika menyantap habis makanan yang satu ini.

    Namun, kamu pasti akan kaget jika kini ada seorang penjual ketoprak di BSD, Tangerang yang menghadirkan menu dengan perpaduan Indomie goreng! Saking uniknya, penjual ini sampai viral di berbagai media sosial sehingga mengundang pengunjung yang menyerbu gerobaknya.

    Jika ditanya soal rasa, mungkin tak akan jauh berbeda sensasinya ketika kamu menyantap Indomie goreng batagor yang juga menggunakan bumbu kacang. Hanya saja, porsinya jadi lebih banyak dari ketoprak biasa. Bagi kamu yang sudah begitu kelaparan, sepertinya perpaduan ini cocok untuk kamu.

    Indomie Goreng Sate Padang

    Beralih dengan kuliner Nusantara berbumbu kacang, ternyata ada sajian tak kalah unik yang memadukan Indomie Goreng dengan sate padang! Berbeda dengan hidangan sate madura, bumbu sate padang lebih kental dan teksturnya halus seperti saus.

    Masakan khas Padang terkenal dengan bumbunya yang berani dan medok. Begitu pun dengan bumbu sate padang. Lantas, apa jadinya jika hidangan ini dipadukan dengan Indomie goreng? Tentu rasanya akan semakin gurih, bukan?

    Kreasi ini dibuat dengan menyiram Indomie goreng dengan bumbu sate padang. Kemudian, barulah sate disusun di sampingnya lalu ditaburi bawang goreng yang melimpah. Sungguh perpaduan yang menggiurkan!


    Itulah sekte baru makan Indomie, mulai dari ketoprak hingga sate padang. Dari ketiga perpaduan di atas, mana lagi kreasi Indomie goreng yang menurutmu unik? Yuk, bagikan di kolom komentar!

    Baca juga: Tips Makan Indomie Tori Miso Ramen, Mirip Ramen Mahal!

  • 4 Tips Menang Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus

    4 Tips Menang Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus

    Momen Hari Kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus selalu dimeriahkan oleh beragam lomba, salah satunya lomba makan kerupuk. Lomba yang satu ini tak pernah sepi peminat dan selalu jadi tontonan seru bagi warga satu RT maupun RW di suatu daerah.

    Dalam perlombaan ini, peserta diberi misi untuk menghabiskan kerupuk secepat mungkin. Namun yang menjadi tantangan adalah, peserta tidak boleh memegang kerupuk sama sekali. Jadi, tangan mereka diikat kebelakang agar tidak terjadi kecurangan.

    Meskipun terdengar mudah, tetapi ternyata perlombaan ini butuh trik tersendiri agar kerupuk cepat habis. Siapa yang paling cepat menghabiskan kerupuk, ialah pemenangnya. 

    Tips Menang Lomba Makan Kerupuk

    Jika kamu ingin jadi juara dengan mudah, berikut adalah tips menang lomba makan kerupuk saat perayaan 17 Agustus. Yuk, intip bersama!

    Gigit dengan Gigitan Besar

    Peserta yang paling cepat menghabiskan kerupuk, maka dialah yang akan memenangkan kompetisi ini. Oleh karena itu, gigitlah kerupuk dengan gigitan besar agar lebih cepat habis daripada peserta lainnya.

    Apalagi, tali penggantung kerupuk biasanya akan terus bergoyang-goyang sehingga kamu akan susah memasukkan kerupuk ke dalam mulutmu. Jadi, kesempatan untuk menggigit kerupuk jadi sedikit. Oleh karena itu, siap-siap buka mulut yang besar saat kamu berhasil melahap kerupuk, ya!

    Gunakan Lidah saat Menangkap Kerupuk

    Tali kerupuk yang bergoyang memang merupakan kesulitan paling utama pada saat lomba kerupuk berlangsung. Kondisi ini terjadi karena peserta lain menarik kerupuk dengan waktu yang tidak bersamaan.

    Oleh karena itu, menggunakan lidah saat menangkap kerupuk adalah tips jitu agar menang lomba makan kerupuk. Jika peserta hanya mengandalkan gigi untuk menangkap kerupuk, mungkin saja gigitannya jadi tidak terlalu besar.

    Dengan menggunakan lidah, kerupuk jadi menempel di permukaan lidah sehingga kamu dapat bersiap untuk menggigit kerupuk dengan gigitan besar. Cara ini bisa dicoba jika kamu ingin selangkah lebih maju dari peserta lainnya, ya!

    Jangan Terlalu Lama Mengunyah

    Pemenang lomba makan kerupuk ditentukan berdasarkan waktu tercepat yang menghabiskan kerupuk. Untuk mengakalinya, janganlah mengunyah kerupuk yang ada di mulut terlalu lama. 

    Jika kesempatan untuk melahap kerupuk tiba, tetaplah gigit kerupuk walaupun masih ada sisa kerupuk di dalam mulutmu.  Jadi, sebisa mungkin kamu harus memanfaatkan waktu seefisien mungkin.

    Tarik Kerupuk Saat Hampir Habis

    Ketika kamu melihat sisa kerupuk yang tergantung di tali sudah berupa potongan kecil, langsung saja tarik kerupuk dan lahap hingga habis. Jika menyisakannya dan melepaskannya kembali, butuh waktu lagi untuk mendapatkan kerupuk tersebut kembali.

    Apalagi, seiring berjalannnya perlombaan keadaan semakin memanas dan tali tak hentinya bergoyang-goyang. Massa kerupukmu juga sudah ringan sehingga sulit untuk ditangkap. Jadi, siap-siap tarik kerupuk jika sudah hampir habis, ya!


    Itulah tips menang lomba makan kerupuk 17 Agustus. Jika kamu ingin otomatis jadi juaranya, jangan lupakan tips di atas agar bisa menangkan hadiahnya. Semoga berhasil!

  • 5 Makanan Nusantara Khas Hari Kemerdekaan 17 Agustus

    5 Makanan Nusantara Khas Hari Kemerdekaan 17 Agustus

    Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu diramaikan oleh beragam makanan kuliner nusantara. Hari libur nasional ini kurang lengkap jika tidak ditemani oleh aneka camilan, makanan, dan minuman.

    Biasanya, ada beberapa makanan nusantara yang sangat ikonik dan selalu ada saat peringatan Hari Kemerdekaan. Kira-kira, apa sajakah itu? Berikut adalah pembahasan selengkapnya. Yuk, simak!

    Nasi Tumpeng, Makanan Spesial Kemerdekaan

    Bukan orang Indonesia kalau kamu tak tahu nasi tumpeng. Hidangan ini biasanya dihidangkan masyarakat saat perayaan besar, seperti Hari Kemerdekaan Indonesia. Biasanya, nasi tumpeng disajikan pada saat acara tirakatan yang diselenggarakan pada 16 Agustus, malam sebelum peringatan Hari Kemerdekaan tiba.

    Selain itu, nasi tumpeng juga kerap dijadikan ajang perlombaan saat acara 17-an, yaitu lomba menghias nasi tumpeng. Lomba ini membutuhkan peserta yang memiliki kreativitas tinggi agar tampilan hidangan ini jadi sangat menarik. Tak hanya nasi kuning, ada berbagai lauk pauk lainnya seperti orek tempe, mie goreng, telur dadar, ayam goreng, dan masih banyak lagi.

    Nasi Tiwul, Makanan Masa Penjajahan

    Selain nasi tumpeng, nasi tiwul juga merupakan salah satu makanan nusantara khas Hari Kemerdekaan. Nasi ini bukan terbuat dari beras, melainkan dari singkong yang dimasak dengan parutan kelapa dan gula merah.

    Di balik kesederhanaan nasi tiwul, terdapat cerita kelam masyarakat Indonesia saat masih terjadinya masa penjajahan. Pribumi yang kesulitan mendapatkan beras menjadikan singkong sebagai alternatif makanan pokok sehari-hari.

    Akhirnya, masyarakat memutar otak untuk mengolah singkong menjadi hidangan yang nikmat. Kisah mendalam di balik nasi tiwul akhirnya membuatnya menjadi sebuah simbol pengingat perjuangan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan 17 Agustus.

    Nasi Tutug Oncom

    Ada pula hidangan nasi dari Jawa Barat yang juga merupakan makanan khas Hari Kemerdekaan, yaitu nasi tutug oncom. Walaupun tidak semewah nasi tumpeng yang dilengkapi dengan berbagai lauk pauk, nasi ini hanya disajikan dengan sederhana.

    Sesuai namanya, nasi tutug oncom merupakan nasi putih yang dicampur dengan oncom. Biasanya, sajian ini dihidangkan dengan lauk pauk seperti tahu goreng, tempe goreng, dan ayam goreng.

    Tak hanya nasi tumpeng, warga di wilayah Jawa Barat juga kerap menjadikan nasi tutug oncom sebagai bintang untuk perlombaan 17-an. Mereka membuat perlombaan masak nasi tutug oncom terenak tingkat wilayah RT atau RW.

    Ayam Tuturaga

    Selain itu, ada pula ayam tuturaga yang tak kalah identik dengan momen 17 Agustus. Hidangan ayam ini merupakan masakan nusantara khas Sulawesi Utara yang banyak digandrungi orang. Dimasak menggunakan berbagai rempah, tak heran jika hidangan ini bisa menjadi salah satu menu favorit untuk menyantap nasi.

    Warnanya yang cenderung kuning dengan kuah santan yang kental membuatnya mirip seperti hidangan opor. Namun, ayam tuturaga dimasak menggunakan cabai sehingga warnanya lebih menyala dibanding opor yang agak pucat.

    Ayam tuturaga ini juga lebih aromatik berkat tambahan daun kemangi yang wangi. Dengan rempah yang kuat dan sedikit pedas, menu ini memang cocok disantap bersama nasi putih yang hangat.

    Bubur Merah Putih Khas Hari Kemerdekaan

    Momen kemerdekaan juga selalu diramaikan dengan kehadiran bubur merah putih. Hidangan yang berwarna merah dan putih ini menjadi simbol bendera Republik Indonesia. Warna merah pada bubur ini berasal dari gula merah, sedangkan warna putih dihasilkan dari campuran santan.

    Bubur merah putih juga dijadikan sebagai simbolis rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia yang sudah didapatkan. Tak hanya pada perayaan Hari Kemerdekaan, bubur merah putih juga disajikan di berbagai acara lainnya sebagai wujud rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa.


    Itulah makanan nusantara khas Hari Kemerdekaan yang selalu ada setiap 17 Agustus. Selain rasanya nikmat, ternyata di baliknya juga terdapat kisah indah perjuangan bangsa Indonesia yang patut dikenang. 

    Jadi, manakah di antara daftar makanan di atas yang paling kamu sukai? Yuk, tulis di kolom komentar!

  • Tokobay Banjir Promo Kuliner di Hari Kemerdekaan RI!

    Tokobay Banjir Promo Kuliner di Hari Kemerdekaan RI!

    Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus, Tokobay banjir promo kuliner khusus untuk penggunanya. Aplikasi pesan antar makanan ini ingin mengajak masyarakat untuk turut meramaikan hari kemenangan ini dengan pesan berbagai kuliner.

    Bagi masyarakat yang sudah men-download aplikasi Tokobay, mereka akan langsung mendapatkan promo bertubi-tubi khusus di bulan Agustus. Promo tersebut terdiri dari Promo Tokobay Merdeka dan Cashback 20% Khusus Hari Kemerdekaan.

    Dengan pesan di Tokobay, kamu bisa menikmati beragam kuliner di sekitarmu dengan harga yang lebih hemat. Bagi yang tertarik untuk dapatkan promo menarik ini, mari simak informasi selengkapnya di bawah ini!

    Syarat & Ketentuan Promo Khusus Hari Kemerdekaan di Tokobay

    Ada dua promo yang diadakan Tokobay khusus di Hari Kemerdekaan. Dilansir dari laman resmi Tokobay, berikut adalah syarat & ketentuan promonya:

    Promo Tokobay Merdeka

    1. Pembelian minimal Rp100.000 mendapatkan potongan diskon Rp.17.000.
    2. Periode promo berlangsung dari tanggal 1 – 30 Agustus 2023.
    3. Promo ini berlaku untuk seluruh merchant di Tokobay yang menjual makanan Indonesia.
    4. Promo berlaku selama kuota harian masih ada.

    Cashback 20% Khusus Hari Kemerdekaan

    1. Cashback sebesar 20% untuk pembelian makanan di Official Merchant Tokobay
    2. Minimal belanja Rp 50.000
    3. Periode berlangsung dari tanggal 15 – 20 Agustus 2023 
    4. Promo berlaku selama persediaan masih ada

    Khusus promo cashback 20% khusus Hari Kemerdekaan, cashback akan masuk ke Baywallet untuk digunakan saat pemesanan selanjutnya.

    Apa Itu Baywallet?

    Bagi yang belum tahu, Baywallet merupakan sistem saldo virtual yang difungsikan sebagai dompet elektronik yang akan menampung saldo dari pesanan yang dibatalkan. Selain itu, Bay wallet juga berfungsi untuk menyimpan saldo yang didapatkan dari promo cashback setelah pemesanan berhasil.

    Nah, Baywallet ini nantinya bisa digunakan lagi untuk membayar pesanan selanjutnya. Dengan menggunakan Baywallet, kamu hanya perlu membayar total pesanan tanpa harus dikenakan biaya platform.

    Tokobay sendiri memiliki berbagai opsi pembayaran melalui akun virtual BCA dan Mandiri. Selain itu, Tokobay juga terintegrasi dengan beberapa E-Wallet seperti OVO dan ShopeePay. Namun, kamu akan dikenakan biaya platform senilai Rp3.000 jika menggunakan sederet metode pembayaran tadi, ya.


    Itulah informasi mengenai Tokobay yang membanjiri pengguna dengan berbagai promo kuliner untuk sambut hari kemerdekaan RI. Promo ini bisa kamu manfaatkan untuk dapatkan diskon dan cashback jika melakukan pemesanan di Tokobay. Tertarik dengan promo ini? Yuk, beri komentar di bawah!

  • Rekomendasi Menu Mousse Chatime, Manis dan Segar!

    Rekomendasi Menu Mousse Chatime, Manis dan Segar!

    Selain grass jelly, milk pudding, dan pearl, topping lainnya yang paling disukai pengunjung Chatime adalah mousse. Topping yang satu ini terbilang unik, baik dari segi rasa maupun teksturnya.

    Terbuat dari olahan susu, mousse merupakan topping yang berupa krim putih dengan tekstur yang kental, mirip seperti foam. Rasa susu pada krim ini memang sangat kuat dan ada sedikit sentuhan gurih.

    Biasanya, mousse nikmat dipadukan dengan minuman Chatime rasa coklat yang rasanya agak pahit. Selain coklat, tahukah kamu kalau mousse ternyata juga cocok dikombinasikan dengan menu teh yang ada di Chatime?

    Kamu akan menemukan aneka menu teh yang khusus disajikan dengan mousse sebagai topping-nya, lho! Jadi, tak perlu lagi bingung ingin memadukannya dengan minuman apa. Untuk mengetahui aneka menu mousse di Chatime, mari simak rekomendasi berikut hingga akhir!

    Baca juga: Viral di TikTok, Ini Resep Roasted Milk Tea A la Chatime!

    Black Tea Mousse Chatime

    Salah satu menu teh paling banyak dipesan di Chatime adalah Black Tea. Terbuat dari daun teh hitam pilihan, rasa minuman ini sungguh menenangkan dan membuat hati nyaman.

    Siapa sangka ternyata Black Tea Chatime cocok jika diberi topping mousse? Rasa sedikit pahit dari Black Tea inilah yang membuatnya cocok jika dipadukan dengan mousse yang creamy dengan rasa susu yang kuat.

    Green Tea Mousse 

    Tak hanya Black Tea, Chatime juga terkenal dengan Green Tea-nya yang harum. Biasanya menu ini dipilih para pecinta teh hijau yang menyukai rasa minuman yang cenderung pahit.

    Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi berbeda saat minum Green Tea Chatime, kamu bisa memesan Green Tea Mousse. Perpaduan rasa teh hijau otentik dan krim susu bertekstur lembut ini ternyata tak kalah nikmat untuk dicicipi, lho!

    Matcha Mousse Chatime

    Selain Green Tea Mousse, wajib sekali untuk mencicipi Matcha Mousse di Chatime. Rasa matcha yang relatif pahit ini sudah pasti cocok dipadukan dengan mousse.

    Jika kamu memang pecinta minuman pahit, pesan Matcha Mousse less sugar sudah tidak diragukan lagi kenikmatannya. Bagi kamu yang sedang mengurangi minuman manis, Matcha Mousse ini bisa kamu pilih, ya!

    Roasted Tea Mousse

    Dari sekian banyaknya menu teh di Chatime, Roasted Tea juga jadi favorit para pelanggan. Menu teh yang satu ini sedikit unik karena ada sentuhan smokey pada rasa dan aromanya.

    Ketika dipadukan dengan topping mousse, tak disangka ternyata perpaduannya menciptakan sensasi yang tak biasa. Walaupun aroma keduanya sama-sama kuat, menu Roasted Tea Mousse ini bisa menjadi pilihan bagi kamu penggemar minuman yang unik!


    Itulah rekomendasi menu mousse di Chatime yang sayang jika kamu lewati. Dari deretan minuman di atas, manakah yang pernah kamu cicipi? Atau, kamu punya menu mousse Chatime favoritmu selain yang ada di atas? Yuk, bagikan di kolom komentar!

    Baca juga: Menu Unik Chatime, Minuman Rasa Bubuk Cabai dan Santan