Author: Jadilaper Admin

  • 5 Tips Food Plating Ala Chef Restoran Bintang Lima!

    5 Tips Food Plating Ala Chef Restoran Bintang Lima!

    Seni menyajikan hidangan sama pentingnya dengan membuat makanan lezat untuk memikat orang. Hal ini disebut plating. Di mana kamu harus mempresentasikan tampilan makanan yang dapat menarik indra penglihatan, penciuman dan rasa.

    Banyak sekali restoran dengan chef yang berpengalaman selalu berusaha untuk food plating, agar dapat memenangkan hati pelanggannya. Sebab, tidak bisa dilakukan hanya dengan merangsang selera rasa semata. 

    Bila kamu mau mengadakan pesta makan malam atau jamuan bersama keluarga, pasti ingin makanan yang disajikan terlihat dan terasa lezat kan? Namun, kamu tidak perlu kok harus menjadi chef yang terlatih secara profesional untuk plating.

    Dengan sedikit pengetahuan dan banyak bereksperimen, kamu bisa menyajikan hasil food plating yang estetik dan instagramable untuk dipamer loh! Yuk, ikuti tips dan trik plating dibawah ini!

    Baca juga: 5 Tips Memulai Bisnis Frozen Food di Tengah Pandemi

    Pilih piring yang tepat untuk meng-highlight makanan

    Ilustrasi piring makan cantik

    Pemilihan ukuran, warna dan gaya piring penting karena piring berfungsi sebagai kanvas untuk makanan kamu. Piring yang kelihatan berantakan dan membingungkan orang untuk mencari tahu apa yang harus difokuskan tidaklah pernah cantik.

    Dengan kata lain, penting sekali agar kamu tidak memisahkan atau menyebarkan makanan untuk mencoba mengisi piring tersebut agar terlihat penuh. Jadi, keep it simple! Sisakan ruang yang cukup untuk menghindari kekacauan mengalihkan perhatian dari elemen utama hidangan kamu ya.

    Gunakan warna yang kontras saat plating

    Warna memainkan peran yang krusial juga. Cobalah menggunakan warna-warna yang bold untuk menciptakan visual yang menarik. Mainlah dengan warna yang kontras dan pastikan ada keseimbangan warna yang tepat. 

    Cara termudah untuk menambahkan warna adalah mulai dengan bahan-bahan yang lebih berwarna. Misalnya, wortel, kentang, kembang kol ungu, selada, kacang-kacangan, dan lain-lain.

    Sajikan dengan ukuran porsi yang lebih kecil dan cukup

    Kamu pasti heran kan kenapa kebanyakan tampilan makanan yang mahal dan visual menarik itu biasanya dalam porsi kecil? Hal ini dikarenakan porsi yang lebih kecil lebih mudah untuk ditata. Pastikan jumlah bahan tidak lebih dari enam elemen pada setiap hidangan untuk mencegahnya terlihat penuh sesak ya.

    Gunakan hiasan dan dekorasi yang bisa dimakan

    Hiasan dan dekorasi adalah cara yang bagus untuk menata hidangan kamu. Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus kamu ikuti dan perhatikan saat menggunakannya. Apapun hiasan dan dekorasi yang kamu gunakan baik itu ramuan, rempah-rempah, atau bunga haruslah edible atau dapat dimakan.

    Sajikan makanan dengan saus saat plating

    Ilustrasi plating dengan teknik saucing

    Selain menciptakan tambahan rasa, saus juga digunakan untuk tujuan dekoratif. Mereka bertindak sebagai elemen visual yang mengikat semua elemen lainnya bersama-sama. Anggap saja saus itu adalah kuas cat kamu yang akan membuat sesuatu yang artistik.

    Kamu bisa membuat seni dari saus dengan tuangkan sedikit saus di atas makanan atau di samping piring yang ada ruangnya. Buatlah titik-titik di sisi piring sebagai fitur. Kemudian, sisi lain piringnya gambarlah garis yang melewati berbagai elemen hidangan untuk menyatukannya secara visual.


    Itulah lima tips food plating yang bisa kamu catat ya! Mulai dari mengikuti tips food plating saja dulu, siapa tahu kamu punya skill untuk menjadi chef kan? Selamat mencoba! 

  • 5 Rekomendasi Restoran Ayam Geprek di Jakarta

    5 Rekomendasi Restoran Ayam Geprek di Jakarta

    Ayam geprek adalah kuliner yang kini sangat laku dan punya banyak penggemar. Olahan ayam tepung ini biasa disajikan dengan sambal beragam level kepedasan. Dari banyaknya restoran ayam geprek yang ada, berikut JadiLaper rekomendasikan lima restoran ayam geprek yang punya banyak gerai di Jakarta.

    Baca juga: Ayam Blenger PSP Sajikan Croffle Geprek Yang Sedap!

    Ayam Geprek Bensu

    Siapa yang tak tahu Geprek Bensu? Restoran ayam geprek ini bahkan bisa ditemui di negara tetangga. Terkenal karena pemiliknya yakni artis kondang Indonesia yaitu Ruben Onsu, rasa dari ayam geprek di sini enak dan buat konsumer ingin lagi dan lagi. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, satu porsi ayam geprek orisinal dengan nasi bisa didapatkan seharga Rp15 ribuan dengan level kepedasan dari 0─15.  

    Terkait rasa ayamnya sendiri, cukup berbumbu, teksturnya pun juicy dan crispy. Varian ayam geprek yang ditawarkan berupa orisinal, sambal geprek, saus telur asin, sambal embe, dan keju mozarela. Gerai Geprek Bensu sangat banyak sehingga kamu dapat dengan mudah mencoba ayam geprek ini.

    I Am Geprek Bensu

    Tidak miliki gerai sebanyak Geprek Bensu, namun I Am Geprek Bensu kami rekomendasikan untuk kamu coba. Jika melihat harga di aplikasi pesan makan online, I Am Geprek Bensu tawarkan harga yang lebih murah dan perihal rasa 11-12 dengan Geprek Bensu.

    Varian ayam geprek yang ditawarkan yaitu orisinal, sambal teri, sambal matah, telur asin, cabai hijau, keju parut, dan keju mozarela. Untuk sambal orisinalnya, sambal milik Geprek Bensu lebih berminyak dibanding I Am Geprek Bensu. Kamu juga dapat meminta kepedasan hinggal level 15.

    Ayam Geprek Blenger PSP

    Sangat terkenal dengan ayam geprek super pedasnya, Ayam Blenger PSP menyediakan ayam hingga level 10 yang setara dengan 100 cabai. Untuk Sobat Laper yang maniak pedas, kamu wajib mencoba menu dari restoran ayam geprek ini. Untuk harga seporsi ayam geprek dengan nasi dimulai dari Rp15 ribuan.

    Ayam Keprabon

    Tidak seperti ayam geprek kebanyakan, Ayam Keprabon menyajikan ayam yang digeprek hingga benar-benar halus sehingga kamu mudah untuk memakannya. Tersedia varian reguler dan jumbo, kamu bisa menyesuaikan dengan porsi makanmu. Selain mengecap rasa pedas, ayam geprek dari Ayam Keprabon ini juga berikan rasa rempah lainnya.

    Fried Chicken Geprek Gian

    Rekomendasi restoran ke-5 ini menjadi opsi favorit untuk membeli ayam geprek. Sama seperti restoran ayam geprek lainnya, Fried Chicken Geprek Gian juga menyediakan ayam geprek beragam level kepedasan. Kamu dapat memesannya dari level 1─5. Meski tak sebesar level di restoran lainnya, level 3 saja sudah cukup pedas dan aman untuk dimakan tanpa menimbulkan rasa sakit perut.

    Bukan hanya ayam gepreknya yang jadi favorit, kamu juga kami rekomendasikan untuk mencoba jamur crispynya yang super nagih. Selain dapat memesan ayam geprek, di sini kamu juga bisa memesan sushi geprek yang miliki paduan rasa unik.


    Ayam geprek memang selalu jadi opsi makan favorit. Benar bukan? Apa lagi restoran ayam geprek amat mudah ditemui di sekitar tempat tinggal. Bagi Sobat Laper penggemar ayam geprek, jangan lupa untuk coba 5 rekomendasi restoran ini, ya!

  • Rekomendasi 3 Tempat WFC di Bintaro!

    Rekomendasi 3 Tempat WFC di Bintaro!

    Ketika sedang bosan work from home, kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu di cafe dengan nuansa berbeda. Kini, memang banyak cafe yang friendly untuk para pekerja dengan suasana tenang dan nyaman. Jadi, kamu bisa fokus menyelesaikan pekerjaanmu.

    Ada banyak coffee shop yang dapat dijadikan tempat untuk WFC, terutama di daerah Bintaro. Kira-kira, coffee shop mana saja yang dapat kamu singgahi? Berikut JadiLaper merangkum 3 rekomendasi tempat yang cocok untuk WFC.

    Baca juga: 3 Rekomendasi Bakso Yang Bikin Nagih di Tangerang Selatan

    Manakala Coffee

    Manakala Coffee terletak di Jalan Elang, Bintaro. Konsep cafe ini cukup minimalis dengan warna dominasi putih. Furniture yang digunakan berasal dari material kayu, sehingga nuansanya lebih cozy. Di sini ada dua area yang dapat kamu pilih, yakni indoor dan outdoor.

    Bagi kamu yang menyukai ketenangan, disarankan memilih area indoor karena cenderung tidak bising. Sementara bagi kamu yang menyukai bekerja sembari merokok, disarankan memilih area outdoor karena udaranya juga lebih sejuk.

    Bila kamu tipe pekerja yang seringkali bekerja ditemani secangkir kopi, maka manakala coffee solusi untukmu. Di sini ditawarkan berbagai jenis kopi mulai dari creamy hingga strong. Kalau kamu tak suka kopi, di sini juga menyediakan berbagai minuman non-coffee. Nah, soal harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai dari Rp20 ribu – Rp40 ribu.   

    Kopi Manyar

    Kopi Manyar ini lokasinya cukup tersembunyi karena berada di sebuah perumahan di daerah Bintaro, tepatnya Jl. Bintaro Tengah no. 14. Papan nama cafe ini juga kecil, sehingga sulit dilihat oleh pengunjung. Jadi, kamu harus cukup jeli untuk menemukan lokasi Kopi Manyar.

    Konsep yang diterapkan coffee shop ini adalah artsy. Sejumlah karya seni tersusun rapi di salah satu sudut cafe dengan warna monokrom. Tak jarang juga, spot tersebut dijadikan tempat berfoto bagi para pengunjung.

    Bagi kamu yang ingin WFC disini cukup tenang suasananya karena memang tempatnya yang tak terlalu besar. Selain itu, terdapat meja komunal dengan material kayu yang cocok untuk kamu bekerja layaknya di kantor. Kalau kamu lebih suka bekerja dengan tempat duduk empuk, disini terdapat sofa yang disediakan agar lebih nyaman.

    Kopi Manyar menawarkan berbagai minuman, yakni kopi dan non-coffee dengan harga Rp26 ribu – Rp45 ribu. Sementara makanan di sini berkisar antara Rp35 ribu – Rp55 ribu dengan menu yang bervariasi.

    Cafe Omni Kopi

    Omni Kopi terletak di Jalan Bintaro Tengah Blok U5 No.25, lokasinya tidak jauh dari Kopi Manyar. Ketika memasuki kedai ini nuansa homey akan terasa, apalagi kursi dan sofa layaknya berada di rumah. Dinding putih dengan furniture berbahan kayu membuat suasana di kedai menjadi tenang.

    Ukuran meja di kedai ini juga sangat pas bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu untuk bekerja. Apalagi kursinya pun dilapisi bantal yang empuk, sehingga kamu bisa bekerja dengan nyaman.

    Cafe ini sangat friendly untuk pekerja karena memiliki banyak stopkontak. Jadi, kamu tak perlu kebingungan untuk mengisi baterai laptop saat habis. Selain itu, playlist lagu di Omni Kopi cenderung music slow yang bisa membuat pikiran menjadi fokus bekerja.  

    Soal minuman di cafe ini terbilang murah karena harganya hanya sekitar Rp18 ribu – Rp30 ribu saja. Bagaimana tertarik untuk WFC di Omni Kopi? Yuk, langsung kunjungi lokasinya atau cek selengkapnya di Instagram @omnikopi!


    Itulah rekomendasi 3 tempat buat kamu yang ingin work from cafe (WFC). Dari ketiga rekomendasi di atas, mana tempat yang ingin kamu kunjungi terlebih dahulu?

  • Mengenal Minuman Kolagen Bagi Kesehatan Kulit

    Mengenal Minuman Kolagen Bagi Kesehatan Kulit

    Beberapa waktu belakangan ini, tampaknya minuman kolagen sedang popular di dunia kecantikan. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya para influencer yang mempromosikan berbagai merek minuman berkolagen di sosial media.

    Kandungan kolagen ini sendiri merupakan protein yang berperan penting dalam memberikan struktur pada kulit dan memperkuat tulang. Sebab itu, minuman yang mengandung kolagen dapat meningkatkan hidrasi, elastisitas kulit, dan membantu mengurangi kerutan pada kulit.

    Dengan kandungan seperti itu, produk berkolagen tersebut diklaim ampuh untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam. Meski begitu, dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK mengatakan, minuman tersebut tidak hanya mengandung kolagen saja. Namun, ada berbagai zat lainnya di dalam produk tersebut. 

    “Minuman berkolagen memang benar bisa menjaga kulit dari dalam. Akan tetapi, tergantung dengan berapa dosis kolagen dalam minuman tersebut,” katanya dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair), Sabtu (26/2).

    Memahami Batas Meminum Kolagen

    Umumnya produk minuman kolagen ini mengandung kombinasi dari berbagai zat, seperti gluthation, vitami A, dan vitamin C. Ketiga zat tersebut dapat membantu untuk mencerahkan kulit dari dalam.

    Walau memiliki kandungan yang baik bagi kulit, namun ternyata minuman ini juga mempunyai efek jangka panjang terhadap tubuh. Bila minuman ini dikonsumsi dalam jangka panjang, maka bisa berpotensi menyebabkan batu ginjal.

    “Sebaiknya, diimbangi dengan mengonsumsi air putih yang banyak,” imbuh dosen Fakultas Kedokteran Unair tersebut.

    Selain mengenal produk minuman, asupan kolagen juga dapat diperoleh dari berbagai bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Misalnya, ayam, ikan, putih telur, jeruk, beri, sayur-sayuran, dan tomat. Bahan-bahan tersebut memiliki kandungan kolagen.

    Medhi pun mengutarakan, bahwa bila dibanding dengan mengonsumsi minuman berkolagen, maka penggunaan bahan alami lebih disarankan. Sebab, di dalam bahan alami tidak terdapat kandungan pengawet.

    “Berbeda dengan minuman berkolagen yang biasanya ditambahkan bahan pengawet,” terangnya.

    Sementara itu, dosis aman dan efektif dari kandungan kolagen adalah tidak lebih dari 2,5 – 15 gram/hari. Dengan takaran seperti itu, akan memudahkan peptida kolagen bisa terhidrolisis aman dan efektif.

    Baca juga: Mengenal Manual Brew, Kopi DIY Tanpa Mesin


    Setelah kamu mengenal manfaat dari minuman yang mengandung kolagen, ternyata ada cara lain untuk membuat kulit sehat dan kencang, yakni dengan menerapkan hidup sehat. Misalnya, dengan cara tidur yang cukup, serta mengonsumsi sayur dan buah.

    “Bila menggunakan krim perawatan kulit, harus sesuai anjuran dokter. Kemudian, tak lupa menggunakan pelembab dan mencuci wajah setiap hari,” tutupnya. 

  • Resep Trancam, Hidangan Sayur Khas Jawa Tengah

    Resep Trancam, Hidangan Sayur Khas Jawa Tengah

    Apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu saat mendengar kata ‘trancam’? Kalau kamu yang lagi lapar menjawab makanan, maka kamu benar!

    Trancam adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang sekilas mirip dengan urap. Namun, pembedanya adalah trancam menggunakan sayuran mentah sebagai bahan utamanya. Hidangan ini hampir mirip dengan makanan karedok. Sebab, bahan-bahannya mentah, trancam mudah banget dibuat, Sobat Laper.

    Penasaran dengan hidangan trancam khas Jawa? Yuk, langsung saja simak resepnya berikut ini!

    Baca juga: Sate Senapelan, Hidangan Khas Riau yang Nikmat!

    Bahan-bahan yang dibutuhkan

    Untuk membuat hidangan trancam ini, sebenarnya tak memerlukan bahan-bahan yang sulit. Apalagi bahan-bahan ini juga mudah kamu temukan di tukang sayur dekat rumah atau pasar tradisional. Kira-kira, apa saja ya bahan-bahan yang dibutuhkan tersebut?

    Bahan utama trancam

    Ilustrasi bahan-bahan trancam

    • 100 gram kacang panjang
    • 75 gram tauge
    • 2 genggam daun kemangi
    • 1 buah timun
    • kelapa muda parut secukupnya

    Bahan bumbu

    • 4 buah cabai merah keriting
    • 2 lembar daun jeruk
    • 2 siung bawang putih
    • 2 butir kemiri
    • 1 ruas kencur
    • 1 sendok teh gula merah
    • 1 sendok teh garam

    Cara membuat trancam khas Jawa Tengah

    1. Pertama, bahan-bahan untuk membuat trancam tidak perlu dimasak. Sebab itu, kamu harus pastikan semua sayuran dicuci sampai benar-benar bersih.
    2. Setelah itu, kamu potong kecil-kecil mentimun serta iris tipis kacang panjang. Sementara untuk tauge, kamu boleh membuang akarnya ataupun tidak.
    3. Kemudian, kamu ulek bawang putih, kencur, kemiri, daun jeruk, dan cabai merah keriting hingga halus. Lalu, kamu tambahkan gula merah dan garam sebagai penyedap rasa.
    4. Bila semua bahan tersebut sudah diulek hingga halus, maka masukkan kelapa parut ke dalam bumbu. Kemudian, kamu aduk semua bahan tersebut hingga tercampur rata.
    5. Setelah itu, kamu siapkan piring untuk mengambil sayuran dan bumbu sesuai selera. Trancam pun sudah selesai dan siap disantap bersama keluarga!


    Itulah resep membuat trancam khas Jawa Tengah. Semua bahannya segar dan cara membuatnya juga nggak ribet. Apalagi hidangan ini juga cocok banget jadi menu diet sehat buat kamu. Gimana tertarik untuk mencoba resep trancam ini di rumah?

  • 6 Alasan Kamu Tetap Makan Padahal Tidak Lapar

    6 Alasan Kamu Tetap Makan Padahal Tidak Lapar

    Munculnya rasa lapar berarti tanda tubuh kita butuh asupan energi, sehingga perlu makan pada waktu tertentu. Terkadang rasa lapar ternyata bukan karena kebutuhan perut akan konsumsi makanan, melainkan sering kali disebabkan oleh diri kita sendiri.

    Makanan memang dapat membuat kita merasa baik, sering kali kita juga menikmati kebiasaan mengemil dalam kondisi perut yang tidak terasa kosong. Dengan ngemil, kita dapat meningkatkan suasana hati, produktivitas kerja, atau membuat hubungan kita jadi lebih mudah.

    Namun, kita adalah manusia dan tidak sempurna. Kita sering makan untuk alasan yang tidak ada hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan fisiologis. Misalnya, makan saat pesta sebagai respons terhadap emosi, atau karena kebiasaan.

    Makan tanpa berpikir dapat menyebabkan kalori yang berlebihan, sehingga mengakibatkan kenaikan berat badan. Oleh karena itu, kenali beberapa alasan paling umum mengapa kamu merasa perlu makan saat perut sedang tidak lapar serta beberapa strategi untuk menanganinya!

    Baca juga: Etika Saat Makan Ini Harus Kamu Ketahui!

    Kebosanan

    Ilustrasi seseorang yang mengalami kebosanan

    Siapa yang sering bolak balik ke dapur dan buka tutup pintu lemari es untuk ngemil? Mungkin kamu sering kali mengecek dan melihat, apakah ada makanan yang tersedia atau tidak. Padahal kamu sedang bertugas atau malah berusaha untuk menghindari kerja proyek kantor yang membosankan. Untuk menghindari kondisi seperti itu, sebaiknya kamu coba mengalihkannya dengan cara pergi mengobrol, lakukan olahraga singkat, atau tantang otak pikiranmu selama beberapa menit.

    Keinginan Akan Suatu Rasa

    Keinginan untuk mencicipi sesuatu merupakan variasi dari kebosanan makan. Di mana kamu menginginkan sebuah “rasa di mulut” dari makanan yang pernah dinikmati. Bila kondisi ini terjadi pada kamu, maka cobalah makan permen karet bebas gula. Selain itu, kamu juga bisa banyakin minum air putih atau gosok gigi (rasa mint dapat membantu mengurangi keinginan mengidam).

    Penuh Energi Gugup

    Dalam situasi sosial, kita terkadang makan agar terhindar dari rasa gugup. Hal ini bisa terjadi ketika kita berada dalam situasi sosial yang tidak kita yakin atau awkward. Untuk menghindari situasi tidak nyaman seperti itu, sebaiknya menjauhlah dari makanan. Kamu bisa coba menyibukkan diri, seperti membersihkan piring, mengambil dan menggantungkan mantel, serta menawarkan minuman kepada tamu.

    Membutuhkan Kenyamanan Emosional

    Ilustrasi seseorang yang butuh kenyamanan emosional

    Bagi banyak orang, makanan mengisi kekosongan emosional. Hal tersebut dapat memberikan kenyamanan, kehangatan, dan perasaan puas. Dengan makanan, juga dapat memberi kita sukacita dan merasa diperhatikan.

    Bila kamu makan karena memiliki kebutuhan emosional yang tak terpenuhi, cobalah mencari kenyamanan dengan cara lain seperti berjalan-jalan atau yoga. Aktivitas fisik ini dapat membuat kamu lebih banyak bergerak dan membantu mengurangi pikiran negatif.

    Terlalu Membatasi Makan

    Terkadang, orang makan ketika mereka tidak benar-benar lapar. Beberapa dari mereka membatasi jenis makanan tertentu atau menghindari jenis makanan tertentu. Akibatnya, mereka tidak benar-benar puas menyantap makanannya. Oleh karena itu, sebaiknya belajarlah menghormati keinginan kamu untuk makan. Akan tetapi, kamu tetap perlu makan-makanan yang seimbang.

    Tempat Makan Tertentu Memicu Ngidam

    Lingkungan tertentu dapat merangsang keinginan untuk makan saat tidak lapar. Misalnya, melewati restoran dan mencium aroma makanan yang wangi akan mendorong godaan atau hasrat. Untuk menghindari godaan tersebut, kamu harus melatih menahan diri dengan cara makan terlebih dahulu di rumah atau berpura-pura memikirkan bahwa sedang berhemat.


    Itulah dia 6 alasan mengapa kamu makan saat tidak lapar. Dari ke-6 alasan di atas, mana yang sering kamu rasakan?

  • Sate Senapelan, Hidangan Khas Riau yang Nikmat!

    Sate Senapelan, Hidangan Khas Riau yang Nikmat!

    Ketika berbicara soal makanan khas Riau, apa yang pertama kali terlintas dalam benakmu? Kalau kamu menjawab gulai ikan patin ataupun ikan selais asap, maka jawabanmu benar. Akan tetapi, ternyata ada satu makanan khas Riau yang juga gak boleh dilewatkan, lho. Namanya adalah Sate Ikan Senapelan.

    Sesuai dengan namanya, bahan utama dari hidangan khas Riau ini idak menggunakan daging kambing ataupun sapi, melainkan ikan patin. Rasa dari makanan khas Riau tersebut memiliki rasa yang begitu nikmat karena bumbunya sangat meresap ke dalam sate ikan ini. Semisal kamu ingin mencicipi sate ikan khas Riau tersebut, langsung saja simak resepnya dari JadiLaper di bawah ini!

    Baca juga: Tips Membersihkan Sisik Ikan Anti Ribet!

    Bahan-bahan yang diperlukan

    Ilustrasi ikan patin

    Bahan utama sate ikan senapelan

    • 150 ml santan kental
    • 3 lembar daun jeruk
    • 2 ekor ikan patin (potong dadu dagingnya)
    • 2 batang serai (memarkan)
    • 2 sendok makan minyak goreng
    • 1 sendok makan gula merah (diiris)
    • 1 sendok makan perasan jeruk nipis
    • 1 sendok teh asam jawa (larutkan dalam 150 ml air panas, lalu saring)
    • Garam secukupnya

    Bahan untuk bumbu halus

    • 5 buah cabai merah
    • 4 siung bawang merah
    • 2 butir kemiri (sangrai)
    • 3 siung bawang putih
    • 1 sendok teh terasi (bakar)

    Langkah-langkah untuk membuat sate ikan senapelan

    Sate ikan senapelan khas Riau

    Ilustrasi membakar sate khas Riau

    1. Pertama-tama, kamu lumuri terlebih dahulu daging ikan dengan perasan jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit, lalu cuci bersih ikan tersebut.
    2. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, dan terasi. Kemudian, tumis dengan serai dan daun jeruk hingga wangi.
    3. Setelah itu, masukkan santan, gula merah, garam, dan larutan asam jawa. Masak sampai matang dan berminyak. Lalu, angkat.
    4. Selanjutnya, susun daging ikan di tusukan satai. Celupkan dan rendam sate ikan senapelan dalam bumbu selama 10 menit.
    5. Panggang sate ikan senapelan ini hingga matang sembari mengolesinya dengan bumbu.
    6. Setelah matang, sate ikan senapelan pun siap dihidangkan! Selamat mencicipinya hidangan khas Riau ini!


    Itulah tadi resep sate ikan senapelan khas Riau. Jangan lupa makan bersama lontong supaya rasanya makin nikmat. Selamat mencoba reseo sate ikan khas Riau, Sobat Laper!

  • Kenali Jenis Beras Long, Medium, dan Short Grain

    Kenali Jenis Beras Long, Medium, dan Short Grain

    Sepertinya sangat sulit untuk memikirkan makanan yang universal selain nasi. Orang Indonesia juga menjadikan beras sebagai makanan pokok utama untuk makanan sehari-hari. Tidak akan kenyang kalau tidak makan nasi bukan? 

    Tapi, kamu tahu nggak jenis nasi mana nih yang sering kamu makan buat sarapan, makan siang ataupun makan malam? Ternyata, beras tidak hanya satu macam karena bentuk, tekstur dan panjangnya ada yang berbeda-beda sehingga cara masaknya pun sedikit beda. 

    Ada ratusan varian jenis beras, tetapi umumnya terbagi dalam tiga kategori. Mulai dari kategori berbiji panjang (long grain), berbutir sedang (medium grain), dan berbutir pendek (short grain) yang masing-masing memiliki sifat tersendiri. 

    Beberapa dari kita mungkin seringkali sedikit kesulitan untuk mencoba membedakan di antara semua jenis beras. Hingga bisa menjadi mimpi buruk kalau nasi kamu hasilnya terlalu lembek atau terlalu kering. 

    Memang rice cooker adalah satu satunya senjata sempurna, namun lebih baik sobat laper mulai dengan mengenal dan memilih jenis beras yang tepat dulu ya! Jangan sampai hasilnya malah basah saat kamu maunya kering atau malah menggumpal saat kamu maunya mengembang.

    Untuk menghindari kesalahan tersebut dan mempermudah hidup kamu, kami telah menyusun informasi singkat tentang 3 jenis beras tadi. Jadi, kamu dapat mempelajari cara memilih jenis beras mana yang terbaik untuk resep hidangan tertentu. Yuk, mari kita kenali ke-3 jenis beras tersebut!

    Baca juga: Sedang Diet? Kenali Jenis Beras yang Baik untuk Diet Ini!

    Beras long grain

    Ilustrasi beras long grain rice

    Sesuai dengan namanya, beras bulir ini ramping dan panjang, hampir empat hingga lima kali lebih panjang daripada lebarnya. Beras ini memiliki tekstur yang keras dan kering sehingga paling baik untuk dijadikan sebagai salad, pilaf dan disantap dengan lauk pauk. 

    Jenis bulir ini dimasak hingga mengembang dan terpisah. Contoh long grain rice terbaik adalah beras basmati yang banyak ditemukan di India, Nepal, dan Pakistan. Kamu bisa cobain nih buat nasi biryani, dijamin enak!

    Medium grain

    Ilustrasi beras medium grain rice

    Kalau jenis beras ini lah yang biasanya dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Panjangnya sedang dan tekstur butirannya lembab, empuk dan menempel saat dimasak. Medium grain rice mengandung pati dan tidak membuat rasa lengket di mulut ketika dimakan. Jadi kalau mau masak nasi goreng telur yang klasik atau membuat risotto, jenis beras ini lebih cocok!

    Beras short grain

    Ilustrasi beras short grain rice

    Meski ukurannya pendek, tetapi jenis beras ini lebih lebar dan bulat dari kedua jenis beras lainnya tadi. Ketika dimasak, hasil nasi nya akan menggumpal dan lengket dengan satu sama lain seperti nasi pulen. 

    Makanan seperti sushi, mango sticky rice, rice balls, puding beras atau ketan kelapa terbuat dari short grain rice. Kenyal, kental dan kelengketan adalah karakteristiknya! Lebih mudah dimakan dengan sumpit juga loh jadi kamu bisa makan segumpal demi segumpal.


    Itulah dia bedanya antara 3 jenis beras long, medium dan short grain. Sekarang kamu kenali perbedaannya di atas, kira-kira jenis beras mana yang sering kamu makan? Mana yang lebih kamu suka di antara ketiga itu?

  • Acaraki, Kafe Jamu yang Cocok Dinikmati Kawula Muda

    Acaraki, Kafe Jamu yang Cocok Dinikmati Kawula Muda

    Ketika bicara tentang jamu, pastinya identik dengan minuman pahit. Namun, ternyata nggak semua jamu itu pahit lho. Buat kamu yang nggak suka pahit, wajib cobain minuman jamu kekinian di salah satu kafe di bilangan Jakarta Selatan. Nama kafe jamu ini adalah Acaraki Table.

    Kira-kira, bagaimana rasa jamunya ya? Penasaran? Tak perlu berlama-lama, Tim JadiLaper pun berangkat menuju Acaraki Table untuk merasakan sensasi nikmatnya minum jamu kekinian. 

    Baca juga: Ragusa, Kedai Es Krim Italia Legendaris Sejak 1932

    Lokasi

    Jika kamu berada di area Jakarta Selatan, perjalanan menuju Acaraki Table ini cukup mudah dijangkau. Lokasi kafe jamu ini terletak di pinggir jalan raya Kemang, sehingga kamu tak akan sulit mencarinya. Apalagi sudah ada papan nama “Acaraki” yang ukurannya cukup besar.

    Kemudian, bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, kamu tak perlu khawatir soal tempat parkir. Meski berada di pinggir jalan, Acaraki Table ini memiliki lahan parkir tersendiri untuk mobil yang letaknya tidak jauh dari area kafe. Selain itu, mereka juga menyediakan fasilitas parkir valet untuk para pelanggannya.

    Ambience

    Suasana indoor Acaraki Table. (Jadilaper/Iqbal R Sundah)

    Ketika masuk ke dalam area kafe, kamu akan disambut dengan sebuah rak yang cukup besar berisi penghargaan yang didapat oleh Acaraki. Kemudian, terdapat juga sampel bubuk jamu kemasan Acaraki dan beberapa pajangan lainnya yang tertata rapi di rak tersebut.

    Acaraki Table ini sendiri memiliki dua area, yakni indoor dan semi indoor. Bila memilih duduk di area indoor, kamu akan merasakan suasana yang homey. Apalagi disediakan bantal-bantal kecil di bagian sofa, layaknya sedang berada di rumah.       

    Dari indoor, kita pun beralih ke area semi outdoor yang terdapat beberapa kursi rotan dan meja. Bila di indoor kita bisa menikmati nuansa homey, aura asri nan sejuk jauh lebih mendominasi pada spot kedua ini. Banyaknya tanaman yang menghiasi area semi outdoor ini membawa kesan teduh menyegarkan.

    Menu yang Ditawarkan Acaraki

    Bukan hanya nuansa dari kafe ini yang menarik, tetapi hidangan jamu di sini sangat menyita perhatian. Berbeda dari image jamu yang tradisional, di sini kamu bisa menikmati minuman tersebut dengan nuansa modern.

    Aura modern akan sedikit terasa karena untuk melihat menu yang disajikan, pengunjung diminta scan barcode di meja terlebih dahulu. Setelah memilih menu yang diinginkan, seorang pelayan pun akan menghampiri meja kamu dan mencatat pesanan di tablet. 

    Selain memilih menu secara digital, kamu juga bisa meminta rekomendasi dari para acaraki (sebutan peracik jamu) di bar. Para acaraki ini akan bercerita mengenai  dunia jamu yang ternyata banyak sekali manfaatnya bagi tubuh. Kemudian, si peracik tersebut akan memberikan rekomendasi minuman yang cocok untuk kamu.

    Bukan hanya sekadar memberikan informasi saja, tetapi para acaraki juga memperlihatkan proses pembuatan jamu yang fresh. Menariknya, proses pembuatan jamu di sini mirip dengan meracik kopi. Seperti menu Golden Sparkling, salah satu minuman jamu favorit di Acaraki yang dibuat dengan alat rok presso.

    Membuat jamu dengan alat rok presso. (Jadilaper/Iqbal R Sundah)

    Golden Sparkling ini sendiri terbuat dari bahan dasar kunyit dan asam jawa yang dipercaya bisa meredakan nyeri serta meningkatkan daya tahan tubuh. Bahan kunyit asam yang telah diproses dengan rok presso pun dicampurkan dengan gula dan sparkling water

    Sebab itu, rasa Golden Sparkling ini cenderung manis dan menyegarkan di tenggorokan karena disajikan dengan dingin. Bagi kamu yang tak terlalu suka jamu kunyit asam tradisional, pastinya akan menyukai rasa Golden Sparkling ini. Minuman jamu kunyit asam kekinian ini bisa didapatkan dengan harga Rp35 ribu.

    Golden Sparkling dari Acaraki. (Jadilaper/Iqbal R Sundah)

    Selain Golden Sparkling, ada juga menu favorit lainnya, yaitu Jaman Batu. Minuman ini terdiri dari jahe, madu, dan lemon. Kemudian, ditambahkan dengan biji selasih sebagai pemanis dari minuman tersebut.

    Jaman Batu yang disajikan dingin memberikan kesegaran pada tenggorokan, sekaligus menciptakan rasa hangat dari kandungan jahe di dalamnya. Kandungan asamnya lemon dan manisnya madu dalam segelas minuman ini juga memberikan petualangan rasa yang berbeda dari minuman lainnya. Untuk menikmati segelas Jaman Batu ini, kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp40 ribu.

    Di samping minuman jamu, Acaraki juga menawarkan beberapa hidangan makanan yang tak kalah nikmat. Salah satu menu spesial di sini adalah Iga Penyet. Daging iganya memiliki tekstur yang empuk dan bumbunya meresap, sehingga menambah kenikmatan di lidah. Apalagi ditambah dengan sambal yang pedasnya bikin nagih. Untuk menikmati seporsi Iga Penyet ini, kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp75 ribu saja.


    Acaraki Table ini cocok banget masuk dalam daftar tempat nongkrong atau berkumpul dengan keluarga. Selain itu, Acaraki cabang Kemang juga cocok buat kamu yang ingin kerja atau mengerjakan tugas. Apalagi kafe ini juga menawarkan fasilitas wifi dan stop kontak di beberapa spot, sehingga memudahkan kamu untuk mengerjakan tugas kantor atau kuliah. Lengkap banget kan?

    Tertarik nongkrong atau nugas sambil menikmati segelas jamu kekinian? Cek lokasinya di Jl. Kemang Raya No.122, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Selain di daerah Kemang, outlet Acaraki ini juga ada di daerah Kota Tua Jakarta dan AEON Mall Tanjung Barat.

    Bila tak ingin datang ke outlet, kamu juga bisa pesan melalui aplikasi online, seperti Grab Food, Go-Food, dan Tokobay. Gimana? Mudah bukan untuk menikmati jamu kekinian ini? Yuk, segera pesan dan coba rasakan sensasi jamu kekinian di Acaraki!

  • 3 Pilihan Salad Buah untuk Diet yang Sehat!

    3 Pilihan Salad Buah untuk Diet yang Sehat!

    Salad adalah salah satu menu makanan yang paling umum dikonsumsi banyak orang ketika sedang menjalani diet. Namun, salad bukan berarti semuanya hijau-hijauan ya. Mungkin bagi sebagian orang tidak begitu suka dengan sayur-sayuran.

    Nah, biar tetap dapat menjalani pola hidup sehat dengan diet yang benar, kamu bisa makan salad buah sebagai penggantinya. Manfaat dan nutrisinya tentu kurang lebih sama hanya saja berbeda pada rasa dan tekstur.

    Preferensi masing-masing orang bisa berbeda, mungkin ada yang suka makan salad sayur, salad buah ataupun salad campuran antara sayur dan buah. Kali ini, kami sudah menyiapkan 3 pilihan cara membuat salad buah yang enak dan gampang dibuat hanya untuk kamu. Yuk, langsung saja simak ulasan berikut ini!

    Baca juga: 5 Macam Diet Sehat Agar Memiliki Tubuh Ideal

    Salad buah dengan puding susu vanila

    Ilustrasi salad buah dengan puding

    Bahan-bahan

    • 1 cangkir potongan nanas yang sudah dijadikan jus
    • 1 cangkir low fat sour cream 
    • 1 kotak puding instan vanila
    • 2 ½ cangkir irisan anggur merah tanpa biji
    • 2 cangkir irisan stroberi segar
    • 1 cangkir blueberry segar
    • 1 jeruk mandarin yang sudah dikupas

    Cara membuat salad buah pudding

    1. Masukkan jus nanas, sour cream dan puding vanila instan. Aduk dengan mixer dan simpan dalam kulkas selama 1 jam.
    2. Dalam mangkok yang sedang, masukkan semua buah-buahan tadi. Tambahkan satu atau dua sendok puding vanila creamy yang sudah jadi. Kamu bisa tambah parutan keju di atasnya sebagai topping.

    Sparkling fruit salad

    Ilustrasi sparkling fruit salad

    Bahan-bahan

    • 1 nanas segar, dikupas dan dipotong
    • 1 jeruk mandarin
    • 1 cangkir stroberi segar yang dibelah dua
    • 1 cangkir anggur hijau yang dibelah dua
    • 1 cangkir white wine atau jus anggur putih
    • ½ cangkir air soda klub dingin

    Cara membuat

    1. Dalam mangkuk besar, gabungkan nanas, jeruk, stroberi, dan anggur. 
    2. Campurkan wine atau jus anggur dan soda klub, tuangkan di atas buah. 
    3. Dinginkan selama minimal 2 jam, aduk sesekali. Setelah itu, kamu bisa santap sparkling fruit salad ini!

    Salad buah beri dengan yogurt dan madu

    Ilustrasi salad buah madu dan yogurt

    Bahan-bahan

    • 1 ½ cangkir irisan stroberi segar
    • 1 ½ cangkir raspberry segar
    • 1 ½ cangkir blueberry segar
    • 1 ½ cangkir blackberry segar
    • 1 cangkir yogurt tawar rendah lemak
    • 1 sendok makan madu
    • ¼ sendok teh parutan kulit jeruk
    • 1 sendok makan jus jeruk

    Cara membuat

    1. Tempatkan buah beri dalam mangkuk kaca, campurkan rata agar semua buah beri nya tergabung dengan baik.
    2. Tambahkan yogurt, parutan kulit jeruk, jus jeruk dan madu di atas buah beri. Salad buah kamu siap disantap!


    Itulah 3 pilihan cara membuat salad buah yang sehat dan praktis untuk diet. Kalau ada sisa buah-buahan semalam, jangan dibuang dulu ya. Usahakan pakai buah yang segar, bukan dari buah kalengan. Selamat mencoba!