Blog

  • Bihun vs. Soun: Apa Perbedaan Keduanya?

    Bihun vs. Soun: Apa Perbedaan Keduanya?

    Bihun dan soun adalah dua jenis mie yang sering disajikan bersama soto, bakso, ketoprak, atau tahu tek. Selain itu, ada pula yang membuatnya sebagai isian gorengan seperti risol atau pastel. Walaupun sama-sama terbuat dari tepung, namun ada perbedaan antara bihun dan soun yang mungkin tak disadari.

    Sekilas, keduanya memang tampak sama. Bahkan, ada yang sampai keliru dan tidak bisa membedakan yang mana bihun dan soun. Padahal, terdapat perbedaan yang sangat jelas jika diamati secara seksama.

    Bagi yang masih belum bisa membedakannya, berikut JadiLaper bagikan perbedaan bihun dan soun. Simak sampai akhirnya!

    Baca juga: Es Cendol vs Es Dawet, Apa Perbedaan Keduanya?

    Bahan baku

    Bihun dan soun memang sama-sama terbuat dari tepung. Namun, keduanya menggunakan jenis tepung yang berbeda. 

    Bahan baku untuk membuat bihun terdiri dari tepung terigu dan tepung jagung yang dibentuk seperti mie tipis. Sedangkan soun sendiri terbuat dari tepung sari kacang hijau sehingga warnanya sedikit berbeda daripada bihun.

    Tekstur bihun dan soun

    Terbuat dari bahan baku yang berbeda, bihun dan soun memiliki tekstur yang berbeda. Bihun lebih mudah putus saat dikunyah, sedangkan soun teksturnya kenyal sehingga membutuhkan sedikit usaha untuk mengunyahnya.

    Jika kamu amati, warnanya pun juga terlihat berbeda. Bihun mempunyai warna putih yang kusam. Sementara, warna soun cenderung putih kebiruan dan transparan. Apakah kamu menyadarinya?

    Cara memasak

    Beberapa orang memasak bihun dan soun dengan cara direbus. Jika direbus, keduanya malah jadi hancur akibat terlalu matang. Maka dari itu, kamu hanya perlu merendamnya di air panas. 

    Untuk merendam bihun, diperlukan waktu sekitar 5-7 menit saja hingga lemas dan terurai. Sementara itu, soun membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding bihun yaitu sekitar 5-15 menit.

    Nilai Nutrisi Bihun dan Soun

    Kaya akan serat dan rendah kalori, bihun dan soun menjadi menu favorit para pejuang diet. Berikut adalah nilai nutrisi yang ada pada bihun dan soun yang dilansir dari laman sonora.id:

    Bihun (180 gr)

    • 192 kal kalori
    • 44 gram karbohidrat
    • 1,8 gram serat
    • 33 miligram natrium

    Soun (180 gr)

    • 290 kal kalori
    • 121 gram karbohidrat
    • 14 mg natrium

    Selain itu, terdapat vitamin B kompleks yang terkandung di dalam kedua jenis mie ini seperti niasin, riboflavin, dan folat. Adapula kandungan mineral seperti fosfor, kalsum, dan magnesium yang bermanfaat bagi tubuh.


    Itulah perbedaan bihun dan soun yang mungkin belum banyak orang sadari. Setelah membaca informasi di atas, sudahkah kamu mengetahui perbedaannya? Yuk, bagikan komentarmu di bawah!

    Baca juga: Terlihat Mirip, Apa Perbedaan Leker dan Crepes?

  • Resep Gyoza Ayam Udang, Lezatnya Bikin Ketagihan!

    Resep Gyoza Ayam Udang, Lezatnya Bikin Ketagihan!

    Pernahkah kamu cicipi gyoza, si dumpling ala Jepang? Ternyata kamu juga bisa membuatnya di rumah dengan ikuti resep gyoza isi ayam udang ini!

    Gyoza merupakan salah satu menu terfavorit yang pasti dipesan ketika berkunjung ke restoran Jepang. Teksturnya lembut di atas, tapi renyah di bagian bawahnya. Itulah keunikan dari hidangan asal Jepang yang satu ini. Hal tersebut didapatkan dari proses memasak yang memadukan metode goreng dan kukus.

    Umumnya, pangsit mungil memiliki isian yang terdiri dari daging cincang, daun kucai, daun bawang, dan sayuran lainnya. Namun, kali ini JadiLaper akan membagikan resep gyoza dengan isian ayam dan udang.

    Penasaran? Tanpa berlama-lama lagi, langsung saja ikuti resepnya berikut ini!

    Baca juga: Resep Nasi Goreng Kimchi ala Korea, Enak dan Praktis!

    Resep Gyoza Ayam Udang

    Bahan-bahan

    • 15 lembar kulit gyoza/siomay siap pakai
    • minyak goreng
    • 250 g daging ayam cincang halus
    • 100 g udang cincang halus
    • 2 sdm daun bawang cincang halus
    • 2 sdm kucang cincang halus
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 2 siung bawang putih, parut
    • 1/2 sdt jahe parut
    • 1 sdt minyak wijen
    • 1 sdm tepung maizena
    • 2 sdm shoyu/kecap Jepang
    • 1 sdt merica

    Cara membuat gyoza ayam udang

    1. Siapkan wadah, kemudian masukkan daging ayam dan udang. Tambahkan daun bawang, daun kucai, bawang putih, dan jahe. Campurkan hingga rata dan menyatu.
    2. Setelah itu, masukkan bahan lainnya seperti minyak wijen, maizena, shoyu, dan merica. Aduk rata kembali.
    3. Setelah itu, siapkan kulit gyoza. Ambil satu lembar, lalu isi kulit dengan satu sendok makan isian ayam dan udang. 
    4. Lipat kulit gyoza menjadi bentuk seperti hati, lalu kukus selama 5 menit atau sampai kulit gyoza menjadi empuk dan berwarna kecoklatan.
    5. Kemudian, goreng gyoza dengan minyak panas hingga kulitnya menjadi crispy.
    6. Sajikan gyoza ayam udang saat masih panas dengan saus pedas atau saus sambal yang disukai.


    Itulah resep gyoza ayam udang yang lezatnya bikin kamu ketagihan. Perpaduan ayam dan udang yang juicy membuat satu suapannya langsung meleleh di mulut. Daripada makin penasaran, yuk buran ikuti resep di atas! Selamat mencoba, ya!

    Baca juga: Resep Choipan, Kudapan Lembut Khas Pontianak

  • Tahu Tek, Hidangan Tahu Legendaris Khas Surabaya

    Tahu Tek, Hidangan Tahu Legendaris Khas Surabaya

    Menelusuri Kota Surabaya untuk berburu kuliner lezat dan murah meriah rasanya tak akan pernah ada habisnya. Salah satu kuliner yang paling banyak diserbu adalah tahu tek. Hidangan ini menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan.

    Hidangan ini terdiri dari tahu goreng dan lontong yang dilengkapi oleh tauge, kentang goreng, irisan ketimun, serta telur. Tak lupa pula satu porsinya diberi siraman saus kacang yang melimpah. Tak seperti ketoprak atau gado-gado, saus kacang yang disiram ini terbuat dari campuran petis di dalamnya.

    Nama tahu tek sendiri berasal dari proses penyajiannya. Penjual hidangan ini menggunakan gunting dan garpu untuk memotong tahu dan lontong sehingga berbunyi suara “tek tek”. Dari situlah hidangan ini dikenal sebagai “tahu tek” hingga saat ini.

    Bagi yang belum berkesempatan untuk mengunjungi Surabaya, kamu bisa bikin jajanan ini sendiri di rumah, lho! Apalagi, bahan-bahan yang digunakan untuk membuatnya murah meriah dan mudah ditemukan.

    Lalu, bagaimana cara membuatnya? Berikut JadiLaper bagikan resep tahu tek khas Surabaya. Simak sampai akhir, ya!

    Baca juga: Cakalang Fufu Rica, Hidangan Ikan Khas Minahasa

    Resep Tahu Tek khas Surabaya

    Untuk membuat hidangan khas Surabaya ini, kamu membutuhkan bahan-bahan seperti:

    Bahan-bahan

    • 250 gram tahu putih
    • 50 gram tepung terigu
    • 50 gram tepung sagu
    • 1 butir telur
    • Tauge secukupnya
    • Ketimun secukupnya
    • Garam secukupnya
    • 1 sdt merica bubuk
    • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

    Bahan saus kacang

    • 4 sdm kacang tanah goreng
    • 2 sdm petis udang
    • 2 sdm kecap manis
    • 3 siung bawang putih, iris lalu goreng
    • 2 buah cabai rawit merah atau sesuai selera
    • 1 sdt garam
    • 3 siung bawang putih, goreng hingga layu
    • Air mineral secukupnya

    Cara Membuat Tahu Tek

    Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

    1. Potong tahu menjadi beberapa bagian kecil, lalu masukkan ke dalam wadah.
    2. Tambahkan tepung terigu, tepung sagu, telur, garam, dan merica bubuk ke dalam wadah bersama dengan tahu. Aduk hingga tercampur rata.
    3. Panaskan minyak goreng dalam wajan, lalu ambil adonan tahu dengan sendok dan masukkan ke dalam wajan yang sudah dipanaskan.
    4. Goreng tahu hingga matang dan keemasan, lalu angkat dan tiriskan.
    5. Sementara itu, haluskan kacang tanah, bawang putih, cabai rawit, dan garam. Setelah itu, tambahkan petis udang dan kecap manis. Aduk hingga rata.
    6. Saus kacang siap dihidangkan bersama tahu tek yang hangat! Tambahkan bawang goreng dan daun seledri agar semakin nikmat!


    Bagaimana? Cara membuatnya mudah dan praktis, bukan? Yuk, langsung saja ikuti resep di atas! Namun, jangan lupa untuk persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, ya. Selamat memasak!

    Baca juga: Resep Sambal Andaliman Khas Batak yang Pedas dan Unik

  • Resep Ayam Goreng Bawang Putih yang Viral di TikTok

    Resep Ayam Goreng Bawang Putih yang Viral di TikTok

    Tahukan kamu resep ayam goreng bawang putih yang viral di TikTok? Resep ini dibagikan oleh Chef Martin Praja yang terkenal akan hidangan buatannya yang tak pernah gagal.

    Ayam goreng bawang putih ini sangat mudah dibuat. Tak perlu diungkep, ayam ini dimasak dengan proses yang cepat dan praktis. Selain itu, bumbu yang dipakai untuk hidangan ayam ini tak sulit untuk didapatkan.

    Walaupun demikian, cita rasa ayam goreng bawang putih gurih dan menggugah selera. Dimasak dengan metode dua kali penggorengan, kamu akan menikmati ayam goreng yang renyah dan juicy di dalam. Makanan ini cocok untuk dijadikan teman makan nasi ataupun dijadikan snack untuk nonton serial drama.

    Daripada penasaran dengan rasanya, lebih baik langsung saja simak resep ayam goreng bawang putih berikut ini. Simak langkah-langkahnya sampai habis, ya!

    Baca juga: Kreasi Mie Instan Viral ala TikTok, Dijamin Endul!

    Resep ayam goreng bawang putih

    Sebelum mengetahui langkah-langkahnya, kamu perlu mempersiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Berikut daftarnya:

    Bahan utama

    • ½ kg daging ayam, disarankan bagian paha
    • 10 siung bawang putih, tak perlu dikupas
    • Minyak goreng secukupnya

    Bahan bumbu marinasi

    • 8 siung bawang putih
    • 5 siung bawang merah
    • 1 ruas jahe
    • 1 ruas kunyit
    • 1 sdt ketumbar
    • 1 sdt merica butir
    • 75 gram tepung maizena
    • 1 butir telur
    • Penyedap
    • Garam secukupnya

    Cara membuat ayam goreng bawang putih

    1. Siapkan ayam potong yang sudah dibersihkan. Sisihkan.
    2. Kemudian, haluskan bumbu marinasi kecuali tepung maizena dan telur. Gunakan food processor atau blender.
    3. Setelah halus, masukkan bumbu ke dalam wadah berisi ayam. Pijat ayam agar bumbu meresap.
    4. Tambahkan tepung maizena dan telur ke dalamnya. Aduk hingga rata. Marinasi ayam selama 2 jam atau seharian lebih baik.
    5. Jika sudah, panaskan minyak goreng ke dalam wajan menggunakan api sedang. Setelah panas, goreng ayam.
    6. Setelah setengah matang, tambahkan bawang putih yang belum dikupas. Jika sudah kuning kecoklatan, angkat ayam dan bawang. Tiriskan.
    7. Setelah minyak tiris, goreng kembali ayam di minyak panas. Kali ini gunakanlah api besar. 
    8. Tak usah terlalu lama. Tunggu sampai luarnya krispi, kemudian angkat dan tiriskan kembali.
    9. Sajikan dalam piring beserta bawang putih goreng. Sertakan juga irisan jeruk lemon sebagai penambah rasa segar.
    10. Ayam goreng bawang putih siap disajikan!

    Bagaimana? Cara membuatnya mudah, kan? Yuk, segera ikuti resep ayam goreng bawang putih di atas! Eits, jangan lupa untuk persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, ya!

    Baca juga: Viral di Tiktok! Ini Resep Roti Kopi dengan Bahan Sederhana!

  • Kuliner Allo Bank Food Festival yang Wajib Diserbu!

    Kuliner Allo Bank Food Festival yang Wajib Diserbu!

    Kabar gembira untuk pecinta kuliner! Allo Bank menyelenggarakan Allo Bank Food Festival, yaitu sebuah acara all-in-one food festival yang menghadirkan lebih dari 100 stan kuliner terpilih. Acara ini berlangsung selama 52 hari mulai tanggal 9 Desember 2022 hingga 29 Januari 2023.

    Putri Tanjung selaku Chief Experience Allo Bank mengatakan, Allo Bank Food Festival merupakan kelanjutan dari acara festival Allo Bank yang berlangsung beberapa waktu lalu. Beliau mengungkapkan bahwa event ini merupakan festival makanan terpanjang yang pernah Allo Bank selenggarakan.

    “Allo artinya all-in-one. Apa pun yang kita buat harus all-in-one, harus experience all in one. Kenapa kita bikin Food Festival karena ini all-in-one. Ada lebih dari 100 tenant, banyak diskon, dan promo,” ujar Putri dalam Konferensi Pers Allo Bank Food Festival, dilansir dari laman cnbcindonesia.com (9/12).

    Dengan begitu, kamu bisa kulineran sambil menikmati suasana konser. Memangnya, ada apa sajakah kuliner yang ada di Allo Bank Food Festival? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

    Baca juga: Serbu Pempek Yuk, AYCE Pempek yang Bikin Puas!

    Bakso Bara di Allo Bank Food Festival

    Kuliner yang satu ini datang dari salah satu Youtuber Mukbang ternama di Indonesia, Tanboy Kun. 

    Bakso Bara sendiri menawarkan menu bakso bakar dan bakso kuah. Namun, bintang utama dari Bakso Bara adalah bakso bakarnya yang dinamai “Bakso Bakar Jumbo”. Menu ini disajikan menggunakan berbagai pilihan saus seperti saus gochujang, BBQ, hingga keju.

    asanya smokey yang berasal dari bakaran membuat setiap gigitannya sangat nikmat!

    Satu porsi Bakso Bakar Jumbo dihargai Rp39.000 dengan isian 12 buah bakso. Tak hanya itu, menu ini juga disajikan bersama kentang goreng di atas hotplate.

    Selain itu, ada menu bakso kuah yang bisa pengunjung ambil sepuasnya. Ada pula aneka topping tambahan seperti tahu, jeroan sapi, dan lainnya. Untuk mencicipinya, kamu perlu membayar sebesar Rp10.000. Cukup terjangkau, bukan?

    Cakwe Galaxy

    Jika ingin ngemil, kamu juga bisa datang ke stan Cakwe Galaxy. Bagi penggemar cakwe Medan, sepertinya kuliner ini sudah tepat untuk diserbu saat berkunjung ke Allo Bank Food Festival. 

    Cakwe Galaxy menyajikan cakwe ukurannya tidak biasa karena tebal dan besar. Satu porsi cakwe terdiri dari dua bagian dengan saus bumbu kacang yang disajikan terpisah. Untuk menikmati cakwe jumbo ini, kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp20.000. Tenang saja, karena kamu bisa berbagi dengan temanmu karena satu cakwe saja sudah sangat mengenyangkan.

    Es Selendang Mayang Pak Warid

    Ingin mencicipi minuman manis dan segar? Jangan lewatkan pula stan Es Selendang Mayang Pak Warid. Biasanya, stan ini bisa dijumpai di kawasan Tanah Abang.

    Es Selendang mayang Pak Warid hadir di Allo Bank Food Festival bersama dengan gerobaknya, lho! Jenis kuliner es yang terdiri dari potongan sagu warna-warni ini dihargai Rp20.000/mangkuk. 

    Kamu pasti akan takjub dengan kesegaran yang disuguhi oleh es selendang mayang ini ketika kamu menyeruputnya. Apalagi, perpaduan gula aren dan kuah santan menciptakan sensasi manis dan gurih yang membuatmu ketagihan!


    Itulah informasi mengenai kuliner di Allo Bank Food Festival. Ingin merasakan euforia di Allo Bank Food Festival? Caranya mudah! Kamu hanya perlu unduh aplikasi Allo Bank, lalu top up saldo minimal Rp25.000 jika datang saat weekdays. Kalau ingin datang pada saat weekend, kamu harus top up sebesar Rp75.000.

    Allo Bank Food Festival juga dibarengi dengan penampilan musik yang turut dimeriahkan musisi papan atas seperti Kahitna, Armada, Vierratale, Armada, Ungu, Kunto Aji, dan masih banyak lagi. Acara ini diselenggarakan di area parkir Transmart MT Haryono, Jalan MT Haryono No. 63, Jakarta Selatan.

    Menarik, bukan? Ayo kosongkan jadwalmu untuk berburu berbagai kuliner di Allo Bank Food Festival!

    Baca juga: Mampir ke Nolda Pocha, Warung Tenda ala Drama Korea

  • Resep Bomboloni, Donat Italia yang Lumer di Mulut!

    Resep Bomboloni, Donat Italia yang Lumer di Mulut!

    Tak seperti donat cincin yang bolong di tengah, bomboloni merupakan donat khas Italia dengan isian melimpah di dalamnya. Biasanya, isiannya berupa custard, chocolate ganache, atau aneka selai buah yang membuatnya lumer saat disantap.

    Selain itu, ternyata resep donat dan bomboloni berbeda, lho! Jika kamu sadar, bomboloni memiliki tekstur yang lebih lembut daripada donat biasa. Tentu ada alasan mengapa tekstur keduanya pun berbeda.

    Hal ini disebabkan karena bomboloni menggunakan bahan yang sedikit berbeda dari donat. Lalu, proses proofing kedua kudapan manis ini juga tidaklah sama. Kemudian, bomboloni hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk proofing, sedangkam donat akan memakan waktu selama 1 jam.

    Untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan serta cara membuatnya lebih lanjut, sebaiknya simaklah resep bomboloni berikut ini! Baca sampai akhir, ya!

    Baca juga: Milk Cream Donut, Donat Asal Korea yang Tebal

    Resep bomboloni

    Bahan-bahan

    • 150 gram tepung terigu protein tinggi 
    • 100 gram tepung terigu protein sedang  
    • 1 sdm susu bubuk  
    • 100 gram gula pasir  
    • 1 sdm ragi instan  
    • 2 kuning telur 
    • 150 gram kentang kukus yang sudah dihaluskan
    • 150 ml air dingin 
    • 1/4 sdt garam
    • 50 gram margarin
    • Minyak secukupnya untuk menggoreng
    • Gula halus

    Cara membuat bomboloni

    1. Pertama, masukkan semua tepung terigu sambil diayak menggunakan saringan berlubang kecil ke dalam wadah. Masukkan pula gula pasir, susu bubuk, dan ragi. Kemudian, aduk rata.
    2. Selanjutnya, masukkan kentang kukus, dan kuning telur. Lalu, tuang air dingin sedikit demi sedikit. Uleni semua bahan hingga merata.
    3. Jika sudah, tambahkan margarin dan garam. Uleni kembali sampai adonan elastis dan tidak lagi lengket pada wadah. Kemudian, tutupi wadah dengan kain dan diamkan selama 30 menit.
    4. Setelah itu, bagi adonan masing-masing menjadi 30 gram. Diamkan kembali selama 30 menit hingga adonan mengembang,
    5. Sementara itu, tuang minyak secukupnya ke dalam wajan. Panaskan dengan api kecil.
    6. Setelah adonan mengembang, goreng hingga emas kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan.
    7. Bomboloni siap untuk diisi!

    Untuk isiannya, kamu bisa menggunakan custard, chocolate ganash, atau selai buah. Jika ingin lebih praktis, kamu bisa gunakan selai buah sesuai seleramu sebagai isiannya. Setelah itu, gulingkan bomboloni di wadah berisi gula halus. 

    Bomboloni siap disantap!


    Itulah resep bomboloni, donat Italia yang lumer di mulut. Dengan isian yang melimpah, kamu akan merasakan sensasi ledakan ketika kamu menggigit camilan yang satu ini. Tertarik untuk mencobanya? Yuk, persiapkan bahan-bahannya dan ikuti resepnya!

    Baca juga: Resep Funnel Cake Homemade Asal Amerika Serikat!

  • Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya, Merakyat tapi Nikmat!

    Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya, Merakyat tapi Nikmat!

    Bagi yang belum tahu nasi tutug oncom , kamu wajib coba kenikmatan makanan rakyat asal Tasikmalaya ini! Walaupun sederhana, nasi ini memiliki cita rasa lezat yang membuatmu ketagihan. Padahal, hanya makan dengan oncom yang dicampur nasi hangat saja rasanya bisa senikmat itu.

    Hidangan olahan nasi ini biasa disantap saat sarapan pagi. Biasanya, kuliner khas Jawa Barat ini disajikan bersama aneka lauk pauk seperti tahu, tempe, telur dadar, ikan asin, lalapan, dan sambal. 

    Namun, ternyata ada kisah mendalam di balik kelezatan hidangan ini. Berikut adalah informasi mengenai nasi khas orang Sunda ini, mulai dari sejarah hingga resepnya. Simak sampai akhir, yuk!

    Bca juga: Resep Nasi Liwet Simpel dengan Rice Cooker

    Sejarah dan Asal Nama

    Masakan Sunda yang satu ini merupakan masakan turun temurun yang wajib ada di meja makan masyarakat Sunda sejak 1904. Dengan memanfaatkan oncom sebagai lauk utama, makan hanya dengan nasi hangat rasanya sudah sangat lezat. Tentu ada alasan mengapa oncom menjadi pilihan untuk jadi teman makan nasi masyarakat setempat.

    Dahulu, rakyat ekonomi terbawah menjadikan hidangan ini sebagai menu makan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena oncom harganya paling terjangkau di antara bahan pangan lainnya. Maka dari itu, nasi ini kerap disebut sebagai makanan orang miskin.

    Kepopuleran nasi tutug oncom sebagai olahan nasi sederhana nan nikmat masih terus berlangsung hingga masa orde lama. Saat itu semua bahan makanan seperti beras hingga minyak harganya sangat melambung. Oleh karena itu, hidangan khas Sunda ini menjadi pilihan menu yang tepat. Kelezatannya membuat hidangan nusantara ini disukai banyak orang, bahkan hingga kini.

    Sesuai proses pembuatannya, kata ‘tutug’ sendiri berasal dari bahasa Sunda yang artinya ‘tumbuk’. Mula-mula, oncom dibakar terlebih dahulu kemudian ditumbuk hingga hancur. Setelah itu, oncom dicampur dengan nasi hingga menyatu dengan sempurna. Itulah mengapa olahan hidangan ini dinamai nasi tutug oncom.

    Resep nasi tutug oncom

    Kini memang sudah banyak restoran khas Sunda yang menjual olahan nasi campur oncom. Namun, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah, lho. Yuk, simak resep tutug oncom berikut!

    Bahan-bahan

    • 5 siung bawang merah
    • 5 siung bawang putih
    • 1 butir kencur
    • 1 sdt bumbu penyedap
    • Daun bawang, iris tipis
    • Minyak goreng secukupnya
    • Garam dan gula secukupnya

    Cara membuat nasi tutug oncom

    1. Pertama, hancurkan oncom hingga halus. Kemudian, sisihkan.
    2. Haluskan semua bumbu dengan ulekan atau blender. Setelah itu tumis hingga harum di minyak panas.
    3. Masukkan oncom, lalu aduk hingga rata. Tambahkan garam, gula, dan penyedap secukupnya, aduk kembali. 
    4. Jika rasanya sudah pas, tambahkan nasi putih ke dalam wajan. Campurkan hingga rata.
    5. Nasi tutug oncom siap disajikan bersama lauk pauk lainnya!


    Itulah informasi mengenai nasi tutug oncom, mulai dari sejarah hingga resep praktisnya. Tertarik juga untuk mencobanya? Yuk, ikuti resepnya dan rasakan kenikmatannya!

    Baca juga: Tips Bikin Nasi Tumpeng Anti Ambyar dan Kerucut Sempurna

  • Kenali Coffee Beer, Minuman Kopi Halal Asal Jombang

    Kenali Coffee Beer, Minuman Kopi Halal Asal Jombang

    Pernahkah kamu mendengar minuman bernama coffee beer? Pasti saat mendengar namanya, kamu berpikir minuman ini mengandung alkohol. Nyatanya, coffee beer halal untuk dikonsumsi sobat muslim, lho!

    Minuman kopi ini dikemas dalam botol hijau gelap. Pantas saja banyak yang mengira kalau minuman yang satu ini adalah bir beralkohol dan tidak halal. Padahal, kandungan di dalamnya aman untuk dikonsumsi berbagai kalangan.

    Bagi yang belum tahu, coffee beer merupakan minuman racikan kopi yang dipadukan dengan air CO2, karamel, dan soda. Tak heran, kopi ini kerap dijumpai sebagai salah satu menu yang disuguhi di kafe-kafe kekinian karena rasanya yang unik.

    Namun, siapa sangka ternyata minuman ini merupakan racikan kopi legendaris yang berasal dari Jombang. Selain itu, bir kopi ini menyimpan banyak fakta lainnya yang wajib kamu ketahui. Apa sajakah itu?

    Baca juga: Liberika, Jenis Kopi Unik yang Harus Dicoba

    Coffee beer yang legendaris sejak 1963

    Tak hanya Jakarta saja yang punya bir pletok, Jombang juga punya bir kopi alias coffee beer yang sudah ada sejak tahun 1963. Minuman racikan kopi ini pertama kali dibuat oleh perusahaan bernama Agung Ngoro. 

    Agung Ngoro sendiri merupakan perusahaan yang memproduksi minuman berkarbonasi non alkohol terkemuka di Kota Jombang, Jawa Timur. Selain coffee beer, perusahaan ini juga memiliki produk andalan lainnya seperti temulawak dan sarsaparilla. Semua produk yang dijualnya sudah mendapat izin edar dari BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi.

    Awal mula kepopulerannya

    Coffee beer awalnya hanya dikenal oleh warga lokal Jombang saja. Mereka biasa menyebut minuman ini dengan nama “CB Ngoro”. Tentu nama tersebut diambil dari daerah asalnya, yaitu Ngoro. Dengan menyebut nama tersebut saat memesan minuman ini di warung tertentu, masyarakat setempat sangat bangga dengan produk lokal yang mewakili identitas mereka. 

    Dapat dijumpai di berbagai coffee shop

    Kepopulerannya di Jombang membuat coffee beer mulai didistribusikan ke kota-kota besar termasuk Jakarta. Walaupun belum bisa menandingi eksistensi bir pletok yang juga legendaris, racikan kopi ini mampu menggaet banyak peminat.

    Banyak cafe hits yang menaruh bir kopi ini di buku menunya, dan bahkan meraciknya menjadi minuman kopi kekinian. Keunikan rasa kopi yang berpadu dengan sensasi soda memang menjadi daya tariknya. Tak heran jika kopi bir masuk ke dalam minuman favorit kaum millennial.

    Biasanya, kebanyakan orang menyajikan bir kopi ini bersama es batu agar semakin menambah kesegaran saat meneguknya. Bagi yang suka hangout bersama teman-teman, wajib sekali untuk cicipi kopi lokal ini karena dijamin kamu tak akan dibuat kecewa oleh rasanya!


    Itulah informasi mengenai coffee beer, racikan kopi khas Jombang yang memiliki rasa yang unik. Setelah mengetahui fakta di atas, apakah kamu tertarik untuk mencicipi kopi bir ini? Atau, apakah kamu sudah pernah mencicipinya? Yuk, tulis komentarmu di bawah!

    Baca juga: Kopi V60, Teknik Seduh Manual dengan Cita Rasa Murni

  • Resep Sambal Andaliman Khas Batak yang Pedas dan Unik

    Resep Sambal Andaliman Khas Batak yang Pedas dan Unik

    Pernahkah kamu mencoba resep sambal andaliman? Masyarakat Batak pasti tak asing dengan sambal yang satu ini. Cita rasa sambal andaliman mampu membuat anak rantau teringat akan kampung halamannya.

    Sambal andaliman ini sering disajikan bersama nasi putih hangat beserta ayam bakar atau pun ikan bakar. Selain pakai cabai rawit hijau, tentu saja sambal ini memakai andaliman yang membuat cita rasanya unik. 

    Menurut laman National Geographic, andaliman dikenal oleh masyarakat Sumatra Utara sebagai ‘Merica Batak’. Buah yang berbentuk butiran kecil ini, memiliki cita rasa pedas yang menghasilkan sensasi getir dan kebas saat digigit. Aroma yang dihasilkan andaliman ini menyegarkan seperti jeruk.

    Walaupun rasanya sedap untuk dijadikan bumbu, takaran penggunaan andaliman perlu diperhatikan. Rasanya yang kuat dan dominan dapat merusak rasa masakan jika digunakan terlalu banyak. Biasanya, andaliman hanya dipakai sedikit saja sebagai penyedap rasa.

    Bagi yang berminat untuk membuat sambal andaliman, kamu boleh ikuti resep yang akan JadiLaper bagikan berikut ini. Simak sampai habis, ya!

    Baca juga: Resep Sambal Gami Khas Bontang yang Pedas Menggelegar!

    Resep sambal andaliman khas Batak

    Sebelum mulai memasak, kamu perlu menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Berikut daftarnya:

    Bahan-bahan

    • 7 siung bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 2 buah kemiri
    • 100 gr cabai rawit hijau
    • 10 gr andaliman
    • Penyedap rasa
    • Garam secukupnya

    Cara membuat sambal andaliman

    1. Langkah pertama, sangrai semua bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabai rawit.
    2. Setelah warnanya kecokelatan, angkat dan masukkan ke dalam cobek.
    3. Ulek semua bahan, tapi jangan terlalu halus. Kemudian, masukkan andaliman. Ulek kasar. 
    4. Tambahkan penyedap dan garam secukupnya, koreksi rasa. Aduk hingga rata menggunakan spatula silikon atau sendok.
    5. Sambal andaliman siap disantap bersama nasi hangat serta ikan bakar atau ayam bakar!


    Resep cobek sambal andaliman ini bisa dinikmati oleh 2-3 orang. Cukup cocol sedikit saja, dijamin pedasnya menggelegar! Jadi, siapkan nasi yang banyak karena kamu pasti tak bisa berhenti tambah nasi.

    Ingin rasakan pedas dan segar dari sambal andaliman juga? Lepaskan rindumu dari kampung halaman dengan ikuti resep di atas. Jangan lupa persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, terutama andaliman yang jadi peran utama. Selamat mencoba!

    Baca juga: Sambal Tempe Kemangi, Teman Makan Nasi yang Wangi!

  • Serbu Pempek Yuk, AYCE Pempek yang Bikin Puas!

    Serbu Pempek Yuk, AYCE Pempek yang Bikin Puas!

    Siapa bilang All You Can Eat (AYCE) hanya berlaku di restoran shabu-shabu dan barbeque? Ternyata, kamu juga bisa serbu pempek sepuasnya hanya di Pempek Yuk. Para pecinta pempek wajib merapat ke sini, nih!

    Pempek Yuk memiliki konsep makan sepuasnya alias All You Can Eat (AYCE). Dengan demikian, kamu bisa menikmati berbagai macam pempek yang ada di sini sampai perut kenyang. Mulai dari kapal selam, lenjer, kulit, hingga adaan semuanya lengkap tersedia di sini.

    Tak hanya itu, ada pula beragam kuliner khas Palembang lainnya yang bisa kamu serbu. Kamu bisa mencicipi tekwan yang gurih dan segar. Selain itu, kamu pun bisa mencoba laksan yang disajikan dengan kuah yang berempah. Sangat menggugah, bukan?

    Baca juga: Bikin Sendiri Restoran All You Can Eat di Rumah Yuk!

    Berawal dari sebuah pabrik pempek

    Ternyata Pempek Yuk mulanya bukanlah sebuah restoran pempek. Restoran yang baru buka sekitar 2 bulan ini awalnya merupakan sebuah pabrik pempek. 

    Menurut Rudi selaku pemilik Pempek Yuk, ia mengaku kalau pabrik pempek yang sudah berjalan selama 3 tahun tersebut terdampak pandemi Covid-19 sehingga omzetnya menurun. Beliau memutar otak dan kembali bangkit untuk meneruskan usaha pempeknya.

    Dari keterpurukannya, munculah ide untuk mendirikan sebuah restoran All You Can Eat yang sedang menjamur. Akan tetapi, menu yang disuguhkan adalah pempek dan berbagai hidangan khas Palembang lainnya.

    Begitulah bagaimana awal mula Pempek Yuk berdiri. Restoran ini pertama kali beroperasi di Kelapa Gading hingga saat ini sudah ada cabang lainnya di Pluit. Pempek Yuk buka mulai dari jam 10.00 WIB hingga 22.00. Jadi, jangan lupa mampir, ya!

    Menu Paket di Pempek Yuk

    Saat mengunjungi Pempek Yuk, kamu akan diberi waktu selama 45 menit untuk menikmati semua aneka pempek dan hidangan lainnya sepuasnya. Ada dua jenis menu paket AYCE yang bisa dipilih di Pempek Yuk. Berikut informasinya!

    Paket AYCE Gold Pempek Yuk

    Jika kamu hanya ingin menyerbu aneka pempek yang disuguhi di Pempek Yuk, kamu wajib pilih menu Paket AYCE Gold. Hanya dengan membayar Rp69.000, kamu bisa menikmati pempek lenjer, adaan, telur, tahu, sosis, dan kulit. Selain itu, ada pempek rainbow yang warna-warni yang rasanya tak kalah enak.

    Menu paket ini belum termasuk minum, ya. Jadi, kamu harus pesan minum tambahan seperti es teh manis atau es kacang merah yang segar.

    Paket AYCE Platinum

    Jika kamu ingin makan lebih puas, kamu bisa pilih paket AYCE platinum. Paket ini terdiri dari kapal selam, tekwan, laksan, dan juga sudah termasuk paket Gold. Selain itu, kamu juga sudah dapat es teh manis. 

    Harga yang dibanderol untuk paket AYCE Platinum ini sebesar Rp99.000. Dengan pilih paket ini, dijamin kamu akan lebih puas karena bisa menikmati semua menu yang komplit!


    Jadi, kapan lagi kamu menikmati All You Can Eat pempek? Hanya di Pempek Yuk, kamu bisa serbu aneka pempek dan makanan khas Palembang lainnya sepuas hatimu. Tunggu apa lagi? Ayo kunjungi Pempek Yuk bersama dengan keluarga dan teman-temanmu!

    Baca juga: Tips Makan Sampai Puas di All You Can Eat!