Author: Jadilaper Admin

  • Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Pernahkah kamu mendengar buah bernama terong belanda? Walaupun namanya demikian, namun sebenarnya terong ini bukanlah berasal dari Belanda. Dinamakan seperti itu karena terong ini pertama kali dibawa ke Indonesia oleh orang Belanda.

    Padahal, faktanya terong ini berasal dari wilayah Amazon, Amerika Latin. Hingga akhirnya, kini jenis terong ini pertama kali dipanen di wilayah Bogor, Jawa Barat. Hal ini disebabkan karena cuaca dingin di sana mendukung untuk jenis buah atau sayur ini tumbuh berkembang biak.

    Biasanya, terong belanda kerap dijadikan jus. Rasanya yang unik membuatnya hanya digemari oleh orang tertentu saja. Namun, tahukah kamu kalau terong belanda ini memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan terutama untuk ibu hamil?

    Ada segelintir orang yang bertanya, apakah terong belanda ini aman untuk ibu hamil? Jawabannya, tentu saja aman. Namun, perhatikan batas dalam mengonsumsinya, ya.

    Nah, kira-kira apakah yang membuat terong belanda memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil? Temukan jawabannya pada pembahasan JadiLaper di bawah ini!

    Mendukung Pertumbuhan Janin

    Kandungan vitamin C yang tinggi mampu merangsang produksi kolagem yang penting untuk perkembangan jaringan tubuh dan pembentukan kolagen. Kolagen adalah protein yang diperlukan untuk pembentukan tulang, gigi, gusi, dan kulit pada janin. 

    Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi, yang mendukung kesehatan ibu hamil. Dengan begitu, para ibu hamil akan mendapatkan banyak manfaat jika mengonsumsi terong belanda secara rutin.

    Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C dalam terong Belanda adalah antioksidan alami yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil. Ini membantu melindungi tubuh dari penyakit dan infeksi, yang dapat sangat berbahaya selama masa kehamilan.

    Terong Belanda Menyehatkan Kulit

    Selama masa kehamilan, perubahan hormonal seringkali mempengaruhi kulit. Oleh karena itu, terong Belanda dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga kulit para ibu hamil agar tetap bersinar.

    Sebab, terong Belanda pun juga mengandung vitamin A yang penting untuk kesehatan kulit. Vitamin A membantu memelihara dan memperbaiki jaringan kulit, serta mendorong regenerasi sel-sel kulit mati.. 

    Ketika perubahan hormon yang dialami ibu hamil ini terjadi, biasanya akan timbul masalah kulit seperti jerawat atau perubahan pigmentasi. Maka dari itu, asupan vitamin A yang cukup dari makanan dapat membantu menjaga kulit tetap sehat.

    Terong Belanda Mengurangi Resiko Anemia

    Selama kehamilan, seorang ibu mengalami perubahan fisiologis yang signifikan. Salah satu perubahan yang umum terjadi adalah peningkatan volume darah dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kadar zat besi yang cukup dalam tubuhnya, 

    Terong Belanda bisa menjadi pilihan yang baik untuk membantu mengurangi risiko anemia selama masa kehamilan. Mengandung zat besi yang tinggi, terong belanda mampu membentuk sel darah merah yang akan langsung membawa oksigen ke seluruh tubuh sang ibu, termasuk untuk sang janin.


    Itulah manfaat terong belanda untuk ibu hamil. Jika ditanya apakah buah ini aman atau tidak untuk dikonsumsi ibu hamil, tentu saja jawabannya aman! Namun, tetaplah konsultasikan kepada dokter kandungan terkait dengan jumlah konsumsi yang tepat, ya!

  • Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

    Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

    Kacang hijau, atau dalam bahasa ilmiahnya Vigna radiata, adalah salah satu bahan makanan yang telah lama dikenal di Indonesia. Kacang hijau sering diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari bubur kacang hijau hingga minuman segar. 

    Namun, selain rasanya yang enak, tahukah kamu kalau kacang hijau juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan sehingga baik untuk dikonsumsi? Kacang hijau adalah sumber nutrisi yang baik. Di dalamnya terkandung vitamin B, protein, serat, dan mineral seperti zat besi. 

    Tentunya, nutrisi tersebut penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah, dalam artikel ini, JadiLaper akan membahas beberapa manfaat kacang hijau yang wajib kamu ketahui. Yuk, simak bersama!

    Baca juga: Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

    Kacang Hijau untuk Menurunkan Kolesterol

    Ilustrasi kacang hijau

    Kacang hijau memiliki manfaat yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh kita. Seperti yang banyak diketahui, tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. 

    Dengan seringnya mengonsumsi kacang hijau, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap terjaga. Serat yang tinggi pada kacang hijau inilah dapat membantu menurunkan kolesterol. 

    Serat yang terkandung ini merupakan komponen penting yang membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) dalam sistem pencernaan dan membawanya keluar dari tubuh. Dengan kata lain, seratlah yang berperan untuk membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat ke dalam darah.

    Meningkatkan Metabolisme

    Bukan hanya makanan yang enak dan lezat, tetapi kacang hijau juga memiliki manfaat yang luar biasa dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses penting di dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi energi untuk beraktivitas sehari-hari.

    Kacang hijau sendiri memiliki kandungan vitamin B kompleks yang cukup tinggi. Vitamin B kompleks, seperti B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B3 (niacin), berperan penting dalam proses metabolisme. Kandungan tersebut membantu mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang digunakan oleh tubuh.

    Membantu Mengontrol Gula Darah

    Kacang hijau juga memiliki peran penting untuk membantu mengontrol gula darah. Bagi penderita kadar gula darah tinggi atau diabetes, sering mengonsumsi kacang hijau dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam menjaga stabilitas gula darah.

    Kacang Hijau Baik untuk Detoks Tubuh

    Kacang hijau juga baik untuk proses detoksifikasi tubuh. Detoksifikasi adalah proses alami di mana tubuh kita menghilangkan racun dan zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan. Kacang hijau dapat menjadi menu yang tepat untuk mendukung diet detoksifikasimu.

    Lagi-lagi, serat yang tinggi pada kacang hijau inilah yang berperan penting untuk detoksifikasi tubuh. Serat yang tinggi mampu membantu melancarkan sistem pencernaan, sehingga proses pengeluaran racun dari tubuh jadi lebih lancar.


    Itulah manfaat kacang hijau yang ternyata menyimpan beragam khasiat untuk tubuh. Bagi yang tidak suka kacang hijau, sepertinya kamu akan rugi jika tidak mengonsumsinya. Jadi, yuk mulai coba konsumsi kacang hijau sesering mungkin!

    Baca juga: Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

  • Cara Membuat Kulit Lumpia dengan Teflon, Mudah Banget!

    Cara Membuat Kulit Lumpia dengan Teflon, Mudah Banget!

    Kulit lumpia adalah bahan dasar yang digunakan untuk membuat berbagai jajanan khas nusantara, seperti lumpia, martabak, risol, piscok, dan masih banyak lagi. Biasanya, kulit lumpia yang belum digoreng ini kerap ditemukan di berbagai penjual di pasar atau tukang sayur.

    Nah, selain membelinya, kamu juga bisa membuat kulit lumpia sendiri di rumah. Dengan memanfaatkan teflon anti lengket, kulit lumpia homemade siap dijadikan berbagai hidangan favorit anggota keluarga. Bahkan, kamu bisa membuatnya dalam jumlah yang lebih banyak, lho!

    Selain itu, kebersihan dari kulit lumpia lebih terjamin karena dibuat sendiri di rumah. Menggunakan alat-alat memasak yang steril, kehigienisannya akan terjaga sehingga hidangan yang tersaji nanti lezat sekaligus sehat.

    Lalu. bagaimanakah cara membuat kulit lumpia dengan teflon? Caranya mudah! Bagi yang sudah penasaran, mari simak langkah-langkahnya di bawah ini bersama JadiLaper!

    Baca juga: Resep Lumpia Khas Semarang, Makan Satu Tak Cukup!

    Bahan-bahan yang Diperlukan

    Ilustrasi lumpia

    Sebelum mulai membuat, pastikan kamu sudah membelii semua bahan-bahan berikut:

    • 200 gram tepung terigu
    • 1/2 sendok teh garam
    • 300 ml air
    • 1 sendok makan minyak sayur

    Cara Membuat Kulit Lumpia

    1. Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu dan garam.
    2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan mengental.
    3. Kemudian, tambahkan minyak sayur ke dalam adonan dan aduk rata. Diamkan adonan selama 30 menit.
    4. Panaskan teflon dengan api kecil hingga benar-benar panas. Ambil adonan kulit lumpia yang sudah siap.
    5. Tuangkan satu sendok makan adonan ke dalam teflon yang sudah panas. Segera putar teflon hingga adonan menutupi seluruh permukaan teflon. Pastikan adonan tipis alias tidak tebal.
    6. Biarkan adonan kering hingga muncul gelembung pada permukaannya.
    7. Angkat kulit lumpia dengan hati-hati. Gunakan spatula pipih agar lebih mudah mengangkatnya. Lakukan langkah ini hingga adonan basah habis.
    8. Setelah kulit lumpia terkumpul, saatnya mengisinya dengan bahan-bahan lainnya sesuai dengan rencanamu!


    Itulah cara membuat kulit lumpia dengan menggunakan teflon. Pastikan teflon yang kamu gunakan anti lengket agar bentuk kulit lumpia tetap sempurna dan tidak hancur, ya. Selamat mencoba!

    Baca juga: Resep Lumpia Udang dan Ayam, Camilan Lezat Khas Imlek

  • Bukan Roti Biasa, Inilah 5 Manfaat Sourdough untuk Tubuh!

    Bukan Roti Biasa, Inilah 5 Manfaat Sourdough untuk Tubuh!

    Tahukah kamu kalau sourdough ternyata lebih dari sekedar roti biasa? Tak seperti roti pada umumnya, roti ini terkenal sebagai roti yang lebih sehat dikonsumsi untuk tubuh. Ada berbagai khasiat dari sourdough, terutama untuk pencernaan.

    Dalam proses pembuatannya, sourdough tidak menggunakan ragi instan kemasan seperti roti lainnya. Ragi yang digunakan adalah ragi alami dan asam laktat yang membutuhkan waktu hingga seminggu sebelum siap dipakai, yang biasa disebut dengan starter difermentasi. Proses ini membuat rasa roti lebih asam dari roti biasa, dan menciptakan nama sourdough

    Tak hanya proses pembuatannya yang berbeda, sourdough kerap disebut lebih sehat dan lebih kaya manfaat bagi kesehatan. Kira-kira, apa sajakah khasiatnya? Mari simak bersama JadiLaper!

    Baca juga: 7 Roti Jepang Enak, Ada Roti Melon Favorit Doraemon!

    Sourdough Baik untuk Pencernaan

    Ilustrasi proses pembuatan sourdough

    Salah satu alasan mengapa roti sourdough menjadi pilihan bagi banyak orang adalah karena roti ini mudah dicerna. Proses fermentasi alami yang digunakan dalam pembuatan roti, membantu usus mencerna lebih baik.

    Roti sourdough pun mengandung probiotik alami yang bermanfaat bagi usus. Kandungan probiotik dalam roti sourdough dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, dan sindrom usus iritabel. 

    Memperkuat Imunitas

    Tak hanya baik untuk pencernaan, sourdough juga membantu memperkuat imunitas dalam tubuh. Jika sistem pencernaan bagus, maka imunitas dalam tubuh pun juga lebih kuat,

    Mikrobiota yang ada di dalam sourdough mampu mencegah inflamasi yang terjadi di dalam tubuh, Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi makanan fermentasi yang baik untuk kesehatan.

    Sourdough Baik untuk Diabetes

    Roti merupakan makanan yang harus dihindari para penderita gula darah tinggi atau diabetes. Hal tersebut dikarenakan karbohidrat pada roti akan diubah menjadi glukosa sehingga memicu meningkatnya gula dalam darah. 

    Namun, berbeda dengan roti sourdough. Roti ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan roti putih biasa. Ini artinya, konsumsi roti sourdough cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah sehingga aman untuk penderita diabetes.

    Menjaga Kesehatan Jantung

    Selain memiliki indeks glikemik yang rendah, roti sourdough juga kaya akan serat. Serat inilah yang dikenal baik untuk kesehatan jantung. Serat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. 

    Dengan mengonsumsi roti sourdough yang kaya serat, kamu dapat terhindar dari penumpukan plak di pembuluh darah. Sehingga, kamu dapat terhindar dari risiko yang menyebabkan penyakit pada jantung.

    Menyehatkan Kulit

    Ternyata, roti sourdough juga dapat memberikan manfaat bagi kulit berkat kandungan antioksidan yang dimilikinya. Antioksidan adalah senyawa yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. 

    Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan penuaan kulit. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti roti sourdough, kulitmu akan terjaga dari penuaan dini sehingga akan tetap sehat dan tampak lebih muda.


    Itulah manfaat roti sourdough yang berbeda dari roti pada umumnya. Jadi, bagi yang sedang menghindari makan roti putih, sourdough bisa menjadi pilihan yang sehat untukmu!

    Baca juga: Baguette, Roti “French Stick” yang Cocok untuk Sarapan

  • 3 Camilan dari Pisang yang Cocok Jadi Ide Jualan

    3 Camilan dari Pisang yang Cocok Jadi Ide Jualan

    Pisang menjadi salah satu buah-buahan yang tak hanya lezat, namun juga kaya nutrisi.  Tidak hanya serat, buah ini juga mengandung kalium, vitamin B6 dan C, hingga berbagai senyawa antioksidan maupun fitonutrien.

    Selain bisa dilahap langsung, pisang juga dapat diolah menjadi aneka camilan yang lezat, lho! Mulai dari camilan manis hingga asin, tak sedikit yang menjadikannya teman mengunyah saat nonton film, mengerjakan tugas, dan pekerjaan lainnya. 

    Kegemaran masyarakat terhadap camilan dari pisang ini bisa dijadikan ide untuk berjualan yang menjanjikan. Mulai dari pisang keju hingga keripik pisang, berikut ini adalah daftar olahan pisang yang bisa kamu jadikan ide untuk berjualan. Yuk, simak bersama!

    Baca juga: Inilah Jenis Pisang yang Cocok Dijadikan Pisang Goreng!

    Pisang Keju, Camilan dari Pisang yang Lezat

    Pisang keju sering dijumpai di berbagai warung kopi (warkop) atau kafe sebagai camilan pendamping saat berkumpul dengan teman-teman. Biasanya, pisang dibakar atau digoreng, kemudian diberi parutan keju dan siraman susu kental manis.

    Cara membuatnya pun mudah, ditambah bahan-bahan yang dibutuhkan cukup terjangkau. Bagi yang ingin tahu cara membuatnya, mari simak resep pisang keju di bawah ini!

    Bahan-bahan

    • 1 buah pisang
    • 100 gram keju
    • Susu kental manis secukupnya
    • Mentega secukupnya

    Cara membuat pisang keju

    1. Belah pisang menjadi dua. Olesi piang dengan mentega, lalu panggang di teflon.
    2. Setelah pisang sudah agak lembek dan kedua sisinya kecoklatan, angkat pisang.
    3. Taruh pisang di piring, taburkan keju parut.
    4. Sirami dengan saus kental manis secukupnya.
    5. Pisang keju siap dihidangkan!

    Pisang aroma

    Pisang aroma menjadi salah satu jajanan yang fenomenal hingga saat ini. Padahal, camilan yang satu ini cukup simpel karena hanya bermodalkan kulit lumpia dan pisang saja! Bagi yang penasaran dengan resepnya, ikuti langkah di bawah ini!

    Bahan-bahan

    • 2 buah pisang (sesuaikan)
    • Kulit lumpia
    • Gula pasir
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat pisang aroma

    1. Pertama, potong pisang memanjang.
    2. Letakkan di atas kulit lumpia dan tambahkan sejumput gula pasir. Lalu gulung kulit lumpia.
    3. Panaskan minyak dalam penggorengan, lalu goreng pisang aroma hingga emas kecoklatan.
    4. Pisang aroma siap disajikan!

    Keripik pisang kepok

    Ilustrasi keripik pisang kepok

    Selain camilan manis, pisang juga bisa diolah menjadi camilan asin. Dengan membuatnya menjadi keripik tipis yang renyah, kamu bisa membumbuinya dengan berbagai bumbu asin seperti BBQ, jagung manis, ayam bawang, bahkan balado!

    Agar pisang renyah, gunakan pisang kepok yang memiliki tekstur agak padat. Tekstur inilah yang memudahkanmu untuk mengirisnya jadi lembaran tipis sebelum digoreng. Untuk resep lengkapnya, lihat langkah-langkahnya di bawah ini, yuk!

    Bahan-bahan

    • 1 sisir pisang kepok, iris tipis
    • Garam
    • Bubuk BBQ atau sesuai selera
    • Air secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat keripik pisang

    1. Setelah mengiris pisang dengan tipis, rendamlah di air yang diberi garam. Diamkan selama 30 menit hingga bersih dari getahnya.
    2. Panaskan minyak di penggorengan, goreng pisang hingga renyah. Pastikan Jangan sampai gosong. Angkat dan tiriskan.
    3. Letakkan pisang di dalam wadah dengan tutup dan beri bumbu BBQ. Tutup wadah, lalu kocok hingga bumbu merata.
    4. Keripik pisang siap disantap!


    Itulah camilan dari pisang yang cocok jadi ide jualan. Apakah kamu sudah mencoba salah satu resep di atas? Atau punya ide camilan lainnya untuk dijual? Yuk, beri komentar di bawah!

  • Resep Sayur Asem Khas Sunda, Sedap dan Segar!

    Resep Sayur Asem Khas Sunda, Sedap dan Segar!

    Sayur asem merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang memiliki banyak versi di berbagai daerah. Namun, ternyata kreasi sayur ini pertama kali muncul di daerah Sunda alias di Jawa Barat, lho!

    Sesuai namanya, sayur asem memiliki rasa asam yang segar dan menggoyang lidah. Perbedaan sayur asem khas Sunda dengan versi lainnya, ada perpaduan rasa manis yang membuat rasa asamnya jadi seimbang. 

    Agar semakin segar, sayur ini juga ditambah cabai merah dan rawit sehingga rasanya lebih pedas dan menggugah selera. Membayangkannya saja sudah membuat air liur menetes, bukan? 

    Daripada membiarkan perut laparmu berbunyi terus, lebih baik segeralah buat resep sayur asem khas Sunda ini untuk keluarga di rumah! Bagi yang belum tahu cara membuatnya, mari intip langkah-langkahnya berikut ini!

    Baca juga: Resep Asinan Sayur Bumbu Kacang Khas Betawi!

    Resep Sayur Asem Khas Sunda

    Sebelum mulai memasak sayur asem khas Sunda, adapun bahan-bahan yang perlu kamu persiapkan persiapkan terlebih dahulu. Berikut daftarnya:

    Bahan Sayuran

    • 1,5 liter air kaldu daging atau air  
    • 50 gram buah melinjo  
    • 1 buah jagung manis muda, belah dua
    • 50 gram kacang tanah  
    • 100 gram kacang merah rebus  
    • 200 gram kacang panjang  
    • 1 buah labu siam, kupas dan potong
    • 50 gram daun melinjo  
    • 5 gram asam, larutkan dengan sedikit air 

    Bahan Bumbu

    • 3 butir bawang merah, iris halus  
    • 1 siung bawang putih, iris halus  
    • 2 cm lengkuas, kupas, memarkan  
    • 2 lembar daun salam  
    • 2 sdt gula merah sisir 
    • 1 sdm garam  
    • 1/2 sdt terasi sangrai

    Cara Membuat Sayur Asem Khas Sunda

    1. Pertama, haluskan semua bahan-bahan bumbu menggunakan ulekan atau blender. 
    2. Selanjutnya, rebus air hingga mendidih. Masukkan bumbu halus tadi dan rebus hingga aromanya harum.
    3. Tambahkan melinjo, kacang panjang, labu siam, jagung, daun melinjo, dan larutan asam. Aduk hingga rata dan tunggu hingga semua sayuran matang.
    4. Matikan kompor, sajikan di mangkuk.
    5. Sayur asem khas sunda siap disantap bersama nasi dan lauk lainnya!


    Itulah resep sayur asem khas Sunda yang sedap dan segar! Ternyata cara membuatnya mudah, bukan? Hanya saja, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan sayur-sayurannya yang lumayan banyak. 

    Jadi, kapan mau mencoba resep ini? Tak perlu berpikir panjang, ayo persiapkan bahan-bahannya sekarang dan mulai memasak!

    Baca juga: Resep Trancam, Hidangan Sayur Khas Jawa Tengah

  • Resep Tahu Campur Khas Jawa Timur, Jajanan Unik dan Lezat

    Resep Tahu Campur Khas Jawa Timur, Jajanan Unik dan Lezat

    Jawa timur tidak pernah kehilangan kuliner lezat, salah satunya tahu campur. Hidangan ini biasanya ditemukan di pedagang kaki lima dengan rasanya yang gurih dan manis. 

    Berbeda dengan kupat tahu asal Jawa Barat yang disajikan dengan bumbu kacang, tahu campur khas Jawa Timur ini hadir dengan bumbu petis sebagai bahan utamanya. Bumbu inilah yang membuat cita rasanya begitu khas.

    Isian tahu campur pun beragam. Mulai dari tahu goreng, perkedel singkong, daging sapi, mie, tauge, hingga daun selada, semuanya lengkap dalam satu piring. Saat disantap, semua kondimen berpadu sempurna dan menciptakan cita rasa yang luar biasa dalam satu suapan.

    Bagi yang penasaran dengan hidangan khas Jawa Timur satu ini namun belum sempat berkunjung, kamu bisa coba untuk membuatnya sendiri di rumah, lho! Bagaimana cara buatnya? Berikut JadiLaper bagikan resep tahu campur khas Jawa Timur!

    Baca juga: Resep Tahu Aci Cabe Garam, Pedes dan Gurihnya Mantul!

    Resep Tahu Campur Khas Jawa Timur

    Untuk membuat kuliner legendaris khas Jawa Timur ini, kamu perlu menyiapkan bahan-bahannya. Jangan khawatir, semua bahannya bisa kamu temukan di pasar terdekat, kok! Yuk, simak daftarnya!

    Bahan-bahan

    • 5 buah tahu, goreng
    • 1 ons tauge, rebus selama 1 menit
    • Selada secukupnya
    • 1 ons mie kuning

    Bahan Kuah Petis

    • 1 Kg daging sapi bagian sandung lamur
    • 50 gr kacang tanah goreng
    • 1 sdm petis udang
    • 1 sdt gula Jawa, iris
    • 1 sdm kecap manis
    • 2 siung bawang putih goreng
    • 3 buah cabai rawit
    • 1 sdm air asam Jawa
    • 1/2 sdt garam
    • 1/4 sdt gula
    • Air secukupnya

    Cara membuat tahu campur khas Jawa Timur

    1. Pertama, haluskan bawang putih goreng, cabai, garam, dan gula menggunakan cobek. Kemudian, masukkan kacang tanah, ulek hingga halus.
    2. Tambahkan gula jawa dan petis udang, aduk hingga semua bahan tercampur rata.
    3. Selanjutnya, tambahkan air asam jawa, kecap manis, dan air secukupnya, lalu aduk.
    4. Setelah bumbu sudah siap, kini saatnya penyajian. Potong-potong tahu goreng, lalu masukkan ke dalam cobek yang berisi bumbu petis.
    5. Tambahkan tauge, selada, dan mi kuning. Aduk hingga hingga semua bahan tercampur dengan bumbunya.
    6. Jika tidak ingin dicampur, sajikan semua bahan ke dalam piring lalu siram dengan bumbu petis.
    7. Tahu campur siap disantap!


    Bagaimana? Cara membuatnya ternyata cukup mudah, bukan? Tunggu apa lagi? Ayo persiapkan bahan-bahannya dan ikuti resep tahu campur di atas! Selamat memasak!

    Baca juga: Resep Semur Tahu Telur Sederhana, Cocok untuk Sahur!

  • Lakukan Cara Menyimpan Alpukat Ini Agar Cepat Matang!

    Lakukan Cara Menyimpan Alpukat Ini Agar Cepat Matang!

    Membeli alpukat yang mentah terkadang sering dilakukan agar tidak cepat busuk jika disimpan dalam jangka waktu yang lama. Akan tetapi, terkadang ada yang tidak sabar menunggu dan berharap alpukat cepat matang.

    Jika kamu termasuk ke dalam salah satunya, kamu bisa melakukan cara menyimpan alpukat berikut ini agar alpukat yang kamu beli bisa cepat matang. Bagi yang sudah penasaran, berikut JadiLaper akan bahas berikut ini!

    Baca juga: Kandungan dan Manfaat Alpukat yang Wajib Diketahui!

    Bungkus dengan Kertas Koran

    Membungkus alpukat dengan kertas koran adalah trik yang bisa dilakukan untuk mempercepat pematangan alpukat. Trik ini membantu menjaga kelembaban dan mengisolasi gas etilen yang dihasilkan oleh alpukat sehingga dapat merangsang pematangan.

    Pertama, kamu perlu menggunakan beberapa lembar kertas koran yang cukup untuk membungkus alpukat. Pastikan kertas membungkus alpukat dengan rapat tanpa ada bagian yang terbuka, ya!

    Bungkus Alpukat dengan Tisu dan Lakban

    Cara kedua, kamu bisa gunakan tisu dan lakban untuk membungkus alpukat agar cepat matang. Caranya pun hampir sama dengan cara sebelumnya, yaitu membungkus alpukat dengan rapat.

    Kamu hanya memerlukan tisu dalam jumlah yang banyak, kemudian beri lakban di seluruh permukaannya hingga semuanya tertutup. Tunggu hingga beberapa hari hingga alpukat sedikit empuk saat dipencet.

    Memeram Alpukat di Dalam Beras

    Metode ini adalah cara yang paling umum dilakukan untuk membuat alpukat jadi cepat matang. Dengan memeramnya di dalam beras, dalam hitungan hari alpukat akan matang dengan sempurna.

    Pastikan alpukat benar-benar terkubur di dalam beras hingga seluruh permukaannya tidak terlihat. Tunggu hingga 2-3 hari, alpukat akan matang dan siap disantap!

    Simpan dengan Buah-buahan lainnya

    Cara lain untuk membuat alpukat cepat matang adalah menyimpannya bersama buah-buahan lainnya, seperti pisang, apel, kiwi dan masih banyak lagi. Dengan meletakkannya bersama dengan buah-buahan lain di satu tempat, senyawa etana akan merangsang alpukat untuk cepat matang.

    Gunakan Microwave

    Ingin cara yang lebih instan? Kamu bisa gunakan microwave untuk mempercepat proses pematangan alpukat. Hanya tinggal panaskan alpukat, kemudian akan dagingnya berubah menjadi lebih empuk dan siap untuk dimakan.

    Namun, bungkuslah alpukat dengan alumunium foil terlebih dahulu. Lalu, panaskan hingga kurang lebih selama 10 menit. Perlu diingat, jangan gunakan temperatur yang tinggi agar alpukat tidak gosong, ya!


    Itulah cara menyimpan alpukat agar bisa cepat matang. Apakah kamu pernah mencoba salah satu cara di atas? Atau malah kamu punya tips dan trik sendiri? Yuk, bagikan di kolom komentar!

    Baca juga: 9 Ide Olahan Alpukat Enak dan Sederhana untuk di Rumah

  • Cara Membuat Tape Singkong Manis Anti Gagal, Ini Tipsnya!

    Cara Membuat Tape Singkong Manis Anti Gagal, Ini Tipsnya!

    Tape singkong adalah salah satu camilan tradisional yang sangat disukai di Indonesia. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuatnya masuk ke dalam daftar kuliner favorit banyak orang. 

    Namun, seringkali ada saja masalah ketika mencoba membuat tape singkong sendiri di rumah. Kadar kelembaban yang salah atau proses fermentasi yang tidak tepat dapat membuat tape singkong rasanya kurang manis dan cenderung asam.

    Namun, kamu tidak perlu khawatir. Dalam artikel ini JadiLaper akan membahas cara membuat tape singkong manis yang anti gagal. Simak tipsnya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Singkong Thailand Creamy, Lumer Banget!

    Pilih Singkong yang Tepat

    Langkah pertama dalam membuat tape singkong yang lezat adalah memilih singkong yang tepat. Pastikan singkong yang kamu gunakan segar dan berkualitas baik. Singkong yang sudah terlalu tua akan sulit untuk diolah menjadi tape yang enak. Pilih singkong yang kulitnya masih halus dan dagingnya berwarna putih.

    Cuci dan Kupas Singkong dengan Bersih

    Langkah selanjutnya, cuci dan kupas singkong dengan benar. Pastikan untuk membersihkan singkong dengan air yang mengalir untuk menghilangkan semua kotoran. Kemudian, kupas kulit singkong hingga permukaannya mulus dan bersih.

    Jangan Potong Singkong

    Proses fermentasi akan membuat tekstur singkong menjadi lunak. Agar singkong tidak hancur, lebih baik jangan memotongnya setelah dikupas. Dengan begitu, tape setelah difermentasi bentuknya tetap cantik.

    Rendam dalam Larutan Gula

    Agar tape singkong memiliki rasa manis yang sempurna, rendam potongan singkong dalam larutan gula. Campur gula dengan air hangat hingga gula larut sepenuhnya. Kemudian, masukkan potongan singkong ke dalam larutan gula dan biarkan meresap selama beberapa jam. Proses ini akan membuat tape singkong memiliki rasa yang lezat.

    Lakukan Fermentasi yang Tepat

    Proses fermentasi adalah kunci utama dalam pembuatan tape singkong. Pastikan untuk menjaga kelembaban dan suhu singkong dengan baik. 

    Tempatkan potongan singkong yang telah direndam dalam wadah kedap udara dan biarkan fermentasi berlangsung selama minimal 2 hari. Selama proses fermentasi, pastikan wadahnya tertutup rapat dan jangan membuka tutupnya terlalu sering.

    Simpan Tape Singkong dengan Benar

    Setelah proses fermentasi selesai, penyimpanan yang benar juga sangat penting. Simpan tape singkong di dalam lemari pendingin agar tahan lebih lama. Kamu juga bisa menyimpannya dalam wadah kedap udara untuk menjaga kelembaban.


    Kini, kamu telah mengetahui bagaimana cara membuat tape singkong yang manis dan anti gagal. Jadi, jangan kapok untuk membuat tape singkong sendiri di rumah, ya. Semoga percobaan selanjutnya berhasil!

    Baca juga: Getuk Lindri, Kue Olahan Singkong yang Berwarna-Warni

  • Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

    Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

    Kacang pistachio merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang sering dijumpai sebagai pelengkap hidangan, perasa makanan, hingga camilan. Kacang ini memiliki cangkang keras yang menyelimutinya sehingga perlu tenaga untuk membukanya.

    Namun, tahukah kamu kalau kacang pistachio ini ternyata hanya bisa tumbuh di wilayah Timur Tengah dan Eropa saja? Jika menelusuri kisahnya, Kacang Pistachio merupakan makanan para kaum bangsawan dan termasuk camilan kegemaran Ratu Bilqis dan Ratu Sheba!

    Bagi yang belum tahu, ternyata kacang pistachio ini adalah kacang arab yang biasa dijadikan oleh-oleh setelah pulang dari ibadah haji. Rasanya yang khas membuatnya terasa seperti kacang mewah yang khusus dimakan di saat acara tertentu saja.

    Selain rasanya yang unik, terdapat banyak nutrisi di balik kacang pistachio yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Jika kamu penasaran dengan kacang yang satu ini, mari cari tahu informasi selanjutnya di bawah ini!

    Baca juga: Kunefe, Si Manis Asal Turki Yang Menggugah Selera

    Manfaat Kacang Pistachio

    Ilustrasi kacang pistachio. (Sumber: Freepik)
    Ilustrasi kacang pistachio

    Sebelum mengetahui manfaatnya, ketahui terlebih dahulu nutrisi yang terkandung di dalam 28 gram kacang pistachio. Berikut daftarnya:

    • Kalori : 159 gram
    • Karbohidrat : 8 gram
    • Serat : 3 gram
    • Protein : 6 gram
    • Lemak 13 gram ( 90 persen merupakan lemak tak jenuh)
    • Kalium : 6 persen  dari rekomendasi per hari
    • Fosfor : 11 persen dari rekomendasi per hari
    • Vitamin B6 : 28 persen dari rekomendasi per hari
    • Tiamin : 21 persen dari rekomendasi per hari
    • Tembaga : 41 persen dari rekomendasi per hari
    • Mangan: 15 persen dari rekomendasi per hari

    Dengan kandungan yang kaya akan nutrisi tersebut, tentu ada beragam manfaat kacang pistachio yang baik untuk tubuh. Apa sajakah itu?

    Kacang Pistachio Mampu Menjaga kesehatan jantung

    Kacang pistachio mengandung lemak sehat, seperti asam lemak tak jenuh tunggal dan poli, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Dengan mengonsumsi kacang ini, kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah dapat diminimalisir.

    Menyokong fungsi otak

    Kacang pistachio mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin B6, yang dapat mendukung fungsi otak yang sehat. Kandungan ini dapat membantu meningkatkan konsentrasi, memori, dan kemampuan berpikir menjadi lebih baik.

    Mengendalikan berat badan

    Meskipun mengandung kalori, kacang pistachio dapat membantu dalam pengendalian berat badan. Kandungan seratnya dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama, sehingga kamu mungkin bisa makan lebih sedikit dari porsi makan biasanya.

    Meningkatkan kesehatan mata

    Kacang pistachio mengandung lutein dan zeaksantin, dua antioksidan yang penting untuk kesehatan mata. Konsumsi kacang ini dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV dan penuaan.

    Mendukung sistem kekebalan tubuh

    Selain itu, kacang pistachio juga mengandung vitamin B6 dan selenium, yang dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi, dan mendukung proses perbaikan sel pada tubuhmu.

    Kacang Pistachio Menjaga kesehatan kulit

    Kacang pistachio mengandung vitamin E, yang merupakan antioksidan penting bagi kesehatan kulit. Dengan peran vitamin ini, kacang pistachio dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan menjaga kulit tetap sehat.


    Itulah manfaat kacang pistachio, camilan sehat yang penuh nutrisi. Jadi, jangan ragukan khasiat kacang yang satu ini karena bukan merupakan camilan yang biasa. Semoga bermanfaat!

    Baca juga: Sering Disebut Sama, Ini Bedanya Macaron dan Macaroon