Blog

  • Tips Memasak Sagu Mutiara agar Tidak Hancur, Ayo Simak!

    Tips Memasak Sagu Mutiara agar Tidak Hancur, Ayo Simak!

    Sagu mutiara populer digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat aneka hidangan manis Nusantara. Namun, ada tips tersendiri untuk memasak sagu mutiara agar tidak hancur.

    Sagu mutiara juga dikenal dengan pacar cina, atau dalam bahasa Inggris disebut dengan tapioca pearls. Bentuknya seperti mutiara yang mungil dengan warna merah muda yang cantik. Jangan salah, makanan ini cukup populer di Asia Timur, Tenggara, dan Selatan.

    Tekstur dari sagu mutiara ini kenyal karena memang terbuat dari tepung tapioka. Untuk mendapatkan tekstur yang sempurna, ada tips untuk memasak sagu mutiara dengan benar. Jika cara memasaknya salah, sagu mutiara akan hancur.

    Maka dari itu, JadiLaper akan membagikan tips memasak sagu mutiara agar teksturnya tidak hancur. Yuk, simak bersama!

    Baca juga: Resep Es Kuwut, Minuman Khas Bali yang Cocok Jadi Takjil!

    Jangan rendam sagu mutiara sebelum dimasak

    Siapa yang beranggapan jika merendam sagu mutiara akan mempercepat proses pematangan? Jika kamu salah satunya, ternyata cara tersebut salah, lho!

    Merendam sagu mutiara akan membuatnya menjadi lengket dan cepat hancur saat dimasak. Walaupun proses pematangannya memakan waktu, namun janganlah merendamnya terlebih dahulu jika tidak ingin butirannya menjadi bubur.

    Masukan saat Air Mendidih

    Air mendidih

    Walaupun sepele, namun memasukkan sagu mutiara saat air belum mendidih bisa jadi masalah. Jika demikian, butirannya akan menempel di dasar panci dan akhirnya jadi hancur.

    Maka dari itu, masukkanlah sagu mutiara saat air sudah mulai mendidih. Dengan begitu, butirannya akan cepat mengambang ke atas permukaan air.

    Selain itu, mengetahui takaran yang tepat saat memasak sagu mutiara ini juga sangat penting. Jika ingin memasak sagu mutiara dengan takaran 35 gram, kamu harus menyiapkan 700ml atau sekitar tiga gelas air. 

    Jangan sering diaduk

    Mengaduk sagu mutiara saat dimasak memang diperlukan. Akan tetapi, perlu diperhatikan intensitasnya. Jika terlalu sering diaduk, sagu mutiara akan hancur dan menjadi bubur.

    Momentum yang tepat untuk mengaduk sagu mutiara adalah saat teksturnya mulai mengental. Barulah kamu boleh mengaduknya, namun secara perlahan saja.

    Siram dengan air dingin saat matang

    Setelah sagu mutiara sudah matang dan ditiriskan, sebaiknya kamu menyiramnya dengan air dingin. Hal ini disebabkan agar proses pematangan terhenti. 

    Dengan demikian, bentuk butirannya tetap utuh dan tidak mudah hancur. Jadi, segeralah siram sagu mutiara tepat setelah matang.

    Rebus lagi sagu mutiara jika masih lengket

    Seringkali sagu mutiara masih lengket dan menempel saat sudah matang. Jika hal ini terjadi, kamu bisa merebus lagi sagu mutiara dengan air yang baru. Setelah itu diamkan di air dingin, lalu tiriskan.

    Jika dirasa tekstur sagu mutiara sudah tidak lengket dan tingkat kematangannya pas, kamu boleh melewati langkah ini, ya!


    Itulah 5 Tips memasak sagu mutiara agar tidak hancur. Bagi yang sering gagal memasaknya, jangan lupa ikuti tips di atas, ya! Semoga membantu!

    Baca juga: Hampir Serupa, Ini Perbedaan Es Campur dan Es Teler!

  • Cepat Haus saat Puasa? Simak 5 Tips Berikut Ini!

    Cepat Haus saat Puasa? Simak 5 Tips Berikut Ini!

    Puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia. Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan air selama berjam-jam. 

    Hal ini dapat membuat tubuh merasa cepat haus dan mengalami dehidrasi. Berikut adalah beberapa tips agar tidak cepat haus saat puasa!

    Baca juga: 5 Menu Sahur yang Sehat, Jaga Stamina saat Bulan Puasa

    Konsumsi Air Putih yang Cukup Saat Sahur

    Minum air yang cukup saat sahur dapat membantu mengurangi rasa haus selama berpuasa. Tubuh membutuhkan cairan untuk menjaga keseimbangan dan fungsi organ-organ tubuh yang lain. 

    Saat berpuasa, tubuh kehilangan cairan melalui keringat, urin, dan pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi air yang cukup saat sahur agar tubuh terhidrasi dengan baik sebelum memasuki waktu puasa.

    Hindari Minuman yang Mengandung Kafein

    Ilustrasi kopi berkafein

    Menghindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda dapat membantu mengurangi rasa haus selama berpuasa. Minuman berkafein tersebut dapat membuat tubuh lebih cepat haus.

    Kafein sendiri adalah zat stimulan yang dapat merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan detak jantung, dan mempercepat pengeluaran air dari tubuh. Oleh karena itu, konsumsi kafein dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan menyebabkan rasa haus yang berlebihan selama berpuasa.

    Sebaiknya, pilihlah minuman yang sehat dan alami seperti air putih, jus buah segar, atau susu rendah lemak. Dengan demikan, kamu tidak akan cepat haus sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan lancar.

    Pilih Makanan yang Mengandung Air agar

    Mengonsumsi makanan yang mengandung air saat sahur dapat membantu mengurangi rasa haus selama berpuasa. Ada beberapa pilihan jenis makanan yang mengandung air tinggi seperti buah-buahan segar, sayuran hijau, dan sup kaldu yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh selama berpuasa.

    Beberapa contoh buah-buahan yang mengandung air tinggi yaitu seperti semangka, jeruk, melon, dan stroberi. Sedangkan sayuran hijau seperti selada, mentimun, dan tomat juga mengandung air tinggi. 

    Selain itu, sup kaldu seperti sayur sop atau sup ayam dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan selama berpuasa.

    Hindari Makanan Terlalu Asin dan Pedas

    Menghindari makanan yang terlalu asin dan pedas dapat membantu mengurangi rasa haus selama berpuasa. Makanan yang terlalu asin atau pedas dapat membuat tubuh lebih cepat haus karena dapat memicu pengeluaran cairan dari tubuh.

    Makanan yang mengandung garam tinggi seperti makanan olahan, makanan cepat saji, dan makanan yang dikemas dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan menyebabkan rasa haus yang berlebihan selama berpuasa. Selain itu, makanan yang terlalu pedas seperti cabai dan rempah-rempah dapat membuat tubuh merasa lebih panas sehingga jadi cepat haus.

    Sebaiknya, pilihlah makanan yang sehat dan seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, dan protein dari sumber-sumber sehat seperti ikan, daging tanpa lemak, atau tahu.


    Itulah beberapa tips agar tidak cepat haus saat puasa. Selain itu, selalu perhatikan kondisi tubuh dan jangan ragu untuk mengkonsumsi air putih secara cukup saat tubuh mulai merasa haus. Semoga tips ini dapat membantumu dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman dan lancar, ya!

    Baca juga: Ramai Diburu Saat Ramadan, Ini 7 Manfaat Timun Suri!

  • Ramai Diburu Saat Ramadan, Ini 7 Manfaat Timun Suri!

    Ramai Diburu Saat Ramadan, Ini 7 Manfaat Timun Suri!

    Timun suri atau disebut juga ketimun susu adalah salah satu jenis buah tropis yang sering dijumpai saat bulan Ramadan. Buah ini memiliki kulit putih dengan daging buah yang empuk dan sedikit manis. Selain rasanya yang enak, timun suri juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang tidak boleh diabaikan. 

    Dalam artikel ini, JadiLaper akan membahas berbagai manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi timun suri. Dari menjaga hidrasi tubuh hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, timun suri merupakan pilihan yang tepat untuk dikonsumsi saat bulan Ramadan, terutama saat berbuka puasa.

    Namun, seperti makanan lainnya, timun suri juga harus dikonsumsi dalam jumlah yang tepat agar memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan. Mari kita lihat lebih detail mengenai manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari timun suri!

    Baca juga: 5 Menu Sahur yang Sehat, Jaga Stamina saat Bulan Puasa

    Kandungan gizi

    Sebelum mengetahui apa saja manfaat timun suri, ketahuilah dulu kandungan gizi yang terkandung di dalamnya. Berikut adalah kandungan nutrisi dalan 100 gram timun suri yang dilansir dari laman SehatQ.com:

    • Air: 96,32 g
    • Protein: 1,26 g
    • Lemak: 0,04 g
    • Karbohidrat: 2,09 g
    • Serat: 0,89 g
    • Vitamin C: 24,84 mg
    • Kalsium: 768 mg
    • Fosfor: 422 mg
    • Kalium: 1.008 mg

    Melihat informasi di atas, kandungan gizi dan vitamin timun suri cukup tinggi sehingga baik untuk kesehatan. Selain itu, kalori timun suri juga rendah sehingga cocok untuk dijadikan menu diet.

    Manfaat timun suri

    Tanaman dari keluarga Cucurbitaceae terkenal dengan kandungan nutrisinya sehingga banyak digunakan sebagai obat, seperti meringankan penyakit diabetes, kardiovaskular, hingga menyehatkan kulit.

    Timun suri termasuk ke dalam tanaman dengan golongan tersebut. Nah, untuk mengetahui apa saja manfaat mengonsumsi timun suri lebih lanjut, berikut adalah pembahasannya:

    Menjaga hidrasi

    Untuk menjaga hidrasi tubuh saat puasa, mengonsumsi timun suri adalah pilihan yang tepat karena mengandung kadar air yang tinggi. Terdapat sekitar 95% air yang terkandung dalam timun suri sehingga sangat baik untuk menjaga hidrasi tubuh saat puasa.

    Selama puasa, tubuh kekurangan asupan cairan selama beberapa jam dan dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, mengonsumsi timun suri saat sahur atau berbuka dapat membantu menghindari dehidrasi dan menjaga kesehatan tubuh.

    Melancarkan pencernaan

    Timun suri dapat membantu melancarkan pencernaan karena terdapat kandungan serat yang tinggi di dalamnya. Serat yang terkandung dalam timun suri membantu memperlancar gerakan usus dan mendorong pengeluaran sisa-sisa makanan dari tubuh. Selain itu, serat juga membantu mengurangi risiko sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

    Selain serat, timun suri juga mengandung enzim bromelain yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Enzim bromelain dapat membantu memecah protein dalam makanan, sehingga memudahkan proses pencernaan.

    Baik untuk penderita anemia

    Selain dapat melancarkan pecernaan, timun suri dapat membantu mengatasi anemia karena mengandung zat besi yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah. Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, yang menyebabkan kekurangan oksigen ke seluruh tubuh. Gejala anemia meliputi kelelahan, sesak napas, pusing, dan kulit pucat.

    Timun suri mengandung zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah, sehingga dapat membantu mengatasi anemia. Selain itu, timun suri juga mengandung vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih efektif.

    Menurunkan risiko penyakit jantung

    Kandungan kalium yang tinggi dalam timun suri dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang penting untuk kesehatan jantung. Kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, timun suri juga mengandung serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan meningkatkan kesehatan sistem kardiovaskular.

    Timun suri juga mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, beta-karoten, dan vitamin C, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel dan jaringan yang disebabkan oleh radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    Baik untuk menurunkan gula darah

    Timun suri bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk orang dengan diabetes karena kandungan nutrisinya yang rendah kalori dan karbohidrat serta tinggi serat dan air. Kandungan serat yang tinggi dalam timun suri dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil dan memperlambat penyerapan glukosa dari makanan yang dikonsumsi. 

    Tak hanya itu, kandungan air dalam timun suri ini dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan makanan yang tinggi gula atau karbohidrat.

    Mampu menurunkan kadar kolesterol

    Selanjutnya, timun suri memiliki manfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kandungan serat yang tinggi dalam timun suri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Serat dapat membantu mengikat kolesterol dalam usus dan membuangnya dari tubuh.

    Selain itu, timun suri juga mengandung senyawa flavonoid dan triterpenoid yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Senyawa-senyawa ini dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan ekskresi kolesterol dari tubuh.

    Timun Suri Menjaga berat badan

    Timun suri dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga berat badan karena kandungan nutrisinya yang rendah kalori, namun tinggi serat dan air. Satu cangkir timun suri hanya mengandung sekitar 16 kalori, sehingga dapat membantu menjaga asupan kalori harian yang sehat.

    Kandungan serat yang tinggi dalam timun suri ini dapat membantu menjaga perut kenyang lebih lama dan mencegah Anda dari mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Kandungan air dalam timun suri juga dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

    Timun suri untuk wajah glowing

    Bagi yang ingin memiliki kulit glowing, timun suri juga mampu meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit. Kandungan air dalam timun suri dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan mencegah kulit kering.

    Selain itu, kandungan vitamin C dalam timun suri dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dalam kulit, yang dapat membantu mengurangi tampilan garis halus dan kerutan.

    Tak hanya bisa dikonsumsi, timun suri juga dapat digunakan pada wajah. Kamu dapat dapat menghaluskan beberapa potongan timun suri dan mengoleskannya ke seluruh wajah. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air dingin.

    Kombinasikan pula dengan yoghurt atau madu agar hasilnya lebih maksimal, ya!

    Efek samping timun suri

    Walaupun memiliki banyak manfaat, mengonsumsi timun suri berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

    Berikut adalah efek samping akibat mengonsumsi timun suri secara berlebihan:

    • Gangguan pencernaan: Konsumsi timun suri dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, kembung, dan sakit perut.
    • Reaksi alergi: Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap timun suri, seperti ruam kulit, gatal-gatal, dan pembengkakan.
    • Toksisitas: Timun suri mengandung senyawa cucurbitacin yang dapat beracun dalam jumlah yang berlebihan dan dapat menyebabkan mual, muntah, dan sakit perut.


    Itulah sejumlah manfaat timun suri, buah yang selalu diburu saat bulan ramadan. Dengan kandungan nutrisi seperti itu, pantas saja buah ini sering dijadikan es untuk menu berbuka puasa. Walaupun demikian, perlu diperhatikan batas konsumsinya agar tidak menimbulkan efek samping, ya!

    Baca juga: Kenali Manfaat Kurma, Buah Nabi yang Baik untuk Kesehatan

  • Resep Es Kuwut, Minuman Khas Bali yang Cocok Jadi Takjil!

    Resep Es Kuwut, Minuman Khas Bali yang Cocok Jadi Takjil!

    Siapa yang tak kenal dengan Es Kuwut? Minuman khas Bali yang satu ini sangat menyegarkan sehingga cocok dijadikan menu takjil untuk berbuka puasa. Pantas saja banyak yang penasaran bagaimana cara membuatnya.

    Es kuwut sendiri terbuat dari buah melon serut dan kelapa muda yang dipadukan dengan biji selasih. Selain itu, perasan jeruk lemon makin memberikan rasa asam yang menyegarkan mulut dan tenggorokan.

    Tak hanya itu, es kuwut diberi tambahan susu kental manis dan sirup melon agar rasanya lebih nikmat lagi. Bukan es namanya jika tidak pakai es batu. Dijamin, satu gelasnya akan membuatmu mau lagi dan lagi!

    Tentunya, es kuwut menjadi salah satu nominasi minuman yang sangat cocok untuk menu takjil saat berbuka puasa. Nah, bagi yang sudah penasaran dengan betapa menyegarkannya es kuwut ini, JadiLaper akan membagikan resep es kuwut. Berikut langkah-langkahnya!

    Baca juga: Hampir Serupa, Ini Perbedaan Es Campur dan Es Teler!

    Resep Es Kuwut

    Sebelum menyimak cara membuat es kuwut, siapkanlah bahan-bahannya terlebih dahulu, yakni sebagai berikut:

    Bahan-bahan

    • Air kelapa muda
    • Kelapa muda
    • Melon, serut tipis
    • Jeruk nipis, iris tipis
    • Susu kental manis (opsional)
    • Sirup rasa melon
    • Selasih, rendam air hangat, tiriskan
    • Es batu
    • Air putih

    Cara Membuat Es Kuwut

    1. Langkah pertama, rendam selasih di dalam wadah berisi air hangat. Tunggu hingga mengembang. Tiriskan kemudian.
    2. Selanjutnya, siapkan wadah untuk menyajikan es kuwut. Tambahkan kelapa muda, es serut, dan selasih yang sudah mengembang.
    3. Setelah itu, beri secukupnya sirup rasa melon dan susu kental manis.
    4. Tambahkan air putih secukupnya, dan jangan lupa koreksi rasa.
    5. Setelah rasa sudah pas, tambahkan es batu sesuai selera.
    6. Es kuwut siap jadi menu takjil!

    Jika tidak memungkinkan untuk mencicipinya, jangan tambahkan air putih. Sebagai gantinya, tambahkan es batu yang banyak. Jika ternyata terlalu manis, kamu bisa menambahkan air putih saat jam berbuka puasa tiba.


    Itulah resep es kuwut, minuman khas bali yang cocok jadi menu takjil untuk berbuka puasa. Minuman ini bisa jadi bintang saat berbuka puasa, apalagi jika disajikan ketika acara buka puasa bersama dengan keluarga atau teman-teman.

    Hanya membutuhkan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau, kamu sudah bisa membuat menu takjil yang pastinya sangat spesial! Tunggu apalagi? Yuk, buruan siapkan bahan-bahannya dan mulai membuat!

    Baca juga: Resep Panna Cotta Strawberry, Puding Manis Super Lembut

  • 5 Menu Sahur yang Sehat, Jaga Stamina saat Bulan Puasa

    5 Menu Sahur yang Sehat, Jaga Stamina saat Bulan Puasa

    Butuh niat yang mantap untuk menyiapkan menu sahur untuk keluarga. Walaupun memanfaatkan bahan-bahan seadanya, menu sahur tetap harus penuh nutrisi sehingga tubuh selalu sehat selama bulan ramadhan.

    Memang tidak ada aturan yang baku untuk mengatur menu saat sahur. Akan tetapi, sebaiknya penuhi nutrisinya dengan mengonsumsi protein, sayur, buah, dan air.  Dengan demikian, tubuh jadi siap untuk beraktivitas seharian walaupun sedang berpuasa.

    Karbohidrat sangat penting untuk ada dalam menu sahur. Namun, jika tidak diimbangi dengan nutrisi lain, tubuh akan cepat lemaas dan mudah lapar. Hal ini disebabkan karena terlalu banyak asupan karbohidrat dapat memicu tingginya gula darah dalam tubuh.

    Nah, lantas bagaimanakah makanan yang baik untuk menjadi menu sahur yang sehat? Mari simak pembahasannya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Nasi Telor Ayong Pontianak, Praktis Jadi Menu Sahur!

    Menu Sahur Sehat untuk Berpuasa Seharian

    Ilustrasi menu sahur sehat

    Seringkali tak sedikit yang meremehkan sahur. Padahal, sahur membuat tubuh menjadi siap untuk menjalankan aktivitas ketika sedang berpuasa. Oleh karena itu, makan sahur sangatlah penting agar stamina tubuh terjaga.

    Namun, banyak pula yang asal-asalan makan sahur karena malas bersantap. Akhirnya, mereka akan makan makanan seadanya, bahkan hanya mengonsumsi karbohidrat saja. Jika ingin mencari referensi menu sahur yang sehat, mari simak daftar makanan berikut ini:

    Oatmeal, cocok jadi menu sahur

    Oatmeal sangat baik untuk kesehatan karena mengandung serat yang tinggi dan dapat membantu menjaga kenyang selama berpuasa. Kamu dapat menambahkan buah-buahan, seperti pisang atau buah berry, ke dalam oatmeal untuk memberikan rasa manis dan nutrisi tambahan.

    Telur, menu sahur yang sehat

    Telur merupakan sumber protein yang baik dan dapat membantu menjaga kenyang selama berpuasa. Kamu dapat memasak telur dengan cara yang berbeda-beda, seperti direbus, digoreng, atau dibuat menjadi omelet.

    Buah-buahan 

    Buah-buahan adalah sumber vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan. Kamu dapat memilih buah-buahan yang berbeda-beda setiap hari untuk memberikan variasi dalam menu sahur.

    Sayuran

    Sayuran juga penting untuk kesehatan karena mengandung vitamin dan serat yang tinggi. Kamu dapat membuat salad sayuran atau menambahkan sayuran ke dalam sup atau mie.

    Roti gandum, karbohidrat sehat untuk menu sahur

    Roti gandum lebih sehat dibandingkan roti putih karena mengandung serat yang lebih tinggi. Kamu dapat menambahkan selai kacang atau keju rendah lemak untuk memberikan rasa yang lezat.

    Susu atau yogurt rendah lemak

    Susu atau yogurt rendah lemak mengandung kalsium dan protein yang baik untuk kesehatan. Kamu dapat menambahkan buah-buahan atau granola ke dalam susu atau yogurt untuk memberikan rasa yang lebih enak dan nutrisi tambahan.


    Itulah 5 menu sahur sehat yang bisa kamu coba. Dengan demikian stamina akan terjaga walaupun berpuasa lebih dari 12 jam. Semoga ibadahmu lancar!

    Baca juga: Aplikasi Tokobay Sambut Ramadhan dengan Tebar Diskon!

  • Demi Sertifikasi Halal, Menu di Mie Gacoan Ganti Nama!

    Demi Sertifikasi Halal, Menu di Mie Gacoan Ganti Nama!

    Telah mengantongi sertifikasi halal, Mie Gacoan mengganti nama menunya agar proses sertifikasi berjalan lancar. Hal ini disebabkan karena nama menu di Mie Gacoan dianggap terlalu ekstrem, seperti Mie Setan, Mie Iblis, dan lainnya.

    Dilansir dari laman Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), disebutkan bahwa merek/nama produk tidak boleh menggunakan nama yang mengarah pada sesuatu yang diharamkan atau tidak dengan sesuai syariah Islam.

    Oleh karena itu, sebuah brand tidak boleh memberikan nama produknya dengan nama yang mengandung minuman keras, babi dan anjing, setan, dan hal lainnya yang menimbulkan kekufuran. Selain itu, nama tersebut tidak boleh berkonotasi erotis, vulgar, atau porno.

    Untuk memenuhi persyaratan tersebut, akhirnya Mie Gacoan memutuskan untuk mengganti nama menunya yang memang tidak lazim tersebut. Lantas, berganti nama jadi apa sajakah menu-menu di Mie Gacoan? Mari simak informasinya di bawah ini!

    Baca juga: Mie Gacoan, Tempat Makan Viral Yang Selalu Ramai!

    Menu Mie Gacoan yang Ganti Nama

    Tak dimungkiri, nama menu di Mie Gacoan cukup ikonik karena menggunakan nama-nama setan di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya harus mengganti namanya demi mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

    Namun, mengganti namanya tak membuat menunya jadi tak menarik lagi. Justru, nama menu baru di Mie Gacoan terdengar lebih jenaka karena menggunakan nama permainan tradisional. Sungguh menarik, bukan?

    Mie Angle jadi Mie Suit

    Tampilan Mie Suit

    Mie Gacoan sudah terkenal dengan menu mie pedas dengan level yang bebas dipilih pembeli. Namun, ada varian Mie Angel khusus untuk yang tidak bisa makan pedas. 

    Sesuai namanya, menu ini bagaikan malaikat karena tidak pedas sama sekali. Walaupun namanya sudah cukup ikonik, Mie Angel diubah namanya menjadi Mie Suit.

    Suit sendiri merupakan salah satu permainan masa kecil yang hingga kini masih populer. Entah apa yang mendasarinya dinamakan seperti itu, namun nama baru ini terdengar lucu, bukan?

    Mie Setan jadi Mie Hompimpa

    Tampilan Mie Hompimpa
    Tampilan Mie Hompimpa

    Jika mendengar nama Mie Setan, sudah pasti yang terbayang adalah rasa pedas yang menggelegar. Setan sendiri identik dengan api dan neraka. Pantas saja namanya tidak lulus persyaratan sertifikasi halal MUI.

    Oleh karena itu, Mie Setan berganti nama jadi Mie Hompimpa. Selain suit, hompimpa juga permainan yang masih populer hingga saat ini. Walaupun tidak diketahui mengapa dinamakan demikian, namun nama Mie Hompimpa juga tak kalah menariknya dengan Mie Suit.

    Mie Iblis jadi Mie Gacoan

    Tampilan Mie Gacoan
    Tampilan Mie Gacoan

    Mie Iblis menjadi menu favorit di Mie Gacoan selain Mie Setan. Tak hanya pedas, namun ada rasa manis dari kecap yang membuat cita rasanya jadi seimbang.

    Sebenarnya, nama Mie Iblis sudah tertanam di ingatan para penggemar Mie Gacoan karena namanya terbilang ekstrem. Namun, karena nama tersebut terlalu ekstrem bagi MUI, pihaknya mengganti namanya menjadi Mie Gacoan seperti nama restorannya.

    Gacoan dalam Bahasa Jawa artinya adalah andalan atau gacoan. Mungkin saja nama ini diberikan karena menu ini paling digandrungi banyak pengunjung.

    Es Genderuwo jadi Es Gobak Sodor

    Tampilan Es Gobak Sodor

    Seperti yang sudah dibahas, sebelumnya Mie Gacoan menggunakan nama-nama hantu di Indonesia termasuk Es Genderuwo. Menu ini adalah minuman segar yang berisi aneka buah dan cincau hitam.

    Masyarakat sudah mengetahui kalau genderuwo adalah salah satu jenis hantu yang menyeramkan. Tentu nama tersebut melanggar kriteria MUI karena mengandung nama setan. Oleh karena itu, Mie Gacoan mengganti nama Es Genderuwo menjadi Es Gobak Sodor.

    Gobak sodor sendiri adalah salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan anak-anak era 90-an ke bawah. Apakah kalian masih ingat?

    Es Tuyul jadi Es Teklek

    Tampilan Es Teklek

    Selain Es Genderuwo, ada Es Tuyul yang juga berganti nama. Tuyul sendiri adalah salah satu jenis setan yang dipercaya gemar mencuri uang. Agar lulus kriteria MUI, minuman ini berganti nama menjadi Es Teklek.

    Es Teklek ini adalah salah satu minuman yang sering dipesan oleh pengunjung. Rasanya yang manis membuatnya jadi minuman andalan pereda rasa pedas yang super kilat.

    Es Pocong jadi Es Petak Umpet

    Tampilan Es Petak Umpet

    Siapa sih yang belum dengar pocong? Salah satu jenis setan ini ditakuti para masyarakat Indonesia, bahkan sudah banyak film yang mengangkat kisahnya.

    Oleh karena itu, nama Es Pocong yang mengandung nama setan ini berganti mencari Es Petak Umpet. Bagi yang masih ingat, petak umpet sendiri adalah permain tradisional di mana salah satu pemainnya harus mencari teman-teman lainnya yang mengumpat.


    Itulah daftar menu di Mie Gacoan yang ganti nama demi mendapatkan sertifikasi halal. Bagaimana menurutmu? Apakah nama barunya tak kalah menarik? Yuk, bagikan opinimu di kolom komentar!

    Baca juga: Resep Lumpia Udang Khas Mie Gacoan yang Viral!

  • Serbu Seblak Bakar Teh Betty, Sekte Baru Makan Seblak!

    Serbu Seblak Bakar Teh Betty, Sekte Baru Makan Seblak!

    Penggemar seblak wajib merapat! Kamu harus coba sekte baru makan seblak di Seblak Teh Betty, pelopor seblak bakar No. 1 di Indonesia!

    Jika seblak yang sering kamu jumpai dimasak menggunakan wajan alumunium, Seblak Teh Betty ini memang agak berbeda. Penjualnya memasak seblak dengan menggunakan wadah yang terbuat dari tanah liat sehingga mengeluarkan aroma tersendiri.

    Tak hanya itu, ada hal menarik lainnya yang bisa kamu jumpai saat berkunjung ke kedai Seblak Teh Betty. Tersedia lebih dari 80 topping mulai dari Rp500 yang bisa dipilih sesuka hati, lho! Selain itu, kamu pun bisa atur sendiri level kepedasannya hingga level 5.

    Selain bisa pilih topping dan level pedas, ada pula dua varian seblak bakar yang mampu menarik perhatian pengunjung, nih. Memangnya, apa sajakah itu? Mari simak pembahasannya di bawah ini!

    Baca juga: 4 Rekomendasi Seblak Bandung, Gurih dan Nikmat!

    Varian Seblak Bakar Cebrek

    Seblak cikruh & cebrek ala Teh Betty

    Apakah di antara kalian ada yang lebih menyukai seblak kering alias tanpa kuah? Nah, Seblak Teh Betty menyajikan seblak bakar dengan varian cebrek yang kuahnya cenderung kering.

    Varian seblak yang satu ini dimasak langsung di atas cobek tanah liat yang membuat cita rasanya semakin spesial. Bagi pecinta seblak kering, varian yang satu ini cocok sekali untuk kamu pilih!

    Seblak cebrek sendiri dibuat menggunakan resep rahasia yang diracik sendiri oleh Teh Betty, pemilik kedai. Langkah pertama, penjual menumis bawang merah dan bawah putih di atas cobek beserta kencur yang sudah dihaluskan. Setelah itu, barulah sambal dimasukkan sesuai dengan level kepedasan yang dipesan pelanggan.

    Bagi sebagian orang, seblak dengan kuah kering ini rasanya lebih nendang. Seluruh bumbu yang ditumis meresap hingga ke setiap topping yang dipilih. Apalagi, rasa pedasnya pun semakin terasa dan membakar lidah!

    Varian Seblak Cikruh

    Pecinta seblak dengan kuah banjir wajib pilih varian seblak cikur, nih! Seblak bakar varian cikruh dimasak menggunakan kuah kaldu yang gurih, dan pastinya kaya dengan bumbu rahasia racikan Teh Betty.

    Sensasi makan seblak varian cikruh ini lebih menantang karena kamu harus menyeruput kuahnya yang panas dan pedas. Jadi, perlu ekstra hati-hati saat menyantapnya, ya!

    Belum lagi, semua topping-nya terendam oleh kuahnya sehingga teksturnya jadi sangat lembut. Tambahkan pula sayuran seperti kangkung, sawi, atau aneka jamur untuk menambahkan tekstur agar sensasi makan seblak jadi semakin nikmat!


    Demikianlah ulasan mengenai Seblak Teh Betty, pelopor seblak bakar no.1 di Indonesia. Bagi yang ingin bergabung di sekte terbaru makan seblak, yuk kunjungi lokasi Seblak Teh Betty di Jl. Sadakeling No.23, Burangrang, Kec. Lengkong, Kota Bandung!

    Baca juga: Suka Pedas? Ini dia Manfaat Makanan Pedas untuk Tubuh!

  • 5 Jenis Kolak Untuk Takjil Saat Buka Puasa, Bikin Laper Mata!

    5 Jenis Kolak Untuk Takjil Saat Buka Puasa, Bikin Laper Mata!

    Kolak merupakan takjil yang sangat populer untuk jadi menu berbuka puasa sejak dulu. Rasanya yang manis mampu mengembalikan energi setelah berpuasa selama lebih dari 12 jam. Namun, tahukah kamu ada beragam jenis kolak yang bisa dijumpai di Indonesia?

    Kolak sendiri merupakan sajian manis khas Indonesia yang kuahnya terbuat dari gula merah dan santan. Cita rasanya sangat menggambarkan sajian nusantara, apalagi ada aroma pandan yang membuatnya harum dan menggiurkan.

    Saat bulan puasa, banyak penjual yang menjajakan beragam jenis kolak. Setiap orang pasti memiliki kolak andalan mereka masing-masing. Bahkan, mereka minta untuk mencampurkan kolak dengan berbagai isian.

    Memangnya, kolak apa saja yang biasa dijumpai di Indonesia? Nah, kali ini JadiLaper akan membahas jenis kolak yang kerap ada untuk dijadikan menu takjil saat berbuka puasa. Simak daftarnya hingga akhir, ya!

    Baca juga: Bisnis Makanan Bulan Ramadhan dengan Modal Minim

    Kolak Pisang

    Ilustrasi pisang untuk kolak

    Kolak pisang adalah salah satu jenis kolak yang paling populer di Indonesia. Biasanya, pisang yang digunakan untuk membuat kolak ini adalah pisang raja atau pisang kepok yang memiliki tekstur padat dan manis.

    Proses memasaknya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu merebus pisang yang telah dipotong-potong dengan air, gula merah, santan kelapa, dan rempah-rempah hingga bumbu meresap ke dalam pisang.

    Umumnya, kolak pisang lezat disantap saat keadaan hangat. Namun, ada pula yang suka memakannya saat dingin atau dapat ditambahkan es batu. Selain dijadikan sebagai hidangan penutup, kolak pisang cocok sekali untuk jadi takjil saat berbuka puasa.

    Kolak Ubi

    Ilustrasi ubi untuk kolak

    Selain pisang, ubi juga cukup populer dijadikan isian kolak. Rasa ubi yang manis dan legit dengan daging yang padat, membuat kolak jadi lebih nikmat.

    Biasanya, ubi yang digunakan untuk membuat kolak jenis ini adalah ubi jalar putihm merah, dan madu. Ubi jalar ungu juga bisa digunakan, akan tetapi kuah kolaknya menjadi agak keruh dan jadi tidak cantik. Jadi, penggunaan ubi ungu tidak dianjurkan, ya.

    Kolak Biji Salak

    Selain dipotong-potong dan dimasak begitu saja, ubi juga bisa dijadikan biji salak untuk isian kolak. Jenis kolak yang satu ini lebih memakan waktu karena harus melewati proses pembuatan biji salak itu sendiri.

    Bola-bola biji salak ini terbuat dari ubi dan tepung tapioka. Pantas saja teksturnya kenyal dan lembut. Keunikannya membuat kolak biji salak ini memiliki banyak penggemar, lho!

    Kolak Labu

    Ilustrasi labu untuk kolak

    Siapa sangka kalau labu juga bisa dijadikan kolak? Memiliki tekstur daging yang padat dan rasanya yang netral, labu membuat rasa kolak menjadi lebih seimbang. Rasa manis dari kuah kolak cocok sekali dengan labu yang rasanya legit dan tak begitu manis.

    Proses memasak kolak labu relatif mudah, yaitu dengan merebus labu yang telah dipotong-potong dengan air, gula merah, santan kelapa, dan rempah-rempah hingga bumbu meresap ke dalam labu. Disajikan hangat atau pun dingin, kolak labu cocok disantap dalam keadaan apapun!

    Kolak Kolang-kaling

    Siapa yang tidak tahu kolang-kaling? Biji muda dari pohon aren ini kerap dijadikan kolak untuk takjil saat buka puasa, lho! 

    Sebenarnya, rasanya tak begitu spesial karena cenderung tawar. Hanya saja, tekstur kolang-kaling ini menambah sensasi saat makan kolak.

    Tak jarang orang-orang memadukan kolang-kaling dengan bahan lainnya, seperti pisang, ubi, atau labu untuk membuat kolak. Tanpa kolang-kaling, takjil berbuka puasa pasti rasanya kurang lengkap.


    Itulah 5 jenis kolak utuk takjil saat berbuka puasa. Jika kamu bertemu dengan penjual kolak di pinggir jalan, pasti semuanya akan membuatmu laper mata, deh! Jadi, manakah kolak favoritmu?

    Baca juga: Inilah Jenis Pisang yang Cocok Dijadikan Pisang Goreng!

  • Tak Hanya Manis, Simak Menu Takjil Asin untuk Buka Puasa!

    Tak Hanya Manis, Simak Menu Takjil Asin untuk Buka Puasa!

    Takjil untuk berbuka puasa identik dengan hidangan dengan cita rasa manis. Namun, pecinta makanan gurih pasti lebih memilih takjil asin untuk menu buka puasanya. 

    Ada banyak menu takjil yang gurih dan asin dan banyak diserbu orang. Rata-rata, gorengan menjadi incaran para pemburu takjil menjelang jam berbuka puasa.

    Nah, apa sajakah takjil asin yang selalu wajib ada di meja makan pecinta makanan gurih? Berikut JadiLaper rangkum daftar menu takjil asin favorit warga Indonesia! Yuk, intip informasinya di bawah!

    Baca juga: Resep Bakwan Sayur Gurih dan Renyah

    Martabak telor

    Martabak telor menjadi incaran umat muslim untuk dijadikan takjil bercita rasa asin. Tak heran jika kamu menjumpai penjual martabak yang tak pernah sepi pengunjung.

    Bagaimana tidak jadi incaran? Martabak adalah takjil asing yang rasanya jarang ada yang gagal. Perpaduan telur bebek yang dicampur dengan daging cincang dan daun bawang sangat sulit untuk ditolak. Apalagi, kuah cocolannya yang asam manis pedas semakin menambah sensasi nikmat.

    Martabak Tahu, takjil asin rumahan

    Bagi yang malas antre untuk memesan martabak, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Biasanya, tipikal martabak homemade menggunakan kulit lumpia yang diberi isian tahu dan telur. Tak lupa juga, ada irisan daun bawang melimpah yang membuat rasanya semakin istimewa.

    Martabak tahu ini merupakan comfort food banyak orang karena kerap dibuat oleh ibu sendiri di rumah. Apalagi, diguyur oleh sambal kacang rasanya semakin maknyus!

    Lumpia sayur

    Ilustrasi lumpia sayur

    Tak hanya martabak tahu, kamu pun bisa membuat lumpia dengan bermodalkan kulit lumpia. Saat bulan ramadhan, banyak penjual lumpia sayur dengan isian wortel dan kol.

    Sama seperti martabak tahu, lumpia sayur juga nikmat disantap bersama dengan guyuran sambal kacang. Dijamin, satu atau dua buah tidak akan cukup karena kamu pasti ketagihan!

    Bakwan, takjil asin terpopuler

    Takjil asin yang satu ini tak boleh dilewatkan! Bakwan menjadi hidangan wajib yang pasti ada saat buka puasa. Gorengan yang satu ini selalu diserbu orang untuk dijadikan menu berbuka puasa.

    Selain banyak dijual, banyak pula yang lebih memilih untuk membuatnya sendiri di rumah. Tentunya, entah itu bakwan yang dijual atau dimasak sendiri rasanya tetap enak dan selalu lekat di hati masyarakat Indonesia.

    Lontong isi

    Rasanya ada yang kurang jika berbuka puasa tanpa lontong isi, bukan? Umumnya, ada beragam lontong isi yang sering dijual di Indonesia, yaitu sayuran dan oncom. Selain itu, ada pula lontong isi ayam walaupun jarang diminati.

    Nah, lontong isi ini adalah takjil asin yang cocok sekali disantap bersama dengan martabak, lumpia, dan bakwan yang dipotong, beserta sambal kacang yang maknyus!


    Itulah daftar takjil asin yang jadi favorit warga Indonesia. Selain takjil manis, deretan makanan di atas tak pernah absen di meja makan saat momentum berbuka puasa. Jadi, manakah yang paling kamu sukai? Atau kamu punya takjil favoritmu sendiri? Yuk, komentar di bawah!

    Baca juga: 13 Macam Gorengan yang Biasa Kamu Temui di Kaki Lima

  • 7 Makanan Khas Bali yang Selalu Ada Saat Perayaan Nyepi

    7 Makanan Khas Bali yang Selalu Ada Saat Perayaan Nyepi

    Hari Raya Nyepi selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Hindu di manapun mereka berada, termasuk di Pulau Bali. Saat perayaan tersebut berlangsung, tentunya masakan khas Bali tidak boleh luput disajikan.

    Sebagai informasi, arti kata Nyepi sendiri adalah Sunyi Senyap. Sejak tahun 78 Masehi, Hari Raya Nyepi diperingati sebagai Tahun Baru Hindu. Saat hari ini tiba, seluruh kegiatan ditiadakan termasuk Bandara Udara Internasional pun akan tutup.

    Nah, masyarakat Hindu biasanya akan mengadakan upacara keagamaan sebelum Nyepi berlangsung. Saat upacara, beragam makanan khas Bali sudah pasti akan dijumpai masyarakat.

    Namun, tahukah kamu? Setiap makanan yang tersaji saat Hari Raya Nyepi ini memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bali. Memangnya, apa sajakah makanan khas Bali tersebut? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

    Baca juga: Base Genep, Bumbu Rahasia Makanan Khas Bali

    Lawar Khas Bali

    Lawar adalah hidangan khas Bali yang terbuat dari daging cincang atau sayuran yang dicampur dengan bumbu-bumbu seperti cabai, bawang, serai, dan rempah-rempah lainnya. Ada dua jenis lawar yang paling populer di Bali, yaitu lawar babi dan lawar ayam. 

    Hidangan ini biasanya disajikan sebagai lauk dalam acara-acara adat atau perayaan seperti pernikahan, upacara keagamaan, dan perayaan hari raya Nyepi. Cita rasa lawar sendiri sangat khas hingga menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Bali.

    Ayam betutu

    Ilustrasi Ayam Betutu khas Bali
    Ilustrasi Ayam Betutu khas Bali

    Ayam betutu adalah hidangan khas Bali yang terbuat dari ayam yang dipanggang dengan bumbu dan rempah yang melimpah. Biasanya, ayam betutu disajikan dalam acara-acara penting seperti pernikahan, upacara keagamaan, atau perayaan hari raya seperti Nyepi. 

    Cita rasanya sendiri sangatlah kaya dan sedikit pedas, ditambah aroma rempah-rempah yang harum dan khas membuatnya sangat lezat. Bumbu rempah-rempah yang digunakan untuk membuat ayam betutu meliputi bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe, kunyit, cabai, serai, daun jeruk, dan rempah-rempah lainnya.

    Agar lebih nikmat, ayam betutu disajikan dengan nasi putih atau nasi campur. Tak lupa pula, satu piringnya diberi tambahan sambal matah sebagai pelengkap. 

    Nasi tepeng

    Nasi tepeng merupakan makanan khas daerah Gianyar Bali. Hidangan ini biasanya disajikan dengan sayur nangka muda dan juga terong.

    Biasanya, nasi tepeng ini disajikan sebagai lauk dalam acara-acara adat atau perayaan seperti pernikahan, upacara keagamaan, dan perayaan hari raya. Tak heran masakan ini menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Bali, karena memiliki aroma yang harum dan cita rasa yang pedas dan khas.

    Entil – Makanan Khas Bali

    Hampir menyerupai lontong, entil merupakan makanan tradisional yang selalu ada saat perayaan Nyepi. Berbeda dengan lontong, entil dibungkus oleh daun telengidi yang karakteristiknya mirip seperti daun kunyit.

    Umumnya, entil disantap bersama dengan lauk pauk dan sayuran lainnya, seperti urap Bali, kecambah, kacang panjang, sambal goreng, dan taburan sambal kelapa. Tentunya, rasanya pun bikin ketagihan, apalagi teksturnya sangatlah lembut.

    Celorot Bali

    Celorot atau cecorot adalah salah satu jenis kue basah yang rasanya manis dan teksturnya kenyal. Kue tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula merah, santan, tepung kanji, serta daun pandan.

    Menariknya, celorot berbentuk kerucut dan dibungkus oleh daun kelapa. Bentuknya yang unik dan rasanya yang enak mampu membuatnya menjadi salah satu hidangan yang digemari masyarakat saat perayaan Nyepi berlangsung.

    Jaja Apem

    Jaja apem atau sering disebut juga sebagai kue apem adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan seperti tepung beras, gula kelapa, dan ragi. Kue apem biasanya berbentuk bulat dengan ukuran kecil dan tebal, dengan tekstur yang lembut dan rasa yang manis.

    Biasanya, kue ini disajikan sebagai camilan atau makanan penutup dalam acara-acara adat atau perayaan, dan dapat ditemukan dengan mudah di pasar-pasar tradisional atau toko-toko kue di Indonesia. Ada banyak variasi dari kue apem, seperti dengan tambahan kelapa, wijen, atau pewarna alami seperti pandan dan ubi ungu.

    Pulung Nyepi

    Terakhir, ada satu lagi camilan khas Bali yang selalu ada saat upacara sebelum hari Nyepi tiba bernama pulung nyepi. Seperti kue tradisional Indonesia lainnya, karakteristik pulung nyepi ini memiliki tekstur kenyal dan manis-gurih.

    Hal ini disebabkan karena kue ini terbuat dari tepung beras, tepung kanji, dan sedikit parutan kelapa yang dimasak dengan metode kukus. Sesuai namanya, adonan dipulung-pulung sehingga bentuknya lonjong. 


    Itulah 7 makanan khas Bali yang selalu ada saat perayaan Nyepi. Warga Indonesia pemeluk agama hindu pasti sudah tak asing dengan hidangan di atas, bukan? Lalu, manakah yang jadi favoritmu? Yuk, komentar di bawah!

    Baca juga: Ayam Be Keren Khas Bali, Sajian untuk Raja Bangli