Blog

  • Tips Membuat Telur Dadar Ala Dadar Beredar By Babe Cabita

    Tips Membuat Telur Dadar Ala Dadar Beredar By Babe Cabita

    Dadar beredar by Babe Cabita kini sedang naik daun berkat hidangan nasi telur dadarnya yang fenomenal. Pecinta telur dadar pasti akan terpanggil untuk mencicipi aneka menu di resto yang satu ini.

    Viralnya Dadar Beredar membuat kedainya tak pernah sepi pengunjung. Selalu ada saja pengunjung yang berdatangan dari waktu ke waktu. Panjang antreannya pun bisa sampai meluap ke luar kedainya.

    Walaupun hanya menjual nasi telur saja, namun ada yang berbeda dari telur pada umumnya. Menu yang paling laris di restoran tersebut adalah telur dadarnya. Bukan telur dadar biasa, pengunjung dapat menikmati telur dadar barendo yang renyah namun tetap terasa daging telurnya. 

    Babe Cabita yang berkolaborasi dengan Chef Abdi Masterchef mengaku jika ada trik sendiri untuk membuat telur dadar barendo khas restonya tersebut. Ada teknik tersendiri yang perlu diperhatikan agar telur dadar tetap berdaging walaupun renyah di luar.

    Nah, bagi kamu yang malas untuk berdesak-desakan demi menyantap kuliner yang sedang viral itu, kali ini JadiLaper akan membagikan tips membuat telur dadar ala Dadar Beredar by Babe Cabita. Simak caranya di bawah ini!

    Baca juga: Resep Talua Barendo, Telur Dadar Istimewa Khas Minang!

    Tips Membuat Telur Dadar Ala Dadar Beredar by Babe Cabita

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasak telur dadar barendo dengan hasil yang sempurna, seperti yang dimiliki Dadar Beredar ini. 

    Mulai dari memperhatikan cara mengocok telur hingga teknik menggorengnya, berikut tips membuat telur dadar ala Dadar Beredar yang mekar dan renyah!

    Kocok Telur dengan Benar

    Mengocok telur adalah hal yang paling penting dilakukan ketika hendak membuat telur dadar. Namun, seringkali beberapa orang tidak terlalu memikirkan konsistensi telur saat mengocoknya. Hal yang terpenting, garam dan bahan lainnya sudah tercampur rata.

    Akan tetapi, ada hal yang harus diperhatikan ketika hendak membuat telur dadar ala Dadar Beredar ini. Kamu harus mengocok telurnya hingga berbusa, sehingga hasil akhirnya jadi bersarang dan berongga. Tentunya, bagian luar telur jadi renyah namun tetap lembut di dalam.

    Gunakan Minyak yang Banyak

    Salah satu kunci untuk membuat telur mengembang seperti yang milik Dadar Beredar adalah dengan menggunakan minyak yang banyak. Setelah mengocok telur hingga mengeluarkan busa, kemudian tuang telur ke wajan yang berisi minyak yang banyak.

    Poin ini dilakukan agar telur mengembang seperti membentuk sarang. Jika sudah berbentuk seperti itu, minyak akan menggoreng setiap lapisan telur sehingga tekstur luarnya agak renyah saat disantap.

    Pastikan Minyak Sudah Panas

    Sebelum menggoreng, kamu juga harus pastikan minyak sudah panas ya. Suhu minyak yang dituang dalam jumlah banyak akan membutuhkan waktu lebih lama untuk naik. Oleh karena itu, kamu harus menunggunya hingga benar-benar panas.

    Agar telur mengembang sempurna, kamu bisa gunakan termometer untuk mengukur suhu minyak goreng. Jika suhunya sudah mencapai 180°C atau 355°F, maka kamu sudah boleh menuangkan telur yang sudah dikocok tadi ke dalamnya.

    Dengan begitu, bagian luar telur akan kecoklatan dan renyah. Sementara, bagian dalam telur masih lembut dan berdaging, mirip seperti telur dadar milik Dadar Beredar.


    Itulah tips membuat telur dadar ala Dadar Beredar by Babe Cabita yang kini tengah populer di kalangan penikmat kuliner. Bagi yang belum sempat mengunjungi restonya, kamu bisa coba dulu tips di atas untuk mengobati rasa penasaranmu!

    Baca juga: Dadar Beredar by Babe Cabita, Pecinta Telur Merapat!

  • 5 Tempat Makan Mee Pok Singapura, Ternyata Ada di Sini!

    5 Tempat Makan Mee Pok Singapura, Ternyata Ada di Sini!

    Jika di Indonesia terkenal dengan mi ayam, Singapura juga punya Mee Pok yang jadi andalannya. Hidangan ini kini tengah diburu penikmat kuliner di Indonesia. Diracik bersama chili oil dan bakso ikan, mi dengan sentuhan budaya Cina ini terlihat menggugah selera.

    Tampilannya yang berwarna merah dan berminyak ini mampu membuat perut jadi keroncongan. Apalagi, hidangan ini jadi terasa lebih komplit jika dilengkapi dengan bakso ikan yang kenyal dan lembut.

    Kepopuleran mee pok ini membuatnya menjadi ikon kuliner negeri singa yang digandrungi wisatawan. Terdapat sejumlah penjual mee pok yang dapat dijumpai hampir di setiap food court, restoran, dan warung makan.

    Bagi yang penasaran dengan rasa mi yang kerap lewat di berbagai media sosial ini, kamu bisa mencicipinya di Indonesia, lho! Tanpa perlu terbang ke Singapura, berikut ini adalah tempat makan mee pok di Jakarta yang wajib kamu kunjungi!

    Baca juga: Wancan, Hainan Chicken Rice Ala Singapura

    Bakmi Tiga Marga

    Tempat makan mee pok Singapura yang pertama adalah Bakmi Tiga Marga. Terletak di Permata Hijau, restoran ini terkenal dengan bakmi dengan topping homemade yang beragam. Misalnya saja seperti bakmi karet alot yang dilengkapi dengan topping ayam kampung, atau bakmi lebar yang disajikan dengan tambahan suikiaw.

    Tak ketinggalan, tempat makan bakmi ini juga menyediakan Singapore Fishball Noodle Mee Pok, lho! Dengan harga Rp60.000, kamu sudah bisa menikmati seporsi mee pok yang lengkap dengan topping  daging, bakso ikan, dan taburan daun bawang.

    Mami Lana Kitchen, Spesialis Mee Pok

    Selanjutnya, ada Mami Lana Kitchen. Awalnya, restoran ini merupakan toko online yang khusus menyajikan menu mee pok dan bakso ikan ala Singapura. Namun, kini gerainya sudah bisa dijumpai di PIK hingga Grand Indonesia.

    Mee pok yang disajikan di sini terdiri dari dua pilihan mi, yaitu mi lebar dan mi kecil lengkap dengan bakso ikan yang kenyal. Cukup membayar Rp55.000, kamu sudah bisa menikmati semangkuk mee pok ala Singapura yang lezat!

    Ming Fa

    Beralih ke daerah Kebayoran Baru, ada juga restoran spesialis mie Singapura bernama Ming Fa yang juga wajib dikunjungi. Pilihan mi di sini juga cukup beragam, mulai dari Bak Chor Mee Ayam, jeroan ayam, hingga bakso ayam.

    Adapun pelengkap lainnya seperti keripik babi yang juga cocok disantap bersama mee pok ala Ming Fa. Untuk bisa menikmati seporsi mee pok di sini, kamu cukup membayar seharga Rp43.000.

    Jalan Tua Kong Lau Lim Mee Pok

    Jika sedang jalan-jalan ke ASHTA, ada tempat makan mee pok terkenal yang bernama Jalan Tua Kong Lau Lim Mee Pok. Di sini, kamu bisa memilih mee pok kering atau kuah sesuai dengan seleramu.

    Cukup membayar mulai dari Rp62.000 saja, kamu sudah bisa menikmati mee pok yang tersedia dalam ukuran medium dan large. Adapun menu pelengkap lainnya seperti pangsit goreng, ngohiang, hingga sup ikan yang juga menggoyang lidah.

    Fishstreat

    Setelah hadir dengan konsep baru, kini Fishstreat menghadirkan mee pok ke dalam menunya, lho! Selain bisa menikmati menu pasta atau Fish and Chips, di sini kamu bisa menikmati mi pedas ala Singapur yang sedang naik daun itu.

    Mee pok ala Fishstreat ini dilengkapi dengan bakso ikan yang kenyal. Jika ingin tambah topping, kamu bisa pesan menu tambahan seperti crabby crab yang super renyah. Untuk menikmati seporsi mee pok, kamu perlu membayar mulai dari Rp30.000 saja, ya!


    Itulah tempat makan mee pok Singapura yang bisa kamu temukan di Jakarta dan sekitarnya. Jadi, kamu tak perlu jauh-jauh terbang ke negeri singa, ya! Selamat mencoba!

    Baca juga: 3 Daftar Kopitiam di Jakarta untuk Bersantai di Akhir Pekan

  • Tips Membuat Donat yang Empuk, Lembut, dan Anti Bantet!

    Tips Membuat Donat yang Empuk, Lembut, dan Anti Bantet!

    Donat menjadi salah satu jajanan yang banyak digemari karena teksturnya yang empuk dan lembut. Biasanya, donat disajikan dengan berbagai topping mulai dari gula, meses, coklat, dan aneka selai lainnya.

    Selain bisa dibeli di berbagai toko kue, donat bisa dibuat sendiri di rumah dengan mudah, lho! Kamu bisa mengkreasikannya dengan berbagai topping kesukaanmu. Selain itu, ukurannya pun bisa disesuaikan agar kamu dan anggota keluarga bisa makan donat lebih puas.

    Walaupun mudah, namun ada tips dan trik sendiri untuk membuat donat yang empuk, lembut, dan tidak bantet. Kamu harus ikuti langkah ini agar donat buatanmu tidak gagal. Lantas bagaimana caranya? Berikut JadiLaper bagikan tips membuat donat yang wajib kamu ikuti!

    Baca juga: Resep Bomboloni, Donat Italia yang Lumer di Mulut!

    Gunakan Kentang yang Segar

    Ilustrasi kentang segar untuk membuat donat

    Untuk mendapatkan tekstur donat yang empuk, lembut, dan mengembang, gunakanlah kentang yang segar. Kentang yang masih segar mengandung banyak air sehingga cocok digunakan untuk membuat donat.

    Dengan kentang yang segar, donat akan lebih empuk dan lembut. Dengan menggunakan 500 gram tepung, 200 gram tepung, dan susu, donat akan mengembang dan tidak akan bantet.

    Gunakan Kuning Telur di Adonan Donat

    Menggunakan kuning telur untuk membuat adonan donat akan lebih baik untuk membuat donat lebih empuk. Sebab, terdapat kandungan lemak yang ada di dalamnya sehingga tekstur donat tidak bantet.

    Sementara, putih telur justru akan membuat donat menjadi elastis sehingga teksturnya kurang nikmat. Oleh karena itu, jangan lupa menambahkan kuning telur ke dalam adonan donat, ya!

    Masukkan Mentega dan Garam di Akhir

    Hasil akhir donat akan bagus jika kamu menambahkan mentega dan garam pada adonan di saat-saat terakhir. Fungsi garam pada adonan adalah untuk mengontrol ragi yang sudah bereaksi pada adonan. Begitu pula dengan mentega.

    Aktifkan Ragi dengan Benar

    Namun, jangan sampai kamu gagal ketika mengaktifkan ragi untuk adonan donat. Ragi merupakan bahan paling penting untuk membuat donat mengembang sempurna. 

    Jika tidak ingin gagal, kamu perlu perhatikan suhu air yang digunakan untuk menyeduh ragi. Suhu air yang diperlukan berkisar mulai dari 40-45 derajat celcius sehingga ragi bisa aktif dan tidak mati.

    Uleni Adonan Donat Hingga Kalis

    Kunci donat agar kentang mengembang sempurna adalah dengan menguleni adonan hingga kalis. Kalis artinya adalah keadaan adonan yang sudah tidak lagi lengket di tangan.

    Adonan yang sudah diuleni hingga kalis juga lebih elastis saat ditarik. Jika adonan masih lembek dan lengket, tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit hingga adonan kalis. Jadi, telatenlah dalam menguleni adonan, ya!


    Itulah cara membuat donat yang empuk, lembut, dan anti gagal. Jika kamu masih gagal saat membuat donat, silakan ikuti tips di atas. Semoga percobaan selanjutnya berhasil!

    Baca juga: Milk Cream Donut, Donat Asal Korea yang Tebal

  • Resep Ikan Tuna Bumbu Kuning, Menu Makan yang Sedap

    Resep Ikan Tuna Bumbu Kuning, Menu Makan yang Sedap

    Bingung hari ini mau masak apa untuk keluarga di rumah? Ada satu hidangan spesial khas nusantara yang super lezat, yaitu ikan tuna bumbu kuning! Hidangan ini dimasak dengan berbagai rempah sehingga kuahnya terasa gurih, pedas, dan manis yang sedap.

    Selain kaya rasa dan rempah, ikan bumbu kuning ini merupakan salah satu masakan yang mudah dibuat. Sajian ini cocok disantap bersama dengan nasi putih hangat dan cocok menjadi menu saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

    Tak hanya lezat, ikan tuna bumbu kuning juga menjadi protein yang nikmat untuk menu sehari-hari. Walaupun makan enak, kamu dan anggota keluarga jadi bisa menyantap hidangan bergizi, deh!

    Bagi yang tak sabar dan ingin segera membuatnya di rumah, berikut JadiLaper akan bagikan resep ikan tuna bumbu kuning yang sedah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini!

    Baca juga: Cara Makan Sushi Ala Jepang Berdasarkan Jenisnya

    Resep Ikan Tuna Bumbu Kuning

    Ilustrasi tuna sebagai bahan utama

    Sebelum mulai memasak, ada beberapa bahan yang diperlukan. Berikut daftarnya:

    Bahan-bahan

    • 300 gram ikan tuna (beri perasan jeruk nipis)
    • 1 buah tomat
    • 10 cabai rawit atau sesuai selera
    • ½ sendok teh penyedap rasa
    • 1 sendok makan garam
    • 350 mililiter air
    • Minyak goreng secukupnya untuk menumis
    • 5 siung bawang merah
    • 3 buah bawang putih
    • 1 ruas jahe
    • 1 ruas lengkuas
    • 1 ruas kunyit
    • 2 butir kemiri

    Cara membuat ikan tuna bumbu kuning

    1. Petama, haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, dan kemiri. Tumis hingga bumbu matang dan harum.
    2. Selanjutnya, masukkan daun jeruk dan serai. Tumis hingga layu.
    3. Tambahkan air secukupnya, aduk dan biarkan mendidih.
    4. Masukkan cabai rawit utuh dan tomat  yang sudah potong besar.
    5. Kemudian, tambahkan ikan tuna yang sudah dipotong-potong. Pastikan sudah dicuci dengan bersih.
    6. Biarkan ikan matang hingga bagian dalamnya. Tambahkan garam dan penyedap sesuai selera.
    7. Terakhir, tambahkan daun kemangi. Masak sebentar hingga sedikit layu.
    8. Matikan kompor. Ikan tuna bumbu kuning siap disajikan!


    Itulah resep ikan tuna bumbu kuning, menu makan keluarga yang sedap. Sudah tidak sabar ingin memasaknya di rumah? Yuk, buruan persiapkan bahan-bahannya! Selamat memasak!

    Baca juga: Sushi Me, Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

  • Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

    Pernahkah kamu mendengar buah bernama terong belanda? Walaupun namanya demikian, namun sebenarnya terong ini bukanlah berasal dari Belanda. Dinamakan seperti itu karena terong ini pertama kali dibawa ke Indonesia oleh orang Belanda.

    Padahal, faktanya terong ini berasal dari wilayah Amazon, Amerika Latin. Hingga akhirnya, kini jenis terong ini pertama kali dipanen di wilayah Bogor, Jawa Barat. Hal ini disebabkan karena cuaca dingin di sana mendukung untuk jenis buah atau sayur ini tumbuh berkembang biak.

    Biasanya, terong belanda kerap dijadikan jus. Rasanya yang unik membuatnya hanya digemari oleh orang tertentu saja. Namun, tahukah kamu kalau terong belanda ini memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan terutama untuk ibu hamil?

    Ada segelintir orang yang bertanya, apakah terong belanda ini aman untuk ibu hamil? Jawabannya, tentu saja aman. Namun, perhatikan batas dalam mengonsumsinya, ya.

    Nah, kira-kira apakah yang membuat terong belanda memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil? Temukan jawabannya pada pembahasan JadiLaper di bawah ini!

    Mendukung Pertumbuhan Janin

    Kandungan vitamin C yang tinggi mampu merangsang produksi kolagem yang penting untuk perkembangan jaringan tubuh dan pembentukan kolagen. Kolagen adalah protein yang diperlukan untuk pembentukan tulang, gigi, gusi, dan kulit pada janin. 

    Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi, yang mendukung kesehatan ibu hamil. Dengan begitu, para ibu hamil akan mendapatkan banyak manfaat jika mengonsumsi terong belanda secara rutin.

    Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C dalam terong Belanda adalah antioksidan alami yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil. Ini membantu melindungi tubuh dari penyakit dan infeksi, yang dapat sangat berbahaya selama masa kehamilan.

    Terong Belanda Menyehatkan Kulit

    Selama masa kehamilan, perubahan hormonal seringkali mempengaruhi kulit. Oleh karena itu, terong Belanda dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga kulit para ibu hamil agar tetap bersinar.

    Sebab, terong Belanda pun juga mengandung vitamin A yang penting untuk kesehatan kulit. Vitamin A membantu memelihara dan memperbaiki jaringan kulit, serta mendorong regenerasi sel-sel kulit mati.. 

    Ketika perubahan hormon yang dialami ibu hamil ini terjadi, biasanya akan timbul masalah kulit seperti jerawat atau perubahan pigmentasi. Maka dari itu, asupan vitamin A yang cukup dari makanan dapat membantu menjaga kulit tetap sehat.

    Terong Belanda Mengurangi Resiko Anemia

    Selama kehamilan, seorang ibu mengalami perubahan fisiologis yang signifikan. Salah satu perubahan yang umum terjadi adalah peningkatan volume darah dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kadar zat besi yang cukup dalam tubuhnya, 

    Terong Belanda bisa menjadi pilihan yang baik untuk membantu mengurangi risiko anemia selama masa kehamilan. Mengandung zat besi yang tinggi, terong belanda mampu membentuk sel darah merah yang akan langsung membawa oksigen ke seluruh tubuh sang ibu, termasuk untuk sang janin.


    Itulah manfaat terong belanda untuk ibu hamil. Jika ditanya apakah buah ini aman atau tidak untuk dikonsumsi ibu hamil, tentu saja jawabannya aman! Namun, tetaplah konsultasikan kepada dokter kandungan terkait dengan jumlah konsumsi yang tepat, ya!

  • Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

    Manfaat Kacang Hijau yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

    Kacang hijau, atau dalam bahasa ilmiahnya Vigna radiata, adalah salah satu bahan makanan yang telah lama dikenal di Indonesia. Kacang hijau sering diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari bubur kacang hijau hingga minuman segar. 

    Namun, selain rasanya yang enak, tahukah kamu kalau kacang hijau juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan sehingga baik untuk dikonsumsi? Kacang hijau adalah sumber nutrisi yang baik. Di dalamnya terkandung vitamin B, protein, serat, dan mineral seperti zat besi. 

    Tentunya, nutrisi tersebut penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah, dalam artikel ini, JadiLaper akan membahas beberapa manfaat kacang hijau yang wajib kamu ketahui. Yuk, simak bersama!

    Baca juga: Manfaat Kacang Pistachio, Camilan Sehat Penuh Nutrisi

    Kacang Hijau untuk Menurunkan Kolesterol

    Ilustrasi kacang hijau

    Kacang hijau memiliki manfaat yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh kita. Seperti yang banyak diketahui, tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. 

    Dengan seringnya mengonsumsi kacang hijau, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap terjaga. Serat yang tinggi pada kacang hijau inilah dapat membantu menurunkan kolesterol. 

    Serat yang terkandung ini merupakan komponen penting yang membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) dalam sistem pencernaan dan membawanya keluar dari tubuh. Dengan kata lain, seratlah yang berperan untuk membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat ke dalam darah.

    Meningkatkan Metabolisme

    Bukan hanya makanan yang enak dan lezat, tetapi kacang hijau juga memiliki manfaat yang luar biasa dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses penting di dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi energi untuk beraktivitas sehari-hari.

    Kacang hijau sendiri memiliki kandungan vitamin B kompleks yang cukup tinggi. Vitamin B kompleks, seperti B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B3 (niacin), berperan penting dalam proses metabolisme. Kandungan tersebut membantu mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang digunakan oleh tubuh.

    Membantu Mengontrol Gula Darah

    Kacang hijau juga memiliki peran penting untuk membantu mengontrol gula darah. Bagi penderita kadar gula darah tinggi atau diabetes, sering mengonsumsi kacang hijau dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam menjaga stabilitas gula darah.

    Kacang Hijau Baik untuk Detoks Tubuh

    Kacang hijau juga baik untuk proses detoksifikasi tubuh. Detoksifikasi adalah proses alami di mana tubuh kita menghilangkan racun dan zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan. Kacang hijau dapat menjadi menu yang tepat untuk mendukung diet detoksifikasimu.

    Lagi-lagi, serat yang tinggi pada kacang hijau inilah yang berperan penting untuk detoksifikasi tubuh. Serat yang tinggi mampu membantu melancarkan sistem pencernaan, sehingga proses pengeluaran racun dari tubuh jadi lebih lancar.


    Itulah manfaat kacang hijau yang ternyata menyimpan beragam khasiat untuk tubuh. Bagi yang tidak suka kacang hijau, sepertinya kamu akan rugi jika tidak mengonsumsinya. Jadi, yuk mulai coba konsumsi kacang hijau sesering mungkin!

    Baca juga: Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

  • Cara Membuat Kulit Lumpia dengan Teflon, Mudah Banget!

    Cara Membuat Kulit Lumpia dengan Teflon, Mudah Banget!

    Kulit lumpia adalah bahan dasar yang digunakan untuk membuat berbagai jajanan khas nusantara, seperti lumpia, martabak, risol, piscok, dan masih banyak lagi. Biasanya, kulit lumpia yang belum digoreng ini kerap ditemukan di berbagai penjual di pasar atau tukang sayur.

    Nah, selain membelinya, kamu juga bisa membuat kulit lumpia sendiri di rumah. Dengan memanfaatkan teflon anti lengket, kulit lumpia homemade siap dijadikan berbagai hidangan favorit anggota keluarga. Bahkan, kamu bisa membuatnya dalam jumlah yang lebih banyak, lho!

    Selain itu, kebersihan dari kulit lumpia lebih terjamin karena dibuat sendiri di rumah. Menggunakan alat-alat memasak yang steril, kehigienisannya akan terjaga sehingga hidangan yang tersaji nanti lezat sekaligus sehat.

    Lalu. bagaimanakah cara membuat kulit lumpia dengan teflon? Caranya mudah! Bagi yang sudah penasaran, mari simak langkah-langkahnya di bawah ini bersama JadiLaper!

    Baca juga: Resep Lumpia Khas Semarang, Makan Satu Tak Cukup!

    Bahan-bahan yang Diperlukan

    Ilustrasi lumpia

    Sebelum mulai membuat, pastikan kamu sudah membelii semua bahan-bahan berikut:

    • 200 gram tepung terigu
    • 1/2 sendok teh garam
    • 300 ml air
    • 1 sendok makan minyak sayur

    Cara Membuat Kulit Lumpia

    1. Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu dan garam.
    2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan mengental.
    3. Kemudian, tambahkan minyak sayur ke dalam adonan dan aduk rata. Diamkan adonan selama 30 menit.
    4. Panaskan teflon dengan api kecil hingga benar-benar panas. Ambil adonan kulit lumpia yang sudah siap.
    5. Tuangkan satu sendok makan adonan ke dalam teflon yang sudah panas. Segera putar teflon hingga adonan menutupi seluruh permukaan teflon. Pastikan adonan tipis alias tidak tebal.
    6. Biarkan adonan kering hingga muncul gelembung pada permukaannya.
    7. Angkat kulit lumpia dengan hati-hati. Gunakan spatula pipih agar lebih mudah mengangkatnya. Lakukan langkah ini hingga adonan basah habis.
    8. Setelah kulit lumpia terkumpul, saatnya mengisinya dengan bahan-bahan lainnya sesuai dengan rencanamu!


    Itulah cara membuat kulit lumpia dengan menggunakan teflon. Pastikan teflon yang kamu gunakan anti lengket agar bentuk kulit lumpia tetap sempurna dan tidak hancur, ya. Selamat mencoba!

    Baca juga: Resep Lumpia Udang dan Ayam, Camilan Lezat Khas Imlek

  • Bukan Roti Biasa, Inilah 5 Manfaat Sourdough untuk Tubuh!

    Bukan Roti Biasa, Inilah 5 Manfaat Sourdough untuk Tubuh!

    Tahukah kamu kalau sourdough ternyata lebih dari sekedar roti biasa? Tak seperti roti pada umumnya, roti ini terkenal sebagai roti yang lebih sehat dikonsumsi untuk tubuh. Ada berbagai khasiat dari sourdough, terutama untuk pencernaan.

    Dalam proses pembuatannya, sourdough tidak menggunakan ragi instan kemasan seperti roti lainnya. Ragi yang digunakan adalah ragi alami dan asam laktat yang membutuhkan waktu hingga seminggu sebelum siap dipakai, yang biasa disebut dengan starter difermentasi. Proses ini membuat rasa roti lebih asam dari roti biasa, dan menciptakan nama sourdough

    Tak hanya proses pembuatannya yang berbeda, sourdough kerap disebut lebih sehat dan lebih kaya manfaat bagi kesehatan. Kira-kira, apa sajakah khasiatnya? Mari simak bersama JadiLaper!

    Baca juga: 7 Roti Jepang Enak, Ada Roti Melon Favorit Doraemon!

    Sourdough Baik untuk Pencernaan

    Ilustrasi proses pembuatan sourdough

    Salah satu alasan mengapa roti sourdough menjadi pilihan bagi banyak orang adalah karena roti ini mudah dicerna. Proses fermentasi alami yang digunakan dalam pembuatan roti, membantu usus mencerna lebih baik.

    Roti sourdough pun mengandung probiotik alami yang bermanfaat bagi usus. Kandungan probiotik dalam roti sourdough dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, dan sindrom usus iritabel. 

    Memperkuat Imunitas

    Tak hanya baik untuk pencernaan, sourdough juga membantu memperkuat imunitas dalam tubuh. Jika sistem pencernaan bagus, maka imunitas dalam tubuh pun juga lebih kuat,

    Mikrobiota yang ada di dalam sourdough mampu mencegah inflamasi yang terjadi di dalam tubuh, Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi makanan fermentasi yang baik untuk kesehatan.

    Sourdough Baik untuk Diabetes

    Roti merupakan makanan yang harus dihindari para penderita gula darah tinggi atau diabetes. Hal tersebut dikarenakan karbohidrat pada roti akan diubah menjadi glukosa sehingga memicu meningkatnya gula dalam darah. 

    Namun, berbeda dengan roti sourdough. Roti ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan roti putih biasa. Ini artinya, konsumsi roti sourdough cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah sehingga aman untuk penderita diabetes.

    Menjaga Kesehatan Jantung

    Selain memiliki indeks glikemik yang rendah, roti sourdough juga kaya akan serat. Serat inilah yang dikenal baik untuk kesehatan jantung. Serat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. 

    Dengan mengonsumsi roti sourdough yang kaya serat, kamu dapat terhindar dari penumpukan plak di pembuluh darah. Sehingga, kamu dapat terhindar dari risiko yang menyebabkan penyakit pada jantung.

    Menyehatkan Kulit

    Ternyata, roti sourdough juga dapat memberikan manfaat bagi kulit berkat kandungan antioksidan yang dimilikinya. Antioksidan adalah senyawa yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. 

    Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan penuaan kulit. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti roti sourdough, kulitmu akan terjaga dari penuaan dini sehingga akan tetap sehat dan tampak lebih muda.


    Itulah manfaat roti sourdough yang berbeda dari roti pada umumnya. Jadi, bagi yang sedang menghindari makan roti putih, sourdough bisa menjadi pilihan yang sehat untukmu!

    Baca juga: Baguette, Roti “French Stick” yang Cocok untuk Sarapan

  • 3 Camilan dari Pisang yang Cocok Jadi Ide Jualan

    3 Camilan dari Pisang yang Cocok Jadi Ide Jualan

    Pisang menjadi salah satu buah-buahan yang tak hanya lezat, namun juga kaya nutrisi.  Tidak hanya serat, buah ini juga mengandung kalium, vitamin B6 dan C, hingga berbagai senyawa antioksidan maupun fitonutrien.

    Selain bisa dilahap langsung, pisang juga dapat diolah menjadi aneka camilan yang lezat, lho! Mulai dari camilan manis hingga asin, tak sedikit yang menjadikannya teman mengunyah saat nonton film, mengerjakan tugas, dan pekerjaan lainnya. 

    Kegemaran masyarakat terhadap camilan dari pisang ini bisa dijadikan ide untuk berjualan yang menjanjikan. Mulai dari pisang keju hingga keripik pisang, berikut ini adalah daftar olahan pisang yang bisa kamu jadikan ide untuk berjualan. Yuk, simak bersama!

    Baca juga: Inilah Jenis Pisang yang Cocok Dijadikan Pisang Goreng!

    Pisang Keju, Camilan dari Pisang yang Lezat

    Pisang keju sering dijumpai di berbagai warung kopi (warkop) atau kafe sebagai camilan pendamping saat berkumpul dengan teman-teman. Biasanya, pisang dibakar atau digoreng, kemudian diberi parutan keju dan siraman susu kental manis.

    Cara membuatnya pun mudah, ditambah bahan-bahan yang dibutuhkan cukup terjangkau. Bagi yang ingin tahu cara membuatnya, mari simak resep pisang keju di bawah ini!

    Bahan-bahan

    • 1 buah pisang
    • 100 gram keju
    • Susu kental manis secukupnya
    • Mentega secukupnya

    Cara membuat pisang keju

    1. Belah pisang menjadi dua. Olesi piang dengan mentega, lalu panggang di teflon.
    2. Setelah pisang sudah agak lembek dan kedua sisinya kecoklatan, angkat pisang.
    3. Taruh pisang di piring, taburkan keju parut.
    4. Sirami dengan saus kental manis secukupnya.
    5. Pisang keju siap dihidangkan!

    Pisang aroma

    Pisang aroma menjadi salah satu jajanan yang fenomenal hingga saat ini. Padahal, camilan yang satu ini cukup simpel karena hanya bermodalkan kulit lumpia dan pisang saja! Bagi yang penasaran dengan resepnya, ikuti langkah di bawah ini!

    Bahan-bahan

    • 2 buah pisang (sesuaikan)
    • Kulit lumpia
    • Gula pasir
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat pisang aroma

    1. Pertama, potong pisang memanjang.
    2. Letakkan di atas kulit lumpia dan tambahkan sejumput gula pasir. Lalu gulung kulit lumpia.
    3. Panaskan minyak dalam penggorengan, lalu goreng pisang aroma hingga emas kecoklatan.
    4. Pisang aroma siap disajikan!

    Keripik pisang kepok

    Ilustrasi keripik pisang kepok

    Selain camilan manis, pisang juga bisa diolah menjadi camilan asin. Dengan membuatnya menjadi keripik tipis yang renyah, kamu bisa membumbuinya dengan berbagai bumbu asin seperti BBQ, jagung manis, ayam bawang, bahkan balado!

    Agar pisang renyah, gunakan pisang kepok yang memiliki tekstur agak padat. Tekstur inilah yang memudahkanmu untuk mengirisnya jadi lembaran tipis sebelum digoreng. Untuk resep lengkapnya, lihat langkah-langkahnya di bawah ini, yuk!

    Bahan-bahan

    • 1 sisir pisang kepok, iris tipis
    • Garam
    • Bubuk BBQ atau sesuai selera
    • Air secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat keripik pisang

    1. Setelah mengiris pisang dengan tipis, rendamlah di air yang diberi garam. Diamkan selama 30 menit hingga bersih dari getahnya.
    2. Panaskan minyak di penggorengan, goreng pisang hingga renyah. Pastikan Jangan sampai gosong. Angkat dan tiriskan.
    3. Letakkan pisang di dalam wadah dengan tutup dan beri bumbu BBQ. Tutup wadah, lalu kocok hingga bumbu merata.
    4. Keripik pisang siap disantap!


    Itulah camilan dari pisang yang cocok jadi ide jualan. Apakah kamu sudah mencoba salah satu resep di atas? Atau punya ide camilan lainnya untuk dijual? Yuk, beri komentar di bawah!

  • Resep Sayur Asem Khas Sunda, Sedap dan Segar!

    Resep Sayur Asem Khas Sunda, Sedap dan Segar!

    Sayur asem merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang memiliki banyak versi di berbagai daerah. Namun, ternyata kreasi sayur ini pertama kali muncul di daerah Sunda alias di Jawa Barat, lho!

    Sesuai namanya, sayur asem memiliki rasa asam yang segar dan menggoyang lidah. Perbedaan sayur asem khas Sunda dengan versi lainnya, ada perpaduan rasa manis yang membuat rasa asamnya jadi seimbang. 

    Agar semakin segar, sayur ini juga ditambah cabai merah dan rawit sehingga rasanya lebih pedas dan menggugah selera. Membayangkannya saja sudah membuat air liur menetes, bukan? 

    Daripada membiarkan perut laparmu berbunyi terus, lebih baik segeralah buat resep sayur asem khas Sunda ini untuk keluarga di rumah! Bagi yang belum tahu cara membuatnya, mari intip langkah-langkahnya berikut ini!

    Baca juga: Resep Asinan Sayur Bumbu Kacang Khas Betawi!

    Resep Sayur Asem Khas Sunda

    Sebelum mulai memasak sayur asem khas Sunda, adapun bahan-bahan yang perlu kamu persiapkan persiapkan terlebih dahulu. Berikut daftarnya:

    Bahan Sayuran

    • 1,5 liter air kaldu daging atau air  
    • 50 gram buah melinjo  
    • 1 buah jagung manis muda, belah dua
    • 50 gram kacang tanah  
    • 100 gram kacang merah rebus  
    • 200 gram kacang panjang  
    • 1 buah labu siam, kupas dan potong
    • 50 gram daun melinjo  
    • 5 gram asam, larutkan dengan sedikit air 

    Bahan Bumbu

    • 3 butir bawang merah, iris halus  
    • 1 siung bawang putih, iris halus  
    • 2 cm lengkuas, kupas, memarkan  
    • 2 lembar daun salam  
    • 2 sdt gula merah sisir 
    • 1 sdm garam  
    • 1/2 sdt terasi sangrai

    Cara Membuat Sayur Asem Khas Sunda

    1. Pertama, haluskan semua bahan-bahan bumbu menggunakan ulekan atau blender. 
    2. Selanjutnya, rebus air hingga mendidih. Masukkan bumbu halus tadi dan rebus hingga aromanya harum.
    3. Tambahkan melinjo, kacang panjang, labu siam, jagung, daun melinjo, dan larutan asam. Aduk hingga rata dan tunggu hingga semua sayuran matang.
    4. Matikan kompor, sajikan di mangkuk.
    5. Sayur asem khas sunda siap disantap bersama nasi dan lauk lainnya!


    Itulah resep sayur asem khas Sunda yang sedap dan segar! Ternyata cara membuatnya mudah, bukan? Hanya saja, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan sayur-sayurannya yang lumayan banyak. 

    Jadi, kapan mau mencoba resep ini? Tak perlu berpikir panjang, ayo persiapkan bahan-bahannya sekarang dan mulai memasak!

    Baca juga: Resep Trancam, Hidangan Sayur Khas Jawa Tengah