Blog

  • Nasi Kebuli Ayam, Opsi Makanan Timur Tengah

    Nasi Kebuli Ayam, Opsi Makanan Timur Tengah

    Bagi pecinta kuliner Timur Tengah, kamu wajib mencicipi hidangan yang satu ini. Nasi kebuli merupakan salah satu masakan yang dipengaruhi cita rasa khas Timur Tengah. Hidangan nasi kebuli ini juga identik dengan nasi berbumbu gurih. 

    Uniknya, hidangan nasi kebuli ini disajikan dengan beras yang berbulir panjang serta penggunaan kaldu kambing. Sebab itu, rasa gurih pada hidangan nasi kebuli ini sangat kuat. Bagi yang tidak menyukai kambing pada nasi kebuli ini, kamu juga bisa menggantinya dengan ayam. 

    Nah, ternyata untuk membuat nasi kebuli ini tergolong mudah lho caranya. Berikut JadiLaper rangkum resep membuat nasi kebuli ayam yang mudah. Yuk, simak informasi resep nasi kebuli berikut ini!

    Baca juga: Restoran Nasi Kebuli di Jakarta yang Tak Boleh Kamu Lewati

    Bahan-bahan yang diperlukan

    • 1 liter beras basmati atau beras pera untuk membuat nasi kebuli 
    • 1 kg ayam 
    • 350 liter air 
    • 2 sdm minyak samin atau minyak sayur lainnya
    • 1 bungkus bumbu kare instan untuk membuat nasi kebuli

    Bumbu untuk nasi kebuli ayam

    • 4 siung bawang putih, cincang kasar 
    • 5 buah bawang merah, cincang kasar 
    • 1 buah bawang bombay, cincang kasar 
    • 2 sdm saus tomat 
    • 1 batang serai 
    • 2 lembar daun jeruk 
    • 2 lembar daun salam 
    • Garam secukupnya.

    Cara memasak nasi kebuli

    1. Pertama, kamu perlu siapkan beras dan rendam selama 30 menit. Setelah itu, sisihkan beras untuk membuat nasi kebuli tersebut.
    2. Di samping menunggu, kamu bisa bersihkan ayam terlebih dahulu. Setelah itu, masukkan ayam, air secukupnya, dan bumbu kare dalam panci. Rebuslah hingga ayam empuk. Angkat dan tiriskan. Jangan buang sisa air rebusan dalam panci.
    3. Setelah itu, kamu dapat bakar atau goreng ayam, sesuai dengan selera. Lalu, sisihkan ayam tersebut.
    4. Siapkan wajan dan panaskan minyak goreng. Tumislah bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai sampai wangi. Tambahkan bahan bumbu nasi kebuli lainnya dan aduk rata.
    5. Tuanglah sisa air rebusan ayam dan masak hingga mendidih.
    6. Tambahkan beras, aduk beberapa kali hingga menjadi nasi aron.
    7. Matikan api, lalu pindahkan nasi aron ke dandang atau panci pengukus. Kemudian, kamu masak nasi kebuli tersebut hingga matang.
    8. Setelah matang, angkat dan sajikan nasi kebuli tersebut dengan ayam. Selamat menikmati nasi kebuli ini bersama keluarga!


    Itulah resep membuat nasi kebuli ayam yang mudah dan gurih! Kini, kamu tak perlu lagi pergi ke restoran Timur Tengah untuk mencicipi nasi kebuli ini.

    Gimana? Membuat nasi kebuli ini mudah, bukan? Apa kamu tertarik untuk mencoba resep nasi kebuli ini di rumah?

    Baca juga: Mengenal Lebih Dalam Tentang Nasi Kebuli

  • Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Tips Mudah Memenuhi Nutrisi Bagi Anak-Anak dengan ASD

    Dalam masa pertumbuhan pastinya setiap anak membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap. Untuk memenuhi nutrisi tersebut, tentu orang tua perlu memperhatikan asupan buah hatinya.

    Namun, ternyata hal tersebut bukanlah persoalan yang sederhana. Apalagi bagi orang tua yang memiliki anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Sebab, anak-anak dengan ASD seringkali mengulang-ulang perilaku serta memiliki minat yang obsesif dan sempit.

    “Perilaku seperti ini dapat berpengaruh terhadap kebiasaan makan dan pemilihan jenis makanan anak-anak tersebut,” ujar Stefania Widya Setyaningtyas, S.Gz., M.PH., dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair).

    Menurut Stefania, ada beberapa permasalahan umum terkait nutrisi yang sering dialami oleh anak-anak dengan ASD. Beberapa dari mereka biasanya memiliki perilaku pilih-pilih makanan atau picky eating, alergi makanan, dan gangguan pencernaan.

    Perilaku picky eater ini terjadi karena mereka sensitif terhadap rasa, warna, bau, dan tekstur dari makanan tertentu. Dengan perilaku seperti itu, tentu akan berdampak terhadap ketidakcukupan gizi dan komposisi tubuh yang kurang.

    Baca juga: Wajib Tahu, Cara Konsumsi SKM dengan Tepat!

    Tips untuk memenuhi nutrisi pada anak-anak dengan ASD

    Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para orang tua untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya dengan memperkenalkan menu makanan baru kepada anak mereka.

    “Banyak anak-anak dengan ASD tidak suka mencoba hal-hal baru. Di sini orang tua harus melatih anak mereka untuk mencoba ragam makanan yang belum pernah mereka konsumsi sebelumnya,” terang dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat tersebut.

    Bukan hanya itu, orang tua dengan anak ASD juga mampu mengatur jadwal makan buah hatinya dengan jelas. Lebih baik mengatur waktu makan anak yang sebentar-sebentar, tetapi sering dilakukan. Bila dibandingkan waktu makan yang lama, namun jarang.

    Di samping itu, menciptakan lingkungan yang kondusif saat aktivitas makan juga dapat membantu pemenuhan nutrisi bagi anak dengan ASD. Stefania menyarankan, bahwa orang tua bisa merencanakan ruang untuk makan dengan distraksi yang minimum.

    “Kurangi stimulus-stimulus di lingkungan sekitar yang dapat mendistraksi anak dari kegiatan makan mereka,” imbuhnya.

    Setelah beberapa cara itu telah dilakukan, menambah asupan cairan dan serat perlu diperhatikan oleh para orang tua. Misalnya, memberikan asupan buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh untuk menghindari sembelit pada anak tersebut.

    “Jangan lupa untuk selalu melakukan aktivitas fisik harian serta menambah asupan prebiotik dan probiotik,” pungkasnya.


    Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua yang memiliki buah hati dengan ASD. Apakah kamu sudah mencoba langkah-langkah di atas? Yuk, berikan komentarmu di bawah ini!

    Baca juga: 5 Makanan yang Cocok Buat Ibu Menyusui

  • Resep Susu Kedelai Super Segar, Tanpa Ampas!

    Resep Susu Kedelai Super Segar, Tanpa Ampas!

    Sebagian besar orang pasti tidak asing dengan minuman yang satu ini, yakni susu kedelai. Minuman yang berasal dari kacang kedelai ini merupakan alternatif susu sapi yang lezat dan sehat. Susu kedelai sebenarnya mudah dibuat sendiri kok di rumah dan sejujurnya rasanya pasti bakal lebih enak daripada yang dijual dalam kotak. 

    Kamu hanya membutuhkan 2 bahan yaitu air putih dan kacang kedelai, itu saja! Namun, kamu perlu memasak susu sebelum meminumnya. Sebab, kedelai adalah kacang polong dan tidak bisa dimakan mentah.

    Selain itu, susu kedelai sangat baik untuk kesehatan kamu daripada susu sapi. Oleh karena itu, susu kedelai ini cocok untuk kamu konsumsi bersama keluarga di rumah.

    Kira-kira, bagaimana ya cara membuat susu kedelai yang menyehatkan tubuh itu? Ingin tahu? Yuk, langsung saja kita simak resep susu kedelai berikut ini, sobat laper!

    Baca juga: Makanan dari Olahan Kedelai, Banyak Vitamin dan Protein!

    Bahan untuk membuat susu kedelai

    • 1 cangkir kacang kedelai
    • 8 gelas air putih
    • Perasa atau pemanis opsional seperti madu atau gula

    Peralatan yang diperlukan

    • Nut milk bag (kantong susu kacang)

    Langkah membuat susu kedelai

    1. Mulailah dengan merendam kacang kedelai selama enam jam atau semalaman. Hal ini akan membuat kacang kedelainya menjadi ngembang 2-3 kali lipat dari ukurannya.
    2. Setelah direndam, kamu dapat mengupas kacang secara opsional. Ini tidak 100% diperlukan, meskipun ini akan membantu untuk memblender susu kedelai menjadi lebih halus dan hanya menambahkan beberapa menit waktu persiapan ekstra untuk resepnya. Setelah direndam, kulit kacang akan sangat mudah terkelupas.
    3. Masukkan kacang kedelai yang sudah direndam ke dalam blender dengan kecepatan tinggi hanya selama 10-15 detik untuk memecahkan bijinya.
    4. Tambahkan air dan blender kembali hingga rata dan kental.
    5. Kemudian kamu saringlah seluruh campuran tersebut ke dalam panci besar. Ini akan mengurangi risiko kacang kedelainya terbakar di dasar panci saat kamu memanaskannya. Didihkan dengan api sedang dan terus diaduk.
    6. Saat campuran mulai mendidih, lanjutkan memasak selama 3-4 menit. Saat mendidih, keluarkan busa yang mulai mengambang di atasnya. Cobalah kamu menyaring busa ini sebanyak mungkin.
    7. Kecilkan api dan didihkan selama 15-20 menit, aduk sesekali untuk memastikan tidak ada yang menempel di dasar panci.
    8. Matikan api dan biarkan dingin selama beberapa menit. Kemudian, tuangkan cairan susu ke dalam mangkuk melalui kantong susu kacang (nut milk bag).
    9. Peras atau tekan kantong susu kacang hingga semua cairan mengalir ke dalam mangkuk. Kemudian transfer ke dalam botol besar dan simpan susu kedelai buatan kamu sendiri di lemari es selama 3-5 hari. Kalau mulai berbau/rasa asam, maka itu sudah melewati masa terbaiknya.
    10. Kamu juga bisa membekukan susu kedelai selama 3-6 bulan. Namun, ini bisa sedikit mempengaruhi tekstur susu (walaupun bukan nutrisinya).


    Demikianlah resep homemade susu kedelai yang bisa kamu coba buat di rumah ya, sobat laper. Gimana? Cara membuat susu kedelai ini mudah, bukan? Yuk, langsung saja buat susu kedelai di rumahmu!

    Baca juga: Manfaat Dari Susu Yang Wajib Kalian Tahu!

  • 4 Jenis Keju di Dunia yang Populer!

    4 Jenis Keju di Dunia yang Populer!

    Keju merupakan salah satu makanan yang populer dan banyak disukai. Produk olahan susu tersebut memiliki cita rasa khas yang mampu membuat orang-orang luluh. Kayaknya sampai dapat diasumsikan kalau semua orang di dunia ini menyukai keju. Oh iya, keju rupanya memiliki jenis yang beragam lho

    Hampir setiap negara khususnya di kawasan Eropa memiliki keju versi daerahnya sendiri. Keju yang dihasilkan juga berbeda-beda dari segi rasa, bentuk, waktu fermentasi, tekstur, dan sebagainya. Untuk tahu lebih lanjut, berikut ini ada 4 jenis keju di dunia yang cukup populer. Yuk, simak!

    Baca juga: 3 Rekomendasi Salad Dressing yang Sehat dan Lezat!

    Cheddar

    Ilustrasi keju cheddar

    Jenis keju satu ini terdengar tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Keju cheddar berasal dari Inggris. Namanya sendiri diambil dari tempat asalnya, yaitu desa Cheddar di Somerset.

    Keju ini termasuk ke dalam kategori keju keras dengan tekstur yang padat serta warna kekuning-kuningan. Cheddar sering digunakan sebagai bahan dasar membuat makanan atau sebagai topping roti, kue, salad, dan lainnya. Umumnya, keju ini digunakan oleh masyarakat Indonesia karena mudah ditemukan dan rasanya yang pas di lidah.

    Keju Parmesan

    Bila kamu sering menyantap hidangan ala Italia, pastinya kamu tidak asing lagi. Keju parmesan berasal dari Italia, tepatnya di Parma. Italia memang memproduksi banyak jenis keju yang menarik. Selain mozzarella, rupanya parmesan juga sering digunakan dalam pasta. Parmesan dapat ditemui dalam bentuk padat dan bubuk dengan warna kuning pucat. Aromanya manis dengan rasa yang tidak begitu tajam. Pembuatan keju ini sekitar 3-12 bulan sehingga membuat harganya agak mahal.

    Camembert

    Yummy! Kini Warga Prancis Bisa Menikmati Keju Camembert Vegan

    Ilustrasi camembert

    Ketiga, ada keju Camembert yang berasal dari Prancis. Camembert cukup populer di dunia dengan ciri khas rasa asin bermentega yang sangat kuat. Untuk teksturnya sendiri, keju ini terbilang lunak dan lembut. Ketika terkena suhu panas, camembert mudah meleleh sehingga sering dijadikan olesan atau topping makanan.

    Keju Feta

    Terakhir, ada keju feta yang berasal dari Yunani. Feta sering disebut sebagai keju tertua yang terbuat dari susu domba, kerbau, dan sapi secara bersamaan atau terpisah. Keju ini terasa asin dengan warna putih bersih. Teksturnya keras dan menggumpal, biasanya feta disajikan dalam bentuk potongan. Umumnya, keju ini sering digunakan dalam salad, kue, dan hidangan penutup.


    Itulah 4 jenis keju di dunia yang banyak dikenal. Rupanya setiap jenis keju memiliki rasa khas tersendiri ya. Apakah kamu sudah pernah mencoba semua jenis keju di atas?

    Baca juga: Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

  • 3 Rekomendasi Salad Dressing yang Sehat dan Lezat!

    3 Rekomendasi Salad Dressing yang Sehat dan Lezat!

    Beberapa dari kamu pastinya tidak asing lagi dengan salah satu makanan sehat yang populer ini, yaitu salad. Salad sendiri merupakan makanan sehat yang terdiri dari buah-buahan atau sayur-sayuran yang dibuat tanpa proses pemasakan. Meski begitu, ada juga salad yang menggunakan ayam atau telur rebus untuk menambah kadar protein di dalam hidangan tersebut.  

    Salad ini juga bisa dikatakan sebagai menu serbaguna. Sebab, makanan ini dapat dijadikan sebagai hidangan pembuka, utama, maupun penutup. Biasanya, salad juga dikonsumsi sebagai makanan pendamping steak maupun makanan lainnya. 

    Meskipun isi salad terkadang berbeda-beda, kurang enak bila hanya menggunakan salad dressing yang sama. Agar lebih bervariasi, para pecinta salad biasanya membuat salad dengan dressing atau saus yang berbeda. 

    Kira-kira, dressing atau saus apa saja sih yang cocok untuk semua jenis salad? Kali ini, JadiLaper akan memberikan 3 resep salad dressing sehat yang dijamin cocok untuk segala jenis salad. Yuk, simak informasinya berikut ini!

    Baca juga: Wajib Dicoba, Resep Roasted Chicken Breast with Salad!

    Greek yoghurt ranch

    Greek Yogurt Ranch Dip - Katie's Cucina

    Ilustrasi saus Greek youghrt ranch

    Untuk membuat dressing Greek yoghurt ranch, kamu perlu menyiapkan beberapa bahan. Pertama, kamu bisa menggunakan Greek yoghurt tanpa rasa. Lalu, siapkan buttermilk, parsley, bawang putih bubuk, garam, lada hitam, perasan lemon, mustard.

    Ketika bahan-bahan telah disiapkan, kamu bisa campurkan semua bahan di atas dan disesuaikan dengan seleramu. Namun, jangan menggunakan terlalu banyak buttermilk karena akan membuat teksturnya terlalu encer. Setelah dicampurkan, saus ini bisa disajikan untuk salad maupun cocolan untuk pizza.

    Dressing salad honey mustard

    Honey Mustard Salad Dressing | Ready in 5 minutes! - Evolving Table

    Ilustrasi dressing honey mustard

    Selanjutnya, ada rekomendasi honey mustard dressing. Bahan yang diperlukan untuk membuat saus ini adalah Mustard Dijon, madu, cuka apel, minyak sayur atau minyak zaitun, garam, dan lada.

    Setelah semua bahan disiapkan, kamu bisa langsung membuat dressing salad tersebut. Pertama, campurkan 1 ½ sendok makan mustard, 1 ½ sendok makan madu, dan 1 ½ sendok makan cuka apel. 

    Lalu, campurkan 1 ½ sendok makan minyak sayur atau minyak zaitun, ¼ sendok teh garam, dan lada secukupnya. Setelah semua dicampurkan, kamu aduk bahan-bahan tersebut hingga merata. Honey mustard pun siap digunakan sebagai saus salad!

    Resep diatas bisa digunakan untuk 4 porsi salad ataupun digunakan sebagai cocolan ayam goreng. Simpan di toples dengan rapat lalu letakkan di dalam kulkas, maka honey mustard bisa bertahan selama 3 minggu.

    Chili lime

    Terakhir, ada rekomendasi dressing salad chili lime. Untuk bahan yang diperlukan, kamu butuh parutan kulit jeruk nipis dan air jeruk nipis. Lalu, siapkan cuka anggur atau cuka apel, kecap asin, madu, minyak zaitun, bawang putih bubuk, cabai bubuk, jintan, dan garam.

    Ketika bahan-bahan tersebut telah siap, campurkan semuanya secara merata. Untuk takaran bahannya, bisa kamu sesuaikan dengan seleramu. Chili lime pun siap dihidangkan dengan salad favoritmu!


    Itulah 3 rekomendasi resep untuk membuat dressing salad yang sehat dan lezat. Gimana? Mudah, bukan?

    Dari ke-3 rekomendasi di atas, kira-kira dressing salad mana yang ingin kamu buat? Yuk, berikan komentarmu di bawah ini!

    Baca juga: 3 Pilihan Salad Buah untuk Diet yang Sehat!

  • Resep Takoyaki Rumahan yang Gurih dan Renyah!

    Resep Takoyaki Rumahan yang Gurih dan Renyah!

    Takoyaki adalah salah satu jajanan jalanan paling populer di Jepang, selain yakisoba dan onigiri. Kios kecil pinggir jalan di sana pun dapat ditemukan di mana-mana dan pedagangnya selalu siap menyajikan takoyaki saat kamu sangat membutuhkannya.

    Makanan ini berasal dari Osaka. Tako berarti gurita dan yaki berarti panggang atau bakar, meskipun itu bukan gurita bakar. Bentuknya bulat dan terbuat dari adonan tepung terigu, telur, gurita dan bahan lainnya. Bentuknya juga bulat karena dimasak di wajan khusus.

    Luarannya yang renyah serta lembut dan lengket dari dalam. Biasanya, orang-orang akan mengipasi mulut mereka karena isi takoyaki terlalu panas. Takoyaki disajikan dengan tusuk sate atau ditumpuk ke dalam wadah berbentuk perahu kayu kecil dengan sumpit.

    Nah, kamu juga bisa loh membuat takoyaki dengan resep di bawah ini ya, sobat laper!

    Baca juga: Resep Pretzel Ala Auntie Anne’s yang Lembut dan Harum!

    Bahan-bahan

    • 200 gram tepung
    • 2 telur
    • 450ml air
    • Sejumput bubuk kaldu dashi

    Isian Takoyaki 

    • 100 gram gurita rebus segar yang sudah dicincang
    • 1 ikat daun bawang yang sudah dicincang
    • Acar jahe merah
    • Keju mozzarella dipotong dadu atau diparut
    • Tempura flakes

    Topping

    • Saus takoyaki
    • Mayones
    • Rumput laut
    • Bonito flakes

    Langkah-langkah membuat Takoyaki

    1. Mulailah dengan membuat adonan. Ambil mangkuk besar dan campur 2 butir telur, 200g tepung, 450ml air dan sedikit kaldu dashi. Aduk rata lalu sisihkan.
    2. Letakkan piring takoyaki kamu di atas kompor gas dengan api sedang dan panaskan dengan olesi sedikit minyak di setiap lubang.
    3. Potong gurita kamu menjadi potongan-potongan kecil. Tempatkan sepotong gurita di setiap lubang setengah lingkaran, lalu diisi dengan campuran adonan tadi. Oh iya, kamu bisa sengaja lebihkan atau luapkan adonan hingga keluar dari lubang untuk memudahkan membaliknya nanti ya.
    4. Sekarang kamu bisa menambahkan daun bawang cincang, keju mozzarella, acar jahe merah, dan serpihan tempura ke setiap lubang.
    5. Setelah takoyaki setengah matang, sekitar 1-2 menit, kamu perlu membaliknya. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan tusuk sate kayu kecil untuk menyodok bagian luar adonan dan membaliknya ke dalam lubang.
    6. Bola-bola takoyaki akan menjadi lebih mudah untuk dibolak-balik kalau semakin matang atau masak.
    7. Jadi, teruslah putarkan takoyaki di dalam lubang untuk memastikan takoyaki matang secara merata di semua sisi. Ini akan memakan waktu sekitar 3-4 menit sampai berwarna coklat keemasan di bagian luar.
    8. Letakkan semua takoyaki di piring dan siramlah dengan saus takoyaki dan mayones yang banyak. Kemudian, taburi sedikit rumput laut yang dipotong kecil-kecil dan beberapa serpihan bonito di atasnya. Nikmatilah selagi hangat namun hati-hati ya karena bagian dalamnya pasti masih panas!


    Itulah dia resep takoyaki yang gurih yang bisa kamu membuatnya dengan mudah di rumah kok. Setelah membaca artikel ini, kamu tidak perlu pergi jauh-jauh ke Osaka untuk makan takoyaki ya, sobat laper!

    Baca juga: Resep Tteokbokki Simpel ala Chanyeol EXO yang Lezat!

  • Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

    Ociaabar, Healthy Food Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah

    Kini, setiap orang sadar menjaga imunitas tubuh adalah suatu hal yang penting. Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mereka menciptakan sebuah makanan untuk meningkatkan imunitas tubuhnya. Empat mahasiswa tersebut menciptakan produk olahan dari kulit kacang tanah yang diberi nama Ociaabar. Namanya tersebut merupakan singkatan dari Prebiotik Kulit Kacang Tanah yang berbentuk Snackbar.

    “Kami terpikirkan untuk menciptakan makanan sehat dengan rendah gula yang dapat meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Anita Nurul Apriliana, perwakilan tim, dikutip dari laman resmi UNS.

    Mereka pun memilih kulit kacang untuk bahan dasar makanan sehat tersebut. Alasannya, kulit kacang tersebut seringkali dianggap sebagai sampai. Sebab itu, mereka mencoba menyulap limbah itu sebagai sesuatu yang bermanfaat.

    Baca juga: Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Kandungan kulit kacang pada Ociaabar

    Menurut Anita, kulit kacang ini ternyata memiliki manfaat bagi imunitas tubuh. Sebab, limbah itu mengandung selulosa sebesar 47,19% yang dapat digunakan untuk imunitas tubuh. Kandungan selulosa ini sebagai prebiotik.

    Prebiotik ini sendiri mampu menstimulus pertumbuhan baik dalam tubuh untuk melakukan fermentasi makanan. Dengan fermentasi makanan tersebut, dapat menghasilkan asam lemak rantai pendek.

    “Asam lemak rantai pendek ini berguna untuk mengatur sistem kekebalan tubuh dan memberikan respons terhadap peradangan.Seluruh proses ini dapat meningkatkan imunitas bagi tubuh,” imbuhnya.

    Dengan kandungan seperti itu, produk Ociaabar ini hadir untuk memberikan solusi kesehatan di tengah pandemi. Apalagi bagi kalian yang sedang menunggu giliran vaksinasi, tentu disarankan untuk tetap menjaga imunitas tubuh.

    Anita mengatakan, dengan mengonsumsi Ociaabar ini dapat menjadi salah satu langkah yang dapat diambil masyarakat. Apalagi lagi langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


    Bukan hanya efektif, namun produk dengan kemasan yang menarik ini juga terbilang murah. Produk inovasi mahasiswa UNS ini dijual dengan harga Rp15 ribu. Dengan harga tersebut, pembeli bisa memperoleh 5 buah Ociaabar dengan berat total 90 gram di tiap kemasannya.

    “Melalui produk ini, kami mengajak masyarakat untuk terus menjalankan pola hidup sehat. Selain itu, memperkenalkan bahwa bahan yang dianggap sampah ini dapat diolah jadi makanan sehat,” pungkasnya. 

    Baca juga: 6 Rekomendasi Oleh-oleh Snack Malaysia yang Murah!

  • Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Sa.co Bites, Biskuit Berbahan Dasar Kulit Kopi yang Sehat!

    Bagi sebagian orang mungkin kulit kopi hanya menjadi limbah yang tidak dapat dimanfaatkan. Beberapa dari mereka beranggapan bahwa kulit tersebut tidak bisa diolah lagi. Hingga akhirnya hanya bisa dibuang begitu saja ke tempat sampah.

    Di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Padjajaran, kulit kopi tersebut ternyata dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai. Mereka mengolah kulit kopi tersebut menjadi camilan yang enak dan sehat.

    Tim tersebut terdiri dari Adhitya Gustiana Maulidan, Muhammad Naufal Rendyanto, Rayyan Al Muddatstsir Fasa, Suyus Aira Yasmine Aldriana dan Georgina Jeanette. Mereka pun menciptakan produk camilan tersebut dengan nama Sa.co Bites.

    “Nama produknya Sa.co Bites, singkatan dari saffron dan coffee. Karena produk ini bahan bakunya mengandung dua bahan itu,” ujar Adhitya, perwakilan tim, dilansir dari laman resmi Unpad.

    Baca juga: 6 Khasiat Makan Kuaci Bagi Kesehatan Tubuh!

    Latar belakang inovasi

    Inovasi ini bermula dari keinginan tim untuk menciptakan makanan sehat, sekaligus memberikan solusi pada limbah kulit kopi. Apalagi di tengah pandemi ini, masyarakat pun perlu mengonsumsi pangan sehat dan bergizi. Tujuannya agar dapat menjaga sistem imun tubuh.

    Kemudian, Adhitya melihat, bahwa tren gaya hidup “minum kopi” yang terus populer tidak sebanding dengan pemanfaatan limbahnya. Kulit kopi saat ini biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos, pakan ternak, dan minuman cascara.

    Akan tetapi, ia melihat kulit kopi yang diolah menjadi makanan belum begitu banyak. Oleh karena itu, Adhitya dan tim merasa hal tersebut menjadi peluang bagi mereka untuk mengembangkan inovasi camilan ini.

    Manfaat Sa.co Bites bagi kesehatan

    Dengan menggunakan kulit kopi ini, tentu ada beberapa kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Adhitya mengatakan, bahwa limbah ini bermanfaat untuk mencegah sembelit, menjaga imunitas, dan mencegah sejumlah penyakit.

    Kemudian, bahan saffron kini tengah diminati masyarakat. Sebab, mempunyai manfaat dalam menangkal radikal bebas, memperbaiki suasana hari, dan mencegah kanker. Lewat kedua bahan itu, akhirnya mereka pun menyulapnya menjadi Sa.co bites.

    Menariknya, produk ini juga aman dikonsumsi oleh para pengidap celiac disease dan autisme. Jadi, produk ini bisa menyasar pada masyarakat umum maupun kalangan tertentu.

    “Awalnya produk kami menyasar target pasar orang-orang yang mengidap penyakit celiac disease dan autisme,” ungkapnya.


    Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi inovasi ini juga memberikan dampak positif bagi para petani kopi. Sebab, para petani ini bisa jadi pemasok untuk bahan baku produk Sa.co Bites. Tentunya, bisa meningkatkan ekonomi para petani kopi juga.

    Baca juga: Wajib Tahu, Cara Konsumsi SKM dengan Tepat!

  • Catat! 3 Tanda Asupan Garam dalam Tubuh Terlalu Banyak

    Catat! 3 Tanda Asupan Garam dalam Tubuh Terlalu Banyak

    Bagi sebagian orang, makanan dengan rasa asin sangatlah enak. Rasa asin dari sebuah makanan umumnya dihasilkan dari adanya garam dalam proses pembuatan makanan tersebut. Bahkan, garam sendiri nyatanya dibutuhkan oleh tubuh. Namun, terlalu banyak asupan garam dalam tubuh juga dapat merugikan kesehatan tubuh kalian.

    Garam memberi cita rasa gurih dan asin yang melezatkan masakan. Garam terdiri dari sekitar 60% klorida dan 40% sodium. Konsumsi garam punya manfaat untuk tubuh. Salah satunya menjaga keseimbangan elektrolit karena garam dapat mempertahankan tingkat hidrasi tubuh. Dengan keseimbangan elektrolit yang terjaga, organ tubuh juga bakal berfungsi maksimal.

    Namun, dalam konsumsinya garam tidak boleh terlalu banyak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan untuk membatasi konsumsi garam per hari sebanyak 2.000 mg. Jumlah ini kira-kira setara dengan 1 sendok teh per harinya. Kelebihan asupan garam dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari tekanan darah tinggi, stroke, sampai gangguan ginjal. Berikut adalah tanda-tanda jika tubuh kalian kelebihan asupan garam.

    Baca juga: Wajib Tahu, Cara Konsumsi SKM dengan Tepat!

    Konsumsi Garam Berlebihan Mengakibatkan Tekanan Darah Tinggi

    Memeriksa tekanan darah secara rutin ke dokter dianjurkan untuk memastikan kondisi tubuh agar tetap sehat. Jika tekanan darah tinggi, maka besar kemungkinan bahwa asupan garam berlebih dalam tubuh. Perubahan tekanan darah terjadi melalui ginjal. Terlalu banyak asupan garam membuat ginjal makin sulit menyingkirkan kelebihan cairan yang tak diperlukan tubuh. Hingga akhirnya berdampak tingginya tekanan darah.

    Sering Merasa Haus

    Ilustrasi minum air

    Rasa haus adalah hal normal yang dapat dirasakan seseorang saat sedang kurang minum, namun kalau kalian merasa sangat haus, bisa jadi karena sudah terlalu banyak mengonsumsi garam. Tubuh menjadi rentan mengalami dehidrasi.

    Kenapa bisa merasa sangat haus saat terlalu banyak asupan garam? Hal ini disebabkan tubuh menarik banyak air dari sel-sel tubuh yang memunculkan rasa sangat haus sebagai dampaknya. Solusi terbaik, segera minum banyak air untuk menetralisir garam dan menyegarkan sel-sel tubuh yang terdampak.

    Sering Buang Air Kecil dan Terbangun di Malam Hari

    Salah satu tanda ketika tubuh kebanyakan asupan garam selanjutnya adalah seringnya buang air kecil. Hal ini merupakan dampak lanjutan dari rasa haus berlebih. Kemungkinan besar, kalian akan minum banyak air putih untuk mengatasi rasa haus ini dan berakhir sering buang air kecil.

    Tanda lainnya adalah tidur yang tak nyaman dan sering terbangun di malam hari. Asupan garam berlebih memicu hal ini hingga membuat kalian merasa tak ‘fresh‘ di pagi harinya.


    Maka dari itu, kurangilah mengkonsumsi garam yang terlalu banyak. Bukan hanya dampak jangka pendek saja, akibat dari terlalu banyaknya asupan garam juga bisa mempengaruhi dalam jangka panjang. Ada risiko dapat mengalami pembesaran otot jantung, sakit kepala, gagal jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, batu ginjal, osteoporosis, kanker perut, dan stroke.

    Baca juga: 5 Makanan yang Cocok Buat Ibu Menyusui

  • Resep Tteokbokki Simpel ala Chanyeol EXO yang Lezat!

    Resep Tteokbokki Simpel ala Chanyeol EXO yang Lezat!

    Bagi para pecinta drama Korea, kamu penasaran nggak sih sama makanan yang seringkali muncul di adegan drama tersebut? Nah, salah satu makanan yang kerap muncul dalam tayangan drama Korea ini adalah tteokbokki.

    Tteokbokki terdiri dari dua kata yakni tteok (떡) yang berarti kue beras dan bokki (볶이) yang berarti tumis. Secara lengkap, tteokbokki berarti kue beras yang ditumis dengan saus pedas khas korea. Tidak diwajibkan, namun dapat ditambah bahan lain sebagai isian seperti telur, sayur, dan lain-lain.

    Makanan korea ini biasa menjadi camilan yang banyak dijual di restoran atau pun kawasan street food. Untuk membuatnya cukup mudah, banyak resep tteokbokki simpel yang dapat kamu ikuti.

    Seperti yang dilakukan oleh salah satu anggota boygroup Kpop kenamaan yakni Chanyeol EXO yang biasa buat tteokbokki sendiri, nih. Dikabarkan, ia juga biasa membuat makanan Korea lainnya. Chanyeol dengan baik hati membagikan informasi resep tteokbokki simpel yang biasa ia gunakan di akun Instagram miliknya. Berikut bahan dan cara memasak tteokbokki ala Chanyeol.

    Baca juga: Temukan Beragam Merek Mie Instan di KKV Central Park!

    Bahan-bahan

    • 100 g kue beras  

    Kamu bisa mendapatkan kue beras frozen di e-commerce yang dijual dengan harga beragam tergantung merek dan berat produk.

    • 50 g kue ikan

    Seperti halnya kue beras, kue ikan atau fish cake juga dapat ditemui di e-commerce. Bahkan, banyak dijual satu paket dengan kue beras dan gochujang.

    • 400 ml air
    • 3 sdm gula
    • 1 sdm pasta cabai Korea atau gochujang

    Untuk kamu yang muslim, tidak perlu khawatir karena saat ini telah banyak dijual gochujang halal di e-commerce. Meski bukan gochujang autentik seperti yang digunakan Chanyeol, saus korea halal ini tetap mempunyai rasa yang mirip.

    • 2 ½ sdm soy sauce
    • 1 ½ sdm bubuk cabai
    • Irisan daun bawang
    • 3 telur rebus
    • Wijen secukupnya

    Cara memasak Tteokbokki

    1. Bersihkan kue beras dengan air mengalir. 
    2. Rebus air hingga mendidih lalu masukkan kue beras yang telah dibersihkan. Rebus hingga matang, lalu tiriskan.
    3. Tumis gochujang pada wajan terpisah, lalu masukkan kue beras. Kemudian, aduk rata.
    4. Masukkan telur rebus yang telah dikupas, potongan kue ikan, dan irisan daun bawang. Lalu, aduk rata.
    5. Tambahkan gula, soy sauce, dan bubuk cabai. Kemudian, aduk rata dan tunggu hingga seluruh bahan matang.
    6. Setelah matang, sajikan tteokbokki di wadah lalu taburkan biji wijen di atasnya.


    Nah, itu dia resep tteokbokki simpel ala Chanyeol. Hidangan ini cocok sekali untuk menemani kamu menonton drama Korea. Gimana? Cukup mudah, bukan? Yuk, langsung saja coba resep ini!

    Baca juga: 3 Makanan Korea Selatan yang Hype di Indonesia