Warteg, Warung Makan Favorit Semua Kalangan

Ilustrasi hidangan di warteg. (sumber: Kayakuliner)

Daftar Isi

Warteg, ‘pemadam’ kelaparan bagi banyak orang disaat tanggal tua. Warung Tegal menjadi tempat favorit tersendiri bagi anak kos, harganya yang murah dan menunya yang variatif merupakan daya tarik utamanya.

Apabila kita berbicara tentang warteg, hal utama yang terlintas dalam pikiran kita adalah murah, telur dadar, orek tempe, dan berbagai jenis sayuran. Namun, warung tegal ini memiliki sejarah yang panjang, tidak hanya sekedar tempat makan yang murah dan nyaman.

Baca juga: Sering Dianggap Serupa, Ini Bedanya Sushi dan Kimbab!

Warung Tegal yang Tidak Ada di Tegal

Yap, kalian tidak salah membaca, sebenarnya warung ini sendiri tidak ada di Tegal. Sama seperti di Padang, rumah makan Padang mirip seperti rumah makan biasa. Begitu juga di Tegal, sejak puluhan tahun lalu sudah banyak orang Tegal yang berjualan masakan rumahan menggunakan tenda atau meja sederhana.

Kemudian ketika memasuki tahun 1950-1960, ketika Jakarta tengah dipenuhi dengan berbagai macam pembangunan infrastruktur. Urbanisasi dari desa ke kota saat itu sedang gencar – gencarnya. Dan, pada saat itu warga – warga asal Tegal yang pindah ke Jakarta mulai menjual aneka makanan di sekitar proyek pembangunan. Sebab yang jual orang Tegal, maka muncullah singkatan warteg, yang diambil dari kata Warung Tegal.

Warung ini sendiri konsepnya adalah sebuah warung yang sederhana, dan menyajikan menu yang sederhana dengan harga yang terjangkau. Target pasar utamanya kala itu adalah masyarakat kelas menengah kebawah. Sebab, prinsip utama warteg adalah ‘kekeluargaan’ sehingga para pengunjung yang datang ke warung ini dapat merasakan makanan rumahan.

Ilustrasi warung tegal

Favorit semua kalangan

Harga makanannya yang murah, porsinya yang banyak dan pilihan lauknya yang puluhan membuat warteg digemari banyak orang. Banyak perantau dari Tegal terinspirasi dari cerita teman-temannya yang telah pindah ke Jakarta. Hingga memulai membuka warung Tegal ini juga di Jakarta. Warung ini sangat identik dengan tempat makan yang merakyat, mulai dari suasananya dan harganya.

Warteg saat ini sudah bisa dikatakan menjadi sebuah ‘budaya’ makan yang populer. Mulai dari kalangan artis, politikus, pejabat hingga mahasiswa pasti pernah mencicipi aneka hidangan enak dan murah meriah dari warung tegal ini.

Penyebaran warung Tegal saat ini sudah sangat meluas, hampir di seluruh kota di Indonesia terdapat warteg. Meski menu yang disajikan kurang lebih hampir sama, tetapi tiap warung ini memiliki cita rasa dan suasana yang berbeda. Bahkan, ada warung yang dicap sebagai warteg yang melegenda, seperti Warteg Warmo di Tebet, Jakarta.


Memang nikmatnya makan siang nasi dengan lauk telur dadar, orek tempe, sambal goreng kentang ditemani segelas es teh manis di warteg belum ada tandingannya. Kalau kalian makan di warteg, kombinasi apa yang biasanya kalian pesan? Coba tulis di kolom komentar dibawah. 

Share this post

Facebook
Twitter
WhatsApp