Kenali Rendang Khas Sumatera Barat yang Melegenda

Ilustrasi Rendang, Makanan Khas Sumatera Barat. (Sumber: Freepik)

Daftar Isi

Siapa yang tidak tahu rendang? Makanan asal Sumatera Barat telah melegenda dan sudah dikenal di berbagai pelosok dunia. Bahkan, rendang juga telah mewakili Sumatera Barat sebagai trendsetter dalam bidang makanan. Rendang merupakan makanan tradisional asal Minangkabau dibuat menggunakan daging, serta santan sebagai bahan utama yang dicampurkan dengan rempah-rempah sehingga memiliki cita rasa yang pedas.

Jika ditilik dari asal usulnya, rendang sudah ada sejak dahulu dan telah menjadi masakan tradisi orang Minang yang disajikan dalam berbagai acara adat dan hidangan sehari-hari. Kemudian, masakan rendang berkembang ke kawasan serantau Melayu, mulai dari Mandailing, Riau, Jambi, hingga ke negeri seberang yang banyak dihuni oleh perantau asal Minangkabau. Oleh karena itu, rendang banyak dikenal baik di Sumatera maupun Semenanjung Malaya.

Menurut beberapa sumber, di awal abad ke-16 rendang menjadi masakan yang tersebar luas sejak orang Minang merantau dan berlayar ke Malaka untuk berdagang. Hal ini dikarenakan rendang memiliki daya tahan yang dapat disimpan berbulan-bulan lamanya, sehingga dijadikan bekal saat orang Minang merantau.

Uniknya, semakin sering dipanaskan, rendang akan semakin lezat dimakan meskipun tanpa ditambahkan bumbu-bumbu lainnya.

Keunikan

Selain tahan lama, rendang memiliki beberapa keunikan lainnya, seperti:

  1. Rendang merupakan olahan kreatif masyarakat Sumatera Barat yang dulunya disajikan untuk raja dan kalangan bangsawan.
  2. Agar rendang memiliki cita rasa yang nikmat dan lezat, rendang harus dimasak menggunakan santan dari kelapa yang tua untuk mendapatkan rasa yang gurih.
  3. Yang perlu diutamakan dalam proses pengolahan rendang yaitu proses pengadukan santan yang harus dilakukan secara terus menerus sampai rendang menjadi warna kehitaman.
  4. Rendang menjadi makanan Indonesia khas Sumatera Barat yang berhasil dikenal di seluruh dunia. Rendang juga menjadi makanan nomor satu dalam World’s 50 Delicious Food versi CNN Internasional.
  5. Dalam beberapa festival kuliner internasional, masyarakat Eropa sering mencari rendang sebagai kuliner untuk dicicipi.

Filosofi Rendang

Sebagai ikon kuliner Indonesia dan warisan kuliner Sumatera Barat, rendang memiliki empat filosofi. Pemilihan daging yang umumnya berasal dari sapi atau kerbau memiliki makna sebagai lambang rasa hormat terhadap orang tua atau sosok yang lebih tua, seperti pemimpin suku. 

Kedua, penambahan santan yang memberi rasa gurih dan menjadikan daging lebih empuk, melambangkan sosok intelektual yang membantu kehidupan masyarakat. 

Ketiga, rasa pedas yang umumnya dimiliki oleh rendang. Rasa pedas ini dipengaruhi dari cabe yang menguatkan rasa dan menggambarkan sosok ulama atau tokoh agama yang menegakkan ajaran Islam dalam masyarakat. 

Dan yang keempat, keragaman rempah dan bumbu dalam rendang yang di antaranya ada kapulaga, jahe, lengkuas, bawang putih, cabai merah, pala, hingga jinten. Filosofi keragaman rempah dan bumbu ini memiliki lambang masyarakat yang berbeda-beda tapi tetap satu.


Dengan berbagai cerita unik dan fakta-fakta tentang rendang khas Sumatera Barat di atas, tak heran rendang menjadi makanan yang lezat dan melegenda di kalangan masyarakat Indonesia.

Kalau makan rendang, biasanya kamu membuatnya di rumah atau membelinya ke warung nasi padang terdekat?

Share this post

Facebook
Twitter
WhatsApp