Bajingan, Kuliner Khas Temanggung yang Anti Mainstream

Ilustrasi Bajingan kuliner khas Temanggung. (Sumber: Viva.co.id)

Daftar Isi

Mendengar kata ‘Bajingan’ di daerah Temanggung, Jawa Tengah, jangan langsung berpikiran negatif apalagi tersinggung dan tersulut emosi, Sobat Laper. Mungkin, mereka tengah membahas makanan khas bernama Bajingan. Bisa jadi mereka sedang membahas kuliner khas dari daerah Temanggung yang bernama Bajingan!

Menurut masyarakat sekitar, nama ‘Bajingan’ diambil dari istilah sopir gerobak yang mengangkut sapi di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mereka disebut oleh warga sekitar sebagai bajingan. Lalu, apa hubungannya dengan penamaannya terhadap makanan?

Baca juga: Sejarah Gudeg, Kuliner Khas Kota Yogyakarta!

Asal usul

Bukan tanpa sebab makanan ini dinamakan Bajingan. Hal itu dikarenakan sopir gerobak tersebut identik dengan makanan ini terlebih jika mereka sedang membawa banyak uang, sehingga makanan ini pun dianggap mewah untuk kalangan tersebut pada tahun 1960an. Maka dari itu dinamakanlah makanan ini seperti julukan yang masyarakat berikan pada  sopir tersebut yaitu Bajingan.

Bajingan sendiri merupakan makanan sederhana yang berbahan dasar singkong atau ketela dan gula merah, lalu diolah dengan santan kental dan daun pandan. Singkong yang digunakan juga harus berkualitas baik dan empuk. Hal ini dipercaya oleh masyarakat karena kualitas dan tekstur singkong dapat memengaruhi rasa dari Bajingan itu sendiri.

Masyarakat sekitar juga menambahkan bahwa rasa sangat berpengaruh dalam makanan ini, jika tidak dengan jeli dan hati-hati dalam memilih bahan maka rasanya tidak akan enak. Contohnya jika singkong atau ketela yang dipilih tidak memiliki kualitas baik maka Bajingan akan alot dan tidak bisa dinikmati.

Bajingan dan Penggemarnya

Walaupun sederhana dan memiliki nama yang tidak biasa, makanan ini memiliki banyak penggemar. Bajingan memang cocok disantap saat pagi atau sore hari sambil ditemani secangkir kopi atau teh, dalam keadaan hangat.

Rasanya yang didominasi manis legit, berpadu dengan empuk dan gurih alami dari singkong pilihan. Teksturnya pun lembut dan halus, disukai masyarakat berbagai usia.

Selain membuat perut kenyang, Bajingan juga dipercaya dapat memicu perasaan bahagia di dalam tubuh saat dikonsumsi. Kandungan gula aren yang manis membuat otak melepas hormon dopamin dan membuat perasaan bahagia. Makanan ini juga bisa jadi pilihan untuk dimakan saat hati sedang sedih.

Singkong juga mengandung karbohidrat yang berguna sebagai sumber energi bagi tubuh. Bajingan biasanya dikonsumsi untuk mengganjal perut atau sebagai cemilan disaat lapar. 

Buat Sobat Laper yang penasaran dengan rasa Bajingan maka bisa coba mencarinya di pasar tradisional seperti Pasar Kliwon Temanggung dan Pasar Papringan.


Itulah informasi mengenai Bajingan, kuliner Khas Temanggung, Jawa Tengah yang namanya anti mainstream. Sebagai makanan tradisional, Bajingan memiliki banyak manfaat dan pastinya bebas bahan pengawet karena pembuatannya yang menggunakan bahan-bahan organik dari alam. 

Baca juga: Lumpia Samijaya, Kuliner Legendaris di Jalan Malioboro

Share this post

Facebook
Twitter
WhatsApp